Anda di halaman 1dari 2

HIPOKSIA

Oksigenasi sel yang tidak adekuat (hipoksia) mempengaruhi kemampuan sel untuk mentransformasi
energy. Hipoksia dapat disebabkan oleh :

Penurunan pasokan darah ke salah satu daerah.


Penurunan kapasitas darah untuk mengangkut oksigen (penurunan hemoglobin).
Masalah ventilasi-perfusi atau system pernapasan mengakibatkan penburunan jumlah oksigen yang

tersedia dalam darah.


Masalah dalam system enzim sel, membuat sel tidak mampu menggunakan oksigen yang diberikan.
Penyebab yang tersaring adalah iskemia, atau kekurangan pasokan darah. Iskemia sering terjadi
pada cedera sel miokard di mana aliran darah arterialnya berkurang akibat aterosklerosis yang
menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Iskemia juga terjadi bekuan intravaskuler (trombi,
emboli) yang dapat terbentuk dan mempengaruhi pasokan darah; sering menyebabkan stroke dan
cedera serebroveskuler. Lamanya tiap jaringan untuk dapat bertahan terhadap kekurangan oksigen
berbeda-beda; misalnya, sel otak dapat mati dalam 3 sampai 6 menit (dari sumber yang berbeda). Bila
keadaan yang menyebabkan hipoksia berlangsung secara perlahan, dapat tumbuh sirkulasi kolateral,
sehingga darah dapat dipasok oleh pembuluh darah lain di daerah itu. Tetapi mekanisme ini tidak
selalu mencukupi.

Tipe dan Pengobatan Hipoksia


Hipoksia dapat terjadi baik akibat penyakit pulmonal yang parah (suplai oksigen yang tidak adekuat)
atau akibat penyakit ekstrapulmonal (pengiriman oksigen yang tidak adekuat) yang menganggu
pertukaran gas tingkat selular. Empat tipe umum adalah :

1. Hipoksia hipoksemik
Hipoksia hipoksemik dalah penurunan kadar oksigen dalam darah yang mengakibatkan
penurunan difusi oksigen dalam jaringan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh hipoventilasi, tempat
tinggi, ketidakcocokan ventilasi-perfusi (seperti pada embolisme pulmonal), pirau yang
menyebabkan alveoli kolaps dan tidak dapat memberikan oksigen kedalam darah, (umumnya

disebabkan oleh atelektasis), dan defek difusi pulmonal; kondisi ini diperbaiki dengan
meningkatkan ventilasi alveolar atau dengan memberikan oksigen suplemen.

2. Hipoksia sirkulasi
Hipoksia sirkulasi adalah hipoksiab yang diakibatkan oleh tidak adekuatnya sirkulasi kapiler.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh penurunan sirkulasi kapiler. Kondisi ini dapat disebabkan oleh
penurunan curah jantung, obstruksi vascular setempat, keadaan aliran yang rendah, seperti pada
syok, atau henti jantung. Meski tekanan parsial oksigen jaringan (PO 2) berkurang, oksigen arteri
Pao2 tetap normal. Hipoksia sirkulasi diperbaiki dengan mengidentifikasi dan mengatasi
penyebab yang mendasari.

3. Hipoksia anemik
Hipoksia anemic adalah akibat dari penurunan konsentrasi hemoglobin yang efektif, yang
menyebabkan penurunan dalam kapasitas daerah pembawa oksigen. Kondisi ini jarang disertai
dengan hipoksemia. Keracunan karbon monoksida, karena mengurangi kapasitas hemoglobin
membawa oksigen, menghasilkan efek yang sama tetapi tidak bias disebut hipoksia anemic
karena kadar hemoglobinnya mungkin normal.

4. Hipoksia histotoksik
Hipoksia histotoksik terjadi jika bahan toksik seperti sianida, mengganggu kemampuan jaringan
untuk menggunakan oksigen yang tersedia.