Anda di halaman 1dari 2

SKENARIO 2

DEMAM HILANG TIMBUL


Jona 30 tahun datang ke puskesmas karena mengeluh demam sejak 6 hari
yang lalu. Demam hilang timbul dan disertai menggigil serta berkeri ngat setelah
demam. Jona juga mengeluh badan terasa lesu dan nyeri otot. Dari anamnesis
didapatkan bahwa Jona seorang pilot dan 2 minggu yang lalu Jona baru pulang
dari Kalimantan setelah mengikuti suatu pelatihan penerbangan selama sebulan.
Jona mengatakan tidak ergi ke dokter sebelum berangkat untuk dapat obat
pencegahan. Dari pemeriksaan fisik dida patkan temperature 39C, keadaan umum
lemah, konjungti va tampak pucat, terdapat pembesaran hati dan limfa. Dokter
kemudian menyarankan pemeriksaan laboratorium.

STEP 1 : TERMINOLOGI
1. Menggigil :
Mekanisme tubuh untuk kompensasi dalam penyerapan kalor pada hipothalamus
Mekanisme untuk mengatur suhu tubuh agar kembali normal
2. Limpa : Struktur terbesar pada sistem imun yang terletak di perut kiri atas
STEP 2 : RUMUSAN MASALAH
1.
2.
3.
4.
5.

Bagaimana bisa terjadi demam hilang timbul dan menggigil ?


Mengapa dokter menyarankan pemeriksaan laboratorium ?
Apa indikasi dibutuhkannya obat pencegahan ?
Mengapa terjadi pembesaran limpa dan hati ?
Mengapa terjadi nyeri otot ?

STEP 3 : IDENTIFIKASI MASALAH


1. Kalimantan merupakan daerah endemis malaria, biasanya yang bertempat tinggal
lama sekitar 3-4 minggu mudah terkena malaria. Demam hilang timbul merupakan
gejala malaria.
Proses forulasi merozoit keluar antigen merangsang monosit, makrofag dan
limfosit untuk mengeluarkan sitokin contoh TNF-alfa ke pirogen endogen
hipothalamus.
Menggigil kalor terserap suhu tubuh naik.
2. Diperiksa 6 jam selama 3 hari berturut-turut. Jika tidak ada, diagnosis malaria
dihilangkan.
Masuk tubuh sporozoit hemolisis eritrosit merozoit.

Untuk mengetahui darah mengalami hemolisis atau tidak.


3. Berpergian dalam jangka waktu lama (3-4 minggu) ke tempat endemik penyakit
pencegahan vaksin obat 1 minggu sebelum berangkat.
Pekalongan dan NTT = W.Brancofti dan B.Malori
Kalimantan = endemik malaria
4. Dicurigai malaria, demam hilang timbul hemolisis eritrosit didaur ulang di hati
dan limfa ( kerjanya bertambah ) terjadi pembesaran.
Limfa berfungsi untuk menyaring darah dan melawan penyakit, apabila bengkak
(membesar) maka terjadi infeksi.
5. Lepasnya bradikitin reseptor saraf nyeri respon nyeri otot menghasilkan panas
kontraksi nyeri
STEP 4 : SKEMA
Penyebab

Patogensis
dan
patofisiologi
Gejala

Pencegahan

Malaria

Epidemiolog
i

Anamnesis

Pemeriksaa
n fisik

STEP 5 : SASARAN BELAJAR


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pemeriksaa
n penunjang

Epidemiologi malaria di Indonesia ( Insidensi dan Prevalensi )


Etiologi malaria
Patogenesis dan patofisiologi malaria ( siklus hidup )
Pemeriksaan penunjang malaria dan diagnosis banding
Farmakokinetik dan farmakodinamik obat malaria
Edukasi (pencegahan) dan terapi, faktor resiko
Jenis-jenis infeksi malaria
8. Proses penularan melalui vektor penyakit