Anda di halaman 1dari 8

7 MACAM DAN JENIS BURUNG CENDERAWASIH

Burung Cenderawasih masuk ke dalam famili Paradiseaidae dari ordo Passeriformes.


Kalau pengen lihat burung cantik ini, kamu bisa mencari mereka di Indonesia bagian
timur.
Ada satu jenis burung Cenderawasih yang paling terkenal, masuk dalam genus
Paradisaea. Salah satunya adalah Cenderawasih Kuning-besar atau Paradiseaea
apoda. Jenis ini merupakan spesimen yang disiapkan oleh pedagang pribumi untuk
dibawa ke Eropa. Pedagang pribumi terlebih dahulu membuang sayap dan kakinya
agar dapat dijadikan hiasan. Namun, hal itu tidak diketahui oleh para penjelajah dan
menimbulkan kepercayaan bahwa burung ini tidak pernah mendarat. Inilah asal
mula kenapa Cenderawasih dijuluki sebagai Bird of Paradise atau burung surga oleh
orang Inggris.
1. Cenderawasih Botak
Cenderawasih Botak atau Cicinnurus respublica merupakan burung berkicau
yang ukurannya kecil, panjangnya sekitar 21 cm. Burung jantan punya bulu
berwarna merah dan hitam, tengkuknya kuning serta mulut hijau terang. Kulit
kepala burung ini berwarna biru muda, mungkin itu yang menyebabkan
namanya Cenderawasih Botak.
Burung cantik ini hanya ditemukan di dataran rendah. Tepatnya di pulau
Weigo dan Batanta, Raja Ampat, Papua Barat. Makanan burung Cenderawasih
Botak berupa buah-buahan dan serangga kecil.

2. Cenderawasih Kerah

Cenderawasih Kerah mempunyai nama ilmiah Lophorina superba. Burung


jantang berwarna hitam dengan mahkota berwarna hijau pelangi. Mempunyai
bulu yang menutupi dadanya berwarna biru hijau. Sedangkan yang betina
warnanya cokelat kemerahan dan bulu bagian bawahnya bergaris cokelat.
Burung Cenderawasih Kerah tersebar di seluruh hutan hujan yang berada di
pulau Irian. Burung jantan untuk menarik perhatian pasangannya akan
menari dan bernyanyi.

3. Cenderawasih Kuning-besar
Nama ilmiah dari Cenderawasih Kuning-besar adalah Paradisaea apoda.
Burung ini memiliki ukuran yang besar, panjangnya sekitar 43 cm. Memiliki
warna cokelat marun dengan kepala perpaduan antara kuning dan hijau.
Cenderawasih jenis ini tersebar di hutan dataran rendah dan bukit, yang
terletak di barat daya pulau Irian dan pulau Aru. Makanannya adalah buahbuahan, biji-bijian dan serangga kecil. Burung ini juga dijuluki sebagai burung
surga, Bird of Paradise.

4. Cenderawasih Mati-kawat
Cenderawasih Mati-kawat nama ilmiahnya adalah Seleucidis melanoleucus.
Panjangnya sekitar 33cm dan berasal dari genus Seleucidis. Burung jantan
mempunyai bulu berwarna hitam mengilap, pada bagian perutnya dihiasi
bulu kuning. Di bagian perut juga terdapat duabelas kawat berwarna hitam.
Burung ini mempunyai paruh yang panjang dan lancip berwarna hitam.
Burung betina berwarna cokelat dan ukurannya lebih kecil daripada burung
jantan. Ditubuhnya tidak terdapat bulu berwarna kuning atau duabelas kawat
di sisi perutnya.
Cenderawasih Mati-kawat ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau
Irian. Makanan burung hitam ini adalah buah-buahan dan serangga.

5. Cenderawasih Merah
Cenderawasih Merah memiliki nama ilmiah Paradisaea rubra. Panjangnya
sekitar 33cm, berwarna kuning dan coklat, serta berparuh kuning. Burung
jantan ukurannya sekitar 72 cm, bulu yang menghiasi tubuhnya berwarna
merah darah dengan ujung putih pada bagian perutnya. Bulu yang berada di
kepala berwarna hijau zamrud gelap, pada bagian ekor terdapat dua buah tali
yang panjang berbentuk pilin ganda berwarna hitam. Burung betina
ukurannya lebih kecil dari burung jantan, dengan kepala berwarna coklat tua.
Cenderawasih Merah hanya ditemukan di hutan dataran rendah pada pulau
Waigeo dan Batanta, Raja Ampat, Irian Jaya Barat.

6. Cenderawasih Panji
Nama ilmiah dari Cenderawasih Panji adalah Pteridophora alberti. Panjangnya
sekitar 22 cm, berasal dari genus Pteridophora. Burung jantan mempunyai
bulu berwarna hitam dan kuning tua. Pada bagian kepala terdapat dua helai
bulu kawat bersisik biru-langit mengilap. Panjang dari dua bulu di kepala
tersebut dapat mencapai 40 cm dan dapat ditegakkan untuk memikat betina.
Bulu yang berada di punggung berbentuk tudung berwarna hitam. Burung
betina berwarna abu-abu kecoklatan dengan garis dan bintik gelap. Burung
betina berukuran lebih kecil dari burung jantan dan tanpa ada bulu kawat di
kepalanya.
Daerah sebaran Cenderawasih Panji berada di hutan pegunungan pulau Irian.
Makanan burung cantik ini adalah buah-buahan, berbagai macam beri dan
serangga.

7. Cenderawasih Goldi
Cenderawasih Goldi memiliki nama ilmiah Paradisaea decora. Panjangnya
sekitar 33 cm dan berwarna cokelat zaitun. Burung jantan iris matanya
berwarna kuning, sedangkan paruh, mulut serta kakinya memiliki warna abuabu. Badan burung cantik ini mempunyai bulu hias di pinggangnya yang
berwarna merah tua. Burung betina tidak memiliki bulu hias, warna bulunya
cokelat zaitun dan cokelat jingga.
Cenderawasih Goldi merupakan burung endemik Papua Nugini, tersebar di
pulau Fergusson dan Normanby. Makanan utama burung ini adalah buahbuahan.

Cenderawasih Botak

Cenderawasih Raja

Cenderawasih Toowa