Anda di halaman 1dari 8

Pelayanan Informasi Obat

1. Claneksi
Kegunaan:
Infeksi saluran pernapasan bagian atas seperti tonsilitis, sinusitis, otitis media.
Infeksi saluran pernapasan bagian bawah seperti bronkitis akut dan kronis,
pneumonia lobaris dan bronkopneumonia.
Infeksi saluran pencernaan (gastroenteritis) seperti enteritis salmonella.
Profilaksis endokarditis.
Infeksi saluran kemih seperti gonore, uretritis, sistitis, pielonefritis.
Infeksi kulit dan jaringan lunak seperti abses, selulitis, bisul.
Infeksi tulang dan sendi seperti osteomielitis.
Otitis media akut
Infeksi gigi
Bentuk sediaan : Kaplet 500 mg
Cara Pemakaian : 3x1 kaplet bersama dengan makanan
Hal-hal yang perlu diinformasikan:
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Penggunaan tidak boleh lebih dari 14 hari tanpa pemeriksaan ulang oleh dokter
- Dapat menurunkan efek dari obat KB jika digunakan secara bersamaan
- Dapat menyebabkan pendarahan jika digunakan secara bersamaan dengan obat
antikoagulan.
- Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui
- Efek samping sering terjadi mual, muntah, gangguan pencernaan sehingga obat
diminum bersama makanan
2. Aldisa SR
Kegunaan : mengurangi gejala gejala hidung tersumbat, bersin, rinitis alergi dan
influenza
Bentuk sediaan : Kapsul
Cara pemakaian : sehari 2x1 kapsul (Dewasa). Diminum sebelum atau sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan
- Pemakaiannya harus ditelan utuh, jangan dikunyah/dihancurkan
- Tidak diberikan kepada penderita hipertensi
- Efek samping dapat menyebabkan mulut kering sehingga kunyahlah permen karet
3. Plasminex
Kegunaan: untuk fibrinolisis lokal, angioneurosis edema herediter, pengobatan
operasi gigi penderita hemofilia
Bentuk sediaan: tablet 500 mg
Cara pemakaian: sehari 3-4x tab sesudah makan
Hal-hal yang perlu diinformasikan:
- Dapat menurunkan efek dari obat kontrasepsi oral yang mengandung estrogen jika
digunakan secara bersamaan

Pada penggunaan jangka lama sebaiknya dilakukan pemeriksaan mata karena


dapat menyebabkan gangguan penglihatan pada warna

4. Iliadin
Kegunaan: hidung mampet pada influenza, sinusitis, rhinitis
Bentuk sediaan: tetes hidung
Cara pemakaian: sehari 2-3 tetes
Hal-hal yang perlu diinformasikan:
- Jangan digunakan untuk pemakaian lebih dari 3 hari berturut-turut. Bila gejala
gejala berlanjut agar menghubungi dokter
- Sebelum digunakan hidung dibersihkan terlebih dahulu dari segala kotoran dan
ingus
- Dihindari penggunaan bersamaan dengan NSAID
5. Clinmas
Kegunaan: Infeksi saluran nafas bawah, ginekologi, septikemia
Bentuk sediaan: Kapsul 300 mg
Cara pemakaian: sehari 2 kapsul (Dewasa) setelah makan
Hal-hal yang perlu diinformasikan:
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Telan utuh dengan segelas air
- Efek samping gangguan gastrointestinal sehingga obat diminum setelah makan
- Jangan diminum bersama dengan eritromisin
6. Ezygard
Kegunaan: Suplemen untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh
Bentuk sediaan: Kaplet
Cara pemakaian: sehari 1-3 kaplet sesudah makan
Hal-hal yang perlu diinformasikan:
- Dapat terjadi reaksi alergi
- Tidak boleh digunakan oleh penderita TBC dan wanita hamil
- Tidak dianjurkan digunakan lebih dari 8 minggu
- Disimpan ditempat kering dan terlindung cahaya
7. Intidrol
Kegunaan: anti inflamasi pada gangguan pernapasan
Bentuk sediaan: Tablet 4 mg atau 16 mg
Cara pemakaian: sehari 4-48 mg dalam dosis tunggal. Diberikan sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan anak pada
penggunaan jangka lama. Oleh karena itu harus dimonitor
- Tidak dianjurkan pada wanita hamil trimester I karena kemungkinan bayi
menderita gejala hipoadrenalisme
- Tidak dianjurkan pada ibu menyusui karena dapat disekresikan ke dalam ASI
- Hati- hati pada penderita DM karena dapat meningkatkan glukoneogenesis dan
mengurangi sensitifitas insulin
8. Prohelic

Kegunaan: Suplementasi vitamin dan mineral dengan asam lemak esensial yang
dibutuhkan oleh wanita hamil dan menyusui
Bentuk sediaan: kapsul
Cara pemakaian: sehari 1 kapsul sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Feses berwarna hitam
- Tidak boleh diberikan pada pasien yang mengalami transfusi darah berulang
- Disimpan pada suhu ruangan
9. Sporetik
Kegunaan: Antibiotik
Bentuk sediaan: Kapsull
Cara pemakaian: 2 kali sehari 1 tablet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter
- Hati hati penggunaan pada penderita asma dan kolitis
- Tidak boleh diberikan kepada penderita yang hipersensitif terhadap golongan
sefalosforin
10. Ocuson
Kegunaan: antiinflamasi
Bentuk sediaan: tablet
Cara pemakaian: sehari 3x1 tablet sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Bila timbul rasa kantuk jangan mengemudikan kendaraann atau mengoperasikan
mesin
- Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak dibawah 6 tahun
- Tidak boleh diberikan pada penderita ulkus peptikum
- Hindari penghentian pengobatan tiba tiba setelah pemakaian jangka lama
11. Glisodin
Kegunaan: membantu memelihara daya tahan tubuh
Bentuk sediaan : kapsul
Cara pemakaian: 1 kapsul setiap hari saat makan pagi
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Tidak diberikan pada pasien yang alergi terhadap gluten karena mengandung
wheat protein
- Simpan pada suhu kamar
12. Vomil B6
Kegunaan: mencegah muntah-muntah pada masa kehamilan dan muntah dalam
perjalanan
Bentuk sedian: tablet salut gula
Cara pemakaian: 1-2 tablet sehari sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Untuk yang mabuk perjalanan diberikan 1 jam sebelum bepergian
- Dapat menyebabkan kantuk sehingga jangan mengemudikan kendaraann atau
mengoperasikan mesin

Disimpan pada suhu ruangan

13. Baquinor
Kegunaan: Antibiotik
Bentuk Sediaan: tablet 250 atau 500 mg
Cara pemakaian: sehari 2 kali 1 tablet sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter
- Tidak boleh diberikan kepada penderita yang hipersensitif terhadap ciprofloxacin
- Hentikan penggunaan jika terjadi ruam kulit
14. Folavit
Kegunaan: anemia megaloblastik dan makrositik akibat defisiensi asam folat
Bentuk sediaan: tablet 1 mg
Cara pemakaian: sehari 2 kali 1 tablet sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Obat diminum sesuai dengan dosis
- Simpan di tempat sejuk dan terlindung dari cahaya matahari langsung
15. Vestein
Kegunaan: mukolitik unntuk gangguan saluran napas akut dan kronik, memiliki efek
sinergis yaitu efek antiinflamsi, ati oksidan dan anti adhesi bakteri pada permukaan
silia epitel mukosa saluran napas
Bentuk sediaan: kapsul 300 mg
Cara pemakaian: 1 kapsul 2-3x/hari sesudah makan
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Efek samping obat mual, muntah, diare
- Penggunaan obat dihentikan jika terjadi ruam kulit
16. Neo gynoxa
Kegunaan: untuk pengobatan infeksi campuran vagina yang disebabkan oleh
Tricomonas vaginalis dan C. Albicans
Bentuk sediaan: ovula
Cara pemakaian: Satu tablet ovula dimasukkan ke dalam vagina sebellum tidur
selama 7 hari samapai 10 hari berturut-turut. Untuk mempercepat penghancuran obat,
basahkan dengan air satu atau dua detik sesaat sebelum dimasukkan ke dalam vagina
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Disimpan di kulkas
- Selama pemakaian obat ini penderita tidak boleh mengkonsumsi alkohol
- Setelah obat digunakan akan timbul perasaan ingin buang air kecil sebaiknya
ditahan kurang lebih 15 menit, ada baiknya sebelum menggunakan obat sebaiknya
ke kamar kecil dahulu baru menggunakan obat
17. Zithrax
Kegunaan: Antibiotik
Bentuk sediaan: kaplet
Cara pemakaian: Satu kaplet sehari diminum kurang lebih 1 jam sebelum atau 2 jam
setelah makan.

Hal-hal yang harus diinformasikan:


- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter
18. Zistic
Kegunaan: Antibiotik
Bentuk sediaan: kaplet
Cara pemakaian: Sehari 1 gram dosis tunggal
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Diminum setelah makan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI
19. Cal-95
Kegunaan: Penungkatan kebutuhan akan kalsium pada wanita hamil dan laktasi
Bentuk sediaan: kaplet
Cara pemakaian: Sehari 1-3 kaplet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum setelah makan
- Tidak boleh dikonsumsi bersama dengan produk yang kaya serat.
20. Tremenza
Kegunaan: meringankan gejala flu
Bentuk sediaan: tablet
Cara pemakaian: sehari 3-4 kali 1 tablet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Tidak boleh diberikan kepada penderita asma, hipertensi, diabetes, glaukoma
- Dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi/ mengoperasikan mesin
21. Dorbigot
Kegunaan: meringankan gejala batuk dan demam
Bentuk sediaan: kaplet
Cara pemakaian: sehari 3 kali 1 kaplet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum setelah makan
- Pengobatan dapat dihentikan jika gejala telah sembuh
- hindari minuman beralkohol saat mengkonsumsi obat ini karena dapat
meningkatkan kerusakan fungsi hati.
- jangan melebihi dosis yang dianjurkan karena dapat menyebabkan kerusakan
fungsi hati.
- simpan obat di tempat yang sejuk (150-250 C) dan kering, terlidung dari cahaya.
22. Tranec
Kegunaan: pengobatan jangka pendek untuk perdarahan
Bentuk sediaan: kaplet
Cara pemakaian: sehari 3-4 kali - -1 kaplet
Hal-hal yang harus diinformasikan:

Diminum setelah makan


Jika terjadi reaksi alergi, segera temui dokter
Hentikan pengobatan jika terjadi gangguan penglihatan warna.

23. Tismazol
Kegunaan: pencegahan dan pengobatan infeksi anaerobik
Bentuk sediaan: tablet 500 mg
Cara pemakaian: sehari 1 -2 tablet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum setelah makan
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Jika terjadi reaksi alergi, segera temui dokter
24. Cortamine
Kegunaan: alergi yang membutuhkan terapi dengan kortikosteroid
Bentuk sediaan: sirup
Cara pemakaian: satu sendok teh tiap 4-6 jam ( dewasa dan anak >12 tahun).
Maksimal 6 sendok teh per hari
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum setelah makan
- Hindari penggunaan jangka panjang
-

Dapat menyebabkan kantuk sehingga jangan mengemudikan kendaraan atau


mengoperasikan mesin

25. Albothyl ovula


Kegunaan: vaginosis bakterial, kandidiasi vagina
Bentuk sediaan: ovula
Cara pemakaian: 1 kali sehari 1 ovula
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Disimpan di kulkas
- Digunakan sebelum tidur pada malam hari
- Setelah obat digunakan akan timbul perasaan ingin buang air kecil sebaiknya
ditahan kurang lebih 15 menit, ada baiknya sebelum menggunakan obat sebaiknya
ke kamar kecil dahulu baru menggunakan obat
26. Cefat
Kegunaan: Antibiotik
Bentuk sediaan: Kapsul
Cara pemakaian: 2 kali sehari 1 kapsul
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Harus dihabiskan walaupun pasien sudah merasa sehat
- Diminum secara teratur dan sesuai dengan resep dokter (setiap 12 jam)
- Diminum setelah makan
27. Nonemi
Kegunaan: pencegahan dan pengobatan anemia karena kekurangan vitamin dan zat
besi

Bentuk sediaan: tablet


Cara pemakaian: 1 kali sehari 1 tablet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Diminum setelah makan
- Setelah minum obat, feses akan berwarna hitam
28. Betadine gargle
Kegunaan: faringitis, tonsilitis, gingivitis
Bentuk sediaan: Cairan obat kumur
Cara pemakaian: 3-5 kali sehari, berkumur selama 30 detik
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Hanya untuk dikumur, jangan ditelan
29. Kalxetin
Kegunaan: Terapi depresi
Bentuk sediaan: kapsul
Cara pemakaian: Dosis awal: 1 kali sehari 1 kapsul (20mg) pada pagi hari
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Dapat menimbulkan ruam, sehingga jika ruam terjadi segera konsultasikan ke
dokter
- Dapat menyebabkan penurunan berat badan
- Jangan menghentikan pengobatan tanpa seizin dari dokter
30. Zypraz
Kegunaan: untuk pengobatan ansietas dan gangguan panik
Bentuk sediaan: tablet
Cara pemakaian: 3 kali sehari 0,25 mg-0,5 mg (ansietas), 0,5-1 mg diberikan malam
hari atau 0,5 mg tiga kali sehari (gangguan panik).
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Selama penggunaan obat dilarang mengendarai kendaraan bermotor atau
mengoperasi mesin
- Pemberian bersama dengan antijamur golongan azole tidak diperbolehkan
31. Cataflam D
Kegunaan: untuk analgetik dan antiradang
Bentuk sediaan: tablet
Cara pemakaian: 2-3 kali sehari 1 tablet
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Obat diminum setelah makan
- Tabletnya harus dilarutkan terlebih dahulu dengan segelas air kemudian diminum
32. Tilidon
Kegunaan: untuk terapi mual dan muntah
Bentuk sediaan: tablet
Cara pemakaian: 3 kali sehari
Hal-hal yang harus diinformasikan:
- Obat diminum 15-30 menit sebelum makan

Pengobatan dengan domperidone biasanya hanya berlangsung dalam jangka


pendek, yaitu tidak lebih dari dua minggu. Jika setelah lewat satu minggu Anda
masih merasakan gejala mual dan muntah, sebaiknya hentikan penggunaan
domperidone dan temui kembali dokter yang meresepkannya