Anda di halaman 1dari 6

CONTOH-CONTOH

KEJAHATAN INTERNASIONAL
KEJAHATAN GENOSIDA
Genosida atau genosoid merupakan salah satu kejahatan terbesar di muka bumi ini,
bagaimana tidak genosida merupakan pembantaian besar-besaran terhadap suatu suku
bangsa atau negara dengan maksud memusnahkan bangsa tersebut. Kejahatan genosida
ini diperuntukan agar suatu kaum atau bangsa musnah dari muka bumi ini dan dilakukan
dengan melalui cara-cara yang kejam.
Biasanya yang diincar dalam kejahatan genosida merupakan suatu bangsa, ras, kelompok
etnis, dan kelompok agama tertentu dengan cara membunuh anggota kelompok tersebut
dan mengakibatkan penderitaan fisik maupun mental tehadap anggota kelompok yang
lainnya.
Contoh kelihatan genosida diantaranya :
1. Pembantaian bangsa kanaan oleh bangsa Yahudi pada millennium pertama sebelum
masehi.
2. Pembantaian bangsa Helvetia oleh Julius Caesar pada abad pertama sebelum masehi.
3. Pembantaian suku bangsa Keltik oleh bangsa Anglo-Saxon di Britania dan Irlandia
sejak abad ketujuh.
4. Pembantaian bangsa-bangsa Indian di benua Amerika oleh para penjajah Eropa sejak
tahun 1942.
5. Pembantaian suku Aborijin Australia oleh Britania Raya sejak tahun 1788<br />.
6. Pembantaian bangsa Armenia oleh beberapa kelompok Turki pada akhir Perang
Dunia I.
7. Pembantaian orang Yahudi oleh Gipsi (Sinti dan Roma) dan suku bangsa Slavia oleh
kaum Nazi Jerman pada Perang Dunia II.
8. Pembantaian suku bangsa Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II oleh
suku-suku bangsa Ceko, Polandia, dan Uni Soviet di sebelah timur garis perbatasan
Oder-Neisse.
9. Pembantaian lebih dari dua juta jiwa rakyat oleh rezim Khmer Merah pada akhir
tahun 1970-an.
10. Pembantaian bangsa Kurdi oleh rezim Saddam Hussein Irak pada tahun 1980-an.
11. Efrain Rios Montt, dictator Guatemala dari 1982 sampai dengan tahun 1983 telah
membunuh 75.000 suku Indian Maya.
12. Pembantaian suku Hutu dan Tutsi di Rwanda pada tahun 1994 oleh terutama/tetua
kaum Hutu.
13. Pembantaian suku bangsa Bosnia dan Kroasia di Yugoslavia oleh Serbia antara 19911996. Salah satunya pembantaian Srebrenica kasus pertama di Eropa yang dinyatakan
genosida oleh suatu keputusan hokum.
14. Pembantaian kaum berkulit hitam di Darfur oleh milisi Janjawee d di Sudan pada tahun
2004.

KEJAHATAN KEMANUSIAAN
Kejahatan terhadap umat manusia adalah istilah di dalam hukum internasional yang
mengacu pada tindakan pembunuhan massal dengan penyiksaan terhadap tubuh dari
orang-orang, sebagai suatu kejahatan penyerangan terhadap yang lain. Para sarjana
Hubungan internasional telah secara luas menggambarkan "kejahatan terhadap umat
manusia" sebagai tindakan yang sangat keji, pada suatu skala yang sangat besar, yang
dilaksanakan untuk mengurangi ras manusia secara keseluruhan. Biasanya kejahatan
terhadap kemanusian dilakukan atas dasar kepentingan politis, seperti yang terjadi di
Jerman oleh pemerintahan Hitler serta yang terjadi di Rwanda dan Yugoslavia.
Perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas
atau sistematik dan diketahui bahwa serangan tersebut ditujukan secara
langsung terhadap penduduk sipil disebut kejahatan kemanusiaan. Sebagai
contoh, kekejaman Tentara Serbia Bosnia terhadap penduduk sipil Bosnia
di tahun 1990-an dalam perang Balkan dan kekejaman Polpot saat
memerintah sebagai Presiden Kamboja (19751979).
Serangan kejahatan kemanusiaan tersebut menimbulkan :
1. perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik orang lain secara
sewenang-wenang sehingga melanggar asas-asas ketentuan pokok hukum
internasional;
2. penyiksaan;
3. pembunuhan;
4. penghilangan orang secara paksa;
5. pemusnahan;
6. perbudakan;
7. pengusiran alau pemindahan penduduk secara paksa;
8. penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari
persamaan paham politik, ras, kebangsaan, etnis, budaya, agama, jenis kelamin, atau
alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut
hokum internasional;
9. kejahatan apartheid, yaitu sistem politik yang diskriminatif terhadap manusia atas
dasar pembedaan ras, agama, dan suku bangsa;
10. perkosaan, perbudakan seksual, pelacuran secara paksa, pemaksaan kehamilan,
pemandulan atau sterilisasi secara paksa, atau bentukbentuk kekerasan seksual lain
yang setara.

KEJAHATAN PERANG
Kejahatan perang adalah suatu tindakan pelanggaran, dalam cakupan hukum
internasional, terhadap hukum perang oleh satu atau beberapa orang, baik militer maupun
sipil. Pelaku kejahatan perang ini disebut penjahat perang. Setiap pelanggaran hukum
perang pada konflik antar bangsa merupakan kejahatan perang. Pelanggaran yang terjadi
pada konflik internal suatu negara, belum tentu bisa dianggap kejahatan perang.
Kejahatan perang meliputi semua pelanggaran terhadap perlindungan yang telah
ditentukan oleh hukum perang, dan juga mencakup kegagalan untuk tunduk pada norma
prosedur dan aturan pertempuran, seperti menyerang pihak yang telah mengibarkan
bendera putih, atau sebaliknya, menggunakan bendera perdamaian itu sebagai taktik
perang untuk mengecoh pihak lawan sebelum menyerang.
Perlakuan semena-mena terhadap tawanan perang atau penduduk sipil juga bisa dianggap
sebagai kejahatan perang. Pembunuhan massal dan genosida kadang dianggap juga
sebagai suatu kejahatan perang, walaupun dalam hukum kemanusiaan internasional,
kejahatan-kejahatan ini secara luas dideskripsikan sebagai kejahatan terhadap
kemanusiaan.
Kejahatan perang merupakan bagian penting dalam hukum kemanusiaan internasional
karena biasanya pada kasus kejahatan ini dibutuhkan suatu pengadilan internasional,
seperti pada Pengadilan Nuremberg. Contoh pengadilan ini pada awal abad ke-21 adalah
Pengadilan Kejahatan Internasional untuk Bekas Yugoslavia dan Pengadilan Kejahatan
Internasional untuk Rwanda, yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB berdasarkan
pasal VII Piagam PBB.
Pada 1 Juli 2002, Pengadilan Kejahatan Internasional, yang berbasis di Den Haag,
Belanda, dibentuk untuk mengadili kejahatan perang yang terjadi pada atau setelah
tanggal tersebut. Beberapa negara, terutama Amerika Serikat, Tiongkok dan Israel,
menolak untuk berpartisipasi atau mengizinkan pengadilan tersebut menindak warga
negara mereka.
Beberapa mantan kepala negara dan kepala pemerintahan yang telah diadili karena
kejahatan perang antara lain adalah Karl Dnitz dari Jerman, mantan Perdana Menteri
Hideki Tojo dari Jepang dan mantan Presiden Liberia Charles Taylor. Pada awal 2006
mantan Presiden Irak Saddam Hussein dan mantan Presiden Yugoslavia Slobodan
Miloevi juga diadili karena kejahatan perang.
Keadilan perang kadang dituding lebih berpihak kepada pemenang suatu peperangan,
karena beberapa peristiwa kontroversi tidak atau belum dianggap sebagai kejahatan
perang. Contohnya antara lain perusakan target-target sipil yang dilakukan Amerika
Serikat pada Perang Dunia I dan Perang Dunia II; penggunaan bom atom terhadap
Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II; serta pendudukan Timor Timur oleh
Indonesia antara tahun 1976 dan 1999

KEJAHATAN AGRESI
Dalam psikologi dan ilmu sosial lainnya, pengertian agresi merujuk pada perilaku yang
dimaksudkan untuk membuat objeknya mengalami bahaya atau kesakitan. Agresi dapat
dilakukan secara verbal atau fisik. Perilaku yang secara tidak sengaja menyebabkan
bahaya atau sakit bukan merupakan agresi. Pengrusakan barang dan perilaku destruktif
lainnya juga termasuk dalam definisi agresi. Agresi tidak sama dengan ketegasan.
Agresi adalah segala bentuk perilaku yang disengaja terhadap makhluk lain dengan
tujuan untuk melukainya dan pihak yang dilukai tersebut berusaha untuk
menghindarinya. Dari definisi tersebut terdapat empat masalah penting dalam agresi.
Pertama, agresi merupakan perilaku. Kedua, ada unsur kesengajaan. Ketiga, sasarannya
adalah makhluk hidup, terutama manusia. Keempat, ada usaha menghindar pada diri
korban.
Secara umum, agresi memiliki dua sisi, yakni positif dan negatif, dimana
keduanya dimaksudkan untuk memperkuat kesadaran diri. Sisi positifnya kerap disebut
pernyataan diri (assertiveness), yakni memperkuat kesadaran diri tanpa merugikan atau
melukai diri orang lain. Sedangkan sisi negatifnya kita namakan tindak kekerasan
(violence), yang lebih berpusat pada perampasan hak-hak atau kesadaran diri orang lain.
Terjadinya agresi (negatif) dalam kehidupan manusia itu dikarenakan tidak adanya
mekanisme biologis dalam diri manusia untuk menghambat sikap agresif tersubut. Selain
itu problematika manusia berbuat agresi (negatif) adalah ia tidak hanya hidup di dunia
nyata, tetapi juga di dunia simbolis. Dengan kata lain, kita telah memperluas ego
melebihi diri kita sendiri dan dari segala apa yang kita cintai kepada sesuatu yang bersifat
simbolik.
Contoh Kejahatan Agresi :
Agresi militer Belanda I dan II terhadap Indonesia.
Agresi militer Israel kepada Palestina.
Agresi militer Indonesia kepada Timor Leste.
Agresi militer Amerika Serikat kepada Irak.

KEJAHATAN PENYIKSAAN
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada
penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang
menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja
dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman,
sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda
atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai
suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan
sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang
dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga
digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik.
Penyiksaan hampir secara universal telah dianggap sebagai pelanggaran berat hak asasi
manusia, seperti dinyatakan Deklarasi Hak Asasi Manusia. Para penandatangan Konvensi
Jenewa Ketiga dan Konvensi Jenewa Keempat telah menyetujui untuk tidak melakukan
penyiksaan terhadap orang yang dilindungi (penduduk sipil musuh atau tawanan perang)
dalam suatu konflik bersenjata. Penanda tangan UN Convention Against Torture juga
telah menyetujui untuk tidak secara sengaja memberikan rasa sakit atau penderitaan pada
siapapun, untuk mendapatkan informasi atau pengakuan, menghukum, atau memaksakan
sesuatu dari mereka atau orang ketiga. Walaupun demikian, organisasi-organisasi seperti
Amnesty International memperkirakan bahwa dua dari tiga negara tidak konsisten
mematuhi perjanjian-perjanjian tersebut.
Contoh kejahatan penyiksaan :
Tuduhan penyiksaan terhadap pengobatan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel menjadi
menjadi berita utama. Beberapa hari setelah penangkapannya, Arafat Jaradat meninggal dalam
tahanan Israel. Pada 27 Februari 2013, Pelapor Khusus PBB untuk hak asasi manusia di wilayah
Palestina yang diduduki, Richard Falk, menyerukan penyelidikan internasional atas kematian
tahanan Palestina Jaradat saat menjalani interogasi di dalam fasilitas Israel. Falk menekankan
bahwa "kematian seorang tahanan selama interogasi selalu menjadi perhatian, tetapi dalam kasus
ini, ketika Israel telah menunjukkan pola dan praktek penyiksaan tawanan, kebutuhan untuk luar,
investigasi kredibel lebih mendesak daripada sebelumnya. Pendekatan terbaik mungkin
penciptaan tim forensik internasional di bawah naungan Dewan HAM PBB. "
Pelanggaran hak asasi manusia rakyat Palestina oleh pasukan pendudukan Israel tidak menurun
meskipun proses perdamaian dan tidak ada perbedaan antara Partai Buruh dan blok Likud. Daftar
pelanggaran panjang: penyiksaan, pembunuhan sewenang-wenang dan penangkapan,
pembongkaran rumah, pembatasan ketat dikenakan pada kebebasan bergerak oleh ratusan cek
poin, kekerasan terhadap warga Palestina, perampasan tanah dan pembangunan pemukiman
ilegal, " pembersihan etnis "rakyat Palestina dari Yerusalem Timur, hukuman kolektif, seperti
total penutupan wilayah seperti Gaza dan jam malam, dan pemboman rakyat Jalur Gaza.
.

KEJAHATAN PERBUDAKAN
Perbudakan adalah suatu kondisi di saat terjadi pengontrolan terhadap seseorang oleh
orang lain. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi keperluan akan buruh atau
kegiatan seksual. Orang yang dikontrol disebut dengan budak.
Para budak adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan, bekerja tanpa gaji
dan tidak mempunyai hak asasi manusia.
CONTOH KEJAHATAN PERBUDAKAN DI AMERIKA :
Perbudakan di Amerika Serikat berlangsung secara legal hingga diambilnya Amendemen
Konstitusi Amerika Serikat ke-13 tahun 1865. Perbudakan sudah dimulai sejak kolonisasi
Britania di Virginia tahun 1607, meskipun budak Afrika sudah dibawa ke Florida Spanyol
pada tahun 1560-an.
Perbudakan di Amerika Serikat adalah perlembagaan absah mengenai perbudakan
manusia yang pernah ada di Amerika Serikat pada abad ke-18 dan 19. Perbudakan pernah
dilaksanakan di Amerika Utara jajahan Britania dari masa-masa awal penjajahan, dan
diakui juga di Tigabelas Koloni pada saat Proklamasi Kemerdekaan tahun 1776. Ketika
Amerika Serikat didirikan, meskipin beberapa orang berwarna bebas ada juga, status para
budak biasanya bersamaan dengan keturunan Afrika, hal ini membuat sebuah sistem dan
tradisi di mana ras memainkan peran yang sangat berpengaruh. Meskipun beberapa
penduduk asli dan orang berkulit hitam juga memiliki budak. Terdapat pula budak
berkulit putih, namun jumlahnya sedikit. Mayoritas pemilik budak berada di Amerika
Serikat Selatan, di mana kebanyakan dijadikan "mesin" untuk pertanian.