Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH SEHAT JIWA

USIA DEWASA AWAL (20-30)


( Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keperawatan Jiwa )

Disusunoleh :
Kelompok 7
1.
2.
3.
4.

Amalina Fitria
Nisa Fitriani
Ola Fatul Manun
Septiana Yogi

PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2016

KATA PENGANTAR
Puji

syukur

kami

panjatkan

kehadirat

Allah

SWT

yang

telah

memberikan anugerah kepada kami untuk dapat menyusun tugas Mata


Kuliah Keperawatan Jiwa Makalah Sehat Jiwa Usia Dewasa Awal. Makalah
ini disusun berdasarkan hasil data dari media elektronik serta ilmu
pengetahuan. Kami ucapkan terimakasih kepada pihak yang membantu
kami, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan makalah ini. Kami
ucapkan terimakasih kepada :
1. Ns. Dwi Inda I.S, Kep. M,Kep
2. Orang tua tercinta, dan
3. Semua pihak yang menjadi sumber referensi bagi kami.
Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat serta menambah ilmu
pengetahuan mengenai keperawatan medikal bedah. Penulis menyadari
bahwa makalah yang kami susun jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu
kami membutuhkan kritik dan saran yang membangun.
Akhirnya kami selaku penulis berharap agar penelitian ini dapat
bermanfaat bagi semua dan semoga Allah SWT meridhoinya. Amin

Semarang, Oktober 2016

Penyusun

DAFTAR ISI
Contents
KATA PENGANTAR....................................................................................................... 2
DAFTAR ISI.................................................................................................................. 3
LAPORAN PENDAHULUAN........................................................................................... 4
1.

MASALAH UTAMA.............................................................................................. 4

2.

PROSES TERJADI MASALAH...............................................................................4

3.

DIAGNOSA KEPERAWATAN.................................................................................4

4.

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN.................................................................5

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERWATAN.....................................................7


A.

PROSES KEPERAWATAN..................................................................................... 7

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN..........................................9


1.

ORIENTASI......................................................................................................... 9

B.

KERJA.............................................................................................................. 10

C. TERMINASI....................................................................................................... 10
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN........................................11
KEPERAWATAN (II)..................................................................................................... 11
A.

ORIENTASI....................................................................................................... 11

B.

KERJA.............................................................................................................. 11

C. TERMINASI....................................................................................................... 11

LAPORAN PENDAHULUAN
1. MASALAH UTAMA
Sehat jiwa usia dewasa awal (20-30 tahun )

2. PROSES TERJADI MASALAH


a. Pengertian
Dewasa awal adalah peralihan dari masa remaja. Masa remaja
ditandai dengan pencarian identitas diri pada masa awal dewasa.
Identitas diri ini didapat sedikit demi sedikit sesuai dengan umur
kronologis dan mental age-nya. Berbagai masalahjuga muncul
dengan bertambahnya umur pada masa dewasa awal. Dewasa awal
adalah masa peralihan dari ketergantungan ke masa mandiri dari
segi ekonomi, kebebasan mnentukan diri sendiri dan pandangan
tentang masa depan sudah realistis.
b. Batas Karakteristik
1. Usia reproduksi ( reproductive age)
2. Usia memantapkan letak kedudukan ( setting down age)
3. Usia banyak masalah (problem age)
4. Usia tegang dalam hal emosi (emostinal tension)
5. Masa keterasingan social
6. Masa komitmen
7. Masa ketergantungan
8. Masa perubahan nilai
9. Kreatif

3. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Berdasarkan data yang didapat melalui wawancara, observasi, maka
perawat dapat merumuskan diagnosa keperawatan sebagai berikut :
a. Gangguan proses pikir berhubungan dengan ansietas

b. Konflik pengambilan keputusan berhubungan dengan ganti karier/


pengunduran diri.

4. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN


a. Tujuan
1) Proses pikir pasien akan meningkat dengan terapi ansietas
2) Pasien mampu mengenal ansietas
3) Menghubungkan keuntungan-keuntungan dan kerugian-kerugian
dari pilihan-pilihan
4) Mampu menceritakan ketakutan dan keprihatinan mengenai
pilihan-pilihan dan respons dari orang lain
5) Membuat sebuah pilihan yang diketahui/ diketahui
b. Tindakan Keperawatan
DX 1
SP 1:
1) Kaji pasien secara cermat untuk memastikan bahwa ansietas pasien
bukan gejala yang mendasari proses penyakit, seperti nyeri atau
hipoksia

2) Menetapkan hubungan saling percaya dan berarti yang meningkatkan saling


pengertian dan perhatian

3) Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan dan ketakutannya


secara verbal

4) Tanyakan pada klien

keterampilan koping yang biasa berhasil

digunakan untuk mengatasi stress sebelumnya

SP 2
1) Mengevaluaisi pertemuan sebelumnya
2) Tanyakan pada klien obat apa yang sedang digunakan untuk mengtasi
ansietas

3) Beri pengertian pada klien bahwa rokok atau minuman beralkohol tidak baik
untuk mengatasi ansietas
DX 2
SP 1
1) Memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang logis
2) Bantu individu dalam mengenali apa masalah-masalahnya dan dengan jelas
mengidentifkasi keputusan yang harus dibuat

3) Gali apa resiko terhadap apa yang timbul dari tidak membuat keputusan
4) Mintalah individu untuk membuat daftar dari semua alternatif atau pilihan yang
mungkin
SP 2
1)
2)
3)
4)

Mengevaluasi pertemuan sebeumnya


Bantu mengidentifikasi kemungkinan hasil dari berbagai alternative
Bantu individu untuk menghadapi ketakutan
Bantu dalam mengevaluasi alternatif-alternatif berdasarkan pada ancaman

potensial atau actual terhadap keyakinan/ nilai-nilai


5) Beri dorongan pada individu untuk membuat keputusan

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERWATAN

A. PROSES KEPERAWATAN
1. Kondisi Klien
a) Klien mampu menjalin interaksi yang hangat dengan orang lain

b) Kilien mempunyai hubungan dekat dengan orang lain ( pacar/


c)
d)
e)
f)

sahabat)
Klien mampu mengendalikan perasaan pribadi
Kliean mampu mengambil keputusan
Klien mampu mengatasi ansietas
Klien mampu bertanggung jawab terhadap usaha- usahanya

untuk mencapai tujuanya


g) Klien siap bekerja dengan baik
h) Klien siap membina hubungan dengan kekasihnya dengan baik
dan sudah mempunyai rencana kedepan tentang hubunganya
i) Klien bias mandiri sesuai dengan usianya
j) Klien mampu bekerja dalam suatu jabatan
k) Mulai hidup dalam keluarga atau hidup berkeluarga
l) Mulai bertanggungjawab sebagai Warga Negara secara layak
2. Diagnosa Keperawatan
a) Gangguan proses pikir berhubungan dengan ansietas
b) Konflik pengambilan keputusan berhubungan dengan ganti
karier/ pengunduran diri.
3. Rencana Tindakan Keperawatan Pasien
DX 1
SP 1:
1) Kaji pasien secara cermat untuk memastikan bahwa ansietas pasien
bukan gejala yang mendasari proses penyakit, seperti nyeri atau
hipoksia

2) Menetapkan hubungan saling percaya dan berarti yang meningkatkan saling


pengertian dan perhatian

3) Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan dan ketakutannya


secara verbal
4) Tanyakan pada klien

keterampilan koping yang biasa berhasil

digunakan untuk mengatasi stress sebelumnya

SP 2
1) Mengevaluaisi pertemuan sebelumnya
2) Tanyakan pada klien obat apa yang sedang digunakan untuk mengtasi
ansietas

3) Beri pengertian pada klien bahwa rokok atau minuman beralkohol tidak baik
untuk mengatasi ansietas

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN (I)

1. ORIENTASI
a. Salam terupeutik
Selamat pagi ibu kenalkan nama saya perawat Amalina. Saya
mahasiswa dari stikes karya husada semarang, dengan ibu siapa?
Oh kalau begitu ibu lebih suka dengan dipanggil apa? Oh yaudah
buk kalau begitu saya panggil dengan ibu Ola ya.
Perkenalkan mas Yogi saya perawat Lina, gimana keadaan mas
hari ini?
b. Evaluasi / validasi
Bagaimana kabar ibu dan mas, tampaknya ibu sehat dan mas yogi
kelihatan banyak pikiran.
c. Kontrak :(Topik, Waktu dan Tempat)
Topik :

Ibu, Saya ingin berbincang-bincang bersama mas Yogi tentang


Perkembangan masa dewasa awal apakah ibu mengizinkan saya
berbincang-bincang dengan mas Yogi. Tujuannya agar mas Yogi bisa
memahami masa dewasa awal.
d. Waktu
Berbincang-bincang sekitar 20-30 menit, bersedia bu?
e. Tempat
Maaf mas Yogi , mas mau berbincang-bincang disini atau di tempat
lain ?

B. KERJA
Bagaimana perasaan mas Yogi sekarang ? Apakah mas Yogi sudah
mantap dengan pekerjaanya?
Apakah mas Yogi sudah mempunyai calon pendamping hidup?
Bagaimana mas Yogi biasanya mengatasi stress sebelumnya ?
Biasanya cara apa yang mas Yogi lakukan untuk mengatasi stress
sebelumnya?
Apakah mas Yogi pernah minum alkhohol dan merokok? Biasanya
dengan mengatasi stress mas Yogi menghabiskan berapa botol
minuman olkhohol dan berapa bungkus rokok?
Apakah mas yogi pernah bercerita tentang masalahnya dengan orang
terdekat?
Dengan siapakah mas yogi bercerita?
Iya mas yogi bagus, mas yogi kalau lagi ada masalah bisa bercerita
dengan orang terdekat mas yogi, seperti ibu supaya ibu dapat
memberi nasehat kepada mas Yogi.
C. TERMINASI
a. EVALUASI (Subyek dan Obyektif)
Bagaimana perasaan mas yogi setelah bercerita dengan saya, senang
apa tidak, coba mas yogi tarik nafas dalam dari hidung dan keluarkan
melalui mulut. Iya bagus mas Yogi bisa di ulangi sekali lagi.
b. RENCANA TINDAK LANJUT

Baik mas Yogi, biar masalahnya dapat diatasi dengan baik tanpa
adanya ketergantungan dengan minuman alcohol dan rokok. Mas yogi
bisa melatihnya dengan tarik nafas dalam dari hidung dan keluarkan
melalui mulut, dan mas Yogi dapat melakukannya minimal 2 kali.
c. KONTRAK
Sampai disini dulu ya bincang-bincang kita, minggu depan pada hari
dan jam yang sama kita ketemu lagi. Terima kasih mas atas
kesediannya bertemu dengan saya. Selamat pagi.

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PELAKSANAAN TINDAKAN


KEPERAWATAN (II)

A. ORIENTASI
a. Salam Terapeutik
Selamat pagi mas masih ingat dengan saya perawat amalina. Saya
mahasiswa dari stikes karya husada semarang.
Iya mas yogi, bagus kalau masih ingat dengan saya.
b. Evaluasi / Validasi
Bagaimana kabar mas Yogi? Tampaknya lebih segar dari kemarin
ya.
c. Kontrak (Topik, Waktu dan Tempat)
Topik
Mas Yogi, Saya ingin berbincang-bincang

kembali

tentang

perkembangan masa dewasa awal bersama mas Yogi dan saya


sendiri . Tujuannya agar mas Yogi mengetahui perkembangan masa
dewasa awal.
Waktu
Berbincang-bincang sekitar 20-30 menit, apakah bersedia mas?
Tempat
Mas Yogi mau berbincang-bincang disini atau di tempat lain ?

B. KERJA
Bagaimana perasaan mas Yogi hari ini, apakah lebih baik dari kemarin?
Sekarang masih banyak pikiran dan masih cemas atau tidak? Apakah
mas Yogi menggunakan obat-obatan untuk mengatasi kecemasan mas
Yogi? Berarti mas Yogi hanya minum alcohol dan rokok untuk
mengatasi kecemasan mas Yogi?
C. TERMINASI
1. EVALUASI (Subyektif dan Obyktif)
Bagaimana perasaan mas Yogi setelah berbincang-bincang dengan
saya, apakah mas Yogi sudah merasa tenang?
2. Rencana Tindak Lanjut
Mas Yogi dapat mengatasi kecemasannya dengan cara yang lebih
baik contohnya seperti teknik relaksasi atau latihan tarik nafas
dalam dari hidung dan keluarkan melalui mulut. Mas Yogi dapat
melatihnya minimal 2 kali. Dan mas Yogi jangan sering banyak
minum alcohol dan rokok, karena tidak baik untuk kesehatan.
3. KONTRAK
Sekian dulu perbincangan kita mas. Lain kali kita bisa berbincangbincang lagi di lain waktu. Terimakasih untuk waktunya mas Yogi
sudah mau meluangkan untuk saya.