Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik

: Gagal jantung

Penyuluhan

: Mahasiswa praktikan Ruang Penyakit Dalam Ruby (D IV


Poltekkes Malang)

Kelompok Sasaran

: Pasien dan keluarga pasien di Ruang Dalam Ruby


Rs.Lavalette Malang

Tanggal/Bln/Thn

: Jumat, 10 Juni 2016

Waktu

: 45 menit

A.

LATAR BELAKANG
CHF ( Congestive Heart Failure )

merupakan salah satu masalah

kesehatan dalam system kardiovaskular, yang angka kejadiannya terus meningkat. CHF,
yang kadang-kadang disebut sebagai kegagalan pompa, merupakan istilah umum untuk
ketidakadekuatan jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh. Deficit ini
menyebabkan tidak cukupnya perfusi nutrient-nutrien penting dan oksigen ke jaringan
tubuh.(Jence Jose, 2009:42)
Penderita gagal jantung atau CHF di Indonesia pada tahun 2012 menurut data dari
Departemen Kesehatan mencapai 14.449 jiwa penderita yang menjalani rawat inap di
rumah sakit. Pada tahun 2012 di Jawa Tengah terdapat 520 penderita CHF dan menjalani
rawat selain itu, penyakit yang paling sering memerlukan perawatan ulang di rumah sakit
adalah gagal jantung ( readmission ), walaupun pengobatan dengan rawat jalan telah
diberikan secara optimal. Hal serupa juga dibenarkan oleh Rubeinstein ( 2007 ) bahwa
sekitar 44 % pasien Medicare yang dirawat dengan diagnosis CHF akan dirawat kembali
pada 6 bulan kemudian. Pada umumnya CHF diderita lansia yang berusia lebih dari 50
tahun, CHF merupakan alasan yang paling umum bagi lansia untuk dirawat di rumah
sakit ( usia 65 75 tahun mencapai persentase sekitar 75 % pasien yang dirawat dengan
CHF Resiko kematian ). yang diakibatkan oleh CHF adalah sekitar 5-10 % per tahun pada
kasus gagal jantung ringan, dan meningkat menjadi 30-40% pada gagal jantung berat.
Menurut penelitian, sebagian besar lansia yang didiagnosis menderita CHF tidak dapat
hidup lebih dari 5 tahun ( Kowalak, 2011 ).

B.

TUJUAN
1)
Tujuan Instruksional Umum :

Memberikan pengetahuan kepada pasien ruang penyakit dalam Ruby


Rs.Lavalette Malang mengenai Gagal Jantung.
2)

C.

D.

NO

1.

Tujuan Instruksional Khusus


Peserta penyuluhan dapat mengetahui definisi gagal jantung.
Peserta penyuluhan dapat mengetahui penyebab dari gagal jantung.
Peserta penyuluhan dapat mengetahui faktor risiko dari gagal jantung.
Peserta penyuluhan mampu mengenali tanda dan gejala gagal jantung.
Peserta penyuluhan mampu mengetahui penanggulangan gagal jantung.
Peserta penyuluhan mampu memahami diet untuk penerita gagal jantung.
KEPANITIAAN
Ketua penyuluhan
: Nurohaini Yulianingtyas
Anggota
: Tyas Hanif Muslimah
Nicky Putri Capindo
Dara Aza Smarayudizta

KEGIATAN

TAHAP KEGIATAN

Pembukaan Salam

ALOKASI METODE

ALAT

WAKTU

PERAGA

(MENIT)
5 menit

EVALUASI

Peserta penyuluhan
memperhatikan

pembukaan
Sambutan ketua

pembicara.

penyuluhan
Doa pembukaan

2.

Penjelasan

mengenai apa

(@10

Ceramah
Tanya

itu gagal

menit)

jawab

Penjelasan

jantung
Penjelasan
mengenai faktor
penyebab gagal
jantung

35 menit

Flip cart

Peserta
penyuluhan
memperhatikan
penyuluhan
dengan baik

Penjelasan
mengenai faktor
risiko gagal

jantung
Penjelasan
mengenai tanda
dan gejaka

gagal jantung
Penjelasan
mengenai
bagaimana
penanggulangan

3.

Penutup

gagal jantung
Tanya jawab
Pemberian

5 menit

informasi
Doa penutup
Salam penutup

pemberian flip cart

Tes secara lisan

tanya

mengenai

jawab

pemahaman
peserta tentang
Infeksi Luka
Operasi

E. ORGANISASI
Moderator : Tyas Hanif Muslimah
Notulen

: Dara Aza Smarayudizta

Penyaji

: Nurohaini Yuliningtyas

Observer

: Nicky Puti Capindo

Fasilitator : Nicky Putri Capindo


F. METODE
Metode yang penyuluh gunakan dalam penyuluhan ini adalah metode ceramah dan tanya
jawab
G. MEDIA
Media yang penyuluh gunakan dalam penyuluhan ini adalah Flip cart dan leaflet.

H.

EVALUASI
Evaluasi dalam penyuluhan ini adalah berupa pertanyaan dari pemberi materi dan di
jawaban oleh peserta penyuluhan.

I.

SUMBER PUSTAKA

Hatake kapevi. 2013. SAP gagal jantung


(http://www.duniakeperawatansapgagaljantug.com), diakses 7 juni 2016.
Alodokter. 2014. Pencegahan Gagal Jantung, (http://www.alodokter.com), diakses 8
Juni 2016.

LAMPIRAN MATERI
A. Definisi
Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana jantung tidak dapat mempa cukup
darah darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
B. Faktor penyebab gagal jantung
-

Penyakit jantung koroner

Tekanan darah tinggi

Diabetes mellitus

Cardiomyopathy (penyakit otot jantung)

Penyakit katup jantung

Aritmia jantung

Cacat jantung bawaan

C. Faktor risiko gagal jantung


-

Orang yang berusia 65 tahun atau lebih

Bangsa amerika & afrika

Kegemukan

Pria > berisiko disbanding wanita

Anak-anak dengan cacat jantung bawaan

D. Tanda dan gejala gagal jantung


Sesak nafas atau kesulitan bernapas
Fatigue (kelelahan)
Pembengkakan di kaki, perut, dan pembuluh darah di leher (vena jugularis)
Batuk = edema paru
Nyeri dada

E. Penanggulangan gagal jantung


Mengobati penyebab gagal jantung: diabetes, hipertensi, penyakit jantung
koroner, dan penyakit yang berhubungan dengan system jantung dan pembuluh
darah.

Istirahat cukup
Rubah gaya hidup dengan diet jantung
Sesuaikan pemasukan (minum) dan pengeluaran (kencing)
F. Pencegahan gagal jantung
- Mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan mengandung banyak serat, seperti
-

sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, ikan dan daging.


Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh seperti jeroan, daging kambing,

kerang, kuning telur, dan udang.


Batasi asupan gula, garam, dan minuman keras.
Jaga berat badan pada batasan sehat dan melakukan langkah-langkah penurunan

berat badan jika diperlukan


Lakukan olahraga yang dapat membuat jantung sehat seperti bersepedah, jalan

kaki min 2,5 jam/minggu.


Berhenti merokok dan jauhi asap rokok.

G. Diet untuk penderita gagal jantung


a) Syarat-syarat
- Kalori rendah
- Protein dan lemak sedang
- Cukup vitamin dan mineral
- Rendah garam bila tekanan darah tinggi
- Mudah dicerna
- Porsi kecil tapi sering
b) Pembagian makanan sehari-hari
Pagi:
- 1/4 gelas nasi
- 1 butir telur
- 1 sdm gula
- 1 potong pepaya
Siang:
- Nasi 1/3 gelas
- Daging 1 potong sedang
- Sayuran
- Papaya 1 potong sedang
- Margarine
c) Makanan pantangan bagi penyakit jantung:
- Kue-kue yang terlalu manis dan gurih: dodol, cake, tarcis.
- Semua daging berlemak.
- Goreng-gorengan, santan kental.
- Sayuran yang menimbulkan gas seperti: Kol, sawi, lobak.
- Lombok dan bumbu-bumbu yang merangsang.
- Kopi, minuman soda dan alcohol.
- Nangka, durian, dan alpukat harus dibatasi.

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


GAGAL JANTUNG

Disusun Oleh :
Kelompok 9
Nurohaini Yuliningtyas

1401460012

Tyas Hanif Muslimah

1401460027

Nicky Putri Capindo

1401460053

Dara Aza Smarayudizta

1401460054

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
JUNI 2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


GAGAL JANTUNG
DI RUANG F PENYAKIT DALAM (RUBY)
RS. LAVALETTE MALANG

Disusun Oleh :
Kelompok 9
Nurohaini Yuliningtyas

1401460012

Tyas Hanif Muslimah

1401460027

Nicky Putri Capindo

1401460053

Dara Aza Smarayudizta

1401460054

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS)


RS. LAVALETTE MALANG
2016