Anda di halaman 1dari 33

Arsitektur: Bentuk, Ruanng, dan Tatanan

Persepsi dan pengertian kita akan suatu komposisi bergantung pada bagaimana kita
menginterpretasikan interaksi visual antara elemen positif dan negative di dalam lingkungannya.
Pada skala sebuah tapak bangunan, ada beragam strategi untuk menghubungkan bentuk sebuah
bangunan terhadap ruang disekitarnya. Sebuah bangunan dapat:
a. Membentuk sebuah diding disepanjang tepi tapaknya dan mulai mendefinisikan
sebuah ruang luar yang positif;
b. Menyatukan ruang interiornya dengan luar ruang privat dari sebuah tapak berdinding;
c. Membungkus sebagian tapaknya sebagai suatu ruang luar dan melindunginya dar
kondisi-kondisi iklim yang tidak diinginkan;
Bahkan pada skala sebuah ruangan, elemen-elemen prabot dapat berdiri baik sebagai
bentuk didalam suatu area ruang atau berfungsi untuk mendefinisikan bentuk suatu daerah
spasial.
Dalam sebuah ruang, bidang-bidang dasar juga dapat diangkat untuk menciptakan sebuah
tempat khusus didalam sebuah lingkungan spasial yang lebih besar. Perubahan ketinggian yang
terjadi di seepanjang tepi bidang yang diangkat tersebut akan menegaskan batasan areanya dan
menginterupsi aliran ruang diepanjang permukannya. Demikian pula pada bidang-bidang dasar
yang dapat diturunkan sebagian bidang dasar akan mengisolir lingkup area dari lingkungan yang
lebih besar .bidang vertical hasil penurunan ini akan menjadi batas-batas areanya. Batas-batas ini
diimplikasikan seperti halnya pada bidang yang dinaikkan, namun sebagai sisi-sisi yang tampak
mulai membentuk didnding dari ruang tersebut.Kontras dalam bentuk geometri atau oriantasi
secara visual juga dapat memperkuat identitas dan kemandirian daerah yang diturunkan dari
lingkungan spasialnya yang lebih besar.
Sebuah bidan atas juga mendefinisikan suatu area dengan ruang antara dirinya sendiri
dengan lantai dasarnya. Karena tepi-tepi bidang ataslah yang menentukan batas areanya, maka
bentukdasar, ukuran, serta ketinggiannya diatas bidang dasar akan menentukan kualitas ruang
sesungguhnya. Jika elemen-elemen linier yang vertical seperrti kolom atau tiang digunakan
untuk menopang bidang atas, maka mereka akan membantu memvisualisasikan batas-batas
ruang yang didefinisikan tanpa mengganggu aliran ruang yang melalui area tersebut.

serupahalnya jika tepi-tepi bidang diatas dibalik, atau bidang dasar dibawahnya ditegaskan
dengan mengubah ketinggian lantai, maka batas-batas volume yang didefinisikan akan diperkuat
secara visual.
Elemen-elemen vertical yang mendefinisikan ruang juga sangat penting peranannya
untuk menegaskan ruang dan menciptakan batas-batas ruang yang tertutup serta mempengaruhi
area ruang disekeliling penutupnya.Terdapat juga bidang vertical tunggal, sebuah bidang vertika
emiliki kualitas frontal.Kedua permukaan atau wajahnya berhadapan dan menghasilkan tepi-tepi
dua area spasial yang nyata dan terpisah.Sebuah bidang vertical dapat mendefinisikan tampak
prinsip sebuah bangunan yang menghadap ruang public, menciptakan sebuah gerbng masuk bagi
orang, serta mengartikulasikan zona-zona spasial didalam sebuah volume yang lebih besar.

Memilih Warna Interior Sesuai Feng Shui


Keseimbangan lima unsure atau yin merupakan dasar dalam semua perhitungan fengshui.
Dengan lima unsure tersebut dapat dilakukan analisis keselarasan seseorang dengan ruang yang
akan ditempatinya. Menurut filsafat cina dalam semesta ini dapat digolongkan dalam lima unsure
dasar , kelima unsure dasar tersebut adalah kayu, tanah, api, air dan logam.
Menurut filsafat Cina, rezeki seseorang dipengaruhi oleh tiga aspek, yaitu rezeki dari Allah,
rezeki dari tempat manusia tinggal, dan usaha dari manusia itu sendiri. Rumah adalah bangunan
yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan sarana pembinaan keluarga, penataan interior yang
baik akan mewujudkan fungsi rumah sesuai harapan penghuninya. Pintu utama ibarat mulut yang
masuknya chi dan ruang tamu sebagai lambung untuk mengolah chi yang kemudian
disalurkan ke masing-masing bagian tubuh seperti ruang keluarga, ruang tidur, dapur, dst.
Dalam menata rumah terdapatempat pokok yang harus disesuaikan, yaitu:
1. Unsrur Pribadi Penghuni
Menghitung atau mengetahui unsur yang berbeda, tergantung kapan ia dilahirkan.
Dengan mengetahui jam lahir, bulan lahir, tahun lahir, dan shio-nya.
2. Kua Pribadi
Kua sadlah angka simbolis yang yang mengelompokkan seorang individu dalam
fengshui. Dengan mengetahui angka kua maka kesesuaian antara sector dalam rumah
dengan penghuni akan diketahui. Kelompok tersebut adalah kelompok timur dan
kelompok barat.
3. Arah Hadap Pintu Utama dan Lokasi Ruang dalam Rumah
Srsh hsdsp pintu utama sangat menentukan kualitas energy yang terjadi di dalam rumah
tersebut.arah hadap pintu utama tidak otomatis sama dengan arah hadap kapling,
sebagai contoh arah hadap kaling adalah barat tetapi pintu utama menghadap ke selatan.
Sehingga, analisis yang digunakan fengshui adalah hadap pintu utama ke selatan.
4. Anjuran dan Larangan
Berdasarkan tradisi, anjuran dan larangan yang sudah turun-temurun dilakukan antara
lain arah gerakan orang menggoreng harus kedalam rumah karena gerakan kedalam
berarti memasukkan rezeki kedalam. Seprti halnya dengan perletakan tempat tidur dan
perabot-peraboot yang ada dalam rumah.

Ide Desain Interior Apartemen Minimalis


Dalam desain interior apartemen gaya minimalis banyak diminati karena berkesan
simple, modern, dan elegan sesuai karakter masyarakat. Gaya ini dapat diaplikasikan pada
apartemen dengan tipe besar, tipe sedang, maupun tipe kecil.Gaya minimalis ini biasa diterapkan
disegala jenis ruangan, mulai dari ruang keluarga, dapur, ruang makan, kamar tidur utama,
hingga kamar tidur anak. Sebagai contoh, ruang serbaguna dengan menggunakan gaya minimalis
Ruang serbaguna akan lebih baik jika dirancang semenarik mungkin karena ruang ini merupakan
ruang penerima dalam apartemen yang berkarakter semipublik sehingga dapat diakses secara
visual oleh tamu. Desain yang digunakan yaitu Elegant White, Ruang dibuat memanjang.Agar
tidak terlihat sempit, pada ruang ini digunakan elemen furnitu yang mempunyai permukaan
glossy di sisinya.Dengan demikian seakan-akan ada bayangan ruang lagi disisi furniture yang
mengilap tersebut sehingga membuat ruang terlihat lebih luas.Ruang makan ditempatkan di
dekat area dapur sehingga tidak terlalu jauh untuk persiapan makan. Komposisi warna putih pada
permukaan gloss (mengilap) dengan komposisi warna hitam pada background sofa memberikan
kesan kontras dan menjadi titik focus ruang memanjang ini. Tipe sofa yang digunakan adalah
tipe minimalis.
-

Contoh berikutnya ialah kamar anak yang huga menggunakan gaya minimalis
Jika ruang terbatas, maka dimaksimalkan dengan menata interior yang disesuaikan

dengan kebutuhan si anak sehingga anak merasa senang.Selain untuk tempat tidur anak,
terkadang kamar ini juga dipersiapkan untuk kamar persiapan tamu atau kamar penjaga
apartemen saat tidak ditinggali.Desain yang digunakan adalah Goldish White.Kamar tidur ini
didesain menggunakan bedset queen size sehingga cukup untuk dua anak.Posisi bedset
menempel ke kedua sisi ruang. Agar Susana dalam ruang lebih dramatis, dibuatlah lampu tanam
uplight padaheadboard.

Teknik Rendering dan Presentasi Rancangan Interior


Apakah Presentasi Rancangan itu?

Dalam bidang perancangan di mana presentasi mungkin digunakan dan ide-ide


dipindahkan.Dalam bidang periklanan, seni, arssitektur, rancangan intri, rancangan grafis, dan
rancangan mode, juga bidang-bidang lain yang berhubunan, presentasi harus dilaksanakan
dengan memindahkan ide dari perancang kepada klien.
Penggunaan Rendering dalam Presentasi Rancanggan
Dalam tahap-tahap awal rancangan, semua aspek produk sering belum diputuskan oleh
arsitekatu peancang, dan rendering , bila dibuat sebik-baiknya, dapatmenjadi dasar percobaan
bagi omponen-kompenen rancangan yang berkaitan. Rendering sebaiknya seteliti
mungkin.Warna tekstur, penyajian bahan massa, detail, dan sekelilingnya semuanya merupakan
unsure yang dicakupkan dalam penyajian artistic ini, dan masing-masing harus sepresentatif
mungkin.
Perancangan Interior yang Professional
Dewasa ini mendapatkan penghasilan melalui menjual rancagan dan menjadikan ideidenya sebagai barang dagangan dengan memakai gambar-gambar, rendering, denah, dan
tampak.Kemampuan perancangan untuk mengkomunikasikan ide-idenya kepada klien
merupakan hal yang sangat penting bagi kesuksesannya.
Teori Perspektif dan Tata-Letak Perkantoran Praktis
Gambar perspektif adalah hal yang mendasar bagi seorang yang berhadapan dengan
produksi seni presentasi. Mahasiswa seni )untuk presentasi komersial, indusrial, arsitektural,
grafis, atau perancangan interior) harus tahu cra menggambarnya. Perspektif adalah dasar semua
gambar. Teknik-teknik ilustrasi yang baik tak berarti dalam suatu gambear yang dibuat dengan
menggunakan perspektif yang buruk. Gambar tak akan terbaca bila aturan-aturan perspektif
dasar dilanggar .karena itu, gaambar perspektif haru sdipelajari sebelum tekniik-teknik lain
dalam buku ini dipelajari.
-apakah gambar perspektif itu?
Mengenai tata letak perspektif pemula harus membayangkan gambar perspektif sebgi
garis kasar yang diciptakan oleh garis- garis pandangan yang mengumpul menembus selembar

kaca diantaraa mata pengamat dan objek yang sedaang diamati. Tiap titik pada obyek, karena
bayangan menembus lembaran kacamata, akan menanamkan bayangan ini ke bidang datar yang
ening. Hubungan bagian-bagian bayangan tertanam yang terjadi akan menciptakan gambar dua
dimensi dari obyek tiga dimensi pada bidang gambar.
Pentingnya Membuat Sketsa
Berbeda dengan struktur rendering yang formal,sketsa merupakan deskripsi grafis yang
cepat dan lepas tentang objek, lansekap, orang dan benda-benda relative terhadap usaha-usaha
komersial maupun kegiatan-kegiatan waktu senggang. Kemampuan untuk memungkinkan
seseorang menggunakan pena atau pensil menggambar objek dengan cara yang realistis dan
alamiah secara cepat, sungguh-sugguh sangat memuaskan.

Teknik Mendesain Perabot yang Benar

Desain yang baik dan benar, Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dengan seksama
secara mnyeluruh agar desain menjadi baik dan benar, yaitu:
-

Tujuan pemakaian
Keinginan pemakaian
Fungsi perabot
Bentuk/kesa/penampilan luar
Bahan yang dipakai
Konstruks i
Cara pembuatan

Faktor-faktor dalam mendesain


Kita harus memperhatikan prinsip ilmu bentuk seperti fungsi, konstruksi dan proporsi.
1. Fungsi
Supaya fungsi tercapai secara maksimal perlu diperhatian:
Norma tubuh manusia
Norma penanganan
Norma benda
Norma Industri
Pemanfaatan ruang
2. Konstruksi
Konstruksi mempengaruhi perabot lewat kekuatan konstruksi itu sendiri serta
mempengaruhi penampilan perabot. Ketentuan konstruksi yaitu ketentuan-ketentuan
yang berhubngan dengan konstruksi , misalnya sifat bahan, ukuran bahan, peletakan
bahan dan sebagainya yang berhubungan dengan kekuatan, sebagai pendukung.
3. Proporsi
Suatu perbandingan ukuran yang indah, dapat diwujudkan lewat:
a. System Modular (Le Corbusier)
b. System potongan Kencana
Teknik Menggambar
1. Teknik menggambar bebas
Teknik ini bertujuan untuk mewujudkan ide kasar, membantu dalam pembicaraan
teknis, pencatatan bentuk, ukuran, bahan atau tempat secara tepat, contoh: perabot, denah
rumah/situasi, konstruksi/teknis.

2. Teknik menggambar perspektif


Gambar perspektif menampilkan rencana mendekati wujud sebenarnya. Semua
rusuk rusuknya yag mengarah ke cakrawala/horizon meleyap pada satu titik di horizon
atau cakrawala, titik tempat hilangnya semua dinamai titik hilang. Pada penggambaran
perspektif dibagi menjadi tiga jenis yaitu, perspektif satu titik hilang, dua titik hilang dan
tiga titik hilang.Menuju Desain Khas Indonesia
Terdapat beberapa ciri desain perabot di Indonesia, memang untuk menghasilkan sesuatu
di masa depan, kita tak luput dari pengaruh masa lalu dan masa sekarang. Barangkali dari titik
ini, bisa mulai sedikit didimpulkan cirri perabot Indonesia.
Misalnya:
-

Perabot umumnya hidup dari dekor seperti ornament ukiran dan sebagainya.
Garis yang banyak dipakai ialah garis lengkung.

Kamar Tidur Inspirasi Desain Kreatif

Sebagai ruang privasi, ruang tidur identikdidesain sebagai ruang yang tertutup yang tidak
dapat dimsuki oleh sembarang orang. Agar tercapai fngsi ini, biasanya pengaturan tata letak
ruang dan perabot didalamnya harus menjadi perhatian utama penghuni.
Sebagai sarana ekspresi diri bagi si penghuni, ruang tidur masa kini harus mampu
enjawab kebutuhan aktifitas-aktifitas si penghuni yang tidak semata-mata haya langsung untuk

beristirahat atau tidur saja di ruangan ini. Sebagai contoh, bagi penghuni yang gemar menonton,
maka ruang tidur bisa disulap layaknya bioskop mini, maupun bagi penghuni yang gemar
membac, mengoleksi berbagai benda kesayangan mereka sampai dengan bekerja di dalam ruang
tidur ini. Terdapat berbagai contoh inspiratif ruang tidur seperti:

Kamar tidur dengan konsep minimalis arc line yang menampilkan garis-garis
horizontal yang selarass di setiap bidang dinding ruangan, diimbangi dengan garis
vertical serta arc line (garis melengkung) sebagai point of view yang menjadi pusat

perhatian dari keseluruhan desain.


Kamar tidur dengan konsep connected adalah kata kunci dari desain kamar yang
memiliki ruang wardrobe ini, luasnya ruangan menjadi salah satu kelebihan kamar tidur
ini. Unsure bidang lurus plafon menjadi penghubung backdrop bed set dengan meja tv,
secara keseluruhan desain kamar tidur ini menggunakan garis-garis horizontal dan

vertical yang banyak kita jumpai pada desain-desain interior minimalis.


Kamar tidur dengan konsep Japanese, desain kamar ini sedikit mengadopsi minimalis
jepang yang diterjemahkan dengan garis vertical dan dipertegas dengan display ruang

hias yang terdapat pada backdrop bed set dan backdrop tv.
Kamar tidur dengan konsep Home Sweet Home clean and comfortable (bersih dan
nyaman) adalah kesan awal kamartidur ini. Permainan finishing material berupa
wallpaper coklat tua bermotif pada backdrop tv dan bed set serta penggunaaan karpet
bernuansa warna gradasi yang sama (coklat muda) adalah kekuatan dari kamar tidur ini

yang member kesan home sweet home.


Kamar tidur dengan konsep minimalis elegan, kamar tidur anak ini menghadirkan
nuansa elegan dengan desain yang menyesuaikan dengan bentuk ruangan. Bentuk
ruangan layout yang bersudut menyediakan ruangan yang cukup jika di inginkan
menambah sofa untuk menambah kenyamanan di dalam kamar. Orientasi bed set

disesuaikan dengan bukaan jendela dengan tujuan membuat kamar tidur menjadi homey.
Kamar tidur dengan konsep dua warna gradasi, desain kamar tidur dengan ukuran 4m x
4m memiliki desain yang sangat sederhana dengan mengutamakan desain pada backdrop

yang dipadukan dalam dua warna gradasi wallpaper.


Kamar tidur dengan konsep motif kayu, konsentrasi dan kkuatan utama dari desain
kamar tidur ini terletak pada garis-garis motif kayu dengan mengitari ruangan secara

horizontal maupun vertical dan diakhiri pada backdrop meja tv yang menjadi point of

view desain ssecara keseluruhan.


Kamar tidur dengan konsep minimalis mewah nan elegan, desain kamar tidur ukuran
2,5m x 3m ini walau tidak luas, tapi member kesan mewah dan elegan dengan

menggunakan permainan cermin pada backdrop tv dan kombinasi dua motif wallpaper.
Kamar tidur dengan konsep minimalis unik nan menarik, kekuatann garis miring sangat
mendominasi desain kamar tidur ini, terlihat dari backdrop tv dan backdrop bed set
dipertegas dengan menggunakan material yang berbeda sehingga ruangan terkesan unik
dan menarik. Efek yang ditimbulkan membuat ruang tidur ini terlihat sangat dinamis dan
tidak monoton.

Dimensi Manusia & Ruang Interior

Profesi sebagai arsitek dan perancang interior memiliki sekumpulan materi pedoman
yang berkaitan dengan criteria perancangan dan perencanaan umum. Dalam hal ini, kita akan
membahas Antropometrik yang merupakan ilmu yang secara khusus mempelajari tentang
pemikiran tubuh guna merumuskan perbedaan-perbedaan ukuran pada tiap individu ataupun
kelompok dan lain sebagainya. Sebenarnya ada banyak factor rumit yang dipertimbangkan dalam
antropometrik, salah satu factor penyebabnya adalah ukuran tubuh manusia sangat bervariasi
berdasarkan umur, jenis kelamin, suu bangsa, bahkan kelompok pekerjaan.

Dalam data antropometrik itu membahas kesalahpahaman tentang pengertian manusia


rata-rata , jangkauan jarak bersih dan kemmpuan penyesuaian, dimensi-dimensi tersembunyi
seperti zona personal yang aman yaitu 42 inchi atau 106,7 cm, pergerakan manusia, rentang
gerakan sendi, batasan-batasan.
Penting untuk mengingatkan para siswa, perancang interior, atau arsitek untuk
menempatkan penggunaan data-data yang tersaji pada perspektif yang tepat, harus selalu diingat
tentag factor gerakan dinamik manusia dalam tiga dimensi, aspek kejiwaan dari ruang dan
pemakainya serta berbagai factor lainnya.
Pembahasan kelompok lanjut usia dan cacat tubuh seperti halnya penggunaan kursi roda.
radius putar berdasarkan atas kedua roda yang bergerak dengan arah yang berlawanan dan pusat
gerakan berada pada titik tengahnya yaitu 63 inchi atau 160 cm, begitupun pada penopang tubuh
dan tongkat yang digunakan oleh mereka yang buta.
Terdapat juga pembahasan tentang Antropometrika pada posisi duduk, tinggi tempat
duduk, kedalaman landasan tempat duduk, sandaran punggung, sandaran lengan, dan bantalan.
Selain itu, dimensi manusia/table Antropometrik yang didalamnya terdapat analisis metrology,
dimensi tubuh structural wanita/pria, dimensi tubuh fungsonal wanita/pria, dimensi tubuh
proyeksi tahun 1985 wanita/pria, berbagai posisi kerja pada kelompok pria dewasa, dimenis
tubuh structural pada anak-anak usia 6 sampai 11 tahun, dimensi (kepala, wajah, tangan dan
kaki) pada kelompk pria dewasa, dan gerak sendi.
Ruang interior standar pedoman perancangan dasar membahas ruang-ruang hunian
(ruang duduk, ruang makan, ruang tidur, ruang masak, kamar mandi). Sebagai contoh, ruang
duduk dimana para perancang harus memperhatikan setiap detail seperrti untuk konstruksi
sandaran punggung serta zona minimal di bagian depan sofa untuk pergerakan kaki. Sama halnya
dengan ruang-ruang yang dibahas berikutnya yaitu ruang kantor, ruang-ruang niaga, ruang untuk
kegiatan makan dan minum, ruang perawatan kesehatan, ruang untuk rekreasi dan bersantai,
ruang public dan ruang audiovisual.

Dasar-Dasar Perencanaan Ruang


Proses perencanaan ruang dimulai ketika seseorang, atau sekelompok orang, memutuskan
untuk mengubah fungsi sebuah bangunan, atau sebagin dari bangunan tersebut. diantara
professional yang bekerja dalam bidang ini, proses atau sekuen pekerjaan yang umum diterima
adalah dari saat perencana memulai pekerjaan hingga selesainya anlisis proyek dan dimulainya
proses perencanaan fisik. Proses dasar pembentukan sebuah program deesain terdiri datas
beberapa langkah, yaitu:
a. Wawancara
Jika proyek perencana berskala kecil mungkin hanya diperlukan wawancara
dengan satu orang: pemilik, manajer, atau direktur. Jumlah orang pyang perlu

diwawancarai akan bertambah sebanding dengan semakin besar dan rumitnya sebuah
proyek. Pewaawancara hus menyiapkan suatu set pertanyaan yang terorganisir dan
konsisten _ mengarang pertanyaan sambil lalu tidak akan berhasil. Banyak literature yang
berisi informasi dan instruksi mengenai cara mengembangkan keahlian wawancara yang
berguna dalam pendekatan tugas wawancara dari perspektif professional.
b. Observasi
Observasi fasilitas-fasilitas yang sudah ada untuk melihat dan memahami proses
operasional atau proses yang berkaitan dengan peralatan, seringkali ini merupakan bagian
integral proses wawancara. Dalam perencanaan sebuah proyek dimana tidak terdapat
fasilitas atau operasi untuk observasi. Dalam kasusini, dianjurkan untuk mengunjungi dan
mengobservasi fasilitas lain yang memiliki fungsi atau operasi yang sama.
c. Merumuskan parameter-parmeter arrsitektural
Idealnya, keterbatasan arsitektur dan parameter proyek harus dirumuskan selama
tahap pembuatan program sehingga hubungan antara kebutuhan klien dan kualitas
ruang fisik dapat dipertimbangkan dari awal. Parameter dasar tersebut adalh:
1. Denah lantai dasar
2. Data kontekstual
3. Ketentuan kode bangunan dan zonig
d. Pengorganisasian koleksi data (program tahap pertama)
Meskipun semua informasi yang diperlukan mengenai proyek brlum tentu
terkumpul seluruhnya pada tahap ini, pengorganisasian data program tahap pertama akan
sangat membantu, di mana data yang terkumpul diatur dalam format berurut, dan factorfaktor kuantitatif seperrti luas meter persegi serta tabulasi furniture dan fixture, sehingga
ata dapat mudah dilihat dan diambil.
e. Riset informasi data yang belum diketahui
Data studi kasus yang lengkap dibutuhkan , tapi beberapa informasi dasar
mengenai pengelolaan spasial, standar ruang perusahaan atau institusi, presentas
sirkulasi, dan jenis fasilitas dengan ukuran dan fungsi yang serupa dapat menyediakan
perbandigan yang realistis dan paduan bagi proyek yang ditangani.
f. Analisis data

Proses analisis dapat dimulai dengan membuat atau menyesuaikan bagan


organisasional yang sudah ada, mengidentifikasi alur otoritas, dan pengelompokan
fungsi-fungsi.
g. Interpretasi dan diagram data (program lengkap)
Interprtasi semacam ini adalah salah satu kontribusi kreatif seorang desainer
didalam proses penyelesaian masalah. Dari sudut pandang unik ini, deainer dapat
memberikan evaluasi dan rekomendasi yang berharga, kaarena tidak ada orang lain yang
berada pada posisi untuk memberikan segi perspektif ini. Bentuk interpretasi lainnya
yang muncul selama proses pembuatan program adalah penterjemah program verbal
kedalam bentuk diagram. Berbagai grafis digunakan, dan banyak istilah yang
mengidentifikasi gaya grafis ini, seperti diagram keterkaitan da diagram bubble
hingga studi keterkaitan ruang dan studi analisis program.
h. Kesimpulan data (dokumen akhir)
Upaya pembuatan program harus disimpulkan dan didokumentasikan sebeelum
berlanjut ketahap desain proyek. Dalam beberapa kasus, material program dicatat dalam
bentuk informal dan digunakan oleh desainer sebagai alat desain desain internal; tidak
diperliatkan atau digunakan orang lain. Dalam kebanyakan kasus, khususnya dalam
hubungan formal desainer-klien, program diselesaikan dlam bentuk suatu dokumen dan
dipresentasikan ke klien sebelum dimulainya tahap desain.

Merancang Rak Buku

Buku , Koran, dan majalah sering berserakan di rumah. Tentunya hal itu dapat
mengganggu penampilan interior rumah.Bagi para penggemar buku, memiliki koleksi buku yang
komplit haruslah disertai dengan memiliki rak buku yang memadai. Rak buku juga harus ditata
dengan baik agar buku-buku koleksi tersimpan rapid an terawat. Beberapa desain dari rak buku
yang terencana dengan baik membuat beberapa keuntungan yaitu:

Koleksi buku lebih rapi


Koleksi buku lebih teratur dan mudah dicari
Koleksi buku lebih awet
Menciptakan efisiensi waktu

Tinggi rak buku yang ergonomis adalah 70-180 cm. jika rak buku diletakkan lebih rendah
dari 70 cm atau lebih tinggi dari 180 cm maka buku akan lebih sulit diraih karena harus jongkok
atau menggunakann pijakan tambahan.
Factor utama dalam pemilihan material untuk rak buku adalah daya tahan material
tersebut menyangkut keawetan dan kekuatan. Material yang umumnya digunakan merupakan
beberapa jenis berikut:
1. Kayu solid, kayu merupakan bahan yang sangat sering digunakan sebagai material
dasar beberapa perabot rumah tangga karena kayu memiliki sifat-siafat fisik dan
mekanik khas yang beberapa diantaranya tidak dimiliki oleh material lain.
2. Kayu olahan, kayu olahan dikenal pula dengan istilah engeneered wood. Kayu
olahan merupakan bentuk baru dari kayu solid. Jenis material ini dihasilkan dari
pengolahan potongan kecil-kecil kayu solid atau sisa-sisa kayu.
3. Rotan, rotan merupakan salah satu material yang lazim digunakan karena
karakteristik bahannya yang elastis serta ukuran batangnya yang beragam
memungkinkan eksplorasi desain furnitur yang variatif.
4. Bambu, bamboo yang bagus untuk material furniture ialah bamboo dengan batang
berdiameter besar dan berdinding tebal.
5. Logam, beberapa logam yang lazim digunakan untuk membuat furnitur adalah besi
aluminium dan tembaga yang menampilkan kesan hi-tech sehingga banyak
diaplikasikan di bangunan modern.
6. Kaca, kaca terbentuk melalui proses reaksi kimia. Seiring perkembangan teknologi
material kaca dapat terlihat sagat cantik dan selaras dengan elemen-elemen bangunan.
7. Akrilik, material akrilik memiliki karakter bening transparan seperti kaca. Namun,
memiliki perbedaan sifat yaitu sifat transparan akrilik makin konstan dibandingkan
kaca yang makin tebal makin berkurang transparansinya, aklirik lebih elastis dan juga
terdapat beberapa perbedaan lainnya.
8. Kardus, saat ini semakin banyak inovasi desain furniture yang dibuat dari material
yang lebih ramah lingkungan. Dengan menggunakan teknik dan konstruksi khusus,
struktur furniture dari bahan kardus dapat kuat menahan beban.
Dalam merancang rak buku terdapat dua hal yang harus diperhatikan yaitu penempatan
rak buku dan penyusunan buku dalam rak.Sedangkan dalam pemasangan rak buku terdapat
bebeerapa variasi yaitu dengan rak yang diletakkan berdiri diatas lantai, menempel di dinding

dan melayang.Dengan teknologi yang semakin canggih terdapat berbagai macam bentuk rak
buku, mulai dari kotak, modular, melengkung dan abstrak.

Menata Rumah Idaman

Menata rumah idaman membahas tentang diri kita sendiri, selera, selera, gagasan dan
kemampuan ekonomi.Pada bagian-bagian rumah akan dibahas ruang tamu, ruang keluarga, ruang
tidur utama, ruang tidur anak-anak, ruang tidur tamu dan beberapa ruang lain. Ruang-ruangnya
aakan dijelaskan secara singkat sebagai berikut:

Ruang tamu yang nyaman, dengan unsur pemilihan perabot yang tepat maka kombinasi
yang seimbang akan menghasilkan suasana yang nyaman dan juga dapat ditonjolkan

beberapa aksen seperrti memajang patung, dsb.


Ruang keluarga yang hangat, hal yang sangat dibutuhkan di ruangan ini adalah perabot
yang dapat menghasilkan suasana yang Nampak hidup dan penuh kehangatan seperti sofa

yang empuk, bantal-bantal besar, kursi santai, dsb.


Kamar tidur, dalam hal kamar tidur yang umunya terbagi menjadi kamar tidur utama,
kamar tidur tamu, kamar tidur remaja, kamar tidur anak. Masing-masing dari pembagian

diatas memiliki kebutuhan yang berbeda, namun semua pembagian kamar tidur diatas
harus memberikan kehangatan dan privasi atau ketenangan pada pemiliknya sebab
disanalah hal yang bersifat pribadi tertumpahkan sehingga tidak sembarangan dalam

menatanya.
Ruang kerja, ruang kerja yang nyaman dan kompak akan membangkitkan energy
sementara penataan ruang yang serba asal-asalan akan membuat pelakuya menjadi jemu
dan tidak produktif. Dengan menambahkan desain interior yang menunjukkan
kemewahan akan membuat suasana yang lebih elegan dan terkesan formal yang sangat

baik untuk diterapkan ke dalam ruang kerja.


Ruang makan, penataan interior yang tepat akan membuat orang merasa betah. Semua ini
tergantung dari bahan serta materi yang dipilih sesuai dengan cerminan dan kesan yang
ingin di dapatkan, sementara anak muda mungkin bisa makan dengan meja kursi tempel
ala bar.

Dapur, dapur dapat terbagi menjadi dua bagian yaitu dapur basah yaitu untuk keperluan
mencuci, meracik makanan, dan melakukan hal pembersihan makanan. Sedangkan dapur
bersih untuk keperluan mencuci ringan mengolah masakan dan menyimpan lauk. Dapur
sebaiknya dilengkapi dengan kitchen set, lemari es, dan kompor untuk meneimbangkan
keterpaduan warna dapat disesuaikan dengan warna yang senada, motif dan material.

Kamar mandi, ruangan ini adalah ruangan yang dikunjungi tiap hari sehingga sangat baik
apabila di desain dengan indah seperti pemasangan beberapa perlengkapan lapisan
dinding, panel kayu dan aksesoris lainnya.

Designing Furniture: Teknik Merancang Mebel Kreatif

Dalam mendesain sebuah furniture, kita harus memahami sebuah gagasan desain dimana
kita dipaksa untuk menjadi kreatif dan inovatif.Berdasarkan beberapa teori, terungkap bahwa
perbedaan bahasa visual dalam seni rupa memiliki kesamaan dengan prinsip dasar desain.Dalam
konteks desain mebe1, perbendaharaan bahasa rupa tersebut terdiri dari bentuk, komposisi dan
proporsi, warna, tekstur, dan hiasan. Sedangkan dalam landasan desain terdapat kesatuan funity),
penonjolern (dominance), repetisi (repetition), kontras GontrasD, karakter Gharacter), dan
gaya(style).
Seni rupa murni (fine art) tidak mempermasalahkanfungsi fisik dari hasil
karyanya.Ekspresi bentuk yangindah menjadi prinsip dasarnya.Sebaliknya, dalam senirupa
terapan (applied art) fungsi merupakan penggerakbentuk.Bentuk selalu mengikuti fungsi.
Konsep form follows function ini menjadi bentuk-bentuk menjadi lebihsederhana. Seringkali
pertimbangan desain hanya ditentukanoleh fungsionalitas saja mengikuti kemajuanteknologi
yang semata mengutamakan fungsi.Pada kasusini, aspek fungsi dapat terpenuhi dengan

menciptakanbanyak bentuk, sehingga mebel menjadi beragam fungsiManusia selalu memiliki


keinginan dan tuntutanagar aktivitas yang dilakukannya dapat tercapai secaraoptimal.
Dalam desain mebel terdapat dua bahasa desainyang sangat dibutuhkan dalam konsep
merencanakan sebuahmebel.Bahasa desain yang pertama adalah bahasaemosional yang berpijak
pada elemen-elemen estetikarupa.Bahasa yang kedua adalah bahasa rasional yangberpedoman
pada logika fungsional.Memang tidak mudahmembahasakan atau memvisualisasikan keduanva
dalambentuk benda tiga dimensional.
Di dalam sejarah desain mebel dunia dikenal berbagaigaya mebel. Akan tetapi gaya-gaya
tersebutdikelompokkan menjadi empat, yaitu: gayaprimitif, gaya klasik, modern, post-modern.
Keempat gaya tersebut memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

Klasik, Desain-desain mebel klasik banyak dipengaruhi oleh gaya arsitektur gereja yang
bersifat religius dan sakral, sehingga karakteristik yang ditampilkan dalam desain mebel
pada umumnya senapas dengan gaya arsitekturnya yang penuh dengan hiasan. Hiasanhiasan ornament) yang rumit, bergulung-gulung, dan bergelora, serta sarat dengan unsur

dekoratif, menjadi ciri khas mebel klasik Eropa.


Modern, adapun tahap-tahap awal desain yang ditampilkan pada era modern ini
merupakan adaptasi dari bentuk dan tema yang sudah ada. Rahan-bahan yang dipakai
kebanyakan merupakan hasil proses produksi mesin. Kemudian muncul inovasi-inovasi
baru untuk menjawab tantangan zaman, dengan lebih memperhatikan kekuatan dan

kelemahan desain secara struktural serta lebih mempertimbangkan biaya pembuatannya.


Post-modern, Desain mebel postmodern juga mengandung nilai nilai bermakna simbolik
yang dapat mengasosiasikan kemegahan, kemewahan, keangkuhan, keindahan,
kenyamanan, status sosial, pemberontakan, bahkan citra dari pemiliknya. Arsitekturnva
dapat pula dipertimbangkan pada berbagai tataran yang berbeda, mulai dari tataran fisik,
mekanik, ekonomis, sosial, bahkan semantik
Desain mebel yang kreatif dan inovatif dapatditemukan pada berbagai desain mebel

gayamodern dan postmodernterdapat beberapa gerakan yaitu:

Gerakan Neo-Furniture lahir pada sebuah pameran tahun 1991 di Eropa. Nilai
kreatif dan inovatif dari beraneka ragam desain baru versi Neo-Furniture terletak

pada keberanian dan kebebasan dalam mengekspresikan beragam gagasan yang


selama ini belum terpikirkan oleh para desainer pada era modern. Gerakan

Radical Design lahir di italia pada pertengahan tahun 1960-an.


Memphis merupakan salah satu gerakan desain radikal yang terdiri dai-i gabungan
beberapa desainer seperti Gio Ponti dan kawan-kawan. Nilai kreatif dan inovatif
ditampilkan dalam bentuk-bentuk mebel yang menyimpang dari ideologi gaya
modern yang simgtris, kaku, dan sederhana.

Desain Interior Gaya Maksimalis

Maksimalis menurut wikipedia adalah suatu aliran yang digunakan dalam dunia seni,
literature, seni visual, music, dan multimedia, yang digunakan untuk menerjemahkan suatu
pergerakan dalam melawan minimalis.Desain interior miksimalis dari pengertian tersebut adalah
desain interior yang digunakan untuk memperoleh kesan mewah, glamor, dan fantastis. Desain
ini bertolak belakang dengan gaya minimalis yang sudah dikenal. Gaya maksimalis juga dapat
mengarah pada campuran gaya modern saat ini dengan gaya mewah pada zaman klasik atau
tradisional eklektik yang elegan.Bebarapa ide desain yang dapat digunakan :
a. Serencade at sunset
Letak jendela diatur memanjang secara horizontal sehingga lebih banyak unsur
memanjang dari pada mode vertikal.
b. Mistic Heaven
Dalam ide desain ini terdapat panel TV. Panel TV yang digunakan warna krem agak
cokelat muda.
c. Manor House

Pada ide desain ini desainer ingin bereksperimen dengan menggunakan backwall dari
marmer putih dengan serat abu-abu tipis, sehingga kesan cerah dapat terasa.
Penggunaan aksesoris dalam desain ini sangat menonjol, seperti karpet oriental yang
mewah, warna emas dan merah pada furnitur, terkadang juga menggunakan kayu ukir yang antic,
serta aksesoris logam yang mengilat.Komposisi warna yang kontras seperti ungu, biru tua,
kuning, dan putih terang yang dipadukan menjadi satu juga digunakan. Penggunaan wallpaper
motif klasik, cermin klasik, cermin bronze, cermin abu-abu tua, hingga lampu gantung kristal
juga menghiasi ruang maksimalis ini. Hasilnya, hanya dengan tiga kata yaitu mewah, glamor dan
semarak.

Ragam Desain Interior Modern

Merencanakan rumah tinggal selain mendesain fasad sesuai ilmu arsitektur, juga menata
ruang (menciptakan layout) yang bagus, nyaman, dan sesuai kebutuhan.Menata ruang terbatas
sebaiknya disiasati dengan mengolah elemen-elemen dinding, lantai maupun plafon, sehingga
tampak harmonis antara elemen yang satu dengan elemen interior lainnya.Selain itu ruangan pun
tampak serasi dan enak dipandang.
Untuk menciptakan citra desain arsitektural dan memperoleh sebuah kenyamanan alam
rumah tinggal, diperlukan keseimbangan antara desain eksterior (fasad) dan desain
interiornya.Upayakan agar desain fasad mencerminkan organisasi ruang yang berada di
dalamnya.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mendesain interior ialah Fungsi ruang, Fungsi
ruang dapat maksimal jika desain ruang sesuai dengan aktivitas penghuninya.Artinya ruang yang
didesain sesuai dengan selera dan kebutuhan untuk beraktifitas penghuninya terpenuhi.
Hal yang juga bersangkuta adalah Suasana Ruang, manusia mampu berinteraksi dengan
ruang karena punya rasa, pikiran, jiwa, dan raga.Interaksi itu deperoleh dari hasil gabungan

psikologi, fisik, dan ruang.Dsarnya adalah unsure-unsur \, komposisi, dan tema ruang secara
visual. Untuk mempertegas pesan desain interior, perlu diciptakan citra, sehingga akan
menstimulasi kepribadian dan menjadi daya tarik.
1. Harmoni Ruang
Melalui sebuah harmoni, apresiasi terhadap keindahan ruang dapat diterjemahkan ke
beberapa hal, yaitu keseimbangan, ritme, dan kesatuan makna.Keseimbangan dapat ddiciptakan
dengan proporsi dan tatanan elemen interior yang serasi, tidak terpusatpada satu titik saja.
2. Elemen-elemen interior
Elemen-elemen interior yang harus diperhatikan saat mendesain adalah sebagai berikut :
- Elemen vertikan (dinding)
- Elemen horizontal (lantai)
- Elemen penutup ruang bagian atas (langit-langit)
- Elemen furnitur (perabot)
- Elemen estetis ruang
- Elemen warna
- Elemen pencahayaan

Teori Interior
Dalam perencanaan interior, menata dan merancang ruang-ruang interior di dalam sebuah
bangunan agar menjadi sebuah tatanan fisik untuk memenuhi sebuah kebutuhan dasar manusia
dalam hal penyediaan sarana bernaung dan berlindung.Peranan desain interior adalah untuk
menciptakan pemahaman yang baik terhadap tata ruang dalam.
Perancangan interior adalah sebuah ilmu yang tidak dapat dibatasi lingkupnya, sangat
terkait dengan ilmu konstruksi, arsitektur, seni rupa, seni kriya/kerajinan. Ilmu ini juga terkait
dengan teknologi pengondisian ruangan, pemanasan dan pendinginan ruangan, ventilasi,
pencahayaan, air dan perlengkapan drainase serta desain produk.Tidak lupa juga yang terpenting
dari interior adalah penataan ruangan sehingga dapat menghasilkan ruang yang nyaman.
Perancangan interior juga merupakan bagian yang ter integrasi dengan struktur yang di
dalamnya termasuk struktur bangunan.Hal ini menjelaskan bahwa ilmu interior sangat terkait
erat dengan seluruh ilmu arsitektur dan hanya dapat dipelajari berbarengan dengan ilmu
arsitektur tersebut.
Perbedaan mendasar antara tata ruang dalam dan luar adalah pada penggunaan
plafon/atap.Disebut sebagai tata ruang dalam (interior) apabila pada ruangan tersebut,

menggunakan atap dan disebut sebagai tata ruang luar (eksterior) apabila sebuah ruangan tidak
menggunakan atap.
Desain interior memiliki tujuan untuk memperbaiki fungsi, memperkaya nilai estetika,
dan meningkatkan aspek psikologis dari sebuah ruangan. Dalam rangka mencapai tujuan
tersebut, diperlukan pengkajian terhadap factor-faktor yang dapat mempengaruhi penilaian
sebuah hunian, seperti luas rumah dan ruang yang memadai unruk sirkulasi yang cukup,
hubungan

antar

masing-masing

ruangan

atau

kelompok

ruang,

pengaturan

dalam

ruangan.Pemahaman yang baik terhadap sebuah sebuah konsep perancangan interior adalah
kunci sukses pekerjaan seorang desainer interior atau arsitek.Beberapa hal yang menentukan
keberhasilan perancangan interior, antara lain tema/konsep desain yang spesifik, keunikan/cirri
khas konsep desain, funsional/ dapat digunakan dengan baik, serta kesesuaian tema.Kreatifitas
dari seorang perancang sangatlah penting untuk mengkreasikan ruangan menjadi jauh lebih
indah dan nyaman.

Feng Shui Desain Interior


Dilihat dari konsep Feng Shui, kehidupan, kematian, dan takdir kita terpaut dengan gejala
alam semesta. Mengapa demikian?, karena semua perubahan digambarkan seperti dari kosmik ke
atom, yang berintonasi dengan tubuh kita. Kekuatan yang menghubungkan manusia dengan
keadaan disekitarnya disebut Chi, Chi yang membuat perbedaan seperti yang tersebar di muka
bumi ini. Ada beberapa cara untuk menaikkan Chi, mengubah ketidakseimbangan,
meningkatkan sirkulasi, dan mempertinggi suhu dari kedelapan Ba-Gua I Ching dan dengan
demikian dapat memperbarui situasi kehidupan. 9 bahan dasar antar lain:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Obyek-obyek cahaya; kaca, bola Kristal, lampu.


Bunyi-bunyian seperti; lonceng angin dan bel.
Obyek yang hidup seperti; tanamanbonsai, bunga, akuarium, dan kolam ikan.
Benda-benda bergerak seperti; mobil, kincir angin, air mancur.
Benda-benda yang berat seperti; patung atau batu.
Benda-benda elektronik seperti; AC, Stereo, TV.
Suling bamboo.
Warna-warni.
Benda lain-lain.
Dalam buku aturan-atuan Feng Shui yang diterapkan dalam salah satu rumah contohnya

adalah : tangga utama yang tinggi, jauh dari pntu masuk untuk menyalurkan uang dan peluang

dari luar, pintu masuk terbuka sampai ke tempat makan, jadi para tamu dating untuk makan dan
kurang untuk menghargai kemampuan seniman; penempatan tempat tidur dengan janggalakan
membawa pengaruh buruk bagi kesehatan dan menjurus kepada masalah yang mengganggu
setelah memasang sebuah sekat untuk membatasi dapur dan pintu masuk.
Feng Shui diartikan sebagai angin dan air, dengan kata lain adalah suau seni merancang yang
menghubungkan manusia denan takdir sekelilingnya. Terdapat juga beberapa larangan yang
harus dihindari seperti rumah bentuk L karena terlihat janggal dan seperti ada sesuatu yan hilang,
bentuk U dengan pintu masuk di tengah yang dapat membawa kesialan. Hindari penempatan
kamar, dapur dan ruang makan di pada sayap rumah, bentuk tidak beraturan juga akan
mempengaruhi kesehatan.
Terdapat juga bentuk-bentuk ruang yang tidak membawa kemakmuran seperti ruang yang
berbentuk segitiga membawa kesialan dan penderitaan yang dapat ditanggulangi dengan
menaruh tanaman pada tiap sudut ruangan, ruang bentuk trapezium mendatagkan kesialan dan
penderitaan bagi penghuninya.

Menyiasati Ruang Sempit


Rumah tipe kecil biasanya mempunyai satu ruang serba guna yang difungsikan sebagai
ruang tamu, ruang keluarga dan sekaligus rang makan. Illustrasi berikut menggambarkan
pemanfaatan teras sebagai ruang tamu, teras kecil ukuran 1,5 x 3 m perlu diperluas sampai ke
pagar menjadi 3 x 3 m, atap dibentuk dengan meneruskan kemiringan atap, dinding pagar bagian
bawah setinggi 1 m dibuat lebih massif untuk menutup pandangan, sementara bagian atas lebih
transparan dengan kuse, trails atau kaca. Prabot sebaiknya dipilih yang tahan cuaca serta mudah
dibersihkan. Dengan teras yang agak tertutupi ini, berbincang dengan tamu akan lebih nyaman
sementara keluarga dapa tetap makan dengan enak.
Terdapat pula hal seperti penyatuan ruang keluarga dan ruang tamu, penyatuan ruang
keluarga dan ruang tamu masih dapat ditolerir sepanjang keluarga masih bisa makan bersama
tanpa adanya gangguan dari ruang tamu.Upaya menyiasati ruang sempit ini dilakukan dengan
memilih dan menata perabot agar simple dan efisien pada ruangan yang tersedia.Pemilihan
perabot untuk ruang tamu diupayakan agar berdimensi kecil namun cukup nyaman.Penyekat
ruang sebaiknya hanya sebatas cukup menghalangi pandangan mata saja.Penyekat sekaligus
difungsikan sebagai rak panjang dan tempat menempatkan audio visual yang menghadap ke
ruang keluarga, perabot ruang keluarga lebih simple dan bervariasi, namun sebaiknya dipilih
yang dapat digunakan unruk berbagai macam kegiatan. Misalnya sofa duduk dan meja samping,
bagian depan dialasi permadani atau karpet.
Biasanya ruang tidur utama mendapatkan prioritas yang lebih dibandingkan dengan ruang
lain. perletakan ruang ini selalu dicarikan yang paling nyaman dengan luasan yang memadai.
Paling tidak ruang tidur utama cukup leluasa untuk tidur orang tua, ada tempat untuk merias
dang anti pakaian.Akan lebih baik apabila ada tempat untuk santai dan kegiatan yang
berhubungan dengan kesukaan pribadi. Sebagai contohnya, ruang dengan luasan 3 x 3,5 m.
dengan luasan ini kita dapat meltakkan tempat tidur di tengah, disisi kepala tempat tidur

ditempatkan nakas (meja kecil) untuk tempat lampu dan meletakkan barang, sisi yang lain di
tempatkan lemari pakaian gantung. Bagian atas kepala tempat tidur dapat diletakkan satu set
meja rias yang dirangkaikan dengan meja audio visual. Bagian atas ditempatkan lemari gantung
untuk menyimpan barang-barang atau pakaian yang jarang dipakai.

Ernst Neufert : jilid 1


Sunarto Tjahjadi
Daya kerja sinar yang dinilai oleh mata disebut sebagai aliran cahaya, aliran cahaya yang
dipancarkan dengan arah yang telah ditentukan untuk setiap sudut adalah kuat cahaya. Kuat
cahaya suatu lampu ke semua arah penyinaran mengakibatkan pembagian kuat cahaya secara
umumdinyatakan sebagai kurva pembagian kuat cahaya (LVK), LVK menggambarkan
pemancaran suatu lampu sebagai sinar yang lebar, sedang, dan sempit, yang asimetris dan
simetris.
Sumber cahaya yang digunakan pada dalm ruangan ialah lampu, dalam penerangan ruang
bagian dalam dapat dipakai lampu pijar dan lampu pengosogan. Warna cahaya putih hangat
dikecilkan tidak terbatas, reproduksi warna yang sangat baik, bekerjanya bebas dari kelap-kelip.
Sdangkan, lampu pengosongan: pada dasarnya bekerja dengan alat sambungan listrik pendahulu
dan mungkin dengan alat penyala.
Penerangan simetris langsung, diutamakan untuk penerangan umum ruanng kerja, ruang
rapat. Untuk mencapai suatu tingkat penerangan yang telah ditentukan, diperlukan daya kerja
listrik yang relative tidak begitu besar. Sudut untuk mengurangi penyilauan lampu diruang rapat
dan kerja 30 , untuk kenyamanan penglihatan yang sangat tinggi sudutnya pada 40 atau lebih
besar.untuk merencana penerangan harus dimulai dari sudut penyinaran antara 70 dan 90.
Penerangan tidak langsung, kesan ruang yang terang, juga pada tingkat penerangan yang
kecil, dan tidak adanya penyilauan pantulan merupakan konsep cahaya. Tinggi ruang yang cukup
merupakan persyaratan, penyalarasan penerangan yang hai-hati diperlukan untuk arsitektur
langit-langit. Untuk penerangan tempat kerja harus diperhatikan batasan kerapatan lampu langitlangit sebesar 400 cd/m2. Sampai ke pemakaian energy yang lebih tinggi 3 kali lipat terhadap
suatu penerangan yang langsung.

Batasan penyilauan mencangkup daerah-daerah penyilauan langsung, penyilauan


pantulan dan pantulan langsung dari TV. Batasan penyilauan langsung pemasangan lampu yaitu
sudut penyilauan (sudut pelindung) > 30 batasan penyilauan pantulan untuk masuknya cahaya
dari samping pada tempat kerja yang tidak mengkilap.
RANGKUMAN DETAIL AKUSTIK
Dalam proses desain, sebagai pengetahuan dasar dalam hal akustik sangat dibutuhkan
detail-detail yang membantu dalam pelaksanaan prosesnya sebagai ujung dari proses desain itu
sendiri.
Langkah-langkah dalam desain akustik pada saat membangun suatu proyek disajikan
secara ringkas untuk menunjukkan gambaran menyeluruh tentang semua masukan yang
diperlukan.
Konsultan akustik harus dimintakan pendapatnya jika memang diperlukan pengecekan
mendetail tentang karakteristik suaranya. Biaya konsultasi ini sangat bervariasi untuk survey
tingkat kebisingan suara dilapangan termasuk laporannya sampai 0.5% dari total biaya
konstruksi mulai dari awal sampai akhir keterlibatannya dalam suatu proyek besar termasuk
auditorium dan studio, atau bahkan sampai 1% atau lebih utnuk proyek dengan kebutuhan desain
khusus.
Dalam proses desain terbagi atas lima bagian penting yakni :
1. Penjelasan
Klien dapat memperinci semua standar yang dikenakan dan dikehendai pada suatu
bangunan yang sudah jadi atau lebih sering terjadi, fungsi-fungsi yang disebutkan akan
menentukan pemakaian bahan-bahannya. Lingkup permasalahan akustik harus didefinisikan
dengan baik dan criteria target harus ditetapkan pada tahapan ini.
Latar belakang tingkat kebisingan dapat diambil untuk membantu dalam proses
pembuatan ketentuan studi atau untuk menetukan posisi yang terbaik dari suatu bangunan di
lokasi.

Kuantifikasi sumber sumber suara yang saling berkaitan dan berdekatan dapat saling
mempengaruhi desain kulit luar unruk mengurangi intrusi atau gangguan yang dapat terjadi
(suara). Survey kebisingan suara dilakukan harus mengikuti suatu system yang meliputi
pengumpulan suatu informasi, pencatatan kondisi cuaca, penyebutan detail kondisi instrument
yang digunakan dan juga memperhatikan aspek dari kalibrasi, unit ukuran yang dipakai, posisi di
lokasi ketika melakukan pengumpulan data dan tanggal maupun waktu saat pengambilan sampel.
Mungkin ini bermanfaat juga jika merujuk pada prosedur yang sudah melewati autentifikasi yang
sudah baku. Seperti misalnya Britis Standars seluruh pengukuran harus dilakukan oleh orang
yang memang kompeten untuk tugas tersebut.
2. Pemilihan Tapak
Jika ada banyak tapak yang dapat dipilih sumber kebisingan suara dapat dimasukkan
bersama dengan criteria lingkungan lain dalam matriks pembanding untuk menetapkan tapak
yang paling sesuai. Sebagai tambahan dapat melakukan kerjasama dengan para perancang tapak
dan arsitek lanskep, termasuk arsitek bangunan yang sangat membantu.
3. Garis-garis Besar Desain
Bentuk bangunan memperbolehkan adanya pembatas yang menyaring ruang yang sensitif
dan tata letak ruang yang dapat mengatur volume ruangan itu sendiri pada pandangan atau visual
yang dihasilkan.
4. Desain Detail
Pengujian desain detail dapat digunakan dalam penentuan detail suatu akustik dalam
suatu bangunan untuk meningkatkan hal yang signifikan terhadap suatu bangunan untuk
meningkatkan estetika dan juga fungsi suatu bangunan detailnya.
5. Komisioning
Kontrak yang dapat disesuaikan dengan kewajibannya, peran dari komisioning dapat
sebagai saksi dari suatu pembukrian atau suatu pengujian maupun ukuran selain itu dalam hal
ini komisioning dapat melakukan istalasi yang berhubungan dengan elektro akusrtik dan system
penguatan dan pengantar dalam ucapan yang diperlukan instruksi awal dari petugas operasinya.

Inspirasi Rumah Muslim

A. Kaidah Rumah Muslim


Arsitektur lslam bergerak dengan cepat, tetapi kaidah dasar ajaran lslam sebagai pedoman
kehidupan tidak boleh diabaikan. Arsitektur lslam tidak hanya ditemui pada bangunan masjid,
tetapi ,uga istana, perkantoran, juga rumah tinggal. Walau tidak ada ketentuan bentuk dan
langgam yang khusus seperti halnya rumah minimalis atau yang lainnya, tetapi banyak sekali
tersurat ketentuan maupun ciri rumah yang dapat dikategorikan rumah muslim. Bukan karena
menggunakan simbol-simbol kubah, bintang, atau bulan sabit, tetapi karena adanya beberapa
kaidah yang tertuang dalam desain dan organisasi ruang yang dapat mencerminkan identitas
rumah seorang pemeluk agama lslam. Beberapa kaidah tersebut antara lain adalah sebagai
berikut.
1. Organisasi ruang memperhatikan penjagaan aurat
Di dalam ajaran lslam, terdapat ketentuan mengenai batasan aurat. Karenanya, terdapat
batasan-batasan mengenai bagian tubuh mana yang boleh dilihat oleh orang lain, saudara, suami
atau istri, dan lain-lain. Karena itu, perlu pengaturan ruang yangmemisahkan area privat dan
publik secara cermat. Hal tersebut sangat penting untuk menjaga aurat keluarga, serta dapat
memberikan keamanan dan kenyamanan untuk tinggal di dalam rumah.

2. Tidak membuat ornamen yang menyerupai makhluk hidup


Ornamen-ornamen dalam arsitektur lslam umumnya diambil dari motif-motif floral
(tumbuh-tumbuhan) atau bentukan geometris yang tidak figuratif. Dalam rangka menghadirkan
keindahan, dapat digunakan kaligrafi yang memuat makna dan isi ayat-ayat Al Ouran. Tak hanya

sekadar indah, keberadaannyapun dapat mengingatkan penghuni rumah untuk senantiasa


berdzikir mengingat keagungan Allah.

3. Bersih
Bersih menjadi bagian dari persyaratan karena kebersihan merupakan bagian ijari iman.
Rumah yang bersih juga dapat diupayakan dengan penataan ruang yang baik. Misalnya ruangruang servis dapat dibagi menjadi dapur, ruang makan, tempat mencuci, dan kamar mandi.
Pembagian ruang yang jelas sesuai peruntukannya akan memperlancar berlangsungnya aktivitas
servis sehingga memudahkan perawatan ruang-ruang yang bersangkutan.
4. Tersedia ruang untuk berinteraksi dengan Allah
Banyak ibadah yang biasa dilakukan Rosulullah di rumah, antara lain sholat sunat dan
ibadah lainnya. Maka jika luasan rumah mencukupi, keberadaan mushola di dalam rumah
tentunya dapat dijadikan sebagai sebuah keharusan. Dengan adanya mushola, dapat diperoleh
sebuah tempat sholat permanen yang kebersihan dan kesuciannya dapat terjaga. Dengan
demikian, anggota keluargapun dapat beribadah bersama dengan khusyuk di sebuah tempat yang
nyaman.
Sebagai sarana melakukan ibadah sholat, keberadaan sebuah mushola semestinya
memperhatikan tata cara dan ketentuan ibadah sholat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam hal ini adalah orientasi ruang terhadap arah kiblat, perletakan pintu masuk, dan perletakan
serta luas bukaan jendela. Selain itu, mushola sebaiknya ditempatkan dekat dengan sarana
berwudhu.
Ruang ini sedapat mungkin harus dibuat nyaman untuk menjamin kekhusyukan
beribadah salah satunya dengan menyediakan pencahayaan yang cukup terang agar dapat
menunjang ibadah
5. Tersedia Rang Interaksi Dengan keluarga

Kewajiban orangtua dalam menuntun anaknya agar berakhlak mulia, untuk itu
dibutuhkan sarana untuk mendukung terjadinya itu semua, salah satunya dengan media ruang
interaksi atau ruang keluarga yang nyaman

6. Tersedia ruang untuk menerima silaturahmi


Bagi seorang muslim, ruang tamu dapat dipandang sebagai sarana menerima kunjungan
silaturahmi, baik dari keluarga maupun tetangga. Dalam ajaran lslam, salah satu ukuran
seseorang dapat dikatakan baik adalah jika tetangganya memiliki kesan baik terhadapnya.
Ruang tamu sebaiknya ditata secara baik dan representatif untuk menerima tamu
sehingga dapat mencerminkan bahwa pemilik rumah memuliakan tamu. Di ruang ini biasanya
dipajang kaligrafi atau dekorasi lain yang dapat mewakili identitas tuan rumah sebagai seorang
muslim.
7. Memberi rasa aman dan perlindungan bagi keluarga
Melindungi kehormatan dan keutuhan keluarga dari segala gangguan kejahatan juga
merupakan tugas seorang muslim, Maka sebuah rumah hendaklah didesain untuk dapat
memberikan rasa aman saat berada di dalamnya. Hal ini dilakukan dengan tetap memperhatikan
batasan tidak boleh berlebih. Tidak semestinya juga penghuni mengisolir diri seolah-olah tidak
ada kehidupan di lingkungan sekitar rumahnya, misalnya dengan membangun pagar yang tinggi
dengan kawat duri yang berlebihan, dan sebagainya.
8. Desain bangunan dan tata ruang yang baik
Desain bangunan yang baik akan menjadikan rumah nyaman dan sehat. Akan lebih baik
jika desain bangunan dan tata ruang di dalamnya dapat memaksimalkan pencahayaan dan
pengudaraan alami. Sebuah rumah yang nyaman dan sehat dapat ditandai dari adanya cahaya
alam yang cukup, ventilasi udara yang baik, serta taman dengan tumbuhan yang sesuai sehrngga
diperoleh suplai oksigen yang memadai.

9. Tidak mendzalimi tetangga Dalam kehidupan lslami, tetangga menjadi bagian dalam
kehidupan. Karena itu desain rumah dihindarkan sebisa mungkin untuk tidak mendzalimi
tetangga.