Anda di halaman 1dari 28

ULTRASONOGRAFI

Edy Susanto, S.H., S.Si., M.Kes

PUSTAKA
1. Bushong, SC., 1991. Diagnostic Ultrasound :
Physic, Biology and Instrumentation. Mosby
Year Book, Inc., Toronto.
2. McDicken, W.N., 1991. Diagnostic Ultrasonics :
Principles and use of instruments. Churchill
Livingstone. New York.
3. Curry, RA and Tempkin,BB., 2004. Sonography :
Introduction to Normal Structure and Function.

Klasifikasi gelombang
1. Arah rambat
2. Amplitudo
3. Medium
perambatan

gel. longitudinal
gel. transversal
gel. diam
gel. berjalan
gel. Mekanik
gel. elektromagnet

Klasifikasi Radiasi
Pengion

Radiasi
Partikel

Bermuatan
Sinar , Sinar , Positron
Tidak bermuatan
neutron

Radiasi elektromagnet
Sinar (,X & UV)
Sinar (UV,CT,IR,
Radar,gel.TV,Radio)

Radiasi
Non
Pengion

Radiasi mekanik
Infra sonik
(< 20 Hz)
Audibel sonik (20-20.000 Hz)
Ultrasonik
(> 20.000 Hz)
Dx. Ultrasonik (1-10 MHz)

PENGERTIAN

ULTRASONOGRAFI
Ultra high
Sono sound
Grafi graphy

: tinggi
: suara
: gambar / citra

Suatu pencitraan untuk pemeriksaan alat /


organ tubuh dengan menggunakan
gelombang suara berfrekuensi tinggi

ULTRASONOGRAFI
Salah satu imejing diagnostik untuk
pemeriksaan alat-alat tubuh dengan maksud
untuk melihat
Bentuk
Ukuran anatomis
Gerakan
Hubungan dengan jaringan sekitarnya.

Pemanfaatan Imejing
USG, CT Scan dan konvensional X-ray, MRI
dan RNI merupakan pemeriksaan
penunjang medis yang sangat mutlak
diperlukan dalam mendiagnosa suatu
penyakit.
Realitas : USG sangat banyak digunakan
pada obstetri, CT Scan, RNI dan MRI tidak
dimanfaatkan pada obstetri, tetapi
dimanfaatkan pada kelainan ginekologi

Keuntungan pemeriksaan USG

Tidak ada kontra indikasi


Non invasif
Non traumatik
Tidak membutuhkan persiapan yg sulit
Cepat dan aman
Memiliki nilai diagnostik yg cukup tinggi

Keterbatasan pemeriksaan USG


Tidak mampu untuk melihat organ yg
terhalang oleh udara ataupun tulang
Sulit dilakukan pada penderita yang
overweight
Hasil sangat ditentukan oleh ketrampilan
operator

Sejarah perkembangan USG


1880, dimulai dg penemuan efek kristal
piezoelektrik oleh Currie bersaudara
1914, pertama kali dipergunakan dalam teknik
SONAR oleh Langevin (Perancis)
1937, pertama kali dipergunakan untuk
pemeriksaan jaringan tubuh (ventrikel cerebral)
oleh Dussik (Austria)
1949, Douglas Howry dan WR Blis (University
of Denver), berhasil membuat pesawat USG
jenis B-Mode Bistable (1)

Sejarah perkembangan USG


1951, John Wild berhasil membuat pesawat
USG jenis statis B-Mode, hasilnya sudah dpt
membedakan jaringan normal dan maligna.
1954, D. Howry dan Holmes berhasil membuat
jenis B-Mode (Sonoscope), sonogram sudah
memperlihatkan hasil kearah abu-abu.
1959, aplikasi gabungan USG dan efek
Doppler
1966, aplikasi bidirectional Doppler

Sejarah perkembangan USG


1972, Kossof berhasil membuat pesawat jenis
gray scale (2).
1978, Tailor dan MC Cready telah
mengembangkan pesawat jenis Scan
Converter (3).
1981, aplikasi colour flow mapping
1986, aplikasi colour duplex sonography
Terkini, USG 3 D dan 4 D (2000-an)

Figure 1.12 The evolution of diagnostic imaging as shown in fetal images. (Upper left) Fetal
head black-and-white image (I. Donald, 1960). (Upper right) Early gray-scale negative image of fetus
from the 1970s. (Lower left) High-resolution fetal profile from the 1980s. (Lower right) Surface-rendered
fetal face and hand from 2002 (Goldberg and Kimmelman, 1988, reprinted with permission of AIVM.
Courtesy of B. Goldberg, Siemens Medical Solutions, Inc., Ultrasound Group and Philips Medical
Systems).

31/03/2016

Edy Susanto

13

USG di Indonesia
1964, dipergunakan pertama kali utk
kepentingan terapi (UST) di bag. Radiologi
FKUI / RSCM Jakarta
1978, di FKUI/RSCM menggunakan USG
ROHNAR 5000 (Philips) dan di Bandung (RS
Hasan Sadikin) menggunakan USG Bistable
(teknologi 1949) mulai pesat
1982, terbentuk PUSKI (Perhimpunan
Ultrasonografi Kedokteran Indonesia)
1984, Konggres PUSKI yg pertama

Arahan Menkes dlm Konggres


PUSKI, 24-27 Juli 1984
PUSKI mrpk perkumpulan seminat / kelompok
studi dalam rangka pemantapan koordinasi &
komunikasi, bukan perkumpulan profesi
Dirjenyanmed, agar mengatur bahwa alat USG
dibawah suatu UPF tertentu (radiologi)
Profesi IKARI, IPTEK USG diberikan secara
terintegrasi dlm pendidikan calon radiologist
USG masuk dalam bidang Images/ imaging
baik berdasarkan sinar, lapangan magnet
maupun lainnya yg dikembangkan sesuai dg
kemajuan teknologi.

ISTILAH ANATOMI
SUPERIOR,CRANIAL,CEPHALAD, ROSTRAL :
STRUKTUR YG DEKAT KEARAH KEPALA PASIEN.
INFERIOR, CAUDAL : DEKAT KE ARAH KAKI
ANTERIOR, VENTRAL : BAGIAN TUBUH DEPAN
POSTERIOR, DORSAL : BAGIAN TUBUH BELAKANG
MEDIAL, MESIAL : BAGIAN TENGAH
LATERAL
: BAGIAN SAMPING/PINGGIR
PRONE
: TIDUR TELUNGKUP
SUPINE
: TIDUR TELENTANG
PROXIMAL
: TEPI ATAS
DISTAL
: TEPI BAWAH

DAERAH ABDOMEN
ATAS:
HIPOKONDRIUM
KANAN/KIRI DAN
EPIGATRIUM
TENGAH : LUMBAR
KANAN/KIRI DAN
UMBILIKAL
BAWAH: ILIAKA
KANAN/KIRI,
HIPOGASTRIK

KESEPAKATAN DALAM MEMBACA


SONOGRAM

GBR LONGITUDINAL :

GBR TRANSVERSAL:

BAGIAN KEPALA, BAGIAN KANAN GBR


BAGIAN KAUDAL BAGIAN KIRI GBR
BAGIAN ANTERIOR : BAGIAN ATAS GBR
BAGIAN POSTERIOR: BAGIAN BAWAH GBR
BAGIAN KANAN PASIEN BAGIAN KANAN GBR
BAGIAN KIRI PASIEN BAGIAN KIRI GBR
BAGIAN ANTERIOR BAGIAN ATAS GBR
BAGIAN POSTERIOR BAGIAN BAWAH GBR

ADA BODY MARKER

CONTOH
LONGITUDINAL

TRANSVERSAL

PEMBERIAN LABEL
MENURUT AIUM (American Institute of
Ultrasound in Medicine)
- LONGITUDINAL SCAN DENGAN
LABEL : LONG, SAG
- CORONAL SCAN DGN : COR
- TRANSVERSAL SCAN : TRANS

Efek Biologi
Menurut penelitian AIUM (American Institute
of Ultrasound in Medicine)
Diagnostik : In the low megahertz frequency
range there have been no independenly
confirmed significant biological effects in
mammalian tissues expose to intensities
below 100 mW/cm2, for exposure times less
than 500 s, intensity less than 50 J / cm2

Efek Biologi
Menurut penelitian AIUM (American Institute
of Ultrasound in Medicine) (Bushong, 1991)
Application

Intensity range

Surgery

> 10 W / cm2

Therapi

0,5 3 W / cm2

Diagnostic

50 500 mW / cm2

Other

1 50 mW / cm2

TUGAS -3

Membuat resume journal USG, dengan


topik memilih salah satu topik dibawah ini,
Topik meliputi
1.
2.
3.
4.

Surgery ultrasound
Therapi ultrasound
Diagnostic ultrasound (1 D, 2D, 3D, 4D)
Other ultrasound

Mode Display

Amplitudo (A) Mode:


B (Brightness) Mode
T/M (Time Motion) Mode
Doppler

A MODE DAN B MODE

A MODE, B MODE, M MODE

SCAN CONVERTER
Memungkinkan untuk menyimpan gambar
yang diperoleh dan mengolah/menampilkan
pada CRT dengan skala abu-abu.
Citra dapat dimanipulasi atau diubah
diantara proses storing dan displaying.
misal gambar hitam putih diubah menjadi
putih hitam.