Anda di halaman 1dari 6

Very short question

2. Energi gap larangan adalah perbedaan energi antara daerah bawah pada pita konduksi
dengan daerah atas pada pita valensi dimana pada daerah tersebut tidak boleh ada elektron.
4. Pita energy terlarang adalah pita energy diantara pita valensi dan pita konduksi dimana
electron electron tidak diperbolehkan ada pada pita energy ini.
5. Pada pita energi solid, hanya keadaan paling rendah yang ditempati elektron. Setiap pita
ditutupi oleh jangkauan energi tertentu. Interval energi antar pita menentukan besarnya
energi gap, dimana energi terlarang tidak dapat ditempati elektron sehingga tidak bisa diisi
oleh logam.
Short question
1. apa kekurangan dari teori elektron bebas? apa penyebab utama kegagalan?
Jawab:
Teori ini tidak bisa menjelaskan mengapa padatan tertentu memiliki banyak elektron bebas
dan karenanya bertindak sebagai konduktor yang baik sementara dan yang lainnya
memiliki hampir tidak ada elektron, sehingga sebagai isolator. Kegagalan model elektron
bebas adalah karena asumsi yang terlalu menyederhanakan bahwa elektron konduksi
dalam logam pada keadaan konstan atau potensialnya nol karena inti ion dan karenanya
bebas untuk bergerak dalam kristal.
2. Compare the salient features of the band theory vis-a-vis the free electron theory. Discuss
the successes and failures of these theories.
Solutions:
Teori elektron bebas menjelaskan macam-macam elektron dan sifat thermal logam seperti
kalor jenis, paramagnetik dan lain-lain. Namun beberapa sifat yang lain tidak dapat
dijelaskan dengan menggunakan teori ini. Misalnya mengapa benda padat memiliki nomor
elektron bebas yang besar dan manjadi konduktor yang baik. Selain itu juga tidak dapat
menghitung variasi resistivitas dengan temperatur tertentu dan sifat-sifat semikonduktor
suatu material. Kegagalan model elektron bebas ini menyebabkan elektron konduksi
dalam logam bersifat konstan dan potensial inti ion juga konstan. Padahal faktanya,
potensial menyebabkan inti ion tidak konstan dan boleh mengubah posisi elektron dalam
kristal. Teori pita mengasumsikan potensial yang dialami oleh elektron dalam kristal
adalah periodik dengan periode yang sama dengan konstanta kisi.
3. Teorema Bloch (Bloch theorem) merupakan teori yang menjelaskan tentang solusi
persamaan Schrodinger untuk sebuah elektron yang bererak dalam sebuah dimensi yang
potensialnya berubah- ubah secara periodik. Persamaan Schodinger untuk elektron dalam
keadaan tersebut :

Dengan besar potensialnya :

Dimana, Solusi untuk persamaan sscrodinger yang dijelaskan pada teori Bloch tersebut
yaitu:

Dengan

5. Distinguish between a metal, a semiconductor and an insulator on the basis of their energy
band structure.
Jawab :
Untuk memahami perbedaan antara logam, isolator dengan semikonduktor, Kami
menganggap band energi yang penuh dengan elektron sampai nilai tertentu

).

9. Pada suatu kristal berhingga dengan panjang L dapat ditentukan jumlah fungsi gelombang
yang mungkin dengan keadaan nilai k untuk tiap pita. Menggunakan kondisi batas
periodik, diperoleh:

Sejak fungsi gelombang merupakan fungsi Bloch, maka:

Dimana

dan

, sehingga:

Dengan

Dengan demikian, jumlah dari fungsi gelombang yang mungkin di dalam range dk adalah:

Berdasarkan zona Brillouin pertama, nilai maksimum dari k adalah

dimana

adalah

panjang dari sel primitif. Jika N adalah jumlah dari sel primitif di dalam kristal yang
panjangnya L, lalu

. Dengan demikian, nilai maksimum dari k dalam zona

Brillouin pertama adalah

. Selanjutnya pers. (1.2) adalah cut off pada

yang

maknanya bahwa jumlah total dari nilai k dalam zona Brillouin pertama sebanding dengan
N. Disisi lain, jumlah total dari keadaan yang mungkin dalam pita energi sebanding
dengan jumlah dari unit sel primitif N.
11. konduktivitas logam menurun sedangkan semikonduktor meningkat dengan kenaikan
suhu. jelaskan.
Jawab:
konduktivitas semikonduktor meningkat dengan suhu karena peningkatan jumlah ikatan
konduksi elektron. konduktivitas logam, bagaimanapun, menurun dengan peningkatan
suhu. ini adalah karena semakin banyak fonon sangat antusias pada suhu tinggi yang dapat
menyebarkan elektron konduksi dan mengurangi mobilitas mereka. Perubahan suhu suatu
larutan mempengaruhi konduktivitasnya, kenaikan suhu akan meningkatkan pergerakan
ion-ion dalam larutan, sehingga konduktivitas larutan meningkat.
Temperatur berhubungan secara linier dengan
konduktivitas, peningkatan kondukivitas akibat kenaikan temperature dapat dinyatakan
dalam persen per derajat celcius (slope).
11. Pada logam, jika terjadi kenaikan suhu maka tingkat energi menjadi semakin jauh
sehingga elektron sulit untuk berpindah ke tingkat yang lebih tinggi, maka elektron bebas
berkurang yang menyebabkan berkurangnya arus listrik yang ditimbulkan oleh pergerakan
elektron bebas tersebut. Dengan otomatis berkurangnya arus listrik menyebabkan
penurunan konduktivitas logam. Sedangkan pada semikonduktor yang masih membawa
sifat isolator dan konduktor celah energi atau jarak antar pita energi sempit. Maka jika
terjadi kenaikan suhu, sebagian elektron di pita valensi naik ke pita konduksi dan
meinggalkan hole. Dalam hal ini, baik elektron yang telah berada di pita konduksi maupun
hole di pita valensi akan bertindak sebagai pembawa arus listrik untuk terjadinya arus
listrik sehingga dengan otomatis adanya peningkatan suhu akan meningkatkan
konduktivitas semikonduktor.
Long question
2. a. Model Kronig-Penney menjelaskan tentang tingkah laku elektron dalam sebuah energi
potensial yang periodik dengan perioda a + b. Elektron tersebut mempunyai fungsi
gelombang :

Dimana, fungsi gelombang dapat ditentukan dengan Persamaan determinan :

Kronig dan Penney menyederhanakan atau menyelesaikan persamaan determinan diatas


dengan kasus

cenderung menuju tak hingga dan nilai b menuju nol, tetapi hasil kali

tetap terhingga. Dimana hasil kali


penghalang (barrier strength)

(untuk

dan

) disebut kekuatan

. Kemudian didapatkan sebuah persamaan

yang merupakan syarat agar solusi untuk persamaan gelombang itu ada yaitu:

Karena nilai

maka nilai
Nilai- nilai

harus sedemikian rupa agar nila

yang menghasilkan nilai

berada dalam rentang antara -1 dan +1 ditunjukkan dalam gambar dibahawah


ini.

Dari Gambar di atas dapat diketahui bahwa dengan menggunakan model Kronig- Penney
sumbu energi di bagi menjadi daerah-daerah yang diizinkan dan daerah terlarang bagi
elektron.
Daerah yang diizinkan untuk elektron adalah sepanjang garis tebal, sedangkan daerah
terlarang adalah daerah diantara ujung dua garis tebal yang berdekatan.Panjang segmen
garis tebal (yang berarti sebanding dengan rentang energi) itu sebanding dengan nilai
. Artinya, makin besar nilai
b. A. Jika

makin panjang rentang energi yang diizinkan.

pita-pita energi yang diizinkan dipersempit sedemikian rupa sehingga

menjadi berbentuk garis-garis dan membentuk sebuah spektrum garis.


Jadi agar persamaan

memiliki solusi maka

dimana n = bilangan bulat.


Karena itu, dengan menggunakan persamaan- persaman diatas, energi
dapat ditulis sebagai berikut:

Persamaan energi ini menyatakan tingkat energi diskrit dari sebuah partikel dalam
sebuah energi potensialyang tetap.
B. Jika

, persamaan

Memiliki solusi:

Sehingga dengan menggunakan persamaan- persamaan di atas, energi partikel


menjadi:

Persamaan ini menyatakan energi dari elektron bebas dan menunjukkan bahwa tingkat
energi yang kontinu.
c. Lebar suatu pita energi yang diizinkan berbanding terbalik dengan nilai P, yaitu dengan
energi ikat elektron. Makin besar P maka lebar pita energi yang diizinkan semakin kecil,
begitu pula sebaliknya semakin kecil P maka lebar pita energi yang diizinkan semakin
besar.
3. Setiap zat padat mengandung elektron. Hal yang penting untuk daya hantar listrik adalah
respon elektron jika di tempatkan pada medan listrik. Dapat terlihat bahwa elektron pada
kristal menyusun pita energi (gambar 1) yang dipisahkan oleh daerah dalam energi dimana
orbital elektron itu berada yang disebut celah energi atau celah pita, dan hasil interaksi
gelombang elektron konduksi dengan inti ion dari kristal. Struktur pita kristal dapat
dijelaskan dengan pendekatan model elektron bebas, dimana pita elektron diperlakukan
sebagai potensial periodik pada inti ion. Model ini menjelaskan semua pertanyaan
kualitatif tentang perilaku elektron padalogam. Kita ketahui bahwa refleksi Bragg
merupakan karakteristik dari pertambahan gelombang dalam kristal. Refleksi Bragg dari
gelombang elektron pada kristal merupakan penyebab adanya celah energi (pada refleksi

Bragg, solusi persamaan gelombang dari persamaan Schrodinger tidak ada. Celah energi
ini merupakan penentu suatu bahan termasuk isolator atau konduktor.
4. What are Bloch functions? Explain the origin of allowed and forbidden bands for electrons
in solids. What is the number of orbitals in an energy band?
Jawab:
Dipengaruhi oleh fungsi
gelombang tipe

yang memiliki periodisitas sama dengan kisi-kisi. Fungsi


disebut fungsi Bloch.

Pada akar diperbolehkan


dan pada akar batasan

] berhubungan dengan daerah diperbolehkan energi


and

berhubungan dengan daerah energi

terlarang. Ini berarti bahwa spektrum energi dari sebuah elektron bergerak dalam potensi
periodik terdiri dari diperbolehkan dan dilarang daerah energi pada band.

Jumlah orbital dalam pita adalah 2N, dimana N adalah jumlah sel dalam specimen

PROBLEM
2. Diketahui
Ditanya
Jawab

: a = 0,1
: E? (celah energy pertama, model Kronig-Penney )
: