Anda di halaman 1dari 42

Klasifikasi Sistem Kode Akun Akuntansi Chart of

Account-COA
1. KLASIFIKASI KODE AKUN
Klasifikasi kode akun dilakukan untuk memudahkan dalam melakukan
pencatatan, karena dengan adanya klasifikasi terhadap suatu beban dapat
disimpulkan dengan mudah & cepat diindentifikasi.
Pengklasifikasian kode akun telah standar dilakukan berdasarkan liquiditas dari nilai
suatu aktiva dan pengklasifikasian biaya berdasarkan penggolongan atas
kebutuhan pembiayaan.
SISTIMATIKA KODE AKUN
Sistimatika dan struktur kode akun merupakan dasar pembinaan sistem akuntansi
yang efektif dan efisien. Kemampuan suatu system akuntansi untuk menghasilkan
informasi keuangan yang efektif sesuai dengan laporan yang dibutuhkan, sangat
tergantung dari kesempurnaan sistimatika kode akun yang ditata secara logis
dengan mempertimbang-kan kebutuhan sekarang serta masa mendatang. Karena
itu setiap akun dibuat dengan ruang lingkup yang didefinisikan dengan jelas.
Sistem akun dan kode akun Buku Besar dan Perusahaan disusun dengan
memperhatikan sistimatika dan kepraktisan yang baik dengan memperhatikan
faktor-faktor sebagai berikut :

Memudahkan & mempercepat proses pembukuan.

Mudah untuk diingat sehingga memperlancar pekerjaan administrasi dan


akuntansi, serta memperkecil kemungkinan kesalahan pembukuan.

Mempermudah dan mempercepat penyusunan laporan akuntansi baik


laporan akuntansi keuangan, akuntansi manajemen ataupun analisa-analisa
keuangan dan laporan lainnya yang diperlukan dalam proses pengambilan
keputusan.

Dengan memperhatikan keadaan usaha saat sekarang dan memproyeksikan


kemungkinan yang akan terjadi diwaktu mendatang, akun-akun disusun
selengkap mungkin sehingga laporan akuntansi keuangan, akuntansi
manajemen dan analisa-analisa keuangan dan laporan lainnya disusun sesuai
kebutuhan

Disusun secara fleksibel dalam arti terdapat kemungkinan untuk menyisipkan


suatu akun baru yang mungkin dibutuhkan dikemudian hari dengan tidak
mengganggu sistimatika akun yang ada.

Artikel lainnya : Standard Operating Procedure Accounting & Finance

2. 1.

Keterangan Sistimatika Kode Akun Buku Besar

A. Kode Buku Besar


X

X XX

XX XX

a.

Kode Kelompok Buku Besar

b.

Kode Sub Kelompok Buku Besar

c.

Kode Sub-Sub Kelompok Buku Besar

d.

Kode Indentifikasi Buku Besar

e.

Kode Rincian Buku Besar

Kode Akun Buku Besar terdiri dari umumnya yang dipakai terdiri dari 8 digit dengan
perincian sebagai berikut :
a. Kode Kelompok Buku Besar & Sub Buku Besar
Kode Kelompok Buku Besar
Besar

Uraian Kelompok Buku

1 0 00 00 00

Aset lancar

2 0 00 00 00

Aset Tidak lancar

3 0 00 00 00

Hutang lancar

4 0 00 00 00

Hutang tidak lancar

5 0 00 00 00

Modal

6 0 00 00 00

Pendapatan & Hpp

7 0 00 00 00

Biaya operasional

8 0 00 00 00

Pendapatan & biaya, Pajak

Artikel lainnya : Kebijakan &Prosedur Piutang Dagang (Account Receivable)

b. Kode Sub Kelompok Buku Besar

Kode Sub Kelompok Buku Besar


Buku Besar

Uraian Sub Kelompok

1 0 00 00 00

Aktiva

1 1 00 00 00

Aktiva Lancar

1 2 00 00 00

Aktiva tidak Lancar

2 0 00 00 00

Hutang

2 1 00 00 00

Hutang Lancar

2 2 00 00 00

Hutang Jangka Panjang

3 0 00 00 00

Modal

3 1 00 00 00

Modal Saham

3 2 00 00 00
Tetap

Laba (Rugi) Revaluasi Aktiva

3 3 00 00 00

Laba ditahan

4 0 00 00 00

Pendapatan

4 1 00 00 00

Pendapatan

4 2 00 00 00

Pendapatan Lain-lain

4 3 00 00 00

Pendapatan Intercompany

4 8 00 00 00

Retur Penjualan

4 9 00 00 00

Potongan Penjualan

5 0 00 00 00

Harga pokok penjualan

5 1 00 00 00

Harga pokok bahan baku

5 2 00 00 00

Beban tenaga kerja Langsung

5 3 00 00 00

Beban tidak langsung

6 0 00 00 00

Biaya operasional

6 1 00 00 00

Biaya penjualan

6 2 00 00 00

Biaya umum & administrasi

7 0 00 00 00

Pendapatan & biaya lain-lain

7 1 00 00 00

Pendapatan lain-lain

7 2 00 00 00

Biaya lain-lain

c. Kode Sub-sub Kelompok Buku Besar


Kode Sub-Sub Kelompok Buku Besar
Buku Besar

Uraian Sub-sub Kelompok

1 0 00 00 00

Aktiva

1 1 00 00 00

Aktiva Lancar

1 1 01 00 00

Kas dan Bank

1 1 02 00 00

Wesel Tagih

1 1 03 00 00

Piutang

1 1 04 00 00

Piutang lain-lain

1 1 05 00 00

Antar divisi

1 1 06 00 00

Persediaan

1 1 07 00 00

Uang muka Pajak

1 1 08 00 00

Uang muka Biaya

1 1 09 00 00

Aktiva lancar lainnya

d. Kode Indentifikasi Buku Besar


Kode Indentifikasi Buku Besar
Besar

Uraian Indentifikasi Buku

1 0 00 00 00

Aktiva

1 1 00 00 00

Aktiva Lancar

1 1 01 00 00

Kas dan Bank

1 1 01 01 00

Kas

1 1 01 02 00

Bank

e. Kode Rincian Buku Besar


Kode Rincian Buku Besar
Besar

Uraian Rincian Buku

1 0 00 00 00

Aktiva

1 1 00 00 00

Aktiva Lancar

1 1 01 00 00

Kas dan Bank

1 1 01 01 00

Kas

1 1 01 01 01

Kas Kecil

1 1 01 01 02

Kas Besar

1 1 01 01 03

Kas Dalam Perjalanan

Artikel lainnya : Kebijakan dan Prosedure Treasury

Penjelasan Kelompok Akun Lainnya :


1. Klasifikasi Sistem Kode Akun Akuntansi Chart of Account-COA
2. Penjelasan Kode Akun Kas dan Setara Kas
3. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Persedian (Inventory)
4. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Piutang Usaha
5. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Biaya Dibayar Dimuka
6. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Pajak Dibayar Dimuka
7. Penjelasan Kode Akuntansi Inter Office Akun, Suspense, Derivatif, Investasi
8. Penjelasan Kode Akuntansi Aktiva Tetap & Aktiva Lain-lain
9. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Hutang dan Equitas
10.Penjelasan Kode Akuntansi Akun Pendapatan, HPP, & Biaya Administrasi

2. Penjelasan Kode Akun Kas dan Setara Kas


Pencatatan seluruh transaksi di dalam perusahaan merupakan kegiatan rutin yang
dilakukan oleh bagian akuntansi dan keuangan. Untuk mempermudah pencatatan
tersebut seluruh transaksi sebaiknya dikelompokkan berdasarkan klasifikasi jenis
transaksi tersebut yang biasanya disebut kode Akun atau Chart of Account
(COA)
Berikut ini merupakan penjelasan kode akun kelompok Kas dan Setara Kas yaitu
penjelasan tentang isi serta cara pemakaian akun tertentu yang dianggap perlu dan
dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi :
11100

Kas

Perkiraan ini mencatat semua simpanan uang dalam bentuk tunai baik yang ada di
kantor pusat maupun di kantor cabang atau lokasi.
Perkiraan ini didebet setiap ada penerimaan/penyetoran dan dikredit bila ada
pembayaran/pengeluaran.
11101

Kas Kecil

Akun ini mencatat sejumlah uang yang dipergunakan untuk keperluan rutin. Akun
ini didebet pada saat mulai dibentuknya dan dikredit bila kas kecil ditutup. Jumlah
Kas Kecil ini adalah tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan jumlah ini
tidak akan berubah sepanjang belum diputuskan adanya perubahan.

3. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Persedian


(Inventory)
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Persediaan
meliputi seluruh beban yang terkait dengan uang muka biaya pengadaan bahan
baku dan persediaan bahan baku yaitu penjelasan tentang pengertian serta cara
pemakaian akun tertentu yang dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai
acuan di dalam proses akuntansi :
13211

Uang Muka Supplier / Vendor

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka ke Supplier / Vendor atas Hutang
dagang yang belum jatuh tempo atau telah jatuh tempo tetapi proses
administrasinya belum selesai, Akun ini dikreditkan bila uang muka pembelian
tersebut dikompensasi dengan tagihan yang akan disetlement melalui pelunasan
atau cara lain.
13212

Uang Muka Bongkar Muat Lokal

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka bongkar muat lokal, biaya
pengiriman, Restribusi daerah, Asuransi pengiriman, kuli ,sewa alat angkut dan
lainnya. Akun ini didebet pada saat pengeluarannya dan dikreditkan bila dilakukan
pelunasan atau diselesaikan.
13213

Uang Muka Bongkar Muat - Import

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka bongkar muat import , Bea masuk,
Restribusi barang import dan lainnya. Akun ini didebet pada saat uang muka
tersebut dikeluarkan dan dikreditkan bila dilakukan pelunasan atau penyelesaian.
Artikel lainnya : Kebijakan &Prosedur Piutang Dagang (Account Receivable)
13214

Uang Muka Pembelian - Lokal

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka bagi pembeliaan barang dagangan
yang tidak secara impor (lokal). Akun ini didebet pada saat pengeluarannya dan
dikreditkan bila pembelian tersebut sudah direalisasi atau barang dagangan
tersebut diterima di gudang atau tempat lain yang disyaratkan dan diselesaikan
melalui pelunasan atau cara lain.
13215

Uang Muka Pembelian - Import

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka bagi pembeliaan barang dagangan
melalui impor. Akun ini didebet pada saat uang muka tersebut dikeluarkan dan
dikreditkan bila pembelian tersebut sudah direalisasi atau barang dagangan
tersebut diterima di gudang atau tempat lain yang disyaratkan.

13216

Uang Muka L/C (Letter of Credit)

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka bagi pembeliaan barang dagangan
melalui impor dengan menggunakan L/C. Akun ini didebet pada saat uang muka
tersebut dikeluarkan dan dikreditkan saat pelunasan L/C ke Bank.

15101

Persediaan Bahan Baku

Akun ini untuk menampung nilai persediaan yang terdiri dari Persediaan Bahan
Makanan & minuman. Dan terperincii dalam persediaan per category di modul
persediaan Akun ini didebet pada saat penerimaan barang dan tagihan dari supplier
dan mengkredit pada saat pemakaian dengan menggunakan metode Metode
Rata-rata tertimbang (Weighted average method).
Artikel Lainnya : Kebijakan danProsedure Persediaan (Inventory Control)
15102

Persediaan Bahan Pembantu

Akun ini untuk menampung nilai persediaan yang terdiri dari Persediaan Bahan
Pembantu dan terperinci dalam persediaan per category di modul persediaan Akun
ini didebet pada saat penerimaan barang dan tagihan dari supplier dan mengkredit
pada saat pemakaian dengan menggunakan metode Metode Rata-rata tertimbang
(Weighted average method).
15103

Persediaan Perlengkapan dan peralatan

Akun ini untuk menampung nilai persediaan yang terdiri dari Perlengkapan dan
Peralatan. Dan terperinci dalam persediaan per category di modul persediaan Akun
ini didebet pada saat penerimaan barang dan tagihan dari supplier dan mengkredit
pada saat pemakaian dengan menggunakan metode Metode Rata-rata tertimbang
(Weighted average method).
15104

Persediaan dalam proses produksi

Akun ini untuk menampung nilai persediaan dalam proses produksi dan digunakan
untuk mencatat nilai persediaan saat proses produksi berlangsung diperlukan untuk
pelaporan periode tersebut .
15105

Persediaan barang jadi

Akun ini untuk menampung nilai persediaan barang jadi dari proses produksi dan
digunakan untuk mencatat nilai persediaan barang jadi tersebut dan digabungkan
dengan persediaan makanan dan minuman .
15106

Persediaan Barang Jaminan

Akun ini untuk menampung nilai persediaan barang jaminan di debet saat
penerimaan barang jaminan dan dikredit dicatat saat dikembalikan ke supplier.
15107

Persediaan dalam perjalanan

Akun ini untuk menampung nilai persediaan dalam perjalanan yang terdiri dari
Persediaan Bahan Baku, Persediaan Bahan Pembantu, persediaan Peralatan dan
Equipment, Persediaan Barang jaminan, dan di sub modul persediaan
dikelompokkan per kategori Akun ini didebet berdasarkan bukti transfer barang dan
dikredit saat barang tersebut diterima ditempat transfer tujuan.
Artikel Lainnya : Kebijakan danProsedure Treasury
15108

Persediaan belum difakturkan

Akun ini digunakan untuk mencatat pengiriman barang dari supplier dan diterima
di gudang, namun tagihan atas hutang tersebut belum diterima. Akun ini didebet
pada saat menerima barang, dan dikredit pada waktu barang diterima tagihan
(Tukar Faktur) dan terperinci dalam persediaan per catagory.
15199

Penyisihan Penurunan Persediaan

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun persediaan. Akun ini
digunakan untuk mencadangkan penurunan nilai persediaan sebagai akibat adanya
persediaan yang sudah tidak dapat dipakai, susut ataupun hilang. Akun ini
mempunyai saldo kredit sebesar nilai persediaan yang diperkirakan tidak dapat
terpakai, susut atau hilang.

4. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Piutang Usaha


Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Piutang Usaha
yaitu penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian akun tertentu yang
dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi :
12111

Piutang Usaha

Merupakan piutang yang timbul dari usaha normal perusahaan, yaitu pendapatan
dan penjualan. Akun ini didebet untuk semua pendapatan usaha atau saat
pembuatan debet nota atau faktur (invoice) kepada pelanggan dan dikreditkan saat
penagihannya diterima.
12113

Piutang Usaha Un Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tanpa menunjuk perincian


nomor-nomor invoice
12114

Piutang Usaha Un indentified Receipt

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tetapi belum tahu dari client
mana dana tersebut diterima
12119

Piutang belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul dari piutang saat barang dan jasa telah
diserahkan dan invoice belum diterbitkan dan akun ini dikreditkan saat Invoice atas
penyerahan barang atau jasa diterbitkan
Artikel Lainnya : Kebijakan danProsedur Hutang Dagang (Account Payable)
12191

Penyisihan Piutang Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha. Akun ini
mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat
ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun
Beban Penyisihan Piutang Sangsi.
Akun ini kemudian didebet apabila piutang tersebut sudah tidak dapat ditagih.
Apabila piutang yang telah dihapus diterima kembali pada tahun buku yang sama,
maka akun ini dikredit. Sedangkan bila diterima pada tahun buku yang berbeda
maka yang dikredit sebagai akun Koreksi Laba (Rugi) Tahun Lalu.
Contoh :
Pada akhir periode ditaksir ada sejumlah piutang yang tidak dapat ditagih, maka
pada waktu akhir periode perlu dibuat ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries)
sebagai berikut :

Dr

74905 Beban Penyisihan Piutang Sangsi

Cr

12191 Penyisihan Piutang Sangsi

XX
XX

Pada saat piutang benar-benar tak tertagih, maka dijurnal :


Dr

12191 Penyisihan Piutang Sangsi

Cr

12111 Piutang Usaha

XX
XX

Bila piutang tersebut dapat diterima kembali, dan jurnal yang dilakukan adalah :
Dr

12111 Piutang Usaha

Cr

12191 Penyisihan Piutang Sangsi

XX
XX

Artikel Lainnya : Kebijakan dan Prosedure Aktiva Tetap (Fixed Assets)


12311

Piutang Afiliasi

Merupakan piutang yang timbul karena adanya transaksi intern antar perusahaan
afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun ini didebet pada saat timbulnya
piutang dan dikredit pada saat penagihan diterima.
12113

Piutang Usaha Affiliasi Un Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan Piutang dari affiliasi tanpa menunjuk
perincian nomor-nomor invoice
12114

Piutang Usaha Affiliasi Un indentified Receipt

Akun ini untuk mencatati Penerimaan Piutang dari Affiliasi tetapi belum tahu dari
client mana dana tersebut diterima
12319

Piutang Afiliasi belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul karena adanya pengakuan penyerahan barang atau
jasa transaksi intern antar perusahaan afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun
ini didebet pada saat penyerahan barang atau jasa dan dikredit pada saat
penerbitan invoice tersebut.
12391

Penyisihan Piutang Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha Affiliasi. Akun
ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat
ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun
Beban Penyisihan Piutang Sangsi.
12391

Piutang bersyarat

Akun ini untuk mencatat Piutang bersyarat Di debet saat timbulnya piutang
bersyarat dan di kredit saat penerimaan piutang bersyarat tersebut.
12511

Piutang lain-lain

Akun digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Fihak ketiga karena
transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun Valas.
12519

Penyisihan Piutang lain-lain Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain . Akun ini
mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain yang diperkirakan tidak
dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet
akun Beban Penyisihan Piutang Sangsi.
Artikel Lainnya : Kebijakan dan Prosedure Umum Pajak
12521

Piutang lain-lain affiliasi

Akun digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Fihak ketiga Affiliasi
karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun
Valas.
12529

Penyisihan Piutang lain-lain Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain. Akun ini
mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain affiliasi yang diperkirakan
tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan
mendebet akun Beban Penyisihan Piutang Sangsi.
12531

Piutang Karyawan

Akun digunakan untuk menampung semua piutang kepada karyawan Perusahaan


baik Rupiah maupun Valas.

5. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Biaya Dibayar


Dimuka
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Biaya Dibayar
Dimuka yaitu penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian akun tertentu
yang dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses
akuntansi :
16112

Uang Muka Perjalanan Dinas

Akun ini digunakan untuk menampung pencatatan uang yang dikeluarkan


perusahaan sehubungan dengan urusan perjalanan dinas/tugas perusahaan untuk
perjalanan yang dilakukan di dalam dan luar negeri. Akun ini didebet pada saat
dikeluarkan dan dikreditkan bila sudah dipertanggungjawabkan oleh si pemakai.
16113

Uang Muka Training

Akun ini digunakan untuk menampung pencatatan uang yang dikeluarkan


perusahaan sehubungan dengan urusan Training dalam dan Luar negeri. Akun ini
didebet pada saat dikeluarkan dan dikreditkan bila sudah dipertanggungjawabkan
oleh si pemakai.
Artikel Lainnya : Standard OperatingProcedure Accounting & Finance
16114

Uang Muka Mobilisasi & Demobilisasi

Akun ini digunakan untuk pembayaran uang muka Mobilisasi & Demobilisasi proyek.
Perkiraan ini didebet pada saat mengeluarkan uang muka tersebut dan dikredit
pada saat diselesaikan sesuai kebijakan yang berlaku.
16115

Sewa Dibayar Dimuka

Akun ini mencatat atas pengeluaran biaya sewa periode berikutnya Perkiraan ini
akan dipindahkan ke beban sewa tanah, beban sewa Gedung, Beban sewa
kendaraan pada saat mengakui beban sewa yang dibebankan pada periode
berjalan.
16117

Lisensi dan Pemeliharaan Dibayar Dimuka

Akun ini mencatat atas pengeluaran atas Lisensi dan Pemeliharaan yang dibayar
dimuka untuk jangka waktu tertentu, Perkiraan ini akan dipindahkan ke beban
Pemeliharaan pada periode berjalan.
Artikel Lainnya : Kebijakan danProsedure Umum Pajak
16118

Asuransi Dibayar Dimuka

Akun ini mencatat atas pengeluaran atas premi asuransi gedung, premi asuransi
kendaraan yang dibayar dimuka untuk jangka waktu tertentu, Perkiraan ini akan
dipindahkan ke beban asuransi Gedung, Asuransi Kendaraan untuk mencatat bagian
premi asuransi Gedung, dan bagian premi asuransi kendaraan yang dibebankan
pada periode berjalan.
16119

Izin Operasi Dibayar Dimuka

Akun ini mencatat atas pengeluaran atas Pembayaran Izin Operasioanl dibayar
dimuka untuk jangka waktu tertentu, Perkiraan ini akan dipindahkan ke beban
Perizinan Operasi pada periode berjalan.
16120

Biaya Marketing Dibayar Dimuka

Akun ini mencatat atas pengeluaran atas Pembayaran Biaya Marketing dibayar
dimuka untuk jangka waktu tertentu, Perkiraan ini akan dipindahkan ke beban
Marketing pada periode berjalan.
16121

Uang Muka lain-lain

Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka selain yang dikeluarkan tersebut
diatas. Akun ini didebet pada saat uang muka tersebut dikeluarkan dan dikreditkan
bila telah deselesaikan.
16122

Tunjangan Benefit Karyawan

Akun ini mencatat atas pengeluaran biaya tunjangan pegawai affiliasi dibayar
dimuka untuk periode berikutnya, Biaya ini akan dibebankan pada periode berjalan.

6. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Pajak Dibayar


Dimuka
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Pajak Dibayar
Dimuka yaitu penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian akun tertentu
yang dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses
akuntansi :
17100

Pajak Dibayar Dimuka PPh pasal 21

Akun ini digunakan untuk mencatat pembayaran yang dilakukan dimuka dan
setelah diperhitungkan dengan SPT Tahunan PPh pasal 21 , ternyata kelebihan
bayar oleh perusahaan.
Artikel lainnya : Kebijakan dan Prosedure Umum Pajak
17101

Pajak Dibayar Dimuka PPh Pasal 22

Merupakan pembayaran yang dipungut oleh pihak ketiga pada waktu terjadi
transaksi pembelian impor ataupun kegiatan usaha di bidang lain yang memperoleh
pembayaran untuk barang dan jasa dari belanja negara PPh pasal 22 merupakan
pembayaran uang muka pajak penghasilan yang pada akhir tahun buku dapat
diperhitungkan dengan pajak penghasilan perusahaan.
17102

Pajak Dibayar Dimuka PPh Pasal 23

Merupakan pembayaran di muka pajak penghasilan yang dipungut oleh pihak ketiga
atas perhitungan pembayaran bunga sewa mess milik perusahaan. Akun ini didebet
ketika bukti pemungutan pajak diserahkan, kemudian pada akhir tahun buku
diperhitungkan dengan pajak penghasilan perusahaan.
17103

Pajak Dibayar Dimuka PPh Pasal 24

Merupakan akun yang menampung pembayaran pajak yang dibayar di muka Fiskal
dan penghasilan perusahaan dari luar negeri.
Artikel lainya : Kebijakan dan Prosedur Hutang Dagang

17201

Pajak Dibayar Dimuka PPh Pasal 25

Merupakan akun yang didebet atas setiap pembayaran angsuran bulanan pajak
penghasilan. Pada akhir tahun buku, saldo akun ini diperhitungkan dengan pajak
penghasilan yang sebenarnya.
17103

Fiskal

Merupakan akun yang menampung pembayaran pajak atas Fiskal ke Luar Negeri
atas nama Perusahaan dan di kredit saat diperhitungkan dengan SPT Badan
Tahunan.
17301

PPN Masukan

Didebet sebesar jumlah yang harus dibayar oleh perusahaan pada waktu pembelian
barang atau jasa kena pajak. Pembayaran ini merupakan pembayaran dimuka pada
akhir bulan dan dapat dikreditkan dengan PPN Keluaran atau bila telah mendapat
restritusi.
17302

PPN Masukan Import

Didebet sebesar jumlah yang harus dibayar oleh perusahaan pada waktu pembelian
barang atau jasa kena pajak untuk pembelian dari Luar Negeri. Pembayaran ini
merupakan pembayaran dimuka pada akhir bulan dan dapat dikreditkan dengan
PPN Keluaran atau bila telah mendapat restritusi.
17305

PPN Masukan belum dikreditkan

Pajak masukan yang belum dikreditkan dan masih accrue karena faktur pajak belum
diterima dari suplier.

7. Penjelasan Kode Akuntansi Inter Office Akun,


Suspense, Derivatif, Investasi
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Inter Office
Akun, Suspense Akun, Akun Derivatif, Investasi jangka Panjang, dan
Aktiva Pajak Tangguhan yaitu penjelasan tentang pengertian serta cara
pemakaian akun tertentu yang dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai
acuan di dalam proses akuntansi:
18101
Inter Office Akun
Akun digunakan untuk menampung semua transaksi antar kantor (Inter Office)
baik transaksi Barang, Uang dan Biaya Rupiah dan valas .
Contoh :
Pengiriman Barang dari kantor pusat ke cabang akan dicatat oleh kantor pusat
sebagai berikut :
Dr
18101
R/K Antar Kantor
XX
Cr
15101
Persediaan
XX
Pada waktu menerima pemberitahuan transfer Brg, cabang akan menjurnal sebagai
berikut :
Dr
15108
Persediaan Intransit
XX
Cr
18101
R/K antar Kantor
XX
Pada waktu menerima Barang, cabang akan menjurnal sebagai berikut:
DR
Persediaan
XX
CR
Persediaan Intransit
XX
18201
Suspense Akun
Akun digunakan untuk menampung akun penampungan selisih dan untuk
membalancekan selisih saldo periode berjalan dan disarankan untuk tidak
digunakan.
Artikel Lainnya : Standard OperatingProcedure Accounting & Finance
18201
Akun Derivatif
Akun digunakan untuk mencatat akun forward (Kontrak mata Uang asing)
21111
Investasi Jangka Panjang Mayoritas Saham
Merupakan akun yang mencatat penempatan dana perusahaan untuk jangka lebih
dari satu tahun yang berbentuk saham mayoritas baik Rupiah maupun Valas. Akun
akan ini dikredit pada saat pencairan / jatuh tempo atau penjualan kembali sahamsaham Mayoritas tersebut.
Artikel Lainnya : Kebijakan danProsedur Hutang Dagang (Account Payable)

21121
Investasi Jangka Panjang
Merupakan akun yang mencatat penempatan dana perusahaan untuk jangka lebih
dari satu tahun yang berbentuk saham dan surat berharga lainnya baik Rupiah
maupun Valas . Akun akan ini dikredit pada saat pencairan / jatuh tempo atau
penjualan kembali saham-saham atau surat-surat berharga tersebut.
24101
Aktiva Pajak Tangguhan
Merupakan akun yang mencatat aktiva pajak tangguhan didebet saat menghitung
Pajak tangguhan dari pencadangan Piutang, Pencadangan Persediaan dan
pencadangan manfaat karyawan dan dikredit saat menghitung pajak tangguhan
dari write off persediaan, pemulihan piutang sangsi, pembayaran cadangan
pesangon.

8. Penjelasan Kode Akuntansi Aktiva Tetap & Aktiva


Lain-lain
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Aktiva Tetap,
Akumulasi Aktiva Tetap, dan Aktiva Lain-lain yaitu penjelasan tentang
pengertian serta cara pemakaian akun tertentu yang dianggap perlu dan dapat
dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi:
25100
Harga Perolehan Aktiva Tetap
Akun ini untuk mencatat nilai perolehan dari aktiva tetap yang dimiliki oleh
perusahaan termasuk semua biaya yang dikapitalisir untuk aktiva tersebut. Aktiva
tetap tersebut dirinci sebagai berikut: hak atas tanah, bangunan, kendaraan ,
peralatan operasi golongan 1 dan golongan 2, peralatan kantor golongan 1 dan
golongan 2. Golongan akun ini terdiri dari akun 25101 s/d 25108.
25150
Akumulasi Penyusutan Aktiva Tetap
Akun ini untuk mencatat perkiraan lawan (offset account) dari akun aktiva tetap,
dan digunakan untuk mengakumulasikan beban penyusutan aktiva tetap sejak
waktu diperoleh. Akun ini digunakan untuk mengakumulasikan penyusutan aktiva
tetap hak atas tanah, bangunan, kendaraan , peralatan operasi golongan 1 dan
golongan 2, peralatan kantor golongan 1 dan golongan 2.
25200
Aktiva Sewa Guna Usaha
Untuk menampung harga pokok perolehan aktiva tetap secara sewa guna usaha
(leasing). Proses pencatatannya dan akun-akun yang terkait dapat dilihat dalam
contoh berikut:
Perlakuaan transaksi sewa guna usaha adalah sebagai berikut:
a. Pada saat perolehan, dicatat sebesar harga pokok aktiva. Jika hanya cicilan
diketahui, maka harus dicari nilai sekarangnya (present valuenya). Penjurnalan saat
perolehan sebagai berikut:
Dr
12040230
Aktiva Sewa Guna Usaha
XX
Cr
21080100
Hutang Sewa Guna Usaha 1 th
XX
Cr
22020100
Hutang SGU Jk Panjang
XX
b. Pada akhir bulan, dilakukan pencatatan beban bunga dengan jurnal:
Dr
72010000
Beban Bunga SGU
XX
Cr
21070501
Bunga YMH Dibayar
XX
c. Pada saat pembayaran cicilan, dijurnal:
Dr
21080100
Hut. SGU Jth Dlm 1 Thn
Cr
21070501
Bunga YMH Dibayar
Cr
110102xx
Bank
d. Pencatatan Penyusutan, pada setiap bulan :

XX
XX
XX

Dr
Cr

61060700
12040241

Beban Peny. Aktiva SGU


Akum. Peny. Aktiva SGU

XX
XX

e. Pada akhir masa sewa, dilakukan pembelian aktiva tetap berdasarkan harga
yang telah disepakati :
Dr
12040231
HP Aktiva Tetap
XX
Dr
12040241
Akum. Peny. Aktiva SGU
XX
Cr
21070501
Bunga YMH Dibayar
XX
Cr
12040231
Aktiva Sewa Guna Usaha
XX
f. Kalau pada akhir masa sewa, aktiva tetap tersebut tidak jadi dibeli:
Dr
12040241
Akum. Peny. Aktiva SGU
XX
Dr
21080100
Hut. SGU Jth Dlm 1 Thn
XX
Dr
71990000
Kerugian Opsi Beli Ak.Tetap SGU XX
Cr
12040231
Aktiva Sewa Guna Usaha
XX
Artikel Lainnya : Standard Operating Procedure Accounting & Finance
25250
Akumulasi Penyusutan Aktiva Sewa Guna Usaha
Akun ini merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun aktiva sewa guna
usaha yang merupakan akumulasi dari penyusutan aktiva sewa guna usaha dari
waktu ke waktu. Akun ini dikredit pada saat penyusunan laporan keuangan dengan
mendebet akun biaya penyusutan aktiva tetap sewa guna usaha. Akumulasi
penyusutan digolongkan sesuai dengan pengelompokkan aktiva tetapnya
25300
Aktiva Tetap Dalam Penyelesaian
Akun ini digunakan untuk mencatat semua beban yang dikeluarkan untuk
pembangunan aktiva tetap baru yang masih dalam proses pengerjaan. Jika telah
diselesaikan, jumlah beban ini dipindahkan ke akun aktiva tetap yang
bersangkutan. Dengan Akun 25301 s/d 25304
25400
Akun Clearing Aktiva Tetap
Akun ini digunakan untuk mencatat semua Perolehanktiva Tetap sebelum
dipindahkan ke Modul Aktiva Tetap. Dengan Akun 25401 s/d 25307
26100
Nilai perolehan Aktiva Tak Berwujud
Merupakan akun yang mencatat nilai bersih aktiva yang tidak berwujud, misalnya
Patent, Copyright, Franchise, Trade Mark, Goodwill yang biasanya mempunyai nilai
manfaat lebih dari satu tahun dengan akun 26101 s/d 26103.
26150
Akumulasi Amortisasi Aktiva Tak Berwujud
Akun ini merupakan perkiraan lawan (offset account) dari perkiraan akun aktiva tak
berwujud yang digunakan untuk mengakumulasikan beban penyusutan aktiva tak
berwujud tersebut. Amortisasi dilakukan sesuai dengan masa manfaat yang
diperkirakan (ditetapkan) terhadap aktiva tidak berwujud tersebut. misalnya Patent,
Copyright, Franchise, Trade Mark, Goodwill yang biasanya mempunyai nilai manfaat
lebih dari satu tahun dengan account 26151 s/d 26103.

Artikel Lainnya : Kebijakan & Prosedur Piutang Dagang (Account Receivable)


27101
Jaminan
Akun ini digunakan menampung jaminan yang diberikan kepada fihak ketiga yang
diberikan untuk keperluan tertentu yang dipersyaratkan. Akun ini didebet pada saat
pembayaran uang jaminan dan dikredit pada saat berakhirnya masa jaminan
tersebut dan /atau diterima kembali jaminan tersebut.
27102
Bank Garansi
Akun ini digunakan menampung jaminan bank yang dibuka untuk keperluan
tertentu yang dipersyaratkan oleh pihak ketiga dan sesuai dengan bank dimana
Bank garansi dibuka dapat dalam mata uang Rupiah atau Valas. Akun ini didebet
pada saat pembukaan bank garansi dan dikredit pada saat berakhirnya masa bank
garansi dan dicairkannya kedalam kas perusahaan.
27102
Jaminan Pelaksanaan Pekerjaan (Performance Bonds)
Akun ini digunakan menampung jaminan Pelaksanaan Pekerjaan dibuka untuk
keperluan tertentu yang dipersyaratkan oleh pihak ketiga dan. Akun ini didebet
pada saat pembukaan dan dikredit pada saat berakhirnya masa Performance Bonds
dicairkannya kedalam kas perusahaan.
Artikel Lainnya : Kebijakan dan Prosedure Treasury
28101
Uang Muka Proyek
Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka untuk suatu proyek diatas 1 tahun
yang masih dalam pengerjaan . Akun ini didebet pada saat uang muka tersebut
dikeluarkan dan dikreditkan dapat diamortisasi bulanan, tahunan atau memilih
waktu yang ditentukan.
28102
Uang Muka Konsultan
Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka biaya konsultan dengan jangka
waktu diatas 1 tahun. Akun ini didebet pada saat uang muka tersebut dikeluarkan
dan dikreditkan dapat diamortisasi bulanan, tahunan atau memilih waktu yang
ditentukan.
28103
Uang Muka Mobilisasi
Akun ini menunjukkan pembayaran uang muka mobilisasi suatu proyek yang
relative besar jangka waktu diatas 1 tahun. Akun ini didebet pada saat uang muka
tersebut dikeluarkan dan dikreditkan dapat diamortisasi bulanan, tahunan atau
memilih waktu yang ditentukan dan atau proyek telah berakhir.
29000
Pendapatan Yang Masih Harus Diterima
Akun ini untuk mencatat jumlah pendapatan yang masih harus diterima oleh
perusahaan. Akun ini ini mencatat accrued pendapatan diatas satu tahun. Pada saat

pengakuan, akun ini mempunyai saldo debet dan akan dikreditkan dengan
mendebet kas/bank pada saat penerimaan kas.
29999

Aktiva Lancar Lain-lain


Akun ini untuk mencatat aktiva tidak lancar lain-lain selain tersebut
diatas. Pada saat pengakuan, akun ini mempunyai saldo debet dan akan
dikreditkan saat diakui biaya pada periode berjalan.

9. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Hutang dan


Equitas
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Hutang Jangka
Pendek, Hutang Jangka Panjang, Hutang Dagang, Hutang Bank, Hutang Hak Sewa
Guna Usaha, Hutang Afiliasi, Hutang Pajak, Equitas, Saham, Laba Ditahan, yaitu
penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian akun tertentu yang dianggap
perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi:
31101
Hutang Bank Jangka Pendek
Merupakan akun yang mencatat hutang (kredit) kepada bank yang masa jatuh
temponya Kurang dari satu tahun.
31151
Hutang Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Jangka Pendek
Merupakan akun yang mencatat hutang (kredit) kepada Lembaga Keuangan Non
Bank bank yang masa jatuh temponya kurang dari satu tahun
32111
Hutang Dagang
Merupakan hutang yang timbul sehubungan dengan aktivitas operasi perusahaan
yang meliputi hutang kepada supplier dimana akun ini akan dicatat pada saat
perusahaan menerima faktur tagihan maupun faktur pajak dari supplier
Artikel Lainnya : Kebijakandan Prosedur Hutang Dagang
32102
Hutang Dagang Yang Belum Difakturkan
Merupakan hutang yang timbul sehubungan dengan aktivitas pembelian
merchandise, supplies gedung, alat tulis kantor, pelumas, serta bahan lainnya
secara kredit. Akun ini dikredit pada saat penerimaan barang berdasarkan Laporan
Penerimaan Barang di gudang dan didebet pada saat penerimaan faktur di Bagian
Keuangan.
Contoh :
1. Pada saat penerimaan barang di gudang, berdasarkan Laporan Penerimaan
Barang akan dicatat :
Dr
1107xxx
Persediaan per catagory
XX
Dr
11080202
PPNMasukan sementara
XX
Cr
21010xxx
Hutang Dagang Yang Belum
Difakturkan Rupiah/Valas
XX
2. Setelah Faktur tagihan diterima akan dicatat Reversing jurnal penerimaan
Barang, Jurnal selanjutnya :
Dr
21010xxx
Persediaan per category
XX
Dr
11080201 PPNMasukan
XX
Cr
21010xxx
Hutang Dagang Rupiah/Valas
XX
32151

Hutang Dagang Afiliasi

Merupakan hutang yang timbul sehubungan dengan adanya transaksi antar


perusahaan induk dengan perusahaan anak dan sebaliknya, atau dengan
perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa. Akun ini dikredit pada saat
penerimaan faktur (invoice) dari pihak kedua dan didebet pada saat diadakan
pelunasan.
32152
Hutang Dagang Affiliasi Yang Belum Difakturkan
Merupakan hutang yang timbul sehubungan dengan aktivitas pembelian
machandise, supplies gedung, alat tulis kantor, pelumas, serta bahan lainnya
secara kredit dari perusahaan induk kepada anak perusahaan atau sebaliknya, baik
mata uang Rupiah maupun Valas. Akun ini dikredit pada saat penerimaan barang
berdasarkan Laporan Penerimaan Barang di gudang dan didebet pada saat
penerimaan faktur di Bagian Keuangan.
32511
Hutang lain-lain
Akun digunakan untuk menampung semua Hutang lain kepada Fihak ketiga karena
transaksi bukan dari kegiatan normal
32551
Hutang lain-lain Afiliasi
Akun digunakan untuk menampung semua Hutang lain-lain kepada Fihak ketiga
Affiliasi karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan
33101
Hutang PPh Pasal 21
Merupakan jumlah pajak penghasilan pegawai yang dipotong dan atau ditanggung
perusahaan yang masih harus disetor pada akhir tahun atau akhir periode
pembayaran. Akun ini dikredit saat dilakukan perhitungan gaji dan didebet pada
saat disetorkan ke kas negara.
Artikel Lainnya : Kebijakandan Prosedure Umum Pajak
33102
Hutang PPh Pasal 23
Merupakan hutang pajak berkenaan dengan pungutan pajak yang dilakukan oleh
perusahaan atas pembayaran imbalan untuk jasa manajemen, jasa tehnik, sewa,
bunga dan lain-lain yang dilakukan di Indonesia oleh wajib pajak dalam negeri dan
belum disetorkan ke Kas Negara.
33103
Hutang PPh Pasal 4 (2)
Merupakan hutang pajak berkenaan dengan pungutan pajak yang dilakukan oleh
perusahaan atas pembayaran Sewa Aktiva tidak bergerak dan dikenakan PPh 23
Final dalam negeri dan belum disetorkan ke Kas Negara.
33104
Hutang PPh Pasal 25
Akun ini digunakan untuk mencatat jumlah uang muka PPh Pasal 25 yang belum
disetor ke Kas Negara pada akhir tahun Pajak.
33105

Hutang PPh Pasal 26

Merupakan hutang pajak berkenaan dengan pungutan pajak yang dilakukan oleh
perusahaan atas pembayaran imbalan untuk jasa manajemen, jasa tehnik, sewa,
bunga dan lain-lain yang dilakukan di Indonesia oleh wajib pajak luar negeri dan
belum disetorkan ke Kas Negara.
33201
Hutang PPh Pasal 29
Akun ini digunakan untuk mencatat Kekurangan Pajak Badan Tahunan yang belum
disetor ke Kas Negara pada akhir tahun Pajak.
33301
PPN Keluaran
Merupakan jumlah pajak pertambahan nilai yang timbul dari penjualan produk.
Pajak dilaporkan dalam SPT Masa PPN dan diperhitungkan dengan PPN Masukan
yang dapat dikreditkan menurut peraturan Perpajakan. Akun ini dikredit pada saat
menjual barang atau jasa kena pajak.
33301
Hutang PB 1
Merupakan jumlah pajak Hotel & Restorant atau Jasa lain yang dikenakan Pajak
Pembangunan (PB1) menurut peraturan Pajak Daerah. Akun ini dikredit pada saat
Penyerahan penyerahan Jasa Object PB 1 dan belum dibayarkan ke Kas Pemda.
34000
Biaya Yang Masih Harus Dibayar
Merupakan akun yang menampung biaya yang sesungguhnya sudah terjadi (sudah
digunakan manfaatnya) pada saat penyusunan laporan keuangan tetapi belum
dibayar, seperti beban gaji, tunjangan, bunga, dan lain-lain. Akun ini dikredit melalui
penyesuaian yang dilakukan pada akhir periode dengan cara mendebet akun
Hutang biaya Ymh dibayar pada saat dilakukan pembayaran / pelunasan
34500
Pendapatan Yang Diterima Dimuka
Akun ini digunakan untuk menampung pembayaran dimuka dari pelanggan, di
mana pembayaran tersebut belum dapat direalisasikan sebagai pendapatan karena
perusahaan belum melaksanakan kewajibannya. Akun ini akan dikreditkan pada
saat pelanggan melakukan pembayaran uang muka dan akan didebet pada saat
perusahaan merealisasikan kewajibannya.
Artikel Lainnya : Kebijakan& Prosedur Piutang Dagang
35000
Hutang Deviden
Merupakan akun yang berisi hutang dividen kepada pemegang saham yang muncul
hasil dari keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Akun ini dikredit
pada saat RUPS mengumumkan pembagian dividen, dan didebet pada saat
pembayaran dividen dilakukan perusahaan (manajemen).
345001
Penerimaan Uang Muka
Akun ini menunjukkan jumlah uang yang telah diterima perusahaan dari pelanggan
setelah kontrak ditandatangani dan sebagai tanda dimulainya kontrak tersebut.

Akun ini didebet saat kontrak ditandatangani dan dikredit pada saat dilakukan
pengakuan pendapatan.
34502
Hutang Pembelian Aktiva Tetap
Merupakan hutang yang timbul sehubungan pembelian aktiva tetap dari pihak
ketiga, yang bukan merupakan aktivitas dari operasi normal perusahaan. Akun ini
dikredit pada saat penerimaan faktur (invoice) dari pihak ketiga dan didebet pada
saat diadakan pelunasan atau ketika dilakukan retur (pengembalian) barang
dagangan.
36101
Hutang Jangka Panjang Yang Akan Jatuh Tempo Dalam Waktu
Kurang Dari 1 (Satu) Tahun
Akun ini dikredit pada akhir tahun buku sebesar jumlah pinjaman jangka panjang
yang akan jatuh tempo pada tahun buku berikutnya. Akun ini dikredit pada saat
penyusunan laporan keuangan dan didebet pada saat hutang tersebut dilunasi.
41101
Kewajiban Jangka Panjang
Merupakan akun yang digunakan untuk menampung perolehan kredit dengan
jangka waktu pengembalian lebih dari 1 tahun. Akun ini dikredit pada saat
pencairan kredit ke rekening perusahaan dan didebet pada saat pelunasan, atau
bila ada bagian hutang tersebut yang akan jatuh tempo dalam satu tahun. Akun ini
dirinci lebih lanjut menjadi akun (Hutang Bank/Lembaga keuangan Bukan Bank
Jangka Panjang), (Hutang Sewa Guna Usaha), (Hutang Jangka Panjang Lain-lain).
41201
Hutang Bank/Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Jangka
Panjang
Merupakan akun yang mencatat hutang (kredit) kepada bank yang masa jatuh
temponya lebih dari satu tahun.
Artikel Lainnya : Kebijakandan Prosedure Treasury
41203
Hutang Sewa Guna Usaha
Merupakan akun yang mencatat hutang yang timbul dari perolehan aktiva tetap
secara sewa guna usaha (leasing) yang mempunyai usia jatuh temponya dalam
beberapa tahun. Bagian dari akun ini akan dikonversi ke hutang jangka pendek
apabila ada bagiannya yang akan jatuh tempo dalam periode kurang dari 1 (satu)
tahun.
43101
Hutang Manfaat Karyawan
Merupakan akun untuk mencatat hutang manfaat karyawan berdasarkan
perhitungan dari actuaria.
44101
Hutang kepada Fihak Minoritas
Merupakan akun untuk mencatat hutang dari bagian laba anak perusahaan
minoritas yang yang belum dibayarkan.

50000
Ekuitas
Merupakan modal dasar perusahaan yang ditetapkan sesuai dengan akte pendirian
yang disahkan oleh Menteri Kehakiman. Akun ini muncul pada saat pembentukan
perusahaan atau bila terjadi persetujuan perubahan akte yang telah disahkan.
51100
Modal Saham Biasa
Merupakan modal dasar perusahaan yang ditetapkan sesuai dengan akte pendirian
yang disahkan oleh Menteri Kehakiman. Akun ini muncul pada saat pembentukan
perusahaan dan telah disetor dalam Saham Biasa.
51200
Modal Saham Istimewa
Merupakan modal dasar perusahaan yang ditetapkan sesuai dengan akte pendirian
yang disahkan oleh Menteri Kehakiman. Akun ini muncul pada saat pembentukan
perusahaan dan telah disetor dalam modal saham Istimewa
52100

Agio
Merupakan Perbedaan nilai diatas Nilai pari dengan nilai nominal saham

53100
Disagio
Merupakan Perbedaan dibawah Nilai pari dengan nilai nominal saham
54100
Saham Treasury
Untuk mencatat Saham-saham yang dijual di Pasar Modal
55100
Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap
Merupakan selisih yang timbul karena adanya revaluasi dari aktiva tetap yang
didasarkan atas ketentuan pemerintah.
Artikel Lainnya : Kebijakandan Prosedure Aktiva Tetap
56100
Selisih Penilaian Kembali Penataan Modal
Merupakan selisih yang timbul karena adanya Restruktur modal .
57100
Modal saham lainnya
Merupakan modal saham lainnya yang tidak tertera dalam modal saham Biasa dan
Modal saham istimewa
59100
Saldo Laba (Rugi)
Merupakan akumulasi dari sisa laba yang tidak dibagikan (ditahan) dari tahun-tahun
lalu. Pada akhir tahun berikutnya akun ini akan didebet terjadi kerugian dan dikredit
bila terjadi laba. Akun lawan untuk pendebetan atau pengkreditan adalah laba (rugi)
tahun berjalan.
59100
Saldo Laba Tahun Lalu
Merupakan akun yang mencatat akumulasi laba bersih pada periode lalu yang
belum dibagikan sebagai dividen.
59200

Cadangan Laba Ditahan dengan mendapat persetujuan

Merupakan akun yang menampung Cadangan keuntungan yang penggunaannya


mendapat persetujuan khusus.
59300
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Merupakan akun untuk mencatat hasil laba atau rugi yang terjadi untuk periode
atau tahun berjalan. Akun ini didebet dengan mengkredit semua pos debet akunakun laporan laba rugi (yaitu akun beban). Pengkreditan akun ini dilakukkan dengan
mendebet semua pos kredit akun laporan laba rugi (misalnya pendapatan). Proses
pendebetan / pengkreditan ini dilakukan pada saat penyusunan laporan keuangan
59400

Dividen
Akun yang mencatat sejumlah dividen yang dibagikan perusahaan
kepada pemegang saham

10. Penjelasan Kode Akuntansi Akun Pendapatan, HPP,


& Biaya Administrasi
Berikut ini merupakan penjelasan kode akuntansi akun kelompok Pendapatan,
Harga Pokok Pendapatan, Biaya Overhead, Biaya Staff, Biaya Administrasi
Umum, Pendapatan dan Biaya Lain-Lain, yaitu penjelasan tentang pengertian
serta cara pemakaian akun tertentu yang dianggap perlu dan dapat dipergunakan
sebagai acuan di dalam proses akuntansi:
61100
Pendapatan
Merupakan akun yang mencatat semua pendapatan yang dihasilkan dari operasi
normal perusahaan.
61200
Pendapatan Jasa
Merupakan akun yang menampung semua pendapatan atau penjualan yang
dihasilkan dari operasi normal perusahaan dalam bentuk Jasa.
61300
Pendapatan Lainnya
Merupakan akun yang digunakan untuk menampung semua pendapatan dari
aktifitas penjualan lainnya.
62100
Potongan Penjualan
Akun ini digunakan mencatat potongan yang diberikan perusahaan kepada
pelanggan.
63100
Retur Penjualan
Akun ini digunakan mencatat retur penjualan dari pelanggan.
64000
Beban Pokok Penjualan
Akun ini mencatat semua biaya-biaya yang timbul sebagai akibat dari kegiatan
operasi normal perusahaan dalam rangka menghasilkan pendapatan atau
penjualan.
Artikel lainnya : Kebijakan dan Prosedure Persediaan (Inventory Control)
64100
Beban Pokok Bahan Baku
Merupakan akun yang digunakan untuk mencatat beban pemakaian bahan baku.
64200
Beban Pokok Bahan Pembantu
Merupakan akun yang digunakan untuk mencatat beban pemakaian bahan
pembantu.
64400
Beban Pokok Perlengkapan & Peralatan
Merupakan akun yang digunakan untuk mencatat beban pemakaian Perlengkapan &
peralatan per category yang digunakan untuk beban pokok penjualan &
trading. Akun ini terdiri dari :

64401
64402
64403
64404
65505

Perlengkapan produksi
Amortisasi peralatan produksi
Seragam dan perlengapan kerja
Sparepart umum
Replacement (Penggantian)

65000
Beban Tenaga Kerja Langsung
Merupakan akun yang menampung semua beban yang berhubungan Tenaga kerja
langsung dalam proses pengolahan bahan baku.
65101
Beban Tenaga kerja Langsung Tunai
Merupakan akun yang menampung semua beban yang berhubungan Tenaga kerja
langsung dalam proses pengolahan bahan baku di Lokasi & Proses Produksi dibayar
tunai. Akun ini terdiri dari :
65101 Saleries Gaji
65102 Lembur
65103 Honor pegawai part time /pegawai harian
65104 Makan
65105 Pengobatan
65106 Upname rumah sakit
65107 Jamsostek
65108 Pensiun
65109 Tunjangan kendaraan
65111 BBM
65112 Perumahan
65113 Cuti tahunan
65114 Bonus produksi
65115 Sumbangan untuk
65116 Penghargaan dari perusahaan untuk
65117 Premi asuransi
65118 Tunjangan Hari Raya
65119 Uang Pensiun dini
65121 Tunjangan pegawai harian
65122 Tunjangan hari libur
65123 Tunjangan pegawai pelatihan (Training)
65104 Tunjangan HP untuk komunikasi
65149 Tunjangan lainnya dibayar tunai
Artikel lainnya : Kebijakan & Prosedur Piutang Dagang (Account Receivable)
65151
Beban Tenaga kerja Langsung Accrual
Merupakan akun yang menampung semua beban yang berhubungan Tenaga kerja
langsung dalam proses pengolahan di Lokasi & Proses Produksi dalam Accrual, Akun
ini terdiri dari :
65151 Acrue biaya atas cadangan pesangon keperluan actuaria
65152 Acrue biaya pensiun
65153 Accrue biaya bonus produksi
65154 Acrue biaya insentive operasional
65155 Arrue biaya Tunjangan Hari Raya

65156 Acrue biaya tunjangan cuti tahunan


65157 Accrue biaya untuk pensiun dini
65158 Acrrue biaya-biaya lainnya
66000
Beban Overhead Tidak Langsung
Merupakan akun yang menampung semua beban yang tidak berhubungan secara
langsung dengan proses produksi. Terdiri dari akun 66101 s/d 69999
66100
Beban Transportasi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan kelompok
trasportasi di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari:
66101 Biaya perjalanan Dinas luar negeri
66102 Biaya perperjalanan dinas domestik
66103 Biaya transportasi lokal
66104 Pas Airport dan Kartu tanda pengenal
66105 Transportasi tol dan parkir
66106 Bahan bakar untuk kendaraan Dinas
66107 Pengiriman barang
66108 Crue charge
66120
Beban Pelatihan dan Recruitment
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan kelompok
pelatihan & recruitment karyawan di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66121 Biaya keperluan pelatihan domestic termasuk inhouse training
66122 Biaya keperluan pelatihan di luar negeri
66123 biaya training dioutsourcingkan
66124 Biaya recruitment
66125 Biaya medical check up
66126 biaya instruktur dari luar
66130
Beban Biaya Listrik & Air
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan pemakaian
air dan listrik dan utility lainnya di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66131 Biaya tagihan pemakaian air
66132 Biaya pemakaian listrik dan bahan bakar pembangkit listrik
66140
Beban Biaya Komunikasi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan Komunikasi
di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66141 Biaya telepon, dan faximile
66142 Biaya lisensi network komunikasi
66143 Biaya radio komunikasi
66144 biaya komunikasi lainnya
66150
Beban Perlengkapan dan Peralatan Kantor
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk beban perlengkapan &
peralatan kantor di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66151 Beban foto copy
66152 Beban kebersihan kantor

66153
66154
66155
66156

Beban
Beban
Beban
Beban

cetakan , ATK dan perlengkapan kantor


Prangko, materai
perpustakaan, Koran & Majalah
iuran keanggotaan / club

66160
Beban Representasi, Entertainment dan Sumbangan
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Representasi,
entertainment dan sumbangan di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari:
66161 Beban representasi dan entertainment ke klien
66162 Beban entertainment ke klien
Artikel lainnya : Kebijakan dan Prosedur Hutang Dagang (Account Payable)
66170
Beban Perbaikan dan Pemeliharaan
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Perbaikan dan
pemeliharaan peralatan di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66171 Beban perbaikan & pemeliharaan gedung
66172 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan operasional
66173 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan untuk maintenance
66174 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan transportasi
66175 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan kantor
66176 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan komunikasi
66177 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan IT termasuk software
66178 Beban perbaikan & pemeliharaan asset leasing
66179 Beban perbaikan & pemeliharaan service charge
66181 Beban perbaikan & pemeliharaan jasa biaya maintenance
66189 Beban perbaikan & pemeliharaan lainnya
66190
Beban Sewa
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Sewa di lokasi atau
produksi. Akun-akun terdiri dari :
66191 Beban Sewa tanah
66192 Beban sewa kantor
66193 Beban sewa kendaraan
66194 Beban sewa Rumah untuk akomondasi
66195 Beban sewa Foto copy
66196 Beban sewa Dispenser
66197 Beban sewa lainnya
66200
Beban Asuransi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Asuransi di lokasi atau
produksi. Akun-akun terdiri dari :
66201 Beban asuransi pengiriman barang
66202 Beban asuransi Perlengkapan & Peralatan Umum
66203 Beban asuransi Gedung
66204 Beban asuransi kendaraan
66205 Beban asuransi peralatan komunikasi
66209 beban asuransi lainnya

66220
Beban Perijinan dan Lisensi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk perijinan dan lisensi di
lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66221 Beban lisensi software
66222 Beban ijin kendaraan
66223 Beban ijin keanggotaan
66224 Beban ijin operasi perusahaan
66225 Beban perijinan bea cukai
62229 beban perijinan lainnya
66240
Beban Penyusutan
Merupakan akun untuk mencatat semua beban pennyusutan di lokasi atau produksi.
Akun-akun terdiri dari :
66241 Beban penyusutan peralatan dapur
66242 beban penyusutan peralatan operasional
66243 Beban penyusutan peralatan transportasi
66244 Beban penyusutan peralatan kantor
66245 beban penyusurtan peralatan IT
66250
Beban Konsesi
Merupakan akun untuk mencatat semua beban konsesi di lokasi atau produksi.
66260
Beban Mobilisasi
Merupakan akun untuk mencatat semua beban mobilisasi di lokasi, akun-akun
terdiri dari :
66261 Beban mobilisasi projek baru
66262 Beban demobilisasi karena proyek selesai.
66270
Beban write of persediaan
Merupakan akun untuk mencatat semua bebanpenyusutan atau penghapusan
persediaan di lokasi atau produksi. Akun-akun terdiri dari :
66271 Beban penghapuran barang
66272 Beban penghapusan peralatan
77100
Beban Penjualan
Merupakan akun yang menampung semua beban yang tidak berhubungan secara
langsung dengan Penjualan dan pemasaran
71101
Beban Outsourcing Tenaga Kerja
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk
outsourcing tenaga kerja di bagian penjualan
71102
Beban Jasa Outsourcing
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk
outsourcing Jasa di bagian penjualan
71103
Beban Jasa kontrak lainnya
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk jasa
kontrak lainnya di bagian penjualan

71201
Beban Packing
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk bahan
pembungkus di bagian gudang penjualan
71201
Beban Material Gudang
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk bahan
material di bagian gudang penjualan
71201
Beban Material Gudang lainnya
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk bahan
material lainnya di bagian gudang penjualan
71302
Beban Sharing pendapatan
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk beban
sharing pendapatan.
71304
Beban PPN in tidak dapat dikreditkan
Merupakan akun yang menampung semua beban untuk PPN in yang tidak dapat
dikreditkan
72101
Beban Komisi Penjualan
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk komisi
penjualan di bagian sales & marketing
72102
Beban Iklan dan Promosi
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk iklan dan
promosi di bagian sales & marketing
72103
Beban Souvenir dan hadiah
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk souvenir
dan hadiah di bagian sales & marketing
72104
Beban Pinalti perjanjian
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan untuk pinalti
akibat tidak sesuai perjanjian di bagian sales & marketing
72105
Beban Retensi klien
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan dalam rangka
klien retensi program di bagian sales & marketing
72199
Beban Penjualan lainnya
Merupakan akun yang menampung semua beban yang dikeluarkan dalam rangka
sales dan marketing lainnya
73101
Beban Tenaga Kerja Cash
Merupakan akun yang menampung semua beban yang berhubungan Tenaga kerja
bagian sales dan administrasi dibayar cash. Akun ini terdiri dari :

73101
73102
73103
73104
73105
73106
73107
73108
73109
73111
73112
73113
73114
73115
73116
73117
73118
73119
73121
73122
73123
73104
73199

Saleries Gaji
Lembur
Honor pegawai part time / pegawai harian
Makan
Pengobatan karyawan
Upname rumah sakit
Jamsostek
Pensiun
Tunjangan kendaraan
BBM
Perumahan
Cuti tahunan
Bonus produksi
Sumbangan untuk
Penghargaan dari perusahaan
Premi asuransi
Tunjangan hari Raya
Uang Pensiun dini
Tunjangan pegawai harian
Pembayaran tunjangan hari libur
Tunjangan pegawai pelatihan (Training)
Tunjangan HP untuk komunikasi
Tunjangan lainnya dibayar tunai

73201
Beban Tenaga Kerja Langsung Accrual
Merupakan akun yang menampung semua beban yang berhubungan Tenaga kerja
di bagian penjualan dan administrasi dalam Accrual. Akun ini terdiri dari :
73201 Acrue biaya atas cadangan pesangon keperluan actuaria
73202 Acrue biaya pensiun
73203 Accrue biaya bonus produksi
73204 Acrue biaya insentive operasional
73205 Arrue biaya Tunjangan hari raya keagamaan
73206 Acrue biaya tunjangan cuti tahunan
73207 Accrue biaya untuk pensiun dini
73299 Acrrue biaya-biaya lainnya
74000
Beban Administrasi Umum
Merupakan akun yang menampung semua beban yang tidak berhubungan secara
langsung dengan proses produksi. Terdiri dari akun 74101 s/d 79999
74100
Beban Transportasi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan kelompok
trasportasi di beban administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74101 Biaya perjalanan dinas luar negeri
74102 Biaya perperjalanan dinas domestik
74103 Biaya transportasi lokal
74104 Pas Airport dan kartu tanda pengenal
74105 Transportasi tol dan parkir
74106 Bahan bakar untuk kendaraan dinas
74107 Pengiriman barang

74108 Crue charge


74150
Beban Pelatihan dan Recruitment
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan kelompok
pelatihan & recruitment karyawan administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74151 Biaya keperluanpelatihan domestik termasuk inhouse training
74152 Biaya keperluan pelatihan di luar negeri
74153 Biaya training dioutsourcingkan
74154 Biaya recruitment
74155 Biaya medical check up
74156 Biaya instruktur dari luar
74200
Beban Biaya Listrik & Air
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan pemakaian
air dan listrik dan utility lainnya administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74201 Biaya tagihan pemakaian Air
74202 Biaya pemakaian Listrik dan bahan bakar pembangkit listrik
74250
Beban Biaya Komunikasi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk keperluan Komunikasi
di administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74251 Biaya telepon, dan faximile
74202 Biaya lisensi network komunikasi
74203 Biaya radio komunikasi
74299 Biaya komunikasi lainnya
74300
Beban Perlengkapan dan Peralatan Kantor
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk beban perlengkapan &
peralatan kantor administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74301 Beban biaya foto copy
74302 Beban biaya kebersihan kantor
74303 Beban cetakan, ATK dan perlengkapan kantor
74304 Beban Prangko, materai
74305 Beban perpustakaan, Koran & Majalah
74306 Beban iuran keanggotaan/ club
74350
Beban Representasi, Entertainment dan Sumbangan
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Representasi,
entertainment dan sumbangan di administrasi umum. Akun-akun terdiri dari:
74351 Beban representasi dan entertainment ke klien
74352 beban entertainment ke klien
74400
Beban Perbaikan dan Pemeliharaan
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Perbaikan dan
pemeliharaan Perlengkapan dan peralatan kantor di administrasi umum. Akun-akun
terdiri dari :
74401 Beban perbaikan & pemeliharaan gedung
74402 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan operasional
74403 Beban perbaikan & pemeliharaan peralatan untuk maintenance

74404
74405
74406
74407
74408
74409
74411
74448
74449

Beban
Beban
Beban
Beban
Beban
Beban
Beban
Beban
Beban

perbaikan & pemeliharaan


perbaikan & pemeliharaan
perbaikan & pemeliharaan
perbaikan & pemeliharaan
perbaikan & pemeliharaan
perbaikan & pemeliharaan
inventory sorted / over
perbaikan & pemeliharaan
perbaikan & pemeliharaan

peralatan transportasi
peralatan kantor
peralatan komunikasi
peralatan IT termasuk software
asset leasing
service charge
jasa biaya maintenance
lainnya

74450
Beban Sewa
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Sewa
umum. Akun-akun terdiri dari :
74451 Beban Sewa tanah
74452 Beban sewa kantor
74453 Beban sewa peralatan kantor dan IT (PC, Laptop, Server)
74454 Beban sewa kendaraan
74455 Beban sewa Rumah untuk akomondasi
74456 Beban sewa Foto copy
74499 Beban sewa lainnya

diadministrasi

74500
Beban Asuransi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk Asuransi di administrasi
umum. Akun-akun terdiri dari :
74501 Beban asuransi ground Handling
74502 Beban asuransi pengiriman barang
74503 Beban asuransi Perlengkapan & Peralatan Umum
74504 Beban asuransi Gedung
74505 Beban asuransi kendaraan
74506 Beban asuransi peralatan komunikasi
74549 Beban asuransi lainnya
74500
Beban Jasa Profesional
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk biaya jasa profesional
di administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74551 Beban Jasa Audit
74552 Beban Jasa konsultan pajak
74553 Beban Jasa Actuaria
74554 Beban Jasa konsultan legal
74555 Beban Jasa manajemen
74506 Beban dokter bulanan
74549 Beban jasa profesional lainnya
74600
Beban Perijinan dan Lisensi
Merupakan akun untuk mencatat semua pengeluaran untuk perijinan dan lisensi di
administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74601 Beban lisensi software
74602 Beban ijin operasi peralatan umum
74603 Beban ijin kendaraan

74604
74605
74606
74606
74607
74609
74649

Beban ijin parker peralatan umum


Beban ijin parker non peralatan umum
Beban ijin komunikasi
Beban ijin keanggotaan
Beban ijin IMB dan Pajak Bumi dan bangunan
Beban ijin operasi perusahaani
Bbeban perijinan lainnya

74650
Beban Penyusutan
Merupakan akun untuk mencatat semua beban penyusutan di beban kantor
administrasi umum. Akun-akun terdiri dari :
74652 Beban penyusutan Gedung
74653 Beban penyusutan peralatan operasional
74654 Beban penyusutan peralatan maintenance
74655 Beban penyusutan peralatan transportasi
74656 Beban penyusutan peralatan kantor
74657 beban penyusurtan peralatan IT dan software
74751
Beban Amortisasi
Merupakan akun untuk mencatat semua beban amortisasi di administrasi umum
74800
Beban Peralatan Bisnis
Merupakan akun untuk mencatat semua beban pembelian asset peralatan kantor
yang non material dan nilainya kecil
74900
Beban Administrasi Umum lainnya
Merupakan akun untuk mencatat semua beban administrasi umum lainnya akunakun terdiri dari:
74901 Beban konsumsi jamuan, air, teh, kopi dan konsumsi kantornya
74902 Beban seragam karyawan administrasi
74903 Beban Research & Development
74904 Beban Keselamatan kerja operasional
74905 Beban penghapusan piutang Bad debt
74906 Beban jasa administrasi
74907 Beban supir umum keperluan kantor termasuk outsourcing staff di office
74908 Beban kerugian persediaan/ Barang rusak
74949 Beban administrasi umum lainnya
74950
Biaya antar Divisi
74951 Beban antar divisi biaya operasional
74952 Beban antar divisi biaya pegawai
80000
Pendapatan (Beban) Lain-lain
Merupakan akun yang digunakan untuk mencatat pendapatan beban yang timbul
dari aktifitas diluar operasi normal atau usaha pokok perusahaan.
81201
Pendapatan Bunga Bank
Akun yang menampung pendapatan bunga dari bank.

81202
Pendapatan Bunga Deposito
Akun yang menampung pendapatan bunga dari Deposito termasuk deposito bank.
81300
Keuntungan Selisih Kurs
Akun untuk menampung keuntungan sebagai akibat adanya perbedaan kurs valuta
asing. Akun terdiri dari :
81301 Realisasi keuntungan kurs
81302 Unrealisasi keuntungan kurs
81303 Unrealisasi dari keuntungan kurs transaksi derifative
81400
Keuntungan penjualan Aset / Investasi
Akun untuk menampung keuntungan sebagai dari penjualan asset atau investas.
Akun terdiri dari :
81401 Keuntungan dari penjualan aktiva tetap
81402 Keuntungan dari penjualan surat berharga atau investasi lainnya
81501
Pendapatan Klaim Asuransi
Merupakan akun yang dipergunakan untuk mencatat pendapatan dari penerimaan
klaim asuransi.
81601
Pendapatan laba anak perusahaan
Merupakan akun yang dipergunakan untuk mencatat pendapatan dari bagian laba
anak perusahaan.
81900
Pendapatan non operating lainnya
Merupakan akun yang dipergunakan untuk mencatat pendapatan dari non operating
lainnya. Akun terdiri dari :
81901 Pendapatan penyesuaian biaya depresiasi
81999 Pendapatan non operasional lainnya
82000
Beban Lain-lain
Merupakan akun untuk mencatat semua beban yang dikeluarkan bukan sebagai
beban-beban di luar usaha normal perusahaan.
82101
Beban Bunga
Akun yang menampung beban bunga atas pinjaman bank atau lembaga keuangan
bukan bank (LKBB) lainnya.
82102
Beban Administrasi Bank
Merupakan akun untuk mencatat pengeluaran atau beban untuk keperluan
administrasi bank.
82200
Kerugian Selisih Kurs
Akun untuk menampung kerugian sebagai akibat adanya perbedaan kurs valuta
asing. Akun terdiri dari :
82201 Realisasi kerugian kurs
82202 Unrealisasi kerugian kurs
82303 Unrealisasi dari kerugian kurs transaksi derifative

82300
Kerugian penjualan Aset / Investasi
Akun untuk menampung kerugian sebagai dari penjualan asset atau investasi. Akun
terdiri dari :
82301 Kerugian dari penjualan aktiva tetap
82302 Kerugian dari penjualan surat berharga atau investasi lainnya
82401
Kerugian biaya Denda Pajak
Akun untuk menampung kerugian dari biaya denda pajak termasuk Biaya Pajak dari
hasil SKP tahun-tahun sebelumnya:
82501
Kerugian Luar Biasa
Akun yang menampung kerugian yang terjadi di luar usaha yang sifatnya tidak
normal dan jarang terjadi yang biasanya dengan jumlah nominal yang besar.
82900
Biaya lain diluar Usaha
Akun yang menampung kerugian yang terjadi di luar usaha lainnya. Akun ini terdiri
dari :
82901 Denda keterlambatan pembayaran hutang dan bunga
82902 Selisih pembayaran catatan dan tagihan
82903 Pembulatan
82904 Cadangan untuk biaya pajak Pertambahan Nilai
82905 Biaya go public
82999 Biaya diluar usaha lain-lain
83101
Pajak Penghasilan Perusahaan
Akun ini digunakan untuk mencatat pajak penghasilan perusahaan untuk satu
periode akuntansi.
83102
Pajak Penghasilan Tangguhan Perusahaan
Akun ini digunakan untuk mencatat pajak penghasilan tangguhan perusahaan untuk
satu periode akuntansi.
Artikel lainnya : Kebijakan dan Prosedure Umum Pajak
84001
Bagian Laba Minoritas
Akun ini digunakan untuk menampung bagian laba pemegang saham minoritas
periode akuntansi.