Anda di halaman 1dari 6

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang terdiri dari satu
perlakuan, yaitu pemberian minuman berenergi, dengan dua variabel yang diamati
yaitu tekanan darah dan denyut nadi. Tekanan darah diukur pada menit ke-0
(sebelum pemberian perlakuan), menit ke-10 setelah pemberian perlakuan, menit
ke-20 setelah pemberian perlakuan, dan menit ke-30 setelah perlakuan. Denyut
nadi diukur pada menit ke-0 (sebelum pemberian perlakuan), menit ke-1 setelah
pemberian perlakuan, menit ke-3 setelah pemberian perlakuan, dan menit ke-5
setelah perlakuan.

Dengan subjek penelitian mahasiswa laki-laki Fakultas

Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung Angkatan 2009 yang


memenuhi kriteria inklusi dan terbagi kedalam dua kelompok, kelompok
olahragawan dan nonolahragawan.
B. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai dengan November
2012 bertempat di lingkungan kampus Universitas Malahayati Bandar Lampung.
C. Populasi dan Sampel Penelitian
1. Populasi Penelitian
Populasi adalah seluruh penduduk yang dimaksud untuk diteliti dan
populasi dibatasi sebagai sejumlah penduduk atau individu yang paling
sedikitnya mempunyai satu sifat yang sama.21
19

20
2. Sampel Penelitian
Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang di
teliti dan dianggap mewakili. Dalam mengambil sampel penelitian ini digunakan
cara atau tekni-teknik tertentu, sehingga sampel tersebut sedapat mungkin
mewakili populasinya.21
Agar karakeristik sampel tidak menyimpang dari populasinya, maka
ditentukan kriteria inklusi dan eksklusi.

Kriteria Inklusi
Mahasiswa yang berjenis kelamin laki-laki
Usia 18 tahun
Tidak mengidap hipertensi
Tidak sedang menderita penyakit akut maupun kronis
Tidak sedang mengkonsumsi obat obatan yang merangsang kerja
jantung dan paru
Bersedia menjadi sampel penelitian

Kriteria eksklusi
Mahasiswa yang berjenis kelamin wanita
Usia 17 tahun
hipertensi
mempunyai riwayat penyakit jantung paru, diabetes, hipertensi

21
Tidak bersedia menjadi sampel penelitian
D. Variabel Penelitian
1. Variabel Terikat (Dependent)
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah sistem kardiovaskular yaitu
perubahan tekanan darah dan nadi.
2. Variabel Bebas (Independent)
Adalah yang mempengaruhi variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian
ini adalah pengaruh minuman berenergi (kafein dan taurin) dan olahragawan
dan nonolahragawan..
E. Definisi Operasional
Agar terjadi persamaan persepsi dalam pemahaman penelitian ini. Maka
penulis membuat definisi operasional sebagai berikut.
Tabel 1
Definisi Operasional
Variabel
Minuman
berenergi

Tekanan
darah

Denyut
nadi

Definisi
adalah sejenis
minuman ringan yang
mengandung kafein
dan zat stimulan
lainnya. (Weyllan,
2011)
Tekanan darah adalah
daya yang dihasilkan
oleh darah terhadap
setiap satuan
pembuluh (Guyton &
Hall, 2008)
Denyut nadi adalah
ukuran untuk
menyatakan kecepatan
denyut jantung, yang
dinyatakan dalam

Alat Ukur
Botol /
kemasan

Cara Ukur
Pemberian
1 botol
minuman
berenergi
(150 ml)

Hasil
Numerik
(volume)

Skala
Interval

Sphygmoman
ometer air
raksa
(tensimeter)

Pengukuran
tekanan
darah di
arteri
brachialis

Numerik

Interval

Stopwatch

Pengukuran
denyut
jantung di
arteri
radialis

Numerik

Interval

22
jumlah denyut per
menit (Siswodarto,
2011)

F. Instrumen Penelitian
Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah :
1. Sphygmomanometer air raksa (tensimeter)
2. Stetoskop
3. Kuesioner mengenai data diri subjek penelitian
4. Alat tulis
G. Bahan Penelitian
Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah produk minuman
berenergi yang mengandung taurin (1000 mg), kafein (50 mg), inositol (50 mg),
niasin (20 mg), panotenat (5 mg), vitamin B6 (5 mg) dengan volume 150 ml
H. Prosedur Penelitian
Sebelum melakukan penelitian subjek penelitian diberikan pengarahan
mengenai maksud dan tujuan penelitian. Sebelum diberi minuman berenergi,
dilakukan anamnesa sesuai dengan kuesioner yang telah di siapkan.
I. Pengolahan Data dan Analisa Data
1. Pengolahan data
a. Editing
Bertujuan untuk mengoreksi kelengkapan kuesioner.
b. Coding

23
Pemberian kode pada atribut variable penelitian untuk memudahkan
dalam analisa data.

24
c. Entry
Entry data di lakukan dengan memasukkan angka kodingnya masingmasing.
d. Verifikasi
Melakukan pemeriksaan secara visual terhadap data yang telah
dimasukkan ke komputer
e. Output komputer
Hasil analisa yang telah dilakukan komputer dan kemudian di cetak
2. Analisa Data
Analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA) pada taraf
pengujian 0,05 untuk menjawab hipotesis pertama dan ketiga, yang
dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significant Different), sedangkan hipotesis
kedua dan keempat menggunakan Independent-Samples T-Test pada taraf
pengujian 0,05.