Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS LHP AUDIT KINERJA

1. STANDAR PELAPORAN LHP AUDIT KINERJA:


Bentuk laporan audit :
Laporan audit nya berbentuk baku dimana salah satu unsur lapran audit
bebentuk baku adalah audit silaksanankan berdasarkan standar. Didalam laporan
tersbut menyebutkan bahwa audit dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan Badan

Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Nomor 1 Tahun 2007 tentang Standar
Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN). Standar tersebut mengharuskan untuk
merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan agar diperoleh keyakinan yang memadai
bahwa simpulan telah didukung bukti yang relevan.
Didalam laporann tersebut menyajikan opini, ada kelemahan pengendalian intern dan ada
juga temuan yang harus diperhatikan oleh auditee.
Opini yang terdapat dalam LHP :

BPK-RI berpendapat bahwa RSUD Palembang BARI telah berupaya memberikan pelayanan
kesehatan, namun masih memerlukan beberapa perbaikan/peningkatan. Sehubungan dengan
itu, BPK-RI menyarankan kepada Direksi RSUD Palembang BARI agar melakukan langkahlangkah perbaikan antara lain membuat prosedur tetap yang rinci, dalam merencanakan dan
merealisasikan kebutuhan tenaga, sarana dan prasarana mempedomani ketentuan yang
berlaku, serta meningkatkan fungsi pengawasan.
2. TEMUAN :

a. Beberapa Indikator Mutu dan Efisiensi Pelayanan Kesehatan Belum Memenuhi Standar
Pelayanan
b. Ketersediaan Tenaga, Sarana dan Prasarana Belum Memenuhi Standar
c. Beberapa Bidang dan Instalasi Rumah Sakit Belum Membuat Program Kerja Tahunan
d. Prosedur Tetap Pelaksanaan Tugas Administrasi oleh Tenaga Paramedis pada Instalasiinstalasi Belum Dibuat
e. Satuan Pengawas Intern Rumah Sakit Belum Melaksanakan Tugas Secara Optimal

f. Pelayanan Farmasi Kepada Pasien Rumah Sakit oleh Apotek Pelengkap Belum Dibuat
Perjanjian
g. Beberapa Alat Medis Belum Dimanfaatkan
h. Hasil Penilaian atas Standar Pelayanan untuk Rumah Sakit 12 Pelayanan Masih Dibawah
Rata-rata
REKOMENDASI
a. BPK-RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar

memberikan teguran tertulis kepada Komite Medik dan Panitia Mutu Pelayanan
RSUD Palembang BARI untuk secara maksimal menindaklanjuti laporan-laporan
hasil evaluasi mutu pelayanan rumah sakit.

b. BPK RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar memberi

teguran tertulis kepada Wakil Direktur Keuangan dan Rekam Medik untuk lebih
cermat dalam merencanakan dan merealisasikan kebutuhan tenaga, sarana dan
prasarana dengan mempedomani ketentuan yang berlaku.
c. BPK-RI merekomendasikan Direktur RSUD Palembang BARI agar menegur secara
tertulis Wakil Direktur Keuangan dan Rekam Medik untuk meningkatkan pengawasan
dalam penyusunan program mempedomani Rencana Strategis Bisnis yang disusun.
d. BPK-RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar membuat

suatu prosedur tetap yang terinci atas pelaksanaan tugas administrasi yang dilakukan
oleh tenaga paramedis di setiap instalasi.
e. BPK-RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar segera
mengevaluasi Tim SPI dan memerintahkan secara tertulis Tim SPI untuk menjalankan
program kerja/ rencana pemeriksaan yang telah dibuatnya.
f. BPK RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar
mengembangkan pelayanan farmasi rumah sakit melalui perikatan dengan pihak
koperasi atau swasta lainnya yang menguntungkan rumah sakit
g. BPK RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI agar
memberikan teguran tertulis kepada Wakil Direktur Keuangan dan Rekam Medik
supaya dalam setiap pengadaan alat-alat medis mempertimbangkan penyediaan SDM
yang mampu (yang mendapat sertifikasi) untuk mengoperasikan alat tersebut.
h. BPK-RI merekomendasikan kepada Direktur RSUD Palembang BARI untuk lebih

optimal dalam merencanakan dan merealisasikan sarana dan prasarana yang


mendukung pencapaian standar pelayanan
3. KESIMPULAN :
Dari analisa diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja yang dilakukan
RSUD palembang masih belum optimal sehingga masih harus diperbaiki
sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
Dengan dilaksanakannya audit RSDU tersebt dapat mengetahui mana
yang harus diperbaiki DAN DITINGKATKAN.
Berdasarkan hasil temuan BPK ada beberpa saran diantaranya :
a. Seharusnya RSUD palembang sudah menerapkan indikator mutu
pelayanan kesehatan dengan maksimal sebagimana telah
diterbitkan oleh departemen kesehatan Ri
b. Ketersediaan tenaga sarana dan prasana harus sesuai dengan
standar dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pasien
dirumah sakit tersebut
c. Disetiap bidang pekerjaan harus membuat program kerja yang
jelas untuk mempermudah pekerjaan apa saja yang harus
dilakukan oleh setiap bidangnya
d. SPI rumah sakit harus bekerja secara optimal untuk menjalankan
tugasnya karena apabila spi bekerja dengan baik maka pasien
akan meyakini kinerja di rumah sakit tersebt

e. Harus ada perjanjian antara pelayanan farmasi dengan apotek


pelengkap agar tidak terjadi mall praktek
f. Alat medis yang tersedia harus dimanfaat kan dengan sebaik
mungkin sesuai dengan kebutuhan
Tetapi dalam laporan diatas tidak menyebutkan bahwa opini itu
WTP,WDP, atau pun tidak beropini. Hanya saja menyebutkan bahwa
RSUD Paelmabang sudah berusaha melakukan kinerja dengan baik
hanya saja belum optimal.