Anda di halaman 1dari 2

KITA UNTUK KEBANGKITAN INDONESIA

Bulan Mei menjadi bulan yang cukup bersejarah bagi Indonesia. Karena
banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan Mei. Salah satunya adalah peringatan
Kebangkitan Nasional pada 20 Mei.
Kebangkitan nasional adalah masa di mana bangkitnya rasa dan semangat
persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan
Indonesia yang sebelumnya tidak pernah muncul selama masa penjajahan. Dalam masa ini
muncul sekelompok masyarakat Indonesia yang menginginkan adanya perubahan karena
penindasan dan penjajahan. Kebangkitan nasional Indonesia ditandai dengan berdirinya
organisasi Budi Utomo. Tanggal 20 Mei 1908 adalah hari lahirnya organisasi sosial pertama
di Indonesia, Budi Utomo. Tanggal kelahiran Budi Utomo dianggap sebagai mulainya
kebangkitan nasional karena menggunakan strategi perjuangan yang baru dan berbeda dengan
perjuangan sebelumnya.
Sudah 107 tahun berdirinya Budi Utomo yang kita tahu dan peringati sebagai
hari Kebangkitan Nasional. Sudah seharusnya kita sebagai agen perubahan dan generasi
penerus untuk berefleksi diri terhadap kondisi negeri saat ini.
Kelahiran Budi Utomo telah menjadi tonggak yang menumbuhkan semangat
perjuangan, sekaligus menjadi inspirasi berdirinya berbagai organisasi di seluruh pelosok
tanah air, baik yang bersifat kedaerahan, politik, keagamaan, serikat pekerja, kewanitaan
maupun kepemudaan. Pada kurun selanjutnya muncul sejumlah organisasi seperti Sarekat
Islam, Indische Partij, dan berbagai organisasi lainnya. Hal ini mewarnai awal kebangkitan
nasional yang mencapai puncaknya pada tahun 1928. Kebangkitan nasional Indonesia
ditandai dengan berdirinya Budi Utomo, sedangkan kebangkitan pemuda Indonesia ditandai
dengan adanya peristiwa Sumpah Pemuda.
Seharusnya kita sebagai generasi yang lebih mapan dari berbagai bidang dan
ilmu pengetahuan mampu untuk mengembalikan kembali semangat tersebut.
Generasi muda harus menjadi pejuang dan petarung yang tangguh bagi
kejayaan bangsa. Karena sesungguhnya kita semua telah mewarisi darah dan jantung para
pejuang yang gagah berani melawan musuh penjajah. Tidak ada bangsa yang akan maju tanpa
perjuangan keras. Tidak ada bangsa yang akan maju tanpa pengorbanan. Dan Tuhan tidak
akan merubah nasib suatu bangsa, kecuali mereka berusaha merubah diri mereka masingmasing.
Hari Kebangkitan Nasional harusnya kita maknai sebagai suatu pendorong dan
pendobrak dalam mengatasi dan melawan keterpurukan problema yang di alami bagsa saat
ini. Kita kembalikan kembali kejayaan Indonesia di masa lampau.
Mari renungkan kembali apa sebenarnya cita-cita yang ingin di capai oleh
bangsa ini. Bukankah semuanya sudah jelas. Semuanya ada di sila yang merupakan dasar
Negara kita. Kita sebagai generasi yang peduli terhadap bangsa ini, tentu akan berjuang untuk
mewujudkan cita-cita tersebut. Karena jika bukan kita, generasi bangsa ini, lalu siapa lagi?
Kita tidak boleh membiarkan bangsa ini untuk tidur terlalu lama dalam berbagai persoalan.
Mari bersama kita bangkit dalam membangun bangsa ini. Kita bangit untuk bangsa ini.
Dalam proses menuju kebangkitan bangsa ini, marilah bersama-sama untuk
tetap pada tujuan utama mengapa bangsa ini didirikan. Tujuan yang seharusnya kita jadikan
suatu pemicu semangat untuk mewujudkannya. Bersama-sama untuk menjadikan Indonesia

menjadi bangsa yang tidak dipandang rendah oleh Negara lain, mari kita kembalikan
kejayaan bangsa ini.