Anda di halaman 1dari 4

SKALA WAKTU GEOLOGI

JAWABAN PERTANYAAN DISKUSI


disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Evolusi yang diampu oleh
Prof. Fransiska Sudargo, M.Pd dan Dra. Ammi Syulasmi

oleh:
Kelas Pendidikan Biologi A
Kelompok 3
Agustina Nur Fauziah

1303761

Eka Kaswati

1303516

Novela Tri Lestari

1300294

Purnamaulida Pratiwi

1200499

R. Dian Nur R.

1300556

Rizky Ayu Kania

1301315

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


DEPARTEMEN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2016

Jawaban Pertanyaan Hasil Diskusi Kelompok 3 tentang Skala Waktu Geologi


1. Mengapa jarang sekali ditemukan fosil yang utuh yang memberikan gambaran
akurat tentang kehidupan di masa lalu?
Jawab: Sulitnya menemukan fosil dalam bentuk yang utuh dapat disebabkan oleh
beberapa faktor, misalnya karena adanya kemungkinan transportasi oleh aliran sungai
yang dapat menyebabkan fosil terbawa dari hulu ke hilir atau dari lapisan atas ke lapisan
yang lebih tua, terjadinya pengikisan batuan juga dapat memindahkan fosil ke lapisan
yang lebih dalam. Faktor lainnya yaitu pelapukan dan pergeseran tanah yang
menyebabkan fosil terdedah ke lapisan yang lebih tua karena batuan di atasnya
tersingkap oleh kekuatan alam sehingga fosil berpindah tempat. Keadaan fosil yang tidak
utuh ini menyulitkan para ahli dalam menginterpretasikan gambaran tentang kehidupan
di masa lalu.
2. Mengapa metode jam radioaktif dianggap sebagai penentuan waktu yang paling
akurat dalam menentukan usia bumi?
Jawab: Metode jam radioaktif lebih akurat dalam menentukan umur bumi karena:
a. Penentuan umur bumi berdasarkan pada masuk keluarnya zat radio aktif dari
dalam tubuh fosil atau batuan.
b. Peluruhan zat radioaktif berbeda-beda tergantung zat radioaktif yang digunakan
3. Perhatikan tabel 2.3. Kapankah terjadi glasiasi dalam evolusi kehidupan di bumi?
Berikan penjelasan mengapa dapat terjadi perubahan iklim dimasa itu?
Jawab: Dalam sejarah evolusi bumi, menurut tabel 2.3 glasiasi terjadi pada eon
Phanerozoik, Era Cenozoic, Periode 0,5-3 juta tahun dan pada kurun Pleistocen 3.
Glasiasi dapat terjadi karena sebagai dari akibat perubahan iklim di bumi dan kondisi
iklim yang masih stabil. Siklus glasialisasi, yaitu mendinginnya iklim bumi dan
meluasnya lapisan es tebal di kedua kutub. Pada setiap zaman es, terjadi siklus yaitu air
lautan mendingin lalu penguapan air menjadi berkurang. Hal itu lalu mengakibatkan
jumlah awan berkurang dan curah hujan menurun sehingga tumbuhan berkurang dan
gurun bertambeah luas. Lapisan es di kutub bertambah tebal dan meluas ke daerah iklim
sedang, sampai sepertiga permukaan bumi tertutup es. Karena banyak air berubah
menjadi es, maka permakaan air laut surut, di beberapa tempat sampai lebih 100 meter.
4. Kapankah Kemunculan ikan Placoderm dan berikan penjelasan mengapa ikan
tersebut punah pada periode Permian?!
Jawab: Placoderm muncul pada eon Phanerozoik dan periode Permian. Karena
terjadinya glasiasi dan kekeringan sehingga kehidupan air mengalami gangguan dan
sebagian besar yang dapat bertahan hanya makhluk hidup di darat.

5. Berdasarkan skala waktu geologi, kapankah mulai ada kehidupan darat? Beri
penjelasan!
Jawab: Mulai ada kehidupan darat yakni pada zaman Silur (440 410 juta tahun lalu).
Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat. Tumbuhan darat
mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan
Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai
muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia,
Skotlandia dan Pantai Amerika Utara.
6. Pada periode karbonifera, mulai muncul Reptilia pertama. Kapankah populasi
Reptilia raksasa menguasai daratan dan mengapa akhirnya punah pada periode
Kretasea?
Jawab: Reptilia raksasa mulai menguasai daratan pada periode karbonifera dan
menguasai daratan pada periode jura. Setelah itu kelompok ini mengalami kepunahan.
Tak ada seorang pun yang tahu mengapa kelompok ini mengalami kepunahan.
Kepunahan dinosaurus merupakan salah satu misteri ilmiah terbesar yang pernah ada.
Akan tetapi, banyak teori dan hipotesis bermunculan yang mencoba menjelaskan tentang
kepunahan dinosaurus. Teori yang paling terkenal dan paling banyak dianut sekarang
adalah "Teori Tabrakan Meteor". Teori ini mengatakan bahwa pada 65 juta tahun yang
lalu sebuah meteor raksasa bertabrakan dengan permukaan bumi. Karena besarnya
ukuran meteor ini, gesekan dengan atmosfer bumi tidak membuat meteor ini hancur.
Kemudian, meteor ini menghantam permukaan bumi dan menerbangkan berbagai
material ke angkasa sehingga membentuk awan debu yang sangat tebal yang menutupi
atmosfer bumi dalam kurun waktu yang sangat lama dan mengakibatkan gelapnya bumi
karena tidak tertembusnya awan debu ini oleh sinar matahari. Hal ini tentu saja
mengakibatkan berhentinya proses fotosintesis pada tanaman pada zaman tersebut
sehingga banyak tanaman mati dan mengakibatkan kematian akibat kelaparan pada
dinosaurus herbivora. Kematian dinosaurus herbivora ini mengakibatkan juga kematian
pada

dinosaurus

karnivora

akibat

kekurangan

makanan.

Kemudian

hal

ini

mengakibatkan kepunahan dinosaurus dan hanya beberapa mamalia kecil yang dimasa
yang akan datang yang akan menguasai bumi ini. Akan tetapi, kepunahan dinosaurus
masih merupakan misteri.
7. Mengapa kemunculan mamalia tidak bersamaan dengan Reptilia raksasa?
Jawab: Karena mamalia berevolusi dari sejenis reptil, sejalan dengan evolusi dinosaurus
yang juga berasal dari jenis reptil purba. Transisi dari reptil menjadi mamalia berada

dalam deretan yang halus, diperkuat oleh bukti fosil dengan sejumlah bentuk perantara,
begitu mirip secara anatomi sehingga sulit memilih salah satunya dan mengatakan
inilah mamalia pertama. Salah satu perbedaan kerangka penting antara reptil dan
mamalia terletak pada telinga dalam, dimana reptil hanya memiliki satu tulang sementara
mamalia memiliki tiga tulang sehingga memperkuat jangkauan frekuensi dan sensitivitas
telinga mereka.
8. Jelaskan efek glasiasi dan deglasiasi terhadap kehidupan dan perubahan muka
bumi!
Jawab: Dalam sejarah evolusi bumi, glasiasi terjadi berkali-kali sebagai akibat
perubahan iklim di bumi dan kondisi bumi yang masih labil. Dalam kurun waktu
tertentu, kehidupan di bumi mengalami perkembangan baik secara geologi maupun
biologi, yang ditandai dengan kemunculan dan kepunahan spesies, perubahan muka
bumi, pemisahan benua, dan pergeseran daratan. Efek langsung dari glasiasi, yaitu
kematian massal akibat dari perubahan habitat, perubahan makanan, berkurangnya
sumber air. Sedangkan efek tak langsung dari glasiasi, yaitu: pembentukan lembah,
sungai dan air terjun.
9. Saat ini terjadi pergeseran musim yang juga dialami di Indonesia. Samakah
penyebabnya

dengan

perubahan

iklim

berdasarkan

tabel

2.3?

Berikan

penjelasannya!
Jawab: Tidak sama. Pergeseran musim yang terjadi saat ini diakibatkan oleh berbagai
aktivitas manusia yang lebih condong berdampak negatif terhadap lingkungan dan
kesetimbangannya yang kini menyebabkan terjadinya pemanasan global yang semakin
memburuk tiap tahunnya. Pemanasan global ini sangat berpengaruh besar terhadap pola
pergantian/pergeseran musim, hingga pergeseran musim lebih sulit bahkan tidak bisa
diprediksi. Bedanya dengan perubahan iklim yang terjadi pada masa glasiasi dan
deglasiasi yakni perubahannya disebabkan hanya karena perubahan berupa terus
menurunnya suhu dalam jangka waktu yang lama di bumi.