Anda di halaman 1dari 49

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 1 / 49
: 2/ Juli 2003

ANALISA HASIL UJI BUILD UP UNTUK SISTEM POROSITAS TUNGGAL

1.

TUJUAN
Tujuan analisa PBU (pressure build up) adalah untuk menentukan :
- Permeabilitas mutlak (absolut) dan efektif batuan formasi.
- Faktor Skin (Skin Factor).
- Efisiensi aliran (flow efficiency).
- Tekanan awal reservoir dan tekanan rata-rata reservoir.
- Volume daerah pengurasan sumur.
- Jarak bidang patahan dari sumur.

2.

METODE DAN PERSYARATAN


Tergantung pada kondisi aliran fluida di dalam reservoir pada waktu pengujian, maka dibedakan
antara analisa untuk kondisi tekanan di atas titik jenuh dan tekanan di bawah titik jenuh. Sedangkan
berdasarkan periode aliran dan geometri dari reservoirnya dibedakan 4 macam metode analisa, yaitu :
1. Metode Horner
Digunakan untuk sumur yang relatif masih baru dengan waktu produksi (t) lebih kecil dari tpss
dimana :

t pss =

cA
0.0002637k

(t DA ) pss

(1)

atau sumur berada di dalam reservoir yang tak terbatas (infinite).


2. Metode Miller-Dyes-Hutchinson (MDH)
Dipergunakan untuk sumur dengan waktu produksi yang cukup lama atau kondisi aliran fluida di
dalam reservoir sudah mencapai semi mantap, yaitu waktu produksi (t) lebih besar dari tpss.
3. Metode Muskat
Dipergunakan terbatas untuk analisa late time period. Untuk mencapai periode ini diperlukan
Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 2 / 49
: 2/ Juli 2003

waktu produksi (t) yang relatif lama, yaitu pada harga tDA lebih besar dari 0.15 di mana

t DA =

0.0002637 kt

(2)

cre 2

Karena produksi sebelum uji dianggap telah mencapai semi mantap, maka metode ini paling
sesuai digunakan untuk sumur-sumur yang diproduksikan dari reservoir dengan air sebagai daya
dorong reservoir utama atau sumur produksi pada proyek injeksi air (water flood) yang telah
mencapai kondisi fill-up.
4. Metode analisa untuk adanya bidang kedap aliran di sekitar sumur.
Hadirnya bidang kedap aliran di sekitar sumur, misalnya patahan, akan ditunjukkan oleh adanya
perubahan kemiringan kurva PBU (m) yang mendadak pada suatu titik setelah periode wellbore
effect. Kenaikan kemiringan garis lurus (m) merupakan kelipatan dari kemiringan garis lurus yang
pertama diperoleh (m1).
Cara menentukan jarak bidang patahan dari sumur uji dapat dilakukan dengan metode Horner,
metode Davis dan Hawkins atau metode Gray.
Metode Gray hanya berlaku jika harga

3.

t p + t x
t x

lebih besar 30.

LANGKAH KERJA
3.1. ANALISA UNTUK KONDISI RESERVOIR DI ATAS TITIK JENUH
3.1.1. Metode Horner
1.

Siapkan data pendukung :


a. produksi kumulatif sumur selama uji alir sebelum uji buildup, Np
b. laju aliran produksi yang distabilkan sebelum uji buildup, qo
c. porositas,
d. kemampatan total, ct
e. jari-jari lubang bor, rw
f. faktor volume formasi minyak, Bo
g. viskositas minyak, o
h. tebal formasi, h (diambil tebal gross dari log sumur)

Manajemen Produksi Hulu

2.

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 3 / 49
: 2/ Juli 2003

Hitung berapa lama sumur telah berproduksi (tp) menurut rumus :

tp =

24 N p

(3)

qo

Cara menghitung tp tersebut diberikan dalam lampiran.


3.

Buat label data uji, tekanan dasar sumur (Pws), waktu penutupan (t),

t p + t
t

dan

(Pws Pwf), di mana Pwf adalah tekanan dasar sumur pada waktu t = 0.
4.

Plot (Pws Pwf) terhadap t pada kertas log-log. Garis lurus dengan kemiringan 45
(slope = 1) pada data awal menunjukkan adanya pengaruh wellbore storage.
Dari garis ini (kalau ada) tentukan titik awal penyimpangan dan ukur 1 cycle dari
titik tersebut untuk menemukan awal dari tekanan yang tidak terpengaruh oleh
wellbore storage.

5.

Plot Pws terhadap

t p + t
t

pada kertas semi log. Tarik garis lurus dimulai dari

data yang tidak dipengaruhi oleh wellbore storage. Kemudian tentukan sudut
kemiringannya (m) dan tekanan P*. Kemiringan dicari dengan membaca harga
kenaikan tekanan (P) untuk setiap satu log cycle. Sedangkan P* diperoleh
dengan mengekstrapolasikan garis lurus tersebut hingga harga

t p + t
t

= 1. Waktu

penutupan (t) tak terhingga atau ada harganya.


6.

Hitung harga permeabilitas (k) dari persamaan :

k=

162.6q o o Bo
mh

(4)

7.

Pada garis lurus yang telah ditarik baca tekanan Pws pada t = 1 jam atau P1hr.

8.

Hitung harga faktor skin (S) dari persamaan :

P1hr Pwf

k
log
+ 3.23
S = 1.151
2
m
crw

9.

Hitung efisiensi aliran (FE) dengan persamaan-persamaan berikut :

Manajemen Produksi Hulu

(5)

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

FE =

: 4 / 49
: 2/ Juli 2003

J nyata

(6)

J ideal

di mana :

J nyata =

q
P * Pwf

(7)

*) Harga positif menunjukkan ada kerusakan formasi dan harga negatif


menunjukkan adanya perbaikan/peningkatan permeabilitas di sekitar lubang
sumur.

J ideal =

q
P * Pwf Pskin

Pskin = 0.87 S (m)


10.

(8)
(9)

Tentukan tekanan rata-rata reservoir.


Dalam hal ini dibedakan dua kasus, yaitu :
- reservoir tak terbatas (infinite), dan
- reservoir terbatas (finite).
a. Dalam praktek kasus pertama dapat diberlakukan untuk reservoir yang belum
dikembangkan penuh dimana jumlah sumurnya masih sangat terbatas, sehingga
jari-jari pengurasannya dapat diketahui seolah-olah tak terbatas. Dalam hal ini
tekanan reservoir rata-rata (P) sama dengan P*.
b. Dalam kasus kedua, untuk reservoir yang sudah dikembangkan, bentuk maupun
luas daerah pengurasannya sudah dapat diperkirakan. Misalnya : lingkaran,
persegi panjang, bujur sangkar dan sebagainya (lihat Gambar 9 s/d 15).
Cara menentukan tekanan itu adalah sebagai berikut :
- Tentukan harga P* seperti pada kasus reservoir tak terbatas.
- Tentukan bentuk dan luas daerah pengurasan sumurnya, kemudian hitung
harga tDA

t DA =
Manajemen Produksi Hulu

0.0002637 kt p

cA

(10)

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 5 / 49
: 2/ Juli 2003

- Dari harga tDA ini gunakan kurva yang sesuai dengan bentuk daerah
pengurasannya, kemudian tentukan harga (PD)MBH pada sumbu tegak.
- Dari persamaan :

P * P
= ( PD ) MBH
70.6qB / kh

(11)

tekanan reservoir P dapat dihitung.


11.

Koreksi harga P ke datum reservoir.

3.1.2. Metode Miller-Dyes-Hutchinson (MDH)


1.

Siapkan data pendukung untuk analisa :


a. Kumulatif produksi sumur selama uji alir sebelum uji buildup, Np
b. Laju aliran yang distabilkan sebelum uji buildup, qo
c. Faktor volume formasi, Bo
d. Viskositas minyak, o
e. Tebal lapisan, h

2.

Hitung lama sumur telah berproduksi (tp, jam) dengan rumus :

tp =
3.

24 N p
qo

(12)

Buat tabel data uji tekanan (Pws), waktu penutupan (t) dan (Pws Pwf), dimana Pwf
adalah tekanan dasar sumur pada waktu t = 0.

4.

Plot (Pws Pwf) terhadap t pada kertas log-log. Apabila terdapat garis lurus
dengan kemiringan 45 (slope = 1) pada data awal menunjukkan adanya pengaruh
wellbore storage. Dari garis ini (kalau ada) tentukan titik awal penyimpangan dan
ukur 1 log cycle dari titik akhir tersebut untuk menentukan awal dari tekanan
yang tidak terpengaruh oleh wellbore storage.

5.

Plot Pws terhadap t pada kertas semi log. Tarik garis lurus dimulai dari data yang
tidak dipengaruhi oleh wellbore storage. Kemudian tentukan sudut kemiringannya
(m) dicari dengan membaca harga kenaikan tekanan (P) untuk setiap satu log
cycle.

Manajemen Produksi Hulu

6.

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 6 / 49
: 2/ Juli 2003

Hitung harga permeabilitas (k) dari persamaan :

k=

162.6q o o Bo
mh

(13)

7.

Pada garis lurus yang telah ditarik baca tekanan Pws pada t = 1 jam atau P1hr.

8.

Hitung harga faktor skin (S) dari persamaan :

P1hr Pwf
k
S = 1.151
log
+ 3.23
2
m
crw

9.

(14)

Hitung P* dari persamaan di bawah :


P* = P1hr + m log (t + 1)

(15)

P1hr + m log (tp)


10.

Hitung efisiensi aliran (FE) dengan persamaan-persamaan berikut :

FE =

J nyata
J ideal

dimana :

J nyata =

J ideal =

q
P * Pwf

q
P * Pwf Pskin

Pskin = 0.87 S (m)


11.

Penentuan tekanan rata-rata reservoir.


Dalam hal ini dibedakan tiga kasus, yaitu :
- reservoir tak terbatas (infinite).
- reservoir terbatas (finite).
- reservoir dengan batas luar tekanan tetap.
a. Untuk kasus pertama penggunaan dan penentuannya sama dengan metode
Horner; P* = Tekanan reservoir rata-rata ( P ).
b. Dalam kasus kedua dan ketiga prosedur penentuan tekanan reservoir adalah
sebagai berikut :
- Tentukan bentuk dan panjang jari-jari pengurasan dari sumur. Kemudian

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 7 / 49
: 2/ Juli 2003

hitung harga tDE berdasarkan rumus :

t DE =

0.000264 k t

c re 2

(20)

untuk suatu harga t.


- Pilih kurva yang sesuai dengan batas ulah/bentuk daerah pengurasannya
misalnya lingkaran bujur sangkar, ellips dan sebagainya. Dengan harga tDE
tentukan harga PDE dari gambar 16 atau 17.
- Baca harga Pws untuk t yang dipilih. Kemudian hitung harga tekanan ratarata dengan rumus :

PDE =

12.

1.15( P Pws )
m

(21)

Koreksi harga P ke datum reservoir.

3.1.3. Metode Muskat


1.

Siapkan data pendukung untuk analisa :


a. produksi kumulatif sumur selama uji alir sebelum uji buildup, Np
b. laju produksi yang stabil sebelum uji buildup, qo
c. faktor volume formasi, Bo
d. viskositas minyak, o
e. tebal lapisan, h
f. tekanan rata-rata reservoir (sebelum dikoreksi ke datum), P

2.

Buat tabel (t), Pws dan harga (P Pws).

3.

Dari plot log ( P Pws) terhadap t yang linier tentukan harga kemiringan () dan
harga perpotongan garis tersebut dengan sumbu tegak (b).
Catatan :
Jika harga P telah diketahui, maka perkirakan harga P dari beberapa harga P
yang dijajal akan diperoleh suatu harga P, sehingga plot log(P Pws) terhadap t

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 8 / 49
: 2/ Juli 2003

adalah linier.
4.

Hitung permeabilitas (k) menurut persamaan berikut :

k = 595.238cre
2

5.

(22)

Kemudian hitung harga volume daerah pengurasan sumur (Vp) berdasarkan


hubungan :

Vp =

0.1115 q o Bo
bc

(23)

3.2. ANALISA PBU UNTUK KONDISI TEKANAN RESERVOIR DI BAWAH TITIK JENUH
Analisa PBU untuk kondisi tekanan di bawah titik jenuh tidak banyak berbeda dengan analisa
pada kondisi tekanan di atas titik jenuh.
Perbedaan utama adalah pada tahap perhitungan setelah penentuan harga kemiringan (m).
Di dalam sistem ini akan dapat diperoleh tiga harga permeabilitas, yaitu : permeabilitas efektif
minyak (ko), permeabilitas efektif gas (kg) dan permeabilitas efektif air (kw) dari rumus berikut :

k o = 162.6

k g = 162.6
k w = 162.6

q o o Bo
mh

q g g Bg
mh
q w w Bw
mh

(24)
(25)
(26)

qg adalah produksi gas bebas yang dapat dihitung dari persamaan :

q g = q gt q o Rs

(27)

Perbedaan kedua adalah bahwa di dalam sistem multi-fasa harga kompresibilitas c dan mobilitas
(k/) digunakan harga kompresibllitas total (ct) dan harga mobilitas total (k/)t di mana
ct

= So co + Sg cg + Sw cw + cf

kg kw
k
k
= o +
+
t o g w
Tata cara kerja selanjutnya sesuai dengan tata cara kerja untuk sistim fasa tunggal cair.
Manajemen Produksi Hulu

(28)
(29)

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 9 / 49
: 2/ Juli 2003

3.3. BILA TERDAPAT BIDANG KEDAP ALIRAN


Jarak bidang kedap aliran dari sumur (permeability barrier) dapat diperkirakan dengan cara
berikut :
1. Dari plot Pws terhadap log

t p + t

tentukan titik terjadinya perubahan kemiringan dengan

memotongkan kedua garis lurus yang terjadi setelah titik akhir wellbore effect.
2. Pada titik potong tersebut dibaca harga

t p + t x
t x

. Kemudian tentukan harga tx (lihat

Gambar 1).
3. Hitung harga jarak bidang kedap aliran dari sumur menurut Horner (d) dengan rumus
berikut :

0.000264 k t p

cd2

t p + t x

(30)

t x

4. Hitung harga d menurut Davis & Hawkins berdasarkan hubungan :

k t x

d = 1.48 10 4
c
yang berlaku hanya untuk harga

t p + t x
t x

(31)

> 30.

5. Hitung harga d menurut Gray dengan persamaan :

cd2
70.6 q B

kh
0.000264 k t x

= P

(32)

di mana :
P = beda tekanan pengukuran dengan tekanan pada titik potong dua garis lurus di saat t.

Manajemen Produksi Hulu

4.

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 10 / 49
: 2/ Juli 2003

DAFTAR PUSTAKA
1. Matthews, C. S. dan Russell, D.G. : Pressure Build-Up And Flow Tests in Wells, Henry L.
Doherty Memorial Fund, SPE - AIME, Dallas. 1967.
2. R., Raghavan : Modern Well Test Analysis, Continuing Education Course No. 9, 1975 SPE AIME.
3. R., Al-Hussainy dan H.J., Ramly Jr. : Application of Real Gas Flow Theory to Well Testing And
Deliverability Forecasting, Gas technology, SPE Reprint Series No.13, SPE-AIME, Dallas,
1957.
4. Robert C., Earlougher Jr. : Advanced in Well Test Analysis, Henry L. Doherty Series,
Monograph Volume 5, SPE -AIME, Dallas, 1977.
5. John Lee : Well Testing, SPE Textbook Series Volume 1, SPE - AIME, Dallas, 1982.
6. R., Al-Hussainy dan H. J., Ramey Jr. : Application of Real Gas Flow Theory to Well Testing
And Deliverability Forecasting, SPE Reprint Series No. 9, SPE-AIME, Dallas, 1967.

Manajemen Produksi Hulu

5.

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 11 / 49
: 2/ Juli 2003

DAFTAR SIMBOL
Bo

faktor volume formasi minyak, bbl/STB

Bg

faktor volume formasi gas, cuft/SCF

Bw

faktor volume formasi air, bbl/STB

co

kompresibilitas minyak, psi-1

cg

kompresibilitas gas, psi-1

cw

kompresibilitas air, psi-1

cf

kompresibilitas formasi, psi-1

ct

kompresibilitas total, psi-1

permeabilitas, mD

kemiringan kurva PBU, psi/cycle

P1hr

tekanan pada kepanjangan garis lurus Horner saat penutupan sumur 1 jam, psi

Pi

tekanan reservoir mula, psi

tekanan reservoir rata-rata, psi

P*

tekanan yang didapatkan dari ekstrapolasi garis lurus pada harga t tak terhingga,
psi

Pwf

tekanan alir di dasar sumur, psi

Pws

tekanan dasar sumur pada waktu sumur ditutup, psi

Pskin

penurunan tekanan yang diakibatkan oleh adanya skin, psi

porositas, fraksi

qo

laju produksi minyak, STB/hari

qg

laju produksi gas, STB/hari

qw

laju produksi air STB/hari

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 12 / 49
: 2/ Juli 2003

Rs

kelarutan gas dalam minyak, SCF/bbl

re

jari-jari pengurasan sumur, ft

rw

jari-jari lubang bor, ft

faktor skin, tak bersatuan

So

saturasi minyak, fraksi

Sg

saturasi gas, fraksi

Sw

saturasi air, fraksi

tp

waktu lama sumur telah diproduksi, jam

waktu penurunan sumur, jam

viskositas minyak, cp

viskositas gas, cp

viskositas air, cp

lama waktu setelah penutupan, jam

tx

lama waktu setelah penutupan pada saat terjadinya perubahan kemiringan, jam

Manajemen Produksi Hulu

6.

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 13 / 49
: 2/ Juli 2003

LAMPIRAN
6.1. LATAR BELAKANG DAN RUMUS
Dasar persamaan PBU (pressure build up) adalah persamaan aliran fluida di dalam batuan yang
mencerminkan hubungan antara tekanan dan waktu. Persamaan ini dihasilkan dari model
reservoir yang tak terbatas dengan satu sumur diproduksi yang dianggap sebagai line source.
Persamaan tersebut adalah :

Pwf = Pi +

crw 2
q
Ei
4kh
4kt

4kt
cr 2
w

Untuk periode waktu di mana

Pwf = Pi +

(33)

lebih besar dari 100, persamaan (33) di atas menjadi :

c rw 2
q
ln
4 k h 4 k t

(34)

atau

Pi Pwf =

c rw 2
q
ln
4 k h 4 k t

(35)

dimana = 1.78 adalah konstanta Euler.


Jika kemudian sumur tersebut ditutup untuk waktu t setelah sumur tersebut diproduksi selama
tp, dengan metode superposisi persamaan tersebut menjadi :

Pi Pws =

Manajemen Produksi Hulu

2
c rw 2

q
+ q ln c rw
ln
4 k h 4 k (t p + t ) 4 k h 4 k t

(36)

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 14 / 49
: 2/ Juli 2003

atau

Pws = Pi

t p + t
q

ln
4 k h t

(37)

dan bila dinyatakan dalam satuan lapangan

Pws = Pi 162.6

t p + t
q o o Bo

log
kh
t

(38)

Persamaan (38) akan menghasilkan kurva garis lurus jika diplot antara Pws terhadap

t p + t
dengan kemiringan m dimana harga m adalah :
log

m = 162.6

q o o Bo
kh

(39)

Jika Pskin didefinisikan sebagai

q
Pskin = S

4 k h

(40)

maka dengan menggunakan persamaan (34) dapat dikembangkan persamaan untuk mencari
harga Faktor Skin (S), yaitu sebagai berikut :

P1hr Pwf

k
S = 1.151
log
+
3
.
23

m
crw 2

6.2. ANALISA DAN PERHITUNGAN


Uji ulah tekanan bentuk suatu sumur menghasilkan data pengamatan sebagai berikut :
TABEL 1
HASIL PBU
t (jam)
0
1
3
5
7
9
10
15
20
Manajemen Produksi Hulu

Pws (psi)
1565
1949
1988
2006
2017
2026
2029
2043
2052

(41)

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Data lain yang diperlukan :

25
30
35
40
45
50
60
70
80
90
100
110
120
130

: 15 / 49
: 2/ Juli 2003

2050
2066
2070
2074
2078
2081
2085
2090
2093
2096
2098
2100
2102
2103

qo

= 50 STB/hari

= 0.8 cp

= 15 %

Bo

= 31.25 bbl/STB

rw

= 0.25 ft

ct

= 1.98 10-5 psi-1

= 20 ft

Pi

= 2400 psi

Pb

= 1500 psi

Np

= 4167 STB

Spacing = 40 Acre (re = 745 ft)


TABEL 2
DATA PLOT Pws vs t

t
50
60
70
80
90

ASUMSI 1

ASUMSI 2

ASUMSI 3

ASUMSI 4

ASUMSI 5

ASUMSI 6

P = 2103

P = 2090

P = 2099

P = 2110

P = 2105

P = 2107

P Pws

P Pws

P Pws

P Pws

P Pws

P Pws

22
17
13
10
7

9
4
0
-

18
13
9
6
3

29
24
20
17
14

24
19
15
12
9

26
21
17
14
11

Manajemen Produksi Hulu

100
110

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

5
3

12
10

7
7

: 16 / 49
: 2/ Juli 2003

9
7

FORMULIR UJI BUILDUP (PBU)


NAMA PERUSAHAAN

: ANALISA PBU

LAPANGAN

: LAPI

FORMASI YANG DI UJI

: XXXX YYYY, GANECA

TANGGAL PENGUJIAN

: TGL BLN THN

DATA PENDUKUNG UNTUK ANALISA

FASA FLUIDA

: 1

INTERVAL PERFORASI

: TERBUKA

KEDALAMAN UNTUK RESERVOIR (mbp)

JARI-JARI SUMUR, rw (ft)

: 0.25 ft

JARI-JARI PENGURASAN, re (ft)

: 745

TEBAL FORMASI, h (ft)

: 20.0

POROSITAS, (fraksi)

: 0.15

PRODUKSI KUMULATIF

: minyak 4167 STB


gas

MMSCF

air

STB

LAJU PRODUKSI MINYAK STABIL (qo)

: minyak 50.0 STB/h

PGM

: v/v

KA

: %

VISKOSITAS, (cp)

: minyak 50.0 STB/h

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

gas
air
FAKTOR VOLUME FORMASI, Bo (bbl/stb)
-1

: 1.25
: minyak 1.98 10-5

KOMPRESIBILITAS, c (psi )

gas
air

Perhitungan Kompresibilitas Total dan Mobilitas Total


(Lihat Lampiran 4)
Rumus : ct = co So + cg Sg + cw Sw + cf
co _____

cg _____

cw ______ cf ______

ct = ____________________
Perhitungan Permeabilitas
Rumus : k =

162.6 q B
mh

Horner :
q = 50 bbl/hari

m = 74 psi/cycle

B = 1.25 Rvol/Svol

h = 20 ft

k = 5.5 mD
MDH :
q = 50 bbl/hari

m = 74 psi/cycle

B = 1.25 Rvol/Svol

h = 20 ft

k = 5.5 mD
Muskat :
Manajemen Produksi Hulu

: 17 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Rumus : k = 118.8

q o o Bo
mh

q = 50 bbl/hari

m = 74 psi/cycle

B = 1.25 Rvol/Svol

h = 20 ft

k = 3.9 mD
Perhitungan Skin Efek (S) dan Pskin

P1hr Pwf

Rumus : S = 1.151

k
log
2
c rw

+ 3.23

Pskin = m 0.87 S
rw = 0.25

= 5.5 mD

= 0.15

P1hr = 1953 psi

= 0.8 cp

Pwf = 1565 psi

= 74 psi/cycle

= +1.05

Pskin = 67.4 psi


Perhitungan Indeks Produktivitas dan Efisiensi Aliran
Rumus : J nyata =

J ideal =

q
P Pwf
*

q
Pskin
P Pwf
*

Efisiensi Aliran =

J nyata
J ideal

= 50 bbl/hari

P*

= 2199.5 psi

Pskin

= 67.4 psi

Pwf

= 1565 psi

Manajemen Produksi Hulu

Jnyata

= 0.079

Jideal

= 0.088

: 18 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Eff. Aliran

= 0.897

Perhitungan Tekanan Reservoir


MBH
Rumus :

t DA =

0.000264 k t

ct re 2

m
P = P * PDMBH

2.303
k

= 5.5 mD

ct

= 1.98 10-5 psi-1

= 2000 jam

re

= 745 ft

= 0.8 cp

P*

= 2199.5 psi

= 0.15

= 74 psi/cycle

tDA

= 0.7

PDMBH

= 3.1 (dari kurva)

= 0.897 psia

Kesimpulan Analisa PBU


Permeabilitas formasi (k)

Horner

= 5.5 mD

MDH

= 5.5 mD

Muskat

= 3.9 mD

Faktor Skin (S)

+ 1.05

Indeks Produktivitas (PI)

Nyata

= 0.079

Ideal

= 0.088

Efisiensi Aliran (FE)

0.897

Tekanan Reservoir

MBH

= 2100 psia

MDH

= 2099 psia

Muskat

= 2107 psia

6.3. PERHITUNGAN MOBILITAS DAN KOMPRESIBILITAS TOTAL


Manajemen Produksi Hulu

: 19 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 20 / 49
: 2/ Juli 2003

6.3.1. Perhitungan Mobilitas Total (Mt)


Bertitik tolak dari persamaan PBU untuk multi-fasa :

Pws = Pi 162.6

t p + t
qtotal

log
htotal
t

Maka dari data test akan didapatkan kemiringan kurva UTB yang besarnya :

m = 162.6

q total
htotal

Jika qtotal diketahui, maka harga Mtotal dapat dihitung :

qtotal = q o Bo + q g total B g + q w Bw
1000

Jadi :

M total = 162.6

qtotal
mh

6.3.2. Perhitungan Kompresibilitas Total (ct)


Rumus : ct = So co + Sg cg + Sw cw + cf
So, Sg, Sw diambil dari data log untuk formasi yang akan diuji.
co dapat dihitung dari hubungan Rs vs P dan Bo vs P berdasarkan rumus berikut :

co =
Harga Bg, Bo,

B g dRs
1 dBo

Bo dP Bo dP
dR s
dBo
dan
diambil pada tekanan rata-rata selama uji.
dP
dP

dR s
adalah kemiringan dari grafik Rs vs P pada tekanan rata-rata.
dP

dBo
adalah kemiringan dari grafik Bo vs P pada tekanan rata-rata.
dP
cg dapat diperoleh dengan mengetahui komposisi gas atau dari SG-nya.
Dari SG / komposisi akan didapatkan harga Tc dan Pc (temperatur dan tekanan kritis),
kemudian dihitung harga :
Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Tr =

: 21 / 49
: 2/ Juli 2003

T
P
dan Pr =
Tc
Pc

Dari kedua harga ini dengan grafik korelasi (Pedoman kerja yang lain) didapatkan harga
cr (pseudo reduced compressibility) dan c g =

cr
.
P

Harga cw diambil harga perkiraan = 3 10-6 psi-1. Harga cf dapat diambil dari garis
korelasi cf terhadap (Pedoman kerja yang lain) dengan mengetahui harga porositas
formasinya.

6.4. GAMBAR YANG DIGUNAKAN

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 22 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 23 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 24 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 25 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 26 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 27 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 28 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 29 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 30 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 31 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 32 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 33 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 34 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 35 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 36 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 37 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 38 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 39 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

: 40 / 49
: 2/ Juli 2003

Gambar 19. VISKOSITAS MINYAK YANG DIJENUHI GAS (CHEW & CONNALLY)

Manajemen Produksi Hulu

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 41 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 42 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 43 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 44 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 45 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 46 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 47 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 48 / 49
: 2/ Juli 2003

TEKNIK RESERVOIR

NO : TR 05.04.02

JUDUL
: UJI SUMUR (WELLTEST)
SUB JUDUL : Analisa Hasil Uji Build Up

Halaman
Revisi/Thn

Manajemen Produksi Hulu

: 49 / 49
: 2/ Juli 2003