Anda di halaman 1dari 1

KESIMPULAN

Hidradenitis suppurativa juga disebut sebagai akne inversa merupakan penyakit kronis
pada kelenjar apokrin di kulit. Patogenesis hidradenitis suppurativa belum banyak diketahui dan
mungkin multifakorial, mencakup genetik, infeksi, struktur adneksa, penyakit terkait, hormonal,
obesitas, rokok, dan faktor imun. Beberapa hipotesis menyebutkan terjadi hidradenitis
suppurativa terutama disebabkan oleh hiperkeratosis infundibulm folikel, yang diikuti oleh
oklusi folikel, dilatasi dan ruptur; penyebaran bakteri dan sisa sel yang memicu teradinya infeksi
lokal. Prevalensi terjadinya hidradenitis suppurativa sekitar 1%. Penyakit ini lebih cenderung
terjadi pada perempuan daripada laki-laki, dengan perbandingan 2:1 sampai 5:1. Hidradenitis
suppurativa terutama terjadi setelah masa pubertas, tingkat keparahannya bervariasi pada tiap
individu