Anda di halaman 1dari 70

SILABUS MATA PELAJARAN

SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH


(SD/MI)

MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


JAKARTA, 2016

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI

I. PENDAHULUAN
A. Rasional
B. Kompetensi Setelah Mempelajari Mata Pelajaran Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti di Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah
C. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam
dan Budi Pekerti Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
E. Pembelajaran dan Penilaian
F. Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi
Lingkungan dan Peserta Didik
II. KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN
A. Kelas I
B. Kelas II
C. Kelas III
D. Kelas IV
E. Kelas V
F. Kelas VI

1
1

3
3
4
7
9
10
10
20
28
35
45
53

I.

PENDAHULUAN

A. Rasional

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan pendidikan yang


secara mendasar menumbuhkembangkan akhlakpeserta didik melalui
pembiasaan dan pengamalan ajaran Islam secara menyeluruh
(kaffah).Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
sebagai suatu mata pelajaran diberikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs,
SMA/MA, dan SMK/MAK, baik yang bersifat kokurikuler maupun
ekstrakurikuler.
Kompetensi, materi, dan pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti dikembangkan melalui pertimbangan kepentingan hidup bersama
secara damai dan harmonis (to live together in peace and harmony).
Pembelajaran
dilaksanakan
berbasis
aktivitas
pada
kegiatan
intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Penumbuhan dan
pengembangan sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran,
pembiasaan, keteladanan, dan pembudayaan untuk mengembangkan
karakter peserta didik lebih lanjut. Sekolah sebagai taman yang
menyenangkan
untuk
tumbuh
berkembangnya
pengetahuan,
keterampilan, dan sikap siswa yang menempatkan pengetahuan sebagai
perilaku (behavior), tidak hanya berupa hafalan atau verbal.
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berlandaskan pada aqidah
Islam yang berisi tentang keesaan Allah Swt. sebagai sumber utama nilainilai kehidupan bagi manusia dan alam semesta. Sumber lainnya adalah
akhlak yang merupakan manifestasi dari aqidah, yang sekaligus
merupakan landasan pengembangan nilai-nilai karakter bangsa
Indonesia. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
merupakan pendidikan yang ditujukan untuk dapat menserasikan,
menselaraskan dan menyeimbangkan antara iman, Islam, dan ihsan yang
diwujudkan dalam:
1. Membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada
Allah Swt. serta berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur (Hubungan
manusia dengan Allah Swt.)
2. Menghargai, menghormati dan mengembangkan potensi diri yang
berlandaskan pada nilai-nilai keimanan dan ketakwaan (Hubungan
manusia dengan diri sendiri).
3. Menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat
beragama serta menumbuhkembangkan akhlak mulia dan budi pekerti
luhur (Hubungan manusia dengan sesama).
4. Penyesuaian mental keislaman terhadap lingkungan fisik dan social
(Hubungan manusia dengan lingkungan alam).
Berdasarkan pada prinsip di atas, Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti dikembangkan dengan memperhatikan nilai-nilai Islam rahmatan
lilalamin yang mengedepankan prinsip-prinsip Islam yang humanis,
toleran, demokratis, dan multikultural.
5

Islam yang humanis berarti memandang kesatuan manusia sebagai


mahluk ciptaan Allah, memiliki asal-usul yang sama, menghidupkan rasa
perikemanusiaan, dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik.
Nilai-nilai Islam humanis yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan
sehari-hari bagi peserta didik SD/MI diantaranya adalah: kasih sayang,
peduli sesama, kerja sama, hormat dan patuh kepada orangtua dan guru,
berkata baik, sopan dan santun, ikhlas, hidup tertib, dan hidup
sederhana.
Islam yang toleran mengandung arti bersikap menghargai pendapat,
pandangan, kepercayaan, atau kebiasaan yang berbeda dengan pendirian
seseorang, juga tidak memaksa, tetap berlaku baik, lemah lembut, dan
saling memaafkan.Nilai-nilai Islam toleran yang dapat diimplementasikan
dalam kehidupan sehari-hari bagi peserta didik SD/MI di antaranya
adalah: sifat pemaaf, saling menghargai, saling mengingatkan, dan
berbaik sangka.
Demokratis berarti yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban
serta perlakuan yang sama bagi sesama dengan mengutamakan
kebebasan berekspresi, berkumpul,dan mengemukakan pendapat sesuai
dengan norma dan hukum yang berlaku.Nilai-nilai Islam demokratis yang
dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi peserta didik
SD/MI di antaranya adalah: teguh pendirian, disiplin, tanggung jawab,
dan berbaik sangka.
Multikultural berarti bersikap mengakui, akomodatif, dan menghormati
perbedaan dan keragamaan budaya, untuk mencari dan memudahkan
hubungan sosial, serta gotong royong demi mencapai kebaikan bersama.
Nilai-nilai multikultural dalam Islam yang dapat diimplementasikan dalam
kehidupan sehari-hari bagi peserta didik SD/MI di antaranya adalah:
kerja sama, tolong-menolong, mengendalikan diri, waspada, berbaik
sangka, dan hidup rukun
Silabus ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang
sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru.
Penyederhanaan format dimaksudkan agar penyajiannya lebih efisien,
tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak
berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi
dan kompetensinya. Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip
6

keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah


diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik
(learnable); terukur pencapainnya (measurable), dan bermakna untuk
dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan
pendidikan peserta didik.
Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan
kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran,
serta mengakomodasi keungulan-keunggulan lokal. Atas dasar prinsip
tersebut, komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi
pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Uraian pembelajaran yang
terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang
berbasis aktivitas. Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan
inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang
sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Dalam
melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan
materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model
pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat
serta tingkat perkembangan kemampuan kemampuan peserta didik.
B. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama Islam dan Budi

Pekerti di Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dikembangkan dengan tujuan


untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam hal keimanan dan
ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan pendidikan ini kemudian dirumuskan secara khusus dalam
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai berikut:
1. menumbuhkembangkan aqidah melalui pemberian, pembinaan, dan
pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan,
serta pengalaman peserta didik tentang Agama Islam sehingga menjadi
muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada
Allah Swt.; dan
2. mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak
mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas,
produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga
keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan
budaya agama dalam kehidupan sebagai warga masyarakat, warga
negara, dan warga dunia.
C. Kompetensi Setelah Mempelajari Pendidikan Agama Islam dan

Budi Pekerti di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah


Kelas I - III

Kelas IV VI

Al-Qurn
Al-Qurn
Terbiasa membaca al-Qurn.
Terbiasa membaca al-Qurn.
Membaca, menulis, menghapal dan
Membaca, menulis, menghapal dan
memahami makna surat-surat pendek
memahami makna surat-surat
7

pilihan dalam al-Qurn.


Berperilaku sesuai dengan nilai-nilai
yang terkandung di dalamnya.

pendek dan ayat-ayat pilihan dalam


al-Qurn.
Berperilaku sesuai dengan nilai-nilai
yang terkandung di dalamnya.

Aqidah
Menerima, mengakui, meyakini dan
memahami sifat-sifat Allah Swt.,
makna Asmaul Husna, dua kalimat
syahadat.

Aqidah
Menerima, mengakui, meyakini dan
memahami sifat-sifat Allah Swt.,
makna Asmaul Husna, iman kepada
malaikat-malaikat Allah Swt, Rasul
Allah, makna diturunkannya kitabkitab suci melalui rasul-rasul-Nya,
beriman kepada hari akhir, beriman
kepada qada dan qadar.

Akhlak

Meyakini, memahami makna doa


sebelum dan sesudah belajar, perilaku
hormat, patuh, berkata yang baik,
sopan dan santun kepada orangtua dan
guru,makna bersyukur, pemaaf, jujur,
dan percaya diri, berdoa sebelum dan
sesudah makan, perilaku kasih sayang,
kerja sama dan saling tolong menolong
kepada sesama, perilaku tawaduk,
ikhlas, mohon pertolongan, peduli
terhadap sesama dan bersyukur
Fiqih
Meyakini dan memahami tata cara
bersuci, alat dan kegiatan agama di
sekitar rumah dan sekolah, makna
zikir dan doa setelah alat

Akhlak
Meyakini, memahamisikap santun,
menghargai teman, rendah hati,
hemat, jujur, amanah, pantang
menyerah, hormat dan patuh kepada
orangtua dan guru, gemar membaca,
perilaku jujur, hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru, saling
menghargai sesama manusia,
sederhana dan Ikhlas beramal dalam
kehidupan sehari-hari.sikap toleran
dan simpatik.

Fiqih
Meyakini dan memahami tata cara
bersuci dari hadas kecil sesuai
ketentuan syariat Islam, makna
salat, puasa Ramadan, pelaksanaan
alat tarwih dan tadrus al-Qurn,
hikmah zakat, infaq, dan sedekah.

Sejarah Peradaban Islam

Meyakini, memahami dan meneladani


kisah Nabi Adam a.s., Nabi Idris a.s.,
Nabi Nuh a.s., Nabi Hud a.s.,Nabi Saleh
a.s., Nabi Lut a.s., Nabi Ishaq a.s., Nabi
Yaqub a.s., Nabi Yusuf a.s., Nabi
Syuaib a.s., Ibrahim a.s., Nabi Ismail
a.s., dan Nabi Muhammad saw.

Sejarah Peradaban Islam


Meyakini, memahami dan meneladani
kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Zulkifli
a.s., Nabi Harun a.s., Nabi Musa
a.s.,Nabi Dawud a.s., Nabi Sulaiman
a.s., Nabi Ilyas a.s., Nabi Ilyasa
a.s.,Nabi Yunus a.s., Nabi Zakariya
a.s., Nabi Yahya a.s., Nabi Isa
a.s.,kisah keteladanan sahabatsahabat Nabi Muhammad saw., dan
Wali Allah yang sembilan (Wali
Songo), kisah keteladanan Ashabul
Kahfi sebagaimana terdapat dalam alQurn

D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi

Pekerti Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diberikan sejak SD sampai


SMA/SMK sebagai mata pelajaran, dan nilai-nilainya terintegrasi dalam
proses pembelajaran di sekolah. Nilai-nilai tersebut diperkuat melalui
pengkondisian aktivitas peserta didik di lingkungan sekolah, keluarga,
dan masyarakat. Pada jenjang SD, kurikulum Pendidikan Agama Islam
dan Budi Pekerti dikembangkan untuk meletakkan dasar-dasar agama
dan budi pekerti peserta didik.
Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam SD Kelas I
s.d. VI mengikuti elemen pengorganisasian kompetensi dasar (KD) yang
mengacu pada kompetensi inti (KI). Kompetensi Inti pada kelas I s.d. VI
adalah sebagai berikut:
Kompetensi Inti
Kelas I
Kelas II
Menerima dan
Menerima dan menjalankan
menjalankan ajaran agama ajaran agama yang
yang dianutnya
dianutnya
Menunjukkan perilaku
Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung
jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam
percaya diri dalam
berinteraksi dengan
berinteraksi dengan
keluarga, teman, dan guru keluarga, teman, dan guru

Kelas III
Menerima, menjalankan,
dan menghargai ajaran
agama yang dianutnya
Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam
berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
Memahami pengetahuan Memahami pengetahuan
Memahami pengetahuan
faktual dengan cara
faktual dengan cara
faktual dengan cara
mengamati [mendengar,
mengamati [mendengar,
mengamati dan menanya
melihat, membaca] dan
melihat, membaca] dan
berdasarkan rasa ingin
menanya berdasarkan rasa menanya berdasarkan rasa tahu tentang dirinya,
ingin tahu tentang dirinya, ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan
makhluk ciptaan Tuhan
makhluk ciptaan Tuhan dan dan kegiatannya, dan
dan kegiatannya, dan
kegiatannya, dan bendabenda-benda yang
benda-benda yang
benda yang dijumpainya di dijumpainya di rumah, di
dijumpainya di rumah dan rumah dan di sekolah
sekolah dan tempat
di sekolah
bermain
Menyajikan pengetahuan Menyajikan pengetahuan
Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang faktual dalam bahasa yang faktual dalam bahasa yang
jelas dan logis, dalam
jelas dan logis, dalam karya jelas, sistematis dan logis,
karya yang estetis, dalam yang estetis, dalam gerakan dalam karya yang estetis,
gerakan yang
yang mencerminkan anak dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, sehat, dan dalam tindakan mencerminkan anak sehat,
dan dalam tindakan yang yang mencerminkan
dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku
perilaku anak beriman dan mencerminkan perilaku
anak beriman dan
berakhlak mulia
anak beriman dan
berakhlak mulia
berakhlak mulia

Kompetensi Inti
9

Kelas IV
Kelas V
Kelas VI
Menerima, menjalankan, Menerima, menjalankan,
Menerima, menjalankan,
dan menghargai ajaran
dan menghargai ajaran
dan menghargai ajaran
agama yang dianutnya
agama yang dianutnya.
agama yang dianutnya.
Menunjukkan perilaku
Menunjukkan perilaku
Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung
jujur, disiplin, tanggung
jujur, disiplin, tanggung
jawab, santun, peduli, dan jawab, santun, peduli, dan jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam
percaya diri dalam
percaya diri dalam
berinteraksi dengan
berinteraksi dengan
berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan keluarga, teman, guru, dan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya
tetangganya serta cinta
tetangganya serta cinta
tanah air.
tanah air.
Memahami pengetahuan Memahami pengetahuan
Memahami pengetahuan
faktual dengan cara
faktual dan konseptual
faktual dan konseptual
mengamati dan menanya dengan cara mengamati,
dengan cara mengamati,
berdasarkan rasa ingin
menanya dan mencoba
menanya dan mencoba
tahu tentang dirinya,
berdasarkan rasa ingin tahu berdasarkan rasa ingin
makhluk ciptaan Tuhan
tentang dirinya, makhluk
tahu tentang dirinya,
dan kegiatannya, dan
ciptaan Tuhan dan
makhluk ciptaan Tuhan
benda-benda yang
kegiatannya, dan bendadan kegiatannya, dan
dijumpainya di rumah, di benda yang dijumpainya di benda-benda yang
sekolah dan tempat
rumah, di sekolah dan
dijumpainya di rumah, di
bermain
tempat bermain
sekolah dan tempat
bermain
Menyajikan pengetahuan Menyajikan pengetahuan
Menyajikan pengetahuan
faktual dalam bahasa yang faktual dan konseptual
faktual dan konseptual
jelas, sistematis dan logis, dalam bahasa yang jelas,
dalam bahasa yang jelas,
dalam karya yang estetis, sistematis, logis dan kritis, sistematis, logis dan kritis,
dalam gerakan yang
dalam karya yang estetis,
dalam karya yang estetis,
mencerminkan anak sehat, dalam gerakan yang
dalam gerakan yang
dan dalam tindakan yang mencerminkan anak sehat, mencerminkan anak sehat,
mencerminkan perilaku
dan dalam tindakan yang
dan dalam tindakan yang
anak beriman dan
mencerminkan perilaku
mencerminkan perilaku
berakhlak mulia
anak beriman dan
anak beriman dan
berakhlak mulia
berakhlak mulia

Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Sekolah
Dasar meliputi:
a. Al-Quran dan Hadis
b. Keimanan
c. Akhlak
d. Fiqh
e. Sejarah Peradaban Islam
Peta Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD
Kelas I
Huruf-huruf hijaiyyah
dan harakatnya
Q.S. al-Fatihah, dan
Q.S.al-Ikhlas

Kelas II
Huruf hijaiyyah
bersambung
Q.S. an-Nas dan Q.S.
al-Asr
10

Kelas III
Q.S. an-Nasr dan alKausar
Hadis yang terkait
dengan perilaku

Allah Swt. yang Maha

Pengasih dan Maha


Penyayang
Keesaan Allah Swt

Al-Asmau al-Husna: arRahman, ar-Rahim, dan

al-Malik
Makna dua kalimat
syahadat

Doa sebelum dan


sesudah belajar

Hormat dan patuh


kepada orangtua dan

guru
Berkata yang baik, sopan

dan santun
Makna bersyukur,

pemaaf, jujur, dan


percaya diri
Tata cara bersuci

Salat dan kegiatan agama


yang dianutnya di sekitar
rumahnya melalui
pengamatan
Keteladanan Nabi Adam
a.s., Nabi Idris a.s., Nabi
Nuh a.s.,Nabi Hud a.s.,
dan Nabi Muhammad
saw

Hadis yang terkait


dengan anjuran
menuntut ilmu
Hadis yang terkait
dengan perilaku hidup
bersih dan sehat
Makna al-Asmau alHusna: al-Quddus, asSalam, dan al-Khaliq
Doa sebelum sesudah
makan
Perilaku kasih sayang
kepada sesama
Kerja sama dan saling
tolong menolong
Doa sebelum dan
sesudah wudu
Tata cara salat dan
bacaannya
Kisah keteladanan Nabi
Saleh a.s.,Nabi Lut a.s.,
Nabi Ishaq a.s., Nabi
Yaqub a.s. dan Nabi
Muhammad saw

mandiri, percaya diri,


dan bertanggung jawab
Keesaan Allah Yang
Maha Pencipta
berdasarkan
pengamatan terhadap
dirinya dan makhluk
ciptaan-Nya yang
dijumpai di sekitar
rumah dan sekolah
Al-Asmau al-Husna: alWahhab, al-Alim, dan
as-Sami
Tawaduk, ikhlas, dan
mohon pertolongan
Sikap peduli terhadap
sesama
Sikap bersyukur
Makna salat sebagai
wujud dari
Zikir dan doa setelah
salat
Hikmah ibadah salat
Keteladanan Nabi Yusuf
a.s., Nabi Syuaib
a.s.,Nabi Ibrahim
a.s.dan Nabi Ismail
a.s.,dan nabi
Muhammad saw

Peta Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD/MI


Kelas IV
Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-
Fil
Allah Swt. itu ada

Al-Basir, Al-Adil, dan


Al-Azim
Iman kepada malaikat-
malaikat Allah
Iman kepada Rasul Allah
Santun dan menghargai

teman
Sikap rendah hati

Perilaku hemat
Makna perilaku jujur
Makna perilaku amanah

Hormat dan patuh

kepada orangtua dan

guru
Perilaku gemar membaca
Makna sikap pantang

Kelas V
Q.S. at-Tin dan Q.S. al
Maun
Husna: al- al-Mumit, alHayy, al-Qayyum, dan al-
Ahad
Nama-nama Rasul Allah

dan Rasul Ulul Azmi


Kitab-kitab suci melalui

rasul-rasul-Nya
Makna perilaku jujur

Hormat dan patuh


kepada orangtua dan
guru
Sikap menghargai

Sikap sederhana
Makna ikhlas beramal
Hikmah puasa Ramadan

Salat tarawih dan

11

Kelas VI
Q.S. al-Kafirun, Q.S. alMaidah/5:2-3 dan Q.S.
al- Hujurat/49:12-13
al-Asmau al-Husna: AsSamad, Al-Muqtadir, AlMuqaddim, dan Al-Baqi.
Hikmah beriman kepada
hari akhir
Hikmah beriman kepada
qadha dan qadar
Hormat dan patuh
kepada orangtua, guru
dan sesama anggota
keluarga
Sikap toleran dan
simpatik terhadap
sesama
Hikmah zakat, infaq dan

menyerah
Tatacara bersuci dari

hadas kecil
Makna ibadah salat
Kisah keteladanan Nabi
Ayyub a.s., Nabi Zulkifli
a.s., Nabi Harun a.s.,Nabi
Musa a.s.,dan Nabi
Muhammad saw.
Kisah keteladanan Wali
Songo

tadarus al-Qurn
Kisah keteladanan Nabi
Dawud a.s., Nabi
Sulaiman a.s., Nabi Ilyas
a.s., Nabi Ilyasa a.s., dan
Nabi Muhammad saw.
Kisah Luqman dalam al
Qurn

sedekah
Kisah keteladanan Nabi
Yunus a.s., Nabi
Zakariya a.s., Nabi
Yahya a.s., Nabi Isa
a.s.,dan Nabi
Muhammad saw.
Kisah Keteladanan Nabi
Sahabat-sahabat Nabi
Muhammad saw.
Kisah Keteladanan
Ashabul Kahfi

E. Pembelajaran dan Penilaian


1. Pembelajaran

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dilaksanakan


dengan menggunakan pendekatan saintifik (mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan). Di
samping itu, pembelajaran juga dapat dilakukan dengan berbagai
macam model dan pendekatan sesuai dengan karakteristik materi yang
dibelajarkan dan kompetensi yang akan dicapai.
Sebagai ilustrasi, berikut ini dikemukakan beberapa contoh model
pembelajaran. Dalam pembelajaran al-Qurn dapat digunakan model
pembelajaran membuat pasangan (Make a Match) dalam mencocokkan
nama-nama malaikat Allah dan tugasnya. Dalam pembelajaran aqidah
dapat digunakan model pembelajaranInquiry learningdalam mencari
bukti-bukti adanya Allah Swt. Dalam pembelajaran akhlak dapat
digunakan model pembelajaran bermain peran (role playing) dalam
mencontohkan perilaku terpuji. Dalam pembelajaran fiqh dapat
digunakan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)
dalam mengidentifikasi makna hikmah mempercayai hari akhir. Dalam
pembelajaran
Sejarah
Peradaban
Islam
dapat
digunakan
mpembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam
menumbuhkembangkan sikap terpuji dalam kegiatan sehari-hari.
Contoh penggunaan model-model pembelajaran tersebut harus
disesuaikan dengan karakteristik materi pembelajaran.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pembelajaran Pendidikan Agama
Islam dan Budi Pekerti dapat dilaksanakan dengan menggunakan
berbagai metode dan strategi yang tepat dengan tetap memperhatikan
nilai-nilai agama. Dalam metode inquiry learning misalnya, pendidik
dapat menanamkan nilai-nilai kerja keras, ulet, dan kerjasama yang
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam metodediskusi,
pendidik dapat menanamkan sikap percaya diri dalam mengemukakan
pendapat, menghargai pendapat orang lain, dan toleransi. Dengan
metode role playing (bermain peran) dalam materi pembelajaran sikap
terpuji, pendidik dapat menanamkan nilai-nilaikebaikan dalam
kehidupan sehari-hari.
12

Selain itu, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti


dapat juga dikemas melalui multimedia sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai contoh: al-Quran, aqidah,
akhlak, fiqih dan sejarah peradaban Islam dapat dikemas sedemikian
rupa dalam web secara terpadu. Bahan-bahan materinya dapat berupa
berbagai macam media seperti bahan teks, gambar, suara, video,
animasi, simulasi dan sebagainya. Materi-materi tersebut dapat
dipadukan ke dalam satu-dua media atau semua media (multimedia).
Pengembangan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dapat
juga dikemas secara interaktif dan menarik. Salah satu caranya adalah
dengan mengintegrasikan berbagai macam media sehingga siswa dapat
memilih apa yang akan dikerjakan
selanjutnya, bertanya, dan
mendapatkan jawaban melalui pemanfaatan komputer. Dengan
demikian siswa memiliki kebebasan belajar sesuai dengan keinginanya.
Hal ini dimaksudkan agar belajar menjadi tidak monoton, mengekang
dan menegangkan.
Kebutuhan peserta didik harus juga menjadi pertimbangan dalam
pembelajaran. Pada umumnya ada tiga tipe pembelajar, yaitu auditory,
visual, dan kinestetik. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam
dan Budi Pekerti, pendidik dituntut untuk dapat mengakomodasi
kebutuhan peserta didik yang karakteristiknyaberagam. Dengan
demikian, pendidik Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti telah
mengimplementasikan ajaran Islam tentang keadilan, berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial, renponsif, dan nilai-nilai lain
dalam ajaran Islam yang humanis.

2. Penilaian

Aspek yang dinilai pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian
sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri, penilaian antar
teman, dan jurnal catatan guru. Penilaian aspek pengetahuan
dilakukan melalaui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan. Penilaian
aspek keterampilan dilakukan melalui unjuk kerja/praktik, projek, dan
portofolio.
Sebagai ilustrasi, berikut ini dikemukakan beberapa contoh teknik
penilaian. Dalam penilaian al-Qurndapatdigunakanteknik penilaian
praktik membaca al-Qurn, komponen yang dinilai meliputi: cara
membaca (pengucapan huruf, panjang pendek bacaan) dan adab
membaca. Dalam penilaian aqidah dapatdigunakan teknik penilaian diri
terhadap pengamalan keyakinan. Dalam penilaian
akhlak dapat
digunakan teknik penilaian observasi. Dalam penilaian fiqh
dapatdigunakan teknik penilaian praktik ibadah. Dalam penilaian
sejarah peradaban Islam dapatdigunakan teknik penilaian proyek.

13

F. Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi Lingkungan dan

Peserta Didik

Indonesia sebagai negara kesatuan yang terdiri atas berbagai suku


bangsa, agama, budaya, ras, dan kelas sosial merupakan kekayaan yang
patut disyukuri dan dipelihara agar tetap menjadi sumber kekuatan. Jika
tidak disikapi dengan bijak, keberagaman itu dapat menjadi sumber
konflik. Oleh karena itu, berbagai kearifan lokal yang telah mengakar di
masyarakat
harus dipelihara dan
dikembangkan sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui Pendidikan Agama
Islam dan Budi Pekerti dengan tetap memperhatikan nilai-nilai Islam yang
humanis,
toleran, demokratis, multikultural, dan berwawasan
kebangsaan.
Sejalan dengan karakteristik pendidikan abad 21 yang memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi, pembelajaran Pendidikan Agama
Islam dan Budi Pekerti dalam Kurikulum 2013 juga memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi sebagai media dan sumber belajar.
Pemanfaatan TIK mendorong peserta didik dalam mengembangkan
kreativitas

dan

berinovasi

serta

meningkatkan

pemahaman

dan

pengetahuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.


Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memanfaatkan
berbagai sumber belajar seperti buku teks yang tersedia dalam bentuk
buku guru dan buku siswa. Sesuai dengan Karakteristik Kurikulum 2013,
buku teks bukan satu-satunya sumber belajar. Guru dapat menggunakan
buku pengayaan atau referensi lainnya dan mengembangkan bahan ajar
sendiri seperti LKS (Lembar Kerja Siswa). Dalam pembelajaran Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti, LKS bukan hanya kumpulan soal.

II.

KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN KEGIATAN


PEMBELAJARAN

A. Kelas I

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu


14

Kompetensi Dasar
1.1 Terbiasa
membaca
basmalah setiap
memulai belajar
al-Qurn
2.1 Menunjukkan
perilaku percaya
diri dalam
melafalkan
huruf-huruf
hijaiyyah dan
harakatnya.
3.1 Mengetahui
huruf-huruf
Hijaiyyah dan
harakatnya
secara lengkap.
4.1 Melafalkan
huruf-huruf
Hijaiyyah dan
harakatnya
secara lengkap.

1.2

2.2

3.2

Materi
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Huruf
Mencermati pelafalan huruf Hijaiyyah dan
harakatnya.
Hijaiyyah dan

Melalui motivasi dari guru mengajukan


harakatnya
pertanyaan tentang huruf Hijaiyyah dan
harakatnya.
Mengajukan pertanyaan, misalnya berapakah
jumlah huruf Hijaiyyah? lafalkan huruf-huruf
Hijaiyyah!
Melafalkan secara berulang-ulang sampai kadar
pelafalannya baik. Pelafalan huruf dilakukan
peserta didik secara klasikal, kelompok maupun
individual.
Melafalkan huruf Hijaiyyah berharakat huruf
per huruf sesuai makharijul huruf dengan
berulang-ulang, baik secara individual maupun
berkelompok.
Mendemonstrasikan pelafalan huruf Hijaiyyah
berharakat secara individual dengan bimbingan
pendidik.
Membuat rumusan tentang klasifikasi pelafalan
huruf Hijaiyyah dan harakatnya.
Mengidentifikasi huruf Hijaiyyah dari tingkat
yang paling mudah dan sukar.
Melafalkan pelafalan huruf per huruf sesuai
makharijul huruf secara klasikal, kelompok
maupun individual.
Menyampaikan hasil diskusi tentang pelafalan
huruf Hijaiyyah secara kelompok atau
individual.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Terbiasa
Q.S. al-Fatihah
membaca aldan Q.S. alQurn dengan Ikhlas.
tartil.

Menunjukkan
sikap kasih
sayang dan

peduli kepada
sesama sebagai
implementasi

pemahaman
Q.S. al-Fatihah
dan Q.S. al
Ikhlas.
Memahami
pesan-pesan

pokok Q.S. al-

Mencermati pelafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.


al-Ikhlas.
secara klasikal atau individual.
Menyimak pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang pelafalan, hafalan dan
pesan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
Mengajukan pertanyaan, misalnya siapakah
yang sudah mengetahui lafal Q.S. al-Fatihah dan
Q.S. al-Ikhlas?
Mendiskusikan pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas secara
kelompok.
Secara berpasangan mendiskusikan tentang
keterkaitan pesan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al15

Fatihah, dan
Q.S.al-Ikhlas.
4.2.1 Melafalkan Q.S.
al-Fatihah dan
Q.S.al-Ikhlas
dengan benar
dan jelas.
4.2.2 Menunjukkan
hafalan Q.S. alFatihah dan
Q.S. al-Ikhlas
dengan benar
dan jelas.

Ikhlas dengan kehidupan sehari-hari.


Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentangpesan-pesan yang terkandung di dalam
Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas.
Menghubungkan tentang pesan-pesan yang
terkandung di dalam Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas dengan kehidupan sehari-hari.
Menirukan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. al-Ikhlas
secara klasikal, kelompok maupun individual.
Menampilkan pelafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas secara berulang-ulang baik secara
individual atau berkelompok.
Menghafal bacaan Q.S. al-Fatihah dan Q.S. alIkhlas ayat per ayat sesuai makharijul huruf
secara berulang-ulang baik secara klasikal,
kelompok maupun individual.
Menampilkan hafalan Q.S. al-Fatihah dan Q.S.
al-Ikhlas baik secara individu maupun
perwakilan kelas atau kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang pesanpesan yang terkandung di dalam Q.S. al-Fatihah
dan Q.S. al-Ikhlas secara kelompok atau
individual.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.3 Menerima
Allah Swt. Itu Menyimak penjelasan tentang adanya Allah
adanya Allah
Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
ada
Swt. yang Maha
secara klasikal maupun individual.
Pengasih dan
Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
Maha Penyayang.
dengan adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih
2.3 Menunjukkan
dan Maha Penyayang baik secara klasikal atau
perilaku percaya
individual.
diri sebagai
Melalui motivasi dari guru mengajukan
implementasi
pertanyaan tentang adanya Allah Swt. yang
pemahaman
Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
adanya Allah
Mengajukan pertanyaan, misalnya apa buktinya
Swt.
Allah Swt. Itu ada?
3.3 Memahami
Mendiskusikan isi gambar tentang adanya Allah
adanya Allah
Swt. yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Swt. yang Maha
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
Pengasih dan
adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih dan
Maha Penyayang.
Maha Penyayang.
4.3 Menunjukkan
Mengidentifikasi bukti adanya Allah Swt. yang
bukti-bukti
Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
adanya Allah
Menyampaikan bukti adanya Allah Swt. yang
Swt. yang Maha
Maha Pengasih dan Maha Penyayang secara
Pengasih dan
individu maupun perwakilan kelompok.
Maha Penyayang.
Menyampaikan hasil diskusi tentang adanya
Allah Swt. yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang secara kelompok.
16

Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang


bukti adanya Allah Swt. yang Maha Pengasih
dan Maha Penyayang secara individual atau
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
1.4 Menerima
Allah Swt. Itu Menyimak penjelasan tentang Allah Swt. Yang
keesaan Allah
Maha Esa secara klasikal maupun individual.
Esa
Swt.
Mengamati gambar/tayangan berkaitan dengan
berdasarkan
Allah Swt. Yang Maha Esa baik secara klasikal
pengamatan
atau individual.
terhadap dirinya
Melalui motivasi dari guru mengajukan
dan makhluk
pertanyaan tentang Allah Swt. Yang Maha Esa.
ciptaan-Nya yang
Mendiskusikan isi gambar tentang Allah Swt.
dijumpai di
Yang Maha Esa.
sekitar rumah
Membuat rumusan hasil diskusi tentang Allah
dan sekolah.
Swt. Yang Maha Esa.
2.4 Menunjukkan
Mengidentifikasi bukti Allah Swt. Yang Maha
Esa.
perilaku percaya
Menyampaikan bukti Allah Swt. Yang Maha Esa
diri sebagai
secara individu maupun perwakilan kelompok.
implementasi
Menyampaikan hasil diskusi tentang Allah Swt.
dari pemahaman
Yang Maha Esa secara kelompok.
keesaan Allah
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
Swt.
bukti Allah Swt. Yang Maha Esa secara
3.4 Memahami
individual atau kelompok.
keesaan Allah
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
Swt.
mengonfirmasi, menyanggah).
berdasarkan
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
pengamatan
guru.
terhadap dirinya
dan makhluk
ciptaan-Nya yang
dijumpai di
sekitar rumah
dan sekolah.
4.4 Menunjukkan
bukti-bukti
keesaan Allah
Swt.
berdasarkan
pengamatan
terhadap dirinya
dan makhluk
ciptaan-Nya yang
dijumpai di
sekitar rumah
dan sekolah.

17

1.5 Menerima

al-Asmau al-

Mencermati pelafalan dan menyimak arti alAsmau al-Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan aladanya Allah
Husna: arMalik secara klasikal, kelompok, maupun
Swt. Maha
Rahman, arindividual.
Pengasih, Maha Rahim, dan al Mengamati gambar/tayangan contoh arPenyayang dan Malik
Rahman, ar-Rahim dan al-Maliknya Allah Swt.
Maharaja.
secara klasikal atau individual.
2.5 Menunjukkan
Melalui motivasi dari guru mengajukan
sikap kasih
pertanyaan tentang kasih sayang Allah Swt.
sayang, peduli,
Memotivasi peserta didik bertanya, misalnya
sebutkan bentuk kasih sayang Allah Swt.!
kerjasama dan
Secara berkelompok mendiskusikan isi gambar
percaya diri
tentang ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik nya
sebagai
Allah Swt. baik secara klasikal maupun
implementasi
kelompok.
dari al-Asmau al Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
Husna: artentang ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik nya
Rahman, arAllah Swt.
Menguhubungkan kasih sayang Allah Swt.
Rahim, dan aldengan sikap kasih sayang dalam kehidupan
Malik.
sehari-hari.
3.5 Memahami

Menirukan pelafalan dan arti al-Asmau almakna al-Asmau


Husna: ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik
al-Husna: arsecara klasikal, kelompok maupun individual.
Rahman, ar
Menampilkan pelafalan al-Asmau al-Husna: arRahim, dan alRahman, ar-Rahim, dan al-Malik secara berulang
Malik.
kali baik secara individual atau berkelompok.
4.5 Melafalkan al Menyampaikan hasil diskusi tentang ar-Rahman
Asmau al-Husna:
ar-Rahman, ar-Rahim, dan al-Malik nya Allah
ar-Rahman, arSwt. secara kelompok.
Rahim, dan al Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
Malik.
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
1.6 Menerima dan

Dua kalimat

mengakui makna Syahadat


dua kalimat
syahadat.
2.6 Menunjukkan
sikap teguh
pendirian
sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna dua
kalimat
syahadat.
3.6 Memahami
makna dua
kalimat

Mencermati pelafalan dua kalimat syahadat


kata per kata secara klasikal atau individual.
Menyimak arti dua kalimat syahadat (syahadat
tauhid dan Rasul) secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang pelafalan dan makna dua
kalimat syahadat.
Mengajukan pertanyaan, misalnya coba lafalkan
dua kalimat syahadat!
Secara kelompok melafalkan dua kalimat
syahadat kata per kata.
Secara berpasangan mengartikan dua kalimat
syahadat (syahadat tauhid dan Rasul).
Melakukan koreksi pada pelafalan dua kalimat
syahadat.
Melakukan koreksi dalam mengartikan dua
kalimat syahadat.
18

syahadat.
4.6 Melafalkan dua
kalimat syahadat
dengan benar
dan jelas.

Menirukan pelafalan dua kalimat syahadat kata


per kata secara klasikal, kelompok, maupun
individual.
Menampilkan pelafalan dua kalimat syahadat
secara berulang baik secara individual atau
berkelompok.
Mengartikan dua kalimat syahadat (syahadat
tauhid dan Rasul) secara klasikal, kelompok,
maupun individual.
Mengartikan dua kalimat syahadat (syahadat
tauhid dan Rasul) dengan berulang-ulang yang
dilakukan dengan berpasangan dan bergantian
secara klasikal, kelompok, maupun individual.
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.7 Terbiasa berdoa Doa sebelum

Mencermati pelafalan doa sebelum dan sesudah


belajar secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang doa sebelum dan sesudah
belajar.
Mengajukan pertanyaan, apakah kamu selalu
berdoa ketika memulai belajar? Coba lafalkan
doa sebelum dan sesudah belajar!
Secara berkelompok mendiskusikan isi gambar
tentang berdoa dalam belajar secara klasikal
maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang berdoa sebelum dan sesudah belajar.
Mengidentifikasi kegiatan berdoa sebelum dan
sesudah belajar.
Menirukan pelafalan doa sebelum dan sesudah
belajar secara klasikal, kelompok, maupun
individual.
Menampilkan pelafalan doa sebelum dan
sesudah belajar secara berulang-ulang baik
secara individual atau berkelompok.
Menyebutkan arti doa sebelum dan sesudah
belajar dengan berulang-ulang yang dilakukan
secara berpasangan dan bergantian.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

sebelum dan

dan sesudah

sesudah belajar. belajar


2.7 Menunjukkan
sikap disiplin
sebagai
implementasi
pemahaman
makna doa
sebelum dan
sesudah belajar.
3.7 Memahami
makna doa
sebelum dan
sesudah belajar.
4.7 Melafalkan doa
sebelum dan
sesudah belajar
dengan benar
dan jelas.

1.8 Meyakini bahwa Hormat dan

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
perilaku hormat patuh kepada
dan guru secara klasikal atau individual.
dan patuh
orangtua dan
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
kepada orangtua guru
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
dan guru sebagai
secara klasikal atau individual.
cerminan dari
Melalui motivasi dari guru mengajukan
iman.
pertanyaan tentang perilaku hormat dan patuh
2.8 Menunjukkan
19

perilaku hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.
3.8 Memahami
perilaku hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.
4.8 Mencontohkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.

kepada orangtua dan guru.


Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
kewajiban kalian kepada orangtuamu?
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hormat dan patuh kepada
orangtua dan guru.
Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru secara individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru secara individual
maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.9 Meyakini bahwa Berkata yang Menyimak penjelasan pentingnya berkata yang
baik, sopan dan santun secara klasikal atau
berkata yang
baik, sopan
individual.
baik, sopan dan dan santun
Mengamati gambar/tayangan contoh berkata
santun sebagai
yang baik, sopan dan santun secara klasikal
cerminan dari
atau individual.
iman.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
2.9 Menunjukkan
pertanyaan tentang berkata yang baik, sopan
sikap yang baik,
dan santun.
sopan, dan
Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan
berkata yang baik, sopan dan santun.
santun ketika
Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang
berbicara.
baik, sopan dan santun.
3.9 Memahami
Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang
berkata yang
baik, sopan dan santun.
baik, sopan dan
Mendiskusikan isi gambar tentang berkata yang
santun.
baik, sopan dan santun baik secara klasikal
4.9 Mencontohkan
maupun kelompok.
cara berkata
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
yang baik, sopan
tentang berkata yang baik, sopan dan santun.
dan santun.
Mengidentifikasi dalam berbagai kegiatan
tentang berkata yang baik, sopan dan santun.
20

Menyampaikan hasil diskusi tentang berkata


yang baik, sopan dan santun secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
berkata yang baik, sopan dan santun secara
individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi berkata yang baik, sopan dan
santun secara individual maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
1.10 Meyakini

Perilaku

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan
bahwa
terpuji
percaya diri secara klasikal atau individual.
bersyukur,
bersyukur,
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
pemaaf, jujur pemaaf, jujur
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
dan percaya diridan percaya
diri secara klasikal atau individual.
sebagai
diri
Melalui motivasi dari guru mengajukan
cerminan dari
pertanyaan tentang perilaku terpuji bersyukur,
iman.
pemaaf, jujur dan percaya diri.
2.10 Menunjukkan
Mengajukan pertanyaan, misalnya apa saja saja
contoh perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur
perilaku
dan percaya diri?
bersyukur,
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
pemaaf, jujur
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
dan percaya
diri.
diri.
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
3.10 Memahami
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
makna
diri.
bersyukur,
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
pemaaf, jujur
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
dan percaya
diri secara klasikal maupun kelompok.
diri.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
4.10 Mencontohkan
tentang perilaku terpuji bersyukur, pemaaf,
perilaku
jujur dan percaya diri.
bersyukur,
Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang
pemaaf, jujur
perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan
dan percaya
percaya diri.
diri.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan percaya
diri secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan
percaya diri secara individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain peran/
perilaku terpuji bersyukur, pemaaf, jujur dan
percaya diri secara individual maupun
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
21

guru.
1.11 Terbiasa
bersuci

Bersuci dan
Tatacaranya

sebelum
beribadah.
2.11 Menunjukkan
perilaku bersih
badan,
pakaian,
barang-barang,
dan tempat
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna bersuci.
3.11 Memahami tata
cara. Bersuci.
4.11 Mempraktikkan
tatacara
bersuci.

1.12 Menjalankan
salat dengan
tertib.
2.12 Menunjukkan
sikap disiplin
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
salat dan
kegiatan agama
yang dianutnya
di sekitar
rumahnya
melalui
pengamatan.
3.12 Memahami
alat dan
kegiatan agama
yang dianutnya

alat wajib
dan mengaji

Menyimak tatacara bersuci (mandi dan istinja)


secara klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh tatacara
bersuci (mandi) secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang bersuci dan tatacaranya.
Mengajukan pertanyaan, misalnya sebutkan
macam bersuci! Bagaimana caranya bersuci
yang baik?
Mendiskusikan isi gambar contoh tatacara
bersuci (mandi) baik secara klasikal maupun
kelompok.
Mendiskusikan tatacara bersuci baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
bersuci dan tatacaranya.
Mengidentifikasi kegiatan bersuci.
Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh
tatacara bersuci (mandi) secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
contoh tatacara bersuci (mandi) secara
individual atau kelompok.
Menyimulasikan tata bersuci baik secara
individual maupun perwakilan kelompok
dengan baik dan benar.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
Menyimak penjelasan alat wajib 5 waktu dan
bilangan rakaatnya, dan kegiatan agama di
sekitar rumah secara klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan praktik alat dan
kegiatan agama di sekitar rumah baik secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang melakukan salat wajib dan
mengaji.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
kalian terbiasa melakukan salat? Berapa waktu
dalam sehari semalam?
Mendiskusikan isi gambar tentang salat wajib
dan mengaji baik secara klasikal maupun
kelompok.
Mengidentifikasi pengamalan salat wajib dan
mengaji dalam kehidupan sehari-hari.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang kegiatan salat wajib dan mengaji.
Mengidentifikasi kegiatan salat wajib dan
mengaji dalam kehidupan sehari-hari.
22

di sekitar
rumahnya
melalui
pengamatan.
4.12.1 Mempraktikkan
salat dan
kegiatan agama
di sekitar
rumahnya
melalui
pengamatan.
4.12.2 Mencontohkan
kegiatan agama
di sekitar
rumahnya.
1.13 Meyakini

Menyampaikan hasil diskusi secara kelompok.


Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
salat wajib 5 waktu dan bilangan rakaatnya,
dan kegiatan agama di sekitar rumah secara
individual atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Kisah

kebenaran

Keteladanan

kisah Nabi

Nabi Adam

Adam a.s.
2.13 Menunjukkan

a.s.

sikap pemaaf
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Adam a.s.
3.13 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Adam a.s.
4.13 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Adam a.s.

1.14 Meyakini

Menyimak kisah keteladanan Nabi Adam a.s.


secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Adam a.s. baik secara klasikal
atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi
Adam a.s.
Mengajukan pertanyaan, misalnya Siapakah
manusia pertama yang Allah Swt. ciptakan?
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Adam a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Adam a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Adam a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Adam a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Adam a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Adam a.s. secara individual
atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Kisah

Menyimak kisah keteladanan Nabi Idris a.s.


secara klasikal maupun individual.
kebenaran
keteladanan
kisah Nabi Idris Nabi Idris a.s. Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Idris a.s. baik secara klasikal
a.s.
atau individual.
2.14 Menunjukkan
Melalui motivasi dari guru mengajukan
sikap semangat
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi
dan rajin
23

belajar sebagai

implementasi
dari
pemahaman

kisah
keteladanan

Nabi Idris a.s.


3.14 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Idris a.s.
4.14 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Idris a.s.

1.15 Meyakini

Kisah

1.16 Meyakini

Kisah

Idris a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Idris a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Idris a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Idris a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Idris a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Idris a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Idris a.s. secara individual
atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Menyimak kisah keteladanan nabi Nuh a.s.


secara klasikal maupun individual.
kebenaran
Keteladanan

Mengamati gambar/tayangan contoh


kisah Nabi Nuh Nabi Nuh a.s.
keteladanan Nabi Nuh a.s. baik secara klasikal
a.s.
atau individual.
2.15 Menunjukkan
Melalui motivasi dari guru mengajukan
sikap kerja
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi Nuh
keras, dan
a.s.
kerjasama
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
sebagai
Nabi Nuh a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
implementasi
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
dari
keteladanan Nabi Nuh a.s.
pemahaman
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
kisah
keteladanan Nabi Nuh a.s.
keteladanan
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
Nabi Nuh a.s.
penting dan sikap terpuji Nabi Nuh a.s. secara
3.15 Memahami
individu maupun perwakilan kelompok.
kisah
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan
keteladanan Nabi Nuh a.s. secara kelompok.
Nabi Nuh a.s.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
4.15 Menceritakan
keteladanan Nabi Nuh a.s. secara individual
kisah
atau kelompok.
keteladanan
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
Nabi Nuh a.s.
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru
Menyimak kisah keteladanan Nabi Hud a.s.
secara klasikal maupun individual.
kebenaran
Keteladanan
kisah Nabi Hud Nabi Hud a.s. Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Hud a.s. baik secara klasikal
a.s.
24

2.16 Menunjukkan

sikap sopan
dan santun
sebagai

implementasi
dari
pemahaman

kisah

keteladanan
Nabi Hud a.s.
3.16 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Hud a.s.
4.16 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Hud a.s.

1.17 Meyakini

Kisah

kebenaran

keteladanan

kisah Nabi

Nabi

Muhammad

Muhammad

saw.
saw.
2.17 Menunjukkan
sikap jujur dan
kasih sayang
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad
3.17

4.17

saw.
Memahami
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad
saw.
Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi

atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi Hud
a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Hud a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Hud a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Hud a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Hud a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Hud a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Hud a.s. secara individual
atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Menyimak kisah keteladanan nabi Muhammad


saw. secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Muhammad saw. baik secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang keteladanan Nabi
Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan terkait dengan
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Secara berkelompok mendiskusikan perilaku
terpuji yang terdapat pada kisah keteladanan
nabi Muhammad saw.
Secara berpasangan mendiskusikan isi gambar
tentang keteladanan Nabi Muhammad saw. baik
secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang keteladanan Nabi Muhammad saw.
secara individual atau kelompok.
Menghubungkan kisah keteladanan Nabi
Muhammad saw. dengan sikap kasih sayang
dalam kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Muhammad saw. secara
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
25

Muhammad
saw.

B.

Kelas : II
Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu

Materi
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
1.1 Terbiasa
Huruf
Mencermati pelafalan huruf hijaiyyah
membaca
bersambung.
hijaiyyah
basmalah setiap bersambung Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
memulai belajar
dengan pelafalan huruf hijaiyyah bersambung.
al-Qurn.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
2.1 Menunjukkan
pertanyaan tentang huruf hijaiyyah
perilaku percaya
bersambung.
diri sebagai
Melafalkan secara berulang-ulang sampai kadar
implementasi
pelafalannya baik. pelafalan huruf dilakukan
dari
peserta didik secara klasikal, kelompok,
pemahaman
maupun individual.
huruf hijaiyyah
Melafalkan huruf hijaiyyah bersambung sesuai
bersambung.
makharijul huruf dengan berulang-ulang, baik
3.1 Mengetahui
secara individual maupun berkelompok.
huruf hijaiyyah
Mendemonstrasikan pelafalan huruf hijaiyyah
bersambung
berharakat secara individual dengan bimbingan
sesuai dengan
pendidik.
makharijul
Membuat rumusan tentang klasifikasi pelafalan
huruf.
huruf hijaiyyah bersambung.
4.1 Melafalkan
Mengidentifikasi huruf hijaiyyah dari tingkat
huruf Hijaiyyah
yang paling mudah dan sukar.
bersambung
Menirukan pelafalan huruf per huruf sesuai
sesuai dengan
makharijul huruf secara klasikal, kelompok
makharijul
maupun individual.
huruf.
Menyampaikan hasil diskusi tentang pelafalan
huruf hijaiyyah bersambung secara kelompok
atau individual.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
Kompetensi Dasar

1.2 Terbiasa
Q.S. an-Nas
membaca aldan Q.S.
Qurndengan al-Asr
tartil
2.2 Menunjukkan
sikap
berlindung diri
kepada Allah

Mencermati pelafalan Q.S. an-Nas dan Q.S.


al-Asr secara klasikal atau individual.
Menyimak pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang pelafalan, hafalan dan

26

Swt. dan saling


menasehati
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna Q.S. anNas dan Q.S.
al-Asr.
3.2 Memahami
pesan-pesan
pokok Q.S. anNas dan Q.S.
al-Asr.
4.2.1 Melafalkan
Q.S. an-Nas
dan Q.S.
al-Asr dengan
benar dan
jelas.
4.2.2 Menunjukkan
hafalanQ.S.
an-Nas dan
Q.S. al-Asr
dengan benar
dan jelas.

1.3 Meyakini Hadis


yang terkait
dengan anjuran
menuntut ilmu
2.3 Menunjukkan
sikap berani
bertanya
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
hadis yang
terkait dengan
anjuran
menuntut ilmu.

Menuntut
ilmu dan
berani
bertanya

pesan Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr


Mengajukan pertanyaan, misalnya siapakah
yang sudah mengetahui lafal Q.S. an-Nas dan
Q.S. al-Asr?
Mendiskusikan pesan-pesan yang terkandung di
dalam Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr secara
kelompok.
Secara berpasangan mendiskusikan tentang
keterkaitan Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr dengan
kehidupan sehari-hari.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang pesan-pesan yang terkandung di dalam
Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr.
Menghubungkan tentang pesan-pesan yang
terkandung di dalam Q.S. an-Nas dan Q.S.
al-Asr dengan kehidupan sehari-hari.
Menirukan pelafalan Q.S. an-Nas dan Q.S.
al-Asr secara klasikal, kelompok maupun
individual.
Menampilkan pelafalan Q.S. an-Nas dan Q.S.
al-Asr secara berulang-ulang baik secara
individual atau berkelompok.
Menghafal bacaan Q.S. an-Nas dan Q.S. al-Asr
ayat per ayat sesuai makharijul huruf secara
berulang-ulang baik secara klasikal, kelompok
maupun individual.
Menampilkan hafalan Q.S. an-Nas dan Q.S.
al-Asr baik secara individu maupun perwakilan
kelas atau kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang pesanpesan yang terkandung di dalam Q.S. an-Nas
dan Q.S. al-Asr secara kelompok atau
individual.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku


menuntut ilmu dan berani bertanya secara
klasikal atau individual.
Menyimak penjelasan tentang perilaku
menuntut ilmu dan berani bertanya.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang menuntut ilmu dan berani
bertanya.
Mengajukan pertanyaan, misalnya sebutkan
kegiatan yang menunjukkan perilaku menuntut
ilmu dan berani bertanya.
Mendiskusikan perilaku menuntut ilmu dan
berani bertanya baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
27

3.3

4.3

Memahami
hadis yang
terkait dengan
anjuran
menuntut ilmu.
Menunjukkan
perilaku rajin
belajar sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna hadis
yang terkait
dengan anjuran
menuntut ilmu.

1.4 Meyakini Hadis Bersih, sehat


yang terkait
dan peduli
dengan perilaku lingkungan
hidup bersih
dan sehat.
2.4 Menunjukkan
perilaku hidup
bersih dan
sehat sebagai
implementasi
dari
pemahaman
hadis yang
terkait dengan
perilaku hidup
bersih dan
sehat.
3.4 Memahami
hadis yang
terkait dengan
perilaku hidup
bersih dan
sehat.
4.4 Mencontohkan
perilaku hidup
bersih dan
sehat sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna hadis
tentang
kebersihan dan
kesehatan.

menuntut ilmu dan berani bertanya.


Mengidentifikasi perilaku menuntut ilmu dan
berani bertanya.
Menyampaikan hasil diskusi tentang menuntut
ilmu dan berani bertanya secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku menuntut ilmu dan berani bertanya
secara individual atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku


bersih, sehat dan peduli lingkungan secara
klasikal atau individual.
Menyimak penjelasan tentang perilaku bersih,
sehat dan peduli lingkungan.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang bersih, sehat dan peduli
lingkungan.
Mengajukan pertanyaan, misalnya sebutkan
kegiatan yang menunjukkan perilaku bersih
dan sehat, dan peduli lingkungan!
Mendiskusikan perilaku bersih, sehat dan
peduli lingkungan baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
bersih, sehat dan peduli lingkungan.
Mengidentifikasibersih, sehat dan peduli
lingkungan.
Menyampaikan hasil diskusi tentang bersih,
sehat dan peduli lingkungan secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku bersih, sehat dan peduli lingkungan
secara individual atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.5 Menerima
al-Quddus, as- Mencermati pelafalan dan menyimak arti aladanya Allah
Quddus, as-Salam, dan al-Khaliq secara
Salam, dan alSwt. Yang Maha Khaliq
28

Suci, Maha
Pemberi
Keselamatan,
dan Maha
Pencipta
2.5 Menunjukkan
perilaku rendah
hati, damai, dan
bersyukur
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna alAsmau alHusna: alQuddus, asSalam, dan alKhaliq.
3.5 Memahami
makna Asmau
al-Husna: alQuddus, asSalam, dan alKhaliq.
4.5 Melafalkan
Asmau alHusna: alQuddus, asSalam, dan alKhaliq.

1.6 Terbiasa berdoa Doa sebelum


sebelum dan
dan sesudah
sesudah makan. makan
2.6 Menunjukkan
perilaku sehat
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
makna doa
sebelum dan
sesudah makan.
3.6 Memahami
makna doa
sebelum dan
sesudah makan.
4.6 Melafalkan doa
sebelum dan

klasikal, kelompok, maupun individual.


Mengamati gambar/tayangan contoh al-Quddus,
as-Salam, dan al-Khaliq Allah Swt. secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang Allah Swt. itu al-Quddus,
as-Salam, dan al-Khaliq.
Mengajukan pertanyaan, misalnya siapakah
yang yang menciptakan alam semesta ini?
Mendiskusikan isi gambar tentang Allah Swt.
al-Quddus, as-Salam, dan al-Khaliq baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang Allah Swt. itu al-Quddus, as-Salam, dan
al-Khaliq.
Mengidentifikasi bukti penciptaan Allah Swt. itu
al-Quddus, as-Salam, dan al-Khaliq.
Menirukan pelafalan dan arti Asmau al-Husna:
al-Quddus, as-Salam, dan al-Khaliq secara
klasikal, kelompok, maupun individual.
Menampilkan pelafalan Asmau al-Husna: alQuddus, as-Salam, dan al-Khaliq secara
berulang kali baik secara individual atau
berkelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang al-Quddus,
as-Salam, dan al-Khaliq nya Allah Swt. secara
kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
al-Quddus, as-Salam, dan al-Khaliq nya Allah
Swt. secara individual atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Mencermati pelafalan doa sebelum dan sesudah


makan secara klasikal atau individual
Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
dengan pelafalan doa sebelum dan sesudah

makan.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang doa sebelum dan sesudah
makan.
Mengajukan pertanyaan, apakah kamu selalu
berdoa ketika memulai belajar? coba lafalkan
doa sebelum dan sesudah makan!
Secara berkelompok mendiskusikan isi gambar
tentang berdoa sebelum dan sesudah makan
secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang berdoa sebelum dan sesudah makan.
Mengidentifikasi kegiatan berdoa sebelum dan

29

sesudah makan.

sesudah makan.
Menirukan pelafalan doa sebelum dan sesudah
makan secara klasikal, kelompok maupun
individual.
Menampilkan pelafalan doa sebelum dan
sesudah makan secara berulang-ulang baik
secara individual atau berkelompok.
Menyebutkan arti doa sebelum dan sesudah
makan dengan berulang-ulang yang dilakukan
secara berpasangan dan bergantian.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.7 Meyakini bahwa Kasih sayang


perilaku kasih kepada
sayang kepada sesama
sesama sebagai
cerminan dari
iman.
2.7 Menunjukkan
perilaku kasih
sayang kepada
sesama.
3.7 Memahami
makna perilaku
kasih sayang
kepada sesama.
4.7 Mencontohkan
perilaku kasih
sayang kepada
sesama.

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku kasih sayang kepada sesama secara
klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
kasih sayang kepada sesama secara klasikal
atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku kasih sayang
kepada sesama.
Mendiskusikan isi gambar tentang kasih sayang
kepada sesama dalam kehidupan sehari-hari.
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
kasih sayang kepada sesama kehidupan seharihari.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku kasih sayang kepada sesama.
Mengidentifikasi dalam berbagai kegiatan
tentang perilaku kasih sayang kepada sesama.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
kasih sayang kepada sesama secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku kasih sayang kepada sesama secara
individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku kasih sayang kepada
sesama secara individual maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.8 Meyakini bahwa Kerja sama


sikap kerja
dan tolong
sama dan saling menolong
tolong menolong
sebagai
cerminan dari
iman.
2.8 Menunjukkan

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku kerja sama dan tolong menolong secara
klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh kerja sama
dan tolong menolong secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku kerja sama dan
30

3.8

4.8

sikap kerja
sama dan
tolongmenolong.
Memahami
sikap kerja
sama dan saling
tolong
menolong.
Mencontohkan
sikap kerja
sama dan saling
tolong
menolong.

tolong menolong.
Mendiskusikan isi gambar tentang kerja sama
dalam kehidupan sehari-hari.
Mendiskusikan isi gambar tentang tolong
menolong kehidupan sehari-hari.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku kerja sama dan tolong
menolong.
Mengidentifikasi dalam berbagai kegiatan
tentang perilaku kerja sama dan tolong
menolong.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
kerja sama dan tolong menolong secara
kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku kerja sama dan tolong menolong secara
individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku kerja sama dan tolong
menolong secara individual maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.9 Terbiasa berdoa Doa dan

sebelum dan
tatacara wudu
sesudah wudu.

2.9 Menunjukkan
perilaku hidup

sehat dan
peduli

lingkungan
sebagai

implementasi
dari
pemahaman

doa sebelum
dan sesudah

wudu.
3.9 Memahami doa

sebelum dan
sesudah wudu.

4.9 Mempraktikkan
wudu dan

doanya dengan
tertib dan
benar.

Menyimak tatacara wudu dan doanya secara


klasikal atau individual.
Mengamati gambar contoh tatacara wudu dan
doanya secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tatacara wudu dan doanya.
Mengajukan pertanyaan, misalnya Bagaimana
caranya berwudu yang baik?
Mendiskusikan isi gambar contoh tatacara
wudu dan doanya baik secara klasikal maupun
kelompok.
Mendiskusikan tatacara wudu dan doanya baik
secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
tatacara wudu dan doanya.
Mengidentifikasi kegiatan tatacara wudu dan
doanya.
Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh
tatacara wudu dan doanya secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
contoh tatacara wudu dan doanya secara
individual atau kelompok.
Mempraktikkan/Menyimulasikan tatacara
wudu dan doanya baik secara individual
maupun perwakilan kelompok dengan baik dan
benar.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
31

Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing


guru.
1.10 Menjalankan Salat dan
salat dengan tatacaranya
tertib.
2.10 Menunjuk
kan sikap
disiplin
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
tata cara salat
dan
bacaannya.
3.10 Memahami
tata cara salat
dan
bacaannya.
4.10 Mempraktikka
n salat dengan
tata cara dan
bacaan yang
benar.

Menyimak tatacara salat secara klasikal atau


individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh tatacara
salat secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tatacara salat.
Mengajukan pertanyaan, misalnya Bagaimana
caranya berwudu yang baik?
Mendiskusikan isi gambar contoh tatacara salat
baik secara klasikal maupun kelompok.
Mendiskusikan tatacara salat baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
tatacara salat.
Mengidentifikasi kegiatan tatacara salat.
Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh
tatacara salat secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
contoh tatacara salat secara individual atau
kelompok.
Mempraktikkan/Menyimulasikan tatacara salat
baik secara individual maupun perwakilan
kelompok dengan baik dan benar.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.11 Meyakini
Sikap berani
kebenaran
Nabi Saleh a.s.
kisah Nabi

Saleh a.s.
2.11 Menunjukkan
sikap berani

bertanya
sebagai
implementasi

dari
pemahaman
kisah

keteladanan
Nabi Saleh a.s.

3.11 Memahami
kisah

keteladanan
Nabi Saleh a.s.
4.11 Menceritakan

kisah
keteladanan

Nabi Saleh a.s.

Menyimak kisah keteladanan nabi Saleh a.s.


secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Saleh a.s. baik secara klasikal
atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi
Saleh a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Saleh a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Saleh a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Saleh a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Saleh a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok .
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Saleh a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Saleh a.s. secara individual
32

atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
1.12 Meyakini
Disiplin Nabi
kebenaran
Lu a.s.
kisah Nabi Lut
a.s.
2.12 Menunjukkan
perilakukerja
kerassebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Lut a.s.
3.12 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Lu a.s
4.12 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Lu a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Lu a.s.


secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Lu a.s. baik secara klasikal
atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi Lu
a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Lu a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Lu a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Lu a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Lu a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Lu a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Lu a.s. secara individual atau
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.13 Meyakini
Sikap damai
kebenaran
Nabi Ishaq a.s.
kisah Nabi

Ishaq a.s.
2.13 Menunjukkan

sikap damai
sebagai
implementasi

dari
pemahaman
kisah

keteladanan
Nabi Ishaq a.s.

3.13 Memahami
kisah

keteladanan
Nabi Ishaq a.s.
4.13 Menceritakan

kisah
keteladanan Nabi

Menyimak kisah keteladanan Nabi Ishaq a.s.


secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar contoh keteladanan Nabi
Ishaq a.s. baik secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi
Ishaq a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Ishaq a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Ishaq a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Ishaq a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Ishaq a.s. secara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Ishaq a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
33

Ishaq a.s.

keteladanan Nabi Ishaq a.s. secara individual


atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.14 Meyakini
Jujur Nabi
kebenaran
Yaqub a.s.
kisah Nabi
Yaqub a.s.
2.14 Menunjukkan
perilaku kasih
sayang sebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Yaqub a.s.
3.14 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Yaqub a.s.
4.14 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Yaqub a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Yaqub a.s.


secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh
keteladanan Nabi Yaqub a.s. baik secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Nabi
Yaqub a.s.
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Nabi Yaqub a.s. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Yaqub a.s.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Nabi Yaqub a.s.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Nabi Yaqub a.s.
secara individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Yaqub a.s. secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Nabi Yaqub a.s. secara individual
atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.15 Meyakini
Kisah Nabi
kebenaran
Muhammad
kisah Nabi
saw.
Muhammad
saw.
2.15 Menunjukkan
sikap jujur dan
kasih sayang
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad
saw.
3.15 Memahami
kisah

Menyimak kisah keteladanan Nabi Muhammad


saw secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar contoh keteladanan Nabi
Muhammad saw baik secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang ketelaladanan Nabi
Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan terkait dengan
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Secara berkelompok mendiskusikan perilaku
terpuji yang terdapat pada kisah keteladanan
nabi Muhammad saw.
Secara berpasangan mendiskusikan isi gambar
tentang keteladanan Nabi Muhammad saw baik
secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang keteladanan Nabi Muhammad saw
34

keteladanan
Nabi
Muhammad
saw.
4.15 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad
saw.

secara individual atau kelompok.


Menguhubungkan kisah keteladanan Nabi
Muhammad saw dengan sikap jujur dalam
kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Nabi Muhammad saw secara
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

C. Kelas : III

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu


Materi
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Terbiasa
Q.S. an-Nasr Mengamati kalimat-kalimat dalam Q.S. an-Nasr
membaca aldan Q.S. al-Kausar secara
dan Q.S. alQurn dengan Kausar
individu/pasangan/klasikal.
tartil.
Mengamati bentuk huruf dalam kalimatMenunjukkan
kalimat dalam Q.S. an-Nasr dan Q.S. al-Kausar
sikap peduli
individu/kelompok/klasikal.
terhadap sesama
Mengamati hafalan Q.S. an-Nasr dan Q.S. alsebagai
Kausar.
implementasi
Melalui motivasi dari guru mengajukan
dari pemahaman
pertanyaan tentang kalimat-kalimat dalam Q.S.
Q.S. an-Nasr dan
an-Nasr dan Q.S. al-Kausar.
Q.S. al-Kausar.
Mengajukan pertanyaan terkait bacaan, tulisan
Memahami
dan hafalan Q.S. an-Nasr dan Q.S. al-Kausar.
makna Q.S. an Secara berkelompok mendiskusikan tentang
Nasr dan Q.S. albacaan dan cara menulis kalimat-kalimat
Kausar.
dalam Q.S. an-Nasr dan Q.S. al-Kausar.
Membaca
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kalimatbacaan, tulisan, dan hafalan Q.S. an-Nasr dan
kalimat dalam
Q.S. al-Kausar.
Q.S. an-Nasr
Menguhubungkan penguasaan tentang bacaan,
dan Q.S. altulisan, dan hafalan Q.S. an-Nasr dan Q.S. alKausar dengan
Kausardengan yang dipraktikkan sehari-hari.
benar.
Menyampaikan hasil belajar tentang membaca,
Menulis
menulis dan hafalan Q.S. an-Nasr dan Q.S. alkalimatKausar.
kalimat dalam
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.
Q.S. an-Nasr
dan Q.S. alKausar dengan
benar.
Menunjukkan
hafalanQ.S. anNasr dan Q.S. alKausar dengan

Kompetensi Dasar
1.1

2.1

3.1

4.1.1

4.1.2

4.1.3

35

lancar.
1.2 Meyakini Hadis Hadis yang

yang terkait
terkait dengan
dengan perilaku perilaku

mandiri, percaya
mandiri,
diri, dan

percaya diri,
tanggung jawab.
dan tanggung
2.2 Menunjukkan
jawab
perilaku
mandiri, percaya

diri, dan
tanggung jawab.
3.2 Memahami

Hadis yang
terkait dengan
perilaku

mandiri, percaya
diri, dan
tanggung jawab.

4.2 Mencontohkan
perilaku
mandiri, percaya
diri, dan

tanggung jawab
sebagai

implementasi
makna Hadis

yang terkandung

Menyimak hadis yang terkait dengan perilaku


mandiri, percaya diri, dan tanggung jawab.
Mengamati ciri-ciri perilaku mandiri, percaya
diri, dan tanggung jawab.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang isi hadis mengenai
perilaku mandiri, percaya diri, dan tanggung
jawab.
Mengajukan pertanyaan tentang ciri-ciri
perilaku mandiri, percaya diri, dan tanggung
jawab.
Secara kelompok kecil mendiskusikan isi hadis
yang terkait dengan perilaku mandiri, percaya
diri, dan tanggung jawab.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
hadis yang terkait dengan perilaku mandiri,
percaya diri, dan tanggung jawab.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap dan
perilaku mandiri, percaya diri, dan tanggung
jawab dengan sikap dan perilaku warga sekolah
sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
mandiri, percaya. diri, dan tanggung jawab
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.3 Meyakini
Allah Swt. Itu Menyimak penjelasan tentang keesaan Allah
keesaan Allah
Swt.
Esa
Yang Maha
Mengamati diri dan makhluk ciptaan Allah Swt.
Pencipta
yang ada di sekitar rumah dan sekolah.
berdasarkan
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pengamatan
pertanyaan tentang Allah Swt. sebagai Pencipta
terhadap dirinya
manusia dan alam semesta.
dan makhluk
Mengajukan pertanyaan tentang awal
ciptaanNya yang
penciptaan manusia (diri) dan alam sekitar.
dijumpai di
Secara kelompok kecil mendiskusikan Allah
sekitar rumah
Swt. adalah Esa, Pencipta manusia dan alam
dan sekolah.
semesta.
2.3 Menunjukkan
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
sikap kerjasama
pengamatan terhadap diri dan alam semesta di
sebagai
sekitar rumah dan sekolah.
implementasi
Menguhubungkan tentang isi hasil diskusi
dari pemahaman
dengan sikap manusia terhadap Allah Swt., diri
keesaan Allah
dan alam sekitar dalam perilaku sehari-hari.
Swt.
Menyampaikan hasil diskusi tentang Keesaan
3.3 Memahami
Allah Swt., diri, dan alam semesta.
keesaan Allah
Menyampaikan hasil belajar tentang
Yang Maha
pengenalan Allah Swt. dan pengamatan
Pencipta
36

4.3

berdasarkan
pengamatan
terhadap dirinya
dan makhluk
ciptaanNya yang
dijumpai di
sekitar rumah
dan sekolah.
Melakukan
pengamatan
terhadap diri
dan makhluk
ciptaan Allah
Swt. yang
dijumpai di
sekitar rumah
dan sekolah
sebagai
implementasi
iman terhadap
keesaan Allah
Yang Maha
Pencipta.

1.4 Meyakini adanya al-Asmau alAllah Swt. Yang Husna: alMaha Pemberi, Wahhab,
Maha
al-Alim, dan
Mengetahui dan
as-Sami
Maha
Mendengar.
2.4 Menunjukkan
sikap peduli,
berbuat baik
dan berhati-hati
sebagai
implementasi
dari pemahaman
Asmaul Husna:
al-Wahhab,
al-Alim, dan asSami.
3.4 Memahami
makna al-Asmau
al-Husna: alWahhab,
al-Alim, dan asSami.
4.4 Membaca alAsmau alHusna: alWahhab,
al-Alim, dan asSamidengan

terhadap diri dan alam semesta.


Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak makna al-Asmau al-Husna: alWahhab, al-Alim, dan as-Sami.


Mengamati lafal dan arti al-Asmau al-Husna:
al-Wahhab, al-Alim, dan as-Sami.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang lafal dan arti al-Asmau alHusna: al-Wahhab, al-Alim, dan as-Sami
Mengajukan pertanyaan tentang makna alAsmau al-Husna: al-Wahhab, al-Alim, dan asSami.
Secara kelompok kecil mendiskusikan lafal dan
makna al-Asmau al-Husna: al-Wahhab, al-Alim,
dan as-Sami.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
makna al-Asmau al-Husna: al-Wahhab, al-Alim,
dan as-Sami.
Menghubungkan tentang isi hasil diskusi alWahhab, al-Alim, dan as-Sami Allah Swt.
dengan sikap manusia dalam perilaku seharihari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna alAsmau al-Husna: al-Wahhab, al-Alim, dan asSami..
Menyampaikan hasil belajar tentang lafal dan
makna al-Asmau al-Husna: al-Wahhab, al-Alim,
dan as-Sami.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

37

jelas dan benar


1.5 Meyakini bahwa Tawaduk,
perilaku
ikhlas, dan
tawaduk, ikhlas, mohon
dan mohon
pertolongan
pertolongan
sebagai
cerminan dari
iman.
2.5 Menunjukkan
perilaku
tawaduk, ikhlas,
dan mohon
pertolongan.
3.5 Memahami
perilaku
tawaduk, ikhlas,
dan mohon
pertolongan.
4.5 Mencontohkan
perilaku
tawaduk, ikhlas,
dan mohon
pertolongan.

Menyimak makna tawaduk, ikhlas, dan


mohon pertolongan.
Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
dengan perilakutawaduk, ikhlas, dan mohon
pertolongan.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna perilakutawaduk,
ikhlas, dan mohon pertolongan.
Secara kelompok kecil mendiskusikan perilaku
tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
perilaku tawaduk, ikhlas, dan mohon
pertolongan.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan
dengan sikap dan perilaku warga sekolah
sehari-hari.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
tawaduk, ikhlas, dan mohon pertolongan.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap tawaduk, ikhlas, dan mohon
pertolongan.

1.6 Meyakini bahwa Sikap peduli


sikap peduli
terhadap
terhadap sesama sesama
sebagai
cerminan dari
iman.
2.6 Menunjukkan
sikap peduli
terhadap sesama
sebagai
implementasi
dari pemahaman
Q.S. al-Kausar.
3.6 Memahami sikap
peduli terhadap
sesama sebagai
implementasi
dari pemahaman
Q.S. al-Kausar.
4.6 Mencontohkan
perilaku peduli
terhadap sesama
sebagai
implementasi
dari pemahaman
Q.S. al-Kausar.

Menyimak makna peduli terhadap sesama.


Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
dengan sikap peduli terhadap sesama.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna peduli terhadap
sesama sebagai implementasi dari pemahaman
Q.S. al-Kausar.
Mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh
sikappeduli terhadap sesama.
Secara kelompok kecil mendiskusikan makna
peduli terhadap sesama sebagai implementasi
dari pemahaman Q.S. al-Kausar.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
perilaku peduli terhadap sesama sebagai
implementasi dari pemahaman Q.S. al-Kausar.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
peduli sesama dengan perilaku warga sekolah
sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
peduli sesama.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap peduli sesama.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

38

1.7 Menerima dan Sikap


mensyukuri
bersyukur
nikmat Allah
Swt. yang
diberikan
kepada
makhluknya
2.7 Menunjukkan
sikap bersyukur.
3.7 Memahami sikap
bersyukur.
4.7 Mencontohkan
sikap bersyukur.

Menyimak makna bersyukur.


Mengamati gambar/tayangan contoh sikap
bersyukur.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang sikap bersyukur.
Mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh
sikap bersyukur.
Secara kelompok kecil mendiskusikan makna
sikap bersyukur.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
sikap bersyukur.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
bersyukur dengan perilaku warga sekolah
sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
bersyukur.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap bersyukur.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.8 Menjalankan
Makna salat
salat secara
tertib.
2.8 Menunjukkan
sikap hidup
tertib sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna ibadah
salat.
3.8 Memahami
makna salat
sebagai wujud
dari pemahaman
Q.S. al-Kausar.
4.8 Menunjukkan
contoh makna
salat sebagai
wujud dari
pemahaman
Q.S. al-Kausar.

Menyimak penjelasan tentang makna salat


secara individu/pasangan.
Mengamati makna salat secara pasangan atau
kelompok.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna salat.
Mengajukan pertanyaan terkait dengan makna
salat.
Secara berkelompok mendiskusikan makna
salat.
Secara individu menyampaikan pendapat
tentang makna salat.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang makna salat.
Menguhubungkan pengetahuan tentangmakna
salat yang dilakukan sehari-hari.
Menyampaikan hasil belajar tentang makna
salat.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.9 Menerima
Zikir dan doa
makna zikir dan setelah salat
doa setelah salat
sebagai wujud
berserah diri
kepada Allah
Swt.
2.9 Menunjukkan
sikap rendah

Menyimak makna zikir dan doa setelah salat.


Mengamati tata cara zikir dan doa setelah salat
secara benar.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang zikir dan doa setelah salat.
Mengajukan pertanyaan tentang tata cara zikir
dan doa setelah salat secara benar.
Secara kelompok kecil mendiskusikan makna

39

3.9

4.9

hati sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna zikir dan
doa setelah
salat.
Memahami
makna zikir dan
doa setelah
salat.
Mempraktikkan
tata cara zikir
dan doa setelah
salat secara
benar.

1.10 Menjalankan
Hikmah
ibadah salat
ibadah salat
dengan tertib
2.10 Menunjukkan
perilaku
kerjsama
sebagai
implementasi
dari pemahaman
hikmah ibadah
salat.
3.10 Memahami
hikmah ibadah
salat melalui
pengamatan dan
pengalaman di
rumah dan
sekolah.
4.10 Menceritakan
pengalaman
hikmah
pelaksanaan
ibadah salat di
rumah dan
sekolah.

zikir dan doa setelah salat serta tata caranya.


Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
makna zikir dan doa setelah salat.
Menguhubungkan pelajaran tentang makna
zikir dan doa setelah salat dengan tata cara
berzikir dan berdoa sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
zikir dan doa setelah salat.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
praktik berzikir dan berdoa sehari-hari.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak penjelasan hikmah ibadah salat.


Mencermati cerita pengalaman salat di rumah
dan sekolah.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang hikmah ibadah salat
seperti apa yang dialami atau dirasakan ketika
melakukan salat.
Mengajukan pertanyaan tentang tata cara salat
yang baik dan benar.
Secara kelompok kecil mendiskusikan hikmah
ibadah salat melalui pengamatan dan
pengalaman di rumah, sekolah, dan di tempat
lain.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
hikmah ibadah salat.
Menguhubungkan pengalaman pengamalan
ibadah salat dengan kondisi tertentu seperti di
rumah, sekolah, atau tempat lain.
Menyampaikan hasil diskusi tentang hikmah
ibadah salat.
Menyampaikan hasil pengamatan dan
pengalaman melakukan ibadah salat di
berbagai tempat.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.11 Meyakini
Kisah

kebenaran kisah keteladanan


Nabi Yusuf a.s. Nabi Yusuf a.s
2.11 Menunjukkan

sikap pemaaf
sebagai
implementasi

dari pemahaman
kisah

keteladanan
Nabi Yusuf a.s.

3.11 Memahami kisah

Menyimak kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Yusuf a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Yusuf a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh
sikap Nabi Yusuf a.s. yang hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikan kisah
keteladanan Nabi Yusuf a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang

40

keteladanan
Nabi Yusuf a.s.
4.11 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Yusuf a.s.

kisah keteladanan Nabi Yusuf a.s.


Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Yusuf a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Yusuf a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Yusuf a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.12 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Syuaib a.s. Nabi Syuaib
2.12 Menunjukkan
a.s.
sikap jujur
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Syuaib a.s
3.12 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Syuaib a.s.
4.12 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Syuaib a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Syuaib a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Syuaib a.s. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Syuaib a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Syuaib a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Syuaib a.s.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Syuaib a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Syuaib a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Syuaib a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Syuaib a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.13 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Ibrahim
Nabi Ibrahim
a.s. dan Nabi
a.s. dan Nabi
Ismail a.s.
Ismail a.s
2.13 Menunjukkan
sikap rasa ingin
tahu, sabar, rela
berkorban,
hormat dan
patuh kepada
orangtua sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Ibrahim
a.s. dan Nabi
Ismail a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s.


dan Nabi Ismail a.s.
Mengamati isi kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi
Ismail a.s. yang perlu diteladani
(diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh
sikap Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.
yang hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikan kisah
keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail
a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi
Ismail a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail
41

3.13 Memahami kisah


keteladanan
Nabi Ibrahim
a.s. dan Nabi
Ismail a.s.
4.13 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Ibrahim
a.s. dan Nabi
Ismail a.s.

a.s. dengan perilaku warga sekolah sehari-hari.


Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail
a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Ibrahim a.s. dan
Nabi Ismail a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.14 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi
Nabi
Muhammad saw.
Muhammad
2.14 Menunjukkan
saw
sikap percaya
diri dan mandiri
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
3.14 Memahami kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
4.14 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Muhammad


saw tentang sikap percaya diri dan
kemandirian.
Mencermati sikap percaya diri dan kemandirian
sebagai wujud dari keteladanan Nabi
Muhammad saw.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh
sikap percaya diri dan kemandirian Nabi
Muhammad saw.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Muhammad saw
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Muhammad saw tentang
percaya diri dan kemandirian dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Muhammad saw.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

D. Kelas : IV

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu


Materi
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
1.1 Terbiasa
Q.S. al-Falaq Membaca Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil dengan
membaca almemperhatikan makhraj hurufnya secara
dan Q.S. al-Fil
Qurn dengan
klasikal, kelompok atau individual.
Membaca secara berulang-ulang sampai hafal
tartil.
2.1 Menunjukkan
Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil dengan
sikap kerjasama
memperhatikan makhraj hurufnya.
dan peduli
Mendemontrasikan hafalan Q.S. al-Falaq dan
Kompetensi Dasar

42

sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna Q.S. alFalaq dan Q.S.
al-Fil.
3.1 Memahami Q.S.
al-Falaq dan
Q.S. al-Fil
dengan baik dan
benar.
4.1.1 Membaca Q.S.
al-Falaq dan
Q.S. al-Fil
dengan tartil.
4.1.2 Menulis
kalimatkalimat dalam
Q.S. al-Falaq
dan Q.S. al-Fil
dengan benar.
4.1.3 Menunjuk
kan hafalan
Q.S. al-Falaq
dan Q.S. al-Fil
dengan lancar.

al-Fil secara klasikal, kelompok atau individual.


Memotivasi siswa bertanya, misalnya: mengapa
membaca al-Qurn harus dengan makhrijul
huruf yang benar?
Bagaimana jika kita salah membaca makharijul
huruf?
Diskusi tentang arti Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil
secara kelompok.
Diskusi tentang isi kandungan Q.S. al-Falaq
dan Q.S. al-Fil secara kelompok.
Menulis Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil dengan
benar secara individu.
Mencermati arti Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil.
Mencermati isi kandungan Q.S. al-Falaq dan
Q.S. al-Fil.
Menyimpulkan kandungan Q.S. al-Falaq dan
Q.S. al-Fil.
Menyampaikan hasil diskusi tentang arti dan
isi kandungan Q.S. al-Falaq dan Q.S. al-Fil
secara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

1.2 Meyakini Allah Allah Swt. itu Mencermati menyimak tentang Allah Swt. itu
itu ada melalui ada
ada secara klasikal, kelompok maupun
pengamatan
individual.
terhadap
Mengamati gambar contoh tentang Allah Swt.
makhluk
itu ada secara klasikal atau individual.
ciptaan-Nya di
Melalui motivasi dari guru mengajukan
sekitar rumah
pertanyaan tentang Allah Swt. itu ada.
dan sekolah.
Mengajukan pertanyaan, misalnya siapakah
2.2 Menunjukkan
yang yang menciptakan alam semesta ini?
sikap percaya
Mendiskusikan isi gambar tentang Allah Swt.
diri sebagai
itu ada baik secara klasikal maupun kelompok.
implementasi
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
dari pemahaman
tentang Allah Swt. itu ada.
Allah itu ada.
Mengidentifikasi bukti tentang Allah itu ada.
3.2 Memahami Allah
Menyampaikan hasil diskusi tentang Allah Swt.
itu ada melalui
itu ada secara kelompok.
pengamatan
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
terhadap
Allah Swt. itu ada Allah Swt. secara individual
makhluk
atau kelompok.
ciptaan-Nya di
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
sekitar rumah
mengonfirmasi, menyanggah).
dan sekolah.
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
4.2 Melakukan
guru.
pengamatan
terhadap
43

makhluk ciptaan
Allah di sekitar
rumah dan
sekolah sebagai
upaya mengenal
Allah itu ada.
1.3 Meyakini adanya Al-Basir,
Allah Swt. Yang Al-Adil, dan
Maha Melihat, Al-Azim
Maha Adil dan
Maha Agung.
2.3 Menunjukkan
sikap hati-hati,
hormat dan
kerjasama
sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna al-Asmau
al-Husna: AlBasir, Al-Adil,
dan Al-Azim.
3.3 Memahami
makna al-Asmau
al-Husna: AlBasir, Al-Adil,
dan Al-Azim.
4.3 Membaca alAsmau al-Husna:
Al-Basir, Al-Adil,
dan Al-Azim.

Menyimak makna al-Asmau al-Husna: Al-Basir,


Al-Adil, dan Al-Azim.
Mengamati lafal dan arti al-Asmau al-Husna:
Al-Basir, Al-Adil, dan Al-Azim.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang lafal dan arti Al-Basir,
Al-Adil, dan Al-Azim.
Mengajukan pertanyaan tentang makna Asmau
al-Husna: Al-Basir, Al-Adil, dan Al-Azim.
Secara kelompok kecil mendiskusikan lafal dan
makna Asmau al-Husna: Al-Basir, Al-Adil, dan
Al-Azim.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
makna Asmau al-Husna: Al-Basir, Al-Adil, dan
Al-Azim.
Menguhubungkan tentang isi hasil diskusi sifat
Al-Basir, Al-Adil, dan Al-Azim Allah Swt. dengan
sikap manusia dalam perilaku sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
Asmau al-Husna: Al-Basir, Al-Adil, dan Al-Azim.
Menyampaikan hasil belajar tentang lafal dan
makna Asmau al-Husna: Al-Basir, Al-Adil, dan
Al-Azim.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.4 Meyakini
Iman kepada
keberadaan
malaikatmalaikatmalaikat Allah
malaikat Allah

Swt.
2.4 Menunjukkan

sikap patuh
sebagai
implementasi

dari pemahaman
makna iman
kepada

malaikatmalaikat Allah.
3.4 Memahami

makna iman
kepada

malaikatmalaikat Allah
berdasarkan

pengamatan

Menyimak penjelasan tentang makna iman


kepada malaikat-malaikat Allah Swt. secara
klasikal atau individual.
Mengamati gambar diri dan alam sekitar baik
secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tentang makna iman
kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
makna iman kepada malaikat-malaikat Allah
Swt.
Mendiskusikan isi gambar tentang makna iman
kepada malaikat-malaikat Allah Swt. baik
secara klasikal maupun kelompok.
Mengidentifikasi tentang makna iman kepada
malaikat-malaikat Allah Swt.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang makna iman kepada malaikat-malaikat
Allah Swt.
Menghubungkan kegiatan tentang makna iman
kepada malaikat-malaikat Allah Swt. dengan
44

4.4

terhadap dirinya
dan alam
sekitar.
Melakukan
pengamatan diri
dan alam sekitar
sebagai
implementasi
makna iman
kepada
malaikatmalaikat Allah.

kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi tentang makna
iman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
secara individual atau kelompok
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.5 Meyakini adanya Iman kepada


Rasul-rasul
Rasul Allah
Allah Swt.
2.5 Menunjukkan
sikap yang
dipengaruhi oleh
keimanan
kepada para
Rasul Allah Swt.
yang tercermin
dari perilaku
kehidupan
sehari-hari.
3.5 Memahami
makna iman
kepada Rasul
Allah.
4.5 Mencontohkan
makna iman
kepada Rasul
Allah.

Menyimak penjelasan tentang iman kepada


Rasul Allah Swt. secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tentang iman kepada Rasul
Allah Swt.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
makna iman kepada Rasul Allah Swt.
Mendiskusikan tentang makna iman kepada
Rasul Allah Swt. baik secara klasikal maupun
kelompok.
Mengidentifikasi tentang makna iman kepada
Rasul Allah Swt.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang makna iman kepada Rasul Allah Swt.
Menghubungkan kegiatan tentang makna iman
kepada Rasul Allah Swt. dengan kehidupan
sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi tentang makna
iman kepada Rasul Allah Swt. secara individual
atau kelompok
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.6 Meyakini bahwa Santun dan


sikap santun
menghargai
dan menghargai teman
teman sebagai
cerminan dari
iman.
2.6 Menunjukkan
sikap santun
dan menghargai
teman.
3.6 Memahami sikap
santun dan
menghargai
teman, baik di

Menyimak makna sikap santun dan


menghargai teman.
Mengamati makna sikap santun dan
menghargai teman.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang sikap santun dan
menghargai teman.
Mengajukan pertanyaan tentang sikap santun
dan menghargai teman.
Secara kelompok kecil mendiskusikan sikap
santun dan menghargai temanbaik di rumah,
sekolah, dan di masyarakat sekitar.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang sikap santun dan menghargai
45

4.6

rumah, sekolah,
dan di
masyarakat
sekitar.
Mencontohkan
sikap santun
dan menghargai
teman, baik di
rumah, sekolah,
dan di
masyarakat
sekitar.

temanbaik di rumah, sekolah, dan di


masyarakat sekitar.
Menghubungkan pelajaran tentang sikap
santun dan menghargai temanbaik di rumah,
sekolah, dan di masyarakat sekitar.
Menyampaikan hasil diskusi sikap santun dan
menghargai temanbaik di rumah, sekolah, dan
di masyarakat sekitar.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang sikap
santun dan menghargai teman.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.7 Meyakini bahwa Sikap rendah Menyimak penjelasan tentang sikap rendah
sikap rendah
hati.
hati
hati sebagai
Mengamati gambar tentang sikap rendah hati.
cerminan dari
Melalui motivasi dari guru mengajukan
iman.
pertanyaan tentang sikap rendah hati.
2.7 Menunjukkan
Mengajukan pertanyaan tentang sikap rendah
sikap rendah
hati.
hati.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
3.7 Memahami sikap
sikap rendah hati.
rendah hati.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
4.7 Mencontohkan
tentang sikap rendah hati.
sikap rendah
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
hati.
rendah hati dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
rendah hati.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang sikap
rendah hati.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.
1.8 Meyakini bahwa Perilaku
perilaku hemat hemat
sebagai
cerminan dari
iman.
2.8 Menunjukkan
perilaku hemat.
3.8 Memahami
perilaku hemat.
4.8 Mencontohkan
perilaku hemat.

Menyimak penjelasan tentang perilaku hemat.


Mengamati gambar tentang perilaku hemat.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku hemat.
Mengajukan pertanyaan tentang perilaku
hemat.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
perilaku hemat.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hemat.
Menguhubungkan pelajaran tentang perilaku
hemat dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
hemat.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku hemat.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.9 Meyakini bahwa Makna


Menyimak penjelasan tentang makna perilaku
perilaku jujur
perilaku jujur
46

sebagai
cerminan dari
iman.
2.9 Menunjukkan
perilaku jujur
dalam
kehidupan
sehari-hari.
3.9 Memahami
makna perilaku
jujur dalam
kehidupan
sehari-hari.
4.9 Mencontohkan
perilaku jujur
dalam
kehidupan
sehari-hari.

1.10 Meyakini bahwa Makna


perilaku amanah perilaku
sebagai
amanah
cerminan dari
iman.
2.10 Menunjukkan
perilakuamanah
dalam
kehidupan
sehari-hari.
3.10 Memahami
makna perilaku
amanah dalam
kehidupan
sehari-hari.
4.10 Mencontohkan
perilaku amanah
dalam
kehidupan
sehari-hari.
1.11 Meyakini bahwa
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtuadan
guru sebagai
cerminan dari
iman.
2.11 Menunjukkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtuadan

jujur.
Mengamati gambar tentang makna perilaku
jujur.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna perilaku jujur.
Mengajukan pertanyaan tentang makna
perilaku jujur.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
makna perilaku jujur.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang makna perilaku jujur.
Menguhubungkan pelajaran tentan makna
perilaku jujur dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
perilaku jujur.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
makna perilaku jujur.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak penjelasan tentang makna perilaku


amanah.
Mengamati gambar tentang makna perilaku
amanah.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna perilaku amanah.
Mengajukan pertanyaan tentang makna
perilaku amanah.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
makna perilaku amanah.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang makna perilaku amanah.
Menguhubungkan pelajaran tentan makna
perilaku amanah dengan sikap dan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
perilaku amanah.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
makna perilaku amanah.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Hormat dan

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
patuh kepada
dan guru secara klasikal atau individual.
orangtua dan
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
guru
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
kewajiban kalian kepada orangtuamu?
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
47

guru.
3.11 Memahami
makna perilaku
hormat dan
patuh kepada
orangtua, dan
guru.
4.11 Mencontohkanpe
rilaku hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.

hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.


Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hormat dan patuh kepada
orangtua dan guru.
Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru secara individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru secara individual
maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

1.12 Meyakini bahwa Perilaku


perilaku gemar gemar
membaca
membaca
sebagai
cerminan dari
iman.
2.12 Menunjukkan
sikap gemar
membaca.
3.12 Memahami
manfaat gemar
membaca.
4.12 Menunjukkan
perilaku gemar
membaca.

Menyimak penjelasan tentang manfaat gemar


membaca.
Mengamati gambar tentang perilaku gemar
membaca.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang manfaat gemar membaca.
Mengajukan pertanyaan tentang manfaat gemar
membaca.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
manfaat gemar membaca.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang manfaat gemar membaca.
Menguhubungkan pelajaran tentan manfaat
gemar membaca dengan sikap dan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang manfaat
gemar membaca.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
manfaat gemar membaca.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.13 Meyakini bahwa Makna sikap


sikap pantang pantang
menyerah
menyerah
sebagai
cerminan dari
iman

Menyimak penjelasan tentang makna sikap


pantang menyerah.
Mengamati gambar tentang makna sikap
pantang menyerah.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna sikap pantang
48

2.13 Menunjukkan
sikap pantang
menyerah.
3.13 Memahami
makna sikap
pantang
menyerah.
4.13 Menunjukkan
sikap pantang
menyerah.

1.14 Menerapkan
Tatacara
ketentuan
bersuci dari
syariat Islam
hadas kecil
dalam bersuci
dari hadas kecil.
2.14 Menunjukkan
perilaku bersih
sebagai
implementasi
dari pemahaman
tata cara bersuci
dari hadas kecil.
3.14 Memahami tata
cara bersuci dari
hadas kecil
sesuai ketentuan
syariat Islam.
4.14 Mempraktikkan
tata cara bersuci
dari hadas kecil
sesuai ketentuan
syariat Islam.

1.15 Menjalankan
salat dengan
tertib.
2.15 Menunjukkan
sikap disiplin
sebagai

menyerah.
Mengajukan pertanyaan tentang makna sikap
pantang menyerah.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
makna sikap pantang menyerah.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang makna sikap pantang menyerah.
Menguhubungkan pelajaran tentanmakna
sikap pantang menyerah dengan sikap dan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
sikap pantang menyerah.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
makna sikap pantang menyerah.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak tata cara bersuci dari hadas kecil.


secara klasikal atau individual.
Mengamati gambar contoh tata cara bersuci
dari hadas kecil secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tata cara bersuci dari
hadas kecil.
Mengajukan pertanyaan, misalnya sebutkan
bagaimana caranya bersuci dari hadas kecil?
Mendiskusikan isi gambar contoh tata cara
bersuci dari hadas kecil baik secara klasikal
maupun kelompok.
Mendiskusikan tata cara bersuci dari hadas
kecil baik secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang tata
cara bersuci dari hadas kecil.
Mengidentifikasi tata cara bersuci dari hadas
kecil.
Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh
tata cara bersuci dari hadas kecil.secara
kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
contoh tata cara bersuci dari hadas kecil secara
individual atau kelompok.
Mempraktikkan/Menyimulasikan tata bersuci
baik secara individual maupun perwakilan
kelompok dengan baik dan benar.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Makna ibadah Menyimak makna ibadah salat.


Mengamati pengalaman melaksanakan salat di
salat
rumah dan masjid lingkungan sekitar rumah.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna ibadah salat.
Mengajukan pertanyaan tentang pengalaman
49

implementasi
dari pemahaman
makna ibadah
salat
3.15 Memahami
makna ibadah
salat.
4.15.1 Menunjukkan
contoh makna
ibadah salat.
4.15.2 Menceritakan
pengalaman
melaksanaka
n salat di
rumah dan
masjid
lingkungan
sekitar
rumah.

melaksanakan salat di rumah dan masjid


lingkungan sekitar rumah.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
makna ibadah salat dan pengalaman
melaksanakan salat di rumah dan masjid
lingkungan sekitar rumah.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
makna ibadah salat dan pengalaman
melaksanakan salat di rumah dan masjid
lingkungan sekitar rumah.
Menguhubungkan tentang isi hasil diskusi
tentang makna ibadah salat dan pengalaman
melaksanakan salat di rumah dan masjid
lingkungan sekitar rumah dalam perilaku
sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang tentang
makna ibadah salat dan pengalaman
melaksanakan salat di rumah dan masjid
lingkungan sekitar rumah
Menyampaikan hasil belajar tentang makna
ibadah salat dan pengalaman melaksanakan
salat di rumah dan masjid lingkungan sekitar
rumah
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru

1.16 Meyakini
Kisah
kebenaran
keteladanan
kisah Nabi
Nabi Ayyub
Ayyub a.s.
a.s.
2.16 Menunjukkan
sikap sabar
sebagai
implementasi
dari
pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Ayyub
a.s.
3.16 Memahami
kisah
keteladanan
Nabi Ayyub a.s.
4.16 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Ayyub a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Ayyub a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Ayyub a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Ayyub a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Ayyub a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Ayyub a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Ayyub a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Ayyub a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Ayyub a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Ayyub a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.17 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Zulkifli a.s. Nabi Zulkifli
2.17 Menunjukkan
a.s.
sikap rendah
hati sebagai

Menyimak kisah keteladanan Nabi Zulkifli a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Zulkifli a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
50

implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Zulkifli a.s.
3.17 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Zulkifli a.s.
4.17 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Zulkifli a.s.

1.18 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Harun a.s. Nabi Harun
2.18 Menunjukkan
a.s.
perilaku kasih
sayang sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi Harun a.s.
3.18 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Harun a.s.
4.18 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Harun a.s.

Zulkifli a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Zulkifli a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Zulkifli a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Zulkifli a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Zulkifli a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Zulkifli a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Zulkifli a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Harun a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Harun a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Harun a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Harun a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Harun a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Harun a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Harun a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Harun a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Harun a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.19 Meyakini
Kisah

kebenaran kisah keteladanan


Nabi Musa a.s. Nabi Musa a.s.
2.19 Menunjukkan

sikap berani dan


sikap pantang
menyerah

sebagai
implementasi
dari pemahaman

kisah
keteladanan

Nabi Musa a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Musa a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Musa a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Musa a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Musa a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Musa a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
51

3.19 Memahami kisah


keteladanan
Nabi Musa a.s.
4.19 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Musa a.s.

kisah keteladanan Nabi Musa a.s.


Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Musa a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Musa a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Musa a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.20 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi
Nabi
Muhammad saw.
Muhammad
2.20 Menunjukkan
saw.
sikap santun
dan menghargai
teman, baik di
rumah, sekolah,
dan di
masyarakat
sekitar sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
3.20 Memahami kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
4.20 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Muhammad


saw.
Mengamati isi kisah Nabi Muhammad saw. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Muhammad saw. yang
hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Muhammad saw.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.21 Meyakini
Kisah
keimanan Wali keteladanan
Songo kepada
Wali Songo
Allah Swt.
2.21 Menunjukkan
perilaku peduli
dan rendah hati
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan Wali
Songo
3.21 Memahami kisah
keteladanan Wali

Menyimak kisah keteladanan kisah keteladanan


Wali Songo secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar contoh keteladanan kisah
keteladanan Wali Songo baik secara klasikal
atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang ketelaladanan kisah
keteladanan Wali Songo.
Mengajukan pertanyaan terkait dengan
keteladanan kisah keteladanan Wali Songo.
Secara berkelompok mendiskusikan perilaku
terpuji yang terdapat pada kisah keteladanan
kisah keteladanan Wali Songo.
Secara berpasangan mendiskusikan isi gambar
tentang keteladanan kisah keteladanan Wali
52

Songo.
4.21 Menceritakan
kisah
keteladanan Wali
Songo.

Songo baik secara klasikal maupun kelompok.


Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang keteladanan kisah keteladanan Wali
Songo secara individual atau kelompok.
Menguhubungkan kisah keteladanan kisah
keteladanan Wali Songo dengan sikap kasih
sayang dalam kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan kisah keteladanan Wali Songo
secara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

E. Kelas : V

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu


Kompetensi Dasar

Materi

Kegiatan Pembelajaran

Pembelajaran

1.1 Terbiasa
Q.S. at-Tin dan
membaca alQ.S. al-Maun
Qurn dengan
tartil.

2.1 Menunjukkan
sikap saling
mengingatkan

dan berpegang
teguh sebagai
implementasi

dari pemahaman
Q.S. at-Tin dan
Q.S. al-Maun.

3.1 Memahami
makna Q.S. at
Tin dan Q.S. alMaun dengan

benar.
4.1.1 Membaca Q.S.

at-Tin dan Q.S.


al-Maun

dengan baik

dan benar.
4.1.2 Menulis

kalimatkalimat dalam

Q.S. at-Tin dan


Q.S. al-Maun
dengan baik

dan benar.

Membaca Q.S. at-Tin dan Q.S. al-Maun dengan


memperhatikan makhraj hurufnya secara
klasikal, kelompok atau individual.
Membaca secara berulang-ulang sampai hafal
Q.S. at-Tin dan Q.S. al-Maun dengan
memperhatikan makhraj hurufnya.
Mendemontrasikan hafalan Q.S. at-Tin dan Q.S.
al-Maun secara klasikal, kelompok atau
individual.
Memotivasi siswa bertanya, misalnya: mengapa
membaca al-Qurn harus dengan makhrijul
huruf yang benar?
Bagaimana jika kita salah membaca makharijul
huruf?
Diskusi tentang arti Q.S. at-Tin dan Q.S. alMaun secara kelompok.
Diskusi tentang isi kandungan Q.S. at-Tin dan
Q.S. al-Maun secara kelompok.
Menulis Q.S. at-Tin dan Q.S. al-Maun dengan
benar secara individu.
Mencermati arti Q.S. at-Tin dan Q.S. al-Maun.
Mencermati isi kandungan Q.S. at-Tin dan Q.S.
al-Maun.
Menyimpulkan kandungan Q.S. at-Tin dan Q.S.
al-Maun.
Menyampaikan hasil diskusi tentang arti dan
isi kandungan Q.S. at-Tin dan Q.S. al-Maun
secara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi

53

4.1.3

Menunjukkan
hafalanQ.S. atTin dan Q.S. alMaun dengan
baik dan benar.

1.2 Meyakini adanya Asmaul


Allah Swt. Yang Husna: al- alMaha
Mumit, alMematikan,
Hayy, alMaha Hidup,
Qayyum, dan
Maha Berdiri
al-Ahad
Sendiri dan
Maha Esa.
2.2 Menunjukkan
sikap berani,
peduli, mandiri
dan teguh
pendirian
sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna al-Asmau
al-Husna: alMumit, al-Hayy,
al-Qayyum,
danal-Ahad.
3.2 Memahami
makna al-Asmau
al-Husna: alMumit, al-Hayy,
al-Qayyum, dan
al-Ahad.
4.2 Membaca alAsmau al-Husna:
al-Mumit, alHayy, alQayyum, dan alAhad

(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).


Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

Membaca buku teks tentang Asmaul Husna: alMumit, al-Hayy, Al-Qayyum, dan al-Ahad.
Mengamati tayangan tentang al-Asmau alHusna: al-Mumit, al-Hayy, al-Qayyum, dan alAhad.
Memotivasi siswa bertanya, berkaitan dengan
al-Asmau al-Husna: al-Mumit, al-Hayy, alQayyum, dan al-Ahad. Misalnya: mengapa Allah
Swt. menghidupkan manusia dan Allah Swt.
pula yang mematikan?
Diskusi tentang al-Asmau al-Husna: al-Mumit,
al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad secara
klasikal atau individual.
Menujukkan bukti al-Asmau al-Husna: alMumit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad dalam
kehidupan sehari-hari.
Menganalisis buktial-Asmau al-Husna: alMumit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad dalam
kehidupan sehari-hari.
Menyimpulkan bukti al-Asmau al-Husna: alMumit, al-Hayy, al-Qayyum, dan al-Ahad dalam
kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang arti alAsmau al-Husna: al-Mumit, al-Hayy, al-Qayyum,
dan al-Ahad secara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

1.3 Meyakini
Nama-nama
keberadaan
Rasul Allah
Rasul Allah dan dan Rasul Ulul
Rasul Ulul Azmi.
Azmi
2.3 Menunjukkan

sikap sabar dan


jujur sebagai
implementasi

dari pemahaman
mengenal nama
nama Rasul
Allah dan Rasul

Mencermati nama-nama Rasul Allah Swt. dan


Rasul Ulul Azmi secara klasikal atau individual.
Mendiskusikan nama-nama Rasul Allah Swt.
dan Rasul Ulul Azmi secara kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang namanama Rasul Allah Swt. dan Rasul Ulul Azmi
secara kelompok.
memotivasi siswa bertanya, misalnya : mengapa
terdapat Rasul Ulul Azmi?
Apa bukti/peristiwa seseorang dikategorikan
Rasul Ulul Azmi?
Diskusi tentang arti Nama-nama Rasul Allah
54

3.3

4.3

Ulul Azmi.
Memahami
nama-nama
Rasul Allah dan
Rasul Ulul Azmi.
Menghafal
nama-nama
Rasul Allah dan
Rasul Ulul Azmi.

1.4 Meyakini adanya Kitab-kitab


kitab-kitab suci suci melalui
melalui rasulrasul-rasulrasul-Nya
Nya
sebagai
implementasi
rukun iman.
2.4 Menunjukkan
sikap percaya
diri sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna
diturunkannya
kitab-kitab suci
melalui rasulrasul-Nya.
3.4 Memahami
makna
diturunkannya
kitab-kitab suci
melalui rasulrasul-Nya
sebagai
implementasi
rukun iman.
4.4 Menunjukkan
makna
diturunkannya
kitab-kitab suci
melalui rasulrasul-Nya
sebagai
implementasi
rukun iman.

Swt. dan Rasul Ulul Azmi secara klasikal atau


individual.
Menujukkan perbedaan Rasul Allah Swt. dan
Rasul Ulul Azmi.
Menganalisis perbedaan Rasul Allah Swt. dan
Rasul Ulul Azmi.
Menganalisis mukjizat Rasul Ulul Azmi.
Menyimpulkan bukti Rasul Ulul Azmi.
Menyampaikan hasil diskusi tentang Namanama Rasul Allah SWT. dan Rasul Ulul
Azmisecara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

Mendengar penjelasan kitab suci dan para nabi


yang menerimanya.
Mencermati makna diturunkannya kitab-kitab
suci melalui rasul-rasul-Nya secara klasikal
atau individual.
Memotivasi siswa bertanya, misalnya:
Mengapa kita berpedoman pada ajaran alQurn?
Apa saja nilai-nilai yang ada dalam al-Qurn?
Mendiskusikan tentang kandungan kitab suci
yang diberikan kepada para rasul
Menganalisis kandungan masing-masing kitab
suci Allah Swt.
Menganalisis nilai-nilai pedoman hidup dalam
al-Qurn.
Menyimpulkan nilai-nilai pedoman hidup
dalam al-Qurn.
Menyampaikan hasil diskusi tentang isi
kandungan ayat-ayat al-Qurn yang dibaca
secara kelompok atau individual.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

1.5 Meyakini bahwa Makna


Menyimak penjelasan tentang makna perilaku
perilaku jujur
jujur.
perilaku jujur
sebagai
Mengamati gambar tentang makna perilaku
55

cerminan dari
iman.
2.5 Menunjukkan
perilaku jujur
dalam
kehidupan
sehai-hari.
3.5 Memahami
makna perilaku
jujur dalam
kehidupan
sehari-hari.
4.5 Menunjukkan
perilaku jujur
dalam
kehidupan
sehari-hari.
1.6 Meyakini bahwa Hormat dan
hormat dan
patuh kepada
patuh kepada
orangtua dan
orangtua dan
guru
guru sebagai
cerminan dari
iman.
2.6 Menunjukkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtua, dan
guru.
3.6 Memahami
makna hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.
4.6 Mencontohkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada orangtua
dan guru.

jujur.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang makna perilaku jujur.
Mengajukan pertanyaan tentang makna
perilaku jujur.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
makna perilaku jujur.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang makna perilaku jujur.
Menguhubungkan pelajaran tentan makna
perilaku jujur dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang makna
perilaku jujur.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
makna perilaku jujur.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru secara klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
secara klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
kewajiban kalian kepada orangtuamu?
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua dan guru baik secara
klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hormat dan patuh kepada
orangtua dan guru.
Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua dan guru
secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua
dan guru secara individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua dan guru secara individual
maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
56

mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.
1.7 Meyakini bahwa Sikap
sikap saling
menghargai
menghargai
sesama manusia
sebagai
cerminan dari
iman.
2.7 Menunjukkan
sikap saling
menghargai
sesama
manusia.
3.7 Memahami
makna saling
menghargai
sesama
manusia.
4.7 Mencontohkan
sikap saling
menghargai
sesama
manusia.

Menyimak penjelasan tentang sikap


menghargai.
Mengamati gambar tentang sikap menghargai.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tentang sikap menghargai.
Mengajukan pertanyaan tentang tentang sikap
menghargai.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
sikap menghargai.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang sikap menghargai.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
menghargai dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
menghargai.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang sikap
menghargai.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.8 Meyakini bahwa Sikap


sikap sederhana sederhana
sebagai
cerminan dari
iman.
2.8 Menunjukkan
sikap sederhana
dalam
kehidupan
sehari-hari.
3.8 Memahami
makna
sederhana dalam
kehidupan
sehari-hari.
4.8 Mencontohkan
sikap sederhana
dalam
kehidupan
sehari-hari.

Menyimak penjelasan tentang makna sikap


sederhana.
Mengamati gambar tentang sikap sederhana.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tentang sikap sederhana.
Mengajukan pertanyaan tentang tentang sikap
sederhana.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
sikap sederhana.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang sikap sederhana.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
sederhana dengan sikap dan perilaku warga
sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
sederhana.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang sikap
sederhana.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.9 Meyakini bahwa Makna ikhlas Menyimak makna ikhlas beramal.


Ikhlas beramal beramal
Mengamati gambar/tayangan yang berkaitan
sebagai
dengan ikhlas beramal.
cerminan dari
Melalui motivasi dari guru mengajukan
iman
57

2.9 Menunjukkan
sikap Ikhlas
beramal dalam
kehidupan
sehari-hari.
3.9 Memahami
makna Ikhlas
beramal dalam
kehidupan
sehari-hari.
4.9 Mencontohkan
sikap Ikhlas
beramal dalam
kehidupan
sehari-hari.

1.10 Menjalankan
Hikmah puasa
kewajiban puasa Ramadan

Ramadan
sebagai

implementasi
dari pemahaman
rukun Islam.
2.10 Menunjukkan

sikap sabar dan


pengendalian

diri sebagai
implementasi
dari pemahaman
hikmah puasa

Ramadan.
3.10 Memahami

hikmah puasa
Ramadan yang
dapat

membentuk
akhlak mulia.

4.10 Menunjukkan
hikmah puasa

Ramadan yang
dapat
membentuk
akhlak mulia.
1.11 Menjalankan
Salat tarawih
salat tarawih
dan tadarus
dan tadarus al- al-Qurn
Qurn di bulan
Ramadan
sebagai wujud
ketaatan kepada
Allah dan rasulNya.
2.11 Menunjukkan

pertanyaan tentang makna ikhlas beramal.


Secara kelompok kecil mendiskusikan ikhlas
beramal.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
ikhlas beramal.
Menguhubungkan pelajaran tentang ikhlas
beramal sikap dan perilaku warga sekolah
sehari-hari.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.
Menyampaikan hasil diskusi tentang ikhlas
beramal.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan ikhlas beramal.
Menyimak penjelasan hikmah puasa Ramadan.
Mencermati cerita pengalaman puasa Ramadan
di rumah dan sekolah.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang hikmah puasa Ramadan
seperti apa yang dialami atau dirasakan ketika
melakukan puasa di bulan Ramadan.
Mengajukan pertanyaan tentang hikmah puasa
Ramadan.
Secara kelompok kecil mendiskusikan hikmah
puasa Ramadan melalui pengamatan dan
pengalaman di rumah, sekolah, dan di tempat
lain.
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
hikmah ibadah salat.
Menguhubungkan pengalaman pengamalan
ibadah salat dengan kondisi tertentu seperti di
rumah, sekolah, atau tempat lain.
Menyampaikan hasil diskusi tentang hikmah
puasa Ramadan.
Menyampaikan hasil pengamatan dan
pengalaman melakukan puasa Ramadan.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak penjelasan tentang salat tarawih dan


tadarus al-Qurn
Menyimak tatacara tarawih dan tadarus alQurn secara klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh tatacara
salat tarawih dan tadarus al-Qurn secara
klasikal atau individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang pelaksanaan tarawih dan

58

sikap tekun
sebagai
implementasi
dari pemahaman
pelaksanaan
salat tarawih
dan tadarus alQurn.
3.11 Memahami
pelaksanaan
salat tarawih
dan tadarus alQurn.
4.11 Mempraktikkan
tatacara salat
tarawih dan
tadarus alQurn.

1.12 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Dawud a.s. Nabi Dawud
2.12 Menunjukkan
a.s.
sikap berani
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Dawud a.s.
3.12 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Dawud a.s.
4.12 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Dawud a.s.

tadarus al-Qurn.
Mengajukan pertanyaan, misalnya Bagaimana
praktik atau tatacara salat tarawih dan tadarus
al-Qurn?
Mendiskusikan isi gambar contoh tatacara salat
tarawih dan tadarus al-Qurn baik secara
klasikal maupun kelompok.
Mendiskusikan tatacara salat tarawih dan
tadarus al-Qurn baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
tatacara salat tarawih dan tadarus al-Qurn.
Mengidentifikasi kegiatan tatacara salat
tarawih dan tadarus al-Qurn.
Menyampaikan hasil diskusi tentang contoh
tatacara salat tarawih dan tadarus al-Qurn
secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
contoh tatacara salat tarawih dan tadarus alQurn secara individual atau kelompok.
Mempraktikkan/Menyimulasikan tatacara salat
tarawih baik secara individual maupun
perwakilan kelompok dengan baik dan benar.
Menyajikan tatacaratadarus al-Qurn baik
secara individual maupun perwakilan kelompok
dengan baik dan benar.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Dawud a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Dawud a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Dawud a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Dawud a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Dawud a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Dawud a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Dawud a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Dawud a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Dawud a.s.

59

Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.


1.13 Meyakini
Kisah

kebenaran kisah keteladanan


Nabi Sulaiman Nabi Sulaiman
a.s.
a.s.
2.13 Menunjukkan

sikaprendah hati
sebagai
implementasi

dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Sulaiman

a.s.
3.13 Memahami kisah
keteladanan

Nabi Sulaiman
a.s.

4.13 Menceritakan
kisah
keteladanan

Nabi Sulaiman
a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Sulaiman


a.s.
Mengamati isi kisah Nabi Sulaiman a.s. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Sulaiman a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Sulaiman a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Sulaiman a.s.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Sulaiman a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Sulaiman a.s. dengan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Sulaiman a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Sulaiman a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.14 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Ilyas a.s.
Nabi Ilyas a.s.
2.14 Menunjukkan
sikapsabar
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Ilyas a.s.
3.14 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Ilyas a.s.
4.14 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Ilyas a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Ilyas a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Ilyas a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Ilyas a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Ilyas a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Ilyas a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Ilyas a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Ilyas a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Ilyas a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Ilyas a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.15 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Ilyasa a.s. Nabi Ilyasa
2.15 Menunjukkan

Menyimak kisah keteladanan Nabi Ilyasa a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Ilyasa a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
60

sikapkerjasama a.s.
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Ilyasa a.s.
3.15 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Ilyasa a.s.
4.15 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Ilyasa a.s.

1.16 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi
Nabi
Muhammad saw.
Muhammad
2.16 Menunjukkan
saw.
sikapjujur dan
peduli sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi
Muhammad saw.
3.16 Memahami kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
4.16 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.

pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi


Ilyasa a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Ilyasa a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Ilyasa a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Ilyasa a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Ilyasa a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Ilyasa a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Ilyasa a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Muhammad


saw.
Mengamati isi kisah Nabi Muhammad saw. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Muhammad saw. yang
hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Muhammad saw.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.17 Meyakini
Kisah Luqman
kebenaran kisah dalam alLuqman

Qurn
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.

2.17 Menunjukkan
sikap rendah
hati sebagai

implementasi

Menyimak kisah keteladanan kisah keteladanan


Luqman secara klasikal maupun individual.
Mengamati gambar contoh keteladanan kisah
keteladanan Luqman baik secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang ketelaladanan kisah
keteladanan Luqman.
Mengajukan pertanyaan terkait dengan
61

dari pemahaman
kisah keteladan
Luqman
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.
3.17 Memahami kisah
keteladanan
Luqman
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.
4.17 Menceritakan
kisah
keteladanan
Luqman
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.

keteladanan kisah keteladanan Luqman.


Secara berkelompok mendiskusikan perilaku
terpuji yang terdapat pada kisah keteladanan
kisah keteladanan Luqman.
Secara berpasangan mendiskusikan isi gambar
tentang keteladanan kisah keteladanan Luqman
baik secara klasikal maupun kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang keteladanan kisah keteladanan Luqman
secara individual atau kelompok.
Menguhubungkan kisah keteladanan kisah
keteladanan Luqman dengan sikap kasih
sayang dalam kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan kisah keteladanan Luqman secara
kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

F. Kelas : VI

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu


Kompetensi Dasar

Materi

Kegiatan Pembelajaran

Pembelajaran

1.1 Terbiasa
Q.S. almembaca alKafirun, Q.S.
Qurn dengan altartil.
Maidah/5:2-3
2.1 Menunjukkan
dan Q.S. alperilaku
toleran,simpati, Hujurat/49:12
-13
waspada,
berbaik sangka
dan hidup
rukunsebagai
implementasi
dari pemahaman
Q.S. al-Kafirun,
Q.S. alMaidah/5:23dan Q.S. alHujurat/49:1213.
3.1 Memahami
makna Q.S. alKafirun, Q.S. alMaidah/5:2-3
dan Q.S. al-

MembacaQ.S. al-Kafirun, Q.S. al-Maidah/5:2-3


dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13 dengan
memperhatikan makhraj hurufnya secara
klasikal, kelompok atau individual.
Membaca secara berulang-ulang sampai hafal
Q.S. al-Kafirun, Q.S. al-Maidah/5:2-3 dan Q.S.
al- Hujurat/49:12-13 dengan memperhatikan
makhraj hurufnya.
Mendemontrasikan hafalan Q.S. al-Kafirun, Q.S.
al-Maidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13,
secara klasikal, kelompok atau individual.
Memotivasi siswa bertanya, misalnya: mengapa
membaca al-Qurn harus dengan makhrijul
huruf yang benar?
Bagaimana jika kita salah membaca makharijul
huruf?
Diskusi tentang Q.S. al-Kafirun, Q.S. alMaidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13
secara kelompok.
Diskusi tentang isi kandungan Q.S. al-Kafirun,
Q.S. al-Maidah/5:2-3 dan Q.S. alHujurat/49:12-13 secara kelompok.
Menulis Q.S. al-Kafirun, Q.S. al-Maidah/5:2-3
dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13 dengan benar
62

Hujurat/49:1213 dengan
benar.
4.1.1 Membaca Q.S.
al-Kafirun, Q.S.
al-Maidah/5:23 dan Q.S. alHujurat/49:1213 dengan jelas
dan benar.
4.1.2 Q.S. al-Kafirun,
Q.S. alMaidah/5:2-3
dan Q.S. alHujurat/49:1213 dengan
benar.
4.1.3 Menunjukkan
hafalanQ.S. alKafirun, Q.S.
al-Maidah/5:23 dan Q.S. alHujurat/49:1213 dengan
benar
1.2 Meyakini adanya al-Asmau alAllah Swt.
Husna: AsTempat
Samad, Almeminta, Maha
Muqtadir, AlBerkuasa, Maha
Mendahulukan Muqaddim,
dan Maha Kekal. dan Al-Baqi.
2.2 Menunjukkan
sikappeduli
sebagai
implementasi
dari pemahaman
makna al-Asmau
al-Husna: AsSamad, AlMuqtadir, AlMuqaddim, dan
Al-Baqi.
3.2 Memahami
makna al-Asmau
al-Husna: AsSamad, AlMuqtadir, AlMuqaddim, dan
Al-Baqi.
4.2 Membaca alAsmau al-Husna:

secara individu.
Mencermati arti Q.S. al-Kafirun, Q.S. alMaidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13.
Mencermati isi kandungan Q.S. al-Kafirun, Q.S.
al-Maidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13.
Menyimpulkan kandungan Q.S. al-Kafirun, Q.S.
al-Maidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13.
Menyampaikan hasil diskusi tentang arti dan
isi kandungan Q.S. al-Kafirun, Q.S. alMaidah/5:2-3 dan Q.S. al- Hujurat/49:12-13
secara kelompok
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah)
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru

Membaca buku teks tentang al-Asmau alHusna: As-Samad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim,


dan Al-Baqi
Mengamati tayangan tentang al-Asmau alHusna: As-Samad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim,
dan Al-Baqi.
Memotivasi siswa bertanya, berkaitan dengan
al-Asmau al-Husna: As-Samad, Al-Muqtadir, AlMuqaddim, dan Al-Baqi. Misalnya: mengapa kita
harus memohon pertolongan kepada Allah Swt?
Diskusi tentang al-Asmau al-Husna: As-Samad,
Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan Al-Baqi secara
klasikal atau individual.
Menujukkan bukti al-Asmau al-Husna: AsSamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan Al-Baqi
dalam kehidupan sehari-hari.
Menganalisis buktial-Asmau al-Husna: AsSamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan Al-Baqi
dalam kehidupan sehari-hari.
Menyimpulkan bukti al-Asmau al-Husna: AsSamad, Al-Muqtadir, Al-Muqaddim, dan Al-Baqi
dalam kehidupan sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang arti alAsmau al-Husna: As-Samad, Al-Muqtadir, AlMuqaddim, dan Al-Baqi secara kelompok.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi

63

As-Samad, AlMuqtadir, AlMuqaddim, dan


Al-Baqi

(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).


Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

1.3 Meyakini adanya Hikmah


hari akhir
beriman
sebagai
kepada hari
implementasi
akhir
dari pemahaman
Rukun Iman.
2.3 Menunjukkan
perilakurendah
hati yang
mencerminkan
iman kepada
hari akhir.
3.3 Memahami
hikmah beriman
kepada hari
akhir yang dapat
membentuk
perilaku akhlak
mulia.
4.3 Menunjukkan
contoh hikmah
beriman kepada
hari akhir yang
dapat
membentuk
perilaku akhlak
mulia.

Menyimak penjelasan tentang hikmah beriman


kepada hari akhir secara klasikal atau
individual
Memotivasi siswa bertanya, misalnya: Apa
hikmah beriman kepada hari akhir?
Apa contoh prilaku yang mencerminkan iman
kepada hari akhir!
Diskusi tentang hikmah beriman pada hari
akhir.
Menganalisis sikap yang mencerminkan iman
kepada hari akhir.
Mengidentifikasi hikmah-hikmah beriman pada
hari akhir.
Menyimpulkan hasil identifikasi (hikmah pada
hari akhir).
Menyampaikan hasil diskusi tentang hikmah
pada hari akhir
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah)
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru

1.4 Menyakini
Hikmah
adanya qadha
beriman
dan qadar.
kepada qadha
2.4 Menunjukkan
dan qadar
perilakuberserah
diri kepada Allah
Swt. yang
mencerminkan
iman kepada
qadha dan
qadar.
3.4 Memahami
hikmah beriman
kepada qadha
dan qadar yang
dapat
membentuk
perilaku akhlak
mulia.
4.4 Menunjukkan
hikmah beriman

Menyimak penjelasan tentang makna beriman


kepada qadha dan qadar.
Menyimak penjelasan tentang contoh qadha
dan qadar.
Mengamati gambar tentang contoh qadha dan
qadar.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang tentang hikmah beriman
kepada qadha dan qadar.
Mengajukan pertanyaan tentang tentangcontoh
qadha dan qadar.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
hikmah beriman kepada qadha dan qadar
beserta contohnya.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang hikmah beriman kepada qadha dan
qadar serta contohnya.
Menguhubungkan pelajaran tentang contoh
qadha dan qadar dengan sikap dan perilaku
warga sekolah sehari-hari
Menyampaikan hasil diskusi tentang hikmah
64

kepada qadha
dan qadar yang
dapat
membentuk
perilaku akhlak
mulia.
1.5 Meyakini bahwa Hormat dan
perilaku hormat patuh kepada
dan patuh
orangtua,
kepada
guru dan
orangtua, guru
sesama
dan sesama
anggota keluarga anggota
keluarga
sebagai
cerminan dari
iman.
2.5 Menunjukkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtua, guru
dan sesama
anggota
keluarga.
3.5 Memahami
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtua, guru
dan sesama
anggota
keluarga.
4.5 Mencontohkan
perilaku hormat
dan patuh
kepada
orangtua, guru
dan sesama
anggota
keluarga.

beriman kepada qadha dan qadar serta contoh.


Menyampaikan hasil pengamatan tentang
hikmah beriman kepada qadha dan qadar serta
contohnya.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak penjelasan pentingnya memiliki


perilaku hormat dan patuh kepada orangtua,
guru dan sesama anggota keluarga secara
klasikal atau individual.
Mengamati gambar/tayangan contoh perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua, guru dan
sesama anggota keluarga secara klasikal atau
individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua, guru dan sesama anggota
keluarga.
Mengajukan pertanyaan, misalnya apakah
kewajiban kalian kepada orangtua, guru dan
sesama anggota keluarga?
Mendiskusikan isi gambar tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua, guru dan
sesama anggota keluarga.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua, guru dan sesama
anggota keluarga.
Mendiskusikan isi gambar perilaku hormat dan
patuh kepada orangtua, guru dan sesama
anggota keluarga baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi kelompok
tentang perilaku hormat dan patuh kepada
orangtua, guru dan sesama anggota keluarga.
Mengidentifikasi berbagai kegiatan tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua,
guru dan sesama anggota keluarga.
Menyampaikan hasil diskusi tentang perilaku
hormat dan patuh kepada orangtua, guru dan
sesama anggota keluarga secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
perilaku hormat dan patuh kepada orangtua,
guru dan sesama anggota keluarga secara
individual atau kelompok.
Mencontohkan dengan cara bermain
peran/simulasi perilaku hormat dan patuh
kepada orangtua, guru dan sesama anggota
keluarga secara individual maupun kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
65

guru.
1.6 Meyakini bahwa Sikap toleran
sikap toleran
dan simpatik
dan simpatik
terhadap
terhadap sesama
sesama
sebagai
cerminan dari
iman.
2.6 Menunjukkan
sikap toleran
dan simpatik
terhadap
sesama.
3.6 Memahami sikap
toleran dan
simpatik
terhadap sesama
sebagai wujud
dari pemahaman
Q.S. al-Kafirun.
4.6 Menunjukkan
sikap toleran
dan simpatik
terhadap sesama
sebagai wujud
dari pemahaman
Q.S. al-Kafirun.

Menyimak penjelasan tentang sikap toleran dan


simpatik terhadap sesama.
Mengamati gambar tentang sikap toleran dan
simpatik terhadap sesama.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang sikap toleran dan simpatik
terhadap sesama.
Mengajukan pertanyaan tentang sikap toleran
dan simpatik terhadap sesama.
Secara kelompok kecil mendiskusikan tentang
sikap toleran dan simpatik terhadap sesama.
Membuat catatan hasil diskusi kelompok
tentang sikap toleran dan simpatik terhadap
sesama.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
toleran dan simpatik terhadap sesama dengan
sikap dan perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang sikap
toleran dan simpatik terhadap sesama.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang sikap
toleran dan simpatik terhadap sesama.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.7 Menjalankan
Hikmah zakat,
kewajiban
infaq dan
berzakat sebagai sedekah

implementasi
dari pemahaman

rukun Islam.
2.7 Menunjukkan

sikap peduli
sebagai

implementasi
dari pemahaman

hikmah zakat,
infaq dan

sedekah sebagai
implementasi

dari rukun
Islam.
3.7 Memahami
hikmah zakat,
infaq dan
sedekah sebagai
implementasi
dari rukun
Islam.

Menyimak hikmah zakat, infaq dan sedekah


secara klasikal atau individual.
memotivasi siswa bertanya, misalnya: Apa
hikmah zakat, infaq dan sedekah?
Diskusi tentang hikmah zakat, infaq dan
sedekah.
Mengidentifikasi hikmah zakat, infaq dan
sedekah.
Menyimpulkan hasil identifikasi hikmah zakat,
infaq dan sedekah.
Menyampaikan hasil diskusi tentang hikmah
zakat, infaq dan sedekah.
Menanggapi hasil presentasi atau diskusi
(melengkapi, mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat resume dibantu dan dibimbing guru.

66

4.7

Menunjukkan
hikmah zakat,
infaq dan
sedekah sebagai
implementasi
dari rukun
Islam.

1.8 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Yunus a.s. Nabi Yunus
2.8 Menunjukkan
a.s.
sikap tanggung
jawab sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Yunus a.s.
3.8 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Yunus a.s.
4.8 Menceritakankis
ah keteladanan
Nabi Yunus a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Yunus a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Yunus a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Yunus a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Yunus a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Yunus a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Yunus a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Yunus a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Yunus a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Yunus a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.9 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Zakariya
Nabi Zakariya
a.s.
a.s.
2.9 Menunjukkan
sikapkasih
sayang sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Zakariya
a.s.
3.9 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Zakariya
a.s.
4.9 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Zakariya
a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Zakariya a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Zakariya a.s. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Zakariya a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Zakariya a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Zakariya a.s.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Zakariya a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Zakariya a.s. dengan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Zakariya a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Zakariya a.s.
67

Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.


1.10 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Yahya a.s. Nabi Yahya
2.10 Menunjukkan
a.s.
sikappatuh dan
taat sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Yahya a.s.
3.10 Memahami kisah
keteladanan
Nabi Yahya a.s.
4.10 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Yahya a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Yahya a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Yahya a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Yahya a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Yahya a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Yahya a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Yahya a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Yahya a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Yahya a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Yahya a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.11 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi Isa a.s.
Nabi Isa a.s.
2.11 Menunjukkan
sikappeduli
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi Isa a.s.
3.11 Memahami kisah
keteladananNabi
Isa a.s.
4.11 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi Isa a.s.

Menyimak kisah keteladanan Nabi Isa a.s.


Mengamati isi kisah Nabi Isa a.s. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
Isa a.s.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Isa a.s. yang hendak
diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Isa a.s. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Isa a.s.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Isa a.s. dengan perilaku
warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Isa a.s.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Isa a.s.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.12 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah keteladanan
Nabi
Nabi
Muhammad saw.
Muhammad
2.12 Menunjukkan
saw.
sikap semangat

Menyimak kisah keteladanan Nabi Muhammad


saw.
Mengamati isi kisah Nabi Muhammad saw. yang
perlu diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan Nabi
68

dalam belajar
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
Nabi
Muhammad saw.
3.12 Memahami kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.
4.12 Menceritakan
kisah
keteladanan
Nabi
Muhammad saw.

1.13 Meyakini
Kisah
kebenaran kisah Keteladanan
sahabat-sahabat Nabi SahabatNabi
sahabat Nabi
Muhammad saw.
Muhammad
2.13 Menunjukkan
saw.
sikap peduli
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah keteladan
sahabat-sahabat
Nabi
Muhammad saw.
3.13 Memahami kisah
keteladanan
sahabat-sahabat
Nabi
Muhammad saw.
4.13 Menceritakan
kisah
keteladanan
sahabat-sahabat
Nabi
Muhammad saw.

Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap Nabi Muhammad saw. yang
hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
(mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menguhubungkan pelajaran tentang sikap
keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan
perilaku warga sekolah sehari-hari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan Nabi Muhammad saw.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan Nabi Muhammad saw.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

Menyimak kisah keteladanan sahabat-sahabat


Nabi Muhammad saw.
Mengamati isi kisah keteladanan sahabatsahabat Nabi Muhammad saw. yang perlu
diteladani (diimplementasikan).
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang apa saja sikap teladan
sahabat-sahabat Nabi Muhammad saw.
Mengajukan pertanyaan tentang contohcontohsikap teladan sahabat-sahabat Nabi
Muhammad saw. yang hendak diteladani.
Secara kelompok kecil mendiskusikankisah
keteladanan sahabat-sahabat Nabi Muhammad
saw. (mengidentifikasi).
Membuat catata hasil diskusi kelompok tentang
kisah keteladanan sahabat-sahabat Nabi
Muhammad saw..
Menguhubungkan pelajaran tentangkisah
keteladanan sahabat-sahabat Nabi Muhammad
saw. dengan perilaku warga sekolah seharihari.
Menyampaikan hasil diskusi tentang kisah
keteladanan sahabat-sahabat Nabi Muhammad
saw.
Menyampaikan hasil pengamatan tentang
perilaku warga sekolah sehari-hari terkait
dengan sikap teladan sahabat-sahabat Nabi
Muhammad saw.
Membuat kesimpulan dengan bimbingan guru.

1.14 Meyakini
Kisah
Menyimak kisah keteladanan Ashabul
kebenaran kisah Keteladanan
Kahfisecara klasikal maupun individual.
Ashabul
Ashabul Kahfi Mengamati gambar contoh keteladanan
Kahfisebagaiman
Ashabul Kahfibaik secara klasikal atau
a terdapat dalam
69

al-Qurn.
2.14 Menunjukkan
sikap teguh
pendirian
sebagai
implementasi
dari pemahaman
kisah
keteladanan
Ashabul Kahfi
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.
3.14 Memahami kisah
keteladanan
Ashabul Kahfi
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.
4.14 Menceritakan
kisah
keteladanan
Ashabul Kahfi
sebagaimana
terdapat dalam
al-Qurn.

individual.
Melalui motivasi dari guru mengajukan
pertanyaan tentang kisah keteladanan Ashabul
Kahfi
Mengajukan pertanyaan, misalnya: Siapakah
Ashabul Kahfi itu?
Mendiskusikan isi gambar tentang keteladanan
Ashabul Kahfi baik secara klasikal maupun
kelompok.
Membuat rumusan hasil diskusi tentang
keteladanan Ashabul Kahfi.
Mengidentifikasi perilaku terpuji dari kisah
keteladanan Ashabul Kahfi.
Menyampaikan kisah singkat tentang peristiwa
penting dan sikap terpuji Ashabul Kahfisecara
individu maupun perwakilan kelompok.
Menyampaikan hasil diskusi tentang
keteladanan Ashabul Kahfi secara kelompok.
Menyimpulkan hasil diskusi kelompok tentang
keteladanan Ashabul Kahfisecara individual
atau kelompok.
Menanggapi hasil presentasi (melengkapi,
mengonfirmasi, menyanggah).
Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing
guru.

70