Anda di halaman 1dari 2

BAB III

KONSEP MAPPING
PSIKOLOGI KOMUNIKASI

HUBUNGAN
INTERPERSONAL
INTERNAL

KONSELING

KONSELOR

EKSTERNAL

KLIEN

PROSES

PENGUMPULAN
FAKTA

PERENCANAAN

BAB IV

27

KOMUNIKASI

EVALUASI

PEMBAHASAN
Tujuan dari sebuah komunikasi adalah terjadinya pertukaran pesan antara
komponen-komponen komunikasinya. Permasalahan yang timbul adalah bahwa
manusia sebagai subyek dan obyek dalam sebuah proses komunikasi memiliki
aspek psikis yang mempengaruhi dalam caranya mengirim atau menerima pesan
(Rakhmat, 2005).
Setiap pesan yang diterima oleh receiver akan dicerna secara psikis
sebelum akhirnya ditanggapi.Masalah lain yang timbul dalam proses komunikasi
adalah kemungkinan terjadinya bias dalam menginterpretasikan pesan akibat latar
belakang psikologis.
Berbicara secara efektif dalam berkomunikasi adalah penyampaian pesan
dengan berbagai macam metode komunikasi yang tujuannya adalah pesan yang
disampaikan mudah diterima, dikelola dan dicerna dengan mudah. Dan
diharapkan akan muncul feedback atau umpan balik, dimana setelah itu akan
terjadi suatu percakapan yang lebih akrab sehingga merujuk pada hubungan
interpersonal yang baik. Untuk menciptakan hubungan interpersonal kita bukan
hanya menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan
interpersonal. Jadi, kita bukan sekedar menentukan content tetapi juga
relationship.
Dari segi psikologi komunikasi, kita dapat menyatakan bahwa makin baik
hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan dirinya,
makin cermat persepsinya sehingga makin efektif komunikasi itu berlangsung.
Hubungan interpersonal terbentuk ketika proses pengolahan pesan, (baik
verbal maupun nonverbal) secara timbal balik terjadi dan hal ini dinamakan
komunikasi interpersonal. Ketika hubungan interpersonal interpersonal tumbuh,
terjadi pula kesepakatan tentang aturan berkomunikasi antara para partisipan yang
terlibat. Untuk itu pengertian mendalam dan persamaan persepsi tentang psikologi
komunikasi sangat diperlukan untuk suksesnya sebuah komunikasi.

28