Anda di halaman 1dari 5

TRANSFER PASIEN

No.
Dokumen
No. Revisi
Tanggal

SOP Terbit
Halaman

: 888/SOP/AKR/VIII/2016
:
:

:1/5

UPT PUSKESMAS
PANUNGGANGAN
1. Pengertian

dr. Hj. Harmayani,MPH


NIP. 19770206 2006042019
memindahkan pasien dari Puskesmas Panungganan ke Puskesmas atau Rumah
sakit lain untuk pindah perawatan karena tidak tersedianya fasilitas pelayanan
yang dibutuhkan pasien

2. Tujuan

Agar proses transfer/ pemindahan pasien berlangsung dengan aman dan lancar

3. Kebijakan

serta pelaksanaannya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan


KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN
Nomor :

/SK/AKR/VIII/2016

4. Referensi

Tentang : ..
Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat

5. Prosedur/langka

A. Persiapan :

h-langkah

Resume perawatan pasien


Hasil pemeriksaan penunjang
Formulir transfer/ serah terima
Formulir monitor pasien
Peralatan medis yang digunakan selama transfer sesuai kondisi pasien

B. Pelaksanaan :
1.

Ucapkan salam
Selamat pagi/ siang/ malam, Bapak/ Ibu

2.

Informasikan pada pasien dan keluarga tentang rencana dan


maksud transfer yang akan dilakukan.
Bapak/ Ibu, sehubungan dengan kebutuhan pelayanan Bapak/ Ibu, kami
akan merujuk Bapak/ Ibu ke RS.... (sebutkan nama rumah sakit yang dituju)
yang sesuai dengan kebutuhan Bapak/ Ibu, sebelumnya kami akan siapkan
lebih dulu kebutuhan yang diperlukan untuk pemindahan.

3.

Lakukan koordinasi dengan petugas (dokter) rumah sakit yang


1/5

dituju dan komunikasikan tentang rencana pemindahan pasien yang


meliputi:
-

Identitas pasien (nama, umur, jenis kelamin)


Diagnosa medis dan riwayat penyakit
Keadaan umum pasien
Dokter yang merawat
Alasan pasien dipindahkan

4.

Sarankan pada pasien/ keluarga untuk mendapatkan informasi


lebih lanjut kepada dokter medical informasi klinis (bila perlu)

5.

Pastikan adanya tempat dan pelayanan yang dibutuhkan pasien

6.

Pastikan siapa yang akan menerima saat transfer dilakukan

7.

Periksa kelayakan kondisi pasien untuk ditransfer (oleh DPJP/


Dokter Anesthesi/ Dokter IGD/ Dokter Ruangan)

8.

Tentukan SDM yang akan mendampingi pasien selama transfer


dengan ketentuan sebagai berikut:
- Pasien Level 0: didampingi oleh TPK/ petugas keamanan dan perawat
yang memiliki kompetensi minimal kemampuan BLS
- Pasien Level 1: didampingi oleh TPK/ petugas keamanan dan perawat
yang

memiliki

kompetensi

&

cara

pemberian

oksigen,

sudah

berpengalaman dalam memberikan obat-obatan yang spesifik, dapat


melakukan suction dan perawatan tracheostomi bila memungkinkan
- Pasien Level 2: didampingi oleh TPK/ petugas keamanan yang memiliki
kompetensi BLS dan perawat yang mempunyai kompetensi seperti pada
level 1 ditambah dengan kompetensi: mempunyai pengalaman kerja 2
tahun merawat pasien kritis, dapat memberikan bantuan pernafasan
menggunakan

ambu

bag, dapat menggunakan

defibrilator, dapat

melakukan perawatan CVP


- Pasien Level 3: didampingi oleh petugas yang memiliki kompetensi seperti
pada level 2 ditambah dengan dokter yang memiliki kompetensi ACLS dan
pengetahuan tentang panduan monitor pasien saat transfer.
9.

Siapkan peralatan yang harus disertakan saat transfer pasien,


sesuai dengan kondisi pasien berdasarkan Level yaitu:
- Pasien Level 0: Status rekam medis pasien, hasil pemeriksaan penunjang
(foto rontgen, dll), formulir pemindahan antar ruangan yang sudah diisi
dengan lengkap, kursi roda/ tempat tidur
- Pasien Level 1: Semua peralatan yang disertakan pada level 0 ditambah
dengan tabung oksigen dan canul, standar infus, mesin suction dan pulse
2/5

oximetri bila memungkinkan


- Pasien Level 2: Peralatan yang disertakan pada level 1 ditambah dengan
Monitor EKG dan mesin defibrilator bila memungkinkan
- Pasien Level 3: Peralatan yang disertakan pada level 2 ditambah dengan
alat bantu pernafasan.
10.

Hubungi petugas ambulan dan informasikan tentang rencana


transfer pasien

11.

Isi formulir transfer/ serah terima dengan lengkap

12.

Observasi keadaan umum dan tanda-tanda vital pasien, sebelum


pasien ditransfer oleh perawat pendamping

13.

Informasikan pada pasien dan keluarga saat pasien akan


ditransfer
Bapak/ Ibu, kita pindah ke RS....(sebutkan nama rumah sakit yang dituju)
sekarang

14.

Antar pasien ke rumah sakit yang dituju

15.

Monitor kondisi pasien (keadaan umum, kesadaran, tanda-tanda


vital) selama transfer

16.

Catat hasil monitor kondisi pasien pada format monitor pasien

17.

Lakukan serah terima dengan petugas (dokter/ perawat) rumah


sakit yang dituju. Hal-hal yang diserahterimakan adalah:
- Identitas pasien (nama, umur, jenis kelamin)
- Dokter yang merawat
- Diagnosa medis dan riwayat penyakit
- Keadaan umum, kesadaran dan hasil observasi tanda-tanda vital pasien
- Tindakan yang telah dilakukan
- Terapi yang telah diberikan (cairan infus, obat-obatan)
- Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan serta administrasinya
(Laboratorium, radiologi, dll, serta untuk follow up hasil pemeriksaan
yang belum selesai)
- Alergi obat
- Rencana tindakan, pemeriksaan penunjang, terapi yang akan dilakukan/

dilanjutkan serta administrasinya


- Status Rekam Medis Pasien
- Daftar barang pasien (bila pasien tidak ada keluarga)
- Informasi lain yang dianggap perlu
18.
Tandatangani formulir serah terima
19.
Kembalikan peralatan yang telah selesai dipakai saat transfer ke
tempat semula
C. Hal-hal yang perlu diperhatikan:
3/5

Pastikan level kondisi pasien:


- Level 0: Pasien yang hanya membutuhkan ruang perawatan biasa
- Level 1: Pasien yang berisiko mengalami perburukan kondisi, pasien yang
sebelumnya menjalani perawatan di High Nursing Deppedency Unit (HND)
- Level 2: Pasien yang memerlukan observasi dan intervensi lebih ketat,
termasuk penanganan kegagalan satu sistem organ atau perawatan pascaoperasi.
- Level 3: Pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan lanjut (advanced
respiratory support) atau bantuan pernapasan dasar (basic respiratory
support) dengan dukungan / bantuan pada minimal 2 sistem organ, termasuk
pasien-pasien yang membutuhkan penanganan kegagalan multi-organ.
6. Hal - hal yang
perlu
diperhatikan
7. Unit Terkait

BP Umum, BP Gigi, MTBS, KIA, Poli KB, Poli TB, Poli Gizi

8. Dokumen

Rekam Medis

Terkait
9. Rekaman

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

historis

Tgl.mulai
diberlakukan

perubahan

4/5

5/5