Anda di halaman 1dari 5

PROGRAM KONTROL MUTU

A. PENDAHULUAN
Jaminan mutu (Quality Assurance) dan Kontrol mutu (Quality Control) pelayanan
di bidang jasa kesehatan merupakan salah satu point yang terus diperbaharui
oleh RSUD Tarakan Kalimantan Utara. Kegiatan jaminan dan kontrol mutu ini
dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah kunjungan pasien yang mengakibatkan
bertambahnya cakupan pelayanan yang harus dilakukan dan menuntut
kecepatan pelayanan tanpa mengabaikan mutu dan keamanan dari tindakan
yang dilakukan, sehingga diperlukan sebuah usaha untuk dapat memberikan
pelayanan prima kepada pelanggan dalam hal ini pasien. Untuk mencapai hal
tersebut maka RSUD Tarakan Kalimantan Utara menjalankan beberapa program
standarisasi melalui ISO 9001 : 2008, standarisasi di bidang infeksi nosokomial
yaitu Hospital Infection Care Management Recommended (HICMR), standarisasi
Join Commission International (JCI) dan Akreditasi Nasional sesuai regulasi
pemerintah.
Unit Radiologi sebagai bagian dari pelayanan RS adalah salah satu unit yang
diharapkan dapat menerapkan program standarisasi yang dijalankan. Sebagai
salah satu bagian dari pelayanan RS yang diharapkan dapat menerapkan quality
objective ISO 9001 : 2008 dan JCI Accreditation Standards.
Unit radiologi adalah unit pelayanan yang menyediakan pelayanan pemeriksaan
radiologi yang terdiri dari berbagai jenis pemeriksaan dimana semua
pemeriksaan memiliki prosedur yang kompleks. Hasil pemeriksaan Radiologi
dipengaruhi oleh beberapa tahap pemeriksaan yaitu tahapan pre analitik, analitik
dan post analitik. Untuk menghasilkan hasil pemeriksaan yang valid baik secara
imaging ataupun analisa hasil gambaran (expertise) yang valid dan sesuai
dengan standar maka unit radiologi harus memiliki sumber daya manusia (SDM),
sarana dan prasarana, monitoring mutu dan hal lain yang mendukung output
yang baik dari hasil pemeriksaan tersebut.
B. LATAR BELAKANG
Dalam rangka Jaminan dan Kontrol Mutu (QA/QC) pelayanan unit radiologi maka
diperlukan beberapa kegiatan yang dapat mendukung proses pelayanan
radiologi yang ditujukan untuk menjamin ketelitian dan ketepatan hasil
pemeriksaan radiologi, kedepannya dapat dijadikan acuan untuk proses evaluasi
perbaikan mutu pelayanan di radiologi. Untuk mencapai tujuan tersebut
diperlukan program jaminan dan peningkatan mutu secara berkesinambungan
sehingga dapat dilakukan evaluasi yang berkesinambungan pula (continuous
improvement), guna kepentingan pelayanan ke customer.

Program yang dilakukan untuk jaminan dan peningkatan mutu unit radiologi
adalah:
I. Jaminan Mutu
1. Jaminan Mutu Internal adalah kegiatan pencegahan dan
pengawasan yang dilaksanakan oleh setiap staf radiologi secara
terus menerus agar tidak terjadi atau mengurangi kejadian eror
atau penyimpangan sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang
tepat. Cakupan objek jaminan mutu internal meliputi aktivitas:
a. Tahap pra analitik
b. Tahap analitik
c. Tahap pasca analitik
2. Jaminan Mutu Eksternal adalah kegiatan pengawasan yang
diselenggarakan secara periodic untuk memonitor kualitas
pelayanan yang diberikan dari berbagai aspek. Jaminan mutu
eksternal dilaksanakan oleh badan pemerintah, badan swasta atau
badan internasional.
II.

Peningkatan Mutu
Kegiatan peningkatan mutu yang dilakukan untuk memonitoring mutu
kualitas layanan unit radiologi guna memenuhi harapan pelanggan
internal maupun eksternal, seperti:
1. Peningkatan mutu dari aspek SDM
2. Peningkatan mutu dari aspek teknologi peralatan radiologi
3. Peningkatan mutu dari aspek-aspek pelayanan, antara lain:
a. Waktu tunggu expertise pemeriksaan radiologi CITO selesai
dalam waktu 30 menit pada saat jam praktik dokter
b. Waktu proses pemeriksaan thorax foto rujukan poliklinik (out
patient) 60 menit pada saat jam praktik dokter
c. Reject Film Analysis < 1%

C. TUJUAN
a. Tujuan umum
Memastikan bahwa semua proses kegiatan jaminan dan peningkatan
mutu pelayanan diunit radiologi, baik dari aspek SDM, teknologi peralatan
dan aspek pelayanan dilakukan sesuai jadwal, efektif, efisien dan
berkesinambungan sehingga pelayanan yang diterima oleh pelanggan
(costumer) tepat dan akurat.
b. Tujuan khusus
1. Jaminan Mutu Internal
Memastikan bahwa semua tahapan ada proses pemeriksaan
berhasil baik, yaitu:
a. Tahap pre analitik

Memastikan persiapan pasien, persiapan prosedur dan proses


administrasi sudah benar.
b. Tahap analitik
Memastikan proses pemeriksaan sesuai prosedur dan benar
tindakan yang dilakukan baik ketepatan faktor exposi, maupun
proteksi radiasi yang dilakukan.
c. Tahap post analitik
Memastikan kualitas hasil gambaran yang sudah sesuai
dengan kriteria gambaran dan memastikan hasil yang
dikeluarkan dan pemberian hasil kepada pasien sudah tepat.
2. Jaminan Mutu Eksternal
Memantau dan menilai pengambilan unit radiologi dalam bidang
sarana dan prasarana serta memantau pelayanan yang sudah
diberikan.
3. Peningkatan Mutu
a. Mempertinggi kesiagaan staf dalam memberikan pelayanan
sehingga hasil pemeriksaan yang salah terdeteksi sejak dini
dan perbaikan penyimpangan dapat dilakukan segera
sebelum hasil pemeriksaan diserahkan kepada pasien atau
klinisi yang mengirim
b. Memastikan bahwa semua proses mulai dari persiapan
pasien, pengambilan, pengiriman, penyimpanan dan
pengolahan data sampai dengan pencatatan dan pelaporan
telah dilakukan dengan benar
c. Membantu perbaikan kualitas pelayanan kepada pelanggan
D. SASARAN
Sarana dan prasarana yang ada diunit radiologi terpelihara dengan baik dan
semua kegiatan jaminan dan peningkatan mutu telah diketahui, pahami dan
dijalankan oleh seluruh staf radiologi serta dapat melakukan evaluasi dan tindak
lanjut guna perbaikan kualitas pelayanan di radiologi.
Ruang lingkup sasaran:
1. SDM
2. Alat diagnostik dan alat pendukung lainnya
3. Bakuan mutu (kebijakan, SPO, petunjuk teknis, formulir,
pedoman/guideline)
4. Film, kontras, alkes dan pendukung lainnya.
E. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
1. Kegiatan Pokok:
a. Memastikan ketersediaan SDM berdasarkan pola ketenagaan unit
radiologi disetiap shift sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan,

mengacu pada pedoman Sumber Daya Manusia dan pola


ketenagaan.
b. Memastikan kegiatan pencegahan dan pengawasan yang
dilaksanakan oleh internal radiologi mencakup QA/QC harian,
mingguan, bulanan atau tahunan, dilakukan secara terus menerus
untuk mendeteksi secara dini kesalahan (error) yang mungkin
terjadi pada tiap tahap pemeriksaan sehingga diperoleh hasil
pemeriksaan yang tepat dan akurat.
c. Memastikan unit radiologi mengikuti kegiatan jaminan mutu
eksternal (QA/QC) yang diselenggarakan secara periodik
2. Rincian Kegiatan
Jaminan Mutu Internal:
a. Memastikan semua staf mendapatkan pendidikan dan pelatihan
untuk meningkatkan kemampuan kinerjanya dan sudah sesuai
kualifikasi dan kompetensinya dan dilakukan evaluasi secara
berkala.
b. Memastikan identifikasi terhadap semua peralatan baik medis
ataupun non medis setiap tahunnya dan mengajukan anggaran
pengadaan alat sebagai langkah improvement terhadap teknologi
jika dibutuhkan pada pengajuan budget anggaran setiap tahunnya.
c. Memastikan preventive maintenance, kalibrasi alat dan fasilitas
penunjang dilakukan sesuai program:
1) Non medis mengacu pada Program Sistem Utilitas.
2) Medis mengacu pada Program Peralatan Medis.
3) Preventive Maintenance setiap alat sesuai standar masingmasing alat.
d. Memastikan ketersediaan kontras dan consumables lainnya yang
dibutuhkan untuk pemeriksaan tersedia dan stock terpantau secara
continue.

Jaminan Mutu Eksternal:


a. Memastikan kegiatan jaminan mutu eksternal (QA/QC) yang
diselenggarakan secara periodic oleh pihak lain sesuai jadwal yang
telah ditentukan dengan badan penyelenggara yang ditunjuk.
b. Memastikan feedback hasil jaminan mutu dari pihak penyelenggara
dan melakukan evaluasi terhadap hasil yang belum sesuai.
Peningkatan Mutu:

a. Memastikan Key Performance Indicator (KPI) berjalan dengan baik


dan dilakukan analisa serta dilakukan review KPI tersebut jika
diperlukan.
b. Mendukung kegiatan audit internal dan eksternal sebagai salah
satu improvement pelayanan di unit radiologi.