Anda di halaman 1dari 2

Sejarah satelit terra

Terra satellite merupakan satelit milik NASA yang dibuat oleh kontraktor ILS
diluncurkan dari Vandenberg Air Force Base pada tanggal 18 desember 1999 oleh
roket Atlas IIAS dimana satelit tera mulai mengumpulkan data atau mulai beroperasi
pada tanggal 24 februari 2000. Tujuan dari pembuatan Satelit Terra adalah untuk
mengeksplorasi hubungan antara bumi atmosfer, tanah, salju dan es, laut, dan
keseimbangan energi untuk memahami perubahan iklim dan iklim bumi dan
memetakan dampak dari aktivitas manusia dan bencana alam pada masyarakat
dan ekosistem. Satelit Terra mengumpulkan data tentang bio-geokimia dan energi
sistem bumi dengan menggunakan lima sensor yang mengamati suasana,
permukaan tanah, lautan, salju dan es, dan anggaran energi. Setiap sensor memiliki
fitur unik yang memungkinkan para ilmuwan untuk memenuhi berbagai tujuan ilmu
pengetahuan. Lima Sensor yang terdapat pada satelit Terra diantaranya:

ASTER (Advanced Spaceborne Thermail Emission and Reflection Radiometer)

CERES (Clouds and Earths Radiant Energy System)

MISR (Multi-angle Imaging SpectroRadiometer)

MODIS (Moderate-resolution Imaging Spectroradiometer)

MOPITT (Measurements of Pollution in the Troposphere)

Karena lima sensor satelit Terra berbagi platform, mereka mengumpulkan


pengamatan secara lengkap dari permukaan bumi dan atmosfer. Perspektif yang
berbeda-beda dari acara yang sama dapat menghasilkan wawasan yang unik ke
dalam proses yang menghubungkan sistem Bumi.

Fungsi dan aplikasi satelit


Satelit terra membawa 5 macam instrumen dimana tiap instrumen memiliki fungsi
dan pengaplikasian masing-masing. 5 macam instrumen tersebut diantaranya
MODIS, ASTER, CERES, MISR,MOPITT.
Satelit yang dioperasikan

Cara kerja dari masing masing instrumen pada satelit terra, cara pengolahan data,
data yang dihasilkan.
Kapasitas satelit
Penggunaan daya, frekuensi yang digunakan, spesifikasi
Coverage area
Area cakupan dari satelit terra di bumi yaitu dari masing masing instrumen itu
sendiri.
kesimpulan