Anda di halaman 1dari 2

Drug

Dosis dan Durasi

Indikasi

Mekanisme aksi

Efek samping

Kontraindikasi

Aspirin
Clopidogrel
Ticargelor
Prasugrel
Trimetazidine
Akut : 160-325 mg secaraUnstable angina, (NSTEMI): Loading dose : 180 mg PO Loading dose : 60mg
35 mg dua kali sehari selama
PO atau 300-600 mg secara300 mg loading dose, then(2 x 90 mg)
Maintenance
dose
:8 minggu
PR.
75 mg/day PO for up to 12 Maintenance dose : 90 mg 10mg/hari
Maintenance : 75-81 mg/harimonths.
PO (2x sehari) selama
(durasi hingga 1 tahun)
secara PO atau 81-325(STEMI):
terkena ACS dalam kurun 1
mg/hari
75 mg/day PO in
tahun.
combination with aspirin
162-325 mg/day and then
81-162 mg/day
Acute Coronary Syndrom ACS, recent MI, stroke,
Acute Coronary Syndrome, Mengurangi trombotik
Stable Angina; Chronic
coronary artery disease,
menurunkan tingkat kejadian kardiovaskuler, Thromobosis Stable Angina
cardioembolic stroke.
trombotik kardiovaskular
pada pasien ACS yang
pada pasien ACS (unstable disertai dengan PCI
Angina), NSTEMI, STEMI,
atau dengan riwayat MI.
Menurunkan
produksiInhibitor irreversible
Berinteraksi dengan platelet Inhibitor irreversible
Meningkatkan pemanfaatan
prostaglandin dan TXA2komponen P2Y12 pada
P2Y12 ADP reseptor untuk komponen P2Y12 pada
glukosa miokard melalui
dengan inaktivasi enzimreseptor ADP (Mencegah
mencegah terjadinya
reseptor ADP (Mencegah
penghambatan rantai panjang
COX
ADP berikatan yang
transduksi sinyal dan
ADP berikatan yang
3-ketoacyl CoA thiolase
menyebabkan aktivasi
aktivasi platelet, serta
menyebabkan aktivasi
aktivitas, yang menghasilkan
platelet).
menghambat agregasi
platelet).
pengurangan oksidasi asam
platelet.
lemak dan stimulasi oksidasi
glukosa.
Angioedema, bronkospasma, Perdarahan gastrointestinal Pendarahan, dispnea, sakit Resiko pendarahan fatal.
Thrombocytopenia,
nyeri GI, pendarahan GI,
(saluran pencernaan),
kepala, batuk, diare, mual,
agranulocytosis, disfungsi
ulser GI.
haematuria, ocular
tekanan darah tinggi, nyeri
liver, tremor, Sindrom
haemorrhage, perdarahan
tulang belakang, lemas.
Parkinson.
intracranial, nyeri abdominal
(perut), gastritis, konstipasi.
Hipersensitif terhadap
Reaksi hipersensitivitas,
Pasien riwayat intracranial Perdarahan aktif,
Pasien Parkinson, gangguan
aspirin atau NSAID.
resiko pendarahan
hemorrhage, pendarahan
hipersensitifitas terhadap
fungsi ginjal dan juga ibu
aktif seperti PUD,
prasugrel
menyusui
hipersensitivitas.

Farmakokinetika

Bioavaibilitas
80-100%,Bioavailability: >50%
Bioavailabilitas 36%,
Oral BA : >78%
onset 5-30 menit secara POMetabolisme CYP450
t1/2: 1,5 jam.
T : 7 jam (range 2-15 jam)
atau 1-2 jam secara PR
Half-life: 6 hr (parent drug);ekresi: feses, urin.
Eliminasi CYP450
Eliminasi:
30 min (active metabolite). half life elimination: 7 jam, 9 Metabolisme
t1/2= dosis rendah 2-3 jam
jam untuk metabolit aktif. CYP3A4,CYP2B6.

Interaksi

Diklorfenamide
Meningkatkan level dari
(meningkatkan level aspirin Ombitasvir, paritaprevir,
dalam darah)
ritonavir & dasabuvir.
Mifepristone (resiko
perdarahan pada saat aborsi)

Menghambat CYP3A4
1.
(ketoconazole, voriconazole,
clarithromycin, nevazodone,
ritonavir, Indinavir).
2.

Kelebihan

Aspirin memiliki onset yang Merupakan PRODRUG


cepat sehingga dapat
tidak perlu penyesuaian
langsung dirasakan efek
dosis pada pasien CKD.
terapinya, t1/2 yang
panjang , dan harga aspirin
yang murah

Karena dalam bentuk


Merupakan PRODRUG
Dapat digunakan untuk
active-drug maka onsetnya dengan bioavailabilitas lebih terapi kombinasi
lebih cepat dibanding CPG. tinggi bila dibandingkan
dengan aspirin, CPG dan
ticargelor.

Warfarin
Meningkatkan
perdarahan
NSAID
Meningkatkan
perdarahan

Resiko efek samping


resikomeningkat saat digunakan
bersamaan dengan
metocloperamide.
risiko