Anda di halaman 1dari 2

TABEL SKOR BISHOP

Skor Bishop

1
1-2

Pembukaan

Pendataran

0-30%

40-50%

60-70%

Konsistensi

Keras

sedang

lunak

Stasion

-3

-2

-1

+1, +2

Posisi serviks

Posterior Central

Anterior

Anterior

Bila skor total

1.

Kemungkinan :

3-4

5-6
80%

Berhasil

Gagal

0-4

50-60%

40-50%

5-9

90%

10%

10-13

100%

0%

Pengertian KPSW
KPSW adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda-tanda persalinan mulai dan
ditunggu satu jam belum terjadi inpartu (kapita selekta penatalaksanaan rutin Obstetri
Ginekologi dan KB).
KPSW adalah pecahnya ketuban sebelum mulainya persalinan yaitu bila pada
primipara pembukaan <3 cm dan pada multipara < 5 cm (Mochtar, 1998).
KPSW adalah pecahnya ketuban sebelum waktunya tanpa disertai tanda inpartu dan
setelah satu jam tetap tidak diikuti dengan proses inpartu sebagaimana mestinya. Sebahagian
pecahnya ketuban secara dini terjadi sekitar usia kehamilan 37 minggu ( Manuaba, Ida Bagus
Gde. 2007).

Ketuban dinyatakan pecah dini bila terjadi sebelum proses persalinan berlangsung.
KPSWdisebabkan oleh karena berkurangnya kekuatan membrane atau meningkatnya tekanan
intar uterin atau oleh kedua factor tersebut. Berkurangnya kekuatan membrane disebabkan
adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina serviks. ( Sarwono Prawiroharjo,2002)
Hakimi (2003) mendefinisikan KPSW sebagai ketuban yang pecah spontan 1 jam atau
lebih sebelum dimulainya persalinan.(PROM):
a. Ada teori yang menghitung berapa jam sebelum in partu, misalnya 2 atau 4 atau 6 jam
sebelum in partu.
b. Ada juga yang menyatakan dalam ukuran pembukaan serviks/leher rahim pada kala I,
misalnya ketuban yang pecah sebelum pembukaan serviks 3 cm atau 5 cm, dan sebagainya.

c.

a.
1)
2)
3)

Prinsipnya adalah ketuban yang pecah sebelum waktunya.


Normalnya selaput ketuban pecah pada akhir kala I atau awal kala II persalinan. Bisa
juga belum pecah sampai saat mengedan, sehingga kadang perlu dipecahkan (amniotomi).
Bila periode laten terlalu panjang dan ketuban sudah pecah, maka dapat terjadi infeksi
yang dapat meninggikan angka kematian ibu dan anak.
Selaput janin dapat robek dalam kehamilan :
spontan karna selaputnya lemah atau kurang terlindung karna servik terbuka.
Karena trauma, karna jatuh, coitus atau alat-alat
Insiden menurut Eastman kira-kira 12% dari semua kehamila