Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH


PROMOSI KESEHATAN INSTITUSI
yang dibina oleh Nurnaningsih Herya Ulfah, S.KM., M.Kes

Oleh :
1. Anggun Nofia P
2. Nurwinda Sari
3. Retno Ismawati

(140612602064)
(140612606593)
(140612601729)

UNIVERSITAS NEGERI
MALANG
FAKULTAS ILMU
KEOLAHRAGAAN
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Oktober 2016

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Alhamdulillahi rabbil alamin, segala puji hanya bagi Allah SWT atas segala
berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga penulis
dapat menyelesaikan laporan hasil observasi tentang keberadaan billboard dengan judul
Keberadaan Billboard Sebagai Media Promosi Kesehatan di Kota Malang.
Dalam penyusunan makalah ini, penulis memperoleh banyak bantuan dari
berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada kedua orang tua, segenap keluarga besar penulis, anggota kelompok observasi
yang telah memberikan dukungan, kasih sayang, dan kepercayaan yang begitu besar.
Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Nurnaningsih Herya Ulfah, S.KM.,
M. Kes. selaku dosen pengampu matakuliah Promosi Kesehatan Institusi beserta Kepala
Jurusan dan segenap Pengurus, dan para masyarakat yang telah membantu dalam
menyelesaikan penyusunan laporan praktikum ini.
Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini tidak ada kekurangan dan
kesalahan, namun ada pepatah yang mengatakan bahwa tak ada gading yang tak retak.
Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar laporan
hasil observasi ini dapat tersusun sempurna. Akhir kata, penulis berharap agar laporan
hasil observasi ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya dan para pembaca pada
umumnya.
Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Malang, 05 Oktober 2016

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Sampul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Analisis Situasi..................................................................................................... 2
1.2.1 Jalan Besar Ijen............................................................................................. 2
1.2.2 Jalan Surabaya.............................................................................................. 2
1.2.3 Jalan Trunojoyo............................................................................................ 2
1.2.4 Jalan Soekarno Hatta ................................................................................... 3
1.3 Tujuan .................................................................................................................. 3
BAB II KONSEP MAPPING
2.1 Jalan Besar Ijen.................................................................................................... 4
2.2 Jalan Surabaya...................................................................................................... 5
2.3 Jalan Trunojoyo.................................................................................................... 5
2.4 Jalan Soekarno Hatta ........................................................................................... 6
BAB III HASIL OBSERVASI
3.1 Hasil Observasi Jalan Besar Ijen........................................................................ 7
3.2 Hasil Observasi Jalan Surabaya ........................................................................ 8
3.3 Hasil Observasi Jalan Trunojoyo ...................................................................... 9
3.4 Hasil Observasi Jalan Soekarno Hatta............................................................... 10
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan ......................................................................................................... 12
4.2 Saran .................................................................................................................... 12

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Alat peraga / alat bantu / media merupakan salah satu komponen promosi
kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam penyampaian informasi-informasi
dan pengetahuan terkait kesehatan terhadap masyarakat. Salah satu media yang dapat
digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kesehatan kepada sasaran massal
(masyarakat) adalah billboard.

Billboard merupakan sebuah media promosi kesehatan luar ruang yang dibuat
dengan menggunakan bahan dasar plat aluminium atau plateser. Billboard biasanya
dipasang di pinggir pinggir jalan yang strategis atau mudah dilihat maupun dibaca
oleh khalayak luas. Billboard dipasang dengan ketinggian antara 4 6 meter di atas
permukaan tanah dengan jangka waktu pemasangan sekitar satu tahun. Ukuran billboard
bervariasi, diantaranya adalah (4 x 8 m), (5 x 10 m), (6 x 12 m), (8 x 16 m), dan ukuran
billboard bando jalan (3 x 12 m) (Sulaksono, 2008).
Pemanfaatan media Billboard seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat
perhatian fasilitator dalam setiap kegiatan promosi kesehatan mengingat media tersebut
dapat mencakup sasaran yang lebih luas. Akan tetapi pada kenyataanya media promosi
kesehatan berupa Billboard masih jarang digunakan dengan berbagai alasan, antara
lain : terbatasnya waktu untuk membuat persiapan media, sulit pembuatannya, tidak
tersedianya biaya, dan lain-lain.
Oleh karena itu penulis ingin mengetahui sejauh mana penggunaan Billboard
sebagai media promosi kesehatan melalui observasi keberadaan Billboard yang memuat

12

informasi atau pesan-pesan kesehatan di Kota Malang serta mendeskripsikan hasil


observasi ke dalam laporan yang berjudul
1.2 Analisis Situasi
1.2.1 Jalan Besar Ijen
Jalan Besar Ijen merupakan salah satu jalan besar utama yang ada di Kota
Malang, tepatnya berada di Kecamatan Klojen. Jalan ini menghubungkan jalan Retawu,
Jalan Dempo, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Jakarta, Jalan Bandung, Jalan Brigjen Slamet
Riyadi dan Jalan Mayjend Panjaitan. Sepanjang jalan ini terdapat tempat usaha mulai
dari makanan pinggir jalan hingga restoran Joglo Dau Ijen serta institusi pendidikan
yakni Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
Jalan Besar Ijen memiliki arus lalu lintas yang cukup ramai lancar, meskipun
banyak kendaraan roda dua dan roda empat baik itu angkutan umum maupun pribadi
yang menggunakan jalan tersebut, di Jalan Besar Ijen jarang terjadi kemacetan.
1.2.2 Jalan Surabaya
Jalan Surabaya merupakan salah satu jalan besar utama yang ada di Kota Malang,
tepatnya berada di Kecamatan Klojen. Jalan ini menghubungkan jalan

Terusan

Surabaya, Jalan Dempo, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Jakarta, Jalan Bandung, Jalan
Jombang, Jalan Blitar, Jalan Mojokerto, Jalan Sidoarjo, Jdan juga sebagai jalan untama
menuju Universitas Negeri Malang. Sepanjang jalan ini terdapat tempat usaha mulai
dari makanan pinggir jalan hingga rumah belanja , Guest House, Bank BRI, Bank BNI,
Kantor Bea Cukai, Kantor Kecamatan Klojen, lapangan tennis, Kantor Jasa Tirta, kantor
Indra Karya, serta institusi pendidikan yakni Universitas Negeri Malang dan SMK N 3
Malang dan terdapat fasilitas jalan trotoar bagi pejalan kaki serta 4 ATM
Jalan Besar Ijen memiliki arus lalu lintas yang cukup ramai lancar, meskipun
banyak kendaraan roda dua dan roda empat baik itu angkutan umum maupun pribadi
yang menggunakan jalan tersebut, di Jalan Surabaya jarang terjadi kemacetan.
1.2.3 Jalan Trunojoyo
Jalan Trunojoyo merupakan salah satu jalan besar yang ada di Kota Malang,
tepatnya berada di Kecamatan Klojen. Jalan ini bisa ditemui di perempatan Jalan
Patimura dan HOS Cokroaminoto. Sepanjang jalan ini dipenuhi tempat usaha mulai dari
makanan pinggir jalan hingga hotel kelas melati. Jalan Trunojoyo merupakan salah satu
jalan alternative yang sering dilalui masayarakat kota Malang untuk bisa sampai di

12

Stasiun Malang Kota Baru. Di bagian sebelah utara Jalan Trunojoyo ini juga terdapat
sebuah taman yang dikenal sebagai Taman Bentoel Trunojoyo.
Jalan Trunojoyo memiliki arus lalu lintas yang cukup ramai lancar, meskipun
banyak kendaraan roda dua (2) dan roda empat (4) yang menggunakan jalan tersebut, di
Jalan Trunojoyo jarang terjadi kemacetan. Di perempatan jalan Trunojoyo terdapat
Traffic Light yang menghubungkan jalan tersebut dengan Jalan Pattimura dan Jalan
Cokroaminoto, sayangnya di Jalan tersebut tidak terdapat Zebra Cross yang
dikhususkan bagi orang yang ingin menyeberang sehingga pejalan kaki pun merasa
kesulitan pada saat akan menyeberang.
1.2.4 Jalan Soekarno-Hatta
Jalan Soekarno-Hatta merupakan salah satu nama jalan yang berada di kota
Malang, jalan ini berada di sekitar Gedung Universitas Brawijaya kota Malang
kelurahan jatimulyo, panjang jalan soekarno hatta sekitar 3km.
Jalan Sukarno-Hatta merupakan salah satu jalan yang ramai di kota Malang,
selain berada di pusat kota pada jalan ini terdapat banyak ruko-ruko, perumahan besar
dan apartemen, pada jalan inipun sering terjadi kemacetan. Kendaraan mayoritas yang
melewati jalan ini adalah mobil pribadi, sepeda motor, becak dan tak jarang ditemukan
kendaraan angkutan besar seperti bus dan truk. Pada jalan ini terdapat trotoar di masingmasing tepi jalan sehingga memudahkan akses bagi pejalan kaki.
1.3 Tujuan
Tujuan dilaksanakannya observasi keberadaan Billboard yang memuat informasi
atau pesan kesehatan adalah untuk :
1. Mengetahui sejauh mana Billboard telah digunakan sebagai media promosi
kesehatan di Kota Malang
2. Mengetahui penyebaran Billboard yang memuat informasi atau pesan-pesan
kesehatan melalui mapping

12

BAB II
KONSEP MAPPING
2. 1 Jalan Besar Ijen

12

2. 2 Jalan Surabaya

2. 3 Jalan Trunojoyo

12

2. 4 Jalan Soekarno Hatta

12

BAB III
HASIL OBSERVASI
3.1 Hasil Observasi Jalan Besar Ijen
Berdasarkan observasi keberadaaan Billboard sebagai media promosi kesehatan
yang dilaksanakan oleh penulis pada hari Rabu, tanggal 29 September 2016 didapatkan
fakta bahwa di Jalan Besar Ijen terdapat Billboard yang memuat informasi atau pesanpesan kesehatan. Billboard tersebut terletak tepat di Billboard sebuah restoran yakni
Joglo Dau Ijen
Billboard
yang

digunakan

sebagai

media

promosi

kesehatan

tersebut

berisikan

informasi

atau

kesehatan

berupa

pesan

Peringatan
: Merokok

Membunuhmu. Pesan melalui Billboard tersebut disampai memberikan informasi

12

kepada masyarakat bahwa merokok dapat membunuh perokok dan dapat merugikan
kesehatan bagi diri sendiri dan orang lain yang berada di sekitarnya
Penggunaan Billboard sebagai media promosi kesehatan di Jalan Besar Ijen dapat
dikatakan sangat jarang digunakan. Hal ini dapat dilihat dari sekitar 13 Billboard yang
ditemui oleh penulis saat observasi, hanya ada 1 Billboard yang digunakan sebagai
media yang bertemakan kesehatan dalam rangkain promosi kesehatan dan selebihnya
Billboard digunakan sebagai media pengiklanan produk rokok maupun produk lain
seperti hotel, resto dan jasa.
3.2 Hasil Observasi Jalan
Berdasarkan observasi keberadaaan Billboard sebagai media promosi kesehatan
yang dilaksanakan oleh penulis pada hari Rabu, tanggal 29 September 2016 didapatkan
fakta bahwa di Jalan Surabaya terdapat Billboard yang memuat informasi atau pesanpesan kesehatan. Billboard tersebut terletak tepat di seberang gerbang masuk
Universitas Negeri Malang

Ter
dapa

Billboard yang digunakan sebagai media promosi kesehatan tersebut berisikan


informasi atau pesan kesehatan yang sama berupa Peringatan : Merokok
Membunuhmu. Pesan melalui Billboard tersebut disampai memberikan informasi
kepada masyarakat bahwa merokok dapat membunuh perokok dan dapat merugikan
kesehatan bagi diri sendiri dan orang lain yang berada di sekitarnya.
Penggunaan Billboard sebagai media promosi kesehatan di Surabaya dapat
dikatakan sangat jarang digunakan. Hal ini dapat dilihat dari sekitar 9 Billboard yang
ditemui oleh penulis saat observasi, hanya ada 2 Billboard yang digunakan sebagai

12

media yang bertemakan kesehatan dalam rangkain promosi kesehatan dan selebihnya
Billboard digunakan sebagai media pengiklanan produk rokok maupun produk lain
seperti jasa, produk kecantikan dan lain sebagainya.
3.3 Hasil Observasi Jalan Trunojoyo
Berdasarkan observasi keberadaaan Billboard sebagai media promosi kesehatan
yang dilaksanakan oleh penulis pada hari Rabu, tanggal 28 September 2016 didapatkan
fakta bahwa di Jalan Trunojoyo terdapat Billboard yang memuat informasi atau pesanpesan kesehatan. Billboard tersebut terletak tepat pada perempatan Jalan Trunojoyo
yang menghubungkan Jalan Trunojoyo dengan Jalan Cokroaminoto dan Jalan Patimura.
Billboard yang digunakan sebagai media promosi kesehatan tersebut berisikan
informasi atau pesan kesehatan berupa Barang Siapa Membawa dan Mengedarkan
Narkoba di Indonesia Diancam Hukuman Berat. Pesan melalui Billboard tersebut
disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional untuk memberikan informasi kepada
masyarakat bahwa penggunaan narkoba dilarang di Indonesia dan apabila melanggar
akan mendapatkan sanksi hukum yang tegas dari pemerintah. Narkoba juga tidak boleh
digunakan
untuk

kepentingan

pribadi

karena

dapat

merugikan

kesehatan

bagi

diri

sendiri

dan

orang

lain yang

ikut

memakainya.
Penggunaan Billboard sebagai media promosi kesehatan di Jalan Trunojoyo dapat
dikatakan sangat jarang digunakan. Hal ini dapat dilihat dari sekitar 12 Billboard yang
ditemui oleh penulis saat observasi, hanya ada 2 Billboard yang digunakan sebagai
media promosi kesehatan dan selebihnya Billboard digunakan sebagai media
pengiklanan produk rokok maupun produk lain seperti hotel, resto dan jasa.
3.4 Hasil Observasi Jalan Soekarno Hatta

12

Berdasarkan observasi kberadaan billboard sebagai media promosi kesehatan yag


dilaksanakan penulis pada tanggal 29 September 2016 ditemukan 3 bilboard mengenai
kesehatan di sepanjang jalan ini. Pada billboard yang pertama terdapat di penghujung
Jalan Sukarno Hatta depan gerbang Kampus Universitas Brawijaya dan sebelum
melewati jembatan. Pada billboard ini membahas tentang kesehatan lingkungan
berisikan informasi atau pesan kesehatan berupa Apapun Kendaraan Yang Anda Naiki
Jangan Buang Sampah Ke Jalan billboard ini dibuat oleh dinas kesehatan setempat
dengan warna dasar hijau dengan tinggi sekitar 2 meter dan diletakkan di pertigaan jalan
dekat dengan lampu lalu lintas.

Billboard yang kedua ditemukan di depan Gedung Taman Krida Budaya Jawa
Timur, pada billboard yang kedua ini juga bertema tentang kebersihan lingkungan,
berisikan informasi atau pesan kesehatan berupa kalau anda bukan orang
sembarangan jangan buang sampah sembarangan billboard ini dibuat oleh Dinas
Kesehatan setempat, dengan warna dasar hijau dan tulisan berwarna putih dengan tinggi
sekitar 2 meter yang diletakkan di dekat trotoar jalan Sukarno-hatta.

12

Billboard yang ketiga ditemukan di pertigaan jalan Sukarno Hatta dengan Jalan
Sukarno Hatta Indah. pada billboard yang kedua ini juga bertema tentang kebersihan
lingkungan, berisikan informasi atau pesan kesehatan berupa Hijau Kampungku Bersih
Lingkunganku Serta Bersih Dan Nyaman kedua billboard ini saling berhungan.
Billboard ini dibuat oleh warga setempat dengan menggunakan bahan benner, dengan
warna dasar hijau dan biru serta tulisan yang dibuat lebih bervariasi. Tinggi billboard ini
sekitar 2 meter dan diletakkan di trotoar taman.
Peggunaan Billboard sebagai media promosi
kesehatan di Jalan Sukarno Hatta dapat dikatakan cukup
banyak digunakan. Meskipun lebih banyak penggunaan
billboard untuk promosi produk-produk tertentu seperti
skincare, perumahan, apartemen, dan lain lain.

12

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari hasil observasi dapat disimpulkan bahwa terdapat 1 billboard di jalan Ijen
dengan tema rokok, 1 billboard di jalan Surabaya dengan tema rokok, satu billboard di
jalan Trunojoyo dengan tema narkoba, dan 3 billboard di jalan Sukarno-Hatta dengan
tema kesehatan lingkungan. Penggunaan billboard untuk promosi kesehatan telah
digunakan tetapi penggunaannya masih jarang, hal ini telah terbukti bahwa mayoritas
penggunaan billboard untuk promosi produk, baik itu barang, hotel, ruko, skin care dan
lain lain
4.2 Saran
1. Pemerintah
Sebaiknya pemerintah juga menambahkan billboard sebagai media promosi
kesehatan disamping menggunakan media elekstronik melalui iklan di TV, karena
billboard juga akan efisien sebagai media penyampaian media promosi kesehatan.
2. Petugas kesehatan
Petugas kesehatan membantu untuk mengupayakan penggunaan billboard sebagai
media promosi kesehatan, seperti membuat billboard yang mengenai kesehatan
sendiri dengan tema tema yang belum disampaikan atau dengan tema yang cocok
terhadap situasi dan kondisi masyarakat saat ini
3. Masyarakat
Masyarakat menjaga / tidak merusak billboard yang telah di pasang, serta
memaksimalkan penggunaan billboard dengan mau membaca serta mau untuk
melakukan perubahan.

12