Anda di halaman 1dari 67

TEMA HARI JADI GARUT KE- 203 TAHUN 2016

Dirgahayu Garut ke 203 tahun 2016 .


Dengan Semangat Hari Jadi ke 203 tahun 2016, kita Tingkatkan
Pembangunan Infrastruktur Wilayah dan Kualitas Pelayanan Dasar
Menuju Masyarakat Garut yang Sejahtera .

Bupati Garut H. Rudy Gunawan ,SH.MH.MP


wakil bupati Garut dr H Helmi Budiman .
Sekda Kabupaten Garut : Drs Iman Ali Rahman ,M.Si

KELUARGA BESAR MENGUCAPKAN SELAMAT HARI JADI GARUT KE 203


TAHUN 2016
1. SMP Negeri 1 Leles Kabupaten Garut . Kepala Sekolah Drs .Sarip Nuroni, M.Pd.
Kasubag TU Asep Tarsono, S.Pdi.

2. SMP NEGERI 3 LELES KABUPATEN GARUT : Kepala Sekolah .Agus


Setiadi ,S.IP.M.Pd. Sekretaris . Dada Rahmat Hidayat, S.Pd.i.

2.

SMP Negeri 1 Leles Kabupaten Garut . Kepala Sekolah Drs .Sarip Nuroni, M.Pd.
Kasubag TU Asep Tarsono, S.Pdi.

3. SMA Negeri 1 Garut :Kepala Sekolah Drs H. Achdiat Kusdani,M.Pd.

4. SMA Negeri 2 Garut : Kepala Sekolah : Drs. Dadang Argo Purnomo,M.Pd. Kasubag TU
Nandang, S.Pdi.
5.Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Leles kabupaten Garut : .Koko Supriadi, S.Pd
6. SD Negeri Cangkuang 3 Kecamatan Leles Kabupaten Garut : Kepala Sekolah Maman
Setiawan, S.Pd.
7. SD Negeri Dano 04 Kecamatan Leles Kabupaten Garut :Kepala Sekolah Saripin Hidayat
,S.Pd.
8. SD Negeri Cangkuang 02 Kecamatan Leles Kabupaten Garut :Kepala Sekolah Dede
Mindarsa, S.Pd.
9. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Garut; Ketua Ade Ginanjar ,S.Sos
Sekretaris Dra Hj Teti Saripeni.M.Si. Wakil Ketua 1 . H . Yogi Yuda Wibawa,SE.MM.
Ketua 2 .Agus Iswadi, S,Pdi. Ketua 3 H Dadan Hidaya Tuloh , S.Ag.
10. Dinas Tanaman Pangan Dan Holtukultura Kabupaten Garut : Kepala Dinas Ir H Tatang
Hidayat. MP
11. Badan Kepegawean dan Diklat Kabupatren Garut : Kepala H Asep Sulaeman , SH. M,Si .
Sekretaris : Drs Dadang Purwana

12. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut; Kepala Dinas H .Aji Sukarmaji,
SH . Sekretaris : H. Giriansyah Sukiran,ST.M.Pd.
13. Diskominfo Kabupaten Garut . Drs, Dik Dik Hendrajaya. M.Si.
14. Kecamatan Caringin Kabupaten Garut : Camat : Drs , Engkos Hardy .BA
15. Kepala Desa Margaluyu Kecamatan Leles Kabupaten Garu t: Asep Rahmat
16 Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut: Camat Hj Lilis Neti, S.Sos, M.Si . Sekretaris
Dra .Hj Yanti Sugiarti, M.Si.18.

Keluarga besar . Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan


(SDAP) Kabupaten Garut: Kepala Dinas . Drs .H Uu Saepudin ,
ST. M.Si
17.

18. SMP Muhammadiyah 1 Kadungora Kabupaten Garut :


Kepala sekolah :Adah Maryam .S.Pd.
19. Keluarga besar .Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil
( CAPIL) Garut. Kepala Dinas .H Darsani . M.Si . Seretaris
20. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Garut, Asep Suparman .
21. Dinkes Kabupaten Garut : Kepala Dinas dr Teni

12. KEPALA Keluarga Besar

SMA YKAB 3 LELES KABUPATEN GARUT :

.
15. KEPALA DESA HARUMAN KECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT : Drs , Hernawan .
16. 6

3. BADAN KELUARGA BERENCANA DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (BKBPP):


Kabupaten Garut Kepala Badan Drs,. Toni Tisna Somantri,M,Si. Sekretaris Dede Romansyah
,B.E.S,Sos.MM. kes....... ?

Pertemuan orang Tua Siswa Kelas 1X SMP Negeri 1 Leles


GARUT-Dalam rangka menghadapi ujian tahun 2016 orang tua siswa kelas
1X SMP Negeri 1 Leles di undang kesekolah dalam kegitan sosialisasi tentang
ujian sekolah (UAS)dan ujuan nasional(UAN) di Aula SMP Negeri 1 Leles
Kamis (26/1) 2016 .
Acara ini dihadiri oleh Kasubag TU SMP Negeri Leles Asep Tarsono, S.Pdi.
Wakasek H. Sukmana ,S.Pd.M,Pd .PKS Kurikulum ,Mulyana S.Pd. Ketua
Komite SMP Negeri 1 Leles. Amas Rukmana, S,Pd, M.Pd, Wiarsa S,Pd,M.Pd,
Endang Billy,Yogi , Ii Sopian dan orang tua siswa kelas IX sebanyak 394 orang
.
Acara ini di awali dengan pembukaan oleh Taufik Iskandar, S,Kom , dan
dilanjutkan sambutan dari Drs Sarip Nuruni,S,Pd . M,Pd selaku Kepala
Sekolah SMP Negeri 1 Leles. dalam pengantarnya berterima kasih atas
kehadiaran orang tua siswa kelas IX .
Orang tua siswa kelas IX di undang bahwa sekolah akan mempersiapkan
ujian nasional belum lagi di adakan tri out bulan Pebruari dan bulan Maret
2016 ,karena sekolah telah mempersiapkan program peningkatan mutu lulusan diantaranya
tambahan pelajaran di luar jam pelajaran efektif, pendampingan siswa oleh guru dan latihan
UN
maka sangat penting mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa
seperti ini, bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di kelas IX

lebih terkontrol oleh orang tua nya dalam persiapan menghadapi ujian nanti,
(KUS)

Pertemuan orang Tua Siswa Kelas 1X SMP Negeri 1 Leles


GARUT-Dalam rangka menghadapi ujian tahun 2016 orang tua siswa kelas
1X SMP Negeri 1 Leles di undang kesekolah dalam kegitan sosialisasi tentang
ujian sekolah (UAS)dan ujuan nasional(UAN) di Aula SMP Negeri 1 Leles
Kamis (26/1) 2016 .
Acara ini dihadiri oleh Kasubag TU SMP Negeri Leles Asep Tarsono,
Wakasek H. Sukmana ,PKS Kurikulum ,Mulyana . Ketua Komite SMP Negeri 1
Leles. Amas Rukmana, Wiarsa , Endang Billy,Yogi , Ii Sopian dan orang tua
siswa kelas IX sebanyak 394 orang .
Acara ini di awali dengan pembukaan oleh Taufik Iskandar, S,Kom , dan
dilanjutkan sambutan dari Sarip Nuruni selaku Kepala Sekolah SMP Negeri
1 Leles. dalam pengantarnya berterima kasih atas kehadiaran orang tua
siswa kelas IX .
Orang tua siswa kelas IX di undang bahwa sekolah akan mempersiapkan
ujian nasional belum lagi di adakan tri out bulan Pebruari dan bulan Maret
2016 ,karena sekolah telah mempersiapkan program peningkatan mutu lulusan diantaranya
tambahan pelajaran di luar jam pelajaran efektif, pendampingan siswa oleh guru dan latihan
UN
maka sangat penting mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa
seperti ini, bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di kelas IX
lebih terkontrol oleh orang tua nya dalam persiapan menghadapi ujian nanti,
(KUS)

SMP Negeri 1 leles sudah berbuat maksimal melakukan proses pembelajaran yang benar
dan dengan disiplin (KUS)

Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa sekolah telah mempersiapkan program


peningkatan mutu lulusan diantaranya tambahan pelajaran di luar jam pelajaran efektif,
pendampingan siswa oleh guru dan latihan UN.

telah mempersiapkan program peningkatan mutu lulusan diantaranya tambahan pelajaran di


luar jam pelajaran efektif, pendampingan siswa oleh guru dan latihan UN.

Pada hari Jumat, 14 Pebruari 2014 telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Ujian Nasional
(UN) bagi orang tua murid kelas 9 SMP Negeri 2 Pegandon. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh
wali murid kelas 9 dan pengurus komite sekolah. Selain kegiatan sosialisasi UN juga
disampaikan hasil latihan UN tahap I yang telah dilaksanakan pada bulan Januari 2014 lalu.
Dalam sambutannya, Ibu Sariyati, S.Pd selaku ketua panitia menyampaikan bahwa hasil
latihan UN tahap I masih kurang memuaskan karena hanya beberapa murid saja yang
dinyatakan lulus. Untuk itu, dukungan orang tua sangat diperlukan untuk memotivasi,
memantau dan memfasilitasi belajar murid di rumah. Hal itu juga ditekankan oleh bapak
Gunadi, S.Pd selaku kepala sekolah. Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa sekolah telah
mempersiapkan program peningkatan mutu lulusan diantaranya tambahan pelajaran di luar
jam pelajaran efektif, pendampingan siswa oleh guru dan latihan UN.
Pada acara inti disampaikan kriteria kelulusan UN tahun 2014 oleh Drs. Sawali, M.Pd selaku
kepala urusan kurikulum. Selain kriteria kelulusan juga disampaikan hal terkait dengan UN

seperti persyaratan peserta, pengolahan nilai, tata tertib dan sanksi atas pelanggaran dalam
pelaksanaan UN.
Dokumentasi kegiatan :

9 s/d 12 mei un sebelum un ada ujun tiori dan praktek bula tri out bulan
bulan prebruri maret ujian siank setis hari seni n

beliau juga menekankan tentang kedisiplinan dalam hal pembelajaran dan tata tertib siswa
disekolah

supaya orang tua siswa kelas IX mengatahui program maupun aktivitas dan
pelaksanaan yang dilaksanakan oleh sekolah SMP Negeri 1 Leles ini.

ini bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di bangku kelas XII lebih terkontrol
oleh orang tua mereka dalam persiapannya menghadapi ujian nantinya dengan baik.

Denganpadatnyapadatnya jadwal mengadakan pemantapan, ujian sekolah belum lagi


diadakannya try out kabupaten maupun provinsi dilanjutkan terakhir, yaitu UN maka sangat
penting mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa seperti ini.Untuk apa yang kita
inginkan tercapai dengan baik sudah tentu kita harus andil dan mendukung aktivitas
sekolah ini khususnya sosialisasi yang tiada lain tujuannya adalah semua warga besar SMK
PGRI 3 Denpasar mengetahui program maupun aktivitas dan pelaksanaan yang
dilaksanakan oleh sekolah itu sendiri.*timjurnalistik

bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di bangku kelas XII lebih terkontrol oleh
orang tua mereka dalam persiapannya menghadapi ujian nantinya dengan baik.

9 s/d 12 mei un sebelum un ada ujun tiori dan praktek bula tri out bulan
bulan prebruri maret ujian siank setis hari seni n

Denganpadatnyapadatnya jadwal mengadakan pemantapan, ujian sekolah belum lagi


diadakannya try out kabupaten maupun provinsi dilanjutkan terakhir, yaitu UN maka sangat
penting mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa seperti ini.Untuk apa yang kita
inginkan tercapai dengan baik sudah tentu kita harus andil dan mendukung aktivitas
sekolah ini khususnya sosialisasi yang tiada lain tujuannya adalah semua warga besar SMK
PGRI 3 Denpasar mengetahui program maupun aktivitas dan pelaksanaan yang
dilaksanakan oleh sekolah itu sendiri.*timjurnalistik

Sekolah sekarang sudah berbuat maksimal.sekolah kita melakukan proses pembelajaran


yang benar,dengan mottonya bersih, disiplin, berprestasi. Dalam pidatonya beliau juga
menekankan tentang kedisiplinan dalam hal pembelajaran dan tata tertib siswa disekolah.

Tentunya, beliau juga menyampaikan kepada orang tua siswa bahwa sekolah akan
mempersiapkan UN dengan mengadakan les yang dilaksanakan satu minggu sekali.

Dan untuk mengahadapi Ujia ini orang tua wali murid dihimbau untuk
membantu pihak sekolah dalam mengintensifkan belaja di dirumah , dan
kalau ada yang sakit harus ada surat dari dokter.
Pada Minggu, 17 Januari 2016 pagi, SMK PGRI 3 Denpasar mengundang orang tua siswa
kelas XII untuk hadir dalam kegiatan sosialisasi tentang UKK, UjianSekolah, danUjian
Nasional. Acara yang dihadiri oleh 180 orang tua siswa ini berlangsung hangat.Acara
kekeluargaan yang disediakan khusus oleh kepala sekolah SMK PGRI 3 Denpasar ini
bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di bangku kelas XII lebih terkontrol oleh
orang tua mereka dalam persiapannya menghadapi ujian nantinya dengan baik.

agar memberikan perhatian kepada putra putrinya

Dalam rangka menghadapi ujian tahun 2016 Kepala sekolah SMP Negeri 1
Leles mengundang orang tua siswa kelas 1X untuk hadir dalam kegiatan
sosialisasi tentang ujian sekolah dan ujuan Nasional tahun 2016, yang
bertempat di aula SMP Negeri 1 Leles Kamis( 28/1) 2016.
Acara ini di hadiri oleh ketua komite sekolah Amas Rukmana, Endang Bili ,
dan 350 orang tua siswa kelas IX ,
Sekolah sekarang sudah berbuat maksimal.sekolah kita melakukan proses pembelajaran
yang benar,dengan mottonya bersih, disiplin, berprestasi. Dalam pidatonya beliau juga

menekankan tentang kedisiplinan dalam hal pembelajaran dan tata tertib siswa disekolah.
Tentunya, beliau juga menyampaikan kepada orang tua siswa bahwa sekolah akan
mempersiapkan UN dengan mengadakan les yang dilaksanakan satu minggu sekali.

un 9 s/d mei uas ujin tiori dan praktek untuk tri out bulan prebruari dan
maret kelas 9 harus sia

agar memberikan perhatian kepada putra putrinya yang bertempat di Aula


SMP Negeri 1 Leles Kamis (26/1) 2016 .

Pada Minggu, 17 Januari 2016 pagi, SMK PGRI 3 Denpasar mengundang orang tua siswa
kelas XII untuk hadir dalam kegiatan sosialisasi tentang UKK, UjianSekolah, danUjian
Nasional. Acara yang dihadiri oleh 180 orang tua siswa ini berlangsung hangat.Acara
kekeluargaan yang disediakan khusus oleh kepala sekolah SMK PGRI 3 Denpasar ini
bertujuan agar anak didik mereka yang kini duduk di bangku kelas XII lebih terkontrol oleh
orang tua mereka dalam persiapannya menghadapi ujian nantinya dengan baik.

Saat acara dimulai, Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I NengahMadiadnyana,


MM.memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau banyak mengucapkan terima kasih
kepada orang tua siswa karena dapat hadir dalam sosialisasi yang diadakan pada
minggupagitadi.

Dalam pidatonya, beliau sempat menyampaikan, Sekolah sekarang sudah berbuat


maksimal.sekolah kita melakukan proses pembelajaran yang benar,dengan mottonya
bersih, disiplin, berprestasi. Dalam pidatonya beliau juga menekankan tentang kedisiplinan
dalam

hal

pembelajaran

dan

tata

tertib

siswa

disekolah.

Tentunya,

beliau

juga

menyampaikan kepada orang tua siswa bahwa sekolah akan mempersiapkan UN dengan
mengadakan les yang dilaksanakan satu minggu sekali.

UN kali ini menggunakan kurikulum 2013, sekolah kita menggunakan sistem PBT
sama seperti tahun lalu, dengan setiap kelasnya ada 20paket soal dan 20orang siswa.
Dalam kegiatan UN yang pelaksanaannya sangat ketat ini, SMK PGRI 3 Denpasar
mengharapkan agar dalam pelaksanaan ujian dilaksanakan dengan berintegritas oleh siswa.
Ditengah-tengah pidato, Bapak Kepala Sekolah mengatakan Setelah tanggal 4
April, saya hanya bisa mengantarkan anak-anak sampai depan pintu kelas saja, setelah
masuk ke kelas nasibnya hanya bisa ditentukan oleh orangnya sendiri, begitu kata dari
beliau yang disusul dengan gelak tawa dari para orang tua siswa.
Denganpadatnyapadatnya jadwal mengadakan pemantapan, ujian sekolah belum
lagi diadakannya try out kabupaten maupun provinsi dilanjutkan terakhir, yaitu UN maka
sangat penting mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa seperti ini.Untuk apa yang
kita inginkan tercapai dengan baik sudah tentu kita harusandil dan mendukung aktivitas
sekolah ini khususnya sosialisasi yang tiada lain tujuannya adalah semua warga besar SMK
PGRI

Denpasar

mengetahui

program

maupun

aktivitas

dan

pelaksanaan

yang

dilaksanakan oleh sekolah itu sendiri.*timjurnalistik

Pertemuan orang Tua Siswa Kelas 1X SMP Negeri 1 Leles


Dalam rangka menghadapi Uan dan Uas tahun 2016 orang tua siswa kelas
1X SMP Negeri 1 Leles di undang kesekolah agar memberikan perhatian
kepada putra putrinya yang bertempat di aula SNP Negeri 1 Leles Kamis
(26/1) 2016 .
Di hadiri oleh ketua Komite sekolah SMP Negeri 1 Leles Amas Rukmana ,
Endang Bili, dan lainnya ,
Acara ini di awali dengan membaca Doa pembukaan , dan dilanjutkan
dengan pengantar dari Drs Nuruni,S,Pd . M,Pd selaku Kepala Sekolah SMP
Negeri 1 Leles. dalam pengantarnya berterima kasih atas kehadiaran orang
tua siswa .
Untuk mengahadapi UAS ini orang tua wali murid dihimbau untuk membantu
pihal sekolah dalam mengintensifkan belaja di dirumah , dan kalau ada yang
sakit harus ada surat dari dokter.

Dan diharapkan mendapingi putra putrinya untuk menghadapi ujian agar


tidak stres. kalau ada yang sakit harus ada surat dari dokter.
yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2016

Untuk menghadapi US ini kepada orangtua wali murid dihimbau untuk membantu pihak sekolah dalam
mengintensifkan belajar siswa dirumah, jangan percaya adanya Bocoran Soal dan beredarnya kunci
jawaban, Kepala Sekolah mengajak unuk menggalang KEJUJURAN.

GARUT - Puluhan mahasiswa dari HMI,GMBI,PMII, dan KAMMI yang tergabung dalam
aliansi Mahasiswa Peduli Garut , berdemo ke kantor Bupati dan kantor DPRD kabupaten Garut.
Senin (25/1)2016.
Dalam orasinya Bupati Garut dan wakilnya untuk mundur dari jabatannya karena tidak bisa
memenuhi jangji plilotiknya selama menjalankan tugasnya selama dua tahunbelum trsa oleh
rakyat Garut.

Di halaman kantor DPRD Garut mereka meminta Bupati Garut menagaih jangji karena
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Garut
menggelar unjuk rasa evaluasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Garut di Bundaran
Simpang Lima, Garut, Senin (25/1).

GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Aliansi Mahasiswa Peduli Garut (AMPG) menuntut Bupati


dan Wakil Bupati Garut untuk mundur dari jabatannya jika tak bisa memenuhi janji politiknya.
Hingga kini belum ada perubahan yang terlihat dari kepemimpinan Rudy Gunawan.
Pernyataan AMPG tersebut disampaikan saat menggelar unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima,
Garut. Puluhan mahasiswa yang tergabung dari HMI, GMNI, FPPMG, PMII dan KAMMI
mengevaluasi dua tahun kinerja pemerintah.
Koordinator aksi, Muhlis Munawar, menuturkan sejak dua tahun kepemimpinan Rudy, Pemkab
Garut tidak konsisten dalam melaksanakan perundang-undangan. Perbaikan wilayah Garut dirasa
sangat jauh dari kenyataan.
"Dinamika pemerintahan selama dua tahun ini seperti sebuah rezim antirakyat karena kurang
mengakomodir kepentingan rakyat. Ditambah tidak adanya sinkronisasi antara DPRD dan
Pemkab," ucap Muhlis di sela unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Senin (25/1).
Pihaknya menuntut adanya transparansi setiap kegiatan pemerintah kepada masyarakat. Selain
itu, lanjut Muhlis, Bupati harus melaksanakan janji politiknya

Di Kantor Bupati, massa meminta pemerintah setempat membantu masyarakat dalam


menghasilkan komoditi yang bisa dieskpor. Sedangkan kepada bea cukai, diminta tidak
diskriminatif terhadap pengusaha serta mempermudah izin ekspor-impor, agar Pelabuhan
Internasional Samudera Pase di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, bisa maju.
Amatan Serambi, sekitar pukul 09.10 WIB, massa sudah berkumpul di halaman Masjid Agung
Islamic Centre Lhokseumawe. Lalu, mereka dengan mengusung sejumlah spanduk bergerak ke
Kantor Bupati. Mereka disambut Asisten II Pemkab Aceh Utara, Abdul Aziz dan Kabag Humas
T Nadirsyah.
Massa sempat meminta Bupati menjumpai mereka. Namun, bupati tak bisa hadir karena sedang
ada kegiatan. Massa baru membubarkan diri setelah Asisten II meneken komitmen akan
mengundang para pihak untuk membahas berbagai hal tentang ekspor dan impor. Banyak

komoditi yang bisa ekspor, karena itu kami minta bupati Aceh Utara ke depan harus punya
terobosan, ujar Wakil Ketua BEM Unimal Zahri Abdullah.
Sementara di Kantor Bea Cukai, mahasiswa diterima kepala kantor itu, Abdul Harris, setelah
sekitar setengah jam berorasi. Dalam orasinya, mereka meminta bea cukai proaktif
menghidupkan pelabuhan dengan mempermudah ekspor-impor. Massa juga baru bubar setelah
Abdul Harris meneken komitmen akan mengundang pihak terkait untuk membahas agar ke
depan ekspor dan impor lebih lancar.
Semenatara Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Lhokseumawe Abdul Harris di
hadapan mahasiswa mengatakan, pihaknya sudah berupaya memberikan pelayanan kepada
pengusaha dengan baik, agar pelabuhan Krueng Geukueh dapat aktif. Tidak anak tiri dan anak
kandung dalam memberikan pelayanan, semua kami layani, katanya.

Sebiuah rezim anti rakyat ysng dirasa selama ini kurang menggakomodir kepentingan
raktyat secara menyuluruh, karena terlihat sebah dinamika dinamika tidak adanya
sisngkronosasi antara DPRD dengan Eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan .
Satu saja persoalan klasus desposito yang tidak melaui legaslisasi 11 tahun 2011
tntang perjalanan Dinas.

FF . Penyemprotan DBD

Ket: Penyemprotan DBD di Desa Cibunar kabupaten Garut .

Antisipasi DBD Dinkes Kabupaten Garut


lakukan Penyemprotan

GARUT Medikom - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan pengisapan atau


fogging di Kampung Cibunar Desa Cibunar Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten
Garut . Sabtu (16/1) 2-016.

Menurut Kepala Desa Cibunar Aji Engkos mengatakan terpaksa dikampung Cibunar
adakan penyemprotan oleh Dinas Kesehartan kabupaten Garut sedikitnya 300
rumah di sisir satu persatu selain rumah juga kandang ternak dan lahan gambut
setelahnya ada warga posisif terrindikasi terjangkit DBD ,di harapkan adanya
penyemprotan ini dapat mencegah penularan DBD serta membunuh jentik nyamut
yang mengakibatkan DBD, ungkapnya .
Menurut Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Garut dr Teny Sewara Rifai
mengatakan pengasapan atau fogging dilakukan setelah adanya kasus DBD di
daerah tersebut ,selain di Desa Cibunar Kecamatan Tarogong Kidul juga melakukan
penyemprotan di Kecamatan Tarorong kaler, Kecamatan Garut Kota dan Kecamatan
Karangpawitan kabupaten Garut.
Di perkirakan Saat musim hujan seperti sekarang ini bakal terjadi peningkatan
jumlah kasus penyakit DB di Kabupaten Garut , kalau kita tidak mencegahnya,
dengan adanya DBD itu disebabkab banyaknya genangan air menjadikan nyamuk
Aedes Aegypti pembawa virus dengue penyebab demam berdarah.
Pengasapan atau fogging bukan satu satunya cara untuk pencegahan penularan
DBD cara lain yang harus dilakukan warga dengan melakukan pemberantasan
sarang nyamuk dan pola hidup sehat .
Di antaranya mengikuti anjuran melaksanakan gerakan 3M: Menutup rapat-rapat bak
mandi agar tidak menjadi sarang nyamuk dan air tidak menjadi penampungan
hasiltetas nyamuk.
Menguras bak mandi setidaknya 1 minggu sekali untuk menjamin kebersihan bak
mandi, dan Menimbun barang tak terpakai seperti kaleng atau wadah kosong yang
memungkinan menjadi tempat tergenang air (pot, vas bunga, ember, dsb) agar
nyamuk tidak bertelur di dalamnya.(KUS)

GARUT Medikom- Bupati Garut Rudy Gunawan secara resmi membuka Pembangkit Listrik Tenaga Mini
Hidro (PLTMH) Cisanggiri di Desa Mekarwangi Kecamatan Cihurip, Kamis (21/1/16). Penekanan tombol
secara bersama dengan Ahmad Kalla selaku Direktur Utama PT BUKAKA yang mengelola PLTMH Cisanggiri,
Dandim 0611 Garut Letkol Inf Zaeful Rahman, Kapolres Garut AKBP Arif Budiman, menandai
dioprasionalisasikannya PLTMH yang berkapasitas 2 x 1,5 MW tersebut.
PLTMH Cisanggiri merupakan pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air kedua yang berdiri di
Kabupaten Garut setelah PLTMH Cirompang Kecamatan Bungbulang yang beberapa waktu lalu diresmikan
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Rudy Gunawan dalam sambutannya menyampaikan akan membuka selebar-lebarnya bagi para insvestor
yang berminat melakukan investasi untuk melakukan pengelolaan terhadap kekayaan sumber daya alam
yang ada di Kabupaten Garut, tentunya mereka para investor yang serius.
Silahkan kami terbuka apabila akan berinvestasi di Kabupaten Garut, terlebih akan memaksimalkan potensi
sumber daya alam, namun demikian harus serius. Dari sekian banyak, hanya ada dua investor yang telah
terbukti mampu berjalan dengan baik yang lainnya belum seperti itu, ujarnya.
Kekayaan alam kabupaten Garut yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sangatlah banyak,
salah satunya keberadaan potensi sumber daya air yang banyak di wilayah selatan ini. Dengan sentuhan
teknologi maka akan tercipta banyak manfaat yang bisa diambil, contohnya bisa dimanfaatkan untuk
pembangkit listrik, singkatnya.
Oleh karenanya yang paling penting untuk mendukung keberadaan PLTMH sehingga mampu berjalan
dengan baik dan tentunya mampu bertahan dengan lama, yaitu pemeliharaan alam itu sendiri. PLTMH akan
sangat bergantung kepada air, dan itu tergantung pada pemeliharaan hutan. Saya berharap, pengelola
PLTMH mampu bersinergi dengan masyarakat untuk ikut serta menjaga kelestarian alam.
Sementara itu Direktur Utama PT BUKAKA, Ahmad Kalla dalam sambutan singkatnya menyampaikan rasa
terimakasihnya atas peran serta seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kecamatan Cihurip atas
dukungkannya sehingga PLTMH Cisanggiri dapat beroperasi dengan baik. Mudah-mudahan keberadaan
PLTMH ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (KUS)

Karena nyamuk dikenal dengn aktivitas menggigit pada waktu siang hari, tentunya
Anda harus mengoleskan repelant atau lotion anti nyamuk (terutama pada anakanak). Harus lebih diperhatikan atau ditekankan apabila Anda bertempat tinggal di
lingkungan yang meriwayatkan banyak penderita Demam Berdarah Dengue.
Ketika malam hari menjelang tidur oleskan pula lotion anti nyamuk dengan merek
terbaik atau obat nyamuk bakar, karena tidak menutup kemungkinan nyamuk ini
menginfeksi di malam hari.
Lihat jendela dan pintu Anda, jangan biarkan ada lubang kecil yang berpotensi
membuat rumah Anda menjadi sarang nyamuk. Pastikan pula ventilasi udara
dipasang penyaring untuk menjaga masuknya nyamuk atau serangga lain ke dalam
rumah.
Apabila Anda mempunyai anak kecil yang masih dibawah umur, bisa menggunakan
kelambu (anti nyamuk) di tempat tidurnya agar tidak terkena gigitan.
Tutup tempat sampah yang sudah tak terpakai, kalau perlu dibuang saja agar tidak
memperkeruh suasana rumah.
Jika ada wadah kosong yang masih terpakai namun sedang tidak dipakai, lebih baik
dibalikkan agar tidak menjadi genangan air.
Jika perlu, Anda bisa menanam tanaman tulasi di dekat jendela rumah. Tanaman ini
memiliki kemampuan untuk menjauhkan nyamuk dan mencegah perembang biakan
nyamuk.
Apabila di dalam rumah terlihat banyak nyamuk berterbangan, gunakan cara ampuh
untuk mengusirnya. Yakni dengan membakar kapur barus dalam ruangan yang Anda
yakini sebagai sumber bersarangnya nyamuk, kemudian tutup jendela dan pintu
(Anda berada di luar rumah) selama 15 menit. Setelah itu semprot dengan
pengharum ruangan, dan rumah Anda akan terbebas dari nyamuk.

Demam berdarah adalah penyakit yang dapat mengancam banyak jiwa sesuai tingkat
keparahannya. Oleh karena mengerikannya hal tersebut, bagi Anda yang belum pernah merasakan
sakitnya nyeri sendi akibat terinfeksi virus dengue, jagalah selalu kebersihan rumah dan terus
lakukan langkah-langkah untuk mencegah nyamuk demam berdarah berkembang biak dan
bersarang di dalam rum

Perhatikan kondisi lingkungan dan kebersihan rumah agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes
aegypti yang suatu saat bisa menggigit atau menginfeksi virus dengue

dengan mudah berkembang biak. hanya saja peningkatan jumlah kasus bisa
diminimalisir jika sejak dini dilakukan antisipasi,melakukan fogging pencegahan di
daerah endemis DB,

menurutnya dikabupaten garut ada empat kecamatan yang endemik penularan dbd
yaitu kecamatan tarogong kaler /kecamatan tarogong kidul / kecamatan garut kota
dan kecamatan karangpawitan/
WWCR : TENNI SEWARA RIFAI / KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT//

Fogging di lakukan ke rumah rumah warga PENGSAPAN DI KAMPUNG TERSEBUT DILAKUKAN


SETELAH ADANYA WARGA YANG POSITIF TERJANGKIT DBD//SEKITAR 300 RUMAH DI TIGA RW
DISISIR SATU PERSATU OLEH PETUGAS//SELAIN RUMAH/KANDANG TERNAK DAN LAHAN
GAMBUTPUN TAK LUPUT DARI PENGASAPAN//

MENURUT KEPALA DESA CIBUNAR AJI ENGKOS SUDRAJAT MENGATAKAN ADANYA FOGGING
SANGAT MEMBANTU BAGI WARGANYA SETELAH SEDIKITNYA EMPAT WARGA DI DESANYA
POSITIF TERJANGKIT DBD YANG MAYORITAS ORANG DEWASA//ADANYA FOGGING INI
DIHARAPKAN DAPAT MENCEGAH PENULARAN DBD SERTA MEMBUNUH JENTIK NYAMUK YANG
MENGAKIBAKAN DBD//

antisipasi penyakit demam berdarah (DB). Salah satunya dengan melaksanakan pengasapan
atau fogging di Kampung Cibunar Desa Cibunar Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut
PENGSAPAN DI KAMPUNG TERSEBUT DILAKUKAN SETELAH ADANYA WARGA YANG POSITIF
TERJANGKIT DBD//SEKITAR 300 RUMAH DI TIGA RW DISISIR SATU PERSATU OLEH
PETUGAS//SELAIN RUMAH/KANDANG TERNAK DAN LAHAN GAMBUTPUN TAK LUPUT DARI
PENGASAPAN//

Dia meminta warga tetap secara teratur menguras bak penampungan air, minimal seminggu
sekali. Fogging adalah upaya pencegahan DB terakhir. Pencegahan yang lebih efektif adalah
melalui PSN. Sementara dari sisi pengobatan, Lilik menekankan kepada warga untuk segera
memeriksakan
diri
ke
dokter
jika
mengalami
sakit
panas.
"Jika ada anggota keluarga yang mengalami panas tiga hari segera bawa ke dokter atau tempat
pelayanan kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit. Supaya penyakitnya bisa segera
ditangani," katanya
RATUSAN RUMAH DI KAMPUNG CIBUNAR HILIR/DESA CIBUNAR/KECAMATAN TAROGONG KIDUL
DILAKUKAN PENGASAPAN ATAU FOGGING OLEH DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT
SETELAH TERINDIKASI ADA WARGA POSITIF TERJANGKIT DBD// DARI DATA DINAS KESEHATAN
DI KABUPATEN GARUT SEJAK JANUARI 2016 TERCATAT DELAPAN ORANG POSITIF TERJANGKIT
DBD ATAU DEMAM BERDARAH DENGUE//

empat Keacamatan diantaranya Kecamatan Tarogong Kaler , Kecamatan Tarogong Kidul,


Kecamatan Garut Kota dan Kecamatan Karangpawitan . Sabtu (16/1) 2-016.

SLUG
TITLE
DIFOGGING//
LOKASI/HARI/TGL
KONTRIBUTOR
GAMBAR

: PENCEGAHAN WABAH DBD


: DELAPAN WARGA FOSITIF TERJANGKIT DBD/RATUSAN RUMAH
: GARUT/ SABTU / 16 JANUARI 2016//
: II SOLIHIN
: STREAMING JARINGAN VIA INDOSAT/BOI_FOGGING RUMAH WARGA//

****LEAD****
RATUSAN RUMAH DI KAMPUNG CIBUNAR HILIR/DESA CIBUNAR/KECAMATAN TAROGONG KIDUL
DILAKUKAN PENGASAPAN ATAU FOGGING OLEH DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT
SETELAH TERINDIKASI ADA WARGA POSITIF TERJANGKIT DBD// DARI DATA DINAS KESEHATAN
DI KABUPATEN GARUT SEJAK JANUARI 2016 TERCATAT DELAPAN ORANG POSITIF TERJANGKIT
DBD ATAU DEMAM BERDARAH DENGUE//
****PKG****
PETUGAS FOGGING DARI DINAS KESEHATAN MELAKUKAN PENGASAPAN DI KAMPUNG
CIBUNAR HILIR/DESA CIBUNAR/KECAMATAN TAROGONG KIDUL/KABUPATEN GARUT/ SABTU
(16/01)//
PENGSAPAN DI KAMPUNG TERSEBUT DILAKUKAN SETELAH ADANYA WARGA YANG POSITIF
TERJANGKIT DBD//SEKITAR 300 RUMAH DI TIGA RW DISISIR SATU PERSATU OLEH
PETUGAS//SELAIN RUMAH/KANDANG TERNAK DAN LAHAN GAMBUTPUN TAK LUPUT DARI
PENGASAPAN//
MENURUT KEPALA DESA CIBUNAR AJI ENGKOS SUDRAJAT MENGATAKAN ADANYA FOGGING
SANGAT MEMBANTU BAGI WARGANYA SETELAH SEDIKITNYA EMPAT WARGA DI DESANYA
POSITIF TERJANGKIT DBD YANG MAYORITAS ORANG DEWASA//ADANYA FOGGING INI
DIHARAPKAN DAPAT MENCEGAH PENULARAN DBD SERTA MEMBUNUH JENTIK NYAMUK YANG
MENGAKIBAKAN DBD//
WWCR : AJI ENGKOS SUDRAJAT / KEPALA DESA CIBUNAR//
DARI DATA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT ADA DELAPAN WARGA POSITIF TERJANGKIT
DBD DARI JANUARI 2016 /EMPAT KASUS DBD DI KECAMATAN TAROGONG KIDUL/EMPAT KASUS
LAINNYA DI KECAMATAN KARANGPAWITAN//
MENURUT KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT DR TENY MENGATAKAN
PENGASAPAN ATAU FOGGING DILAKUKAN SETELAH ADANYA KASUS DBD DI DAERAH

TERSEBUT// MENURUTNYA DIKABUPATEN GARUT ADA EMPAT KECAMATAN YANG ENDEMIK


PENULARAN DBD YAITU KECAMATAN TAROGONG KALER /KECAMATAN TAROGONG KIDUL /
KECAMATAN GARUT KOTA DAN KECAMATAN KARANGPAWITAN//
WWCR : TENNI SEWARA RIFAI / KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT//
TENI MENAMBAHKAN PENGASAPAN ATAU FOGGING BUKAN SATU SATUNYA CARA UNTUK
PENCEGAHAN PENULARAN DBD/CARA LAIN YANG HARUS DILAKUKAN WARGA DENGAN
MELAKUKAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DAN POLA HIDUP SEHAT//

MENURUT KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN GARUT DR TENY MENGATAKAN


PENGASAPAN ATAU FOGGING DILAKUKAN SETELAH ADANYA KASUS DBD DI DAERAH
TERSEBUT// MENURUTNYA DIKABUPATEN GARUT ADA EMPAT KECAMATAN YANG ENDEMIK
PENULARAN DBD YAITU KECAMATAN TAROGONG KALER /KECAMATAN TAROGONG KIDUL /
KECAMATAN GARUT KOTA DAN KECAMATAN KARANGPAWITAN//

desa

yang

selama

ini

endemis

DB.

"Fogging diawali di sekolah-sekolah yang berada di desa endemis DB," ujar Kepala Dinas
Kesehatan (Dinkes) Blora, Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pencegahan
Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (P2PLP), Lilik Hernanto,
Sabtu
(23/11).
Saat musim hujan seperti sekarang ini diperkirakan bakal terjadi peningkatan jumlah kasus
penyakit DB di Blora. Banyaknya genangan air menjadikan nyamuk Aedes Aegypti pembawa
virus dengue penyebab demam berdarah, dengan mudah berkembang biak. Hanya saja
peningkatan jumlah kasus bisa diminimalisir jika sejak dini dilakukan antisipasi. "Kami lakukan
fogging
pencegahan
di
daerah
endemis
DB,"
tandas
Lilik
Hernanto.
Dia menyebutkan wilayah endemis DB terdapat di 24 desa di tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan
Blora, Jepon, Tunjungan, Ngawen, Kunduran, Cepu dan Kecamatan Kedungtuban. Lilik
mengungkapkan jumlah kasus DB di Blora dalam tahun ini mulai 1 Januari mencapai sebanyak
484 kasus. Dari jumlah itu, delapan orang penderitanya meninggal dunia. Kasus DB terakhir
terjadi 16 November 2013. "Perlu antisipasi dini agar jumlah kasus DB tidak melonjak tajam,"
katanya.

Pencegahan
Selain fogging pencegahan, antisipasi DB dilakukan dengan menyiapkan bubuk abate di setiap
puskesmas. Bubuk abate antara lain berguna untuk mematikan jentik nyamuk di bak
penampungan air. Hanya saja Lilik Hernanto menegaskan upaya tersebut tidak akan berhasil jika
tidak diiringi kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.
"Intensifkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3 M. Yakni
menguras, menutup dan mengubur media atau wadah penampung air yang memungkinkan
nyamuk
DB
berkembang
biak,"
ujarnya.
Dia meminta warga tetap secara teratur menguras bak penampungan air, minimal seminggu
sekali. Fogging adalah upaya pencegahan DB terakhir. Pencegahan yang lebih efektif adalah
melalui PSN. Sementara dari sisi pengobatan, Lilik menekankan kepada warga untuk segera
memeriksakan
diri
ke
dokter
jika
mengalami
sakit
panas.
"Jika ada anggota keluarga yang mengalami panas tiga hari segera bawa ke dokter atau tempat
pelayanan kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit. Supaya penyakitnya bisa segera
ditangani," katanya. ( rs-infoblora | kontributor : Abdul Muiz / C

FF: Ma Esin
Ket foto: Ma Esin setiap harinya pergi ke kebun untuk mengurus tanamannya.

Ma Esin Masih Bugar di Usia 107 Tahun

GARUT, -Semua orang mendambakan pajang umur dibarengi sehat jasmani dan rohani. Seperti
yang dialami Ma Esin. Di usianya 107 tahun, warga Kampung Baru Paros RT 1/1 Desa Sirna
Jaya Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut ini masih mampu berjalan tegak dan lancar.

Penglihatanntanya pun masih awas. Selain itu, giginya masih komplet juga pendengarannya
masih jelas.

Meskipun usianya sudah lanjut, Ma Esin masih bisa beraktivitas. Setiap sorenya pergi ke
masjid ikut pengajian rutin. Bahkan masih bisa bekerja di kebunnya sendiri, peninggalan
suaminya yang terkhir bernama Emod, pensiunan veteran yang sudah lama meninggal.

Ma Esin ditemui di rumahnya Minggu (17/01/2016) mengatakan dengan lantang, untuk


panjang umur tidak ada resep khusus. Ia mengaku hanya minum air putih dingin dan tidak makan
daging. Selain itu juga dibarengi ibadah salat lima waktu jangan ditinggalkan. Hati yang bersih,
tidak ada prasangka buruk sama orang lain, dan dibarengi amal jariah, tuturnya bersemangat.

Waktu dulu, ujar Ma Esin, ia memasak nasi menggunakan alat tradisional hawu yang terbuat
dari tanah liat. Perapiannya memakai kayu bakar. Alat masaknya menggunakan seeng dan
aseupan (kukusan terbuat dari anyaman bambu). Untuk lauk pauknya hanya tempe, tahu dan ikan
asin. Jarang makan daging. Sekarang sudah modern, masak nasi pake listrik, makan selalu pake
daging. Jadi penyakitnya juga sudah pada modern, imbuhnya.

Ma Esin menambahkan, dirinya sudah empat kali kawin. Keempat mantan suami Ema
semuanya perjaka dan usianya di bawah Ema semuanya. Kini mantan suami sudah pada
meninggal, ungkap Ma ESin.

Ma Esin mempunyai anak 12 orang dari suami yang terakhir, Emod. Anak yang masih ada
hanya empat orang. Yang lainnya sudah pada meninggal. Anak sulung kini sudah berusia 75
tahun.
Cucunya ada 17 orang, buyut 30 orang, bao tiga orang dan gudeg gudeg satu orang. Tidak
pernah sakit parah. Kalau pun terserang sakit, hanya menderita sakit ringan seperti sakit perut.
Itu pun sembuh dalam satu hari, ungkap Yuyun Sumiati (54), anaknya Ma Esin. (Kus)

ket poto ; Engkos Hardi, dialtik Bupati Garut menjadi Camat Caringin

Bupati Garut melantik dan mengambil sumpah


eselon III/a dan III/b,

GARUT Medikom- Bertempat di Gedung Pendopo Garut Bupati Garut Rudy Gunawan melantik dan mengambil
sumpah eselon III/a dan III/b, jabatan dua puluh delapan pejabat struktural eselon III dan IV dilingkungan
Pemerintah Kabupaten Garut yang dua puluh empat merupakan eselon III/a dan III/b, empat orang eselon IV/a.
Senin (11/1/16
Promosi dan pergeseran jabatan pun terjadi dengan terbitnya surat keputusan Bupati Garut, Nomor
821.2/Kep.010-BKD/2016 tersebut. Untuk eselon III, dua diantaranya promosi dari sekmat menjadi camat.
Sekmat Kadungora Engkos Hardi promosi menjadi Camat Caringin yang kosong pasca meninggalnya camat
sebelumnya, Asep Sopyan. Dan Sekmat Cilawu Doni Rukmana promosi menjadi Camat Cisewu menggeser Asep
Girijaya yang dipindah tugaskan menjadi Camat Pakenjeng.
Sementara Camat Pakenjeng sebelumnya Ganda Permana bergeser menjadi Camat Banyuresmi menggantikan
Hj Rusmanah yang beralih tugas menjadi Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat
(DPRD) Kabupaten Garut.
Berikut para pejabat yang dilantik Bupati Garut diawal tahun 2016 tersebut; Kepala Bagian Keuangan Setwan,
Tuti Sugiarti beralih menjadi Kepala Bagian Umum Setwan; Deden Surojo, sebelumnya kepala Bagian umum
setwan beralih tugas menjadi Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan; Tedi Kusnadi, sebelumnya
Sekretaris Dinas Perindustrian, perdagangan dan pengelolaan pasar menjadi Sekretaris Dinas koperasi, UMKM
dan BMT yang ditinggalkan Hj Yetty Sutaryati yang dialihtugaskan menjadi Sekretaris Badan Ketahanan Pangan
(BKP). Sektretaris BKP, Otang Sadewa beralih tugas menjadi Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Pengelolaan Pasar.
Kepala Sub Bidang Kompetensi dan Kinerja Badan Kepegawaian dan Diklat, Bangbang Hernowo mendapatkan
promosi menjadi Sekretaris Kecamatan Cibatu menggantikan Asep Purnama Alam yang beralih tugas menjadi
Sekretaris Kecamatan Cilawu yang ditinggalkan Doni Rukmana yang promosi menjadi Camat Cisewu. Kepala
Sub Bagian Tata Praja Sekretariat Daerah, Jeje J. Abidin mendapat promosi menjadi Sekmat Kadungora
menggantikan Engkos Hardi. Posisi yang ditinggalkan Jeje di tempati Mohamad Topan Sandi yang sebelumnya
sebagai Ajudan Bupati.
Masih diseputar promosi, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Samarang, Nanang Rohman menjadi
Sekretaris Kecamatan Peundeuy, yang sebelumnya dijabat Ujang Lesmana yang bergeser menjadi Sekretaris
Kecamatan Cisompet. Abuy Supriatna, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan
Pamulihan menjadi Sekretaris Kecamatan Cikelet; Robiul Awaludin, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan
Karangtengah menjadi Sekretaris Kecamatan Cihurip. Agus Saptono, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan
Satuan Polisi Pamong Praja, menjadi Sekretaris Kecamatan Mekarmukti.
Tedi Ruspendi, Sekretaris Kecamatan Mekarmukti beralih menjadi Sekretaris Kecamatan Sucinaraja; Acu
Rahmat, Sekerataris Kecamatan Sucinaraja menjadi Sekretaris Kecamatan Pangatikan; Abu Yaya, Kasubag
Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipromosikan Bupati menjadi
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembangunan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Asep Edy
Hermansyah, Kepala Seksi Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Perkebunan mendapatkan promosi menjadi Kepala
Bidang Pengendalian Perkebunan Dinas Perkebunan.
Andi Sutardi, sebelumnya sebagai Jabatan Fungsional di Sekretariat Daerah, menjadi Kepala Bidang Bina Usaha
Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan yang sebelumnya dijabat Aep Asmulloh yang dilantik menjadi Kepala
Bidang Pendidikan dan pengembangan Peternakan Dinas peternakan Kerikanan dan kelautan; Andri Irawan,
sebelumnya menempati Jabatan fungsional menjadi Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Hutan Dinas
Kehutanan; Dudung, Kasubag TU UPTD TPH Kecamatan Pakenjeng pada Dinas Tanaman Pangan dan
Holtikultura mendapatkan promosi menjadi Kepala UPTD ditempat yang sama; dan Edy Ruknaedi, Kepala Sub
Bagian Tata Usaha UPTD Santolo pada Dinas kebudayaan dan Pariwisata promosi menjadi Kepala UPTD
ditempat yang sama.
Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergeseran dalam jabatan yang
dilakukannya merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Proses rotasi dan mutasi ini juga terjadi karena

adanya pengisian beberapa kekosongan jabatan. Dan hal ini dilakukan tidak serta merta, sebelumnya telah
dilakukan proses Assesment dan pembahasan yang panjang.
Ditegaskan Bupati, bahwa pelaksanaan Mutasi, rotasi maupun promosi yang dilakukannnya diarahkan dalam
kerangka menguatkan dan meningkatkan akselerasi kinerja birokrasi Pemerintah. Sebagaimana diketahui
kesolidan di semua jenjang struktural sangatlah dibutuhkan dalam menyongsong pelaksanaan APBD tahun 2016
in yang tentunya sebagai tahun kedua implementasi RPJMD tahun 2014-2019.
Saya berharap proses ini mampu mendorong kinerja SKPD yang dianggap masih harus terus ditingkatkan
kinerjanya. Ekspektasi tinggi dan kepercayaan juga saya sampaikan kepada para pejabat struktural yang hari ini
dilantik, mudah-mudahan saudara mampu mengemban amanat ini dengan memberikan pelayanan kepada
masyarakat sebaik mungkin, selamat bekerja, pungkasnya.
Hadir pada kesempatan pelantikan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Sekretaris Daerah H Iman Alirahman,
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut Alit Suherman serta para Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.
(KUS)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Dikdik Hendrajaya,

SELURUH KECAMATAN DI GARUT SEGERA TERPASANG AKSES INTERNET


GRATIS

GARUT Medikom. ,- Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas


Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menargetkan dimasingmasing kecamatan dapat terpasang Akses internet pada setiap
ruang publik, sehingga dengan mudah seluruh masyarakat
Kabupaten Garut dapat mengakses seluruh informasi mengenai
berbagai perembangan yang terjadi baik pembangunan maupun
informasi penting lainnya.
Menurut Dikdik Hendrajaya Kepala Diskominfo Kabupaten Garut,
pihaknya menargetkan satu ruang publik di suatu wilayah
kecamatan dapat segera terpasang akses internet yang dapat
diakses dengan mudah.
Pada tahun 2015, kami sudah memasang 10 akses wifi di sejumlah
ruang publik. Dua akses wifi di antaranya dipasang di wilayah
selatan, yaitu Pameungpeuk dan Cikelet, kata Dikdik,
Jumat
(15/1/2016).
Dikdik menegaskan, beberapa bangunan seperti Pendopo Garut dan
Gedung PKL di wilayah perkotaan juga telah dipasangi akses ini.
Sementara di wilayah utara, dua kecamatan yang telah terpasangi
jaringan wifi adalah Malangbong dan Cibatu.

Semua akses ini bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat.


Namun kecepatan aksesnya masih terbatas karena dalam tahap
percobaan, ujarnya.
Jika di 10 kecamatan tersebut program akses internet berjalan baik,
maka Diskominfo akan menambah akses wifi di tempat lain.
Sejak November kemarin sudah mulai beroperasi. Tinggal pakai
smartphone sudah bisa terhubung ke internet. Tidak usah bayar
juga, ucapnya.
Dikdik berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut
sebaik-baiknya. Dengan pemasangan di ruang publik, masyarakat
umum bisa lebih melek internet.
Apalagi di zaman teknologi seperti sekarang, masyarakat jangan
buta terhadap perkembangan informasi. Tapi gunakan sarana
tersebut secara positif, jangan dipakai yang negatif seperti
membuka situs pornografi atau untuk kepentingan kejahatan,
katanya.
Selain memasangi akses, Diskominfo Garut juga terus memberikan
pemahaman internet kepada masyarakat. Pemahaman internet ini
dilakukan dengan menggunakan Mobile Communication Acces Point
(MCAP).
Diskominfo memiliki satu mobil MCAP yang bisa dibawa ke setiap
kecamatan. Biasanya kami datang ke sekolah-sekolah, jadi para
siswa bisa belajar memakai internet, imbuhnya .(KUS)

Siswa SMK Negeri 5 Garut adakan PKL di kantor Diskominfo


GARUT Medikom- Untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman,
SMK Negeri 5 Garut melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) di kantor Dinas
Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut .
Kegiatan PKL yang

dilaksanakan dari

11 Janurari sampai dengan 11 Maret 2016

mendatang yang berjumlah enam orang , diantaranya Desi Sapfitri, Mutia Mesi Mujiani,
Sely Selvia Damanyanti, Melani Nur Safitri, Didik dik Ali Sodikin, dan Sudirman.
Kepala Dinas Komunilkasi dan Informatika Drs Didik Dik Hendrajaya ,M.Si di dampingi
Kabid Informasi dan Komonikasi publik (IKP) Budi Dermawan, SE. M,Si di temui di
kantornya Jumat (15/1)2016 mengatakan , yang PKL di Dinas Diskominfo Kabupaten
Garut bukan dari SMK saja melainkan dari berbagai universitas , seperti dari STKIP ,
Uniga, Unpad ,IPB dan universitan lainnya.
Siswa selama PKL di sini diberi pelajaran dan pengenalan di bidang IT ,di antaranya
pembuatan Prees Realease pembuatan berita liputan ke lapangan untuk pemberitaan
di website Kabupaten Garut , dan pengenalan mengenai internet sehat .dan aplikasi
internet lainnya .ungkapnya

Desi Safitri mengatakan dalam PKL di kantor Informatika Garut ini merasa sangat
beruntung karena mendapatkan ilmu tambahan di bidang ilmu aplikasi internet , yang
tidak dapatkan di bangku sekolah dan sangat bermanfaat dikemudian hari.
Alhamdulilah kami dan rekan rekan yang lainnya selama PKL di Diskominfo Garut ini
sudah mendapatkan ilmu tentang aplikksi internet dan cara kerja diperkantoran yang
baik dan di siplin ,karena kami dan rekan rekan setiap paginya di ikutsertakan apel pagi
. ungkap Mutia Meri Mujiani (KUS)

Hadir pada kesempatan pelantikan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Sekretaris Daerah H Iman Alirahman,
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut Alit Suherman serta para Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.
(KUS)

Ketua Rw 19 komple kGriya Citra IndahKelurahan Surya Galih Kecamatan


Tarogong Kidul Kabupaten Garut yang terpilih perode 2016 - 2020 yaitu Galih
Mawariz , Wakil Ketua H Dadang , Sekretaria Egi, Bendaraha Erlan S, Ketua Rt
01 Dani Sopian ,Ketua Rt 02 Aziz , dan Ketua Rt 03 Aceng, Bidang Humas Zef
Firdaus, bidang Rohani Aang dan Adi, bidang olah raga Hidayat .

VISI dan MISI RW 19


.g.r.i.y.a. .s.u.r.y.a. .i.n.d.a.h.
1. Membuat lingkungan yang asri sehingga membuat nyaman masyarakat dan
tamu.
2. Membuat tata kelola Administrasi Keuangan & Aset yang TERTIB dan
TRANSPARAN dengan menyampaikan Laporan secara periodik triwulan kepada
seluruh warga dan pihak-pihak yang berkepentingan.
3. Menjalin kerjasama/kemitraan dengan Lembaga/Institusi baik internal maupun
eksternal
4. Pengembangan Tata Kelola System Pembayaran Iuran Warga Berbasis Teknologi
dan Pembuatan Website untuk Pengecekan Secara Real Time bagi Masyarakat
RW 19.
5. Membuat tata kelola Keamanan Lingkungan yang EFEKTIF, serta memberikan
insentif petugas keamanan secara wajar.
6. Membuat tata kelola Sampah & Kebersihan Lingkungan yang BAIK dengan
menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta memberikan insentif
petugas kebersihan secara wajar.

7.

Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti :


- Pendidikan Kerohanian (Majelis-majelis taklim Bapak-bapak, Ibu-ibu, Anakanak, Remaja & Pemuda)
- Kepemudaan, Olahraga dan Sosial kemasyarakatan
serta Program
Kerja yang akan dijalankan merupakan kerja bersama oleh Pengurus RW-19
dalam Struktur Organisasi yang Efektif, Pengurus RT dan Partisipasi aktif
seluruh warga, serta bersinergi menjalin kemitraan dengan Lembaga/Institusi
internal yang ada di lingkungan RW-19 diantaranya Pengurus RT, DKM AlMuhajirin, Serta Pos Yandu dll. dan eksternal yang ada di luar wilayah RW-19.

Atas nama Ketua baru dan atas nama pribadi, saya memohon juga kepada ibu/bapa
juga rekan sekalian untuk bersama-sama menjalankan amanat ini, karena tanpa
dukungan dari semua pihak, tidaklah mugkin saya akan bisa menjalankan amanat ini
dengan benar yang sesuai dengan aturan-aturan yang telah ada .
Sekali lagi. saya sangat mengharapkan sekali dukungan-dukungan dari saudarasaudara sekalian. marilah ita saling koreksi bila diantara kita terjadi kesalh pahaman
atau berbeda pendapat. Karena dengan saling koreksi, InsyAlloh segala sesuatunga
akan bisa kita selesaikan secara demokrasi sesuai dengan landasan hukum yang kita
anut di negara tercinta ini.
Ketua Rw 19 komple kGriya Citra IndahKelurahan Surya Galih Kecamatan
Tarogong Kidul Kabupaten Garut yang terpilih perode 2016 - 2020 yaitu Galih
Mawariz , Wakil Ketua H Dadang , Sekretaria Egi, Bendaraha Erlan S, Ketua Rt
01 Dani Sopian ,Ketua Rt 02 Aziz , dan Ketua Rt 03 Aceng, Bidang Humas Zef
Firdaus, bidang Rohani Aang dan Adi, bidang olah raga Hidayat .

Struktur Organisasi Rukun Warga 19 akan dijalankan dengan berlandaskan


semangat KEBERSAMAAN dan KETERBUKAAN.

Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kendal tidak lama lagi bakal digelar, untuk mengingatkan
kepada masyarakat bagaimana proses pemilihan terutama pemilih pemula warga Perumahan
Patebon Indah Desa Kebonharjo Kecamatan Patebon menggelar pemilihan Ketua RW ala pemilu.
Rubiyanto Ketua KPU pemilihan Ketua RW menjelaskan sebenarnya pelaksanaan pemilihan ini
sudah dua kali digelar dari periode sebelumnya sudah diadakan model pemilhan ketua RW serupa.

"Ini kali kedua kami menggelar pemiliha ketua RW yang kami buat layaknya pemilihan kepala
daerah, hal ini semata saling mengingatkan bagaimana cara pemilihan yang baik dan benar juga ini
mengajarkan kepada para pemilih pemula," ujar Rubiyanto, Minggu (29/03/2015).
Sistemnya hampri sama dengan pilkada ataupun pileg hanya pelaksanaan pencoblosan diserahkan
ke masing-masing ketua RT, mereka mendatangi rumah warga untuk memberikan kertas suara dan
memilih salah satu calon yang dikenal dan dirasa mampu. "Surat suara kami edarkan melalui ketua
RT untuk berkunjung ke rumah warga dan mereka dipersilahkan memilih salah satu calon,"
lanjutnya.
Ada empat calon dari hasil penjaringan, masing-masing RT harus mengirimkan salah satu calon
kepada KPU, dari para bakal calon akhirnya lolos empat calon ketua RT. Empat calon RW yang
terpilih diantaranya Kadimin, Jazuri, Muzamil dan Maftukhan. Dari total 253 pemilih terdapat 11
menyatakan golput. Hasil Penghitungan suara Maftuhan meraih suara terbanyak 123 suara
sementara peringkat kedua Kadimin dengan 56 suara ketiga Jazuri dengan 46suara dan Muzamil
dengan 17 suara. (U

Stuktur Organisasi terlampir

GARUT - Sedikitnya lima pasangan meriahkan bursa Ketua dan Wakil Ketua RW 19 periode 20162020 . Dalam pemilihan secara demkratis ini, terpilih pasangan Drs. Rusmana Anda Suhanda
mengungguli empat pasangan lainnya.
Pasangan Rusmana dan Anda Suhanda memperoleh 97 suara, posisi kedua diraih pasangan W
Pranowo Wawan, mngumpulkan 88 suara, pasangan lainnya yang jumlah suara dibawaj kedua
pasangan tersebut yaitu, pasangan Sofyan Zein Zulkifli, Mupangat Yogi Suganda, danp
pasanan Subagio H Mulyadi.

Masa jabatan sebagai Ketua dan Wakil Ketua RW untuk periode 3 tahun. Melalui mekanisme
pemilihan langsung, warga perumahan Komplek PDK RW 06 Kelurahan Ciparigi memilih Ketua
dan Wakil Ketua RW baru untuk periode 20142017.
Widyo Pranowo Ketua Pemilihan kepada mengatakan, ada yang menarik dalam pelaksanaan
pemilihan RW. Tahapan pemilihan layaknya rangkaian pelaksanaan pemilu Kepala Daerah. Dari
tahapan penjaringan bakal calon oleh masing masing RT, kemudian diambil 2 pemenang
berdasarkan suara terbanyak dan dikompetisikan ke tahapan berikutnya.
Pemungutan suara berlangsung pada tanggal 29 Mei 2014 dan dilaksanakan dari pukul 07.30
sampai dengan pukul 12.00 WIB serta diikuti sebanyak 332 pemilih seperti yang terdaftar di
dalam data pemilu legislatif yang baru saja berlangsung beberapa waktu yang lalu, kata Widyo.
Untuk mengingatkan kembali warga masyarakat tentang Pileg 2014 yang telah lalu maka jenis
maupun bentuk surat suara dibuat mirip dengan surat suara yang dipergunakan dalam Pileg
2014. Para pemilih setelah mencoblos diharuskan mencelupkan ujung jari tangannya ke tinta
sebagai bukti sudah melakukan pencoblosan. Yang membedakan disini hanya isinya berupa
tanda gambar calon ketua yang dicetak full color, imbuh Widyo.
Kami puas acara ini berlangsung lancar dan warga mengikutinya dengan penuh antusias. Warga
datang berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kami selaku panitia
yakin, nanti acara Pemilihan Presiden yang akan berlangsung 9 Juli mendatang tingkat partisipasi
warga akan lebih meningkat, pungkas Widyo.

Sorai-sorai langsung membahana begitu nama Sugito diumumkan sebagai


pemenang Pemilihan Ketua RW 24 Depok'>Griya Lembah Depok.
Ibu-ibu yang memenuhi bangku tunggu yang ditempatkan persis di depan
TPS 84 Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Depok berebut menyalami Sugito.
Ketua RW 24 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depokterpilih itu
hanya tersenyum.
Candaan dari Ibu-ibu semakin seru ketika petugas KPPS TPS 84 menyebut
nama Sugito, yang artinya semakin banyak suara warga memilih dirinya.
"Hidup Pak Gito, kita makan bakso gratis nih," candaan ibu-ibu kompak.

Begitu Ketua KPPS mengumumkan Sugito mendapat 172 suara, suara riuh
rendah dari ibu-ibu mengelu-elukan nama Sugito.
Dua lawannya yakni Saiful Hadi mendapat 130 suara dan Syamsi M Noor
mendapat 100 suara.

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah atas limpahan berkah & rahmat Tuhan Yang Maha Esa, RW
019 Kelurahan Jatisampurna, Bekasi
telah diresmikan oleh Bapak Lurah Jatisampurna, dan telah terpilih secara aklamasi Ketua RW 019
Kelurahan Jatisampurna , Kecamatan Jatisampurna, Bekasi pada tanggal 16 Juni 2013. serta telah
memiliki WEBSITE yang dapat di akses dari seluruh pelosok negeri.
WEBSITE ini di dedikasikan untuk seluruh warga RW 019 Kelurahan Jatisampurna, Bekasi, untuk
memulai suatu usaha dalam rangka mensejahterakan diri & keluarganya serta untuk seluruh warga RW
019. WEBSITE ini juga sebagai sarana untuk menyampaikan informasi, pengumuman serta kritik & saran
demi membangun kearah yang positif bagi kepengurusan RW 019, serta untuk kemajuan warga RW 019
pada umumnya, yang bisa di akses secara ONLINE.
Kepada seluruh warga, Kami atas nama pengurus RW 019 menyampaikan selamat berpartisipasi
demi terciptanya :
" Warga Masyarakat RW 019 yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa"
" Warga Masyarakat RW 019 yang Cinta Keamanan dan Ketertiban"
" Warga Masyarakat RW 019 yang Cinta Kerukunan dan Kekeluargaan"
" Warga Masyarakat RW 019 yang Cinta Kebersihan dan Keindahan"
Semoga WEBSITE ini bermanfaat bagi warga RW 019 khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya.

Dunia entertainment memang sangat menjanjikan, tak ayal banyak orang tergiur
untuk menjajkinya, terutama kaum wanita yang berparas elok. Hal ini rupanya

menggoda Tri Devita Sari kelahiran Kadungora Kab. Garut Jawa barat untuk meraih
peruntungannya di dunia modeling. Berbagai kontes pun sempat diikuti, terbukti
dengan berbagai piala yang menghiasi rumahnya.
Gadis cantik kelahiran 25 oktober 1996 ini, anak ke tiga dari pasangan Danu Sutisna
dan Lilis halimah mulai meniti karir sejak kelas 4 SD sudah menjadi model cilik juga
model catwalk. Namun sempat fakum saat duduk di kelas 2 SMP sampai kelas 1
SMA.
Tria Devita Sari sempat mengenyam pendidik di SD Karangmulya 1 Kec. Kadungora,
lantas masuk ke SMPN 1 Leles dan melanjutkan ke SMAN 11 Garut. Sekarang,
menjadi mahasiswa di fakultas Telkom University Bandung semester 4.
Gadis yang menginjak dewasa ini, pertama menjadi modeling tahun 2007 di
Bandung dan meraih juara harapan 1 Tk. Propinsi. Setelah ikut kontes tersebut,
selalu ikut di berbagai ajang event seperti kontes Batik Garutan di Garut tahun 2009
meraih juara 3. Lantas tahun 2010 dan 2011 mengikuti MD Entertainment, cresida,
damor dan lainnya. Gak focus hanya dunia modeling saja. Kalau ada yang ajak
fhoto pasti akan diterima, akunya.
Penggemar bakso dan fans penyanyi eli golding ini, kepada mata pena
mengisahkan. Waktu pertama kali kontes di Bandung, tidak ada bantuan sedikitpun
dari pemerintah. Dirinya benar-benar harus merogoh kocek sendiri. Meski demikian,
Alhamdulillah masih bias meraih prestasi sebagai juara harapan 1 Tk. Propinsi.
Bahkan pada tahun 2015, TYria sempat dipercaya mewakili Kab. Garut ke tingkat
Jawa Barat sebagai Pemuda Indonesia. Kala itu, dikumpulkan di Jawa Barat untuk
menjadi duta wisata Jawa Barat ke kepulauan Riau. Namun Pemda Garut seolah
acuh tak acuh, padahal ini membawa nama baik Kab. Garut. Memang, kita di di
sponsori oleh Garut, tapi setelah masuk selanjutnya tanggung jawab sendiri, tutur
Tria.
Harapan kedepan, Pemda Garut lebih memperhatikan warganya yang berprestasi,
walau bagaimanapun tetap akan membawa harum Garut, karena banyak eventevent seperti duta pariwita. Tolong itu diperhatikan. Apalagi saya ini sebagai
Paskibraka kabupaten tahun 2012.

egiatan Pasanggiri Pencak Silat se-Kecamatan Jampangtengah diselenggarakan oleh IPSI (ikatan pencak
silat indonesia) Jampangtengah dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus tahun
2010 dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2010 bertempat di lapangan terminal Bojonglopang. Kegiatan ini
mengambil tema Melalui Pasanggiri Pencak Silat se-Kecamatan Jampangtengah Kita Bangun Moral Bangsa
yang Mandiri dan Ksatria.

Kegiatan yang diketuai langsung oleh ketua IPSI jampangtengah ini merupakan langkah nyata pengurus IPSI
Jampangtengah dalam mengimplementasikan program Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi
tentang pencak silat sebagai muatan lokal wajib bagi seluruh satuan pendidikan formal di Kabupaten
Sukabumi,
baik
SD,
SMP,
dan
SMA,
terang
Kusmana.
Paguron-paguron (perguruan silat-red) yang mengikuti pasanggiri adalah : PS. Putra Tajimalela, PS. Lodaya
Sakti, PS. Putra Siliwangi, PS. Putra Sabondoroyot, dan PS. Citra Sakti. Pesilat-pesilat yang tampil pada
pasanggiri terdiri atas : 45 pesilat anak-anak, 23 Pesilat remaja dan 10 pesilat dewasa.

Yang unik pada pasanggiri tahun ini adalah munculnya pesilat bernama Yuni Kharisma yang mengikuti
pasanggiri dalam kategori tunggal anak-anak. Pesilat yang menyita perhatian seluruh penonton ini
merupakan peserta paling muda di antara pesilat-pesilat kategori anak-anak lainnya. Yuni masih berumur 4
tahun berasal daripaguron Lodaya Sakti Desa Sindangresmi di bawah pimpinan Misbah. Berikut
cuplikannya.
Pesilat cilik ini merupakan anak dari Dudih Suhendar (47) yang bekerja sebagai petani di Kp.
Bojongnangka Rt.17/05 Desa Sindangresmi Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Ia
tercatat
sebagai
siswa
di PAUD
BojongnangkaKec.
Jampangtengah.
Kita semua berharap, melalui Yuni, kebudayaan dan tradisi Sunda, khususnya pencak silat, akan lestari dan
terus
berkembang
di
tengah
derasnya
kebudayaan
modern
yang
menerjang
kita.
Selanjutnya mudah-mudahan dari para pembaca ada masukan dan dukungan untuk menjadikan Yuni sebagai
pesilat paling muda yang mengikuti kejuaraan pada musium rekor indonesia (MURI).
Cara mendaftarkannya gimana ya?? Any suggestion?

Share tulisan ini di

Pencak Silat sebagai warisan budaya leluhur yang ada dibelahan mana pun di
seluruh suku di Indonesia merupakan kesenian beladiri yang harus dijaga

kelestariannya serta wajib di wariskan kepada generasi muda agar tidak hilang dan
dilupakan.
Demi lebih mengenalkan seni budaya kesenian pencak silat sunda maka
Padepokan Pencak Silat Rukun Setia Wargi menyelenggarakan Pasanggiri Pencak
Silat antar perguruan SD/MI se-Kota Bandung yang dibuka oleh Wakil Walikota
Bandung Ayi Vivananda ,Minggu (19/05) di GOR Kelurahan Pasirbiru Kecamatan Cibiru
dengan peserta yang terkelompokkan adalah ,Tunggal putra 24 orang, Tunggal putrid
35 orang , Ganda putra 16 orang , Ganda putri 9 orang dan Rampak 13 orang.
Setibanya di lokasi Ayi langsung disambut oleh Camat Cibiru Tatang Muhtar dan
Ketua LPM Kelurahan Pasirbiru Syaepul Mufid, beserta rengrengan Forum Komunikasi
Kelurahan Pasir Biru.
Membuka acara Camat Cibiru menyampaikan rasa apresiasinya pada Wakil
Walikota Bandung dan juga mengatakan bahwa dirinya akan berjuang untuk
mewujudkan Kecamatan Cibiru menjadi kawasan Agrowisata.
"Alhamdulilah kami ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Wakil Walikota
Bapak Ayi Vivananda atas kedatangannya serta kesediannya untuk membuka
dimulainya Pasanggiri Pencak Silat Rukun Setia Wargi tingkat SD/MI se Kota Bandung,
kedepannya harapan kami dengan diadakannya Pasanggiri ini selain untuk lebih
mengenalkan putra-putri kita yang masih di bangku SD/MI juga agar mereka lebih
mencintai budaya asli kita sebagai Orang Sunda, selain itu juga hal ini sebagai
perwujudan partisipasi kami warga Kecamatan Cibiru dalam menggalakkan Cibiru
sebagai kawasan Agrowisata yang salah satunya dengan kebudayaan seni Pencak
silat, paparnya.
Pada waktu yang sama Ketua LPM Kelurahan Pasirbiru Syaepul Mufid juga
menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Pemerintah Kota Bandung akan kesenian
Pencak Silat dan ia pun mengatkan bahwa hal tersebut adalah juga sebagai salah satu
kegiatan masyarakat yang secara swadaya.
Saya sangat bersyukur dengan terselenggaranya kegiatan ini , dan harapannya
Pemerintah Kota Bandung dapat lebih membantu lagi kedepannya dengan
menyediakan bantuan bantuan infrastruktur agar bisa digunakan untuk kegiatan
mingguan pencak silat di kelurahan kami , kami juga menyampaikan juga bahwa hal ini
merupakan juga salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pasirbiru
ini karena di Kelurahan ini banyak sekali terdapat Paguron dan padepokan-padepokan
pencak silat sehingga besar harapan kami untuk mendapat Bantuan dari Pemerintah
Kota Bandung, jelasnya.

Mengawali Sambutannya Ayi mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung


kegiatan Pasanggiri ini karena kegiatan ini sangat membantu menjauhkan generasi
muda dari hal-hal yang negatif.
Dengan diadakannya kegiatan pasanggiri seperti ini supah pasti nantinya putraputri kita selain akan sehat , memiliki kepribadian , dibekali oleh proteksi juga akan lebih
menyayangi budaya aslinya sebagai orang Sunda, selain itu juga yang paling pokok
anak-anak kita akan terhidar dari hal-hal yang kurang produktif apalagi negatif ,
ungkapnya.
Lebih lanjut Ayi juga mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung kegiatan ini
karena juga akan membantu mewujudkan kawasan Bandung Timur sebagai kawasan
cagar budaya terutama daerah Kecamatan Cibiru sebagai daerah terdekat dengan
akses utama.
Dengan dicanangkannya Bandung Timur sebagai kawasan Cagar Budaya oleh
Bapak Walikota dan diresmikannya pusat cagar Budayanya seluas 60 Hektar sudah
pasti warga Bandung Timur harus bisa menggalakkan kegiatan-kegiatan seni seperti ini
karena nantiinya daerah ini akan menjadi kawasan Agrowisata yang cukup besar, selain
itu apabila tidak sekarang kita perkenalkan budaya warisan leluhur kita maka kapan lagi
karena anak kitalah yang nantinya akan mewariskannya lagi kepada cucu-cucu kita,
tutupnya.
(www.bandung.go.id)
SUMBER : DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Bupati Garut Rudy Gunawan melantik dan mengambil sumpah jabatan dua puluh delapan pejabat struktural
eselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Garut di Gedung Pendopo, Senin (11/1/16). Dua puluh
empat diantaranya merupakan eselon III/a dan III/b, sisanya sebanyak empat orang eselon IV/a.
Promosi dan pergeseran jabatan pun terjadi dengan terbitnya surat keputusan Bupati Garut, Nomor
821.2/Kep.010-BKD/2016 tersebut. Untuk eselon III, dua diantaranya promosi dari sekmat menjadi camat.
Sekmat Kadungora Engkos Hardi promosi menjadi Camat Caringin yang kosong pasca meninggalnya camat
sebelumnya, Asep Sopyan. Dan Sekmat Cilawu Doni Rukmana promosi menjadi Camat Cisewu menggeser Asep
Girijaya yang dipindah tugaskan menjadi Camat Pakenjeng.
Sementara Camat Pakenjeng sebelumnya Ganda Permana bergeser menjadi Camat Banyuresmi menggantikan
Hj Rusmanah yang beralih tugas menjadi Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat
(DPRD) Kabupaten Garut.
Berikut para pejabat yang dilantik Bupati Garut diawal tahun 2016 tersebut; Kepala Bagian Keuangan Setwan,
Tuti Sugiarti beralih menjadi Kepala Bagian Umum Setwan; Deden Surojo, sebelumnya kepala Bagian umum
setwan beralih tugas menjadi Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan; Tedi Kusnadi, sebelumnya
Sekretaris Dinas Perindustrian, perdagangan dan pengelolaan pasar menjadi Sekretaris Dinas koperasi, UMKM
dan BMT yang ditinggalkan Hj Yetty Sutaryati yang dialihtugaskan menjadi Sekretaris Badan Ketahanan Pangan

(BKP). Sektretaris BKP, Otang Sadewa beralih tugas menjadi Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Pengelolaan Pasar.
Kepala Sub Bidang Kompetensi dan Kinerja Badan Kepegawaian dan Diklat, Bangbang Hernowo mendapatkan
promosi menjadi Sekretaris Kecamatan Cibatu menggantikan Asep Purnama Alam yang beralih tugas menjadi
Sekretaris Kecamatan Cilawu yang ditinggalkan Doni Rukmana yang promosi menjadi Camat Cisewu. Kepala
Sub Bagian Tata Praja Sekretariat Daerah, Jeje J. Abidin mendapat promosi menjadi Sekmat Kadungora
menggantikan Engkos Hardi. Posisi yang ditinggalkan Jeje di tempati Mohamad Topan Sandi yang sebelumnya
sebagai Ajudan Bupati.
Masih diseputar promosi, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Samarang, Nanang Rohman menjadi
Sekretaris Kecamatan Peundeuy, yang sebelumnya dijabat Ujang Lesmana yang bergeser menjadi Sekretaris
Kecamatan Cisompet. Abuy Supriatna, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan
Pamulihan menjadi Sekretaris Kecamatan Cikelet; Robiul Awaludin, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan
Karangtengah menjadi Sekretaris Kecamatan Cihurip. Agus Saptono, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan
Satuan Polisi Pamong Praja, menjadi Sekretaris Kecamatan Mekarmukti.
Tedi Ruspendi, Sekretaris Kecamatan Mekarmukti beralih menjadi Sekretaris Kecamatan Sucinaraja; Acu
Rahmat, Sekerataris Kecamatan Sucinaraja menjadi Sekretaris Kecamatan Pangatikan; Abu Yaya, Kasubag
Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipromosikan Bupati menjadi
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembangunan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Asep Edy
Hermansyah, Kepala Seksi Pengelolaan Lahan dan Air Dinas Perkebunan mendapatkan promosi menjadi Kepala
Bidang Pengendalian Perkebunan Dinas Perkebunan.
Andi Sutardi, sebelumnya sebagai Jabatan Fungsional di Sekretariat Daerah, menjadi Kepala Bidang Bina Usaha
Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan yang sebelumnya dijabat Aep Asmulloh yang dilantik menjadi Kepala
Bidang Pendidikan dan pengembangan Peternakan Dinas peternakan Kerikanan dan kelautan; Andri Irawan,
sebelumnya menempati Jabatan fungsional menjadi Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Hutan Dinas
Kehutanan; Dudung, Kasubag TU UPTD TPH Kecamatan Pakenjeng pada Dinas Tanaman Pangan dan
Holtikultura mendapatkan promosi menjadi Kepala UPTD ditempat yang sama; dan Edy Ruknaedi, Kepala Sub
Bagian Tata Usaha UPTD Santolo pada Dinas kebudayaan dan Pariwisata promosi menjadi Kepala UPTD
ditempat yang sama.
Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergeseran dalam jabatan yang
dilakukannya merupakan bagian dari penyegaran organisasi. Proses rotasi dan mutasi ini juga terjadi karena
adanya pengisian beberapa kekosongan jabatan. Dan hal ini dilakukan tidak serta merta, sebelumnya telah
dilakukan proses Assesment dan pembahasan yang panjang.
Ditegaskan Bupati, bahwa pelaksanaan Mutasi, rotasi maupun promosi yang dilakukannnya diarahkan dalam
kerangka menguatkan dan meningkatkan akselerasi kinerja birokrasi Pemerintah. Sebagaimana diketahui
kesolidan di semua jenjang struktural sangatlah dibutuhkan dalam menyongsong pelaksanaan APBD tahun 2016
in yang tentunya sebagai tahun kedua implementasi RPJMD tahun 2014-2019.
Saya berharap proses ini mampu mendorong kinerja SKPD yang dianggap masih harus terus ditingkatkan
kinerjanya. Ekspektasi tinggi dan kepercayaan juga saya sampaikan kepada para pejabat struktural yang hari ini
dilantik, mudah-mudahan saudara mampu mengemban amanat ini dengan memberikan pelayanan kepada
masyarakat sebaik mungkin, selamat bekerja, pungkasnya.
Hadir pada kesempatan pelantikan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Sekretaris Daerah H Iman Alirahman,
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut Alit Suherman serta para Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

M
Ket Poto: Ma Ecin setiap harinya pergi ke kebun untuk mengurus
tanamannya
MA ESIN BERUSIA 107 TAHUN MASIH SEGAR BUGAR
GARUT Semua orang mendambakan pajang umur di barengi badan yang sehat jasmani dan ruhani ,salah
satunya Ma Esin berusia 107 tahun yang tinggal di kampung Baru Paros Rt 1/1 Desa Sirna Jaya Kecamatan
Tarogong kaler Kabupaten Garut ,selain berjalan dengan lancar tidak bongkok penglihatanntanya masih awas
,giginya masih kumplit juga pendengarannyapun masih jelas .
Meskipun usia sudah lanjut masih bisa beraktivitas setiap sorenya pergi ke mesjid ikut pengajian rotin ,.
bahkan masih bisa bekerja di kebunnya sendiri peninggalan suaminya yang terkhir bernama Emod
pensiunan peteran yang sudah lama meninggal .
Ma Ecin di temui di rumahnya Minggu (10/1) 2016 mengatakan dengan lantang , panjang umur tidak ada
resep khusus ,hanya minum air putih yang dingin tidak makan daging , selain itu juga dibarengi ibadah sholat
lima waktu jangan tinggalkan , hati yang bersih tidak ada prasangka buruk sama orang lain,dan dibarengi amal
jariah .

Ema dulu memasak nasi menggunakan alat tradisional seperti hawu yang terbuat dari tanah liat pake kayu
bakar ,dimasak di seeng pake aseupan ( kukusan yang terbuat dari anyaman bambu) untuk lauk pauknya
hanya tempe ,tahu dan ikan asin, jarang makan daging .sekarang sudah moderen masak nasi pake listrik
,makan selalu pake daging , jadi penyakitnya juga sudah pada moderen , Ma Ecin menambahkan Ema
sudah empat kali kawin, ke empat mantan suami itu semuanya perjaka dan usianya di bawah Ema
semuanya , kini mantan suami sudah pada meninggal ,ungkap Ma Ecin .
Ma Esin mempunyai anak sebanyak 12 orang dari suami yang terakhir Emod, anak yang masih ada hanya
empat orang yang lainnya sudah pada maeninggal .,M Ecin mempunyai cucu 17 orang ,buyut 30 orang ,bao
tiga orang dan gudeg gudeg satu orang, . tidak pernah sakit parah ,kalau pun terserang sakit hanya
menderita sakit ringan seperti sakit perut itupun sembuh dalam satu hari , ungkap Yuyun Sumiati (54)
anaknya Ma Esin (KUS)

Ket poto: Meskipun Wahyudin katagori dua tidak di angkat menjadi PNS tapi terus bekerja
keras memenuhi kewajibannya. Sebagai tenaga TU di SMA N .2 Garut.
TENAGA HONORER SELAMA 22 TAHUN BELUM JADI PNS
GARUT - Kesejahteraan tenaga honorer di Negeri ini masih jauh dari harapan. membuat
mereka kesulitan untuk bekal hidup .

Pemerintah pun terkesan mengabaikan kepada tenaga honorer Padahal, keberadaan honorer
dedikasinya sangat tinggi menjalankan tugasnya di intansi pemerintah terutama intansi
pendidikan.
Di rasakan oleh ribuan tenaga honorer di kabupaten Garut , diantaranya Wahyudin Ramdani
,S.Pd.I, sudah dua puluh dua tahun menjadi honorer sebagai pegawai Tata Usaha (TU) di SMA
N Leles , yang sekarang menjadi SMA N 2 Garut, beralamat di Jalan Raya Leles Kabupaten
Garut, sampai sekarang belum juga meningkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ,padahal
kami sudah sebelas kali mengikuti testing termasuk testing katagori dua masih tidak keterima
menjadi PNS ,yang anehnya yang baru beberapa tahun jadi honor sudah menjadi PNS .
Kepala TU SMA 2 Garut Nadang, S.Pd.I .di temui di kantornya Sabtu (/9) 2016 mengatakan ,
Wahyudin sebagai tenaga honorer di SMA 2 Garut sejak tahun 1993, sejak diangkatnya sebagai
tenaga honore Wahyudin melaksanakan tugas nya secara nyata dan terus menerus belum
pernah absen ,dia telah menunjukan disiplin serta mempunyai integritas yang tinggi.
Tapi sampai saat ini belum juga di anggat menjadi Pegawai Sipil Negiri (PNS) padahal
wahyudin sudah sebelas kali mengikuti testing ,termasuk testing katagori dua .
Di SMA Negeri 2 Garut yang masuk data Bes katagori dua sepuluh orang di antarnaya Guru
delapan orang dan tenaga TU dua orang termasuk Wahyudin. Yang belum juga diangkat sebagai
PNS.
Untuk itu kepada Pemerintah terkait , terutama ke pada Bupati Garut H Rudi Gunawan dan
wakilnya dr Helmi Budiman, mengharap diperhatikan tenaga honorer terutama yang mengabdi
selama puluhan tahun,untuk segera mengangkatnya menjadi PNS . pungkas Nandang (KUS)

Penyebab Kemacetan di Jalan Raya Leles Salah Satunya Adanya Pabrik Sepatu

GARUT - Selama jalan alternative antara Kadungora - Leles masih sempit seperti sekarang,
ditambah volume kendaraan di jalur tersebut tinggi, maka sampai kapan pun lalu lintas antara
Kadungora - Leles Garut, akan tetap mengalami kemacetan terutama menjelang hari libur.
Titik Kemacetan tersebut diantaranya di depan pasar Leles juga pasar Kadungora tak hanya itu,
pemicu kemacetan yang lebih parah lagi di karenakan adanya Pabrik sepatu Chang Shin Korea
yang letaknya di pinggir jalan Raya Leles pada saat karyawan masuk kerja begitu juga jam
keluar karyawan.
Ya, gimana gak macet, kalau badan jalan sudah habis dimakan kendaraan yang menunggu
penumpang dari karyawan pabrik ini. Kita kadang nunggu sampai setengah jam baru bisa lewat
itu sudah merugikan kami, Kata, Atang sopir bus jurusan Jakarta - Garut.
Akibat seringnya macet di jalur tersebut, salah seorang warga komplek Griya Citra Leles, Muslih
Mustofa, merasa tidak betah lagi tinggal di Leles apalagi kalau mau keluar dari komplek disaat
karyawan Pabrik sepatu Chang Shin Korea keluar kerja, menunggu sampai setengah jam.
Banyak warga komplek Griya Citra Leles mengeluhkan kemacetan yang sering terjadi di depan
Kompleknya karena berhadap-hadapan dengan pabrik sepatu Chang Shin Korea, ungkap
Muslih Mustofa ,M,Si, Selasa (22/12/15).
Solusinya Pelebaran jalan, lanjut Muslih Mustofa, akan berdampak positif terhadap peningkatan
ekonomi masyarakat Garut. Garut sangat kaya dengan potensi alam dan obyek wisata, sehingga
menambah pendapatan daerah kalau jalan yang dilalui wisatawan tidak banyak menimbulkan
kemacetan, pungkas Muslih Mustofa.(KUS)

Caranya adalah sebagai berikut :


A, I, U, E, O = 1
HA, HI, HU, HE, HO = 1
NA, NI, NU, NE, NO = 2
TJA, TJI, TJU, TJE, TJO/ CA, CI, CU, CE, CO = 3
RA, RI, RU, RE, RO = 4
KA, KI, KU, KE, KO = 5
DA, DI, DU, DE, DO = 6
TA, TI, TU, TE, TO = 7
SA, SI, SU, SE, SO/ ZA, ZI, ZU, ZE, ZO = 8
WA, WI, WU, WE, WO = 9
LA, LI, LU, LE, LO = 10

PA, PI, PU, PE, PO/ FA, FI, FU, FE, FO/ VA, VI, VU, VE, VO =
11
DJA, DJI, DJU, DJE, DJO = 13
YA, YI, YU, YE, YO/ NYA, NYI, NYU, NYE, NYO = 14
MA, MI, MU, ME, MO = 16
GA, GI, GU, GE, GO = 17
BA, BI, BU, BE, BO = 18
NGA, NGI, NGU, NGE, NGO = 20
_________________________________________________________
Contoh:
Nani > na + ni = 2 + 2 = 4
Lisa > li + sa = 10 + 8 = 18
Fiona > fi + o + na = 11 + 1 + 2 = 14
Deasy > dea + sy = 6 + 8 = 14
Billy > bi + lly = 18 + 10 = 28
Manda > man + da = 16 + 6 = 22
Triawan > tri + a + wan = 7 + 1 + 9 = 17
Ling-ling > ling + ling = 10 + 10 = 20
Kayla > kay + la = 5 + 10 = 15
Maura > mau + ra = 16 + 4 = 20
Sherrina > she + rri + na = 8 + 4 + 2 = 14
Liany > li + a + ny = 10 + 1 + 2 = 13

William > wi + lliam = 9 + 10 = 19


Bill > bill = 18
Bruce > bruce = 18
Budiman > bu + di + man = 18 + 6 + 16 = 40
Steven > ste + ven = 8 + 11 = 19
Fariz > fa + riz = 11 + 4 = 15
Virra > vi + rra = 11 + 4 = 15
Dina > di + na = 6 + 2 = 8
Diana > di + a + na = 6 + 1 + 2 = 9
Akbar > ak + bar = 1 + 18 = 19
Faizal > fai + zal = 11 + 8 = 19
Hasyim > ha + syim = 1 + 8 = 9
Ricky > ri + cky = 4 + 5 = 9
Narga > nar + ga = 2 + 17 = 19
Djoko > djo + ko = 13 + 5 = 18
Cynthia > cyn + thi + a = 8 + 7 + 1 = 16
Akiong > a + kiong = 1 + 5 = 6
Aliong > a + liong = 1 + 10 = 11
Ationg > a + tiong = 1 + 7 = 8
Daniel > da + niel = 6 + 2 = 8
Irfan > ir + fan = 1 + 11 = 12
Aswan > a + swan = 1 + 8 = 9
Peter > pe + ter = 11 + 7 = 18
Harry > ha + rry = 1 + 4 = 5
Andoko > an + do + ko = 1 + 6 + 5 = 12
Ndang > n + dang = 1 + 6 = 7
Yenny > ye + nny = 14 + 2 = 16
Jeanny > jea + nny = 13 + 2 = 15
Johannes > jo + ha + nnes = 13 + 1 + 2 = 16
Yohannes > yo + ha + nnes = 14 + 1 + 2 = 17
Hendarmin > hen + dar + min = 1 + 6 + 16 = 23
Tommy > to + mmy = 7 + 16 = 23

Tata > ta + ta = 7 + 7 = 14
Bambang > bam + bang = 18 + 18 = 36
Kalau nama china, contohnya:
Lim Sioe Liong, yg dihitung hanya nama panggilannya,
menjadi Sioe + Liong = 8 + 10 = 18
Lim Siau Bok > Siau + Bok = 8 + 18 = 26
Tan Tjeng Bok > Tjeng + Bok = 3 + 18 = 21
Artinya dalam Rejeki/ Peruntungan:
(menilai angka diambil dari angka akhir, misalnya angka
18 > yg dinilai hanya angka 8, angka 17 > yg dinilai
hanya angka 7 saja)
1. Serie (pas-pasan, sedang, atau 75%)
2. Runggu Rejeki (bagus) > Peringkat # 3
3. Dunia (happy, senang, tidak pusing) > Peringkat # 4
4. Rara (miskin, susah, penyakitan)
5. Patih (celaka, nasibnya jelek)
6. Serie (pas-pasan/ biasa2 aja)
7. Runggu Rejeki (rejeki bagus) > Peringkat # 2
8. Dunia Senang (paling bagus, paling hokie, nga bisa
susah) > Peringkat # 1
9. Banyak capek hati (kalo di sifat manusia: banyak
mulut, bawel, iri)
10. Bolong, abis (kalo di sifat manusia: boros, royal ke
uang, royal ke pribadi, sering juga pelit untk pribadi tp
royal untuk tmn2, tangan panjang, sbg suami/ istri tidak

setia)
Setelah mempelajari cara ngitung angka ini, saya baru
tau kenapa Lisa sangat mempercayai hal ini. Kenapa
coba? Karena nilai nama Lisa itu 8 dan berada di
peringkat pertama.
- See more at:
http://www.indospiritual.com/artikel_meramal-namadengan-metode-hanacaraka.html#sthash.5ewDiVkF.dpuf

Jalan Raya Leles Macet Di Saat Kayawan babrik sepatu


Chang Shin Korea Keluar Kerja
GARUT- Kemacetan parah sudah seperti hantu menakutkan bagi pengendara
yang kerap melewati ruas jalan Raya Leles Kabupaten Garut, pantas Jalan
Raya Leles tersebut dijuluki biangnya macet .
Titik Kemacetan tersebut diantaranya di depan pasar Leles tak hanya itu,
pemicu kemacetan yang lebih parah lagi di karenakan adanya
babrik
sepatu Chang Shin Korea yang letaknya di pinggir jalan Raya Leles pada
saat karyawan masuk kerja begitu juga jam keluar karyawan .
.Ya, gimana gak macet, kalau badan jalan sudah habis dimakan kendaraan
yang menunggu penumpang dari karyawan pabrik ini. Kita kadang nunggu
sampai setengah jam baru bisa lewat itu sudah merugikan kami . Kata,
Atang sopir bus jurusan Jakarta - Garut.
Memangnya pendatang saja yang mengeluhkan kemacetan di jalan raya
Leles ini , kami sendiri sebagai warga komplek Griya Citra Leles sangat
menderita dengan kemacetan ini. Kami sudah capek dan sudah bosen
dengan kondisi seperti ini, apalagi kami mau keluar dari komplek disaat
karyawan babrik sepatu Chang Shin Korea keluar kerja, menunggu sampai
setengah jam .
Kemacetan lebih tinggi lagi apabila menjelang akhir pekan atau awal pekan
dari Jumat hingga Minggu banyaknya kendaraan dari Bandung ke arah
Garut berdatangan untuk liburan ke tempat wisata di antaranya ke
Cipanas,Darajat dan wisata lainnya yang ada di Kabupaten Garut .
mestinya, pemerintah kasih solusi mengatasi kemaceten ini. kan sudah
merugikan semuanya. ungkap warga Komplek Griya Citra Leles Muslih
Mustofa ,M,Si Selasa (22/12) 2015 (KUS)

Komlek Perumahan GSI pembayaran Bulanan secara Online


GARUT- kenyamanan lingkungan menjadi idaman setiap warga penghuni
perumahan untuk menunjang hal tersebut setiap warga cluster harus
berperan aktif dalam membayar iuran warga tujuannya untuk menunjang
upah satpam dan petugas kebersihan agar kawasan perumahan tetap aman
dan asri.
Salah satunya komlek Perumahan Griya Surya Indah Kelurahan kecamatan
tarodong kidul kabupaten Garut yang sudah memmasang kecanggihan
teknologi dengan melakukan pembayan iuran bulanan secara online,selain
itu dapat meklakukan transaksi melalui handhone atau rekening bank .
Adi Wahyudi penggagas aplikasi pembayaran iuran online di temui sabtu
(19/12)2015 mengatakan ,aplikasi ini diciptakan untuk transfaransi
keuangan di lingkungan warga komlek perumahan griya surya indah juga
meningkatkan kesadara penghuni perumahan untuk membayar iuran bagi
keperluan bersama.
Iuran wajib yang setiap bulannya harus dibayar warga sebesar Rp.90.000/
tak lagi menggunakan kartu iuran melainkan dengan sistem online yang
terhubung langsung dengan handphone milik semua warga perumahan
berjumlah enam ratus orang .ungkapnya

ketua Rt 06, 07 dan 08 komlek perumahan griya surya indah Dani, Galih
dan Aceng
Musadat menyatakan dengan adanya aplikasi ini kesadaran
warga untuk membayar iuran meningkat dan aplikasi ini nantinya tidak
hanya untuk membayar iuran saja akan tetapi bisa dimanfaatkan untuk
kebutuhan lain sesama warga perumaha.
dan adanya aplikasi ini kesadaran warga untuk membayar iuran meningkat
dan aplikasi ini nantinya tidak hanya untuk membayar iuran saja akan tetapi
bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain sesama warga perumahan .ungkap
ketua rt
salah seorang warga komplek Ery
mengaku merasa terbantu dengan
adanya sistem pengelolaan keuangan secara elektronik yang mana setiap
rumah dipasang barkode yang didalamnya terdapat data warga dan data
pembayaran iuran yang terhubung dengan hanphone
itu sangat
memudahkan sekali
t\Tiap rumah sudah di psang baekode untuk scan data ,dan sudah
mempunyai alamat mebs sendrir , www.griyasuryaindah.com .disitu diseakan
data warga yang yang mana bisa dibutukan oleh intansi terkait untuk
updeting data, seperti data pos yandu yang memuat jumlah ibu hamil, balita
dll ini sebagi bahan untuk peraturan dinas kesehatan
Sejak bulan Juli 2015 ,sistim pembayaran iuran Bulanan GSI telah mengalami perubahan wujud, yang
semula berbentuk kartu menjadi berbentuk digital ( sistim barcode) ,adapun untuk bukti transansi
adalah berupa sms otomatis yang dikirim ke nomor HP warga yang telah terdaftar ,dan untuk history
transaksi dapat di cek dengan cara Klik kata CARI di pojok kanan atas , lalu masukan nomor 3 digit
nomor kavling .

Pengembang Perumahan oma indah


Mengecewakan

GARUT- Penguni perumahan Oma Indah Deden (36) Blok H /3 No 27. Desa Situsari kec
karangpawitan Kabupaten Garut ,merasa kecewa karena sebagai klien sangat di abaikan dan dirugikan
oleh pengembang.
Dari awal membeli rumah di Komplek perumahan Oma Indah pembangunannya dirancang asal asalan
karena sebelum lima tahun rumah sudah ambrol, tegel sudah pada retak , pelapon sudah pada
bolong , kusen pintu sudah pada keropos , diasaat musim hujan air hujan masuk ke dalam rumah.

Rumah yang ditempati pernah akan roboh untung cepat di tahan oleh tihang penyangga,meskipun
rumah tidak layak huni mau tidak mau ditempati

karena tidak punya rumah lagi, kecuali kalau dari

pihak pengembang uang muka dan cicilan di kembalikan lagi akan pindah dari perumahan Oma indah
ini
Kami

mendapatkan rumah ini membayar ke pihak Bank BPN sebesar Rp 9800.000 .dengan rincian

untuk DP 3,500.000.dan sisanya

untuk administarsi yang lainnya, pembayaran perbulannya sebesar

Rp 480.000,Kami bukan tidak taak peraturan membayar ke bank setiap bulannya , dari pada di bayarkan ke pihak
Bank, mendingan di pake beli asbes atau beli bahan lainnya

untuk membentulkan rumah , sewaktu

membangun rumah jatah semen dari pihak Oma seharinya 3 sak ,ternyata yang di pake hanya 2
sak .
Ditanyakan mana satu sak lagi ,pekerja hanya berkata

tidak tau apa apa kita hanya bekerja,

perilaku seperti ini menunjukan bahwa pengembang Oma Indah hanya mementingkan kepentingan
sendiri dan mengabaikan orang lain ,tidak mempedulikan hak-hak para klien nya , ungkap Deden .
Lain halnya dengan Nani (48) yang menempati rumah tive 26 Blok H ,selama satu tahun merasa
kecewa karena baru di tempatkan tiga bulan lantainya sudah amblas ,ditanyakan ke pihak BTN tidak
bertanggung jawab ,setelah itu ditanyakan lagi ke pihak Oma, pihak Oma berkata nanti dibicarakan
ke pihak pemborong karena saling lempar tanggung jawab tepaksa di betulkan sendiri ,
Uang untuk bayar ke BTN terpaksa di pake dulu membetulkan tegel yang amblas , itulah yang jadi
telat pembayara rumah ke BTN seharusnya pihak pengembang harus bertagungg jawab .ungkapnya
(KUS) LEBIH JELAS TANYAKAN LAGI KE DEDEN NO HP .0813 2172 5109
ket : Ketua RT dan pengembang belum di wawancara
.

Sejak bulan Juli 2015 ,sistim pembayaran iuran Bulanan GSI telah mengalami perubahan wujud, yang
semula berbentuk kartu menjadi berbentuk digital ( sistim barcode) ,adapun untuk bukti transansi
adalah berupa sms otomatis yang dikirim ke nomor HP warga yang telah terdaftar ,dan untuk history
transaksi dapat di cek dengan cara Klik kata CARI di pojok kanan atas , lalu masukan nomor 3 digit
nomor kavling .

E-PAYMENT
Sejak Juli 2015, sistem pembayaran Iuran Bulanan GSI telah mengalami perubahan wujud. Yang
semula berbentuk kartu, menjadi berbentuk digital (sistem barcode). Adapun untuk bukti
transaksi adalah berupa sms otomatis yang dikirim ke nomor HP warga yang telah terdaftar. Dan
untuk history transaksi, dapat di cek dengan cara klik kata CARI dipojok kanan atas, lalu
masukkan nomor 3 digit nomor kavling.

Perilaku seperti ini menunjukan bahwa pengembang hanya mementingkan kepentingan sendiri dan
mengabaikan atau tidak mempedulikan hak-hak para klien yang telah menghuni perumahan tersebut.
Dengan adanya kegiatan pengembangan ini tentu mengganggu kenyamanan dan akan mengancam
keamanan para penghuni dengan adanya truk-truk yang mondar mandir keluar masuk kompleks
sehingga mengakibatkan dan akan mengakibatkan jalan masuk area kompleks di pintu gerbang
utama

bahan bangunan yang sudah pada rusak karena

L1l1 Blok H 25 di Jl.KH.Dewantoro, Ciputat sejak 2008, terpaksa menulis keluhan ini yang

Komlek Perumahan GSI pembayaran Bulanan secara Online


GARUT- kenyamanan lingkungan menjadi idaman setiap warga penghuni
perumahan untuk menunjang hal tersebut setiap warga cluster harus
berperan aktif dalam membayar iuran warga tujuannya untuk menunjang
upah satpam dan petugas kebersihan agar kawasan perumahan tetap aman
dan asri.
Salah satunya komlek Perumahan Griya Surya Indah Kelurahan kecamatan
tarodong kidul kabupaten Garut yang sudah memmasang kecanggihan
teknologi dengan melakukan pembayan iuran bulanan secara online,selain
itu dapat meklakukan transaksi melalui handhone atau rekening bank .

Adi Wahyudi penggagas aplikasi pembayaran iuran online di temui sabtu


(19/12)2015 mengatakan ,aplikasi ini diciptakan untuk transfaransi
keuangan di lingkungan warga komlek perumahan griya surya indah juga
meningkatkan kesadara penghuni perumahan untuk membayar iuran bagi
keperluan bersama.
Iuran wajib yang setiap bulannya harus dibayar warga sebesar Rp.90.000/
tak lagi menggunakan kartu iuran melainkan dengan sistem online yang
terhubung langsung dengan handphone milik semua warga perumahan
berjumlah enam ratus orang .ungkapnya
ketua Rt 06, 07 dan 08 komlek perumahan griya surya indah Dani, Galih
dan Aceng
Musadat menyatakan dengan adanya aplikasi ini kesadaran
warga untuk membayar iuran meningkat dan aplikasi ini nantinya tidak
hanya untuk membayar iuran saja akan tetapi bisa dimanfaatkan untuk
kebutuhan lain sesama warga perumaha.
dan adanya aplikasi ini kesadaran warga untuk membayar iuran meningkat
dan aplikasi ini nantinya tidak hanya untuk membayar iuran saja akan tetapi
bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain sesama warga perumahan .ungkap
ketua rt
salah seorang warga komplek Ery
mengaku merasa terbantu dengan
adanya sistem pengelolaan keuangan secara elektronik yang mana setiap
rumah dipasang barkode yang didalamnya terdapat data warga dan data
pembayaran iuran yang terhubung dengan hanphone
itu sangat
memudahkan sekali .( KUS)
Sejak bulan Juli 2015 ,sistim pembayaran iuran Bulanan GSI telah mengalami perubahan wujud, yang
semula berbentuk kartu menjadi berbentuk digital ( sistim barcode) ,adapun untuk bukti transansi
adalah berupa sms otomatis yang dikirim ke nomor HP warga yang telah terdaftar ,dan untuk history
transaksi dapat di cek dengan cara Klik kata CARI di pojok kanan atas , lalu masukan nomor 3 digit
nomor kavling .

SMS CENTER
Guna kelancaran informasi kepada warga, GSI kini telah memiliki SMS center (0813 3333
4703), yakni pusat penyebaran berbagai informasi berbentuk SMS kepada seluruh nomor
Handphone warga GSI. SMS Center ini masih bersifat sewaktu-waktu, artinya belum beroperasi
selama 24 jam penuh. Diharapkan untuk kedepannya segala keluhan, kritik, dan saran dari
seluruh warga dapat dikirim langsung ke pusat informasi, yaitu SMS Center ini.

PESANTREN KILAT
Alhamdulillah, Perum GSI telah secara rutin mengadakan kegiatan Pesantren Kilat setiap
tahunnya. Kegiatan ini diprakarsai oleh Ikatan Remaja Mesjid Al Muhajirin (IRMA), dengan
peserta anak-anak warga GSI sendiri, dan pemateri-pemateri berkualitas dari internal dan
eksternal GSI.

A INDAH (GSI)
Informasi seputar Kegiatan Perum Griya Surya Indah

E-PAYMENT
Sejak Juli 2015, sistem pembayaran Iuran Bulanan GSI telah mengalami perubahan wujud. Yang
semula berbentuk kartu, menjadi berbentuk digital (sistem barcode). Adapun untuk bukti
transaksi adalah berupa sms otomatis yang dikirim ke nomor HP warga yang telah terdaftar. Dan
untuk history transaksi, dapat di cek dengan cara klik kata CARI dipojok kanan atas, lalu
masukkan nomor 3 digit nomor kavling.

SMS CENTER
Guna kelancaran informasi kepada warga, GSI kini telah memiliki SMS center (0813 3333
4703), yakni pusat penyebaran berbagai informasi berbentuk SMS kepada seluruh nomor
Handphone warga GSI. SMS Center ini masih bersifat sewaktu-waktu, artinya belum beroperasi
selama 24 jam penuh. Diharapkan untuk kedepannya segala keluhan, kritik, dan saran dari
seluruh warga dapat dikirim langsung ke pusat informasi, yaitu SMS Center ini.

PESANTREN KILAT
Alhamdulillah, Perum GSI telah secara rutin mengadakan kegiatan Pesantren Kilat setiap
tahunnya. Kegiatan ini diprakarsai oleh Ikatan Remaja Mesjid Al Muhajirin (IRMA), dengan
peserta anak-anak warga GSI sendiri, dan pemateri-pemateri berkualitas dari internal dan
eksternal GSI.

17 AGUSTUSAN
Alhamdulillah pula, warga GSI secara rutin merayakan hari kemerdekaan Indonesia setiap
tanggal 17 agustus, dengan mengadakan berbagai lomba-lomba menarik, yaitu Tarik tambang,
panjat pinang, lomba makan kerupuk, lomba tangkap belut, sepeda hias, dll. Kegiatan ini
diadakan oleh remaja GSI, dengan peserta anak-anak GSI. Dari GSI, oleh GSI, dan untuk GSI.

PENGAJIAN
Setiap minggu malam, DKM Al Muhajirin GSI mengadakan pengajian rutin. Pengajian ini
dimulai setelah ba'da maghrib hingga selesai. Para ustadz yang biasa mengisi pengajian di GSI
adalah Ust Dadang Hermawan, Ust Dede Ishaq Al Munawwar Lc, Ust Solihin, dan Ustad-ustad
berkualitas lainnya. Bukankah hanya dengan ilmu agama lah hidup kita menjadi terarah?

POSYANDU
Perum Griya Surya Indah, Alhamdulillah memiliki Posyandu sendiri. Posyandu tersebut diberi
nama "Posyandu Surya Mandiri". Setiap bulannya diadakan penimbangan balita dan batita warga
GSI, pemberian vitamin dan vaksin, serta penyuluhan dari dinas kesehatan setempat. Kegiatan
ini dikelola oleh Ibu-ibu GSI kader Posyandu, demi kesehatan anak-anak GSI.

PERSENTASE PEMBAYARAN IURAN


Untuk periode bulan Desember, warga yang membayar iuran adalah sebanyak 74,6%; rata-rata
warga yang belum membayar sebanyak 15,8%; dan rata-rata warga non aktif (kosong) sebanyak
9,8%. Keterlambatan pembayaran umumnya dikarenakan saat penagihan, penghuni sedang tidak
berada di tempat. Iuran yang diterima, diutamakan untuk pembayaran Petugas Keamanan dan
petugas kebersihan, sisanya baru dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan GSI.

PROGRAM YANG TELAH DILAKSANAKAN


Alhamdulillah, berkat dukungan dan kerjasama dari semua pihak, banyak Program yang telah
dilaksanakan, seperti: Pengadaaan Stiker GSI, Pembentukan ReMPAh (Remaja Muslim
Pengemban Amanah), Perbaikan Plang GSI, Pembuatan Rambu Jalan, Pengecatan Taman GSI,
Pembuatan Denah GSI, Pembuatan Gerobak Sampah Baru, Perbaikan Posyandu, Pemasangan
Sistem Barcode Iuran GSI, Pemasangan CCTV di wilayah GSI, dan penambahan personil

keamanan baru. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari semua pihak, semoga amal
ibadahnya dibalas berkali lipat oleh Allah SWT, amin.

PENGUMUMAN
1. Menghadapi musim penghujan, warga diharap memastikan saluran pembuangan didepan
rumah masing-masing terbebas dari sumbatan, serta melarang anak-anak membuang sampah
sembarangan di selokan. Karena kebersihan adalah sebagian dari iman, kebersihan bukan hanya
tanggungjawab mang Ara saja, kebersihan merupakan tanggungjawab kita bersama. 2. Meskipun
CCTV sudah terpasang, alangkah lebih baiknya jika kita membiasakan diri mengamankan
barang masing-masing. Sepeda dan helm usahakan dimasukkan kedalam rumah, Kunci motor
jangan dibiarkan tergantung di motor, serta pintu rumah dan pagar pastikan dalam kondisi
terkunci di malam hari. 3. Waspadalah pada warga baru dan orang asing yang tidak dikenal, tegur
bila perlu. Dan laporkan jika keadaan meresahkan. Terima kasih..
Copyrights 2015 All Rights Reserved by Webmaster
sekre-rw@griyasuryai

Wabup Garut: Garut Harus Memiliki Klinik Khusus HIV/AIDS

GARUT Medikom - Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menegaskan Kabupaten


Garut kini harus segera memiliki Klinik Khusus bagi pelayanan penderita HIV/AIDS,
menusul jumlah pendeita penyakit mematikan tersebut terus bertambah.
Menurut Helmi saat ini yang tercatat positif mengidap HIV/AIDS dari laporan
sejumlah lembaga resmi di Garut merilis sekitar 428 lebih penderita dengan
kecenderungan terus mengalami peningkatan cukup mengkhawatirkan.
Para penderita HIV/AIDS ini kan jarang terbuka karena mungkin merasa aib,
sehingga jumlahnya dipastikan jauh lebih banyak lagi dari jumlah yang tercatat
selama ini yaitu 428 orang, Kata Helmi Budiman disela-sela pembukaan peringatan
hari AID sedunia yang berlangsug di arena Care Free Daya Jalan Ahmad Yani,
Minggu (6/12/2015).
Helmi menambahkan peningkatan jumlah penderita HIV AIDS di Garut yang terus
meningkat mengundang ke prihatina semua pihak terutama Pemerintah Kabupaten
Garut karena jika terus dibiarkan berdampak buruk pada kelangsungan kehidupan
masyarakat kedepan.
Kita harus segera membuat Klinik Khusus HIV AIDS untuk memudahkan para
penderita
serta
memudahkan
melakukan
pendataan
serta
upaya
mengantisipasinya, Tuturnya.

Helmi mengajak semua pihak di Kabupaten Garut untuk secara bersama-sama


melakukan berbagai upaya agar mampu memerangi penyebaran penyakit yang
sangat mematikan ini.
Dibutuhkan peran serta semua pihak dalam pencegahan dan penanggulangan HIV
AIDS ini karena jika terus ditelusuri dan semua orang saling mewaspadai jumlah
penderita
ini
akan
semakin
banyak
dan
mudah
untuk
diantsipasi
penyebarannya,Tandasnya.(KUS)

TANAH LONGSOR DI KABUPATEN GARUT

Garut Medikom ,- Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut


menyebutkan sejumlah pencana alam telah terjadi dibeberapa titik wilayah
Kabupaten Garut pada awal musim penghujan ini.
Dalam catatan BPBD Garut dalam dua hari teakhir ini Selas-Rabu (8-9/12/2015)
telah terjadi bencana longsong di Kampung Masigit Rt 04/ Rw 03, Desa Padahurip,
Kecamatan Banjarwangi Garut selatan.
Longsor terjadi pada pukul 15.30 WIB yang menyeret sebuah rumah panggung
milik warga dan mengancam tiga bauh bangunan rumah lainnya, akibat peritiwa ini
kami telah mengungsikan empat Kepala Keluarga untuk menghindari ancaman
longsor susulan, Kata Tb Agus, Kasie Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten
Garut, Kamis (10/12/2015)
Menurut Agus, longsor juga terjadi di Kampung Genteng rt 01/rw 06 serta di
kampung dangdeur Rt 03, Rw 04, Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi,dilokasi
ini dua buah rumah warga terseret dan mengancam delapan bangunan rumah
alinnya serta satu buah bangunan mesjid, Ucapnya.

Sementara itu, lanjut Agus longsor juga terjadi menutupi sejumlah ruas jalan
sehingga mengakibatkan arus lalu lintas warga terhambat. Sepeti longsor tebing
diatas jalan raya Garut Pameungpeuk tepatnya Kampung Neglasari serta satu titik
longsor juga terjadi menutupi ruas jalan raya Cikajang di Kampung Simpang Desa
Cipangramatan Kecamatan Cikajang dimana separuh badan jalan tertutup material
longsoran tanah.
Masih didekat lokasi yang sama longsor juga menimpa dinding rumah warga
atasnama Uci, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kami
telah menurunkan petugas disejumlah lokasi longsor tersebut terkait banyaknya
titik longsor yang terjadi pada awal musim penghujan ini, Agus menghimbau warga
masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana
apapun.ungkapnya
Ditemui terpisah Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kabupaten Garut Yanyan Agus Supianto
mengatakan, bencana di Kabupaten Garut dari bulan Januari sampai dengan bulan Nopember
2015 diantaranya kebakaran rumah lima puluh empat kejadi, kebakaran pasar
1kali
terjadi
,bencana alam satu kali terjadi , kebakaran hutan enam belas kali terjadi ,longsor
tiga puluh dua kali terjadi , tanah retak lima kali terjadi , banjir enam kali terjadi ,angin puting
beliung delapan kali terjadi ,gempa bumi lima kali terjadi , jembatan ambruk empat kali terjadi ,
Gunung guntur normal , Gunung Papandayan waspada . ungkapnya (KUS)

Kepala Disbudpar Garut Bertemu Para Pengelola Hotel


Restoran
Garut Medikom - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Budi
Gangan Gumelar menemui para pengelola Hotel dan restoran di Kabupaten Garut
untuk mendengar dan meminta masukan terkait pembangunan pariwisata yang
diharapkan para pelaku pariwisata tersebut.

Dihadapan para pengelola Hotel dan restoran, Budi Gangan mengatakan dirinya
perlu banyak mendengar terlebih dahulu terkait konsep pembangunan pariwisata
yang akan segera direalisasikan melalui Disbudpar yang kini dipimpinnya.
Saya harus banyak mendengar masukan-masukan dari bapak dan ibu disini
kemudian mencatat dan merealisasikannya sesuai dengan tupoksi dinas
pariwisata, Kata Budi Gangan saat mengawali pembicaraannya, Kamis
(10/12/2015) di Kampung Sampireun Resort & Spa.
Menurutnya, sebagai kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang baru saat ini
sedang melakukan konsolidasi internal dan berusaha menemui berbagai pihak
terkait dalam bidang pariwisata.
Program-pogramnya tinggal meneruskan dan berusaha membuat skala prioritas
agar hasilnya terlihat, karena saat ini suport anggaran kepariwisataan masih sangat
minim sehingga harus fokus dalam mempolanya, Ungkapnya.
Budi berencana akan melakukan pembenahan Destinasi wisata disesuaikan dengan
kondisi yang ada dan berusaha memolesnya agar benar-benar memiliki daya tarik
wisata.
Sementara itu, Mahmud E Ibrahim Owner dan pengelola Kampung Sampireun
Resort & Spa meminta Disbudpar lebih proaktif dalam membantu membenahi
infrastruktur menuju kawasan wsiata serta melakukan pendekatan dan sosialisasi
kepada masyarakat agar lebih mengerti dan sadar wisata.
kami meminta untuk adanya pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur seperti
jalan menuju sejumlah objek wisata serta hal-hal yang terkait dengan masyarakat
sadar wisata yang masih sangat kurang, Tuturnya.
Mahmud menegaskan pihaknya bersama organisasi PHRI siap membantu
mendorong percepatan realisasi program pariwisata yang telah menjadi kebijakan
pemerintah Kabupaten Garut .(KUS)

MENGUCAPKAN HARI IBU ;


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut :

Drs .Dik Dik Hendrajaya, M.Si .