Anda di halaman 1dari 4

Anatomi bagian-bagian organ Sistem Persarafan

04.11 ANATOMI No comments

ANATOMI SISTEM PERSARAFAN


Tubuh manusia mrp suatu kesatuan berbagai sistem organ. Agar
kegiatan sistem-sistem organ itu berjalan harmonis maka diperlukan sistem
pengendali/pengatur. Tubuh manusia dikendalikan oleh sistem saraf, sistem
indera, dan sistem endokrin (hormon). Semua kegiatan tubuh dikendalikan
dan diatur oleh sistem saraf, susunan saraf mpy kemampuan menerima
rangsang dan mengirimkan pesan rangsang/impuls saraf ke pusat susunan
saraf dan kmd memberikan tanggapan thd rangsang tsb. Impuls saraf
dibawa oleh serabut-serabut saraf.
Sistem saraf terdiri dari komponen sel saraf yang mpy kemampuan
melakukan impuls. Fungsi impuls sbg pembawa informasi tentang
perubahan yang terjadi di lingkungan mis: perubahan suhu
Susunan Saraf
Fungsi utama:
Sebagai alat komunikasi
Sebagai alat pengendali impuls
Sebagai pusat pengendali tanggapan
Sel saraf tdr dari badan dan akson/ neurit yang berfungsi mengantarkan
impuls mll dendrit -> sel saraf -> akson
Ada 3 fungsi sel saraf:
Sel saraf motorik (saraf Eferen)
Sel saraf sensorik (saraf Aferen)
Sel saraf penghubung
Susunan Saraf Sadar
Terdiri atas SSP dan SST
1. Susunan saraf pusat
a. Otak/encephalon: pusat saraf utama dan dilapisi meningen, berat sekitar
1300 gram terdiri dari:
(1) Otak besar (cerebrum/telencephalon)
- lapis luar (korteks) warna abu-abu banyak mengandung badan
saraf
- lapis dalam warna putih banyak mengandung serabut saraf terletak
dalam rongga kepala setiap hemisphere (kanan & kiri) terbagi dalam lobuslobus: frontalis, parietalis, temporalis, occipitalis.
- pembuluh darah yang mengurus otak besar berasal dari cab arteri
carotis interna dan dari arteri cerebri posterior cab arteri basilaris.

(2) Otak kecil (cerebellum)


Terletak di bawah otak besar, tdr dari 2 belahan yang dihubungkan oleh
jembatan varol untuk menyampaikan rangsangan.
Fungsi
otak
kecil:
untuk
mengatur
keseimbangan
tubuh
&
mengkoordinasikan kerja otot ketika bergerak
Cerebellum mendapat aliran darah dari art cerebelli superior dan art
cerebelli inferior anterior cab art basilaris dan art cerebelli inferior posterior
cab art vertebralis
(3) Otak tengah (thalamus & hipothalamus)
Thalamus mrp pusat sensorik, hipothalamus mrp pengatur suhu
(4) Batang otak/sumsum lanjutan
Menghubungkan otak kecil dg sumsum tulang belakang berfungsi mengatur
kecepatan pernapasan, denyut jantung, suhu tubuh, tekanan darah dll yang
tidak disadari. Batang otak terdiri dari mesencephalon, pons, dan medulla
oblongata
Mesencephalon: ditandai oleh pilar yang dibentuk pendunculus cerebri,
sebelah anterior tempat keluarnya nervus oculomotorius, sebelah posterior
empat tonjolan (corpora quadrigemina) tdr dari sepasang colliculus superior
(berhub fungsi penglihatan) dan sepasang colliculus inferior (berhub fungsi
pendengaran) selain itu tempat keluarnya n trochealis
Pons: permukaan lateral melanjutkan diri ke cerebellum (pedunculus
cerebelli media), anterior tempat keluarnya serabut nervus trigeminus. Pada
perbatasan dg medulla oblongata dari medial ke lateral: serabut n abducens,
n facialis, dan n vestibulocochlearis
Medulla oblongata: memanjang ke bawah, di bagian lateral: nervus
glossopharyngeus, n vagus, dan rami spinalis n accesorius (sulcus
posterior), sedang sulcus anterior: n hypoglossus
Batang otak mendapat aliran darah dari cab art vertebralis dan art
basilaris. Di tengah batang otak tdp saluran memanjang ke MS: canalis
centralis berisi LCS (liquor cerebro spinalis)
b. Sumsum tulang punggung (medulla spinalis)
Dilapisi oleh 3 lapisan membran: piamater, duramater, dan arachnoid.
Berfungsi untuk menghantarkan impuls saraf dari dan ke otak dan sebagai
pusat gerak reflek
2. Susunan Saraf Tepi
Terdiri dari 12 pasang serabut saraf otak dan 31 pasang serabut saraf
sumsum tulang punggung.
Nervus olfactorius (I)
Menerima sensasi penciuman, berpangkal pada bag atas cavitas nasi
menembus lamina cribrosa dan berakhir pada bulbus olfactorius
Nervus opticus (II)

Berpangkal pada retina keluar bulbus oculi mll discus nervi optici -> canalis
opticus -> menyilang garis tengah sbg chiasma opticus ->tractus opticus ->
mengelilingi mesencephalon -> corpus geniculatum lateral -> serabutnya
menembus jar otak membentuk radiatio optica _. Colliculus superior
Nervus oculomotorius (III)
Mrp saraf penggerak utama bola mata, selain itu mengatur reflek pupil dan
akomodasi & mpy nucleus di mesencephalon.
Nervus trochlearis (IV)
Berada di sinus cavernosus bersama nervus oculomotorius, menembus
fissura orbitalis sup -> cavum orbita mempersarafi m. obliquus superior
Nervus trigeminus (V)
Mrp saraf sensoris kepala utama, disertai serabut motoris utk otot mastikasi,
meninggalkan pons kmd serabutnya membentuk ganglion trigeminale ->
pecah mjd 3 saraf: n. opthalmicus, n. maxillaris, & n. mandibularis
n. opthalmicus: masuk ke sinus cavernosus -> cavitas orbitale
n. maxillaris: -> fossanpterygopalatina mll foramen rotundum
n. Mandibularis: meninggalkan rongga cranium mll foramen ovale
Nervus abducens (VI)
Mengurus m. rectus lateralis mata, meninggalkan batang otak pada
perbatasan pons dan medulla -> masuk sinus cavernosus -> cavitas orbitalis
mll fissura orbitalis sup
Nervus facialis (VII)
Mpy komponen motoris mengurus otot mimik, komponen sensoris khusus n.
intermedius utk pengecapan
Serabut n VII masuk rongga telinga mll meatus acusticus interna
Nervus vestibulocochlearis (VIII)
Nama lain n. octavus, mengurus pendengaran & keseimbangan
Nervus glossopharyngeus (IX)
Saraf ini mengurus otot-otot pharynx dan sensast pengecapan pada
palatum, mpy komponen PS mengurus glandula parotis, dan serabut
sensoris mengurus sinus caroticus. Serabutnya bersama n vagus dan n
accesorius meninggalkan MO ke foramen jugulare
Nervus vagus (X)
Mrp saraf otak terpanjang

Nervus accessorius (XI)


Mengurus otot larynx (bagian kranial, sedang bagian spinal menuju trigonum
colli posterior mengurus m trapezius dan m stylomastoideus
Nervus hypoglossus (XII)
Mrp saraf motoris lidah, selanjutnya mengalami penggabungan dengan
serabut saraf dr segmen cervikal atas membentuk ansa cervikalis

Meninges
Selaput otak keras : duramater, serabut otak lunak tdr dari arachnoid mater
dan piamater
Susunan Saraf Tak Sadar
Disebut juga susunan saraf otonom, secara struktural berhubungan dengan
SSP. Terdiri dari 2 bagian:
Susunan saraf simpatik (muncul dari daerah dada)
Fungsi: - mempercepat denyut jantung
- memperlebar pembuluh darah
- memperlebar bronkhia
- mempertinggi tekanan darah
Susunan saraf parasimpatik (muncul dari daerah kranial dan sakral)
Fungsinya berlawanan dengan saraf simpatis