Anda di halaman 1dari 2

TERAPI FRAKTUR

1. Fungsional, artinya membiarkan organ/ekstremitas yang terkena fraktur


berfungsi secara normal tanpa intervensi terhadap fraktur tersebut, seperti
reduksi / reposisi, penyembuhan berlangsung secara alamiah.
Pengobatan simptomatik seperti memberi analgetik atau memberi penopang
(misal: mitella) sampai sakit hilang, dilakukan pada fraktur yang stabil.
Contoh:

Tipe Fraktur Collum femoris tipe Pauwels I

Fraktur Humerus subcapital


Fraktur pada tulang-tulang kecil
Fraktur Caput fibulae
Fraktur Clavicula, Costae

Fraktur Collum femoris tipe Pauwels ada 5 macam:


A.
B.
C.
D.
E.

Abduction fracture (valgus)


Adduction fracture (varus)
Partial extracapsular (Abscher fracture)
Extracapsular fracture
Intracapsular fracture
2.

Konservatif, difiksasi dengan gips spalk / sirkuler dan traksi kulit (pada
anak-anak) dan skeletal (balanced traction) contoh: traksi kulit Bryant,
Dunlop, Russel, Buck.
3. Operatif, dibagi atas:
a. Osteosintesa stabil terhadap beban dan pergerakan

Nail : Prinsipnya penjepitan plastis dari suatu tenaga yang tidak


menghambat sesuai dengan sistem dalam tabung untuk fraktur
batang femur, tibia yang horizontal, sedikit miring, 1/3 tengah.
Tension band wiring fixation / cerclage
Total endoprotesa.
b. Osteosintesa stabil terhadap pergerakan: AO plate K nail
c. Osteosintesa non stabil : Screw, Plate, Rush pin
KOMPLIKASI FRAKTUR
-

Secara umum : Shock

Secara lokal

(Haemorrhagic

Neurogenic),

emboli

lemak,

thromboemboli, pneumonia, decubitus.


: Fraktur terbuka, fraktur luxatio, kerusakan sendi, kerusakan
pembuluh darah dan saraf, atrofi otot, kekakuan dan
gangguan sirkulasi (dingin, sianosis, oedem).

Secara khusus :
1. Volkmann Syndrome
Ditemukan pada ekstremitas atas setelah cedera sekitar siku / lengan
bawah yang terdiri dari pain, pale, paresthesia, paralisis, pulselessness.
2. Morbus Suddeck / Suddeck post traumatik
Refleks simpatis distrofik disertai osteoporosis, biasanya pada bagian
distal pada ekstremitas, kaku sendi, jaringan oedem, kulit lembab, dan
mengkilap, terjadi beberapa bulan setelah fraktur. Terapi berupa
pemanasan (fisioterapi) dan latihan, kadang-kadang diperlukan blok
simpatetik.