Anda di halaman 1dari 41

KELOMPOK 1

PENGERTIAN TANGGUNG
JAWAB SOSIAL DAN RUANG
LINGKUP

Agied Dharmayanti
4 AMP A
Kelompok 1 tentang..
bagian Manfaar CSR
Pilihan Ganda
1. Dibawah ini yang bukan merupakan manfaat CSR bagi perusahaan adalah ...
A. Menjamin kesejahteraan masyarakat
B. Meningkatkan Citra Perusahaan
C. Mengembangkan Kerja Sama dengan Para Pemangku Kepentingan
D. Membedakan Perusahaan dengan Pesaingnya
E. Menghasilkan Inovasi dan Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengaruh
Perusahaan
Jawaban : A
2. Dibawah ini yang bukan merupakan manfaat CSR bagi masyarakat adalah ...
A. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat sekitar dankelestarian lingkungan
B. Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut
C. Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum
D. Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna
untuk masyarakat banyak
E. Mendukung rakyat dalam pemilihan legislatif
Jawaban : E
Essay
1. Sebutkan dan jelaskan manfaat CSR bagi perusahaan yang anda ketahui !
Jawaban :
Manfaat CSR bagi perusahaan :
1. Meningkatkan Citra Perusahaan
Dengan melakukan kegiatan CSR, konsumen dapat lebih mengenal perusahaan
sebagai perusahaan yang selalu melakukan kegiatan yang baik bagi masyarakat.
2. Memperkuat Brand Perusahaan
Melalui kegiatan memberikan product knowledge kepada konsumen dengan cara
membagikan produk secara gratis, dapat menimbulkan kesadaran konsumen akan
keberadaan produk perusahaan sehingga dapat meningkatkan posisi brand
perusahaan.
3. Mengembangkan Kerja Sama dengan Para Pemangku Kepentingan
Dalam melaksanakan kegiatan CSR, perusahaan tentunya tidak mampu mengerjakan
sendiri, jadi harus dibantu dengan para pemangku kepentingan, seperti pemerintah

daerah, masyarakat, dan universitas lokal. Maka perusahaan dapat membuka relasi
yang baik dengan para pemangku kepentingan tersebut.
4. Membedakan Perusahaan dengan Pesaingnya
Jika CSR dilakukan sendiri oleh perusahaan, perusahaan mempunyai kesempatan
menonjolkan keunggulan komparatifnya sehingga dapat membedakannya dengan
pesaing yang menawarkan produk atau jasa yang sama.
5. Menghasilkan Inovasi dan Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengaruh Perusahaan
Memilih kegiatan CSR yang sesuai dengan kegiatan utama perusahaan memerlukan
kreativitas. Merencanakan CSR secara konsisten dan berkala dapat memicu inovasi
dalam perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan peran dan posisi
perusahaan dalam bisnis global.
6. Membuka Akses untuk Investasi dan Pembiayaan bagi Perusahaan
Para investor saat ini sudah mempunyai kesadaran akan pentingnya berinvestasi pada
perusahaan yang telah melakukan CSR. Demikian juga penyedia dana, seperti
perbankan, lebih memprioritaskan pemberian bantuan dana pada perusahaan yang
melakukan CSR.
7. Meningkatkan Harga Saham
Pada akhirnya jika perusahaan rutin melakukan CSR yang sesuai dengan bisnis
utamanya dan melakukannya dengan konsisten dan rutin, masyarakat bisnis (investor,
kreditur,dll), pemerintah, akademisi, maupun konsumen akan makin mengenal
perusahaan. Maka permintaan terhadap saham perusahaan akan naik dan otomatis
harga saham perusahaan juga akan meningkat.

Anita Rosalin Hutahayan


4 AMP A

1. Akuntansi sosial secara teoritis mensyaratkan perusahaan harus melihat lingkungan

sosialnya antara lain ?


a. Masyarakat, konsumen, pekerja, pemerintah dan pihak lain yang dapat
menjadi pendukung jalannya operasional karena pergeseran tanggungjawab
perusahaan.

b. Konsumen, produsen, dan pihak lainnya


c. Pemerintah, pegawai pekerjaan, dan lingkungan sekitar
d. Konsumen, produsen dan pihak lain yang dapat menjadi pendukung

jalannya operasional karena pergeseran tanggungjawab perusahaan.


e. Seluruh komponen masyarakat

(Jawaban a )
2. Perusahaan dalam mengukur kepekaan memerlukan informasi secara periodikal,

sehingga informasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat


bagi?
a.
b.
c.
d.
e.

Shareholders dan stakeholders


Shareholders, stakeholders, debtholders
Stakeholders & debtholders
Shareholders saja
Shareholders & debtholders
( Jawaban b)

Essay
1. Sebutkan dasar Akuntansi sosial dilaksanakan ?
Aktifitas sosial yang dijalankan oleh suatu entitas bisnis,
Diproses berdasarkan prinsip,
Metode dan konsep akuntansi untuk diungkapkan bagi pihak pihak yang

berkepentingan,
Kemudian dari informasi yang dihasilkan pengguna informasi akan dapat
menentukan kebijakan selanjutnya untuk aktifitas sosial dan kebijakan untuk
lingkungan sosial entitas bisnis yang dijalankan.

Nama : Ari Kleryyanti


Kelas : 4 AMP A
NIM

: 125134003

Tugas Akuntansi Sosial


I. Pilihan Ganda

1. Akuntansi Sosial dikenal juga sebagai berikut, kecuali.


a. akuntansi sosial dan lingkungan
b. pelaporan tanggung jawab sosial perusahaan
c. pelaporan non-keuangan
d. akuntansi kemasyarakatan
Jawaban : d. akuntansi kemasyarakatan
2. Berikut ini merupakan tujuan dari akuntansi sosial menurut Ramanathan (1976) dalam
Arief Suadi (1988), kecuali
a. mengidentifikasikan dan mengukur kontribusi sosial neto periodik suatu perusahaan
b. Meningkatkan nama baik badan usaha, dan akan menimbulkan simpati langganan,
karyawan, investor dan lain-lain.
c. membantu menentukan apakah strategi dan praktik perusahaan yang secara langsung
mempengaruhi relatifitas sumberdaya dan status individu, masyarakat dan segmensegmen sosial adalah konsisten dengan prioritas sosial
d. memberikan dengan cara yang optimal, kepada semua kelompok sosial, informasi
yang relevan tentang tujuan, kebijakan, program, strategi dan kontribusi suatu
perusahaan terhadap tujuan-tujuan sosial perusahaan.
Jawaban : b. Meningkatkan nama baik badan usaha, dan akan menimbulkan
simpati langganan, karyawan, investor dan lain-lain.

II. Essay
1. Jelaskan manfaat akuntansi sosial yang kamu ketahui!
Jawab:
Manfaat akuntansi sosial perusahaan diantaranya adalah sebagai berikut:
a. meningkatkan citra perusahaan dan untuk mempertahankan biasanya secara implisit,
asumsi bahwa perilaku perusahaan secara fundamental adalah baik
b. membebaskan akuntabilitas organisasi atas dasar asumsi adanya kotrak sosial
diantara organnisasi dan masyarakat. Keberadaan kontrak sosial ini menuntut
dibebaskannya akuntabilitas sosial
a. Sebagai perpanjangan dari pelaporan keuangan tradisional dan tujuannya
memberikan informasi kepada investor.

b. Membuka akses untuk investasi dan pembiayaan bagi perusahaan karena para
investor saat ini sudah mempunyai kesadaran akan pentingnya berinvestasi pada
perusahaan yang telah melakukan akuntansi sosial.

Siti Jarohjamil
4 AMP A
1. Komitmen dari bisnis/perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi
terhadap
pembangunan
ekonomi
yang
berkelanjutan,
seraya
meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, komunitas lokal
dan masyarakat luas adalah pengertian.....
a. Corporate Social Responsibility
b. Commitment Social Responsibility
c. Responsibility of Corporate
d. Good Governance
Jawaban: a

2. Penerapan program CSR merupakan salah satu bentuk implementasi dari


konsep........
a. Good Governance
b. Good Corporate Governance
c. Good Governance Government
d. Good Responsibility Governance
Jawaban: b
3. Sebutkan dan jelaskan tujuan dari Tanggung jawab sosial (Corporate
Social Responsibility)!
Jawaban:
Tujuan dari CSR adalah:
a. Agar perusahaan dapat membagi kegiatan yang dilakukan sesuai
dengan norma-norma moral dan etika.
b. Agar perusahaan dapat menyediakan informasi dan melakukan
promosi yang jujur dan benar mengenai produk yang dihasilkan
c. Pada perusahaan manufaktur, dengan adanya CSR, perusahaan
memberikan informasi mengenai komposisi, manfaat, tanggal
kadaluwarsa produk, kemungkinan efek samping, cara penggunaan
yang tepat, kuantitas, mutu, dan harga dalam kemasan produknya
untuk memungkinkan konsumen dapat mengambil keputusan yang
rasional apakah akan menggunakan atau tidak akan menggunakan
produk tertentu.

Nama : Vera Winarti


NIM : 125134030
Kelas : 4 AMP

Soal Pilihan Ganda


1. Undang-Undang Tentang Perseroan Terbatas yang telah mengatur mengenai tanggung
jawab sosial adalah...

a. UU No.25 Tahun 2008 Pasal 72


b. UU No.40 Tahun 2008 Pasal 74
c. UU No.40 Tahun 2007 Pasal 74
d. UU No.40 Tahun 2010 Pasal 72
e. UU No.40 Tahun 2006 Pasal 74
(jawaban c)
2. Selain terdapat pada undang-undang, dalam keputusan Menteri BUMN pun telah mengatur
tentang penerapan praktek Good Corporate Governance pada Badan Usaha Milik Negara
(BUMN), Hal tersebut diatur dalam pasal..
a. Pasal 20 dan Pasal 21
b. Pasal 31 dan Pasal 33
c. Pasal 40 dan Pasal 43
d. Pasal 41 dan Pasal 42
3. Pasal 20 dan Pasal 23
(jawaban b)
Soal Essay
Sebutkan dan jelaskan dengan singkat dua hal yang menjadi kendala sulitnya penerapan
akuntansi sosial di Indonesia !
1. Lemahnya tekanan sosial yang menghendaki pertanggungjawaban sosial perusahaan.
2. Rendahnya kesadaran perusahaan di Indonesia tentang pentingnya pertanggungjawaban
sosial.

Yudo Raharjo
4 AMP A
SOAL PG
1. Di bawah ini yang termasuk bidang-bidang yang menjadi tujuan sosial
menurut Brummet dalam Glautier dan Underdown (1986 : 477), kecuali :
a) Sumbangan terhadap laba bersih (net profit contribution)
b) Sumbangan terhadap sumber daya manusia (human resources
contribution
c) Sumbangan terhadap privat (privat contribution)

d) Sumbangan terhadap publik (public contribution)


2. Di bawah ini yang termasuk kedalam ruang lingkup human resource,
adalah
a) General Philanthropy
b) Public and Private Transportation
c) Health Service
d) Training Programs
SOAL ESSAY
3. Jelaskan dan berikan contoh dari sumbangan terhadap lingkungan
(environmental contribution) menurut Brummet dalam Glautier dan
Underdown (1986 : 477)!

Jawaban PG
1. C (Sumbangan terhadap privat)
2. D (Training Programs)

Jawaban Essay
1. Meliputi pemberian perhatian terhadap aspek lingkungan produksi yang
meliputi pemakaian sumber daya, proses produksi, dan produksi yang
mencakup kegiatan daur ulang, penanggulangan pencemaran dan
pemeliharaan lingkungan tempat perusahaan berdiri dan beroperasi

Pertanyaan dan jawaban akuntansi sosial


Nama : Yumari Manipah
Kelas : 4 Amp-A
Nim : 125134032

Pilihan Ganda
1. FASB no berapakah yang mengatur tentang penyajian dampak social khususnya
mengenai dampak lingkungan
a. FAS No.5

b.
c.
d.
e.

FAS No.6
FAS No.7
FAS No 8
FAS No . 9

jawaban A. FAS No.5

2. Pengungkapan informasi social di Amerika Serikat sampai saat ini masih bersifat
a. Voluntary Disclosure
b. Mandatory Disclosure
c. Respontibility Disclosure
d. Desire Disclosure
e. Competition Disclosure
Jawaban A. Voluntary Disclosure

Essay
1. berikan dua contoh permasalahan social pada dunia bisnis di Indonesia
Jawaban :
Contoh kasus pertama pada PT Inti Indo Rayon Utama berlokasi du Porsea Provinsi
Sumatera Utara permasalahannya terkait dengan dihentikan operasional karena adanya
masalah lingkunan dan masalah dengan masyarakat sekitar industry. Kemudian contoh kasus
selanjutnya adalah pada PT Kereta Api Indonesia di Jakarta permasalahannya terkait dengan
serikat pekerja menolak kembalinya dewan direksi lama, karena dianggap bertanggung jawab
atas beberapa kasus kecelakaan kereta api yang terjadi di Indonesia.

KELOMPOK 2
MODEL AKUNTANSI SOSIAL

Aulia Apriyani Lestari


4 AMP A
1. Ketika suatu perusahaan membelikan karyawannya perlengkapan
dan peralatan keamanan serta menyediakan asuransi bagi pegawai,
maka termasuk dalam jenis biaya social yang mankah hal tersebut
a. Ketenaga kerjaan
b. Kecelakaan pekerja
c. Diskriminasi
d. Pelayanan public
2. Manakah diantara piihan jawaban berikut yang merupakan jenis
biaya social
a. Nilai Kehidupan
b. Biaya Perjalanan
c. Kerusakan lingkungan
d. Biaya tak terduga

Esssai
1. Sebutkan apasaja jenis biasa social yang telah anda pelajari
Jawab :
Pembangunan dan Pembelian Peralatan
Ketenagakerjaan
Diskriminasi
Kecelakaan pekerja
Pelayanan Publik dan Fasilitas yang digunakan
Sumber lain yang digunakan
Kerusakan lingkungan

Nama : Aulia Restu Rachma


Kelas : 4 AMP A
NIM : 125134005
Mata Kuliah Akuntansi Topik Khusus
(Akuntansi Sosial)

1. Dibawah ini yang merupakan biaya tidak berwujud adalah


a. Berkurangnya erosi tanah
b. Berkurangnya biaya untuk penangkalan tindak kriminal
c. Rusaknya margasatwa
d. Menurunnya hasil pertanian
e. Bertambahnya pengangguran
2. Pengendalian pencemaran udara dan perbaikan keindahan kota, misalnya akan
dapat mengurangi resiko sakit atau meninggal hal ini termasuk terhadap manfaat..
a. Nilai Kehidupan
b. Nilai kesehatan
c. Trade off

d. Contigent valuation
e. Willingnes to pay
3. Bagaimana cara pemerintah memperhitungkan biaya untuk sebuah proyek?
Jawab: Pemerintah harus mengetahui terlebih dahulu apakah masyarakat
membutuhkan proyek tersebut atau tidak. Setelah itu, Pemerintah dapat
menggunakan harga bayangan (shadow price). Harga bayangan tersebut
didapatkan dari harga pada pasar persaingan sempurna yang mencerminkan harga
sebenarnya atau harga terdekat. Faktor-faktor untuk menentukan dengan
menggunakan harga bayangan adalah, adanya unsur monopoli pada harga pasar,
pajak, pengangguran, dan surplus konsumen

Nama

: Dika Herayanti

NIM

: 125134009

KELAS

: 4 AMP A

SOAL PG
1. Apa yang dipertimbangkan dalam model akuntansi sosial?
a. Keuntungan dan kerugian
b. Manfaat dan biaya
c. Permintaan dan penawaran
d. Harga dan Potongan
Jawaban : B. Manfaat dan biaya
2. Berikut merupakan contoh dari manfaat langsung dibangunnya sebuah
bendungan?
a. Irigasi sawah menjadi lebih banyak volume airnya
b. Jalanan sekitar bendungan menjadi rusak karena truk-truk pengangkut
barang
c. Pedagang kaki lima mendapatkan keuntungan besar dari penjualannya
di sekitar bendungan
d. Suasana sekitar bendungan menjadi lebih ramai

Jawaban : A. Irigasi sawah menjadi lebih banyak volume airnya


SOAL ESAY
1. Apakah perusahaan asing yang melakukan kontrak kerja sama dengan
pemerintah pusat juga harus melaksanakan CSR? Berikan contoh
perusahaan asing dan bentuk CSR-nya yang anda ketahui!
Jawaban:
Perusahaan asing juga wajib melaksanakan CSR, terutama jika aktivitas
utamanya berhubungan dengan lingkungan. Perusahaan asing tersebut
dalam kontrak kerjasama dengan pemerintah harus merincikan tanggung
jawab sosialnya terhadap lingkungan tempat aktivitasnya dilakukan,
sebagai bentuk kewajiban menjaga alam sekitar.
Contoh:
PT Freeport Indonesia
CSR berupa memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak asli papua
di sekitar lokasi perusahaan berada, dan/atau anak-anak dari para
pegawai PT Freeport Indonesia yang berada di papua.

Fulki Ghiffary
4 AMP A
PILIHAN GANDA
1. Berikut yang bukan termasuk manfaat tak berwujud
a.
b.
c.
d.
e.

Nilai Kesehatan
Nilai Kehidupan
Biaya Perjalanan
Contigent Valuation (CV)
Nilai Barang

2. Berikut istilah yang digunakan pada model akuntansi dalam menganalisis manfaat biaya sosial,
kecuali
a.
b.
c.
d.
e.

ESSAY

Nilai (value)
Kemasyarakatan (society)
Sumber Daya Sosial (social resource)
Biaya Sosial (social cost)
Tanggung Jawab Sosial (social responsibility)

3. Apa yang dimaksud dengan konsep nilai uang yang akan datang (future value), tuliskan beserta
rumusnya!

Konsep nilai uang yang akan datang (future value) yaitu nilai uang yang akan diterima
dimasa yang akan datang dari sejumlah modal yang ditanamkan pada masa sekarang dengan
tingkat bunga (discount rate) tertentu. Dapat dirumuskan sebagai berikut:
FV = Mo (l+i)n
F = future value
Mo = Modal awal
l = bunga per tahun
N = Jangka waktu dana dibungakan

Ruhiyu
125134026
Kelompok 3

PILIHAN GANDA
1. Dalam pengertian akuntansi sosial disebutkan bahwa akuntansi sosial merupakan
penyusunan, pengukuran, dan analisis terhadap konsekuensi-konsekuensi sosial dan
ekonomi dari perilaku yang berkaitan dengan pihak-pihak tertentu. Pihak tersebut
adalah . . .
a. Pemerintah dan wirausahawan
b. Wirausahawan dan masyarakat
c. Pemerintah dan masyarakat
d. Masyarakat dan Lembaga hukum
2. Dibawah ini yang bukan merupakan karakteristik akuntansi sosial adalah . . .
a. Penilaian dampak sosial dari kegiatan entitas bisnis
b. Melaporkan tanggungjawab sosial perusahaan
c. Sistem informasi internal dan eksternal atas penilaian terhadap sumber-sumber
daya perusahaan dan dampaknya secara sosial ekonomi.
d. Penilaian laporan keuangan perusahaan setiap periode
ESAI

1. Jelaskan tujuan akuntansi sosial menurut Ramanathan!


Jawab :
a. Mengidentifikasikan dan mengukur kontribusi sosial neto periodik suatu
perusahaan meliputi manfaat dan biaya sosial yang di internalisasikan ke
perusahaan dan eksternalitas yang mempengaruhi segmen-segmen sosial yang
berbeda.
b. Membantu menentukan apakah strategi dan praktik perusahaan yang secara
langsung mempengaruhi relatifitas sumberdaya dan status individu,
masyarakat dan segmen-segmen sosial
c. Memberikan dengan cara yang optimal (paling menguntungkan), kepada
semua kelompok sosial, informasi yang relevan tentang tujuan, kebijakan,
program, strategi dan kontribusi suatu perusahaan terhadap tujuan-tujuan
sosial perusahaan.

Satrio Aji Pamungkas


4 AMP A
Tugas Akuntansi Sosial: Buat
Soal
Soal Pilihan Ganda
1. Mana yang termasuk teknik dalam mengukur manfaat dan pengorbanan akuntansi
sosial
a. penilaian pengganti dan teknik survey
b. penilaian kegunaan dan teknik penyusutan
c. penilaian mutualisme dan teknik kinerja
d. penilaian dampak positf dan teknik standar akuntansi social
JWB: A
1. Mana yang termasuk teknik dalam mengukur manfaat dan pengorbanan akuntansi
sosial
a. penilaian pengganti dan teknik survey
b. penilaian kegunaan dan teknik penyusutan
JWB: A
2. dalam akuntansi sosial, antara aktivitas perusahaan dan lingkungan terdapat dua
dampak yaitu
a. perbaikan dan pencegahan
b. pengganti dan penilaian kerusakan

c. pihak dalam perusahaan dan pihak warga sekitar


d. Dampak positif (Manfaat sosial) dan pengorbanan sosial
JWB: D
2. dalam akuntansi sosial, antara aktivitas perusahaan dan lingkungan terdapat dua
dampak yaitu
a. perbaikan dan pencegahan
b. Dampak positif (Manfaat sosial) dan pengorbanan sosial
JWB: B
Soal esai
1. Biaya-biaya apa saja yang diklasifikasikan untuk mengukur suatu kerugian dalam

kuantifikasi biaya dan manfaat aktivitas kegiatan perusahaan ?


JWB:
Biaya ekonomi
Biaya-biaya ini meliputi tahihan pengobatan dan rumah sakit yang tidak
dikompensasi, hilangnya produktivitas, dan hilangnya pendapatan yang diderita oleh
pekerja.

Biaya Kerugian fisik


Para pekerja yang terkena penyakit yang berkaitan dengan asbes akan menderita nafas
yang pendek dan kemungkinan kematian prematur.

Biaya Kerugian psikologis


Para pekerja dapat merasa tidak cukup dan menjadi sedih karena kehilangan peran
sebagai penghasil pendapatandalam keluarga, tidak mampu melakukan aktivitasaktivitas fisik, dan mengetahiu bahwa kematian dapat terjadi segera.

Biaya Kerugian sosial


Dalam keluarga pekerja, perubahan peran dapat terjadi sebagai akibat dari penyakit
tersebut.Keluarga tersebut dapat menjadi begitu trauma, sehingga dapat terjadi
perpecahan.Berbagai konsekuensi sosial negative lainnya juga mungkin.Nilai sekarng
dari seluruh dampak ini bagaimanapun juga harus dihitung.

Nama : Septiarini
Kelas : 4 AMP A
Pilihan Ganda
1. Berikut ini merupakan medote analisis manfaat dan biaya, kecuali...
a. NPB (Nilai Bersih Sekarang)
b. IRR (Internal Rate of Return)
c. Konsep nilai uang sekarang
d. Perbandingan Manfaat dan Biaya (BCR)
2. Untuk menganalisis efisiensi suatu proyek, langkah-langkh yang dapat dilakukan
adalah sebagi berikut, kecuali...
a. Menentukan semua manfaat dan biaya dari proyek yang akan dilaksanakan
b. Menghitung diskonto
c. Menghitung manfaat dan biaya dalam niali uang
d. Menghitung masing-masing manfaat dan biaya dalam nilao uang sekarang
Essai
1. Apakah keuntungan dan kelemahan dari penggunaan analisis manfaat dan biaya
dalam mnentukan program pemerintah?
Jawab :
- Keuntungan dari penggunaan analisis manfaat dan biaya dalam menentukan
program pemerintah adalah terjaminnya penggunaan sumber ekonomi secara
efisien.

Program

pemerintah

yang

dianalisis

dengan

cara

ini

akan

memperhitungkan kondisi perekonomian secara menyeluruh sehingga dapat


meningkatkan penggunaan faktor-faktor produksi dan dapat tercapai kesejahteraan
-

masyarakat yang maksimum.


Kelemahan dari analisis ini adalah membutuhkan perhitungan manfaat secara
kuantitatif, sedangkan banyak proyek pemerintah yang tidak dapat diukur secara
kuantitatif. Hal ini dapat menyebabkan untuk proyek yang kurang menguntungkan
bagi masyarakat akan dipilih sedangkan yang lebih bermanfaat tidak dipilih
karena proyek yang kedua tidak dapat diukur manfaatnya secara kuantitatif.

Kelemahan lain adalah tidak mempunyai fleksibilitas, sehingga dikatakan bahwa


apabila analisis manfaat dan biaya dilaksanakan terlalu jauh, maka pemerintah
tidak lagi dilaksanakan oleh wakil-wakil rakyat yang membawa aspirasi rakyat.

KELOMPOK 3
PENGUKURAN AKUNTANSI
SOSIAL

Nama : Helmy Alvioniita


NIM: 125134012
1. Biaya Penguluaran adalah salah satu pendekatan pengukurun
tanggung jawab social menurut
a. Gilbert
b. James
c. Estes
d. Boyle
2. Objek survey harus dapat menjawab pertanyaan dengan jujur,
merupakan salah satu criteria dalam ...
a. Melakukan pengukuran
b. Teknik-teknik survey
c. Mendapatkan data
d. Wawancara
Essay
Jelaskan apa yang disebut dengan penilaian pengganti dalam pendekataan
pengukuran tanggung jawab social menurut estes !
Jika nilai dari sebuah objek sosial tidak dapat ditentukan secara langsung, kita
dapat memperkirakan penilaian pengganti dimana kita dapat menilainya dengan
membandingkan nilai di pasaran untuk objek yang mirip dengan objek kita.

NAMA : IKA YANUARY


NIM

: 125134013

KELAS : 4 AMP-A
SOAL AKUNTANSI SOSIAL
1. Dibawah ini yang bukan merupakan pendekatan kasus dalam pengukuran tanggung jawab
sosial adalah
a. Staf, fasilitas, dan layanan peralatan yang disumbangkan
b. Pelayanan publik dan penggunaan fasilitas
c. Layanan yang digunakan
d. Diskriminasi
e. Biaya pengeluaran dan biaya perbaikan
2. CSR tidak hanya dapat diukur dari jumlah program/kegiatan yang berhasil. Tetapi juga,
dapat dihitung secara financial berupa pendapatan yang dikembalikan oleh kegiatan CSR
tersebut. Misalnya, Program CSR : Lingkungan sehat, keluarga sehat yang dijalankan
suatu komunitas. Kegiatan : membuang sampah dan membersihkan lingkungan secara
berkala yang melibatkan komunitas sekitar. Dampak yang ditimbulkan dari kegiatan diatas
adalah
a. Gerakan bersama oleh suatu kelompok masyarakat
b. Penurunan jumlah Co2
c. Diasumsikan terjadi 10% penurunan Co2/tahun. Produksi Co2 di Indonesia tahun 2010
adalah 410.000 ton, maka terjadi total penurunan sebesar 41.000 ton/tahun.
d. Menghasilkan nilai uang 41.000.000 per ton
e. Memanfaatkan sampah untuk diolah lebih lanjut
3. Perusahaan memberikan tanggung jawab sosialnya lewat pelayanan yang diberikan oleh
staf/karyawan mereka. Selain itu, perusahaan juga bisa melaksanakan CSR dalam bentuk
menyumbangkan peralatan atau menyewakan fasilitas mereka kepada umum. Berikan
contoh dan bagaimana cara mengukur keberhasilan dari CSR tersebut ? Jelaskan !

Jawaban :
1. e (Biaya pengeluaran dan biaya perbaikan)
2. b (Penurunan jumlah Co2)
3. Staf : Bantuan pemberdayaan anggota PKK Asem Rowo Surabaya oleh PLN

Salah

satu

tujuan

dilakukan

pemberdayaan

anggota

PKK

ini

adalah

untuk

menumbuhkembangkan potensi dan peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan


keluarga.
Fasilitas : Pembangkit listrik biogas didaerah dengan kegiatan peternakan yang dominan.
PLN memanfaatkan kotoran ternak sebagai bahan utama gas.
Karena disuatu daerah tertentu terdapat banyak peternakan dan kotoran hewannya
dibuang. PLN akhirnya mengunjungi tempat tersebut dan memanfaatkan kotoran hewan
tersebut dengan cara diolah terlebih dahulu sehingga menjadi gas yang nantinya
dimanfaatkan penduduk setempat untuk memasak.
Layanan peralatan : Bantuan PLN berupa peralatan pertanian kepada kelompok Tani
Ngaran Jaya Kulon Progo Jawa Tengah.
PLN memberikan bantuan berupa traktor (alat pembajak sawah) untuk kelompok tani
tersebut sehingga pekerjaan dapat menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan
menggunakan tangan atau kerbau.

Mengukur keberhasilan dari kegiatan yang dilaksanakan oleh PLN tersebut adalah
dengan cara membandingkan antara manfaat yang diperoleh oleh masyarakat maupun
PLN dengan biaya yang dikeluarkan oleh PLN tersebut. Manfaat dapat dihitung dengan
cara mengidentifikasi output, outcome (dampak), indicator, dan financial value dari
suatu kegiatan.

Indra Darmansyah Arif


4 AMP A
Akuntansi Sosial

Soal Pilihan Ganda


1. Di bawah ini manakah peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai
pelaksanaan CSR di Indonesia terkait dengan mandatory...
a. UU RI No. 39 Tahun 2007
b. UU RI No. 40 Tahun 2007
c. PP No. 17 Tahun 2007
d. PP No. 21 Tahun 2007
e. Perpres No. 24 Tahun 2007
2. Digunakan untuk menilai program yang berkaitan dengan kegiatan bermasyarakat
seperti kegiatan pembaharuan perkotaan, pertahanan militer atau kontruksi jalan raya.
Definisi tersebut adalah...
a. Biaya Manfaat
b. Biaya Perolehan
c. Biaya Tanggungan
d. Biaya Pendapatan
e. Biaya Pengeluaran

Soal Essay
1. Jelaskan secara singkat mengenai pengukuran CSR secara kuantitatif dengan
pengukuran CSR secara kualitatif !
Pengukuran secara kuantitatif ialah dengan cara membandingan biaya

dengan

manfaat, bila manfaat yang didapatkan oleh perusahaan lebih besar daripada biaya
maka perusahaan tersebut telah berhasil menerapkan program CSR tersebut, namun
bila biaya lebih besar daripada manfaat maka perusahaan tersebut belum menerapkan
program CSR dengan baik, maka dari itu perusahaan harus meninjau kembali atas
semua program yang dilaksanakan agar tepat sasaran dan memiiki manfaat yang
besar. Sedangkan pengukuran CSR secara kualitatif ialah dengan melihat efektifitas ,
efisiensi, transparansi dan akuntabilitas program CSR perusahaan. Dengan adanya
pengukuran CSR secara kualitatif, maka perusahaan dapat melihat apakah program
CSR yang telah dilaksanakan oleh pemerintah berjalan secara efektif, efisien serta
perusahaan pun akan memberitahukan secara transaparan kepada masyarakat sekitar
agar mengetahui program yang telah memberikan manfaat secara tidak langsung
maupun secara langsung kepada masyarakat dan perusahaan juga bertanggung jawab
atas semua program yang dilakukan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Muhammad Fadhlin Aziz


4 AMP A
Pilihan Ganda
1. Dibawah ini merupakan kegiatan social dari sebuah perusahaan. Dalam hal perbaikan
lingkungan, manakah usaha perusahaan yang tepat dalam memperbaiki lingkungan
yang negative (jawaban : D)
a. PT Intermart membuat kegiatan olahraga di pagi hari setiap hari minggu
b. PT UnitedTambang melakukan pembangunan sekolah yang rusak.
c. CV Abadi Motor membangun jembatan di Desa Jayabaya
d. PT Pertamina membangun pengelolahan limbah Pabrik
e. PT Sunda memberikan dana perbaikan puskesmas

2. Seorang karyawan dari perusahaan tekstil di Kota Tasikmalaya, memberikan


kontribusi kepada masyarakat dengan turut ikut serta dalam sebuah kegiatan di Desa
A. Dalam hal tersebut pendekatan apa yang tepat untuk mengukur dari manfaat yang
diberikan karyawan tersebut(jawaban : B)
a. Perbaikan Lingkungan
b. Staf, Fasilitas, dan Layanan Peralatan yang Disumbangkan
c. Kontribusi Perusahaan
d. Layanan yang digunakan
e. Dana Sumbangan
Essay
1. Sebutkan beberapa metode pengukuran menurut Sofyan Syafri Harahap?
Jawab:
(1) Menggunakan penelitian dengan menghitung Opportunity Cost Approach.
(2) Menggunakan daftar kuesioner, survey, lelang
(3) Menggunakan hubungan antara kerugian massal dengan permintaan
(4) Menggunakan reaksi pasar dalam menentukan harga

Nesti Nadia
4 AMP A
1.

2.

Menilai layanan terhadap manusia dalam jangka waktu tertentu, dengan


alasan bahwa produk alternatif yang akan digunakan selanjutnya
dikorbankan oleh masyarakat untuk pekerjaan terkait adalah pengertian
dari ...
a. Layanan digunakan
b. Analisis tradisional benefit/cost
c. Barang dan bahan yang diperoleh
d. Diskriminasi
e. Pendekatan sosial\
Dalam akuntansi sosial diskriminasi dalam pegawai terbagi menjadi 2
bagian diantaranya..
a. Diskrimanasi luar dan dalam
b. Diskriminasi perekrutan dan ekternal
c. Diskriminasi internal dan eksternal
d. Diskriminasi internal dan pekerjaan
e. Tidak ada yang benar

3. Apakah diskriminasi di dalam perusahaan akan bisa dihilangkan?


Bagaimankah supaya diskriminasi di dalam perusahaan tidak terjadi?menurut
pendapat anda

Diskriminasi di perusahaan tidak akan bisa dihilangkan akan tetapi bisa


diminimalisir, dengan cara tidak membedakan-bedakan antara pegawai satu
dengan pegawai yang lainnya dari agama, rash, jabatan , perlakukan sesuai
dengan sewajarnya dan gajilah sesuai dengan kinerja pegawai dan berikanlah
reward untuk orang pegawai yang berprestasi dan punishmen untuk pegawai
yang melanggar aturan.

Rahayu Sophia Perrwiranegara


4 AMP A

Soal aksos
1. Peraturan pasal berapa yang menjelaskan tentang program Jamsostek, yaitu perusahaa
yang memperkerjakan Tenaga Kerja 10 orang atau membayar upah minimal
Rp.1.000.000,-/bln maka wajib mengikutsertakan Tenaga Kerja dalam Jamsostek
A. PP No.84 tahun 2013
C. UU No.84 tahun 2014
B. PP No.84 tahun 2013
D. UU No.48 tahun 2014
2. Pelaksaan CSR di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu
A. Efektif dan Efisien
C. Mandatory dan Wajib
B. Voluntary dan Social
D. Mandatory dan Voluntary
Esai
1. Bagaimana pengukuran akuntansi social di Indonesia ,adakah standar yang telah dibuat
untuk pengukuran setiap perusahaan? Jelaskan menurut pendapat anda!

Di Negara Maju untuk Pengukuran Akuntasi Sosial belum mempunyai standar


pengukuran yang tepat/baku karena bersifat social. Sehingga Pengukuran Akuntasi Sosial
di serahkan kembali kepada perusahaan yang bersangkutan.
Begitu pula di Indonesia Pengukuran Akuntasi Sosial sendiri belum ada standarnya ,
pengukuran akuntasi social diserahkan kembali kepada perusahaan bersangkutan. Dan
pelaksaan CSR di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu Mandatory ( UU RI No. 40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas Pasal 74 ) dan Voluntary (dilakukan oleh perusahaan
multinasional dan perusahaan domestik.

Nama: Retno Dyah Palupi


Kelas

: 4 AMP A

AKUNTANSI SOSIAL
Pilihan Ganda
1. Teknik yang dapat dipakai untuk mengukur akuntansi social, antara lain
a. Wawancara
b. Kuesioner
c. Observasi
d. Tanya-jawab
e. Tidak dapat diukur
2. Memberikan suatu wewenang kepada pihak luar untuk mengukur aktivitas
social perusahaan merupakan pengertian dari
a. Penilaian pengganti
b. Teknik survey
c. Biaya perbaikan dan pencegahan
d. Penilaian dari penilai independen
e. Putusan pengadilan

Essay
1. Salah satu cara untuk mengukur akuntansi social adalah dengan
melakukan analisis biaya dan manfaat. Jelaskan disertai contoh!
Untuk mengidentifikasi asal dari biaya dan manfaat social adalah dengan
memeriksa proses distribusi dan produksi perusahaan untuk menentukan
kerugian dan kontribusi perusahaan. Ketika aktivitas perusahaan telah
diidentifikasi, maka dampak pada manusia dapat dihitung. Untuk
mengukur kerugian dibutuhkan informasi mengenai waktu dan dampak.
a. Waktu
Beberapa peristiwa yang menghasilkan biaya social membutuhkan
waktu beberapa tahun untuk menimbulkan suatu akibat, baik dampak
jangka panjang maupun dampak jangka pendek.
b. Dampak
Biaya social perlu diidentifikasi untuk mengetahui kerugiankerugiannya. Biaya-biaya tersebut dapat diklasifikasikan menjadi:
1) Kerugian ekonomi : tagihan pengobatan dan rumah sakit yang tidak
dikompensasi, hilangnya produktivitas, dan hilangnya pendapatan
yang diderita pekerja.
2) Kerugian fisik: cacat sementara/permanen.
3) Kerugian psikologis: trauma, perasaan kehilangan dan kesedihan
yang harus dikuantifikasikan
4) Kerugian social: perpecahan keluarga karena kehilangan
pendapatan

KELOMPOK 4

PELAPORAN AKUNTANSI
SOSIAL

Isma Suraya
4 AMP A
1. Berikut ini adalah indikator kinerja yang ada dalam pelaporan Sustainability
Report, kecuali
a. Ekonomi
b. Lingkungan
c. Masyarakat
d. Pemerintah
2. Dibawah standar pengungkapan yang harus dimasukkan dalam Sustainability
Report, kecuali
a. Strategi Visi dan Misi
b. Profil Organisasi
c. Tata Kelola, Komitmen, Keterlibatan Stakeholders
d. Laporan Keuangan

3. Sebutkan dan jelaskan standar aturan yang harus dimasukkan dalam

Sustainability Report menurut Global Reporting Initiative (GRI)!


Strategi Visi dan Misi
Dalam bagian ini menjelaskan visi dan strategi perusahaan berkaitan dengan
keberlanjutan dari perusahaan itu sendiri. Dicantumkan pula pernyataan atau

sambutan dari manajemen


Profil Organisasi
Bagian ini merupakan overview struktur organisasi operasi perusahaan serta

ruang lingkup pelaporan.


Nama Organisasi
Merek, produk dan jasa utama
Struktur operasional organisasi,

termasuk

didalamnya

divisi

utama,

perusahaan yang menjalankan usaha, perusahaan anak dan usaha patungan.


Lokasi kantor pusat organisasi
Jumlah negara dimana perusahaan beroperasi, serta nama negara dimana
operasi utama dilaksanakan, atau yang relevan dengan isu keberlanjutan yang
dicakup dalam laporan.
Sifat kepemilikan dan bentuk legal
Pasar yang dilayani, termasuk di dalamnya: Diperinci berdasarkan geografi;
Sektor yang dilayani; dan Jenis Konsumen
Skala organisasi, termasuk di dalamnya: Jumlah Pegawai; Penjualan Netto,

a)

Pendapatan Netto
Parameter Laporan
Periode pelaporan (misalnya tahun fiskal/kalender)
Siklus pelaporan (tahunan, dua tahun sekali, dan sebagainya)
Alamat kontak apabila ada pertanyaan terkait laporan
Tata Kelola, Komitmen, dan Keterlibatan
Tata kelola
Struktur tata kelola organisasi, termasuk komite dibawah badan pengelola
tertinggi yang bertanggung jawab untuk tugas khusus, seperti dalam

menetapkan strategi atau mekanisme pengawasan organisasi.


b) Komitmen terhadap inisiatif eksternal
Penjelasan mengenai bagaimana pendekatan atau prinsip pencegahan
digunakan oleh organisasi.
c) Keterlibatan pemangku kepentingan
Item pengungkapan berikut merujuk kepada pelibatan pemangku kepentingan
secara umum yang dilakukan oleh organisasi selama periode laporan.
Indikator Kinerja
Ekonomi

Kondisi ekonomi dan dampak yang dihasilkan oleh perusahaan baik di tingkat
lokal hingga global yang meliputi penciptaan dan pendistribusian nilai
ekonomi, kehadiran di pasar serta dampak ekonomi secara tak langsung.
Lingkungan
Dampak yang dihasilkan oleh perusahaan terhadap makhluk di bumi,
lingkungan serta ekosistem alam meliputi bahan yang digunakan, energi dan
konsumsinya, pembuangan, emisi, pelepasan limbah, produk dan jasa,
kepatuhan, transport, dan penilaian aspek-aspek itu secara keseluruhan.
Masyarakat
Dampak kegiatan perusahaan terhadap masyarakat dan reaksi dari lembaga
sosial terhadap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan.

Ismiyanto Aris Munandar


125134016
4 AMPA
PILIHAN GANDA!
1. laporan dapat menjadi alat perbandingan mengenai tata kelola perusahaan dan
membuka jalan untuk berdialog dengan pembuat laporan mengenai berbagai hal yang
terkait dengan keberlanjutan, untuk siapakah manfaat ini .
a. Pembaca (benar)
b. pemimpin
c. masyarakat
d. organisasi
2. praktir pelaporan akuntansi yang manakah yang laporannya dalam bentuk kualitatif,
perusahaannya juga menyusun laporannya dalam bentuk neraca
a. praktik yang sederhana
b. praktik yang lebih maju
c. praktik yang paling maju (benar)
d. praktik yang paling lama
ESSAI !
1. Apa manfaat dari Sustainability Reporting ?
Perusahaan lebih peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar dalam
pembangunan komunitas
Meningkatkan nama baik / reputasi perusahaan, sehingga terjaga citra (image)
yang positif.

Mengurangi dampak risiko yang merugikan perusahaan.


Meningkatkan daya saing perusahaan (competitive advantage).
Meningkatkan kepercayaan para pemegang saham dan pemangku kepentingan
(stakeholder) lainnya.
Bahan Analisis investasi

bagi

para

investor

(Socially

Responsible

Invesment/SRI).

NAMA : LIKA NURROHMAH (125134017)


4 AMP A
PG
1. Dibawah ini mana yang tidak termasuk dalam tujuan ISRA?
a.

Meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya laporan keuangan untuk suatu badan usaha.

b. Memberikan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan yang melaporkan dan


mengumumkan informasi mengenai kinerja lingkungan, sosial, atau informasi
keberlanjutan.
c. Meningkatkan akuntabilitas perusahaan dan menekankan tanggung jawabnya
terhadap pemangku kepentingan utama (key stakeholders).
d. Mendorong pelaksanaan pelaporan lingkungan, sosial, dan keberlanjutan.
----------------------Jawaban : a.

Meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya laporan keuangan untuk suatu badan

usaha.
Tujuan ISRA:

Memberikan pengakuan kepada perusahaan-perusahaan yang melaporkan dan


mengumumkan informasi mengenai kinerja lingkungan, sosial, atau informasi
keberlanjutan.

Mendorong pelaksanaan pelaporan lingkungan, sosial, dan keberlanjutan.

Meningkatkan akuntabilitas perusahaan dan menekankan tanggung jawabnya


terhadap pemangku kepentingan utama (key stakeholders).

Meningkatkan kesadaran terhadap transparansi perusahaan dan pengungkapan isu-isu


material.

2. Ada 3 kriteria penghargaan ajang ISRA, kriteria mana yang tidak termasuk ke dalam 3 kriteria
ISRA?
a. Completeness
b. Credibility
c. Communication
d. Accountability
-------------------jawaban: d. Accountability

Terdapat 3 (tiga) kriteria yang sering dipakai sebagai penilaian ajang penghargaan
ISRA antara lain :
a.

Kelengkapan (completeness),

b.

Kepercayaan (Credibility),

c.

Komunikasi (Communication).

Essay!
1. Sebutkan dan jelaskan 3 hambatan Sustainability Reporting di Indonesia!
Jawaban :
a.

Rendahnya Political Will

Political Will berhubungan dengan arah kebijakan perusahaan. Kebijakan perusahaan tersebut
apakah hanya untuk mencari keuntungan ekonomis semata dengan mengabaikan aspek
lingkungan dan sosial. Atau mencari keuntungan namun tetap memperhatikan berbagai aspek
lingkungan dan sosial. Political Will yang kuat harus ditentukan oleh manajemen tingkat atas
agar dapat melaksanakan laporan berkesinambungan yang hanya bersifat voluntary (sukarela)
menjadi bersifat mandatory (kewajiban).
b.

Tidak ada standar pelaporan Sustainability Reporting

Sampai saat ini, belum ada standar baku informasi apa yang perlu disampaikan dalam
Sustainability Reporting. Namun sejak tahun 2000, GRI telah berhasil menerbitkan pedoman
Sustainability Reporting. Pedoman ini direvisi tahun 2002, yang selanjutnya pedoman ini lah
yang diharapkan dapat menjadi standar pelaporan Sustainability Reporting.
c.

Tidak adanya pengukuran kinerja Sustainability Reporting

Kinerja Sustainability Reporting tidak dapat diukur secara langsung dari kegiatan perusahaan.
Namun, demikian kendala pengukuran ini dapat diatasi dengan membuat indicator-indikator
atas dampak kegiatan perusahaan. Indikator ini biasanya bersifat non-keuangan. Sebagai
contoh, program penghijauan yang dilakukan di sekitar area pabrik. Hal ini tidak dapat
dikatakan akan menambah pendapatan perusahaan atau mengurangi biaya perusahaan. Akan
tetapi, dapat digunakan sebagai indikator bahwa lingkungan akan lebih nyaman dan asri.

Luthfi Indriana
125134018

1. Agar daya saing di sebuah perusahaan meningkat dan mencapai prinsip


kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban serta keseteraan dan
kewajaran maka diperlukan penerapan Good Corporate Governance. Apa
yang dimaksud Good Corporate Governance?
a. Sebuah mekanisme dalam pengelolaan perusahaan
b. Pertanggungjawaban perusahaan terhadap lingkungan social
c. Sebuah organisasi dalam perusahaan
d. Bentuk kerjasama antara perusahaan
e. Tingkat kemandirian perusahaan
Jawaban: a
2. Dibawah ini merupakan tujuan dari Good Corporate Governance, kecuali
a. Mendorong pengelolaan perseroan secara professional,transparan dan
efisien serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian
masing-masing organ perseroan
b. Meningkatkan kepercayaan pasar untuk mendorong arus investasi dan
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
c. Mendorong pembuatan keputusan dan menjalankan tindakan dengan
dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku
d. Memutus hubungan kerjasama dengan perusahaan yang lain agar
meningkatkan kemandirian perusahaan
e. Mendorong timbulnya kesadaran untuk bertanggungjawab secara
social terhadap seluruh pemangku kepentingan, serta menciptakan
kelestarian lingkungan
Jawaban: d
Esay:

1. Mengapa perusahaan perlu mengimplementasikan Good Corporate


Governance?
Jawab:
Good Corporate Governance perlu di terapkan di perusahaan dengan
tujuan:
a. Memaksimalkan nilai perseroan bagi pemegang saham dengan tetap
memperhatikan pemangku kepentingan lainnya
b. Meningkatkan daya saing secara nasional maupun internasional dan
mendorong
tercapainya
kemandirian,
akuntabilitas,
pertanggungjawaban, serta kesetaraan dan kewajaran
c. Mendorong pengelolaan perseroan secara professional, transparan dan
efisien, serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian
masing-masing organ perseroan
d. Mendorong pembuatan keputusan dan menjalankan tindakan dengan
dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku
e. Mendorong timbulnya kesadaran untuk bertanggungjawab secara
social terhadap seluruh pemangku kepentingan, serta menciptakan
kelestarian lingkungan
f. Meningkatkan kepercayaan pasar untuk mendorong arus investasi dan
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

M. Ibnu Tsani Jaelani


125134019
3 amp A
Topik: Sustainability Reporting
Pilihan Ganda
1. Dimana tempat penambangan Timah yang dilakukan oleh PT Timah (Persero)Tbk.?
a. DKI Jakarta
b. Kalimantan Barat
c. Kepulauan Bangka Belitung
d. Papua
e. Sumatra Barat
2. Apa yang bukan kebijakan PT Timah (Persero) Tbk. Dalam mengatasi dampak
pencemaran udara yang ditimbulkannya?
a. Perawatan secara berkala
b. Pemasangan alat pengendali emisi
c. Pengujian emisi secara berkala oleh pihak independen
d. Pengawasan pemakaian masker
e. Penimbunan talling ke dalam kolong
Esay
1. Apa perbedaan Annual Report dengan Sustainability Report dilihat dari isi
laporannya?

Jawaban
PG
1. C
2. E
Esay
1. Isi laporan Annual Report:
- Laporan Manajemen
- Laporan Keuangan
- Laporan Pertanggunjawaban Sosial
2. Isi laporan Sustainability Report:
- Aspek Ekonomi
- Aspek Lingkungan
- Aspek Sosial

Nama : Mentari Rohmah Hidayah


Kelas : 4 AMP A
Kelompok 4 (Sustainability Reporting)

Soal Multiple Choice

1. Menurut Global Reporting Initiative (GRI), prinsip-prinsip pelaporan dalam


Sustainability Report dikelompokkan menjadi
a. 2
b. 3
c. 4
d. 2
e. 1
2. Agar auditor internal atau eksternal dapat menguji keandalan data dan informasi
yang akan di laporkan pada Sustainability Report , maka laporan tersebut harus
a. Dicatat, dikompilasi, dianalisis, dan diungkapkan.
b. Dicatat, disusun, dianalisis, dan dilaporkan.
c. Dicatat, dianalisis, diungkapkan, dan dilaporkan.
d. Dicatat, dianalisis, dan diungkapkan,
e. Dicatat, disusun, dikompilasi, dianalisis, dilaporkan.

3. Dalam pengorganisasian pelaporan harus secara sistematis melibatkan para


stakeholders

untuk

membantu

fokus

perusahaan

dan

secara

kontinyu

meningkatkan kualitas laporan. Hal tersebut sejalan dengan salah satu prinsip
dalam Sustainability Report, yaitu
a. Prinsip Inklusif
b. Prinsip Kejelasan
c. Prinsip Kompilasi
d. Prinsip Inkaso
e. Prinsip Netralitas

Jawaban :
1. C
2. A
3. A
Soal Pilihan Essay
1. Apakah yang dimaksud dengan Sustainability Report ?
Jawaban :
Sustainability Report adalah pelaporan yang dilakukan perusahaan untuk mengukur,
mengungkapkan serta upaya perusahaan untuk menjadi perusahaan yang akuntabel bagi
seluruh pemangku kepentingan untuk tujuan kinerja perusahaan menuju pembangunan
yang berkelanjutan.
2. Sebutkan beberapa alasan perusahaan menyajikan Sustainability Report terpisah dari
Annual Report!
Jawaban :
Sustainability Report sebagai alat komunikasi bagi manajemen dengan para
stakeholder untuk menyampaikan pesan bahwa perusahaan telah menjalankan

sustainable development.
Memperoleh image baik (citra positif) dari stakeholder.
Pencarian legitimasi dari stakeholder.

Nama : Muhamad Agung Ramadhan


NIM

: 125134021

Kelas : 4 AMP A
Akuntansi Sosial

PG
1. Di bawah ini yang tidak termasuk dalam penjabaran materi Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) yang tertuang pada pasal 46-47 PKB (Perjanjian Kerja
Bersama) adalah
a. Hak mengundurkan diri
b. Hak untuk menolak bekerja
c. Penyediaan keselamatan bekerja
d. Pelatihan dan pendidikan
e. Penyediaan fasilitas K3
Jawaban : A
2. Secara garis besar, ruang lingkup program pengembangan masyarakat terbagi ke
dalam tiga kelompok, salah satunya yaitu:
a. Menempatkan perusahaan sebagai penyedia peluang kerja dan berusaha, serta
fasilitator bagi pengembangan lembaga usaha mikro dan koperasi.
b. Membentuk satuan kerja CSR sebagai koordinator program CSR termasuk
Pengembangan Masyarakat di bawah kendali dan supervise Direktur Operasi.
c. Pelayanan masyarakat, merupakan pelayanan perseroan untuk memenuhi
kepentingan masyarakat dan kepentingan umum,
d. Penyediaan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja oleh perseroan.
e. Pelatihan dan pendidikan;
Jawaban : C

Essay
1. Untuk mewujudkan visi Perusahaan, perusahaan harus menjalankan usaha dengan
tata kelola yang baik dan diterima secara universal. Perusahaan berupaya melandasi
semua kegiatan usaha dengan prinsip-prinsip tata kelola Perusahaan yang baik (good
corporate governance/GCG). Apa tujuan penerapan GCG?
Jawaban:
Penerapan GCG bertujuan untuk:
1. Memaksimalkan nilai Perseroan bagi pemegang

saham

dengan

tetap

memperhatikan pemangku kepentingan lainnya.


2. Meningkatkan daya saing secara nasional maupun internasional dan mendorong
tercapainya keberlanjutan Perseroan melalui pengelolaan yang didasarkan pada
prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta
kesetaraan dan kewajaran.
3. Mendorong pengelolan Perseroan secara profesional, transparan dan efisien, serta
memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian masing-masing organ
Perseroan.
4. Mendorong pembuatan keputusan dan menjalankan tindakan dengan dilandasi
nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
5. Mendorong timbulnya kesadaran untuk bertanggung jawab secara sosial terhadap
seluruh pemangku kepentingan, serta menciptakan kelestarian lingkungan.
6. Meningkatkan kepercayaan pasar untuk mendorong arus investasi dan
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.