Anda di halaman 1dari 4

1) .Sikap Terhadap Dampak Positif Globalisasi .

Agar dampak globalisasi tidak merusak kehidupan masyarakat maka kita harus
mengetahui msisi positifnya , sehingga kita dapat memanfaatkannya dalam
kehidupan sehari-hari .
Beberapa contoh sikap yang dapat kita lakukan adalah :
Memanfaatkan keunggulan alat komunokasi dengan sebaik baiknya sesuai
dengan fungsi dan kebutuhan .
Memanfaatkan keunggulan alat teknologi komputer dan lain sebagainya demi
kemajuan masa depan dan tidak menyalah gunakannya .
Dalam melihat acara televisi harus dapat memilih mana yang baik dan
mendukung proses pembelajaran diri .
2) . Sikap Terhadap Dampak Negatif Globalisasi .
Dampak negatif globalisasi globalisasi dapat mempengaruhi tingkah laku kita
dalam kehidupan sehari hari .Untuk itu kita harus dapat menentukan sikap
dalam menghadapi globalisasi , khususnya dari pengaruh negatif .
Beberapa contoh sikap untuk menghadapi dampak negatif dari globalisasi
misalnya :
Memperkuat keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa .
Belajar tekun agar menjadi manusia yang berguna dan dapat membedakan
perilaku yang benar dan salah .
Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa .
Menggunakan produk dalam negeri .
Mempertimbangkan setiap perbuatan agar tidak merugikan diri sendiri dan
oranglain .
Menggunakan waktu dengan kegiatan kegiatan yang bermanfaat .
Bergaul dengan orang oprang yang berakhlak baik dan tidak terpengaruh
terhadap lingkungan dan pergaulan buruk .

Tantangan modernisasi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Gejala yang menyangkut ilmu pengetahuan dan teknologi ditandai dengan penemuan
dan pembaharuan berbagai unsur teknologi baru yang dapat meningkatkan kemakmuran
rakyat.
2. Bidang Ekonomi.
Kemajuan bidang ekonomi mendorong kemajuan bidang industri menggunakan tenaga
modern untuk meningkatkan ekspor dan menarik tenaga kerja. Bidang ekonomi yang
menyangkut pola produksi, distribusi, dan konsumsi melibatkan seluruh komponen
masyarakat.
3. Politik dan Ideologi.
Upaya demokratisasi yang berasaskan Pancasila dengan mengedepankan persamaanpersamaan hak atas ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial tanpa diskriminasi,
menjadi harapan dan tumpuan bagi segenap lapisan masyarakat. Gejala politik dan

ideologi modern bercirikan pemikiran-pemikiran baru tentang ketatanegaraan dan


falsafah negara.
4. Bidang Agama dan Kepercayaan.
Membangun kehidupan agama dan kepercayaan yang mampu memegang keseimbangan
antara nilai-nilai keagamaan dan kemajuan, keseimbangan meraih nilai kehidupan dunia
dan akhirat. Kemajuan dalam bidang agama dan kepercayaan menyangkut aspek nilai
maupun pemikiran yang terbuka terhadap berbagai perubahan, dan menyikapinya
secara positif, sehingga ada keseimbangan antara masalah-masalah keduniawian dan
masalah-masalah non-keduniawian.

Sikap terhadap Globalisasi


1. Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuanpenemuan baru
2. Senantiasa siap menerima perubahan
3. Mempunyai kepekaan terhadap masalah masalah yang dihadapi di
sekitarnya
4. Senantiasa mempunyai informasi yang lengkap mengenai pendiriannya
5. Lebih banyak berorientasi ke masa kini dan masa mendatang
6. Senantiasa menyadari potensi-potensi yang ada pada dirinya
7. Tidak parah pada nasib
8. Percaya pada keampuhan iptek
9. Menyadari hak-hak, kewajiban serta kehormatan orang lain

A. SIKAP TERHADAP PENGARUH GLOBALISASI


Usaha-usaha yang harus kita lakukan dalam menghadapi era globalisasi ini adalah
sebagai berikut :
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai filter budaya
asing yang bersifat negatif.

2. Peningkatan penghayatan dan pengamalan Pancasila untuk memperkukuh persatuan dan


kesatuan bangsa
3. Menghayati dan mengintensifkan pembelajaran budaya tradisional yang bernilai luhur agar
tidak musnah diganti oleh kebudayaan asing.
4. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar dapat memilih mana yang baik dan benar
bagi masyarakat. Karena itu, tidak semua kebudayaan asing baik dan cocok untuk diterapkan
pada masyarakat Indonesia.
5. meningkatkan pendidikan adalah upaya meningkatkan kualitas diri agar dapat bersaing dengan
bangsa lain baik dalam mencari lapangan kerja di dalam negeri maupun di luar negeri.
6. Meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar dapat bersaing merebut pasar local, nasional,
dan internasional.
7. Meningkatkan enguasaan teknologi di segala bidang agar kita tidak bergantung pada bangsa
lain, mandiri, dan percaya pada diri sendiri.
8. Menumbuhkan kinerja yang berwawasan luas dan beretos kerja tinggi.
9. Menumbuhkan dinamika yang terbuka dan tanggap tehadap

Tantangan yang dihadapi dalam globalisasi :

1. sikap
individualisme,
yaitu
munculnya
kecenderungan
mengutamakan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan
bersama, memudarkan solidaritas dankesetiakawanan sosial,
musyawarah mufakat, gotong royong, dan sebagainya.

2. Apresiasi generasi muda, yaitu banyaknya generasi muda yang


sudah melupakan para pejuang dan jati diri bangsanya dengan
fenomena baru, yaitu lebih mengenal dan mengidolakan artis,
bintang film, dan pemain sepak bola asing yang ditiru dengan
segala macam aksesorisnya.
3. Pandangan kritis terhadap ideologi negaranya, yaitu banyaknya
masyarakat yang sudah acuh tak acuh terhadap ideologi atau
falsafah negaranya. Mereka sudah tidak tertarik lagi untuk
membahasnya bahkan lebih cenderung bersifat kritis dalam
operasionalnya dengan cara membanding-bandingkan dengan
ideologi lain yang dianggap lebih baik.
4. Diversifikasi masyarakat, yaitu munculnya kelompok-kelompok
masyarakat dengan profesi tertentu yang terus berkompetisi dalam
berbagai bidang kehidupan guna mencapai tingkat kesejahteraan
yang bertaraf internasional (mengglobal).
5. Keterbukaan yang lebih tinggi, yaitu tuntutan masyarakat terhadap
penyelenggaraan,
pemerintah
yang
lebih
mengendapkan
pendekataan
dialogis,
demokratisasi,
supremasi
hukum,
transparasi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.