Anda di halaman 1dari 11

INDEKS LIMBAH

Faizal Abdi Mustama (G111 14 328)


Prgram Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin,
Makassar, 2016
Email: faizalabdi60@gmail.com
ABSTRAK
Limbah pertanian adalah bagian tanaman pertanian diatas tanah atau
bagian pucuk, batang yang tersisa setelah dipanen atau diambil hasil utamanya.
Berdasarkan artinya pengertian limbah pertanian dapat diartikan sebagai bahan
yang dibuang di sektor pertanian. Beberapa contoh limbah pertanian diantara
lain adalah sabut dan tempurung kelapa, jerami dan dedak padi, dan sebagainya.
Indeks limbah merupakan ratio antara bagian tanaman yang dikonsumsi dan
bagian tanaman sebagai limbah pertanian. Adapun hal yang menjadi sasaran
pengamatan yaitu melihat jumlah konsumsi dan limbah yang diberikan oleh suatu
komoditi, lalu melihat perbandingan volume yang dihasilkannya. Sehingga kita
bisa mengetahui persentase konsumsi yang kita dapatkan dan juga persentase
limbah yang dihasilkan dari sampel tersebut. Dasar pengukuran yang digunakan
yaitu berat yang dimiliki, sehingga didalam praktiknya akan dilakukan proses
pemisahan. Hasil yang diperoleh dari pengamatan yaitu indeks limbah pada buah
pisang kepok 11,45% dan pada sayuran kangkung sebesar 65,09%. Kesimpulan
dari percobaan ini bahwa indeks limbah pada tiap komoditi berbeda-beda tapi
pada umumnya indeks limbah pada sayur lebih besar dibandingkan dengan
indeks limbah buah. Salah satunya yaitu indeks limbah sayuran kangkung lebih
besar dibandingkan indeks limbah buah pisang.
Kata kunci : Indeks Limbah, Kangkung, Pisang Kepok

PENDAHULUAN
Limbah pertanian adalah bagian

sabut dan tempurung kelapa, jerami

tanaman pertanian diatas tanah atau

dan dedak padi, dan sebagainya

bagian pucuk, batang yang tersisa

(Heyne, 2004).

setelah dipanen
utamanya.

atau diambil hasil

Berdasarkan

Limbah

pertanian

dapat

artinya

diklasifikasikan ke dalam beberapa

pengertian limbah pertanian dapat

jenis yaitu limbah pra panen dan saat

diartikan sebagai bahan yang dibuang

panen serta limbah pasca panen.

di sektor pertanian. Beberapa contoh

Sedangkan limbah pasca panen itu

limbah pertanian diantara lain adalah

juga terbagi menjadi limbah sebelum

diolah dan limbah setelah diolah atau

dan tempurung kelapa,jerami dan

sering dikenal dengan limbah industri

dedak padi (Hariyanto, 2002).

pertanian. Limbah padat lebih dikenal

Adapun hal yang menjadi sasaran

sebagai sampah yang seringkali tidak

pengamatan yaitu melihat jumlah

dikehendaki

karena

konsumsi dan limbah yang diberikan

tidak memiliki nilai ekonomis. Bila

oleh suatu komoditi, lalu melihat

ditinjau secara kimiawi, limbah ini

perbandingan

terdiri dari bahan kimia Senyawa

dihasilkannya. Sehingga kita bisa

organik

anorganik.

mengetahui persentase konsumsi yang

Dengan konsentrasi dan kuantitas

kita dapatkan dan juga persentase

tertentu,

limbah yang dihasilkan dari sampel

dan

kehadirannya

Senyawa

kehadiran

berdampak

limbah

negatif

dapat

terhadap

volume

yang

tersebut (Umar, 2012).

lingkungan terutama bagi kesehatan

Deksripsi

manusia, sehingga perlu dilakukan

reptans)

Kangkung

(Ipomoea

penanganan terhadap limbah. Tingkat

Kangkung termasuk sayuran yang

bahaya keracunan yang ditimbulkan

populer dan digemari masyarakat

oleh limbah tergantung pada jenis dan

Indonesia.

karakteristiknya (Heyne, 2004).

adalah Ipomoea reptans. Kangkung

Indeks limbah merupakan ratio


antara

bagian

dikonsumsi

dan

tanaman
bagian

yang
tanaman

Nama

merupakan
tumbuh

latin

tanaman

lebih

dari

kangkung

yang

dapat

satu

tahun.

Tanaman kangkung memiliki sistem

sebagai limbah pertanian. Limbah

perakaran

pertanian

tanaman

cabangnya akar menyebar kesemua

pertanian diatas tanah atau bagian

arah, dapat menembus tanah sampai

pucuk, batang yang tersisa setelah

kedalaman 60 hingga 100 cm, dan

dipanen atau diambil hasil utamanya.

melebar secara mendatar pada radius

Berdasarkan

150 cm atau lebih, terutama pada jenis

limbah

adalah

bagian

artinya

pertanian

dapat

pengertian
diartikan

sebagai bahan yang dibuang disektor

tunggang

dan

cabang-

kangkung air (Djuariah, 2007).


Secara

morfologi

tanaman

Pertanian. Beberapa contoh limbah

kangkung memiliki dua varietas yaitu

pertanian diantara lain adalah sabut

kangkung air dan kangkung darat.


Kangkung darat, yang mempunyai

daun-daun

dengan

pada buku-buku batang dan di ketiak

ujung yang runcing, berwarna hijau

daun terdapat mata tunas yang dapat

keputih-putihan

tumbuh menjadi percabangan baru.

berwarna

yang

panjang
dan

putih.

bunganya
sutera,

Bentuk

daun

Bangkok, dan lain-lain. Kangkung

jantung

hati,

darat biasanya ditanam di tempat-

meruncing atau tumpul, permukaan

tempat yang agak kering, sedangkan

daun sebelah atas berwarna hijau tua

kangkung

dan permukaan daun bagian bawah

air

Misal,

biasa

ditanam

di

umumnya

seperti

ujung

pinggir-pinggir kolam, rawa dan lain-

berwarna

lain. Misal: Sukabumi, Biru, dan lain-

(Sumaryono,1984).

lain sedangkan Kangkung air (Ipomea

Menurut

daunnya

hijau

muda

Sumaryono

(1984),

aquatic forsk), yang mempunyai daun

klasifikasi tanaman kangkung adalah

panjang dengan ujung yang agak

sebagai beikut:

tumpul berwarna hijau kelam dan

Kingdom

bunganya

Subkingdom :Tracheobionta

berwarna

kekuning-

kuningan/ungu (Sumaryono,1984).
Kangkung merupakan tanaman

: Plantae ( tumbuhan )

Superdivisio : Spermatophyta
Divisio

: Magnoliophyta

menetap yang dapat tumbuh lebih dari

Kelas

: Magnoliopsida

satu bulan. Batang tanaman berbentuk

Sub-kelas

: Asteridae

bulat panjang, berbuku-buku, banyak

Ordo

: Solanales

mengandung air (herbaceous) dan

Familia

: Convolvulaceae

berlubang-lubang. Batang tanaman

Genus

: Ipomea

kangkung tumbuh merambat atau

Spesies

: Ipomea reptans Poir.

menjalar dengan percabangan yang


banyak. Kangkung memiliki sistem
perakaran

tunggang

dan

cabang-

cabang akarnya menjalar keseluruh


arah, dapat menembus tanah sampai
kedalaman 60-100 cm serta melebar
secara mendatar pada radius 100-150
cm atau lebih, terutama pada jenis
kangkung air. Tangkai daun melekat

Selama

fase

pertumbuhanya

tanaman kangkung dapat berbunga,


berbuah, dan berbiji terutama jenis
kangkung
kangkung

darat.

Bentuk

umumnya

bunga

berbentuk

terompet dan daun mahkota bunga


berwarna putih atau merah lembayung
(Maria, 2009).

Buah kangkung berbentuk bulat

Daun pisang memiliki bentuk daun

telur yang didalamnya berisi tiga butir

yang

biji. Bentuk buah kangkung seperti

memanjang namun juga agak lebar

melekat dengan bijinya. Warna buah

dibanding dengan bentuk lanset yaitu

hitam jika sudah tua dan hijau ketika

dengan perbandingan panjang dan

muda. Buah kangkung berukuran

lebarnya adalah 21/2-3 : 1. Pada pohon

kecil sekitar 10 mm, dan umur buah

pisang untuk ujung daunnya biasanya

kangkung tidak lama. Bentuk biji

berbentuk rompang. Daging daunnya

kangkung bersegi-segi atau tegak

tipis seperti kertas dengan pertulangan

bulat. Berwarna cokelat atau kehitam-

daun menyirip serta permukaan atas

hitaman, dan termasuk biji berkeping

dan bawah daun yang licin berlapis

dua. Pada jenis kangkung darat biji

lilin.

kangkung

alat

merupakan daun lengkap, karena

perbanyakan tanaman secara generatif

memiliki pelepah daun, tangkai daun,

(Maria, 2009).

dan helaian daun. Tangkai daun bila

berfungsi

sebagai

memanjang,

daun

pada

yaitu

bentuk

tumbuhan

ini

Berdasarkan uraian di atas, maka

dipotong melintang bentuknya seperti

perlu dijelaskan lebih lanjut mengenai

bulan sabit. Sisirnya terdapat 7-21

indeks limbah pada komoditi sayuran

buah

dan

dapat

perawatan tumbuhan pisangnya. Buah

dan

pisang tidak memiliki biji dan berasa

pengaruh limbah terhadap proses

manis dan sedikit lunak untuk yang

kehidupan (Fantastico, 1986).

matang.

Deksripsi Pisang Kepok (Musa

bermaanfaat untuk kesehatan karena

paradisiaca)

memiliki gizi yang tinggi (Pranitasari,

buah-buahan

mengetahui

agar

tentang

dampak

Pisang kepok (Musa paradisiaca)


adalah

tanaman

berbentuk

tergantung

Buah

pada

jenis

pisang

sangat

2011).

terna

Menurut

Umar

(2012),

raksasa dengan batang semu yang

klasifikasi tanaman jagung yaitu:

permukaannya terlihat bekas pelepah

Kingdom

daun. Tumbuhan ini tidak memiliki

Sub kingdom :Tracheobionta

cabang, berbatang basah, dan tidak

Infra kingdom : Streptophyta

mengandung lignin. Batang tumbuhan


ini diselubungi oleh pelepah daunnya.

dan

: Plantae (Tumbuhan)

Suoer Divisi : Spermatophyta


Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Liliopsida

mengetahui

Subb kelas

: Commelinidae

pengaruh limbah terhadap proses

Ordo

: Zingiberales

Family

: Musaceae

Genus

: Musa

Spesies

: Musa paradisiaca

dampak

dan

kehidupan khususnya untuk buah


pisang kapok dan sayuran kangkung.
METODOLOGI
Waktu dan Tempat

Tujuan

Praktikum Kerapatan Jaringan


dilaksanakan pada hari Senin, 26

Tujuan dilakukannya
tentang

tentang

indeks

praktikum

limbah

yaitu

September 2016 pukul 13.00 WITA


sampai selesai, di Laboratorium 3

mahasiswa dapat melihat nilai atau

Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian,

jumlah berat yang kita dapatkan

Universitas Hasanuddin, Makassar.

melalui perbandingan nilai volume


konsumsi dan volume limbah yang
mengalami perbedaan secara nyata
dan melihat rasio yang dihasilkannya
(Pantastico, 2001).
Kegunaan
Kegunaan melakukan praktikum

Alat dan Bahan


Adapun alat yang digunakan pada
praktikum

indeks

limbah

yaitu

timbangan, pisau, wadah, label, dan


kantong kresek.
Sedangkan bahan yang digunakan

indeks limbah pada komoditi sayuran

adalah buah pisang kepok, dan sayur

dan

kangkung.

buah-buahan

agar

dapat

Prosedur Kerja
Adapun prosedur kerja praktikum
indeks limbah yaitu :

W
Keterangan :

1.
2.

Menyiapkan alat dan bahan


Menimbang berat awal sayur dan

3.

buah menggunakan timbangan


Memisahkan antara bagian yang

BK = Berat yang dikonsumsi


BTK

4.

limbah

dengan menggunakan rumus :

Berat

yang

dikonsumsi

dikonsumsi dan tidak konsumsi


dan menimbangnya
Menghitung
indeks

=Indeks Limbah

BT = Berat Total
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil

tak

Tabel 1. Indeks Limbah

memiliki daging buah yang tebal dan

Berat (gr)
Kons
No Komoditi
Awal
Limbah
umsi
1 Kangkung 656,6 542
114,6
Pisang
2
341,3 190,2 151,1
Kepok
Sumber :Data Primer Setelah Diolah 2016

tidak memiliki biji.. Sehingga yang


menjadi limbah dari buah pisang
tersebut hanya kulit pisang. Dari hasil
pengukuran, maka terlihat untuk berat
awal pisang kepok yaitu 341,3 gr
menghasilkan berat konsumsi sebesar
190,2 gr dan limbah sebanyak151,1gr.

Analisis Perhitungan W

Sehingga persentase indeks limbah


yang dihasilkan yaitu sebesar 11,45 %

x 100%

untuk buah pisang.


Sama halnya pada indeks limbah
x 100 %

sayuran kangkung, dimana dalam


pengukuran berat awal yaitu 656,6 gr,
dengan konsumsinya seberat 542 gr

x 100 %

dan untuk limbah sebesar 114,6 gr.


Hal

= 11,45%

dikarenakan

bagian
x 100 %

indeks

Berdasarkan data diatas maka,


perbandingan

antara berat konsumsi dengan berat


limbah yang tidak terpakai. Berat
konsumsi pada buah pisang lebih
besar dibandingkan dengan limbah
yang dihasilkan, hal ini karena buah
buah

untuk

kangkung

dengan pendapat Putu (2000) bahwa

Pembahasan

merupakan

dihasilkan

Hasil pengamatan tersebut sesuai

= 65,09 %

pisang

dikonsumsi.

65,09 %.

x 100 %

bagaimana

kangkung

besar

Sehingga persentase indeks limbah


yang

terlihat

sebagaian

yang

limbah

merupakan

ratio

(perbandingan) antara bagian tanaman


yang dikonsumsi dan bagian tanaman
sebagai

limbah

pertanian.

Pada

tanamaan pisang memiliki konsumsi


yang lebih berat daripada limbahnya,
ini disebabkan karna buah pisang
termasuk buah yang memilki daging

buah yang tebal dan tidak memiliki


biji.

Setelah melakukan pengamatan


terhadap indeks limbah pada buah dan

Nilai

indeks

ataupun

limbah

sayuran

buah-buahan

sayur, dapat disimpulkan bahwa:

sangat

1. Indeks

limbah

pada

buah

bergantung pada jenis komoditinya.

pisang

kepok

lebih

kecil

Hal

dibandingkan

ini

sesuai

dengan

pendapat

Haryanto (2004) yang menyatakan


bahwa produk hortikultura khususnya
memiliki indeks limbah yang cukup

dengan

komoditi

merupakan

sedangkan

setiap

lakukan pengolahan terhadap limbah

dapat di daur ulang menjadi berbagai


macam

produk,

contohnya

yaitu

pakan ternak, pupuk dan lain-lain.

kangkung

komuditi

ditentukan

tersebut. Sampah atau limbah organik


sayuran merupakan sampah yang

pada

indeks limbahya 34,23 %.


3. Besar kecilnya limbah pada

dapat dikomsumsi apabila tidak di

yang dihasilkan dari buah-buahan dan

yang

indeks limbah sebesar 13,93 %

suatu

sampah atau buangan yang tidak

perbandingan

relative tinggi.
2. Buah pisang kapok memiliki

banyak. Limbah yang dihasilkan dari


suatu

kangkung

dari

pertanian
sifat

dan

karakter komuditi tersebut.


Saran
Pengetahuan
limbah

pada

tentang
dua

indeks

komuditi

ini

sebaiknya menjadi acuan penanganan


pascapanen yang lebih baik sehingga

PENUTUP

ketahanan buah setelah panen lebih

Kesimpulan

lama.

DAFTAR PUSTAKA

Hamidah, 2015. Jurnal Sayur dan

Djuariah, D. 2007. Evaluasi Plasma


Nutfah Kangkung di Dataran
Medium Rancaekek. Jurnal
Hortikulutura 7(3);756-762.
Fantastico. 1986. Fisiologi Pasca
Panen. Gajah Mada University
Press,Yogyakarta

Buah. Universitas Gadjah Mada.

Haryanto,

2004.

Fisiologi

Pasca

dan subtropika. UGM Press:

Panen.

Yogyakarta.

http://anthoxappoank.blog

Pranitasari, Novi. 2011. Morfologi

spot.com/2014/11/kerapat

dan

an-jaringan-fispan.html.

http://novibiologi.blogspot.c

Diakses pada tanggal 28

o.id/2011/08/blog-post.html

September 2016.

(diakses pada tanggal 22

Hariyanto.

2002.

Tumbuhan.

Morfologi
Gajah

Mada

University Press. Yogyakarta.


Maria.

2009

http://tipspetani.blogspot.co
m/2013/10/cara-budidayatanaman-kangkung_23.html.
Diakses

pada

tanggal

28

September 2016
Pantastico. 2001. Fisiologi pasca
panen dan penanganan dan
pemanfaatan

buah-buahan

dan sayur-sayuran tropika


Umar. 2012. Deskripsi Buah Pisang.
http://id.wikipedia.org/wiki/p

Klasifikasi

Pisang.

April 2016).
Putu,

budi.

2000.

Morfologi

Tumbuhan, Sekolah Tinggi


Keguruan

dan

Ilmu

Pendidikan : Singaraja.
Sumaryono,1984. Botani Tanaman
Kangkung.http://eprints.un
g.ac.id/2264/6/2012-154411-611307039-bab209082012033857.pdf.
Diakses pada tanggal 17
April 2016. Diakses pada
tanggal

28

September

2016.
isang. (diakses pada tanggal
(22 April 2016).

LAMPIRAN

Keterangan Gambar; 1) berat konsumsi kangkung , 2) berat awal kangkung , 3)


berat konsumsi pisang , 4) berat awal pisang ,5) bagian limbah pisang

INDEKS LIMBAH

Nama

: Faizal Abdi Mustama

Kelas

:C

Kelompok

:5

Asisten

: Hijriani

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2016