Anda di halaman 1dari 7

ABSTRAKSI

Biomekanika merupakan salah satu dari empat bidang penelitian informasi


hasil ergonomi. Yaitu penelian tentang kekuatan fisik manusia yang mencakup
kekuatan atau daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana
cara kerja serta peralatan harus dirancang agar sesuai dengan kemampuan fisik
manusia ketika melakukan aktifitas kerja tersebut.
Pertama kali yang dilakukan dalam melakukan praktikum ini mengukur
beban kerja, lalu memposisikan operator pada bidang pengangkatan.
Kemudian operator mengangkat beban kerja dari lantai ke kursi start ke meja
tujuan selama 1 menit. Catat hasil H,V dan A pada posisi setelahnya dan
hitung D. Terakhir lengkapi lebar pengamatan kriteria Biomekanika.
Dan memperoleh hasil sebagai berikut Kondisi kerja pada titik awal beban
(original point) memenuhi aspek ergonomis dan bisa dipastikan akan
memberikan kenyamanan saat bekerja, hal tersebut telah dibuktikan dengan
perhitungan LI yang hasilnya < 1, sesuai dengan apa yang sudah dipaparkan
dalam poin sebelumnya yakni pada pembahasan tentang analisis dan
intrepretasi hasil.
Nilai LI pada kondisi destination ialah 1,12 yang mana hal ini lebih dari 1,
dalam aspek kenyamanan hal ini melebihi dari aspek yg ditentukan yakni LI <
1, jadi bisa dianalisis bahwa dari pengukuran LI yang nilainya 1,12 tersebut
dikatakan bahwa kondisi kerja yang dilakukan dapat dikerjakan secara kurang
nyaman dan ergonomis.
Kata Kunci: Biomekanika, Lifting Index, Ergonomi

BAB I
PENDAHULUAN
Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |
Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Latar Belakang
Biomekanika merupakan salah satu dari empat bidang penelitian informasi
hasil ergonomi. Yaitu penelian tentang kekuatan fisik manusia yang mencakup
kekuatan atau daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana
cara kerja serta peralatan harus dirancang agar sesuai dengan kemampuan fisik
manusia ketika melakukan aktifitas kerja tersebut.
Dalam Biomekanik ini banyak disiplin ilmu mendasari dan berkaitan
untuk dapat menopang perkembangan biomekanik. Displin ilmu ini tidak
terlepas daari kompleksnya masalah yang ditangani oleh biomekanik ini.
NIOSH (National Institute of Accopational Safety and Health) melakukan
analisa terhadap kekuatan manusia dalam mengangkat atau memindahkan
beban, dan merekomendasikan batas maximum beban yang masih boleh
diangkat oleh pekerja yaitu Action Limit (AL), dan MPL (Maximum
Permissible Limit) pada tahun 1981. Kemudian Lifting Equation tersebut
direvisi, sehingga dapat mengevaluasidan menyediakan pedoman untuk range
yang lebih luas dari manual lifting. Revisi tersebuut menghasilkan RWL
(1991), yaitu batas beban yang dapat diangkat oleh manusia tanpa
menimbulkan cedera meskipun pekerjaan tersebut dilakukan secara berulangulang dalam durasi kerja tertantu (missal 8 jam sehari) dan dalam jangka

waktu yang cukup lama.


Tujuan Praktikum
a. Tujuan Umum
1. Mampu melakukan pengukuran kerja dan memanfaatkannya dengan
merancang metode kerja didasarkan pada prinsip-prinsip biomekanika.
2. Mengetahui besar beban kerja pada saat melakukan kerja dengan metode
biomekanika.
3. Mampu memahami keterbatasan manusia dari beban kerja yang
dibebankan pada anggota manusia.
b. Tujuan Khusus
1. Mampu mengaplikasikan metode Recommended Weight Limit (RWL)
dalm menghitung beban kerja dan menghitung lifting index.
2. Mampu memberikan rekomendasi beban benda yang seharusnya dapat

diangkat oleh operator.


Obyek Praktikum
a. Berikut adalah data operator:
1. Nama
: M. Romli Tamim
Jenis kelamin
: Laki-laki

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Umur
: 20
b. Peralatan yang digunakan:
- Penggaris dan meteran pengukur
- Timbangan berat badan
- Stopwacth
- Lembar pengamatan
- Tinggi kursi start = 105 cm
- Jarak meja = 300 cm
- Tinggi meja tujuan = 87 cm
- Berat Benda = 5 kg
c. Deskripsi Pekerjaan
Pertama kali yang dilakukan dalam melakukan praktikum ini
adalah menyiapkan perlengkapan praktikum. Kemudian mengukur beban
Mulai

kerja, lalu memposisikan operator pada bidang pengangkatan. Kemudian


operator mengangkat beban kerja
dari lantai
ke kursi start ke meja tujuan
Identifikasi
Pekerjaan
selama 1 menit. Catat hasil H,V dan A pada posisi setelahnya dan hitung
Desain/redesain layout tempat kerja

D. Terakhir lengkapi lebar pengamatan kriteria Biomekanika.


Rumusan Masalah
Pengumpulan
Data
1. Berapakah Lifting Index dari pekerjaan
yang dilakukan?
2. Apakah pekerjaan tersebut layak untuk dilakukan jika dilihat berdasarkan
kriteria Mengukur
biomekanik?
jarak awal H, V, A
Mengukur jarak akhir H, V, A
3. Bagaimana cara mengaplikasikan metode Recommended Weight Limit
(RWL)?
4. Berapa keterbatasan beban kerja yang
dibebankan
pada anggota manusia?
Mengukur
jarak D
Observasi klasifikasi kopling (C)

Flow Chart
Melakukan pengangkatan objek
Menghitung frekuensi (F) & durasi pengukuran
Pengolahan data

Menghitung RWL awal

Menghitung RWL akhir

Menghitung Li awal

Menghitung Li akhir

Kelayakan

Aplikasi & Analisis Data

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Kesimpulan
dan Saran2013)
Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok
5 Angkatan
Selesai

BAB II
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
2.1 Pengumpulan Data
2.1.1 Data Operator
1. Nama
: M. Romli Tamim
Jenis kelamin
: Laki-laki
Umur
: 20
2.1.2 Pengukuran RWL (Akhir) , Berat orang = 55 Kg
Variabel
H (Horizontal)
V (Vertikal)
D (Distance)
A (Angle)
F (Frekuensi)

Original
Destination
76 cm
78 cm
105 cm
87 cm
300 cm
300 cm
o
0
0o
2.2 Pengolahan Data
33/5
33/5
2.2.1 Pengukuran RWL
Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Rumus RWL seperti
pada modul bab Pengukuran Kerja Fisik Manusia dengan Pendekatan
Biomekanika di bawah ini.
RWL=
LC* HM* Sebagai
VM* DM*
AM* FM*
Dengan
Keterangan
Berikut.
CM direkomendasikan
RWL : Batas Beban yang
LC : Konstanta Pembebanan
HM : Faktor Penggali Horizontal
VM : Faktor Pengali Vertikal
DM : Faktor Pengali Perpindahan
AM : Faktor Pengali Asimetrik
FM : Faktor Pengali Frekuensi
CM : Faktor Pengali Kopling
Dari rumus diatas maka, untuk melakukan perhitungan dari data

yang telah dimiliki dan dihimpun sebelumnya berikut adalah penjabaran


dari korelasional antara data yang dihimpun dengan inputan (variable)
dari rumus diatas:

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Untuk variable LC dalam Praktikum ini Kami Menggunakan nilai


LC adalah konstan 23 kg.
Dalam pengolahan

data,

tentang

biomekanika

ini

perlu

diperhatikan perhitungan RWL.


Pengukuran RWL Awal:
Original : V = 47 cm
RWL = LC * HM *VM * DM *AM * FM * CM
= (23kg) * (25/51) * (1 - 0.0145|69-47|) * (0.82 +
4.5/52) * (1 - 0.005 * 0o) * (0,84) * (0.95)
= 5,55 kg
Destination : V = 83 cm
RWL = LC*HM*VM*DM*AM*FM*CM
= (23kg )* (25/65) * (1 - 0.0132|83-69|) * (0.82 +
4.5/89) *(1-0.0032 * 450) * (0,84) * (1)
= 4,46 kg
Dari hasil perhitungan RWL di atas maka nilai LI (Lifting Index). Dapat
ditentukan sebagai berikut:

Load Weight adalah Berat Beban yang di bawa, dalam hal ini Berat Beban
adalah Sebesar 5 Kg
LI Original:

LI

= L / RWLoriginal
= (5 kg) / (5,55 kg)
= 0,90

LI Destination: LI

= L/RWLdestination
= (5 kg) / (4,46 kg)\
= 1,12

2.3 Analis Data


Dalam menganalisi data yang kami gunakan adalah menganalisa
dengan menghitung RWL melalui rumus : RWL = LC* HM*VM *DM *AM
*FM* CM
1.3.1

Kriteria Biomekanik

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Dari

Hasil

perhitungan-perhitungan

diatas,

sampai

pada

ditemukannya nilai LI atau Lifting Index untuk masing masing


kondisi yakni kondisi original dan kondisi ketika distination, akan
membawa beberapa penafsiran yang nantinya akan dijadikan sebagai
dasar untuk perancangan kerja yang ergonomis adapun beberapa
intrepretasi dari hasil-hasil perhitungan diatas ialah sebagai berikut:
1. Nilai LI pada kondisi original atau titik awal ialah sebesar 0,90
nilainya kurang dari 1 maka nilai ini tidak melebihi dari beban
yang direkomendasikan dan dikatakan bahwa kondisi kerja
pada posisi original ini, masih memungkinkan pekerja dapat
bekerja secara nyaman.
2. Nilai LI pada kondisi destination ialah 1,12 yang mana hal ini
lebih dari 1, dalam aspek kenyamanan hal ini melebihi dari
aspek yg ditentukan yakni LI < 1, jadi bisa dianalisis bahwa
dari pengukuran LI yang nilainya 1,12 tersebut dikatakan
bahwa kondisi kerja yang dilakukan dapat dikerjakan secara
kurang nyaman dan ergonomis.

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan
Adapun beberapa hal yang dapat ditarik sebagai kesimpulan dari hasil
praktikum pengukuran fisik manusia dengan pendekatan biomekanika ialah
sebagai berikut:

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

1. Kondisi kerja pada titik awal beban (original point) memenuhi aspek
ergonomis dan bisa dipastikan akan memberikan kenyamanan saat
bekerja, hal tersebut telah dibuktikan dengan perhitungan LI yang
hasilnya < 1, sesuai dengan apa yang sudah dipaparkan dalam poin
sebelumnya yakni pada pembahasan tentang analisis dan intrepretasi
hasil.
2. Nilai LI pada kondisi destination ialah 1,12 yang mana hal ini lebih
dari 1, dalam aspek kenyamanan hal ini melebihi dari aspek yg
ditentukan yakni LI < 1, jadi bisa dianalisis bahwa dari pengukuran LI
yang nilainya 1,12 tersebut dikatakan bahwa kondisi kerja yang
dilakukan dapat dikerjakan secara kurang nyaman dan ergonomis.
3.2 Saran
Adapun saran-saran dari kami yang juga merupakan harapan kami
mengenai pelaksanaan praktikum pada modul ini untuk dimasa yang akan
datang ialah sebagai berikut:
1. Sebaiknya untuk obyek pengamatan atau benda angkat yang
merupakan beban kerja harus digunakan beban yang lebih
merepresentasikan kondisi kerja di perusahaan-perusahaan pada
umumnya seperti di atas.
2. Untuk pengembangan, sebaiknya dilakukan kontroling secara
kontinyu agar keefisiansi yang sudah ada bisa terus terjadi.

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)