Anda di halaman 1dari 9

6/1/2012

MINGGU 14 :

REMOTE SENSING & APLIKASI UNTUK INVENTARISASI TUMBUHAN

Outline :

a. Definisi

b. Sumber energi/gelombang elektromagnetik

c. Sejarah perkembangan remote sensing

Proses RS

a. Interaksi energi dengan obyek

b. Penyiaman (scanning), Perekaman Data &

Peyimpanan data satelit dijital

c. Klasifikasi

Sumber bacaan

Robert A. Schowengerdt : Remote Sensing: Models And Methods for Image Processing

John A. Richards. 1993. : Remote sensing digital image analysis. Springer Verlag

Introduction to remote sensing (Natural Resources Cana),

Dr. S. C. Liew. Centre for Remote Imaging, Sensing and Processing National University of Singapore : What is remote sensing (http://www.crisp.nus.edu.sg/~research/tutorial/rsmain.htm)

Precision Agriculture (http://www.amesremote.com/)

( http://www.crisp.nus.edu.sg/~research/tutorial/rsmain.htm ) • Precision Agriculture ( http://www.amesremote.com/ )

Komponen Remote Sensing

SATELIT Radar Receiving Station
SATELIT Radar
Receiving
Station
Komponen Remote Sensing SATELIT Radar Receiving Station A. Definisi Remote Sensing Definisi : • Ilmu untuk

A. Definisi Remote Sensing

Definisi :

Ilmu untuk memperoleh informasi mengenai benda/obyek di atas permukaan bumi dengan menggunakan alat (pesawat/satelit) tanpa menyentuh benda/obyek yang menjadi target

Pengukuran/pengumpulan informasi suatu obyek di atas permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan obyek yang dipelajari

Pengukuran/pengumpulan informasi suatu obyek di atas permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan obyek yang dipelajari

B: Sumber energi remote sensing:

Ultraviolet Microwave (pendek->panjang)

Cahaya matahari dan yg dipantulkan bumi dapat dibagi berdasarkan panjang gelombangnya

Wavelength The Electromagnetic Spectrum (EMS) Gamma X-Ray Ultraviolet Infrared Microwave TV/Radio Rays Visible
Wavelength
The Electromagnetic
Spectrum (EMS)
Gamma
X-Ray
Ultraviolet
Infrared
Microwave
TV/Radio
Rays
Visible
SATELIT & FOTO
UDARA
PHOTOGRAFI
˜ 0.4
˜ 0.7
micrometers
AKTIF & PASIF

6/1/2012

Spektrum gelombang Elektromagnetik

PANJANG GELOMBANG FREKUENSI APLIKASI ENERGI (meter) (Hz) Gelombang Radio Radar Infra merah, UV Cahaya Tampak
PANJANG GELOMBANG
FREKUENSI
APLIKASI
ENERGI
(meter)
(Hz)
Gelombang Radio
Radar
Infra merah, UV
Cahaya Tampak
(B&R = fotosintesa,
Fotografi)
Kecil
Sinar X
Besar
Sinar Gamma

RENTANG SPEKTRUM MICROWAVE

RENTANG SPEKTRUM MICROWAVE RADAR Band P, L, S, C, X, Ku, K, Ka

RADAR Band P, L, S, C, X, Ku, K, Ka

TIPE SATELIT SPOT 4 LANDSAT FENG YUN NOAA QUICKBIRD IKONOS
TIPE SATELIT
SPOT 4
LANDSAT
FENG YUN
NOAA
QUICKBIRD
IKONOS

RENTANG SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK/ VISIBLE LIGHT

RENTANG SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK/ VISIBLE LIGHT 1. Red : 0.620 - 0.700  m 2. Orange

1. Red

: 0.620 - 0.700 m

2. Orange : 0.592 - 0.620 m

3. Yellow : 0.578 - 0.592 m

4. Green : 0.500 - 0.578 m

5. Blue

: 0.446 - 0.500 m

6. Violet

: 0.400 - 0.446 m

C Sejarah Perkembangan REMOTE SENSING • 1826 – Photograph Pertama http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_photogra
C Sejarah Perkembangan REMOTE SENSING • 1826 – Photograph Pertama http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_photogra

C Sejarah Perkembangan REMOTE SENSING

1826 Photograph Pertama http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_photogra phy

1858 - Photo pertama dari balon udara (http://www.papainternational.org/history.asp)

1903 - Pesawat pertama

1909 Photo pertama dari pesawat

10
10

1903-4 Photo infrared film

Perang dunia I and II

1960 - Program Ruang angkasa

PROSES REMOTE SENSING

a. Interaksi energi dengan obyek

b. Sensor (bands)

c. Penyiaman (scanning) & peyimpanan data satelit dijital

6/1/2012

A. INTERAKSI CAHAYA DENGAN OBYEK

Cahaya berinteraksi dengan obyek dalam berbagai bentuk

Incident (I) : Cahaya datang :

Absorption (A); Transmission (T); and Reflection (R).

obyek dalam berbagai bentuk Incident (I) : Cahaya datang : Absorption (A) ; Transmission (T) ;

13

INTERAKSI CAHAYA DENGAN OBYEK

VEGETASI

INTERAKSI CAHAYA DENGAN OBYEK VEGETASI DAUN : Chlorophyll menyerap banyak radiasi Merah dan Biru, tapi memantulkan

DAUN:

Chlorophyll menyerap banyak radiasi Merah dan Biru, tapi memantulkan hijau.

Pada saat pertumbuhan sempurna, daun tampak lebih hijau karena banyak kandungan khloropilnya (lebaih banyak B & R yang diserap)

15

Bagaimana Reflektansi cahaya ditangkap sensor satelit ????? Blue Green Red Near IR Middle IR Middle
Bagaimana Reflektansi
cahaya ditangkap
sensor satelit ?????
Blue
Green
Red
Near IR
Middle IR
Middle IR
Thermal IR
The Electromagnetic Spectrum
(EMS)
Gamma
X-Ray
Ultraviolet
Infrared
Microwave
TV/Radio
Rays

PANTULAN/REFLEKSI

PANTULAN/REFLEKSI Specular reflection Specular or mirror-like reflection Permukaan yg halus : Semua/hampir semua energi

Specular reflection

Specular or

mirror-like reflection

Permukaan yg halus :

Semua/hampir semua energi dipantulkan kembali

14

INTERAKSI DENGAN OBYEK

AIR

INTERAKSI DENGAN OBYEK AIR Air bening Air keruh AIR : Gelombang biru lebih banyak dipantulkan dari

Air bening

Air keruh

AIR :

Gelombang biru lebih banyak dipantulkan dari pada gelombang merah dan hijau, sehingga Air kelihatan biru.

Bila ada suspensi terlarut, maka gelombang biru akan lebih banyak dipantulkan, sehingga air yang keruh kelihatan lebih terang.

Keberadaan sediment (S) akan mempengaruhi pola reflektansi. Air keruh akan mempunyai nilai reflektansi yang mirip dengan air dangkal.

16

Bagaimana Data disimpan ? Data direkam per band Komputer dengan kemampuan 8 bit data, maka
Bagaimana Data disimpan ?
Data direkam per band
Komputer dengan kemampuan 8
bit data, maka :
Data terkecil/nilai pixel terkecil :
0
Data terbesar/nilai pixel terbesar
: 255
Resolusi Spatial :
Besaran yang menunjukkan
ukuran obyek di bumi yang dapat
dideteksi sensor
Resolusi Radiometric:
Level digital yang digunakan
untuk merepresentasikan obyek.
18

6/1/2012

KOMBINASI WARNA

Nilai DN Panchromatic Images Grey Scale

KOMBINASI WARNA Nilai DN Panchromatic Images Grey Scale Multispectral Images/ Color Composite Image Berbagai warna dapat

Multispectral Images/ Color Composite Image

Grey Scale Multispectral Images/ Color Composite Image Berbagai warna dapat dibuat berdasarkan 3 warna primer

Berbagai warna dapat dibuat berdasarkan 3 warna primer (Hukum warna Aditif)

B. PEREKAMAN & PENYIMPANAN DATA

Proses perekaman

Proses penyimpanan

Transfer data dari satelit ke receiving station

User menggunakan data

Near Polar Orbit : LANDSAT

Near Polar Orbit : LANDSAT

Contoh ERDAS Pixel Bands Objects : Vegetasi, Air, Lahan Terbangun

Perekaman data

Penempatan orbit satelit bervariasi sesuai dengan desain /misi Satelit :

satelit bervariasi sesuai dengan desain /misi Satelit : Geo stationery Sun synchronized Near polar orbit Equitorial

Geo stationery

sesuai dengan desain /misi Satelit : Geo stationery Sun synchronized Near polar orbit Equitorial orbit Geo

Sun synchronized Near polar orbit

Satelit : Geo stationery Sun synchronized Near polar orbit Equitorial orbit Geo stationer : meliput permukaan

Equitorial orbit

Geo stationer : meliput permukaan bumi yang sama pada periode waktu yang berbeda-beda Sun synchronized : meliput permukaan bumi yang berbeda pada waktu yang sama

Resolusi Temporal :

besaran yang merujuk pada frekuensi dari satelit mengambil data pada tempat yang sama

http://satellites.spacesim.org/english/anatomy/orbit/polar.html

http://www.nrcan.gc.ca/earth-sciences/geography-boundary/remote-sensing/fundamentals/1124

Peyimpanan Data di Receiving Stations

Pare-pare, South Sulawesi

Biak Island, Papua

Pekayon - Jakarta

Rumpin, West Java

6/1/2012

Parepare South Sulawesi Remote Sensing Receiving Station

Previously, since 1993: • Landsat-5 • SPOT-1,2,3 • JERS: OPS, SAR • ERS-1 : SAR
Previously, since 1993:
• Landsat-5
• SPOT-1,2,3
• JERS: OPS, SAR
• ERS-1 : SAR
Currently, since 2003:
• Landsat-7
• SPOT-4
• Terra and Aqua - MODIS

Ketelitian Satelit

Resolusi Temporal :

Periode waktu yg dibutuhkan satelit untuk merekam lokasi yang sama

Resolusi Spasial

Ukuran obyek terkecil yang dapat dideteksi oleh satelit

Resolusi Spectral

Jumlah band/sensor yg digunakan untuk merekam

29
29

Rumpin - West Java

LAPAN Tubsat Microsat and Terra,`Aqua MODIS Receiving Station

Rumpin - West Java LAPAN Tubsat – Microsat and Terra,`Aqua MODIS Receiving Station
28
28
30

30

6/1/2012

LANDSAT (Kebun Raya dan sekitarnya))

LANDSAT (Kebun Raya dan sekitarnya))

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

Klasifikasi Data Citra

Klasifikasi Data Citra Merubah data citra menjadi informasi Penutupan lahan/penggunaan lahan Penutupan lahan adalah
Klasifikasi Data Citra Merubah data citra menjadi informasi Penutupan lahan/penggunaan lahan Penutupan lahan adalah

Merubah data citra menjadi informasi Penutupan lahan/penggunaan lahan

Penutupan lahan adalah kondisi fisik permukaan bumi

Land use : deskripsi bagaimana manusia mengelola lahan.

Misal :

Hutan = Land cover Hutan Lindung = Land use Padang rumput = Land cover Ranch/Padang Golf : Lan use

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

KLASIFIKASI VISUAL

Element Order 1

•
•

Tone : Variasi kedalaman warna obyek dari warna tua ke muda, atau hitam ke putih yang dapat dibedakan

Tone : Variasi kedalaman warna obyek dari warna tua ke muda, atau hitam ke putih yang

Colour : Warna obyek

Tone : Variasi kedalaman warna obyek dari warna tua ke muda, atau hitam ke putih yang
Tone : Variasi kedalaman warna obyek dari warna tua ke muda, atau hitam ke putih yang

6/1/2012

False ColorComposite : LANDSAT, RGB = 5:4:3 Colour/Warna & Tone Obyek Hijau : ? Hijau
False ColorComposite : LANDSAT, RGB = 5:4:3
Colour/Warna & Tone
Obyek
Hijau
: ?
Hijau muda
Hijau tua
Merah
: ?
Merah muda/pink
Biru
: ?
Tua
Kuningan : ?
Kuning muda
Putih
: ?
Putih
Abu
Hitam
: ?
False ColorComposite : LANDSAT, RGB = 5:4:3
False ColorComposite : LANDSAT, RGB = 5:4:3
VISUAL Element order 3 bagaimana obyek berada pada suatau tempat – aspect, topografi, geologi, tanah,
VISUAL
Element order 3
bagaimana obyek
berada pada suatau
tempat
– aspect, topografi,
geologi, tanah, &
vegetasi
• Association
– obyek biasanya
berasosiasi engan obyek
yang lain.
– Sangat membantu
dalam interpretasi
man made obyek

VISUAL

Elemen Order 2:

•

Size membantu menentukan obyek berdasarkan ukuran

Perkebunan rakyat & perkebunan besar

Shape – membantu menentukan karakter obyek berdasarkan bentuk membantu menentukan karakter obyek berdasarkan bentuk

man made cenderung garis lurus

natural cenderung tidak beaturan

karakter obyek berdasarkan bentuk – man made – cenderung garis lurus – natural – cenderung tidak
karakter obyek berdasarkan bentuk – man made – cenderung garis lurus – natural – cenderung tidak

VISUAL

Elements Orde 2

•

Texture frekuensi perubahan dan susunan dari tone

Pengamatan visual kehalusan/kekasaran (smoothness or roughness)

Misal Air : biasanya halus, Alang-alang : medium texture, and Hutan alam dataran rendah: kasar

•

Pattern - arrangement spasial dari objects

Linear untuk jalan, sungai dll

and Hutan alam dataran rendah: kasar • Pattern - arrangement spasial dari objects – Linear untuk

VISUAL Elements Order 3

Height – menjelaskan detail dari obyek (ketinggian obyek) menjelaskan detail dari obyek (ketinggian obyek)

Membantu menentukan detil obyek – Identifikasi dapat ditingkatkan dengan informasi bayangan Identifikasi dapat ditingkatkan dengan informasi bayangan

obyek (ketinggian obyek) Membantu menentukan detil obyek – Identifikasi dapat ditingkatkan dengan informasi bayangan

6/1/2012

Contoh
Contoh

Dimana Mangrove ? Dimana Hutan dataran rendah ?, Dimana Perkebunan ? Dimana Lahan terbuka ? Dimana lahan pertanian ?, Dimana Sungai ? Dimana Jalan ?, Dimana Awan ? Dimana Bayangan awan ? Dimana Tambak ?, Dimana Semak belukar ?

pertanian ?, Dimana Sungai ? Dimana Jalan ?, Dimana Awan ? Dimana Bayangan awan ? Dimana

No

Objek

Palsar (1,2,3)

Landsat (5,4,3)

Keterangan

4.

Hutan dataran

   

hijau pucat pada Landsat.Hijau kekuningan pada Palsar dan Hijau kekuningan pada Palsar dan

Hijau kekuningan

pada Palsar dan

rendah

5.

Hutan rawa

   

Palsar dan hijau pada LandsatHijau pucat pada Hijau pucat pada

Hijau pucat pada

6.

Hutan tanaman

   

Hijau kekuningan

pada Palsar dan hijau muda pada Landsat.Hijau kekuningan Hijau kekuningan

jati

7.

Hutan tanaman

   

Palsar dan hijau tua pada Landsat.Hijau terang pada Hijau terang pada

Hijau terang pada

pinus

KOMBINASI WARNA

Nilai DN Panchromatic Images Grey Scale

KOMBINASI WARNA Nilai DN Panchromatic Images Grey Scale Multispectral Images/ Color Composite Image Berbagai warna dapat

Multispectral Images/ Color Composite Image

Grey Scale Multispectral Images/ Color Composite Image Berbagai warna dapat dibuat berdasarkan 3 warna primer

Berbagai warna dapat dibuat berdasarkan 3 warna primer (Hukum warna Aditif)

Perbandingan Penampilan Beberapa Objek pada Landsat dan PALSAR

No

Objek

Palsar (1,2,3)

Landsat (5,4,3)

Keterangan

 

1. Hutan Mangrove

  1. Hutan Mangrove   Hijau pucat pada gelap pada Landsat. Palsar and hijau
 

Hijau pucat pada

gelap pada Landsat.Hijau pucat pada Palsar and hijau

Palsar and hijau

 

2. Hutan

  2. Hutan Palsar dan hijau tua pada Landsat. Hijau muda pada

Palsar dan hijau tua pada Landsat.  2. Hutan Hijau muda pada

Hijau muda pada

pegunungan

tropis

 

3. Hutan

  3. Hutan   Hijau muda pada Palsar dan hijau- hijau kecoklatan pada Landsat.
 

Hijau muda pada

Palsar dan hijau-

hijau kecoklatan pada Landsat.Hijau muda pada Palsar dan hijau-

pegunungan

tropis

KLASIFIKASI DIGITAL

Distribusi Nilai DN

Pengelompokan Nilai DN

Tidak Terbimbing

Terbimbing

BAND 3 Feature Space (Distribusi DN, pada 2 sumbu/bands) BAND 4
BAND 3
Feature Space
(Distribusi DN, pada 2
sumbu/bands)
BAND 4

6/1/2012

KLASIFIKASI DIJITAL TIDAK TERBIMBING
KLASIFIKASI DIJITAL TIDAK
TERBIMBING
6/1/2012 KLASIFIKASI DIJITAL TIDAK TERBIMBING Band B Band A Band B Band A 1st iteration cluster

Band B

6/1/2012 KLASIFIKASI DIJITAL TIDAK TERBIMBING Band B Band A Band B Band A 1st iteration cluster

Band A

Band B Band A 1st iteration cluster mean 2nd iteration cluster mean
Band B
Band A
1st iteration cluster mean
2nd iteration cluster mean
KLASIFIKASI DIJITAL TERBIMBING
KLASIFIKASI DIJITAL TERBIMBING

Klasifikasi Terbimbing

Mengelompokan Nilai Digital Number Berdasarakan arahan operator