Anda di halaman 1dari 191

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari

dan No BAPER!!!
Dasar-dasar Komunikasi
A. Definisi komunikasi
Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari
pengirim ke penerima, dimana dalam situasi tersebut, seringkali
kita mendapatlkan gangguan gangguan. Komunikasi dapat menjadi
efektif bila pesan yang dikirim oleh pengirim disampaikan secara
lengkap seperti harapan pengirim dan diterima oleh penerima
selengkap yang diinginkan pengirim, serta pengirim mendapatkan
umpan balik dari si penerima bahwa pesannya telah tersampaikan
lengkap. Agar pesan dapat tersampaikan dengan lengkap, harus
ada dialog.

Gbr. 1 proses komunikasi


B.

Tujuan komunikasi
Memberikan dan menerima informasi
Mempengaruhi orang
Mengekspresikan perasaan
Memobilisasi

C.

Proses-proses komunikasi
Model Berlos SMCR

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

D.

Model lasswell

Dua jenis komunkasi


Komunikasi verbal
Komunikasi verbal disampaikan dengan bahasa verbal yang
sehari-hari dilakukan manusia. Komunikasi verbal dapat
disampaikan melalui lisan maupun tulisan. Komunikasi verbal
dapat digunakan untuk membahas ide atau abstraksi.
Komunikasi menggunakan kata-kata/tulisan relatif lebih
mudah dikendalikan daripada dengan menggunakan bahasa
isyarat (gerakan badan/tubuh) atau ekspresi wajah. Kelemahan
komunikasi verbal adalah keterbatasan bahasa itu sendiri.
1. Adanya keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk
mewakili objek.
2. Penguasaan terhadap bahasa
3. Kata-kata terkadang mengandung bias budaya.

Komunikasi non-verbal
Komunikasi yang menggunakan bahasa tubuh, aspek-aspek
suara selain ucapan yang dapat dipahami seperti volume suara,
intonasi, warna suara, siulan, tawa, tangis, emosi (Parabahasa),
penampilan fisik, sentuhan, warna.
kelemahan nonverbal adalah pesan nonverbal jarang dapat
diatur oleh komunikator secara sadar, komunikasi nonverbal
2

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
memiliki sifat yang kurang terencana atau terstruktur, proses
belajar yang dialami seseorang untuk dapat melakukan perilaku
nonverbal sulit dijelaskan.
Untuk memudahkan komunikasi, kita bisa menggunakan
komunikasi verbal dan non-verbal sekaligus secara proporsional.
Tentu saja perlu latihan agar dapat menjadikan pesan yang ingin
disampaikan menjadi lebih mudah dimengerti oleh penerima
pesan.

Gbr 2. Kombinasi penggunaan komunikasi verbal dengan


non-verbal
E.

Komunikasi Efektif
Formula 7c
o Completeness, Lengkap!
Menyampaikan semua fakta yang diperlukan oleh
o

penerima. 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How).


Conciseness, Ringkas!
Pesan singkat lebih mnarik dan mudah dipahami.
Gunakan kalimat seefektif mungkin.

Consideration, Penuh Pertimbangan!


Memperhatikan sudut pandang orang lain, pola pikir,
tingkat pendidikan, minat, kebutuhan, kepentingan, dan

emosinya.
Clarity, Jelas!
Menggunakan kata-kata yang tepat, bermakna
tunggal, dan membingungkan atau menimbulkan persepsi

lain.
Concreteness, Nyata!

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Konkret memperkuat kepercayaan. Pesan konkret
didukung fakta-fakta spesifik dan angka. Pesan konkret
o

tidak disalahtafsirkan.
Courtesy, Tata Krama!.
Pesan disampaikan dengan tulus, sopan, bijak,
reflektif, dan antusias, serta mempertimbangkan sudut
pandang dan perasaan penerima pesan, termasuk

menjaga perasaan dan respek terhadap penerima pesan.


Correctness, Benar!
Pesan yang disampaikan harus benar dari segi
substansi dan tata bahasa, juga tepat dari sisi waktu dan

sasaran.
Rumus R.E.A.C.H.
o Respect.
Menghargai komunikan atau menjaga harga diri orang
o

lain.
Empathy.
Kemampuan menempatkan diri kita pada situasi atau
kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Ini diawali dengan
kemampuan mendengarkan atau mengerti terlebih dulu
sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain.
Empati bisa juga berarti kemampuan untuk mendengar
dan siap menerima masukan ataupun umpan balik

apapun dengan sikap yang positif.


Audible.
Dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik.

Clarity .
Pesan yang disampaikan jelas, tidak menimbulkan
multiinterpretasi atau berbagai penafsiran yang
berlainan. Clarity dapatpula berarti keterbukaan dan

transparansi.
Humble.
Rendah hati, tidak angkuh atau arogan, tidak merasa
lebih dari orang lain, termasuk di dalamnya tidak
memandang rendah orang lain, berani mengakui
kesalahan, rela memaafkan, dan lemah-lembut.
4

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Komunikasi Efektif pada Dokter-Pasien


Seorang dokter bukan hanya harus pandai berkomunikasi,
tetapi dokter juga harus memiliki keterampilan untuk
berkomunikasi secara efektif. Komunikasi dokter-pasien yang
efektif sangat diperlukan untuk mendapatkan informasi
sebanyak-banyaknya mengenai kondisi pasien, agar dokter
dapat membuat diagnosis, dan membantu pasien bekerja sama
dengan dokter dalam proses penyembuhan. Komunikasi yang
efektif adalah komunikasi yang terjadi:
1. Dua arah,
2. Bahasa yang digunakan dalam komunikasi adalah bahasa
yang dapat diterima,
3. Terdapat unsur untuk mendengar secara aktif,
4. Memperhatikan pesan verbal dan non verbal,
5. Beromunikasi bersifat dewasa dengan dewasa (tidak
otoriter dan tidak mengatur).
(Sukardi, 2008)
Komunikasi yang tidak efektif pada dokter-pasien dapat
memberikan dampak dampak yang berujung fatal terhadap
keadaan pasien. Hal ini tentu saja semestinya dapat dihindari.
Beberapa contoh komunikasi tidak efektif antara dokter-pasien
dan dampaknya:

1. Pasien tetap tidak mengerti keadaannya karena dokter


tidak menjelaskan, hanya mengambil anamnesis atau
sesekali bertanya, singkat dan mencatat seperlunya,
melakukan pemeriksaan, menulis resep, memesankan
untuk kembali, atau memeriksakan ke
laboratorium/foto rontgen, dan sebagainya.
2. Pasien merasa dokter tidak memberinya
kesempatan untuk bicara, padahal ia yang
merasakan adanya perubahan di dalam tubuhnya yang
tidak ia mengerti dan karenanya ia pergi kedokter. Ia
merasa usahanya sia-sia karena sepulang dari dokter ia
tetap tidak tahu apa-apa, hanya mendapat resep saja.
5

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
3. Pasien merasa tidak dipahami dan diperlakukan
semata sebagai objek, bukan sebagai subjek yang
memiliki tubuh yang sedang sakit.
4. Pasien ragu, apakah ia harus mematuhi anjuran dokter
atau tidak.
5. Pasien memutuskan untuk pergi ke dokter lain.
6. Pasien memutuskan untuk pergi ke pengobatan
alternatif atau komplementer atau menyembuhkan sendiri
(self therapy).(Subiwahjudi A., 2014)
Tahapan komunikasi efektif (anamnesis) dokter pasien
memiliki 4 langkah yang disingkat dalam satu kata, yaitu SAJI,
Senyum, Ajak bicara, Jelaskan, Ingatkan (Purnomo, 1999). Kunci
keberhasilan komunikasi memiliki banyak factor seperti factor
sumber, factor pesan, factor saluran komunikasi, factor
komunikan/sasaran, dan factor efek/tujuan.

Gbr. 3 tahapan komunikasi efektif

1. Factor sumber
the singer not the song the man behind the gun.
menunjukkan arti pentingnya pelaku (sumber) dalam suatu
kegiatan komunikasi.
a. Kredibilitas sumber
Konsep kredibilitas berkaitan dengan expertise
& trustworthiness. Dua jenis kredibilitas yaitu
Competence credibility & Safety credibility.
b. Daya Tarik sumber
Daya Tarik sumber merupakan salah satu factor,
karena daya Tarik meningkatkan fokus penerima pesan
terhadap pesan yang ingin disampaikan. Missal dengan
senyum (fisik) atau dengan sikap ramah kita (nonfisik).
6

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
2. Factor pesan
Factor pesan sangat berpengaruh terutama dalah hal
struktur pesan yang ingin disampaikan dan daya tarik pesan.
a. Struktur pesan
- Urutan pesan bisa berupa klimaks atau
-

antiklimaks
Dan isi pesan bisa berupa implisit ataupun

eksplisit
b. Daya tarik pesan
- Fear/threat appeals
- Emotional appeals
- Rational appeals
- Humorous appeals
- Testimonial appeals
3. Factor media/ channel
a) Medium / saluran komunikasi
- komunikasi antarpribadi
- komunikasi kelompok
- komunikasi melalui media massa
- Komunikasi dengan teknologi

b) Prinsip komunikasi antar pribadi


- Empati
- Positif
- Terbuka
- Respect/menghargai
- Menatap/Tidak menatap mata
- Mau mendengarkan
- Cara berbicara meniru Nabi Muhammad SAW
c) Prinsip berkomunikasi berkelompok
- Pahami bentuk/jenis kelompok
- Pahami ikatan kelompok
- Pahami ukuran kelompok
- Pahami model kepemimpinan kelompok
- Hindari groupthink syndrome
- Hindari stereotype
d) Jenis jenis kelompok
- Kelompok primer
Kelompok Primer adalah suatu kelompok
yang interaksinya besifat intim, permanen,
serta bertemu muka. Contoh: keluarga,
kelompok kerja, team olahraga, kawan
sepermainan, tetangga dekat, dll.
7

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Dalam kelompok primer, memiliki
karakteristik tersendiri. Diantaranya adalah :
Kualitas komunikasi pada kelompok
primer bersifat dalam dan meluas.
Dalam, artinya menembus
kepribadian kita yang paling tersembuyi,
menyingkapkan unsur unsur backstage
(perilaku yang hanya kita tampakkan
disuasana privat saja).
Meluas, artinya sedikit sekali kendala
yang menentukan aktivitas dan cara
berkomunikasi. Komunikasi pada kelompok
primer bersifat personal. Komunikasi lebih
menekankan aspek hubungan daripada isi.
Ekspresif dan informal.
-

Kelompok sekunder
Suatu kelompok yang interaksinya tidak
akrab dan tidak personal. Contoh: organisasi
massa, fakultas, serikat buruh, dan sebagainya,

dll.
Ingroup dan Outgroup
1. Ingroup adalah dikotomi kelompok
berdasarkan kelompok-kitaoutgroup
adalah kelompok mereka.
2. Ingroup dapat berupa kelompok primer
maupun sekunder. ConKeluarga adalah
ingroup kelompok primer. Fakultas kita
adalaingroup kelompok sekunder.
3. Perasaan ingroup diungkapkan dengan
kesetiaan, solidaritas, kesama,dll.
4. Dikotomi ingroup dan outgroup adalah
batas (boundaries) yangmenentukan
siapa masuk orang dalam, dan siapa
orang luar: logoegrafis, suku bangsa,
8

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
pandangan atau ideologi, bahasa,
statsosial
5. Semangat kekitaan/we-ness disebut
kohesi kelompok.
-

Formal dan Informal


a. Kelompok Formal
Ditandai adanya peraturan atau
Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah
Tangga (ART) yang ada. Anggotanya
diangkat oleh organisasi. Contoh dari
kelompok ini adalah semua perkumpulan
yang memiliki AD/ART: Partai, Koperasi,
LSM, dsb.

b. Kelompok Informal
Merupakan suatu kelompok yang
tumbuh dari proses interaksi, daya tarik,
dan kebutuhan-kebutuhan seseorang.
Keanggotan kelompok biasanya tidak
teratur dan keanggotaan ditentukan oleh
daya tarik bersama dari individu dan
kelompok. Terjadi pembagian tugas yang
jelas tapi bersifat informal dan hanya
berdasarkan kekeluargaan dan
-

simpatiMisalnya: arisan.
Kelompok Rujukan & Keanggotaan
Kelompok rujukan (reference group)
adalah kelompok yang berfungsi sebagai alat
ukur (standar) untuk menilai diri sendiri atau
untukcmembentuk sikap dan identifikasi
psikologis. Contoh: kelompok Islam sebagai
rujukan norma-norma dan perilaku berdasarkan
pandangan ideologis, teman dekat sebagai
panutan berpakaian.
9

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Kelompok keanggotaan (membership
group) melihat kelompok berdasarkan sifat
keanggotaannya. Contoh: UIN adalah kelompok
-

keanggotaan dari mahasiswa UIN.


Kelompok Sepintas / Casual Group
Kelompok Casual adalah kelompok
orang-orang yang berkumpul secara kebetulan
satu sama lain dan tidak saling mengenal.
Contoh: Orang-orang yang berada bersama
dalam satu lift pada saat naik turun sebuh
hotel, orang-orang yang berada bersama
dalam satu kereta, penonton sepakbola pada

suatu stadion.
e) Groupthink Syndrome
Groupthink Syndrome sendiri adalah sebuah
gejala yang mengindikasikan cara berpikir
seseorang/sekelompok orang yang kohesif untuk
selalu sepakat karena kebulatan suara mayoritas
dan mengabaikan alternatif-alternatif tindakan yang
realistis dan rasional (Mulyana, 1999: 113-114).
Kesepakatan ini kadang menjadikan suatu
paksaan bagi anggota kelompok (atau pimpinan
kelompok) karena sebenarnya ia tidak setuju,
namun karena mayoritas anggota kelompok terlalu
loyal dan menjadikan dirinya seragam (conform)
pada kelompoknya, akhirnya menciptakan tekanantekanan kelompok yang menyebabkan suatu
tindakan atau kebijakan menjadi tidak bijak, tak
jarang sampai mengabaikan nilai-nilai moral.
f) Stereotipe
Stereotip adalah sebuah pandangan atau cara
pandang terhadap suatu kelompok sosial lalu
digunakan scera umum/ disamaratakan pada setiap
anggota kelompok tersebut. Stereotip bisa
berkaitan dengan hal positif atau negatif, stereotip
10

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
bisa benar bisa salah, stereotip bisa berkaitan
dengan individu kelompok.
Bentuk streotipe ada bangsa, suku, ras, gender/
jenis kelamin, dan profesi.
4. Factor sasaran atau komunikan
Ditentukan oleh pemahaman dan pengetahuan kita
tentang:

Siapa komunikan (sasaran komunikasi)


Karakteristik sosio-demografis
Karakteristik psikografis dan teknografis
Karakteristik sosial-ekonomi-budaya

5. Factor efek atau tujuan


Tahapan efek
o Kognitif - individu mencapai tingkat "tahu"
pada materi/objek yang menjadi
o

pembicaraan.
Afektif - Individu mempunyai
kecenderungan emosional (seperti suka

atau tidak suka) pada objek komunikasi.


Konatif - perilaku yang sudah sampai
tahap melakukan atau tidak melakukan
sesuatu (menyampaikan opini) terhadap

objek komunikasi.
Efek komunikasi berhasil
Perubahan keyakinan, sikap, dan perilaku, yang
lebih mantap seolah-olah perubahan tersebut
bukan atas kehendak komunikator, tetapi justru
atas kehendak komunikan sendiri. Caranya?
menggunakan informasi tentang kebutuhan,
minat, situasi psikologis, sosiologis, serta
kebudayaan dari komunikan untuk
mempengaruhinya dan mencapai perwujudan
dari apa yang diinginkan oleh komunikator.

11

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Menunjukkan kemampuan menggunakan mikroskop


- Mikroskop
1. Nama bagian mikroskop
2. Fungsi tiap bagian mikroskop
3. Cara penggunaan mikroskop
1. Nama bagian mikroskop
1. Lensa okuler
2. Tabung
3. Pengunci tabung
4. Revolver
5. Lensa objektif
6. Penjepit preparat
7. Tempat preparat
8. 9. Diafragma
10. Lensa kondensor
11. Filter
12. Penggerak preparat
12

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
13. Makrometer
14. Mikrometer
15. Penggerak preparat
16. Tombol on/off
17. Pengatur intensitas cahaya
18. Lampu

2. Fungsi
1 Lensa okuler
- Lensa yang tempat melihat objek/preparat
- Biasanya mempunyai perbesaran 10x atau 15x
Dapat ditambahkan penunjuk seperti jarum untuk benda yang dilihat
melalui okuler
2 Tabung
- Menghubungkan lensa okuler dan lensa objektif
3 Pengunci tabung
- Berupa sekrup untuk mengunci tabung
4 Revolver
- Tembat menempelnya lensa objektif
- Dapat diputar untuk mengatur perbesaran lensa objektif.
5 Lensa objektif
- Memperbesar benda yang diamati
- Perbesaran total = perbesaran okuler x perbesaran objektif
6 Penjepit preparat
- Menjepit kaca preparat yang diletakkan di atas bidang pengamatan
7 Bidang pengamatan
- Tempat meletakkan kaca preparat
8 ?
9 Diafragma
- Mengatur banyaknya cahaya yang masuk melalui kondensor
10 Kondensor
- Mengumpulkan cahaya yang masuk, dan ditujukan pada lubang yang ada
di bidang pengamatan
11 Filter
12 Sekrup penggerak preparat
- Untuk mengatur posisi preparat yang ingin dilihat
13 Makrometer
- Untuk menaik turunkan bidang pengamatan
14 Mikrometer
- Untuk mengatur fokus pada objek
15 Sekrup penggerak preparat
- Untuk mengatur posisi preparat yang ingin dilihat
13

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
16 Tombol on/off
- Untuk menghidupkan lampu
17 Pengatur intensitas cahaya
- Untuk mengatur intensitas cahaya yang dipancarkan
18 Sumber cahaya
- Untuk memancarkan cahaya dari lampu
3. Cara Menggunakan Mikroskop
1 Nyalakan tombol on/off dan mengatur banyak sedikitnya cahaya
2 Tempatkan kedua lensa okuler sesuai dengan kedia mata
3 Bersihkan lensa dan preparat dengan kertas lensa
4 Lensa objektif 4x ditempatkan seporos dengan lensa okuler
5 Bidang pengamatan diturunkan sampai berhenti dengan makrometer
(sekrup kasar)
6 Atur cahaya (dengan menggeser diafragma, kondensor rendah)
7 Letakkan preparat pada bidang pengamatan, mengamati preparat
(terbalik atau tidak) sebelum meletakkan di bidang pengamatan dan lihat
bentuk/gambaran preparat dengan mata telanjangm kemudian letakkan
dan jepit preparat
8
a Perlahan naikkan meja dengan makrometer (sekrup kasar)
b Amati melalui lensa okuler sampai ditemukan bayangan yang paling
jelas
c Fokuskan dengan mikrometer
9 Mengatur kedudukan preparat dengan menggeser sekrup pengatur
preparat
10 Lensa objektif 10x ditempatkan seporos dengan okuler
a Naik-turunkan mikrometer (sekrup halus), sehingga didapat bayangan
yang paling jelas
b Letakkan gambar yang akan dilihat perbesaran lebih kuat di tengah
dengan sekrup penggeser preparat
11 Ganti lensa objektif dengan 40x
a Naik-turunkan sekrup halus, sehingga didapat perbesaran yang paling
jelas
b Atur kedudukan kondensor untuk mengatur cahaya (kondensor di
tengah). Letakkan gambaran yang akan dilihat perbesaran lebih kuat
di tengah dengan sekrup penggeser preparat
12 Putarkan lensa objektif 40x untuk menetesi gelas benda pada bagian
yang akan diamati dengan minyak imersi (minyak yang dipakai untuk
olesan pada mikroskop, berfungsi untuk memperjelas objek dan
melingdungi mikroskop itu sendiri)
13 Mengganti lensa objektif 100x
a Gunakan mikrometer (sekrup halus) sehingga diperoleh bayangan
yang baik.
14

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
b Bantu dengan mengatur kondensor atau diafragma
14 a. Pindahkan lensa objektif pada perbesara 4x
b. Ambil preparat dari bidang pengamatan
c. Bersihkan lensa objektif 100x dan preparat dengan kertas lensa
d. Matikan tombol on/off

Menjelaskan dasar-dasar keamanan bekerja di laboratorium


Tujuan bekerja di laboratorium
1 Untuk menunjang pemahaman proses dalam proses pembelajaran
2 Melakukan penelitian
3 Melakukan pelayanan
Kenali lingkungan tempat bekerja
1 Laboratorium yang banyak bahan kimia
2 Laboratorium yang banyak menggunakan mesin dan alat-alat tajam
3 Laboratorium infeksius
4 Laboratoriu yang banyak mikroba
Hal-hal yang pelu diperhatikan saat bekerja
1 Gunakan jas dengan benar
2 Cuci tangan sebelum dan setelah bekerja di laboratorium
3 Gunakan masker dan sarung tangan dengan benar (jika diperlukan)
15

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
4
5
6
7
8

Dilarang membawa makanan atau minuman di dalam laboratorium


Laboran, analis, peneliti, dan praktikan harus mengetahui sifat atau
spesifikasi pereaksi (reagen) yang digunakan
Bekerja sesuai prosedur yang benar
Tidak bergurau
Disiplin dalam bekerja

Pengenalan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)


1 Peraturan Pemerintah RI No. 74 tahun 2001
Bahan Berbahaya dan Beracun yang selanjutnya disingkat dengan B3
adalah bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau
jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat
mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat
membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia
serta makhluk hidup lainnya .
2 Klasifikasi B3
- Mudah meledak (exlosive)
Pengoksidasi (oxidizing)
- Sangat mudah sekali menyala (extremely flammable)
Sangat mudah menyala (highly flammable)
Mudah menyala (flammable)
Amat sangat beracun (extremely toxic)
Sangat beracun (highly toxic)
- Beracun (moderately toxic)
Berbahaya (harmful)
Korosif (corrosive)
Bersifat iritasi (irritant)
- Berbahaya bagi lingkungan (dangerous to the environment)
- Karsinogenik (bahan yang dapat mendorong / menyebabkan kanker
karena gangguan pada proses metabolisme seluler (genomik)
Teratogenik (cacat bawaaan )
Mutagenik (mutasi gen)
Lambang Bahaya Bahan Kimia

16

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Zat Kimia dan Bahayanya

17

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Cara Penggunaan Alat-alat Laboratorium


1

Menggunakan bunsen
a Menyalakan dengan korek langsung (tidak dengan bunsen
lain).
b Mematikan api dengan tutup bunsen (jangan ditiup)
Menggunakan Ose
a Jarum inokulum berfungsi untuk memindahkan biakan untuk
ditanam/ditumbuhkan ke media baru.
b Sekali pakai (disposable) : setelah dipakai langsung
dimasukkan dalam kantong plastik yang sudah ada
disinfektan. Kantong plastik ditempatkan dalam wadah.
c Sterilisasi dengan pembakaran : dilakukan dengan benar
d Meletakan ose pada tempatnya dalam kondisi steril
Menggunakan split/jarum injeksi
a Kencangkan sebelum digunakan
b Perhatikan sterilitas
c Membuka dengan benar
d Menutup dengan 1 tangan
e Membuang dengan benar
Membuka spesimen
a Gunakan pengaman (jas, masker, sarung tangan)
b Dilakukan di tempat yang aman (menggunakan biosafety
cabinet/BSC)
c Kenali sifat spesimen
d Selalu bekerja dengan hati-hati
e Pembuangan mengandung disinfektan, dibunuh dengan
autoclave.
f Gunakan alkohol sebelum dan setelah bekerja

Penanganan Sampah Laboratorium


18

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
1

2
3

Sampah Kimia
- Tidak boleh dibuang di saluran pembuangan air :
1 pelarut-pelarut organik
2 logam berat
3 sianida, sulfida
4 bahan-bahan padat
- Sampah-sampah kimia yang berbahaya harus ditempatkan
pada wadah yang diberi label.
- Sampah radioaktif harus mendapat penanganan khusus,
demikian juga bahan bersifat karsinogenik.
- Sampah-sampah yang sangat berbahaya diubah terlebih
dahulu (dioksidasi, direduksi, dinetralisasi, dll) menjadi bahan
yang kurang berbahaya sebelum ditempatkan dalam wadahwadah pembuangan atau bak khusus.
- Alkali kuat harus dinetralisir sebelum dibuang, sedangkan
asam kuat harus dinetralkan dengan sodium bikarbonat
sebelum dibuang
- Pembuangan limbah karsinogenik :
1 Dalam wadah berlabel dan tertutup serta terpisah dari
bahan kimia lainnya
2 Dilakukan secara bertahap, jangan menunggu hingga
jumlahnya banyak
3 Bahan karsinogenik cair ditempatkan maksimal separo
dari kapasitas volume tempat
Bahan Biologis
- Ditempatkan pada wadah tertentu
- Dilakukan pembunuhan dengan autoclave
Sampah Benda Tajam
- Sampah-sampah yang tajam (mata pisau, spuit, jarum) harus
ditempatkan dalam kotak khusus dan tidak boleh dicampur
dengan sampah lainnya

Perlengkapan PPPK
1

3
4

Jas lab
- Mencegah terjadi kontaminasi atau menghindari zat-zat
kimia yang berbahaya
Sarung tangan
- Daya tahan sarung tangan terhadap bahan kimia tergantung
pada bahan sarung tangan (misalnya: karet alam; karet
neoprene; karet nitrile; dll.), mutunya dan ketebalannya.
- Untuk melindungi tangan dari bahan-bahan yang sangat
panas dianjurkan memakai "insulated glove"
Pelindung muka
Kran pencuci mata

Masker

19

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
-

Melindungi dari debu-debu, serat yang kecil yang berbahaya


atau dan uap atau gas yang beracun, mikroba.

Menjelaskan Dasar-dasar Pemeriksaan Fisik

20

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Pemeriksaan fisik merupakan bagian prosedur diagnostik yang
dilakukan dokter untuk mengumpulkan informasi klinis. Dokter dapat
mengetahui kelainan struktur dan fungsi pada tubuh pasien dengan
pemeriksaan fisik. Kelainan yang ada dalam tubuh pasien disebut
kelainan klinis. Seorang dokter akan mengandalkan organ indranya
dalam pemeriksaan fisik. Indra pengelihatan, penghidu, peraba, dan
pendengaran.
Terdapat empat teknis pemeriksaan fisik dasar yang umum dipakai,
yaitu
1 Inspeksi : Menggunakan indra pengelihatan
2 Palpasi : Menggunakan indra peraba
3 Perkusi : Menggunakan indra pendengaran
4 Auskultasi
: Menggunakan indra pendengaran
Inspeksi
Inspeksi merupakan teknik pemeriksaan fisik untuk mencari
kelainan pada tubuh pasien dengan menggunakan indra pengelihatan.
Secara umum, inspeksi dilakukan dengan mata telanjang. Namun,
pada kondisi tertentu memerlukan alat seperti headlamp, otoscope,
dan opthalmoscope. Secara umum, inspeksi dibagi menjadi dua yaitu,
inspeksi umum dan inspeksi spesifik. Inspeksi umum dimulai sejak
awal pasien masuk ke ruang dokter, di mana dokter melihat
keseluruhan tubuh pasien, mulai dari postur tubuh, warna kulit, cara
berpakaian, cara berjalan, ekspresi wajah, dan sebagainya.Inspeksi
khusus memfokuskan pengamatan pada area tubuh tertentu yang
dikeluhkan pasien. Inspeksi khusus memerlukan jarak pengamatan
yang lebih dekat dan waktu yang lebih lama.
Palpasi
Palpasi merupakan teknik pemeriksaan tanda klinis dengan
menggunakan indra peraba, terutama tangan. Palpasi bisa dilakukan
di banyak tempat, mulai dari wajah, leher, dinding dada, dinding
perut, panggul serta tungkai. Teknik palpasi dapat menilai beberapa
hal seperti tekstur (rambut/kulit), kelembapan (kulit/selaput mukosa),
temperatur (kepala, leher, atau area lain), batas organ (jantung, liver,
paru), karakteristik suatu masa abnormal (ukuran, bentuk, konsistensi,
mobilitas), dan taktil fermitus (getaran pada dinding dada akibat
getaran udara di saluran nafas). Terdapat beberapa jenis palpasi yaitu
palpasi superfisial, dalam, dan bimanual.
1

Palpasi Superfisial
Dokter melakukan tekanan ringan pada permukaan
tubuh, untuk mengetahui ada tidaknya nyeri tekan atau
masa abnormal di bawah permukaan kulit.
Palpasi Dalam
21

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Palpasi dalam menggunakan tekanan yang lebih besar


dibandingkan palpasi superfisial. Dapat menggunakan
dua tangan untuk menyibak jaringan otot dan kulit,
sehingga organ yang lebih dalam letaknya bisa teraba.
Palpasi dalam biasa dilakukan pada area abdomen, di
mana organ dalam abdomen biasanya tertutupi lemak
atau otot perut.
Palpasi Bimanual
Teknik palpasi bimanual digunakan untuk memeriksa
jaringan atau organ yang berada di ujung jari atau kedua
tangan pemeriksa. Hal ini biasa dilakukan pada jaringan
lunak, seperti intra oral, payudara, serta organ di dalam
pelvis.

Kekeliuran pada teknik palpasi adalah sebagai berikut


1
2
3

Tidak menghangatkan tangan


Tidak memakai sarung tangan pada saat meraba mukosa
Memulai palpasi pada area yang sakit terlebih dahulu

Perkusi
Perkusi merupakan teknik pemeriksaan fisik melalui ketukan
menggunakan jari tangan pada permukaan tubuh pasien untuk
menghasilkan bunyi tertentu. Ketika permukaan tubuh diketuk maka
struktur di bawahnya akan bergetar dan menghasilkan bunyi. Bunyi yang
dihasilkan saat perkusi bervariasi bergantuk komposisi struktur dan
kepadatan yang diperkusi. Bunyi yang dihasilkan dibedakan menjadi lima
kualitas dasar, yaitu : pekak, redup, sonor, hipersonor, dan timpani.
Perkusi dilakukan dengan cara menempelkan jari tengah tangan kiri
pada permukaan ke permukaan tubuh pasien sedangkan jari sisanya
dijauhkan dari tubuh pasien. Jari tengah kiri ini disebut fleksimeter. Lokasi
ketukan pada jari tengah tangan kiri di sendi distal interphalanx.
Kemudian, jari tengah tangan kanan sebagai pengetuk diposisikan sedikit
fleksi, lalu ayunkan jari dan ketukkan jari pada sendi distal interphalanx
jari fleksimeter.
Kekeliruan pada teknik perkusi adalah sebagai berikut
1
2
3
4

Sumbu ayun bukan pada pergelangan tangan.


Menempelka semua jari pada saat perkusi.
Membiarkan kuku panjang.
Posisi titik perkusi pada kuku, bukan pada sendi distal
interphalanx
Auskultasi
Auskultasi merupakan teknik mendengarkan organ dalam dengan
menggunakan alat berupa stetoskop. Suara tubuh yang diperiksa
22

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
auskultasi meliputi suara saluran napas, suara jantung, suara pembuluh
darah besar, maupun suara peristaltik usus,
Stetoskop mngandung kolom udara yang mampu menghantarkan
bunyi dari dinding tubuh ke telinga pemeriksa, Terdapat dua komponen
penting stetoskop, yakni earpiece yang dipasang ke telinga pemeriksa
dan chest piece yang ditempelkan pada permukaan tubuh pasien. Ear
piece telah dirancang mempunyai sudut membelok yang telah
disesuaikan dengan struktur anatomis liang telinga, yakni menyerong ke
depan. Pada saat memakai stetoskop, pasangkan ear piece pada arah
tersebut dan pastikan ear bud menempel pada meatus akustikus
externus.
Chest piece terdiri atas tiga bagian, yakni sisi membran
(diafragma), sisi bel, dan katup pengatur. Sisi membran (diafragma)
menyaring suara berfrekuensi rendah, sehingga meneruskan terutama
suara yang berfrekuensi tinggi. Sisi bel atau cup meneruskan sebagian
besar dari suara berfrekuensi rendah. Katup pengatur berfungsi untuk
membuka atau menutup lubang yang ada pada sisi bel. Jika membuka
maka suara yang dihantarkan dapat didengar menggunakan sisi bel, dan
jika menutup maka suara yang dihantarkan menggunakan sisi membran
(diafragma).
Kekeliruan pada teknik auskuktasi adalah sebagai berikut
1
2
3

Adanya penghalang antara ear piece dengan lubang telinga


Terbalik memasang ear piece
Tidak menyesuaikan arah bukaan katub sebelum memeriksa

23

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN FISIOLOGI HOMEOSTASIS SERTA


KESEIMBANGAN FISIK, PSIKIS, SOSIAL DAN
SPIRITUAL

TINGKAT ORGANISASI DALAM


TUBUH

Kimiawi (atom & molekul), Sel , Jaringan , Organ, Sistem

organ

ADA 11 SISTEM

Sirkulasi, Digestive, Respirasi, Urinaria, Skeletal, Muscular,


Integumentum, Imun, Saraf, Endokrin, Reproduksi

INTEGRASI SISTEM
Homeostasis : (homeo= sama , stasis =kondisi,berdiri,diam)=
pemeliharaan lingkungan internal yang stabil

Organisme pada homeostasis mengalami perubahan eksternal dan


internal
Jika perubahannya bisa ditanggapi dengan baik maka tubuh dalam
keadaan baik baik saja, namun jika gagal maka akan menyebabkan illness
disease
24

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Menjaga homeostasis dengan cara minum air sedikit sedikit ADH stabilkalau minum banyak hormon ADH di stop ingin mengeluarkan air
Kepanasan- air hilang ( Evaporasi ) Akan terjadi stimulasi haus
rangsangan dari otak ke otot skelet- minum
Gangguan
homeostasi
s

Tidak
terkompensas
i

Penyakit

SISTEM KONTROL
1

Kontrol intrinsik ( Lokal )


Kenapa lokal?karena terjadi di organ tersebut. Contohnya saat
olahraga -> otot skelet pake O2-> menghasilkan energy -> bergerak
saat olahraga-> konsentrasi O2 pada otot turun -> otot pembuluh
darah dilatasi-> peningkatan aliran darah -> O2 meningkat
Kontrol ekstrinsik
-dia mekanisme pengaturannya di luar organ
- dilakukan oleh system saraf dan endokrin
Contoh :
Pengaturan tekanan darah saat olahraga oleh hormone adrenalin
Karena stimulasi yang sama
Olahraga -> hormone adrenalin dihasilkan -> tekanan darah naik
KEGAGALAN KONTROL
HOMEOSTASIS
Pertumbuhan abnormal dari sel-> kangker, autoimun
Gangguan congenital
Infeksi
Trauma
Toksik

Mau hidup sehat?


TRIAS HEALTHY LIFE STYLE

sehat

Physically active
Balance nutrition
FYI : Manageable mental condition
HEALTHY
Kalau puasa,
glikogen
hanya disimpan tubuh selama 14 jam,
BE
! KEEP
HOMEOSTASIS!
jadi wajib buka dan sahur kalo enggak bakalan memecah lemak
dalam tubuh, kalo kelaparan terus menerus maka akan
memecah protein

Kalo kebanyakan protein-> gak bisa disimpan tubuh->


deaminasi->keracunan ammonia

25

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN ATOM, ION, MOLEKUL,


MAKROMOLEKUL DAN SENYAWA DALAM SEL DAN
ENZIM
ATOM?

unit terkecil dari benda disusun dari subunit atomic


(( proton(+),electron(-),neutron)
TRACE ELEMENT

atau mikroelemen yang berfungsi sebagai kofaktor, contohnya nih:


Si,F,Cu,Mn,Zn,Se,Co (sintesis vit B12),Mo,Cd,Kr,Al,Br
SENYAWA KIMIA DALAM SEL

senyawa dari makanan yang dibongkar sesuai kebutuhan hidup cth : karbohidrat
NUTRIENT

elemen dari molekul esensial secara normal diperoleh dari diet sehari hari
METABOLIT

26

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

melekul termasuk nutrient yang dapat disintesis yang diperoleh dengan reaksi kimia
dalam tubuh, kalau makan gak seimbang juga gak akan terjadi
SENYAWA

ANORGANIK

tidak mengandung atom C dan H


Contoh :
-O2 untuk metabolisme,
-H2O untuk jumlah terbanyak didalam tubuh, merupakan nutrient yang sangat
penting, dapat dalam bentuk larutan atau campuran. Larutan adalah campuran yang
uniform dari dua atau lebih senyawa, nah larutan ini dibagi dua : solut ( atom, ion,
molekul subtan lain dalam larutan ) dan solvent ( pelarutnya )
-PH : larutan yang menunjukkan kadar hydrogen yang dikandungnya
-Asam dan basa anorganik
-Asam : dapat membebaskan ion hydrogen
-Basa : memindah ion hydrogen dari suatu larutan
-GARAM : suatu elektrolit yang mana ion hidrogennya diganti kation dan ion
hidroksidanya diganti anion
-BUFFER : Memindahkan atau mengganti ion hydrogen dalam larutan,
mempertahankan Ph agar tetap normal
ORGANIK

ada 4 : karbohidrat, lipid, protein, asam nukleat


1. KARBOHIDRAT :
- sumber energi utama dalam sel
- punya tiga unsur : CHO
- meliputi : monosakarida, disakarida , polisakarida
Fungsi : simpanan energy ( glikogen ), kerangka structural DNA dan RNA , elemen
strukturan dengan tanaman ( selulosa )
Karbo yang gak kepake -> disimpan -> bisa diubah jadi energy->
glikogenesis
27

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2. LIPID
Meliputi lemak, minyak, wax
5 senyawa penting derivate lipid

Asam lemak : untuk pembentukan ATP


eikosanoid, : ikatan rangkap menjadi prostaglandin
trigliserida, : untuk cadangan energi
digliserida, : pemecahan dari gliserid-> dihidrolisis jadi asam lemak dan
gliserol
monogliserida,
steroid2 dan
fosfolipid, : untuk membran
Glikolipid

3. LEMAK

Senyawa organic penting sebagai penyusun membrane


Sebagai insulator dalam jaringan subkutan sekeliling organ tertentu
Hormone pengatur komunikasi antar sel
Cadangan energy disimpan dalam jar. Adipose, kombinasi dengan protein
membantu transport lipid dalam darah
Lemak sebagai vitamin-> vitamin yang larut dalam lemak
4. ASAM LEMAK
Merupakan suatu rantai hidrokarbon yang salah satu ujungnya gugus asam
karboksil. Rumusnya : CH3(CH2)nCOOH. Ada 2 : jenuh dan gak jenuh

Jenuh = rantai pendek : rantai atom C-nya genap (2-6atom)


Rantai sedang : rantai atom C-nya 8-12 atom
Rantai panjang : atom C-nya 13 atom
FYI : yang dipake biasanya yang panjang dan pendek

Tidak jenuh : struktur kimianya mengandung ikatan rangkap satu atau lebih
Contoh: palmitoleat, linoleat, linolenat, arakhidonat, oleat
Formula kimia asam oleat H3(CH2)7CH=CH(CH2)7COOH

5. PROTEIN
28

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Tiga perempat zat pada tubuh tersusun atas protein. Banyak protein terkat
kompleks dengan fibril ( protein fibrosa ). (kolagen di tendon,kartilago,tulang ;
elastin di arteri; keratin di rambut dan kuku; aktin myosin di otot )
PROTEIN DIET PROTEIN
TUBUH
Protein diet dicerna -> menjadi asam amino -> diabsorbsi -> asam amino
tubuh (1)
Asam amino tubuh -> disintesis -> protein tubuh dan protein tubuh di
katabolisis -> a.a tubuh (2)

Asam aminonya (a.a1 dan a.a2) -> N-nya

Senyawa niotrogen non


protein
Senyawa nitrogen protein

Menjelaskan Karakteristik, Struktur, dan Fungsi Karbohidrat,


Lipid dan Protein
- KARBOHIDRAT
Definisi :

Merupakan polihidroksil-aldehid atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang


mengahsilkan senyawa-senyawa lain bila dihidrolisis. Karbohidrat terdiri atas
karbon (C), hidrogen (H), dan Oksigen.
Karakteristik :
1

Kurang protein -> tekanan osmosis tinggi


Monosakarida
-> penyakit
edema
Merupakan
karbohidrat
paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas

beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi
karbohidrat lain. Monosakarida dibedakan menjadi:
a Aldosa : mengandung aldehid (CHO) bebas dan gugus hidroksi bebas

(CH) bebas. Contoh dari aldosa ada glukosa dan galaktosa.


b Ketosa : mengandung gugus keton. Contohnya adalah fruktosa.
Disakarida
Disakarida apabila dihidrolisis akan menghasilkan 2 molekul monosakarida.
Contoh:
29

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

a
b
c

Laktosa dihidrolisis menjadi Glukosa dan Galaktosa


Maltosa dihidrolisis menjadi dua molekul glukosa
Sukrosa dihidrolisis menjadi Glukosa dan Fruktosa

Disakarida memiliki beberapa sifat antara lain memiliki rasa manis dan
mudah larut dalam air.
3

Oligosakarida
Apabila dihidrolisis akan menghasilkan sampai 10 molekul monosakarida.
Apabila oligosakarida yang tersusun atas 3 molekul monosakarida disebut
trisakarida.

Polisakarida
Merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai
monomernya. Jika dihidrolisis akan menghasilkan lebih dari 10 molekul
monosakarida. Rumus umum polisakarida adalah C6(H10O5)n. Contoh
polisakarida adalah amilum yang terdiri dari 60-300 gugus gula berupa
glukosa, glikogen atau gula otot yang tersusun dari 12-16 gugus gula dan
selulosa, pektin, lignin, serta kitin yang tersusun dari ratusan bahkan ribuan
gugus gula dengan tambahan senyawa lainnya. Salah satu sifatnya adalah
sukar larut dalam air.

FUNGSI:
a

Sebagai sumber energi utama


Pada beberapa organ tubuh utama seperti otak, lensa mata, dan sel saraf,
sumber energy yang diperlukan adalah glukosa dan tidak dapat tergantikan
oleh suber energy lainnya. Dalam proses respirasi, setiap 1 gram glukosa akan

menghasilkan 4,1 kalori.


Berperan penting dalam proses metabolism, menjaga keseimbangan asam dan

c
d
e

basa dalam tubuh dan pembentuk struktur sel, jaringan, serta organ tubuh.
Membantu proses pencenaan makanan.
Membantu menyerap kalsium.
Merupakan pembentuk senyawa lainnya, misal asam lemak sebagai penyusun
lemak dan asam amino sebagai penyusun protein.
30

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Sebagai penyusun gen dalam inti sel yang sangat penting dalam pewarisan
sifat.

-LIPID
Definisi:
Lipid merupakan seyawa heterogen yang berkaitan dengan asam lemak baik
secara aktual maupun potensial. Beberapa sifat lipid antara lain tidak larut dalam
air namun larut dalam senyawa non polar seperti eter, alkohol, kloroform, benzena,
dan aseton.

Karakteristik Lipid:
1

Karakteristik Fisik
a Pada suhu kamar, lemak hewan pada umumnya berupa zat padat sedangan
b

lemak tumbuhan berupa zat cair.


Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi mengandung asam lemak jenuh,
sedangkan lemak yang memiliki titik lebur rendah mengandung asam

lemak tak jenuh.


Lemak yang mengandung lemak rantai pendek larut dalam air, sedangkan

lemak yang mengandung asam lemak rantai panjang tidak larut dalam air.
Semua lemak larut dalam kloroform dan benzena. Alkohol panas

merupakan merupakan pelarut lemak yang baik.


Tidak larut dalam air atau bersifat hidrofibik, yang sangat penting dalam

pembentukan membrane sel.


Karakteristik Kimia
a Penyabunan atau saponifikasi
b Hidrolisis yang paing umum adalah dengan alkali atau enzim lipase.
Hidrolisis dengan alkali disebut penyabunan karena salah satu hsilnya
adalah garam asam lemak yang disebut sabun.

FUNGSI:
1

Menjadi cadangan energy dalam bentuk sel lemak

31

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Lemak mempunyai fungsi seluler dan komponen structural pada membrane


sel yang berkaitan dengan karrbohidrat dan protein untuk menjalankan aliran

air, ion dan molekul lain, keluar dan masuk ke dalam sel.
Menopang fungsi senyawa organic, sebagai penghantar sinyal, seperti pada

4
5

prostaglandin dan hormon steroid dan kelenjar empedu.


Menjadi supensi bagi vitamin A, D, E, K yang berguna untuk proses biologis.
Berfungsi sebagai penahan goncangan demi melindungi organ vital dan

melidungi tubuh dari suhu luar yang kurang bersahabat.


Lemak mepakan sarana sirkulasi energy di dalam tubuh dan komponen utama
yang membentuk membrean semua jenis sel.

- PROTEIN
Definisi:
Merupakan senyawa organic kompleks yang tersusun atas unsur karbon (C),
Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), dan kadang mengandung belerang (S)
dan fosfor (P). Protein merupakan makromolekul yang terdiri dari satu atau lebih
polimer. Setiap polimer tersusun atas monomer yang disebut asam amino.
Berbagai jenis asam amino membentuk rantai panjang melalui ikatan peptida.
Ikatan peptide adalah ikatan antara gugus karboksil satu asam amino dengan gugus
amin dari asam amino lain yang ada di sampingnya. Asam amino yang membentuk
rantai panjang ini disebut protein (polipeptida).
Asam amino yang diperlukan tubuh ada 20 macam. Sepuluh diantaranya yang
sangat penting bagi pertumbuhan sel-sel tubuh manusia dan tidak dapat dibuat
dalam tubuh, yang disebut asam amino esensial. Adapun asam amino non esensial
adalah apabila dapat disintesis oleh tubuh dari asamamio yang lain.

KARAKTERISTIK
1

Protein murni tidak berbau, tidak memberi rasa, namun beberapa derivatnya
memberikan rasa pahit.

32

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Protein bersifat amfolit karena memiliki gugus amin (basa) dan gugus

kaboksil (asam).
Kekentalan atau viskositas protein bergantung pada jenis dan konsentrasi

protein. Jenis protein fibrosa lebih tinggi viskositasnya dari pada globuler.
Protein dapat memberikan reaksi pengendapan yang kebanyakan dipengaruhi
oleh keadaan terhadap titik isoelektrisya. Bila suasana lebih tinggi pH nya
daripada titik isoelektrik protein, maka protein akan bertindak sebagai donor

proton yang bermuatan negative. Begitupun sebaliknya.


Protein dapat memberikan reaksi warna karena adanya ikatan peptide dan
sifat-sifat tertentu yang dikandungnya.

FUNGSI
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Fungsi
Katalis
Kontraksi
Regulasi
Hormonal
Proteksi
Pengaturan
Struktural
Transport

Contoh Protein
Enzim
Aktin, myosin
Histon, protein repressor gena
Insulin
Fibrin, imunoglobulin, intesteron
Calmogulin
Kolagen, elastin, keratin
Albumin, hemoglobin, lipoprotein

33

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Sintesis dan Katabolisme dalam Sel


A.Pengertian Metabolisme Sel
Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil, oleh karena itu sel dapat menjalankan
aktivitas hidup, di antaranya metabolisme.
Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk
hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi
selalu menggunakan katalisator enzim.
Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:
1

Anabolisme/AsimilasI/Sintesis,
yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan
energi tinggi.
Contoh : fotosintesis (asimilasi C)
energi cahaya
6 CO2 + 6 H2O > C6H1206 + 6 02

klorofil

glukosa
(energi kimia)

Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai
energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa
ikatan senyawa organik pada glukosa. Dengan bantuan enzim-enzim, proses
tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan
energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi
semacam itu disebut reaksi endoterm.
2. Katabolisme (Dissimilasi),
yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan
dalam senyawa organik tersebut.
Contoh:
34

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

enzim
C6H12O6 + 6 O2 > 6 CO2 + 6 H2O + 686

KKal.

energi kimia
Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi
sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi,
reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi
eksoterm.

B.Molekul Yang Terlibat Dalam Metabolisme


1.ENZIM
Enzim merupakan biokatalisator / katalisator organik yang dihasilkan oleh
sel. Struktur enzim terdiri dari:
Apoenzim, yaitu bagian enzim yang tersusun dari protein, yang akan
rusak bila suhu terlampau panas(termolabil).
Gugus Prostetik (Kofaktor), yaitu bagian enzim yang tidak tersusun
dari protein, tetapi dari ion-ion logam atau molekul-molekul organik
yang disebut KOENZIM. Molekul gugus prostetik lebih kecil dan tahan
panas (termostabil), ion-ion logam yang menjadi kofaktor berperan
sebagai stabilisator agarenzim tetap aktif. Koenzim yang terkenal pada
rantai pengangkutan elektron (respirasi sel), yaitu NAD (Nikotinamid
Adenin Dinukleotida), FAD (Flavin Adenin Dinukleotida), SITOKROM.
Enzim mengatur kecepatan dan kekhususan ribuan reaksi kimia yang
berlangsung di dalam sel. Walaupun enzim dibuat di dalam sel, tetapi untuk
bertindak sebagai katalis tidak harus berada di dalam sel. Reaksi yang
dikendalikan oleh enzim antara lain ialah respirasi, pertumbuhan dan
perkembangan, kontraksi otot, fotosintesis, fiksasi, nitrogen, dan pencernaan.
Sifat-sifat enzim
Enzim mempunyai sifat-siat sebagai berikut:
1. Biokatalisator, mempercepat jalannya reaksi tanpa ikut bereaksi.
35

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2. Thermolabil; mudah rusak, bila dipanasi lebih dari suhu 60 C, karena


enzim tersusun dari protein yang mempunyai sifat thermolabil.
3. Merupakan senyawa protein sehingga sifat protein tetap melekat
pada enzim.
4.
dalam
sebagai

Dibutuhkan
jumlah sedikit,
biokatalisator,
reaksinya
angat cepat dan

s
dapat

digunakan
berulang-ulang.

5.
yang di

Bekerjanya ada
dalam sel
(endoenzim) dan
sel
ektoenzim),

di luar
(
contoh
amilase,maltase.

ektoenzim:

6. Umumnya enzim bekerja mengkatalisis reaksi satu arah, meskipun ada


juga yang mengkatalisis reaksi dua arah, contoh : lipase, mengkatalisis pembentukan dan penguraian lemak.
lipase
Lemak + H2O > Asam lemak + Gliserol
7. Bekerjanya spesifik ; enzim bersifat spesifik, karena bagian yang aktif
(permukaan tempat melekatnya substrat) hanya setangkup dengan
permukaan substrat tertentu.
8. Umumnya enzim tak dapat bekerja tanpa adanya suatu zat non
protein tambahan yang disebut kofaktor.

36

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Gbr. Penghambatan Reversible terhadap kerja enzim

Pada reaksis enzimatis terdapat zat yang mempengarahi reaksi, yakni


aktivator dan inhibitor, aktivator dapat mempercepat jalannya reaksi.
2+
2+
contoh aktivator enzim: ion Mg, Ca, zat organik seperti koenzim-A.
Inhibitor akan menghambat jalannya reaksi enzim. Contoh inhibitor : CO, Arsen,
Hg, Sianida.
2

ATP (Adenosin Tri Phosphat)

Molekul ATP adalah molekul berenergi tinggi. Merupakan ikatan tiga


molekulfosfat dengan senyawa Adenosin. Ikatan kimianya labil, mudah melepaskan
gugus fosfatnya meskipun digolongkan sebagai molekul berenergi tinggi.
Perubahan ATP menjadi ADP (Adenosin Tri Phosphat) diikuti dengan
pembebasan energi sebanyak 7,3 kalori/mol ATP. Peristiwa perubahan ATP menjadi
ADP merupakan reaksi yang dapat balik.

1.Katabolisme
Katabolisme adalah reaksi pemecahan / pembongkaran senyawa kimia
kompleks yang mengandung energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang
mengandung energi lebih rendah. Tujuan utama katabolisme adalah untuk
membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber. Bila
pembongkaran suatu zat dalam lingkungan cukup oksigen (aerob) disebut
proses respirad, bila dalam lingkungan tanpa oksigen (anaerob) disebut
fermentasi.
Contoh Respirasi :
37

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

C6H12O6 + O2 > 6CO2 + 6H2O + 688KKal.


(glukosa)
Contoh Fermentasi :
C6H1206 > 2C2H5OH + 2CO2 + Energi.
(glukosa)
(etanol)

Respirasi

Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat
sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. Dari
respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan, seperti
sintesis (anabolisme), gerak, pertumbuhan.
Contoh:
Respirasi pada Glukosa, reaksi sederhananya:
C6H1206 + 6 02 > 6 H2O + 6 CO2 + Energi
(glukosa)
Reaksi pembongkaran glukosa sampai menjadi H20 + CO2 + Energi, melalui
tiga tahap :
1. Glikolisis.
2. Daur Krebs.
3. Transpor elektron respirasi.
1. Glikolids:
Peristiwa perubahan :
Glukosa - Glulosa - 6 - fosfat - Fruktosa 1,6 difosfat 3 fosfogliseral dehid (PGAL) / Triosa fosfat - Asam piravat.

Jadi hasil dari glikolisis :


2 molekul asam piravat,
2 molekul NADH yang berfungsi sebagai sumber elektron berenergi
tinggi.
2 molekul ATP untuk setiapmolekul glukosa.

38

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2. Daur Krebs (daur trikarbekdlat):


Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat merupakan pembongkaran
asam piravat secara aerob menjadi CO2 dan H2O serta energi kimia

Gbr. Bagan reaksi pada siklus Krebs

Rantai Transportasi Elektron Respiratori:

Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2
(NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2, sehingga di dalam mitokondria (dengan
adanya siklus Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan
elektron) akan terbentuk air, sebagai hasil sampingan respirasi selain CO2.
Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui
stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan
tingkat tinggi.

Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut:

PROSES

AKSEPTOR

ATP
39

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

1. Glikolisis:
Glukosa > 2 asam piruvat

2 NADH

2. Siklus Krebs:
2 asetil piruvat > 2 asetil KoA + 2 C02

2 ATP

2 NADH

ATP
2 asetil KoA > 4 CO2

6 NADH

NADH2
3. Rantai trsnspor elektron respirator:
10 NADH + 502 > 10 NAD+ + 10 H20

30

ATP
2 FADH2 + O2 > 2 PAD + 2 H20

4 ATP
Total

38 ATP

Kesimpulan :
Pembongkaran 1 mol glukosa (C6H1206) + O2 > 6 H20 + 6 CO2
menghasilkan energi sebanyak 38 ATP.

Fermentasi

Pada kebanyakan tumbuhan den hewan respirasi yang berlangsung adalah


respirasi aerob, namun demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat pada
sesuatu hal, maka hewan dan tumbuhan tersebut
melangsungkan
proses
fermentasi yaitu proses pembebasan energi tanpa adanya oksigen, nama lainnya
adalah respirasi anaerob.
Dari hasil akhir fermentasi, dibedakan menjadi fermentasi asam laktat/asam
susu dan fermentasi alkohol.
A Fermentasi Asam Laktat
Fermentasi asam laktat yaitu fermentasi dimana hasil akhirnya adalah asam
laktat. Peristiwa ini dapat terjadi di otot dalam kondisi anaerob.
Reaksinya: C6H12O6 > 2 C2H5OCOOH + Energi
enzim

40

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Prosesnya :
1. Glukosa > asam piruvat (proses Glikolisis).
enzim
C6H12O6 > 2 C2H3OCOOH + Energi

2. Dehidrogenasi asam piravat akan terbentuk asam laktat.


2 C2H3OCOOH + 2 NADH2 > 2 C2H5OCOOH + 2 NAD
piruvat
dehidrogenasa
Energi yang terbentak dari glikolisis hingga terbentuk asam laktat :
8 ATP 2 NADH2 = 8 - 2(3 ATP) = 2 ATP.
B Fermentasi Alkohol
Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam
piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat diabah menjadi
alkohol.
Dalam fermentasi alkohol, satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2
molekul ATP, bandingkan dengan respirasi aerob, satu molekul glukosa mampu
menghasilkan 38 molekul ATP.
Reaksinya :
1. Gula (C6H12O6) > asam piruvat (glikolisis)
2. Dekarbeksilasi asam piruvat.
Asampiruvat > asetaldehid + CO2.
piruvat dekarboksilase
(CH3CHO)
3. Asetaldehid oleh alkohol dihidrogenase diubah menjadi alkohol
(etanol).
2

CH3CHO + 2 NADH2
alkohol dehidrogenase

>

C2HsOH

2NAD.

Ringkasan reaksi :
C6H12O6 > 2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 NADH2 + Energi
41

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

C Fermentasi Asam Cuka


Fermentasi asam cuka merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung
dalam keadaan aerob. Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (Acetobacter
aceti) dengan substrat etanol.
Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh fermentasi
alkohol secara anaerob.
Reaksi:
aerob

C6H12O6> 2 C2H5OH > 2 CH3COOH + H2O + 116 kal

2.Anabolisme
Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi
senyawa kompleks, nama lain dari anabolisme adalah peristiwa sintesis atau
penyusunan. Anabolisme memerlukan energi, misalnya : energi cahaya untuk
fotosintesis, energi kimia untuk kemosintesis.

Fotosintesis

Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan


menggunakan energi cahaya atau foton. Sumber energi cahaya alami adalah matahari
yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan), merah, jingga, kuning,
hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan).
Yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari
ungu sampai merah, infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis.
Dalam fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen, oksigen sebagai hasil
sampingan dari fotosintesis, volumenya dapat diukur, oleh sebab itu untuk
mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen
yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.
Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari,
dapat dilakukan percobaan Ingenhousz.
Pigmen Fotosintesis
Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. Di
dalam daun terdapat jaringan pagar dan jaringan bunga karang, pada keduanya
42

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

mengandung kloroplast yang mengandung klorofil / pigmen hijau yang merupakan


salah satu pigmen fotosintetik yang mampu menyerap energi cahaya matahari.

Dilihat dari strukturnya, kloroplas terdiri atas membran ganda yang melingkupi
ruangan yang berisi cairan yang disebut stroma. Membran tersebut membentak suatu
sistem membran tilakoid yang berwujud sebagai suatu bangunan yang disebut
kantung tilakoid. Kantung-kantung tilakoid tersebut dapat berlapis-lapis dan
membentak apa yang disebut grana Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan
pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid, sedang
pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintetis berlangsung di stroma.
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan klorofil antara lain :
1. Gen :
bila gen untuk klorofil tidak ada maka tanaman tidak akan memiliki
klorofil.
2. Cahaya :
beberapa tanaman dalam pembentukan klorofil memerlukan cahaya,
tanaman lain tidak memerlukan cahaya.
3. Unsur N. Mg, Fe :
merupakan unsur-unsur pembentuk dan katalis dalam sintesis klorofil.
4. Air :
bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil.
Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang
ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan
oksigen. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang).
H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2, sedang O2
tetap dalam keadaan bebas. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2
oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Peristiwa ini disebut
reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20.
CO2 + 2 NADPH2 + O2 > 2 NADP + H2 + CO+ O + H2 + O2
Ringkasnya :
43

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Reaksi terang :

2 H20 > 2 NADPH2 + O2

Reaksi gelap :

CO2 + 2 NADPH2 + O2>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2

atau
2 H2O + CO2 > CH2O + O2
Atau
12 H2O + 6 CO2 > C6H12O6 + 6 O2

Kemosintesis

Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya sebagai


sumber energi. Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil dapat
mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan reaksi-reaksi
kimia, misalnya bakteri sulfur, bakteri nitrat, bakteri nitrit, bakteri besi dan lain-lain.
Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa
tertentu.
Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi
Fe3+ (ferri).
Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara
mengoksidasi NH3, tepatnya Amonium Karbonat menjadi asam nitrit dengan reaksi:
Nitrosomonas

(NH4)2CO3 + 3 O2> 2 HNO2 + CO2 + 3 H20 + Energi


Nitrosococcus

Sintesis Lemak
44

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Lemak dapat disintesis dari karbohidrat dan protein, karena dalam metabolisme,
ketiga zat tersebut bertemu di dalarn daur Krebs. Sebagian besar pertemuannya
berlangsung melalui pintu gerbang utama siklus (daur) Krebs, yaitu Asetil Ko-enzim
A. Akibatnya ketiga macam senyawa tadi dapat saling mengisi sebagai bahan
pembentuk semua zat tersebut. Lemak dapat dibentuk dari protein dan karbohidrat,
karbohidrat dapat dibentuk dari lemak dan protein dan seterusnya.
1. Sintesis Lemak dari Karbohidrat :
Glukosa diurai menjadi piruvat > gliserol.
Glukosa diubah > gula fosfat > asetilKo-A > asam lemak.
Gliserol + asam lemak > lemak.
2. Sintesis Lemak dari Protein:
Protein > Asam Amino
protease
Sebelum terbentuk lemak asam amino mengalami deaminasi lebih dabulu, setelah
itu memasuki daur Krebs. Banyak jenis asam amino yang langsung ke asam piravat
> Asetil Ko-A.
Asam amino Serin, Alanin, Valin, Leusin, Isoleusin dapat terurai menjadi Asam
pirovat, selanjutnya asam piruvat > gliserol > fosfogliseroldehid
Fosfogliseraldehid dengan asam lemak akan mengalami esterifkasi membentuk
lemak.
Lemak berperan sebagai sumber tenaga (kalori) cadangan. Nilai kalorinya lebih
tinggi daripada karbohidrat. 1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori, sedangkan 1
gram karbohidrat hanya menghasilkan 4,1 kalori saja.

Sintesis Protein

Sintesis protein yang berlangsung di dalam sel, melibatkan DNA, RNA dan
Ribosom. Penggabungan molekul-molekul asam amino dalam jumlah besar akan
membentuk molekul polipeptida. Pada dasarnya protein adalah suatu polipeptida.
Setiap sel dari organisme mampu untuk mensintesis protein-protein tertentu yang
sesuai dengan keperluannya. Sintesis protein dalam sel dapat terjadi karena pada inti
sel terdapat suatu zat (substansi) yang berperan penting sebagai "pengatur sintesis
protein". Substansi-substansi tersebut adalah DNA dan RNA.

45

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN METABOLISME KARBOHIDRAT


LINTASAN METABOLISME

1 lintasan anabolik (penyatuan/pembentukan)lintasan yg. digunakan untuk


sintesis senyawa pembentuk struktur dan jaringan tubuh: sintesis protein,
glikogen, dll.
2. lintasan katabolik (pembongkaran/pemecahan)biasa digunakan
dalam pembentukan energi tenaga tinggi( P) atau unsur equivalen
pereduksi (FADH, NADH). Contoh: reaksi fosforilasi oksidatif (rantai
respirasi)
3. lintasan amfibolik (persimpangan): memiliki lebih dr. satufungsi dan
terdapat pd. simpangan metabolisme sbg penghubung lintasan anabolik dan
katabolic. Contoh: siklus asam sitrat (siklus Krebs)
METABOLSIME
KARBOHIDRAT
Dalam menkonsumsi makanan , kita gak Cuma makan karbohidrat
yang berbentuk glukosa , kadang kita mengonsumsi buah yang
mengandung fruktosa, dan juga susu yang mengandung galaktosa.
Lalu bagaimana zat zat tersebut dapat dijadikan tenaga oleh tubuh?

46

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

GLUKOSA
Sudah paling sederhana karena dia bahan utama glikolisis,
Diubah menjadi glukosa 6 fosfat glikolisis
GALAKTOSA
Galaktosa ( dgn enzim galaktokinase) galaktosa 1 fosfat ( dgn enzim
isomerse ) glukosa 1 fosfat( dgn enzim fosfoglukomutase) glukosa 6
fosfat glikolisis
FRUKTOSA
Metabolisme fruktosa itu terjadi di otot dan hati
Pada otot : fruktosa (dgn enzim heksokinase) fruktosa 6 fosfat
mengikuti alur glikolisis
Pada hati : fruktosa ( dgn enzim fruktokinase) fruktosa 1 fosfat ( dgn
bantuan enzim fruktosa 1 fosfat aldolase) gliseraldehid ( dgn alcohol
dehidrogenase ) gliserol ( dgn bantuan gliserol kinase ) gliserol 3 fosfat (
dgn gliserol dehidrogenase) dehidroksi aseton fosfat ( dgn enzim triose
fosfat ) gliserahdehid

Tahukah kamu? Mengapa metabolisme fruktosa dihati


menggunakan enzim fruktokinase? Mengapa di otot
heksokinanase
Kalo heksokinase : fosfatnya nempel ke C nomer 6 , sehingga
terbentuk fruktosa 6 fosfat
Kalo fruktokinase : fosfatnya nempel pada atom C nomer 1
membentuk fruktosa 1 fosfat

GLIKOLISIS

Tempatnya di sitosol
Glikolisis :
47

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Aerob : hasil akhirnya 2 ATP + 2 NADH + 2 Asam Piruvat


Anaerob : 2 ATP + laktat
DEKARBOKSILASI
OKSIDATIF

Perubahan asam piruvat menjadi asetil Co-A


Tempatnya di matriks mitokondria
Hasil akhir : 2 Asetil Co-A + 2NADH + 2 CO2
SIKLUS ASAM
SITRAT

Serangkaian reaksi untuk memetabolisasi asetil Co-A menjadi CO2 dan atom
H, terjadi di matriks mitokondria
Hasil :
1 mol glukosa = 2 ATP + 2 FADH + 6 NADH + 2CO2
TRASFER
ELEKTRON

Konversi menjadi ATP


Tempat : membrane dalam mitokondria
Hasil : 38 ATP ( pada eukariotik ) dan 36 ATP (pada prokariot)

JALUR PENTOSA
FOSFAT

Pada metabolisme glukosa ada 2 proses yang paling hitz , Glikolisis dan
lintasan pentose fosfat. Mereka sangat berpengaruh dalam metabolisme
glukosa.
Dalam jalur pentose fosfat , tidak terbentuk ATP. Hasil proses ini berupa :

NADPH : untuk sintesis reduktif di ekstramitokondrial seperti sintesis asam


lemak
48

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Prekusor ribose ( ribose 5 fosfat ) : untuk pembentukan nukleotid dan


sintesis asam nukleat

Temoat terjadinya : hepar, glandula mamae, korteks adrenal, tiroid, eritrosit


dan testis
Tempat dalam sel di sitosol
Terdapat 2 fase : fase oksidatif ( yg mengasilkan NADPH ) dan fase
nonoksidatif( yang menghasilkan ribose )
GLIKOGENESIS

Saat kita mengonsumsi banyak makanan atau dalam


keadaan kenyang banyak karbohidrat gak semua
glukosa yang diperoleh diubah jadi tenaga sebagian lain
disimpan dalam bentuk glikogen
GLIKOGENOLISIS

Saat orang berpuasa atau kelaparan , kadar glukosa dalam darah


menurun sehingga terjadi pemecahan glikogen menjadi gukosa
untuk menghasilkan tenaga. Proses ini disebut glikogenolisis

Menjelaskan metabolisme lipid dalam menghasilkan energi


Sebelum mengalami metabolisme, lemak harus diaktivasi dulu. Tenaga dapat
diperoleh dari lemak setelahlemak mengalami lipolisis gliserol dan asam lemak bebas
(FFA). Gliserol melalui glukoneogenesis diubah menjadi glukosa. Asam lemak
49

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

melalui oksidasi- diubah menjadi molekul Asetil-KoA dan kemudian masuk ke


dalam Siklus Krebs dan menghasilkan tenaga.
Oksidasi Asam Lemak
Kadang-kadang disebut juga dengan ketogenesis. Oksidasi asam lemak tidak
merupakan kebalikanbiosintesis asam lemak, Oksidasi asam lemak terjadi di
mitokondria sedangkan biosintesis asam lemak berlangsung di sitosol. Keduanya
berlangsung dalam kompartemen yang terpisah, terkendali secarasendiri-sendiri dan
terinterigasi dengan kebutuhanjaringan. Oksidasi asam lemak melibatkan senyawa
NAD+ dan FAD diubah menjadi NADH dan FADH kemudian masuk ke proses
fosforilasi oksidatif dan menghasilkan ATP.
Macam-macam oksidasi asam lemak:

CH3-CH2-CH2- CH2-CH2-CH2-COOH
4

1. Osidaksi-: pelepasan 1 atom C dari ujung karboksilat, dan ditemukan di otak.


2. Oksidasi-: 2 atom karbon dipecah sekaligus menjadi molekul asetil-KoA, dimulai
dari ujung karboksilat, diputus diantaraatom karbon (2) dan (3).
3. Oksidasi-: normal merupakan lintasan yang sangat pendek,gugus CH3 diubah
menjadi CH2OH yang selanjutnyadiubah menjadi COOH danterbentuk asam
dikarboksilat.

Biosintesis asam lemak

50

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Ketogenesis

Jumlah molekul ATP yang dihasilkan dari oksidasi- satu molekul asam
palmitat yang
51

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

dilanjutkan dengan siklus asam sitrat


1. Untuk awal reaksi membutuhkan

= - 2 ATP

2. Asetil-KoA yang dihasilkan 8 mol. (8 X 12)

= 96 ATP

3. Jumlah rangkaian reaksi 7 X, berarti menghasilkan


7 mol. NADH 7 X 3

= 21 ATP

7 mol. FADH 7 X 2

= 14 ATP

Jumlah mol. ATP yang dihasilkandari oksidasi 1 mol. Asam palmitat = 129 ATP.

MENJELASKAN METABOLISME PROTEIN DALAM


MENGHASILKAN ENERGI

PROTEIN TUBUH

52

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

53

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

KLASIFIKASI ASAM
AMINO

A. Berdasar struktur kimia :

AA dengan 1 ggs. karboksil dan 1 ggs. amino (AA netral), misal alanin

AA dengan 2 ggs. karboksil dan 1 ggs. amino (AA asam), misal aspartat

AA dengan 2 ggs. amino dan 1 ggs. karboksil (AA basa), misal lisin

B.

Berdasar kepentingan gizi:

AA esensiil (sangat diperlukan ttp. tubuh tidak dpt. mensintesis misal


fenilalanin).
-

Dari glutamat, aspartat, zat antara- amfibolik


Diperoleh dari protein diet (asupan makanan)

AA semiesensiil (dapat disintesis tubuh jumlahnya kurang misal


arginin, histidin).

AA non esensiil (dapat disintesis tubuh dan jumlahnya cukup misal


tirosin).

C. Menurut jalur metabolisme yang


ditempuh :
54

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

AA glikogenik (dioksidasi lewat jalur karbohidrat, misal


alanin).

AA ketogenik, (dioksidasi lewat jalur lemak, misalnya


leusin)

AA glikoketogenik (dioksidasi lewat jalur karbohidrat dan


lemak, misal triptofan, isoleusin, lisin, fenilalanin, tirosin).

BIOSINTESIS ASAM AMINO NON


ESENSIAL

Alanin : berasal dari transaminasi piruvat +


glutamat,
dengan adanya enzim transaminase diubah menjadi alanin
dan ketoglutarat .

Aspartat : berasal dari transaminasi oksaloasetat +glutamat,


dengan adanya enzim transaminase diubah menjadi aspartat
dan ketoglutarat .

Asparagin : berasal dari aspartat, dikatalisis enzim asparagin


sintetase, dibantu Mg-ATP menghasilkan asparagin dan AMP +
PPi.

Sistein : berasal dari metionin dan serin.


Metionin + ATP s-adenosil-metionin s-adenosil-homosistein
(+H2O) L-homosistein (+ serin)

sistationein (+
H2O) sistein + L-Homoserin.
Glutamat : berasal dari dehidrogenasi ketoglutarat,
dikatalisis enzim glutamat dehidrogenase, dibantu NADPH +
NH4+ menghasilkan glutamat + H2O +NADP
Glutamin : berasal dari glutamat, dikatalisis enzim glutamin
sintetase, dibantu Mg-ATP dan NH4 menghasilkan glutamin
+ADP+ Pi .
Glisin : berasal dari kolin dan serin.
Kolin (+ enzim kolioksidase) betain aldehid (+ enzim betain
ald.DH-ase) betain (+ enzim transmetilase) dimetilglisin
(+ enzim dimetilglisin oksidase)

sarkosin
Glisin
(penyusun kolagen)
55

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Serin (+ FH4) glisin + metilen FH4


Serin : berasal dari defosforilasi D3PG (D-3-fosfogliserat), melalui
2 jalur di awal & akhir,
1. D3PG (+ enzim fosfatase) D-gliserat- D-gliserat
dioksidasi (+NAD)
asam ketopiruvat serin
2. D3PG (oksidasi)
transaminase

3-fosfoketopiruvat

3-fosfoketopiruvat

fosfo-L-serin

serin.

Tirosin : berasal dari fenilalanin, dikatalisis enzim fenilalanin


hidroksilase, ada perubahan tetrahidrobiopterin menjadi
dihidrobopterin
BIOSINTESIS AA SEMI ESENSIAL

Arginin : berasal dari pemecahan argininosuksinat menjadi


fumarat dan arginin, dikatalisis enzim argininosuksinase
(siklus urea).

Histidin :disintesis oleh bakteri di colon dan disintesis di


hepar.
KATABOLISME ASAM AMINO

Nitrogen Protein diet hubunganya dengan keseimbangan


nitrogen
1. N masuk = N keluar : Normal
2. N masuk > N keluar : Positif (bayi, ibu hamil, pasca
kelaparan)
3. N masuk < N keluar : Negatif (Pasca bedah, kanker,
kelaparan
kwashiorkor, marasmus)

Nitrogen asam amino : amoniak sintesas urea


diekskresi ke urin

Rangka karbon asam amino: sebagai senyawa-antara


amfibolik siklus asam sitrat
56

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Perubahan asam amino menjadi produk khusus: Heme,


kreatin, dll.
GIMANA SIH TERJADINYA
BIOSINTESIS UREA?

Transaminasi
Deaminasi oksidatif
Pengangkutan amonia
Siklus urea

TRANSAMINASI

Transaminasi yaitu pemindahan ggs. amino


(-NH2) dari asam amino alfa (donor -NH2) ke asam keto alfa
(reseptor -NH2) shg terbentuk asam amino alfa yg baru dan asam
keto alfa yg baru.
Misal :
Piruvat
Alfa KG

alanin

glutamat

DEAMINASI OKSIDATIF

Pelepasan nitrogen sebagai amonia dari glutamat dikatalisis


enzim glutamat dehidrogenase (glutamat DH).

Glutamat DH yaitu enzim yang terdapat di seluruh jaringan


mamalia yang menggunakan NAD+ dan NADP+ sebagai
oksidan.
57

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

AMONIAK

Berasal dari deaminasi -amino nitrogen asam- asam amino


Bersifat toksik
-
di jaringan manusia
didetoksikasi
diangkut ke hepar diubah

menjadi glutamat, glutamin atau urea (senyawa tidak toksis)


reaksinya disebut dengan siklus urea
Siklus urea berlangsung sebagian di mitokondria dan
sebagian di sitosol hepar
Pada kelainan hepar
timbunan amoniak dalam darah
timbul gejala klinis
Dalam otak pembentukan glutamin mrpk. cara utama
pembuangan amoniak
Kadar amonia darah tinggi, untuk pembentukan glutamin otak
harus mensintisis glutamat dulu, krn. glutamat darah kurang
cukup
digunakan -ketoglutarat dari siklus Krebs
diubah menjadi glutamat yg pembentukannya perlu NH3
-ketoglutarat +NH3
Glutamat + HN3 Glutamin
Arginin + arginase
urea (diekskresI ginjal) dan
ornitin (masuk siklus urea lagi)
Fumarat
(dgn enzim fumarase )
malat

oksaloasetat
Oksaloasetat
(dgn enzim transaminase) asparat
masuk siklus urea)

58

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

KELAINAN METABOLIK

No

Kelainan

Defek enzim

Hiperamonemia I

Karbamoil-P sint.I

2
3

Hiperamonemia II
Sitrulinemia

Ornitin transkarb.
Argininosuksinat sint.

ArgininosuksinilAsi
duria

Argininosuksinase

Hiperargininemia

Arginase

KERANGKA ATOM C ASAM


AMINO

Sebagai senyawa antara amfibolik Siklus Krebs.

Kelainan akibat defek enzim dapat berakibat


59

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

cacat metabolik dengan gejala yang khas

Asam amino dikatabolisis menjadi substrat untuk biosintesis


karbohidrat (glikogenik) dan lemak (ketogenik).

PENGGOLONGAN ASAM
AMINO

Glikogenik

Ala, Arg,
Asp,
Cys, Glu,
Gly,
His, Hyp,
Met.
Pro, Ser,
Thr,
Va.

Ketoge
nik
Leu

Glikogenik dan
ketogenik
le, Lys,
Phe, Trp,
Tyr.

ASAM AMINO SIKLUS KREB


TENAGA

NAH, AA masuk ke Siklus Krebs ini lewat mana ? :


1

Oksaloasetat (mis : Asn, Asp).

2 -Ketoglutarat (mis : Glu, Gln, Pro, Arg, His).


3 Piruvat (mis : Gly, Ser, Ala, Cys, Thr, Hyp).
4 Asetil KoA (mis : Tyr, Phe, Trp, Lys)
5 Suksinil KoA (mis : Met, Ile, Va)

60

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

JALUR OKSALOASETAT

Asn ( dgn enzim asparaginase )Asp( dgn enzim


transaminase ) Oksaloasetat
Defek enzim : jarang terjadi.
JALUR
KETOGLUTARAT

Glu (dgn enzim glutaminase ) Gln ( dgn enzim


transaminase ) -KG
Defek enzim : jarang terjadi.
Pro ( dgn Pro-DH (1))
Gsa DH (2))-KG

Glu semialdehid

Glu ( dgn

Defek enzim :
1. Hiperprolinemia I (katabolisme Hyp tdk terganggu)
2. Hiperprolinemi II (katabolisme Hyp terganggu dan urin
mengandung katabolit
Hyp yaitu 1-pirolin-3-hidroksi-5 karboksilat.
3. Histidenemia (kenaikan kadar histidin di urin dan darah)
61

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

4. Asiduria urokanat

JALUR PIRUVAT

Glisin

Serin

Glisin ( dgn glisin sintetase )


tetrahidrofolat

Piruvat
CO2 + NH4+ + N5N10

Defek :
1. Glisinuria (gangguan reabsorbsi renal).
2. Hiperoksaluria (gangguan katabolisme glioksalat shg.
teroksidasi menjadi oksalat).

Ala ( dgn enzim Transaminase )

Piruvat

Defek enzim : jarang terjadi

Sistin (Sistin reduktase)

Sistein :

Sistein

Piruvat

1. Lintasan oksidasi langsung (pembentukan sistein sulfinat


piruvat)
2. Lintasan transaminasi (pembentukan 3 merkaptopiruvat 3merkaptolaktat &piruvat )
Defek :
1 . Sistinuria (ggn. reabsorbsi renal)
2. Sistinosis (ggn. penyimpanan sistin, dpt menyebabkan gagal
ginjal akut).
3. Homosistinuria (ggn. katab. metionin,
gejala lain trombosis,
osteoporosis, dislokasi lensa mata, retardasi mental)

62

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

JALUR ASETIL KOA

Tyr

(1) hidroksifenilpiruvat

(2) homogentisat

(3) maleilasetoasetat
(4) fumarilasetoasetat
fumarat + asetoasetat (6)asetil KoA + asetat

(5)

Enzim yang berperan :


1. Tirosin transaminase
2. Hidroksifenilpiruvat hidroksilase
3. Homogentisat oksidase
4. Maleilasetoasetat cis trans isomerase
5. Fumarilasetoasetat hidrolase 6. Ketotiolase
Defek enzim :
1. Tirosinemia I (Tirosinosis)
Defek enzim no 4 atau 5,
Gejala : diare, vomitus, bau mirip kubis,
gangguan tumbuh kembang, kematian.
2. Tirosinemia II (Sindrom Richner-Hanhart)
Defek enzim no 1,
Gejala : lesi mata, kulit, retardasi mental.
63

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

3. Tirosinemia neonatal
Defisiensi enzim no 2,
4. Alkaptonuria
Defek enzim no 3,
Gejala : urin menjadi gelap, okronosis
(pigmentasi jaringan ikat), artritis,

Tetrahidrobiopterin dihidrobiopterin

Phe

Tyr

Fenilalanin hidroksilase
Defek enzim :
1. Hiperfenilalaninemia I (PKU = Phenilketonuria)
Defek enzim fenilalanin hidroksilase
Gejala : kejang, psikosis, ekzem, bau seperti tikus.
2. Hiperfenilalaninemia II dan III
Defek enzim dihidrobiopterin reduktase.
3. Hiperfenilalaninemia IV dan V
Defek pada biosintesis dihidrobiopterin.

Lys sakaropin alfa-aminodipat


alfa-ketodipat glutaril KoA.
Defek :
1. Hiperlisinemia periodik dgn hiperamonemia
(gangguan pd enzim arginase di hati).
2. Hiperlisinemia persisten tanpa hiperamonemia
(gangguan perubahan lisin menjadi sakaropin dan
gangguan pemecahan sakaropin).

64

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

JALUR SUKSINIL KOA

Defek :
1. Penyakit Maple Syrup Urin (defek enzim dekarboksilase
asam -keto)Gejala : urin bau syrup maple (gula gosong),
bayi sulit menyusu, muntah,
letargi .
2. Ketonuria rantai cabang intermitten (varian no 1).
3. Asidemia isovalerat (defek enzim isovaleril-KoA
dehidrogenase shg isovaleril KoA menumpuk.Gejala : bau
napas dan cairan tuubh seperti keju, vomitus, asidosis,
koma.
4. Asiduria metilmalonat (defisiensi B12).
5. Asidemia propionat (defisinesi propionil-KoA
karboksilase ).

65

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Membedakan sel prokariotik dan sel eukariotik


Perbedaan
Lokasi DNA
Ukuran Sel
Bentuk DNA
Membran Inti
Inti sel
Struktur dinding sel
Metabolisme
Kandungan
Membran Plasma
Sitoplasma
Ribosom
Mesosom
Retikulum Endoplasma
Sentriol
Lisosom
Badan Golgi
Mitokondria

Eukariotik
Nukleus
Lebih besar
Linear
Ada
Terlihat jelas
Kompleks
Aerob
Ekson dan Intron

Prokariotik
Nukleoid
Lebih kecil
Sirkuler
Tidak ada
Tidak jelas
Sederhana
Aerob dan anaerob
Ekson

MENJELASKAN STRUKTUR,SUSUNAN BIOKIMIAWI


DAN FUNGSI MEMBRAN SEL
STRUKTUR

Lipid bilayer : fosfolipid ( 75%), Kolesterol (20%),


Glikolipid ( 5%)
Glikolipid & glikoprotein : tanda pengenal sel
66

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kolesterol : meningkatkan stabilitas membrane ganda

Bersifat amfipatik : polar ( kepala) -> hidrofilik , nonpolar ( leher )


->hidrofobik
PROTEIN MEMBRAN

A Protein Porifer
Tidak menembus 2 lapisan fosfolipid
B Protein integral/ transmembran
Menembus 2 lapis fosfolipid
Berperan dalam transport molekul keluar masuk sel

1 Protein channel
Membuka tutup , misalnya ion

67

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Note :
-

Voltage gate : terbuka jika ion (+) -> sitoplasma


Ligan gate (extracellular ligand ): mekanik ,
disentuh akan terbuka contohnya pacini
- Ligand gate ( intracellular ligand ) : kalo ada yang
nempel di protein channel bisa dari liar bisa dari
dalam.
2 Protein carier
-Berubah bentuk , misalnya keluar masuk glukosa ,
fruktosa, vitamin
- banyaknya tergantung jumlah transporternya
3 Protein marker
Penanda khusus , masing masing tiap orang beda2
4 Protein adhesi

Untuk reseptor , gak punya pintu buat buka tutup jadi


dia bekerja pake sinyal lalu diteruskan.
68

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

5 Enzim

SIFAT MEMBRAN

PERMEABILI
TAS
MEMBRAN

Permeabel jika :
Non polar (tidak larut air) :
steroid
Tidak bermuatan (O2,
CO2)
Ekstraseluler memiliki :
GRADIEN
KONSENTRA Lebih banyak : Na+,
Oksigen
SI
Lebih bermuatan positif
Impermeabel : ukurannya besar, tidak larut , bermuatan -> gak bisa
lewat

NA+ cederung masuk dalam sel (banyak), diluar lebih bermuatan (+)
FUNGSI MEMBRAN
-

Tempat terjadinya transportasi makromolekul

Membatasi bagian dalam sel dengan luar

Menjelaskan Transpor Membran, Komunikasi Seluler dan Reseptor


69

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

TRANSPOR MEMBRAN
Transpor membran adalah pertukaran zat melalui membran selektif permeable sel.
A TRANSPOR MEMBRAN PADA MOLEKUL KECIL
Adapun transpor membran dibagi menjadi:
1

Transpor Pasif, transportasi zat yang tidak membutuhkan energi karena bergerak
searah gradien elektrokimia (dari tinggi ke rendah). Transpor pasif meliputi:
a Difusi Sederhana, perpindahan zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi
rendah. Difusi sederhana membawa molekul-molekul kecil non polar seperti
O2, dan N2 serta molekul kecil polar seperti H2O, CO2, dan gliserol. Contoh dari
b

peristiwa difusi sederhana adalah osmosis.


Difusi terfasilitasi, perpindahan zat dengan bantuan tanpa melawan gradien
elektro kimia, misalnya melewati protein integral. Contoh: glukosa, fruktosa
dan ion-ion.
Dibagi menjadi tiga, yaitu :
Protein ion, untuk membawa ion-ion.
Aquoporin, untuk transportasi air.
Protein carrier, protein yang mengalami perubahan bentuk untuk membawa

zat contohnya glukosa.


Transpor Aktif, transportasi zat yang membutuhkan energi berupa ATP karena
melawan gradien elektrokimia atau dari konsentrasi rendah ke tinggi. Berdasarkan
penggunaan energinya, transpor aktif dibagi menjadi:
a Primer
Merupakan transpor aktif yang membutuhkan ATP secara langsung. Contohnya
adalah pompa Na+ dan K+, mekanismenya tiga ion Na+ dipompa keluar sel dan
dua ion K+ dipompa ke dalam sel.
b Sekunder
Merupakan transpor aktif yang membutuhkan energi tapi bukan berupa ATP
secara langsung, tapi mengatur gradien elektrokimia yang digunakan oleh
pemandu. Berdasarkan arahnya, transpor aktif sekunder dibagi menjadi :
Simport, sopir mengangkut penumpang searah, contoh pada transpor glukosa
pada jaringan epitel usus. Mekanismenya berupa ion Na + sebagai sopir
membawa glukosa dari lumen usus menuju sel epitel usus.
70

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Antiport, sopir dan penumpang diangkut pada arah yang berlawanan.


Contohnya Ca2+ dan Na+ antiport pada otot jantung. Prinsip kerja antiport
adalah menyeimbangkan ion bermuatan disisi membran yang berlawanan.

B TRANSPOR MEMBRAN PADA MOLEKUL BESAR


Merupakan mekanisme transport membran dengan cara engulfing materi dan
membentuk vesikula internal. Pengambilan bahan melalui mekanisme endositosis,
sedangkan pengeluaran bahan melalui mekanisme eksositosis dan memerlukan ATP.
Transpor membran pada molekul besar dibagi menjadi:
1 Endositosis, memasukkan molekul ke dalam sel dengan membentuk vesikel.
Proses ini dibagi menjadi :
a Dengan reseptor, contohnya vitamin dan contoh lain berupa LDL:
b

mengandung kolesterol dan bergabung dengan membran sel


Fagositosis, hanya dimiliki oleh sel-sel tertentu seperti leukosit dan
amoeba. Molekul yang dimasukkan sangat besar, bisa berupa bakteri, sel
utuh atau jaringan yang berdegenerasi. Mekanismenya, reseptor pada
membran ditempeli ligan yang akan membuat tepi membran melakukan

evaginasi menyelubungi partikel dan menelannya.


Pinositosis, dimiliki pada sebagian besar sel, terutama paling cepat pada
makrofag. Contoh molekul yang dimasukkan dengan pinositosis adalah
protein. Mekanismenya, protein terdeteksi oleh reseptor pada membran
sel, membentuk coated pit (cekungan berselubung), aktin dan miosin akan
berkontraksi menyelubungi protein lalu membentuk vesikel pinostotik

untuk dimasukkan.
Eksositosis, merupakan kebalikan dari endositosis, mengeluarkan suatu
molekul dari sel dengan menggunakan vesikel. Bekerja sama dengan Retikulum
Endoplasma (RE) dan Golgi. RE akan menyintesis molekul yang akan
dikeluarkan, Golgi akan memodifikasi hasil sintesis tersebut dan mengemasnya
dalam vesikel sekretori yang akan dikeluarkan dari dalam sel.

71

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

KOMUNIKASI SEL
Mengapa diperlukan komunikasi sel?
Informasi Respon Aktivitas Sel
Komunikasi sel merupakan bentuk pertukaran informasi antar sel dengan
menggunakan molekul sinyal sebagai pengantar pesan untuk tujuan tertentu. Hal-hal
yang diperlukan dalam proses komunikasi sel yaitu :
a Molekul sinyal : protein,small peptides, asam amino, steroid, retinoid dan

derivat lemak.
b Reseptor
c Molekul sinyal transduksi
Pengirirman molekul sinyal (first messenger atau ligan)
Molekul sinyal secara umum dihasilkan oleh sel-sel penghasil sinyal seperti sel
penghasil hormon (hipotalamus, tiroid, paratiroid, dsb), sel penghasil enzim
(pankreas, lambung, usus, dsb) dan sel penghasil sinyal lokal.
Proses pengiriman sinyal dibagi menjadi:
a Gap Junction (komunikasi langsung)
Proses pengiriman molekul sinyal melalui sambungan antar sel yang bersifat
lokal dan tidak perlu reseptor ekstra seluler. Cara
ini disebut dengan cara langsung.
b

Contact Dependent (Komunikasi tidak langsung)


72

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Merupakan cara komuniksi sel yang bersifat spesifik karena sel penghasil
sinyal dan penerima sinyal hanya mau berikatan dengan satu sel. Sebagai
analogi, sel A hanya mampu menghasilkan molekul sinyal A dan molekul
sinyal A tersebut hanya dapat diterjemahkan dan diterima oleh sel tertentu
c

selamanya.
Paracrine
Merupakan cara komunikasi sel yang hanya bersifat lokal atau sel-sel yang
berdekatan saja, yang menghasilkan molekul sinyal lokal yang akan

dikirimkan ke beberapa sel dekat dan sel penerima sinyal lokal.


Sinaptik
Merupakan cara komunikasi sel jarak jauh dengan menggunakan sel saraf

secara berantai sebagai pengirim sinyal hingga menuju daerah lokal tujuan.
Endokrin
Merupakan cara komunikasi sel jarak jauh menggunakan hormon (seperti
testosteron, endorpin dan kortisol) yang dihasilkan organ endokrin sebagai
molekul sinyal atau first messenger yang dikirim melalui pembuluh darah

hinnga daerah lokal yang dituju.


Autokrin
Merupakan cara komunikasi diri sendiri dimana satu sel mengirim molekul
sinyal untuk diterima oleh reseptornya sendiri. Hal ini disebabkan molekul
sinyal tidak dapat langsung dikirim dan diterjemahkan oleh reseptor organel
tujuan

karena

molekul

sinyal

tersebut

hanya

dapat

diterjemahkan

pengkodeannya oelh reseptor ekstraseluler sel.


2

Penerimaan Sinyal (reseptor ekstraseluler)


Penerima molekul sinyal atau first messenger secara umum terdapat pada

membran sel berupa protein integral yang berfungsi menerima dan menerjemahkan
molekul sinyal. Reseptor ekstraseluler dapat dibagi menjadi :
a Reseptor terkait protein G
Merupakan protein integral yang memiliki ketergantungan dengan protein
G sebagai penerjemah dan pembawa informasi intraseluler menuju enzim
penghasil cAMP (secong messenger) yaitu Adenilil siklase. Protein G
terbagi menjadi tiga bagian dimana bagian alfa akan meneruskan
informasi dari molekul sinyal menuju enzim adenilil siklase dengan

73

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

menggunakan energi (mengganti ikatan GDP dengan GTP) setelah


mengikat protein integral yang menerima molekul sinyal.

Reseptor enzim berpasangan


Merupakan protein yang berfungsi sebagai reseptor molekul sinyal dengan
cara kerja enzimatis pada bagian sitoplasma karena dapat mengkatalisasi
pengikatan gugus fosfat (fosforilasi) dari ATP ke tirosin setelah terikatnya
reseptor secara berpasangan karena menerima molekul sinyal. Hal tersebut
mengakibatkan protien peripheral intraseluler srperti protein G terikat
dengan reseptor untuk penerjemahan dan memperkuat sinyal serta

meneruskan informasi menuju second messenger.


3 Transduksi Sinyal
Merupakan proses penerusan sinyal informasi dalam sitoplasma menuju
organel tujuan menggunakan second messenger. Proses transduksi sinyal berfungsi
untuk memperkuat dan memperjelas sinyal informasi. Proses ini dilakukan dengan
cara
a

Menggunakan cAMP (hasil perubahan dari ATP yang merupakan second


messenger) hasil enzim adenilil siklase dari rangsangan protein G alfa
dimana cAMP akan diangkut protein kinase menuju organel tujuan

menggunakan tubulus sebagai jalan.


Menggunakan reaksi protein kinase berantai hingga menuju organel tujuan.
Cara ini sama dengan cara pertama hanya saja cAMP digunakan untuk
mengaktifkan protein kinase 2 dengan menggunakan ATP. Protein kinase 2
akan mengaktifkan protein kinase 3 menggunakan ATP dans eterusnya
hingga organel tujuan. Protein kinase yang aktif tersebut akan
dinonaktifkan dengan melepaskan gugus fosfat oleh bantuan enzim

fosfotase setelah molekul sinyal ekstraseluler lepas dari reseptor.


Menggunakan perubahan konsentrasi ion sitoplasma sebagai second
messenger. Cara ini terkait dengan protein G dimana segmen protein G
yang telah terfosforilasi mengaktifkan ennzim fosfolipase C. Enzim
tersebut akan melepaskan iaktan gugus fosfat membran sel bagian dalam
menjadi diasil gliserol atau inosito trifosfat (IP3) yang mempu mebuka
74

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

gerbang membran retikulum endoplasma atau mitokondria. Untuk


melepaskan ion atau menyimpan ini terjadi perubahan konsentrasi ion
dalam sitoplasma atau second messenger.

MENJELASKAN SITOPLASMA DAN BERBAGAI


STRUKTUR SERTA FUNGSI ORGANEL

CYTOPLA
SM semua bagian sel diantara membrane plasma dan nucleus
Berisi
Punya dua komponen : sitosol dan organel
SITOSOL

Cairan pada sitoplasma yang mengelilingin organel, berisi sekitar


55% dari total volume sel. Disini, terjadi beberapa reaksi kimia,
contoh : enzim di sitosol mengkatalis glikolisis.
Sitoskeleton : jaringan protein filament di sitosol
ORGANELA

RIBOSOM

Ribosom itu terbuat dari RNA ribosom dan protein . Fungsinya :


melaksanakan sintesis protein. Contohnya : Sel pancreas
RIBOSOM BEBAS : dalam sitosol, contoh enzim yang mengkatalis
langkah penguraian gula
RIBOSOM TERIKAT : membuat protein kemudian disisipkan ke dalam
membrane kemudian dikemas . Mnempel pada RE kasar
RETIKULUM ENDOPLASMA

Jejaring membrane , menyusun lebih dari total membrane sel


pada eukariot

75

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Membran RE memisahkan bagian bagian internal RE yang disebut


lumen

RE Halus
Tidak terdapat
ribosom
Sintesis lipid,
detoksifikasi racun
dalam hepar,
metabolism mineral,
perlekatan enzim,
transportasi lipid
pada sel epitel usus

RE kasar
ada ribosom
Menampung hasil
sintesis protein, nah
jika tidak ditampung
maka enzim akan
mencerna
sitoplasma

APARATUS GOLGI

Struktur halus
Gelembung gelembung berdinding pada membrane
Tidak terdapat ribosom pada permukaannya
Terdiri dari 3 : sakula, vesikel sekretoris, mikrovesikel.

FUNGSI DAN KEGIATAN :

Protein dari RE kasar ujung RE kasar kehilangan ribosom


melepaskan diri transfer vesikel
Berhubungan dengan RE kasar dalam hepar pembentukan
lipoprotein
Membentuk membrane plasma dgn cara melepas butir2
sekresi ke permukaan sel
Pembentuk karbon yang dibubuhkan pada protein dr RE kasar
secara bertahap ke forming face maturing face
MITOKONDRIA

76

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kemampuan pembelahan diri dan pembentukan protein


( semi otonom ) tidak perlu diperintah oleh inti
Sudah terdapat DNA , RNA, ribosom
Dindingnya rangkap : luar dan dalam ( Krista). Kenapa harus
berlipat lipat? Karena untuk memperluas permukaan sehingga
respirasi seluler bisa meningkat
Carran padat ( matriks)

FUNGSI :

Respirasi seluler
Powerhouse of cell
Apoptosis ( death of cell)
LISOSOM

Struktur agak bulat ( diameter 0,4 mikron )


Dibatasi membrane tunggal
Dihasilkan oleh golgi
Tidak terdapat enzim hdirolisis : protease , nuclease,
glikosidase, lipase, fosfolipase.

FUNGSI :

Sel mati lisis bebasnya enzim enzim dari lisosom


Digesti zat zat yang blm dapat diurai\
Berfungsi dalam pencernaan intra seluler
Menghancurkan bagian bagian sel yang sudah tidak
berguna

PEMBENTUKAN LISOSOM
Lisosom primer : Dilepas oleh golgi , tidak ikut metabolism
Lisosom sekunder : fusi lisosom dengan bangunan lain yang akan di
cerna. Melakukan fagositosis dgn cara memasukkan bahan dari luar
dan melingkupinya dengan membrane
77

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

SITOSKELETON

Jejaring serat yang mengorganisasi stuktur dan aktifitas sel


Membentang di seluruh sitoplasma

PERAN :

Pengorganisasian struktur dan aktifitas sel


Mempertahankan bentuk sel bagi hewan karena gk punya
dinding sel
Terlibat dalam pergerakan sel
Terlibat dalam regulasi aktifitas biokimiawi di sel sebagai
respon terhadap rangsangan mekanis

KOMPONEN SITOSKELETON
sifat

mikrotubulus

mikrofilamen

Filament
intermediet

Struktur

Tabung
berongga
Dinding terdiri
dr 13 molekul
tubulin

Protein fibrosa

Diameter
Subunit
protein

25 nm
Tubulin dimer :
alfa dan beta
tubulin
Mempertahank
an bentuk sel
Motilitas sel
Pergerakan
kromosom
Pergerakan
organel

Dua untai aktif


aktin
teranyam
merupakan
polimer
subunit aktin
7nm 9 nm
aktin

Mempertahank
an bentuk sel
Pembelahan
sel
Kontraksi otot

Mempertahank
an bentuk sel
Tambatan
nucleus dan
organel
tertentu
Pembentukan
lamina nukleus

Fungsi
utama

8-12 nm
Ex :keratin

BADAN DAN MIKRO

78

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Bentuk agak bulat diselubungi membrane tunggal


Berisi enzim katalase dan oksidase
Ukuran kecil
PEROKSISOM
Pada sel hewan , fungi, tumbuhan tingkat tinggi
FUNGSI :
- Oksidasi substrat : H2O2 H2O + O2
- Penyerapan cahaya
- Perubahan lemak karbo
- Perubahan purin dlm sel
2 GLIOKSISOM
- Metabolism asam lemak
- Tempat siklus glioksilat

SENTROSOM

Lokasi dekat nucleus


Pengatur utama mikrotubulus sel

A . sentriol

B . presentriolar

Struktur silinder
Tersusun atas tubulus
Circular pattern
G triplet mikrotubulus
Cincin melingkar

Mengatur pertumbuhan spindle


saat mitotic

79

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN STRUKTUR INTI SEL DAN KROMOSOM


NUKLEUS

BAGIAN BAGIAN NUKLEUS


1 Selubung inti
- Garis basofil karena terdapat butir butir kromatin yang
menempel
- Berfungsi mengatur ion ion molekul yang keluar masuk
2 Anak inti ( nucleolus )
- Menempel pada selubung inti
- Bentuk basofil dan tampak homogeny
- Kandungan protein tinggi
- Tidak ditemukan histon
3 Kromatin
- butir butir basofil
- Lama lama gk kelihatan, udah terbentuk jadi kromosom
- Membentuk kromosom
Macam macam kromatin
1 Heterokromatin
Bulir bulir kromatin, bergulung, tampak mengikat warna
2 Eukromatin
Tidak menggulung, aktif mengatur seluruh kegiatan sel
80
KROMOSOM

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

KROMOSOM KROMATID KROMATIN PILINAN DNA + HISTON


BENANG BENANG KROMATIN ( untaian DNA yang belum dipilin )
DNA ( dobel helix )
Mengapa DNA perlu
dikemas?

Ukuran DNA yang sangat panjang harus dipilin biar bisa masuk ke
inti sel yang ukurannya micron

APA ITU SENTROMER : terletak ditengah dari kromatin,


terdiri dari kromonema sel yang bentuknya lurus,
fungsinya perlekatan
TELOMER : ujung kromosom, yang berfungsi melindungi
ujing kromosom agar tidak melekat ( bersambung )
dengan kromosom lain, fungsi lain melindungi agar DNA
tidak terurai

DNA VS RNA

Gula
Basa
Rantai
Panjang

Fungsi

DNA

RNA

Deoksiribose
Pi : C T
Pu : G A
Double helix
Lebih panjang
karena terdiri dari
beberapa gen
Mengendalikan
factor keturunan ,

ribosa
Pi : C U
Pu : G A
helix
Lebih pendek

Sintesis protein
81

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

sintesis protein

Menjelaskan Struktur dan Fungsi Purin, Pirimidin, Nukleosid, Nukleotid, Asam


Nukleat (DNA dan RNA)
A. PENDAHULUAN
1

Nukleoprotein: protein majemuk, terdapat dalam inti sel, penyusun material inti
sel, tersusun atas protein histon atauprotamine dan gugus non protein. Semua sel
hidup mengandung nucleoprotein.

82

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

83

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kromatin : konstituen penting dalam sel, tersusun atas nucleoprotein. Kelainan


pembentukan & pertumbuhan reproduksi sebab kromatin pembelahan sel.

Penyelamatan Purin
Untuk pembentukan nukleotida beberapa jaringan manusiatergantung pada purin atau
purin ribonukleosid eksogen.
Ada 2 jalan penyelamatan

84

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Fosforibosilasi purin bebas dengan enzim yang membutuhkan PPribosaP


sebagai donor ribosa fosfat.

Fosforilasi nukleosid purin pd gugus 5-hidroksi oleh enzim adenosin kinase.

Contoh
1

Adenin menjadi AMP dengan enzim adenin fosforibosa transferase.

Hipoxantin dan Guanin menjadi IMP dan GMP dengan enzim hipoxantinguanin fosforibosa transferase.

85

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kepentingan Biomedis
1

Kemampuan nukleotid menyerap sinar UV menjadikan sinar UV sebagai


unsur mutagen yg potensial.

Senyawa analog purin & pirimidin disintesis secara kimiawi digunakan


untuk terapi penyakit kanker.

Sel yg akan membelah, selnya mengalami replikasi.

Katabolisme: purin xantin asam urat

B. BASA PURIN DAN BASA PIRIMIDIN


1

Basa Purin
Merupakan basa heterosiklis dan merupakan molekul planar. Sebagian besar
terdapat dalam sel dalam bentuk asam nukleat yang disintesis secara de novo.
Sumber N1 dari asam Aspartat, C6 dari CO2 respirasi, N7 dari glisin, C8 dari
N5,N10-metenilFH4, N3 dan N9 dari nitrogen amida derivat Glutamin dan C2
dari N-formil -tetrahidroksi folat.
Diberi nomor mulai atom N1 kearah kebalikan jarum jam. Contoh dari basa

purin adalah Adenin (A) dan Guanin (G).


Basa Pirimidin
Nama lebih panjang dari purin tetapi hanya mengandung 6 atom yang
heterosiklis, sedangkan purin nama lebih pendek tetapi mengandung 9 atom
heterosiklis.
a Sitosin (S): terdapat dalam semua asam kecuali DNA virus tertentu.
b Timin (T) : terutama terdapat dalam asam nukleat yang mengandung gula
c

deoksiribosa (DNA) sedikit terdapat dalam tRNA


Uranil (U): terdapat dalam RNA

Nukelotida dan Nukleosida


1

Nukleosid:

86

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Terdiri dari basa + d-ribosa gula ribosa terikat pada N9 basa purin dan pada
N1 basa pirimidin (kecuali U pada C5 ikatan C-C) dan semuanya merupakan
ikatan -N-glikosidik
Nukleosid yang dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan sel:
* 5-fluorourasil

* 5-iodo-2-deoksiuridin

* 6-tioguanin

* 6-merkaptopurin

* 6-azauridin

* arabinosil sitosin

2. Nukleotida
Merupakan unit struktural asam nukleat, merupakan komponen seluleryang mudah
dapat diketahui karena menyerap kuat sinar UV, derivate basa purin absorbsinya lebih
kuat dari derivat basa pirimidin.
a

Penyusun : basa purin ataupun basa pirimidin adalah gula (ribosa atau 2deoksiribosa), asam fosfat.

Pengikatan fosfat :
RNA pd at C3 dari gulanya
DNA pd at C5 dari gulanya

Komponennya dpt dng mudah dipisahkan dng TLC, kromatografi, ion-change


colum chromatography (HPLC).
Fungsi Nukleotida
1. Berperan dalam metabolisme energi
ATP : bentuk energi kimia yang diperlukanuntuk sel, dihasilkan dari fosforilasi
oksidatif atau fosforilasi tingkat substrat, terlibat dalam kontraksi otot, transport
aktif, mempertahankan gradient atau ion, membantu sebagai donor fosfat untuk
sintesis nukleosida 5-trifosfat, substrat untuk reaksi yng dikatalisis oleh RNA
dan DNA polymerase.
87

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2. Monomer unit asam nukleat, DNA dan RNA


3. Mediator fisiologik, nukleosida dan nukleotida membantu sebagai kunci
mediator fisiologik proses metabolik :

adenosin penting dalam kontrol aliran darahcoroner.


ADP critical dalam agregasi platelet dankoagulasi darah.
cAMP & cGMP: bekerja sebagai secondmessenger.
GTP: diperlukan untuk capping mRNA.
Precursor function: GTP adalah precursor pembentukan

5
6

tetrahidrobiopterin, untukreaksi hidroksilasi dan generasi oksida nitrat.


Komponen koenzim: NAD, NADP, FAD.
Activated intermideate
- nukleotida membantu sbg kunci activated intermidiate , diperlukan untuk
berbagai

reaksi.-UDP-glukosa-kinase

intermidiate

kofaktor,

sintesis

glikogen,glikoprotein dll.
Allosteric effectors pada metabolisme nukleotida

Sintesis Nukleotida
Di dalam sel mamalia disintesis secara de novo.
Tidak semua sel mampu mensintesis nukleotid purin, contoh: sel-sel darah merah.
Pada akhir reaksi menghasilkan ITP prekursor adenosin 5-monofosfat (AMP) dan
guanosin 5-mono-fosfat (GMP)
IMP AMP energinya dari GTP
IMP GMP energinya dari ATP
Apabila terjadi defek dlm reaksimetabolik menyebabkan kehilanganpengaturan
sintesis nukleotida purin overproduksi purin asam uratmeningkat gout.
Pembentukan Deoksiribosa
1
2

Pada keadaan sel tidak proliferasi rendah.


Pada saat replikasi sintesis DNA sintesis deoksiribonukleotida meningkat
untuk mensuport sintesis DNA.
88

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

C. ASAM NUKLEAT
Dibentuk dari ikatan fosfodiester yg terikat pada C3- dan C5 monomer yang
berdekatan. Ada molekul yang berakhir 5 dan 3. Masing-masing molekul
mempunyai struktur primernya, contoh 5-3p Gp Gp Ap Tp Cp A

DNA
DNA adalah dasar kimia genetik (pewarisan) dan diorganisasikan ke dalam gen yang
menjadi unit dasar informasi genetik.
DNA merupakan polimer yang tidak

bercabang,

unit

monomernya:

deoksiribonukleosida monofosfat: dAMP, dGMP, dCMP, dTMP.


Antar unit dihubungkan oleh ikatan ester yang menghubungkan 3 hidroksil salah satu
nukleotid ke 5 fosfat berikutnya (dipertahankan dalam susunan linier oleh ikatan
fosfodiester).
Pada salah satu ujung DNA, (5)adalah karbon 5unit deoksiribosa yg terakhir,
sedang ujung lain (3) mrpk karbon 3yg terdekat dengan ujung polimer.
Pada kebanyakan DNA, jumlah A sama dengan T dan jumlah G sama dengan C.
Menurut Watson-Crick: DNA merupakan benang rangkap yang saling membelit
dalam helix ganda. Gula dan fosfat di luar molekul.
Pada pusat helix basa dari 2 untai DNA mengadakan interaksi (berpasangan) satu
sama lain melalui ikatan H.
Pasangan G dan C distabilkan oleh 3 ikatan H, sedang A dan T distabilkan oleh 2
ikatan H. Karena pasangannya tertentu2 utas DNA dikatakan satu dengan yg lain
komplementer.
Dua utas helix satu sama lain: antiparalel yaitu ujung 5 salah satu utas berpasangan
dengan ujung 3 utas lainnya.
Struktur helixs DNA distabilkan dengan ikatan nonkovalen.
Inti sel manusia mengandung 6 X 10 9 pasangan basa DNA, tersebar di antara 23
pasang kromosoma linier.
89

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kromosoma: tdp pada sel hewan, yaitu suatu struktur dalam nukleus yang
mengandung suatu benang linier DNA, yang mengantarkan informasi genetik dan
berhubungan dengan RNA.
Informasi genetik yang tersimpan di dalam rangkaian nukleotid DNA mempunyai 2
fungsi
Informasi genetik tersebut merupakan sumber informasi untuk sintesis semua
molekul protein sel dan organisme, dan juga menyediakan informasi yang diwarisi
oleh sel anak atau sel generasi berikutnya molekul DNA berfungsi sebagai
cetakan untuk transkripsi informasi ke RNA dan untuk replikasi informasi ke dalam
molekul DNA turunannya.
RNA

Merupakan bentuk benang tunggal, polimer nukleosida monofosfat.


Mengandung ribosa sebagai ganti deoksiribosa dan urasil sebagai pengganti timin.
Urasil berpasangan dengan Adenin (A).
Karena molekul RNA merupakan untai tunggal, maka kandungan G tidak harus sama

dengan C dan A tidak harus sama dengan U (urasil).


RNA merupakan hasil transkripsi dari DNA.
Paling sedikit ada 3 jenis RNA yang diperlukan dalam sintesis protein.
Messenger RNA (mRNA): bekerja sebagai pembawa informasi gen yang akan
diekspresikan.
Transfer RNA (tRNA): bekerja sebagai pembawa asam amino ketempat sintesis
protein dan membaca asam amino dan mebaca kodon mRNA.
Ribosomal RNA (rRNA): bekerja menyandi struktur primer protein asam amino.

90

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MEMBEDAKAN STRUKTUR GEN PROKARIOT


DAN EUKARIOT TERMASUK ELEMEN
REGULATOR, EKSON DAN INTRON
Struktur gen prokaryot :
1 Promoter : pengatur proses transkripsi
2 Bagian struktural (coding region)
3 Terminator
Sistem operon : Organisasi beberapa gen struktural yang
ekspresinya dikendalikan satu promoter yang sama

91

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kenapa harus ada


intron?

Nanti kalo ada mutasi, bakalan di handle oleh intron, nah kalo
mutasinya malah masuk ke ekson kan malah bahaya, bisa
diturunkan ke anaknya
APA BEDANYA GEN DAN GENOM ?
GEN : unit molekul DNA/ RNA yang membawa sifat genetic, hanya
satu lokus, isinya berupa basa nitrogen
GENOM : kumpulan gen yang akan diturunkan ke anaknya

92

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Menjelaskan Siklus Sel, Mitosis dan Meiosis


Merupakan proses kompleks yang dijalani sel dalam tujuan membentuk selsel baru atau sel yang lebih spesifik. Manfaat siklus sel adalah untuk pengaturan
populasi sel, pertumbuhan pada embrio multiseluler, pengganti sel yang mati dan
perbaikan pada luka.

93

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Pembelahan sel terbagi dalam:


1

Interfase
a Fase G1 (First Growth Phase)
Sel mengalami pertumbuhan dan terjadinya fungsi-fungsi normal sel,
ukuran sel membesar, sel menyintesis RNA dan enzim-enzim (protein)
b

yang dierlukan untuk sintesis DNA.


Fase S (Synthase Phase)
Terjadi sintesis atau replikasi DNA, terbentuk sel yang memiliki

kromosom 2n menjadi 4n, atau 2 kali lipatnya.


Fase G2 (Second Gap Phase)
Terjadi replikasi organel tertentu, pembelahan sentriol, sintesis enzim
untuk pembelahan sel.

Fase Replikasi
MITOSIS
a Profase: membrane inti mulai menghilang, nucleus menghilang,
terbentuknya benang spindle, kromosom mulai menggumpal, sentriol
membelah dan menuju arah berlawanan, membrane golgi rusak menjadi
vesikel.
94

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Metafase: kinetochore (kompleks multi protein) menempel di sentromer,


kinetochore di setiap sister kromatid bergabung dengan mikrotubulus,

kromosom berjejer di bidang ekuator.


Anafase: Kromosom melepaskan diri dari sentromer, tertarik ke masing-

masing kutub yang berlawanan.


Telofase: pembagian sitoplasma, nucleus terbentuk, membrane sel
terbentuk dan benang spindle menghilang.

SITOKINESIS
Proses ini bukan merupakan bagian dari mitosis, namun prosesnya
berlangsung mengikuti setelah mitosis. Hasil dari proses ini berupa 2 sel yang
identik.
G0 (Resting Phase)
Terjadi setelah proses mitosis, pada organisme eukariotik. Mengalami
diferensiasi baik bentuk maupun fungsinya.

Kapan sel masuk diklus sel?

Sel akan mulai masuk ke dala siklus sel saat mendapaatkan stimulasi growth
factor,

misalnya adalah EGF. Growth factor merupakan kunci untuk memulai

terjadinya siklus sel.


MEIOSIS
Merupakan pembelahan sel khusus pada organ atau alat reproduksi.
Menghasilkan gamet atau sel kelamin dengan jumlah kromosom setengah dari jumlah
kromosom induknya (46 23), dan terjadi pembelahan reduksi
Tujuan dari tahap meiosis ini untuk mendapatkan individu yang memiliki
jumlah kromosom normal (46) berasal setengah dari ayah dan setengah dari ibu.
Meiosis I
95

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

A Profase I: DNA dalam kromosom, terbentuk pasangan kromosom homolog


yang tersusun oleh 4 kromatid atau tetrad. Pada proses ini dibagi menjadi
i

beberapa tahap, yaitu:


Leptoten
Kromosom terlihat sebagai benang-benang panjang, yang ujung-ujungnya
mengarah ke suatu tempat (polarisasi). Benang-benang tersebut terlihat ada
daerah yang tebal (kromomer) dan daerah yang tipis. benang kromatin
berubah menjadi kromosom Sister kromatid sangat dekat sehingga sulit
dibedakan melalui penglihatan.

ii

Zigoten
Kromosom-kromosom homolog (paternal dan maternal) saling berdekatan
dan berpasangan membentuk sinapsis.

iii

Pakiten
Benang-benang kromosom homolog (bivalen) melekat erat, masing-masing
bivalen terdiri dari 4 benang kromatid (tetrad).

iv

Diploten
Benang-benang kromosom homolog meregangkan diri. Dari 2 kromatid
menjadi 4 kromatid, namun masih ada bagian-bagian yang melekat
(khiasmata). Pada khiasmata terjadi proses crossing over atau pindah silang.
Hasil dari crossing over adalah terjadi rekombinasi gen-gen. Kira-kira 30-40
cross overs atau 1-2 perkromosom terjadi selama meiosis pada sel gamet
manusia.
B Metafase I: tetrad berkumpul di bidang ekuator, benang spindle melekatkan
diri pada sentromer.
C Anafase I: tetrad terbelah menuju kutub yang berlawanan, membagi isi diploid
menjadi haploid.
D Telofase I: membrane inti mulai terbentuk dan nucleus mulai nampak serta
benang spindle menghilang.
96

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Meiosis II
A Profase II: mulai terbentuknya benang-benang spindle.
B Metafase II: kromosom mulai berkumpul pada bidang ekuator yang diikuti
pemisahan sentromernya.
C Anafse II: Kromatid akan bergerak menuju kutub-kutub sel.
D Telofase II: kromatid telah berkumpul pada kutub masing-masing dan menjadi
kromosom. Inti sel pada fase ini merupakan haploid karena inti sel hasil
telofase hanya memiliki setengah pasang jumlah kromati.
A comparison of mitosis and meiosis

MENJELASKAN ORGANISASI SEL DAN JARINGAN EPITELNYA

SE

JARINGA

ORGA

SISTE
M

ORGANIS

Jaringan adalah kelompok sel yang serupa secara structural .


jaringan epitel mempunyai susunan yang rapat dan banyak molekul
adhesi. Molekul adhesi mengikat epitel satu dengan epitel lain.
Epitel mempunyai dua sisi domain. Epitel terletak atau bercokol
pada membrane basalis. Dan sisi epitel lain umumnya bersifat
bebas dan menghadap cairan atau udara atau ruang yang disebut
lumen. Sisi basal berbatasan dengan matriks ekstraseluler jaringan
ikat. Sisi apical seringkali berdiferensiasi membentuk tonjolan
sitoplasma seperti silia, mikrovili atau stereocilia. Jaringan epitel
ada dua yaitu epitel penutup atau pelapis dan epitel glandular atau
kelenjar

97

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

epitel

Bentuk inti

Contoh
organ

Fungsi

Epithelium
simpleks
squamosum

Pipih

Endotel
kapiler,
kapsula
glomeruli

Epitelium
simpleks
kuboideum

Bulat

Gandula tiroid
Tubulus ginjal

Melapisi
dinding
kapiler,
melapisi
dinding
kapsula
Menhasilkan
hormone
tirosin,
reabsorbsi
calon urin
Absorbs
makanan

Epitel
simpleks
kolumner
Epitel
stratifikatum
squamosum

Epitel
stratifikatum
squamosum
non
kornifikatum
Epitel

Silindris

Intestenum
tenue

Stratum
kulit
korneum: tdk
tampak intil
sel
Stratum
superficial : sel
sel inti pipih
Stratum
intermedium :
sel sel bentuk
polyhedral inti
bulat
Stratum
basale : sel2
kuboid/
kolumner
rendah
Sama seperti
Esophagus
diatas tetapi
tdk terdapat
stratum
korneum
Kolumner
Duktus

Proteksi,
pelapis kulit

Melapisi
esophagus

Absorbs sisa
98

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

pseudo
stratifikatum
Epitel
stratifikatum
kolumner

Epitel
transisional

Inti sel tampak


berbentuk
silindris dan
bagian basal
berbentuk
bulat
Dump shape
( buah pir )
bisa berubah
ubah

epididimis,
epitel saluran
respirasi
Kelopak mata

sperma,
proteksi
Melapisi
kelopak mata

Vesica urinaria

99

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Menjelaskan Proses Replikasi dan Regulasinya


1

Apa tujuan replikasi DNA? Supaya DNA nya terbentuk double (2) sehingga

2
3

bisa diberikan kepada anaknya.


Kapan terjadi replikasi DNA? Pada fase S siklus sel.
Dimana terjadinya replikasi DNA? Di inti sel.
Replikasi DNA merupakan penggandaan rantai polinukleotida dobel heliks

secara kembar atau identik. Dna pada sel eukariotik berbentuk linear, sedangkan
DNA sel prokariotik secara umum berbentuk sirkuler. Replikasi DNA memiliki
beberapa prosedur yang sama dengan transkripsi mRNA yang berfungsi saat terjadi
pembelahan agar sel hasil pembelahan memiliki DNA yang sama.
Model replikasi DNA
1 Model Konservatif
Model replikasi DNA dimana rantai polinukleotida induk tetap
berpasangan

dobel

heliks

dengan

rantai

polinukleotida induk kedua meghasilkan DNA


induk dan rantai poliukelotida anak berpasangan
dengan rantai polinukleotida anak yang kedua
menghasilkan DNA anak.

Model Semi Konservatif


Model ini telah diuji kebenarannya oleh Meselson dan Stahl dengan
menggunakan DNA E. Coli yang diuji nitrogen.
Model replikasi semi konservatif dimana rantai
polinukleotida

induk

berpasangan

dengan

polinukleotida baru.

Model Dispersiv
Model replikasi DNA dimana segmen polinukleotida induk dan anak
saling menyambung secara bergantian satu ama lain menghasilkan DNA
100

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

hasil replikasi yang merupakan dobel heliks


gabungan segmen polinukleotida induk dan anak.

Proses Replikasi DNA Pada Eukariotik


Denaturasi
pemisahan kedua untaian DNA oleh enzim helikase, sehingga
membentuk garpu replikasi.

Inisiasi
Didahului oleh sintesis primer, replikasi dimulai di tempat tertentu yang
disebut ori atau titik awal replikasi.

Bagian

DNA

yang

membuka tersebut makin


lama makin besar, sehingga
membentuk struktur seperti
gelembung
gelembung

yang

disebut
replikasi

(replication bubble).

101

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kedua untaian DNA induk yang telah terpisah, masing-masing berperan


sebagai template atau cetakan untuk mensintesis DNA baru. Kedua untai yang
telah memisah, dicegah menyatu kembali (reannealing) oleh protein SSBs.
Lalu protein SSBs dihilangkan oleh primosom.
Proses pemisahan untai DNA tersebut menimbulkan ketegangan (torsional
stress) pada untai ganda. Enzim gyrase (topoisomerase) berfungsi untuk
memutar untaian DNA sehingga kedua untaian DNA mengalami rotasi satu
sama lain, sehingga ketegangan pilinan molekul DNA dapat dikurangi.

Elongasi
Perpanjangan atau polimerisasi atau sintesis DNA baru oleh enzim polimerase
DNA. Polimerase hanya akan bekerja jika ada primer.

Sintesis

DNA

selalu

dengan

orientasi

5P

berlangsung

3OH.

Terdapat 2 cetakan yang orientasinya


berlawanan yaitu leading strand dan lagging
Leading strand : dari DNA template
dengan arah 3'5. Untaian DNA
yang disintesis dengan arah 5'3'
secara berkesinambungan (continue).
Searah

dengan

arah

pergerakan

garpu replikasi.

102

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Lagging strand:dari DNA template dengan arah 5'3. Untaian DNA yang
disintesis discontinue. Terbentuk fragmen Okazaki.
4
5

Ligasi
Proses penyambungan fragmen-fragmen DNA (Okazaki) oleh enzim ligase.
Terminasi
Pada prokariot : genom berbentuk lingkar atau sirkuler, sehingga replikasi
genom akan berakhir jika kedua garpu replikasi bertemu di satu titik. Titik
tempat pengakhiran replikasi disebut sisi terminasi.
Pada eukariot: berbentuk linear, bisa terjadi masalah khususnya replikasi
bagian ujung kromosom (telomer). Jika primer yang terletak di ujung
kromosom didegradasi, maka tidak dapat dilakukan pengisian bagian kosong
bekas tempat penempelan primer tersebut, karena bagian kosong atau celah
tersebut terletak di ujung 5 padahal replikasi selalu berlangsung dari ujung 5
ke ujung 3.
Apa akibatnya?
Akibatnya lama kelamaan akan terjadi pemendekan kromosom. Namun,
masalah ini dapat diatasi oleh enzim telomerase yang akan menambahkan
sekuen spesifik pada ujung kromosom sehingga dapat digunakan sebagai
primer dalam sintesis telomer.
Regulasi dalam Replikasi
Merupakan proses yang meregulasi aktivasi enzim helikase pada proses

inisiasi replikasi, yang dilakukan oleh protein kinase spesifik, yang disebut dengan Sphase cyclin-dependent kinase.
1 Mekanisme proof reading atau koreksi pembacaan dilakukan oleh :
E. Coli : enzim polimerase III dan I
pada eukariot: enzim polimerase dan
2 DNA polimerase III akan menyeleksi basa-basa yang telah disambungkan
sebelumnya.
103

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Jika ada molekul DNA yang mengalami mismatched atau keliru berpasangan
pada ujung 3-OH suatu primer, maka basa yang salah pasangan tersebut akan
dipotong oleh sub unit DNA polimerase III yang mempunyai aktivitas 3 5
eksonuklease.

MENJELASKAN PROSES TRANSKRIPSI DAN


REGULASINYA
EKSPRESI GEN

Aktivasi suatu gen untuk menghasilkan produknya yang berupa


molekul biologik fungsional PROTEIN (atau RNA)

Ekspresi gen dikendalikan pada titik-titik tertentu di sepanjang


proses sintesis protein

104

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

eukariot

Prokariot

DNA mengandung resep untuk produksi protein karena mengode


sekuens/urutan asam amino suatu protein

Enzim utk menjalankan reaksi kimia

Berbagai macam struktur dan jaringan

Hormon

Resep tsb gen

Terdiri dari 2 proses:

1. Transkripsi berlangsung di dalam nukleus


melibatkan proses produksi mRNA
2. Translasi berlangsung di sitoplasma ribosome resep protein dibaca
kmd dibuat dengan benar

Mengapa RNA harus


dibuat??
105

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

DNA tidak dapat meninggalkan nukleus!!!

Sementara itu protein dibuat di ribosom pada sitoplasma

mRNA memberikan penyelesaian

mRNA merupakan kopi dari resep protein yang dapat


meninggalkan nukleus
sebagai template/cetakan pembuatan protein
APA ITU

Proses penyalinan kode-kode genetik yang ada pada urutan


DNA menjadi molekul RNA.
Merupakan proses yang mengawali ekspresi sifat-sifat genetik
yang nantinya muncul sebagai fenotip
Pada proses transkripsi hanya 1 untai DNA yang disalin
Sintesis RNA : 5 3

3 TAHAP

1. INISIASI
RNA Polimerase melekat pada Promotor DNA, pita ganda terpisah
dan sintesis mRNA dimulai

2. ELONGASI
mRNA memanjang sejalan dengan enzim RNA Polimerase yang
bergerak sepanjang pita DNA

3. TERMINASI
mRNA dilepaskan dan enzim RNA Polimerase lepas dari pita DNA
template
Promotor- a series of nucleotides that indicate the start
of a protein recipe

106

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

INISIASI

Enzim RNA Polimerase

Elemen kontrol DNA

Faktor Transkripsi

107

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

3 JENIS RNA POLIMERASE PADA


EUKARIOT

1. RNA polimerase I:
Transkripsi gen kls I : 5,8 S. 18S. 28S, 45S rRNA
2. RNA polimerase II:
Transkripsi gen kls II : mRNA dan sebag. Besar UsnRNA, kecuali
U6snRNA
1 RNA polimerase III:
Transkripsi gen kls III : RNA kecil seperti 5S RNA, tRNA, 7SK RNA, U6
snRNA.
FAKTOR
TRANSKRIPSI

Protein

Ada 2 jenis:

- berikatan dengan DNA(DNA binding protein)


- tidak berikatan dengan DNA (non DNA
binding protein)

108

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

DNA binding protein sebagai faktor transkripsi mempunyai 2


domain:
- domain untuk berikatan dengan DNA
- domain untuk aktivasi transkripsi

Diperlukan untuk sintesis semua mRNA


Mengenali urutan promoter basal spesifik
Menentukan situs inisiasi transkripsi
Menginstruksikan RNA polimerase IIke tempat tersebut
Bersama-sama dengan RNA polimerase dan promoter basal
membentuk Kompleks inisiasi Transkripsi

PROMOTOR

Nukleotida promoter pada eukariot adalah 5-GNNCAATCT-3 dan 5TATAAAT-3. Simbol N menunjukkan nukleotida (bisa berupa A, T, G,
C). Ada beberapa jenis promoter pada genome manusia
ENHANCER

Biasanya terpisah jauh dari titik inisiasi transkripsi, di daerah


5 (upstream)

Tidak bekerja sebagai promoter tetapi menguatkan kerja


promoter dengan cara berinteraksi dengan protein yang
berikatan dengan DNA

Bekerja hanya pada tipe sel tertentu yang spesifik

Regulasi kerja oleh sinyal tertentu yang dapat


menginduksinya

109

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

ELONGASI

RNA Pol merangkaikan nukleotida-nukleotida RNA sesuai


dengan pasangan basa DNA yang terdapat pada pita DNA
template
RNA Pol menambahkan nukleotida nukleotida RNA pada ujung
3dari mRNA yang terbentuk
Setelah RNA Pol merangkaikan nukleotida RNA, ikatan ganda
DNA segera terbentuk kembali dan mRNA keluar dari lilitan
DNA template

TERMINASI

Transkripsi akan terjadi sampai RNA Pol mencapai suatu


sekuens pada DNA template yang disebut Terminator
Pada Prokariot: RNA Pol langsung berhenti ketika mencapai
Terminator
Pada Eukariot: RNA Pol masih melanjutkan merangkaikan
nukleotida RNA sampai beberapa ratus basa sesudah
Terminator, sehingga terbentuk loop

PRODUK PROSES TRANSKRIPSI : PRE MRNA

110

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

PEMROSESAN RNA
EUKARIOT

Kebanyakan mRNA eukaryot belum siap untuk langsung


ditranslasikan menjadi protein
Transkripsi RNA berlangsung di nukleus. Setelah itu RNA bergerak
ke luar menuju sitoplasma untuk proes translasi.

Ujung 5 dimodifikasi dengan menambahkan Guanosin tri


phosfat (Capping)
- Mencegah degradasi
- Ribosome binding site
Ujung 3 ditambahi nukleotida adenin 50 250 (poly A tail)
- Mencegah degradasi
- Membantu export

Splicing

111

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

How is this
done???

Small nuclear ribonucleicproteins (snRNP) mengenali ujung


intron dan bersama protein membentuk struktur yang disebut
spliceosome
Spliceosomes membuang intron kemudian menghubungkan
ekson
Ribozymes may also catylyze this process in some organisms
(introns may act as ribozymes)

PROKARIOT VS EUKARIOT

112

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN TRANSLASI DAN REGULASINYA


Protein disintesis dari mRNA template, proses ini melibatkan
Ribosom & amino acyl-tRNA . Asam-asam amino akan dirangkaikan
membentuk polipeptida
Dimulai pada Start Kodon yaitu AUG

As. Amino yang pertama selalu = Met (formylMethionine)


NH2 terminus of protein

Diakhiri pada Kodon STOP yaitu UAG, UAA, UGA

COOH terminus of protein

113

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

APA PERAN
tRNA?

Berfungsi sebagai molekul penerjemah

Membawa asam amino

Mencocokkan asam amino dengan kodon pada mRNA menggunakan


antikodon.

Berikatan asam amino spesifik melalui ikatan kovalen oleh enzim


aminoacyl-tRNA synthetase

114

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

115

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

RIBOSOME

Memasangkan tRNAs dengan mRNA codons

Mengkatalisasi ikatan peptida antara asam amino

Mentranslokasi mRNA ke kodon baca berikutnya

RIBOSOM ITU TERDIRI 2 UNIT!!

1 large ribosomal subunit

1 small ribosomal subunit

NAH , Setiap subunit mengandung

ribosomal RNA (rRNA)

protein

INISIASI

Penggabungan subunit besar dan kecil dengan mRNA


Sebagai kodon inisiasi : metionin
P (peptide) site dan A (amino acid) sites
Dibutuhkan energi
116

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

ELONGASI

Pengikatan aminoasil-tRNA pada sisi A ribosom

Pemindahan rantai polipeptida yang tumbuh dari tRNA yang ada


pada sisi P ke arah sisi A dengan membentuk ikatan peptida

Translokasi ribosom sepanjang mRNA ke posisi kodon selanjutnya


yang ada di posisi A

117

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

KENAPA YA EKSPRESI GEN


PERLU DIKENDALIKAN?

Untuk menghasilkan protein yang sesuai pada sel yang tepat, di waktu
yang tepat efisiensi selular
Pengendalian ekspresi gen dapat terjadi pada berbagai tahap (transkripsi,
prosesing mRNA, atau translasi), tetapi paling banyak terjadi pada tahap
transkripsi
SISTEM PENGAKTIFAN EKSPRESI GEN ADA
Yang pertama , Ekspresi gen secara konstitutif : gen diekspresikan secara
terus-menerus dalam keadaan apa pun. Contoh : kelompok gen yang
bertanggung jawab terhadap metabolisme dasar
kedua, Ekspresi gen secara induktif : gen yang hanya diekspresikan jika
ada keadaan yang memungkinkan/ada proses induksi

PENGATURAN EKSPRESI GEN PROKARIOT


Struktur gen prokaryot :
1 Promoter : pengatur proses transkripsi
2 Bagian struktural (coding region)
3 Terminator
Sistem operon : Organisasi beberapa gen struktural yang
ekspresinya dikendalikan satu promoter yang sama
SISTEM OPERON
Promoter :
segmen DNA yang mengenali RNA polimerase/tempat perlekatan RNA
polimerase
Operator :
segmen DNA antara promoter dan bagian struktural, tempat perlekatan
protein represor
118

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

PENGENDALIAN SISTEM OPERON


Pengendalian sistem operon :
1

Pengendalian positif
operon diaktifkan oleh aktivator

Pengendalian negatif
operon dinonaktifkan oleh represor

NB : RESULT:
Ketika ada laktosa , lac operonnya
Transcription occurs when the gene is derepressed
on
EFFECTOR : lac operon ( yang abu2 kayak diamond )
Ketika gak ada lactose maka terjadi
119

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

PENGATURAN EKSPRESI GEN PADA EUKARIOT


Mencakup apa aja ya?

1 Struktur kromosom eukaryot


2 Pengaturan transkripsi
3 Pengaturan pasca transkripsi
4 Pengaturan translasi

STRUKTUR
KROMOSOM
Nukleosom :
memblok/menghalangi RNA polimerase melekat pada promoter
Metilasi (penambahan gugus CH3) :

metilasi pada basa sitosin mencegah protein


aktivator menempel pada DNA mencegah ekspresi gen
120

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

metilasi protein histon berhubungan dengan area pada


kromatin yang inaktif
PENGATURAN
TRANSKRIPSI

Faktor transkripsi (TF)


TF general : diperlukan untuk menginisiasi proses
transkripsi agar RNA polimerase menempel di tempat
yang tepat pada DNA
TF spesifik : meningkatkan proses transkripsi pada sel
tertentu
Enhancer :sekuens DNA yang berikatandengan TF spesifik
(aktivator) meningkatkan kecepatan transkripsi

PENGATURAN PASCA
TRANSKRIPSI
121

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

A. RNA interference :

siRNA (small interfering RNA) berikatan dengan mRNA target


memecah mRNA menjadi fragmen-fragmen tidak terjadi translasi

B. Alternative splicing
Pre-mRNA mengalami proses splicing untuk membuang introns
mRNA
Alternative splicing mengenali lokasi splicing yang berbeda
pada sel/jaringan yang berbeda
Gen yang sama mRNA berbeda (beda ekson) pada setiap
jaringan polipeptida yang dihasilkan berbeda

PENGATURAN
TRANSLASI

A. mRNA tidak akan ditranslasi sama sekali sebelum datangnya


suatu sinyal
Telur yang tidak dibuahi statis
Ketika terjadi fertilisasi terjadi sintesis sejumlah protein
Hal itu menunjukkan bahwa dalam sel telur yang belum dibuahi
terdapat mRNA yang menunggu sinyal untuk translasi
B. Pengaturan umur mRNA
122

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

mRNA pada gen dan jaringan yang berbeda mempunyai umur


(lifetime) yang berbeda
Jumlah polipeptida yang diproduksi suatu gen dipengaruhi oleh
umur mRNA-nya
C. Pengaturan laju sintesis protein
Sel telur yang belum dibuahi bertahan untuk tidak mengalami
pertumbuhan dan perkembangan laju sintesis protein rendah

Metabolisme Purin Pirimidin


1. Alur Metabolisme Purin & Pirimidin

Asam Nukleat dicerna menjadi purin & pirimidin. Purin dan


pirimidin yang baru terbentuk dari zat-zat antara amfibolik (zat
123

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

yang masih butuh pengolahan) sehingga keduanya bersifat


nonesensial secara dietetik.
2. Sintesis Purin & Pirimidin
Purin & pirimidin pada sel mamalia disintesis secara de novo
(dengan zat Amfibolik). Tidak semua sel dapat mensintesisnya,
hanya sel yang memiliki inti saja. Sel darah merah tidak bisa
mensintesis purin dan pirimidin karena tidak memiliki inti sel.
Pada sintesis purin, akan terbentuk Inosin Monophospat yang
kemudian menjadi Adenosin Monophospat & Guanosin
Monophospat. Pada pembentukan AMP energinya digunakan dari
Guanosin Tri Phospat (GTP) dan pada pembentukan GMP energinya
digunakan dari Adenosin Tri Phospat (ATP).

124

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Apabila terjadi defek dalam sintesis purin maka akan terjadi


overproduksi purin. Kelebihan purin meningkatkan katabolisme
purin yang membentuk asam urat. Apabila asam urat meningkat
maka akan terjadi GOUT. Gout adalah inflamasi pada jaringan lunak
dan sendi.

125

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Pada sintesis Pirimidin, akan terbentuk Uridin Di Phospat


(UDP). UDP membentuk Uridin Tri Phostpat (UTP) kemudian menjadi
Citosin Tri Phospat (CTP). UDP juga membentuk diUridin Di Phospat
126

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

(dUDP) kemudian menjadi diUridin Mono Phospat (dUMP) dan


terbentuklah Timidin Mono Phospat (TMP)

127

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Apabila terjadi defek dalam sintesis pirimidin, hal itu tidak


akan berpengaruh secara klinis Karena produk katabolit pirimidin
mudah larut dalam air sehingga akan terbuang melalui urin.

128

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Sintesis Asam Amino dan Macam Macam Asam


Amino
Semua jaringan memiliki kemampuan untuk men-sintesis asam amino non
esensial, melakukan remodeling asam amino, serta mengubah rangka karbon non
asam amino menjadi asam amino dan turunan lain yang mengandung nitrogen.
Tetapi, hati merupakan tempat utama metabolisme nitrogen. Dalam kondisi surplus
diet, nitrogen toksik potensial dari asam amino dikeluarkan melalui transaminasi,
deaminasi dan pembentukan urea. Rangka karbon umumnya diubah menjadi
karbohidrat melalui jalur glukoneogenesis, atau menjadi asam lemak melalui jalur
sintesis asam lemak. Berkaitan dengan hal ini, asam amino dikelompokkan menjadi 3
kategori yaitu asam amino glukogenik, ketogenik serta glukogenik dan ketogenik.
Asam amino glukogenik adalah asam-asam amino yang dapat masuk ke jalur
produksi piruvat atau intermediat siklus asam sitrat seperti -ketoglutarat atau
oksaloasetat. Semua asam amino ini merupakan prekursor untuk glukosa melalui jalur
glukoneogenesis. Semua asam amino kecuali lisin dan leusin mengandung sifat
glukogenik. Lisin dan leusin adalah asam amino yang semata-mata ketogenik, yang
hanya dapat masuk ke intermediat asetil KoA atau asetoasetil KoA.

129

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Sekelompok kecil asam amino yaitu isoleusin, fenilalanin, threonin, triptofan,


dan tirosin bersifat glukogenik dan ketogenik. Akhirnya, seharusnya kita kenal bahwa
ada 3 kemungkinan penggunaan asam amino. Selama keadaan kelaparan
pengurangan rangka karbon digunakan untuk menghasilkan energi, dengan proses
oksidasi menjadi CO2 dan
Dari 20 jenis asam amino, ada yang tidak dapat disintesis oleh tubuh kita sehingga
harus ada di dalam makanan yang kita makan. Asam amino ini dinamakan asam amino
esensial. Selebihnya adalah asam amino yang dapat disintesis dari asam amino lain. Asam
amino ini dinamakan asam amino non-esensial. Asam amino diperlukan oleh makhluk
hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-molekul penting. Ia disebut
esensial bagi suatu spesies organisme apabila spesies tersebut memerlukannya tetapi tidak
mampu memproduksi sendiri atau selalu kekurangan asam amino yang bersangkutan.

130

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Bagi manusia, ada delapan (ada yang menyebut sembilan) asam amino esensial yang
harus dipenuhi dari diet sehari-hari, yaitu isoleusina, leusina, lisina, metionina, fenilalanina,
treonina, triptofan, dan valina. Histidina dan arginina disebut sebagai "setengah esensial"
karena tubuh manusia dewasa sehat mampu memenuhi kebutuhannya. Asam
amino karnitina juga bersifat "setengah esensial" dan sering diberikan untuk
kepentingan pengobatan.
Asam amino

Alanine, Asparagine, Aspartate, Cysteine, Glutamate, Glutamine, Glycine, Proline,

non-esensial

Serine, Tyrosine

Asam amino

Arginine*, Histidine, Isoleucine, Leucine, Lysine, Methionine*, Phenylalanine*,

esensial

Threonine, Tyrptophan, Valine

Definisi Cabang Ilmu Kedokteran


Anatomi adalah
1
2

Ilmu tentang struktur tubuh dan hubungan antarbagiannya; sebagian besar


didasarkan pada diseksi, yang darinya nama tersebut diperoleh. (Dorland 2005)
Diseksi dari tubuh yang terorganisasi. (Dorland 2005)

Histologi adalah bagian anatomi yang mempelajari struktur yang sangat kecil, komposisi,
dan fungsi jaringan; disebut juga microscopical anatomy. (Dorland 2005)
Dermatologi adalah spesialisasi kedokteran dengan minat khusus pada diagnosis dan
pengobatan penyakit kulit. (Dorland 2005)
131

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Hematologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada morfologi darah,
penanganan, diagnosa, dan pencegahan penyakit darah dan jaringan pembentuk darah.
http://www.persify.com
Cabang ilmu kedokteran yang mempelajari mengenai darah dan pembuluh limfe. Disebut
juga hemolymphangiom. (Dorland 2005)
Fisiologi adalah
1
2

Ilmu pengetauan yang mempelajari fungsi organisme hidup dan bagian-bagiannya,


dan faktor-faktor fisika serta kimia dan proses yang terlibat.
Proses dasar yang melandasi berfungsinya suatu spesies atau kelas organisme,
ataupun salah satu dari bagian prosesnya. (Dorland 2005)

Patologi anatomi adalah studi anatomic perubahan fungsi, struktur, atau penampakan organ
atau jaringan ,termasuk pemeriksaan post-mortem dan studi specimen biops. Disebut juga
morbid anatomy atau pathological anatomy dan patoanatomy. (Dorland 2005)
Anestesiologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari anesthesia dan obat-obat
anestetik. (Dorland 2005)
Psikiatri adalah cabang imu kedokteran yang berubungan dengan pemeriksaan,pengobatan,
dan pencegahan gangguan jiwa. (Dorland 2005)
Patologi klinik adalah patologi yang diterapkan padapemecaan problem klinis, khususnya
penggunaan metode laboratorium dalam diagnosis klinis. (Dorland 2005)
Parasitologi adalah ilmu pengetauan yang mempelajari tentang parasit dan parasitisme.
(Dorland 2005)
Urologi adalah cabang spesialisasi ilmu kedokteran yang mengkhususkan diri dengan saluran
kemih baik laki-laki maupun wanita dan alat kelamin pria. (Dorland 2005)
Forensic adalah suatu cabang ilmu kedokteran yang tujuannya untuk penegakan hukum
berkaitan dengan hal-hal yang ilmiah. (Sampurna 2013)
Radiologi adalah cabang ilmu kesehatan yang berkaitan dengan zat-zat radioaktif dan energy
pancaran serta dengan diagnosis dan pengobatan penyakit dengan memakai radiasi pengion
(contoh: sinar-X ) maupun bukan pengion (contoh: ultrasound) {Dorland 2005}
Mikrobiologi ilmu yang mempelajari tentang penelitian mikro-organisme, termasuk alga,
bakteri, fungus, protozoa, dan virus. (Dorland 2005)
Ophtalmologi adalah cabang ilmu kedokteran tentang anatomi, fisiologi, patologi mata, dll.
(Dorland 2005)
Biokimia adalah suatu cabang ilimu yang membahas hubungan dari komponen penyusun
terkecil penyusun kehidupan dengan proses yang bersiat kimiawi. (Harper 2009)
Imunologi adalah suatu ilmu yang mengkajian yang mempelajari reaksi perlindungan atau
proteksi yang dapat dilakukan suatu organisme terhadap zat asing dari luar tubuh. (Schaum
2006)
132

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Neurologi cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan sistem saraf, baik normal
maupun sakit. (Dorland 2005)
Kardiologi adalahi ilmu pengetauan tentang jantung dan fungsinya. (Dorland 2005)
Onkologi ilmu pengetauan tentang tumor atau studi mengenai tumor. (Dorland 2005)

Farmakologi merupakan ilmu yang mempelajari pengetahuan tentang sejarah, sumber, sifat
kimia danfisika, komposisi, efek fisiologi dan biokimia, mekanisme kerja, absorpsi,
distribusi, biotransformasi, ekskresi dan penggunaan obat. ( Nazrul, 1998)
Obstetric dan Ginekologi
1
2

Obstetrik adalah cabang ilmu bedah yang menangani penatalaksanaan kehamilan,


persalinan, dan puerperium.
Ginekologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada diagnosa
dan penanganan dari penyakit sistem reproduksi wanita dan saluran kelamin.

Endokrinologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari hal-hal terkait fungsi dan
aktivitas hormon pada manusia, hingga penyakit yang berkaitan serta cara pencegahannya.
(www.persify.com)
Andrologi adalah ilmu yang mempelajari kelainan dan diagnosa dari organ kelamin serta
saluran kencing lelaki. www.persify.com /id/perspectives/medical-specialty/andrologi-_911000103173

Ruang lingkup dan manfaat cabang Ilmu Kedokteran

Anatomi
ruang lingkup anatomi menyakut dengan bentuk, letak, ukuran, terkstur, dan warna, dari
organ-organ yang ada pada tubuh manusia. Namun, anatomi hanya terbatas pada struktur dari
pada suatu organ tidak termasuk pada fungsi dari organ tersebut.
Pentingnya:

133

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
1
2

Merupakan ilmu wajib yang sangat penting dalam dunia kedokteran, terutama pada
proses pembedahan.
Dengan memahami ilmu anatomi kita dapat memahami manusia secara structural

Hub: Histologi, Embriologi, Anatomi pediatric, Teratologi

Histologi
Ruang lingkup pada histologi menyangkut pada penggunaan mikroskop untuk
melihat struktur dari sebuah jaringan dengan pewarnaan khusus.
(kamuskesehatan.com)
Hub: anatomi, sitologi, histopatologi
Pentingnya:
1
2
3

Mengetahui struktur sel hingga jaringan pada makhluk hidup


Mengetahui fungsi jaringan pada makhluk hidup melalui strukturnya
Mengetahui tata cara penggunaan mikroskop

Dermatologi
Ruang Lingkup berhubungan dengan diagnosis dan pengobatan
gangguan kulit, rambut dan kuku.
Pentingnya
1
2

Mengetahui penyakit-penyakit yang dapat menyerang kulit, rambut, dan kuku.


Mengetahui penanganan yang dapat dilakukan terhadap penyakit pada kulit, rambut,
dan kuku.

Hub: venereologi, urologi

Hematologi

Ruang lingkup: Berkonsentrasi pada morfologi darah,


penanganan, diagnosa, dan pencegahan penyakit darah dan
jaringan pembentuk darah. Beberapa cakupan hematologi
adalah

Onkologi Hematologi Anak


134

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Onkologi Hematologi Anak adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan


pada diagnosa dan pengobatan anak-anak yang menderita berbagai jenis
kanker dan gangguan darah, seperti leukimia, limfoma dan tumor Wilm.

Hematologi Pediatri
Hematologi Pediatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi
pada diagnosa, penanganan dan pencegahan atas penyakit darah pada anakanak.

http://www.persify.com/id/perspectives/medical-specialty/hematologi-_91100010314
Pentingnya:
1
2
3

Mengetahui penyakit-penyakit yang berkaitan dengan darah bagi manusia


Mengetahui struktur darah, serta fungsi yang di miliki darah
Dapat mengetahui solusi yang tepat terhadap penyakit yang menyerang sel-sel darah
dan jaringan pembentuknya

Fisiologi
Ruang Lingkup hamper mirip dengan anatomi, namun fisiologi lebih menekankan pada
fungsi, integrasi, komunikasi serta pengaturan keseimbangan mulai dari antarsel hingga
antarorgan pada makhluk hidup itu sendiri. (Sherwood 2013)
Pentingnya:
1
2
3

Sangat penting dalam proses diagnosis kondisi tubuh pasien


Penting dalam mengetahui fungsi serta koordinasi kerja sel hingga organ dalam
tubuh
Mengetahui konsep keseimbangan tubuh

Hub: patologi, anatomi, biokimia, sitologi, histology.

Patologi anatomi
Ruang lingkup patologi anatomi berupa pemeriksaan baik secara makro maupun
mikroskopik penyakit yang berkaitan dengan perubahan struktur atau bentuk dari pada organ
pada makhluk hidup .
Pentingnya:
1

Mengetahui penyakit-penyakit yang menyebabkan perubahan pada bentuk organ


yang ada pada tubuh.

Hubungan: anatomi, fisiologi, sitologi, patologi


Anestesiologi
135

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Ruang Lingkup pengelolaan rasa nyeri atau penangulangan hilangnya respon indra
perasa menggunakan metode pembiusan atau pemberian obat anestetik, melakukan
tindakan bantuan resusitasi kepada penderita-penderita yang gawat, mengelola Unit
Perawatan Intensif, memberi pelayanan terapi inhalasi dan penanggulangan nyeri
menahun, bersama-sama dengan cabang ilmu kedokteran yang lain serta masyarakat
ikut aktif mengelola kedokteran gawat darurat.
(MedStuffs)
Pentingnya:

Mempertahankan jalan napas

Memberi napas bantu

Membantu kompresi jantung bila berhenti

Membantu jalannya peredaran darah

Mempertahankan kerja otak pasien.

Menciptakan kondisi operasi yang sebaik mungkin agar dokter bedah dapat
melakukan tugas secara mudah dan efektif.

Hub: farmakologi, biokimia


Psikiatri

Ruang Lingkup berkenaan dengan studi gangguan mental dan


diagnosis, manajemen, perawatan, dan pencegahan gangguan
mental, seperti depresi, schrizoprenia, dan gangguan obsesifkompulsif. (www.persify.com)
Psikiatri Geriatri
Psikiatri Geriatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa, penanganan dan pemeriksaan gangguan kejiwaan dan emosional bagi para
manula.
Neuropsikiatri
Neuropsikiatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada diagnosa
dan penanganan gangguan tingkah laku dan psikologis yang disebabkan dari penyakit
sistem syaraf, seperti epilepsi, cedera kepala, gangguan defisit perhatian, demensia,
tardive dyskinesia, serangan tidak lazim, lekas marah dan gangguan kejiwaan organik
lainnya.
Pentingnya:
136

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

1
2
3

Memahami hal-hal yang berkaitan dengan gangguan mental


Mengetahui penyebab timbulnya penyakit gangguan mental
Dapat memahami pananganan yang tepat untuk pasien yang mengalami
ganguan mental

Hub: psikologi, endokrinologi, Psikiatri Geriatri


Patologi klinik
Ruang lingkup pemeriksaan terhadap perubahan yang timbul dalam hal susunan
kimia dan mekanisme biokimia tubuh diagnosis dan pengobatan penyakit dengan
menggunakan pengetahuan yang diperoleh melalui studi patologis, misalnya
penelitian di laboratorium menggunakan sampel darah, sampel urin dan lainnya.
Pentingya:

Pengecekan penyakit lebih dini melalui pemeriksakan darah, urine

Mengetahui sebab, mekanisme, dan pengaruh penyakit terhadap organ /


sistem organ tubuh manusia.

Hubungan: patologi, mikrobiologi, urologi, andrologi, fisiologi

Parasitologi
Ruang lingkup: parasitologi membahas klasifikasi, bentuk, perkembangbiakan
parasit, serta penyakit yang diakibatkan oleh parasit melalui hubungan parasitisme
yang tidak menguntungkan.
Pentingnya:

1 Mengetahui siklus hidup parasit serta aspek epidemiologi penyakit yang


ditimbulkannya.
2 Dengan mempelajari siklus hidup parasit, kita akan dapat mengetahui
bagaimana kita dapat terinfeksi oleh parasit, serta bagaimana kemungkinan
akibat yang dapat ditimbulkannya.
3 Selanjutnya ditunjang oleh pengetahuan epidemiologi (sebab munculnya)
penyakit, kita akan dapat menentukan cara pencegahan dan pengendaliannya.
Hub: mikrobiologi, virologi, patologi.

137

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Urologi
Ruang lingkup berkonsentrasi pada diagnosa, penanganan dan pencegahan dari penyakit,
gangguan dan kondisi dari saluran kemih bagi kedua jenis kelamin dan sistem urogenital dari
sistem reproduksi laki-laki. Diantaranya terdapat turunan dari cabang ilmu ini:

1 Endourologi
Endourologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
penanganan penyakit ginjal, ureter dan kandung kemih dengan menggunakan
instrumen optik endoskopi dan alat-alat bedah lainnya di dalam organ-organ ini.
2 Urologi Wanita
Urologi Wanita adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa dan penanganan gangguan saluran kemih yang seringkali terjadi pada
wanita.
3 Urologi Pediatri
Urologi Pediatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa dan penanganan atas masalah saluran kemih (urologis) pada anak-anak.
4 Onkologi Urologi
Onkologi Urologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa dan penanganan kanker dari organ-organ reproduksi laki-laki dan sistem
kemih, seperti kelenjar prostat, kelenjar adrenal, kandung kemih, ginjal, ureter, testis
dan penis. (www.persify.com)
Pentingnya:
1 Dapat mengetahui lebih lanjut mekanisme dari cara kerja organ kelamin dan
urogenital
2 Memahami diagnosis serta tanda-tanda klinis kesehatan organ kelamin
3 Mengetahui penyakit-penyakit yang berkaitan dengan organ kelamin serta
penanganannya.
Hubungan: onkologi, andrologi, fisiologi, anatomi
http://www.persify.com/id/perspectives/medical-subspecialties/urologi-_91200010340
Forensik
Ruang Lingkup Ilmu Forensik
Kedokteran Forensik
adalah penerapan atau pemanfaatan ilmu kedokteran untuk kepentingan penegakan
hukum atau pengadilan. kedokteran forensik mempelajari hal ikhwal manusia atau
organ manusia dengan kaitannya peristiwa kejahatan.(Sampurna 2013) Dalam
perkembangannya bidang kedokteran forensik tidak hanya berhadapan dengan mayat
atau bedah mayat, tetapi juga berhubungan dengan orang hidup. Dalam hal ini peran
kedokteran forensik meliputi:
138

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Pemeriksaan orang hidup maupun orang mati


Pemeriksaan bahan yang berasal dari tubuh manusia spt. darah, urine, semen,
rambut,kuku, dll untuk kepentingan penyidikan dan peradilan

Pentingnya:
1 Untuk identifikasi penyebab kematian suatu pasien (otopsi)
2 Mendapatkan bukti kongkrit sebuah tidak criminal
3 Mengetahui time of death
Hubungan: anatomi, fisiologi
http://health.liputan6.com/read/704844/kedokteran-forensik-apa-sih-itu
Gazali, A. 2009. Pengantar Ilmu Kedokteran Forensik. Makalah disajikan dalam
bentuk PowerPoint.
Radiologi
Ruang lingkup: pemanfatan tenaga nuklir termasuk sumber radiasi pengion dibidang
kesehatan. Ilmu ini diturunkan menjadi 4 bagian, yaitu
1. Radiodiagnostik dengan pemanfaatan sinar X untuk kebutuhan diagnosis kondisi
pasien,
2. Radioterapi yaitu pemanfaatan sinar pengion dalam proses penanganan pasien
seperti penanganan kanker,
3. Kedokteran nuklir dengan menggunakan benda-benda radioaktif untuk kegiatan
diagnosis dan terapi,
4. Ultrasonografi adalah penggunaan gelombang ultrasonic dalam penanganan dan
pengecekan kondisi tubuh pasien.
Pentingnya:
1
2
3

Pengecekan kerusakan atau kondisi organ bagian dalam.


Pengecekan kondisi tulang
Deteksi dini dan pengobatan kanker

Hubungan: obstetric dan ginekologi, onkologi


Mikrobiologi
Ruang lingkup: penggunaan mikroorganisme dalam bidang kesehatan baik dalam
penggunaan obat atau terapi khusus. Beberapa jenis dari algae dan jamur yang cukup
besar untuk dapat dilihat dengan mata telanjang, namun kedua organisme masih
dimasukkan dalam kajian mikrobiologi, hal ini karena teknik yang digunakan untuk
mengkajinya (seperti isolasi, sterilisasi, kultivasi dalam media artifisial).
Pentingnya:
1

Mengetahui morfologi, sitologi, fisiologi, ekologi, taksonomi dari mikroba


139

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Mengetahui pemanafaatan mikroorganisme dalam pengobatan dan pangan.

Hubungan: parasitologi, farmakologi, patologi, imunologi.

Ophtalmologi
Ruang lingkup: berkonsentrasi pada diagnosa, penanganan dan
pencegahan dari kerusakan, cedera dan penyakit mata bagi semua
individu dari segala umur. Beberapa cakupan ophtalmologi adalah:
1 Oftalmologi Pediatri
Oftalmologi Pediatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa, pencegahan dan penanganan gangguan dan perkembangan kelainan mata
pada bayi dan anak-anak.
2 Neuro-Oftalmologi
Neuro-Oftalmologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa, pencegahan dan perawatan penyakit dan gangguan syaraf dan oftalmologis
di dalam syaraf optik dan jalur penglihatan.
3 Imunologi Okular dan Uevitis
Imunologi Okular dan Uevitis adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang
berkonsentrasi pada diagnosa dan penanganan penyakit inflamasi mata dan uevitis.
4 Bedah Katarak dan Refraktif
Bedah Katarak dan Refraktif adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan pada
peningkatan indeks refraktif mata melalui bedah pembuangan kabut pada lensa
sehingga ketergantungan pada kacamata atu lensa kontak berkurang.
Imunologi
Ruang lingkup mempelajari peranan fisiologis sistem imum baik dalam keadaan sehat

maupun sakit; malfungsi sistem imun pada gangguan imunologi (penyakit autoimun ,
hipersensitivitas , defisiensi imun , penolakan allograft); karakteristik fisik, kimiawi,
dan fisiologis komponen-komponen sistem imun in vitro , in situ , dan in vivo.
Pentingnya:
1
2
3
4
5

Pengetahuan terhadap respons tubuh melawan penyakit


Mengetahui jenis-jenis, bentuk, dan fungsi system imun pada manusia
Mengetahui mekanisme kerja system imun
Mengetahui penyakit yang ditimbulkan karena reaksi imun
Dapat menjelaskan penanganan terhadap reaksi kegagalan system imun

Hub: Patologi, mikrobiologi


Neurologi
140

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Ruang lingkup berkonsentrasi pada diagnosa, penanganan dan pencegahan penyakit,


gangguan dan kondisi dari otak, syaraf tulang belakang, sistem syaraf dan struktur
terkait lainnya. (Dwi 2009) Beberapa kajian ilmu ini meliputi:

1 Neuro-Onkologi
Neuro-Onkologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa dan penanganan kanker atau tumor pada sistem syaraf pusat dan tulang
belakang.
2 Neuro-Oftalmologi
Neuro-Oftalmologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa, pencegahan dan perawatan penyakit dan gangguan syaraf dan oftalmologis
di dalam syaraf optik dan jalur penglihatan.
3 Neuroimunologi
Neuroimunologi adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan pada pengendalian
autoimun atau gangguan neurologis sistem syaraf pusat dan periferal.
4 Neuropsikologi
Neuropsikologi, atau Psikologi Syaraf adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan
pada evaluasi dan intervensi bagi pasien yang memiliki berbagai kondisi-kondisi
neurologis dan gangguan perkembangan yang mempengaruhi pembelajaran dan
tingkah laku.
5 Neurologi Geriatri
Neurologi Geriatri adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan pada diagnosa dan
penanganan gangguan neurologis, seperti keseimbangan yang buruk, stroke dan
penyakit Parkinson yang muncul pada orang dewasa yang umumnya berusia diatas 60
tahun. (www.persify.com)
Pentingnya:
1 Mengetahui jenis, struktur, hingga fungsi dari pada jaringan syaraf.
2 Mengetahui penyakit penyakit dan penganganan yang tepat terhadap
kerusakan atau kelainan syaraf.
Hubungan: anatomi, fisiologi, histology, ophtalmologi, onkologi, imunologi
Biokimia
Ruang lingkup, merupakan dasar untuk berbagai cabang ilmu lain, biokimia sesuai dengan
pengertiannya biokimia mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan proses kimiawi di dalam
tubuh suatu organism reaksi-reaksi pada sel, kandungan makanan (nutrisi) yang diperlukan
oleh tubuh, bioenergetika, penyakit-penyakit yang disebabkan kegagalan proses kimiawi di
tubuh, dan reaksi-reaksi metabolisme makluk hidup. (Harper 2013)
Pentingnya:
1

Dengan mempelajari biokimia kita dapat mengetahui zat-zat penting bagi tubuh
seperti karboidrat, protein, dan lemak
141

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
2
3
4

Mengetahui berbagai reaksi kimia yang berlangsung pada sel hidup seperti
metabolisme, respirasi sel, pencernaan asam lemak, dll
Mengetahui penyakit-penyakit yang disebabkan kesalahan atau kelainan pada reaksireaksi kimia dalam tubuh.
Prinsip biokimia sering dijadikan dasar dalam diagnosis penyebab munculnya suatu
penyakit serta dasar penyusunan pengobatan yang akan dibuat.

Hub: Onkologi, farmakologi, imunologi, fisiologi, toksikologi, mikrobiologi.


Kardiologi

Ruang lingkup Ruang Lingkup Kardiologi umumnya dibagi atas:


Kelainan jantung bawaan
Penyakit Jantung Bawaan adalah penyakit dengan abnormalitas pada struktur maupun
fungsi sirkulasi yang telah ada sejak lahir
Penyebab:
1 Genetik: pada kelainan kromosom tertentu (misal: Sindrom Down) terjadi
peningkatan kelainan jantung, riwayat penyakit jantung bawaan pada
keluarga.
2

Lingkungan: penyakit infeksi yang terjadi selama trisemester pertama


kehamilan.
Penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner adalah gangguan yang terjadi pada jantung akibat suplai
darah ke Jantung yang melalui arteri koroner terhambat. Kondisi ini terjadi karena
arteri koroner (pembuluh darah di jantung yang berfungsi menyuplai makanan dan
oksigen bagi sel-sel jantung) tersumbat atau mengalami penyempitan karena endapan
lemak yang menumpuk di dinding arteri (disebut juga dengan plak).
Gagal jantung
Gagal Jantung (Heart Failure) adalah suatu keadaan dimana jumlah darah yang
dipompa oleh jantung setiap menitnya tidak mampu memenuhi kebutuhan normal
tubuh akan oksigen dan zat-zat makanan.
Penyakit jantung valvular
Penyakit jantung valvuler adalah gangguan atau penyakit pada jaringan penutup yang
mengatur aliran darah ke dan dari ruang jantung.
Aritmia dan elektrofisiologi
Aritmia adalah kelainan elektrofisiologi jantung yang dapat disebabkan oleh
gangguan sistem konduksi jantung, gangguan pembentukan dan/atau penghantaran
impuls.
Kelainan pembuluh darah atau vaskular (arteri dan vena)
Kelainan pembuluh darah adalah keadaan yang ditandai oleh mudah memar dan
pendarahan spontan dari pembuluh darah kecil. Kelainan yang mendasari terletak
dalam pembuluh darah itu sendiri atau dalam jaringan ikat perivaskular.
Pentingnya:
142

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Mengetahui struktur dan fungsi jantung beserta pembuluh darah


(kardiovaskuler) yang ada pada makhluk hidup.
2 Memahami diagnosis penyakit yang berkaitan dengan kardiovaskuler
3 Dapat memberikan penanganan terhadap penyakit yang menyerang system
kardiovaskuler.
Hubungan: Anatomi dan fisiologi, hematologi, onkologi.
Onkologi

Ruang lingkup, spesialisasi medis yang berkenaan dengan studi dan praktek
pengobatan kanker atau tumor.
1

Onkologi radiasi: orang yang mengkhususkan dalam perawatan kanker


dengan radiasi, sebuah proses yang disebut radioterapi.
2 Bedah Onkologi adalah pengobatan kanker dengan menggunakan
operasi untuk menghilangkan tumor kanker dan jaringan. Orang yang
ahli dalam pembuangan tumor, yang dimiliki oleh bagian :
Bedah
THT-KL
Obsgyn
Mata
3 Onkologi medis adalah orang yang menggunakan pengobatan atau
kemoterapi untuk merawat kanker.
Pentingnya:
1 Mengetahui bagaimana proses terbentuknya tumor/kanker
2 Mengetahui jenis dan bentuk dari sel kanker
3 Dapat mengidentifikasi tanda-tanda penyakit yang
disebabkan oleh kanker
4 Mengetahui penanganan yang tepat pada pasien yang
terkena kanker
Hubungan: Biologi, obsgyn, anatomi dan fisiologi, ophtalmologi, histology
Farnakologi
Ruang lingkup Farmakologi merupakan suatu sub ilmu yang
dipelajari oleh farmasi maupun kedokteran (Nazrul , 1998).
Ilmu ini mencakup semua ilmu pengetahuan tentang sejarah,
sumber sumber,sifat sifat fisik dan kimia, komposisi ,efek efek
biokimia dan fisiologi, mekanisme kerja, absorbs,
biotransformasi, ekskresi, penggunaan terapi , metabolism
obat, distribusi, regimen dosis, pilihan pengobatan toleransi,
ketergantungan dan gejala putus obat, serta mempelajari
Farmakologi mulai berkembang menjadi beberapa cabang
143

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Farmakognosi : mempelajari sifat sifat tumbuhan untuk


sumber obat
Farmasi :mempelajari cara membuat , menformulasikan
dan menyediakan obat
Farmakologi klinik: mempelajari efek obat pada
Farmakokinetik :mempelajari nasib obat dalam tubuh
Farmakoterapi : mempelajari penggunaan obat dalam
pencegahan dan pengobatan
Farmakodinamik : mempelajari efek obat terhadap
fisiologi dan biokimia berbagai organ tubuh serta

Pentingnya
Mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya alam
dalam penanganan suatu masalah baik secara preventif
, kuratif maupun rehabilitative
pemberian obat terhadap seorang pasien suatu
penyakit sesuai dengan jenis penyakit dan dosis serta
cara penggunaannya, karena kesalahan pemberian obat
dapat berakibat fatal dan membahayakan jiwa seorang
Mengembangkan segala macam obat untuk
menjadikannya suatu terapi terbaik dalam menangani
Memberikan pengetahuan serta mempelajari
memtabolisme obat serta hasil dari pengunaan obat
Hubungan anatomi dan fisiologi manusia, genetika, biokimia, biologi sel
dan molekuler, mikrobiologi, imunologi dan patologi

ObsGyn
Ruang lingkup

Ginekologi dipelajari infeksi sistem reproduksi, gangguan menstruasi,


infertilitas, tumor dan kanker sistem reproduksi, kelainan kongenital sistem
reproduksi, pemeriksaan diagnostik, penanganan penyakit menular seksual,
AIDS dan HIV. Beberapa cabang ginekologi adalah

Onkologi Ginekologi
Onkologi Ginekologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada
diagnosa dan penanganan kanker pada sistem reproduksi wanita.
Ginekologi Anak dan Remaja
144

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Ginekologi Anak dan Remaja adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang


mengkhususkan diri pada perawatan reproduksi bagi anak perempuan dari bayi
hingga remaja.
Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas
Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang
berkonsentrasi pada diagnosa dan penanganan disfungsi hormon yang menyebabkan
gangguan reproduksi, terutama bagi pasien yang memiliki masalah infertilitas (tidak
dapat memiliki keturunan).

Uroginekologi dan Bedah Rekonstruktif Tulang Panggul


Uroginekologi dan Bedah Rekonstruktif Tulang Panggul adalah spesialisasi medis
yang mengkhususkan pada penanganan masalah-masalah kemih dan struktur dasar
tulang panggul, termasuk kandung kemih, saluran kemih dan otot-otot dasar tulang
panggul yang biasanya diakibatkan oleh persalinan, stres fisik dan cedera.
Obstetri (kebidanan) adalah spesialisasi medis yang berkenaan dengan perawatan
wanita selama kehamilan, melahirkan, dan selama 4-8 minggu setelah melahirkan
(masa nifas, periode di mana organ-organ reproduksi pulih dari kehamilan dan
kembali ke kondisi biasa mereka). (www.kamuskesehatan.com)
Pentingnya:
1
2
3
4

Memahami penyakit, bentuk/stuktur, fungsi, dan cara kerja berbagai organ


pada alat kelamin wanita
Mengetahui proses-proses yang akan dilewati saat kehamilan hingga prosesi
persalinan
Mengetahui gangguan-gangguan pada proses menstruasi, kehamilan, dan
persalinan serta factor yang menyebabkannya
Mengidentifikasi penanganan terhadap penyakit-penyakit yang muncul karena
kelainan pada organ kelamin wanita

Hubungan: anatomi dan fisiologi, histology, patologi, urologi, mikrobiologi (HIV)


Sumber: http://www.persify.com/id/perspectives/medical-subspecialties/obstetrikginekologi-_-91200010313
Endokrinologi
Ruang lingkup: spesialisasi ilmu kedokteran yang berkonsentrasi pada diagnosa,
penanganan dan pencegahan dari penyakit, gangguan dan kondisi yang
145

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

disebabkan oleh disfungsi hormon sebagai akibat dari disfungsi sel-sel sekresi di
dalam sistem endokrin. Beberapa cabang ilmu endokrinologi adalah

Neuroendokrinologi
Neuroendokrinologi adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang mengkhususkan
diri pada gangguan hormon dan dampaknya terhadap otak dan tingkah laku.

Endokrinologi Pediatri
Endokrinologi Pediatri adalah spesialisasi ilmu kedokteran yang
berkonsentrasi pada diagnosa dan penanganan gangguan dan penyakit di
dalam sistem endokrin bayi dan anak-anak.

Endokrinologi Metabolisme dan Diabetes


Endokrinologi Metabolisme dan Diabetes adalah spesialisasi ilmu kedokteran
yang berkonsentrasi pada diagnosa dan penanganan gangguan metabolis dan
endokrin, seperti diabetes dan obesitas.

Onkologi Endokrin
Onkologi Endokrin adalah spesialisasi medis yang mengkhususkan pada
diagnosa dan pengobatan para pasien dengan berbagai bentuk kanker adrenal
dan tiroid yang berbeda.

Pentingnya:
1
2
3

Mengetahui jenis-jenis serta fungsi dari hormon-hormon yang ada


pada tubuh manusia serta organ penghasilnya
Mengetahui penyakit-penyakit yang berkaitan dengan system hormone
Dapat melakukan tindakan pencegahan dan penyembuhan terhadap
penyakit yang berkaitan dengan system hormon

Hubungan: Fisiologi, neurologi, onkologi, biokimia

Andrologi
146

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Ruang lingkup

Laki-laki pada usia balita dan anak-anak.

Perhatian terhadap perkembangan gonad setiap anak laki-laki apakah sudah turun
sempurna pada waktu yang tepat dan apakah ukuran testis sesuai dengan umur,
memerlukan konsultasi pada Dokter spesialis Andrologi untuk mendianosis dan
melakukan terapi.Setiap anak laki-laki memerlukan pelayanan yang memadai
terhadap perkembangan organ seks dan reproduksinya.

Laki-laki pada masa Perkawinan dan Reproduksi

Gangguan pada hubungan seksual, disebut disfungsi seksual yang dapat dibagi
menjadi penurunan libido, ejakulasi dini, gangguan ereksi, tidak ejakulasi,
frekuensi melakukan hubungan seksual sangat jarang dan lain-lain, adalah
masalah yang harus dicari solusinya melalui konsultasi dan pengobatan oleh
Dokter spesialis Andrologi.

Laki-laki pada Usia Tua

Kehidupan dan aktivitas sebagai suami istri harus dipertahankan sebagaimana


mestinya dan hal itu memerlukan dokter spesialis Andrologi sebagai solusi dari
permasalahan masing-masing pasangan.
Keluarga Berencana Pria
Setiap pasangan yang menjadi aseptor KB selama ini, tentu ingin mendapatkan
keterangan dan penjelasan yang memadai mengenai KB pria. Disini peran Dokter
spesialis Andrologi harus bisa sebagai solusi bagi masyarakat.
https://id.wikipedia.org/wiki/Andrologi
Pentingnya:
1 Mengetahui organ yang berkaitan dengan reproduksi lelaki
2 Dapat menjelaskan kepada pasien tentang perkembangan masalah organ
reproduksi laki-laki
3 Dapat memberikan informasi apabila terjadi kelainan pada organ reproduksi
lelaki
4 Dapat memberi solusi yang tepat terhadap penyakit yang diderita pasien
Hubungan: Anatomi dan Fisiologi, Urologi, endokrinologi.

147

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

PREFIX & SUFIX

PREFIKS
1 a-, an- (n ditambahkan di depan kata yang dimulai huruf
vokal) : awalan negatif. Tidak, bukan
2 ab- : jauh dari
3 anti-, ant- : sebelum
4 ap-, apo- (o dihilangkan sebelum kata yang dimulai dengan
vokal ) : jauh dari, lepas
5 Aut-, auto- : kepunyaan sendiri , sama
6 Brachy- : pendek
7 Brady- : lambat
8 Cata- : (a terakhir dihilangkan di depam kata-kata yang mulai
dengan vokal) : turun,negatif .
9 Circum- : sekitar
10 De- : berasal dari
11 Dextro- : sebelah kanan
12 dia- : ( huruf a hilang pada kata yang diaali dengan huruf
hidup) melalui, terpisah
13 hemi- : separuh
14 dis- : terpisah, bebas dari
15 dys- : sakit, tidak normal
148

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

16 ect-, ecto-, exo-, : diluar


17 em-,en-,eso- : didalam, kedalam
18 end-,endo-,ent-,ento- : dalam, didalam
19 ep-,epi- : pada, lebih
20 eu- : normal, baik
21 extra-,extro-: diluar
22 gyn-, gyno- : perempuan
23 hemi-: separuh
24 hetero-: berbeda, lain
25 hyper- : berlebihan, diatas
26 hyp-, hypo- : dibawah, kekurangan
27 im- , in- : di dalam, tidak
28 inter- : diantara
29 intra-,intro- : didalam
30 mega-, megalo- :buruk, tidak normal
31 mes-, meso- : tengah
32 meta- : perubahan,transformasi, atau pertukaran
33 neo-: baru
34 oligo- : sedikit, beberapa
35 pan- : semua, seluruh
36 para-: disamping
37 per-: melalui ; dengan
38 peri- : disekitar ; disekelilng
39 poly- : beberapa ; banyak
40 post- : sesudah
41 pre-, pro- :sebelum
42 pyo-: nanah
43 pyro- : api
44 re- retro- : ke belakang, lagi
45 steno- : dekat
46 sub- : bawah
47 super-, supra- : kelebihan, diatas
48 sym-, syn- : bersama, dengan
49 tachy- :cepat
50 telo- : akhir
51 trans- : melalui, diluar
SUFFIX
52 -algia : nyeri, rasa sakit
53 -ectomy : penghilangan, eksisi
54 -gnosis : pengetahuan
55 -gram : rekam/catat
56 -ic: berhubungan dengan
57 -itis: inflamasi
58 -osis:proses/ peningkatan yg tidak normal/peningkatan pada
kondisi patologis/kondisi
149

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

59 -scopy:pemeriksaan/observasi
60 apheresis:proses pengambilan salah satu komponen darah
dari pendonor melalui suatu alat
61 asthenia: kelemahan
62 ase: koloid enzim
63 ate: 1. Mengidikasikan adanya garam dri suatu senyawa 2.
Memiliki fungsi khusus, atau ditujukan oleh prefix atau root
nya
64 atresia: kondisi abnormal ; oklusi
65 capnia: karbon dioksida terkandung dalam darah
66 cele: berkaitan dgn hernia, pembengkakan
67 centesis: tusukan bedah
68 cidal: berkaitan dengan membunuh
69 clasia,clast : memecahkan., menghancurkan
70 clysis : pengairan, pencucian
71 coccus, -coccis: berbenttuk seperti berry (bakteri)
72 crit: untuk memisahkan
73 crine: sekresi
74 cyte:sel
75 desis:pengikatan, perlekatan, fiksasi
76 drome:bergerak
77 dynia:nyeri
78 ectasis:dilatasi ; pelebaran
79 ectomy : penghilangan, eksisi
80 ectopic: berada jauh dari posisi semestinya
81 emesis:muntah
82 emia:kondisi darah
83 ent,-er: melakukan, mendorong, menyebabkan perbuatan
tertentu
84 lysis,-lytic:penghancuran, pemisahan
85 ma,-mat :kondisi; penyakit
86 megaly:pelebaran, pembesaran
87 malacia:pelembutan
88 morph : bentuk
89 oma : tumor
90 opsy : melihat
91 oxia : oksigen
92 paresis : lumpuh sebagian
93 pathy : penyakit
94 penia : kekurangan
95 phagia,-phagy : menelan, memakan
96 philia,-phily : menyukai
97 phobia : ketakutan tidak normal, intoleransi
98 phonia : berkaitan dengan suara
99 physis : tumbuh,
150

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

100 plasia, -plasm : perkembangan, pembentukan


101 plasty : bedah perbaikan
102 plegia : lumpuh
103 pnea : pernafasan
104 poiesis: pembentukan
105 porosis : bagian
106 prandial : makan
107 praxia : di depan, sebelum
108 ptosis : menjatuhkan, berpindah ke bawah
109 rrhage,-rrhagia : berlebihan, aliran tak normal
110 rrhapy: menjahit,jahitan
111 rrhea:aliran,
112 rrhexis:kerusakan, patah atau pecah
113 sarcoma: tumor ganas pada jar. ikat
114 schisis : robek, membelah
115 sclerosis :keras, sukar
116 scope: memeriksa
117 sepsis: infeksi
118 spasm :kontraksi otot tiba2, scr tidak sadar
119 stasis : penghentian, kontrol
120 stenosis : penyempitan yang tidak normal, kontraksi di bag.
Tubuh tertetu
121 stomy: pembuatan lubang
122 tomy: pemotongan atau sayatan
123 tripsy: penghancuran
124
trophy: pertumbuhan , peningkatan, nutrisi

151

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

AREA KOMPETENSI PENGELOLAAAN INFORMASI


Sumber informasi biomedis
A Textbook
Berisi prinsip dasar subjek pengetahuan yg disusun secara
komprehensif dan sistematis
Text book dalam format elektronik (E-book)
Disimpan dlm CD atau online melalui internet
www.medicalbooks4everyone.blogspot.com/
www.medicalstudent.com
http://www.bartleby.com
B Handbook
Informasi yang digunakan lebih singkat dan praktis
(www.merck.com)
C Referensi
Sumber informasi didesain menurut penataan dan aturan
subjek, referensi untuk istilah tertentu
www.dorlands.com
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginformation.html
D Tulisan ilmiah
Laporan studi, penelitian yg dilakukan oleh mahasiswa di bawah
bimbingan pengarah (dosen, profesor) sbg syarat untuk
mendapatkan gelar akademi
Sementara, Karangan yang menyajikan permasalahan atau
pengetahuan keilmuan dan ditulis menurut tata cara penulisan
tertentu dengan baik dan benar disebut artikel ilmiah. Meliputi :
Laporan penelitian
Surat pembaca
Laporan kasus
Laporan tinjauan
Resensi
152

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Monograf
Referat

Ibarat kata, mencari inormasi di internet itu bagaikan menimba air laut.
Akan tetapi dalam mencari sumber informasi dari internet perlu adanya
beberapa kode etik guna menunjang, dikenal dengan istilah HON Code
(kode etik situs web kesehatan)

Authoritative = apabila kita akan mengkaji materi dari sumber yang ada,
harus bersumber dari ahli kesehatan

153

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Complementary = website yang dibuat secara fungsi bukan untuk lebih


membuat pasien bingung, akan tetapi sebagai support membantu
pembaca agar lebih paham sehingga hubungan penyedia sumber dengan
pembaca bisa dipercaya (menggunakan kata kata yang mudah dipahami
pembaca).

154

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Privacy = sebgai pemberi layanan yang baik, maka data pribadi yang
berkaitan dengan pengunjung harus dijaga dengan baik

Attribution = adanya waktu pembaruan dari sumber yang jelas, kapan


terakhir kali sumber tersebut direvisi atau diperbaiki.
Kriteria :
Adanya literatur dari sumber informasi yang jelas
155

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Adanya bilibirography yang diambil dengan hyperlink text yang jelas

Justifiability = mengklarifikasi tentang keuntungan dan penampilan


pelayanan khusus, service komersil dan produk seperti jurnal medika
Transparency of authorship = memberikan kontak dari sumber (penyedia)
untuk terhindar dari spam. Misal saja kontaknya berupa e-mail.

Financial disclosure = adanya pemberi sponsor yang mempercayai dari


website yang dibuat. Jadi kita juga bisa membuat website kesehatan
untuk khalayak banyak apabila kita memang mau menyalurkan ilmu dan
asumsi kita tentang kesehatan
156

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Advertising Police
Situs keamanan harus ditampilkan
harus ada keterangan yang lebih mendalam terkait keamanan situs dan
cara kerjanya

PERPUSTAKAAN KEDOKTERAN
157

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
library.uii.ac.id katalog online(click)
www.clinicalkey.com
Jurnal Kedokteran
Freemedicaljournals.com
The New England Journal of Medicine
Pubmed
Emedicine.Medscape.com
Medicine.com
Medicastore.com

MENJELASKAN PBL
Pengertian
158

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Pendekatan dengan menggunakan prinsip Adult Education dan SelfDirected Learning.


Suatu proses pembelajaran dimana seseorang mengambil suatu inisiatif
atau tindakan dengan atau tanpa bantuan orang lain

Problem mengidentifikasi apa yang harus dilakukan belajar mandiri


menyampaikan hasil aplikasi
Tujuan
:
1 Menggunakan masalah untuk mendapatkan ilmu dasar yang sifatnya
bertahan lama.
2 Mengembangkan kemampuan mengkritisi dan memecahkan masalah.
3 Mengembangkan kemampuan belajar mandiri (Self-directed Learning)
4 Meningkatkan perilaku yang baik
5 Meningkatkan non-cognitive skills, yang meliputi kemampuan:
a Komunikasi
b Interpersonal
c Bekerjasama (social team working)
d Mengemukakan pendapat (presentation)
PBL requires students to become responsible for their own learning. The PBL
teacher is a facilitator of student learning, and his/her intervention diminsh
as student progressively take on responsibility for their own learning process,
(Hmelo-Silver & Burrows).
Ciri-ciri PBL :
Penggunaan masalah sebagai trigger
Pembelajaran dilakukan pada kelompok kecil (small group discussion)
Diskusi masalah
Mahasiswa memutuskan apa yang akan dipelajari
Student-centered motivation; effective learning
Sharing, comparing, and integrating
Different sources; new information is integrated (seven jumps of
tutorial process)

Sejarah

Di Indonesia
Perubahan paradigma pend. Kedokteran, perkembangan
teknologi, biaya tinggi, dan kebutuhan masyarakat menyebabkan
159

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

terjadinya perubahan kurikulum pendidikan dokter khususnya


kedokteran dasar di Indonesia (Harsono, 2005). Dengan adanya
perubahan tersebut maka diterapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi
(KBK) dengan pendekatas SPICES yang berbeda dengan secara
konvensional, yaitu
KBK
Student Center
Problem based
Integrated learning
Community based
oriented
Elective
Systematic Approach
1
2
3

Konvensional
Teacher Center
Information gathering
Subject based learning
Hospital oriented
Uniform
Opportunistic

Student Centered, MHS bertanggung jawab pada pembelajaran sendiri


Problem based, masalah kesehatan menjadi stimulus pembelajaran
Integrated, MHS mampu menghubungkan dan mengintegrasikan ilmu
yang diperoleh menjadi satu kesatuan utuh.
Community based, pendidikan berorientasi pada kebutuhan
masyarakat
Easrly clinical exposure, pemicu PBL adalah masalah kesehatan yang
dihadapi pada praktik klinik.
Systematic, pelaksanaan pembelajaran MHS dilaksanakan secara urut.

Di Dunia

4
5

Kurikulum PBL pertama kali diperkenalkan di Fakultas


Kedokteran Universitas Mc Master Kanada pada tahun 1969. Sejak itu
banyak fakultas kedokteran di seluruh dunia menganut PBL. Fakultas
kedokteran di Maastricht Belanda, Newcastle Australia, New Mexico
Amerika mengadopsi dan mengembangkan kurikulum PBL sesuai dasar
pengajarannya.

(+) DAN (-) PBL


Kelebihan

Kekurangan
160

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Student Center, MHS dpt active Tutor who cant teach, tutor kesulitan
learning, dan lifelong learning skill
sebagai fasilitator
Mengurangi beban kurikulum
Human Resourches, Pengajar PBL
butuh lebih banyak
Mendorong Deep Learning MHS
Other Resourches, Terjadi persaingan
mendapatkan bahan materi
Constructivist Approach, mengaktifkan MHS terkadang dapat terbawa ke
prior knowledge
situasi konvensional
Motivasi menyenangkan
MHS dapat mengalami ke gamangan
(Information Overload)
Meningkatkan collaborative learning
Role Model, MHS tidak mendapat
pengalaman dari ddosen
Kurikulum berdasarkan masalah
Generic Competencies, MHS dpt
mengembangkan generic skill dan
attitude
PRINSIP-PRINSIP PBL

Penggunaan prinsip Adult Learning, yang memiliki ciri-ciri :


1 Autonom dan Self-Directed (belajar mandiri)
2 Pembelajarannya praktis
3 Memiliki tujuan
4 Akumulasi dari semua pengetahuan dan pengalaman
5 Adanya rasa ingin dihargai
6 Senantiasa ingin tahu mengapa mempelajari sesuatu yang
memiliki relevansi langsung dengan kehidupan atau pekerjaan
7 Menjadikan pengalaman sbg dasar proses belajar
8 Belajar dengan lebih berorientasi memecahkan masalah daripada
memahami materi
(Knowles, 1970 dan 2011)
Penggunaan prinsip Self-Directed Learning :
1 Diagnosing their learning needs
2 Formulating goals
3 Identifying learning resources
4 Choosing and implementing appropriate learning strategies
5 Evaluating learning outcomes
(Knowles, 1975)

PERBEDAAN PBL DAN KONVENSIONAL


161

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

PBL
Fokus pada MHS
Pembelajaran scr 2 arah
Dosen bertanya
Dosen merangkum materi hasil diskusi
Kunci berupa pembelajaran
Dosen tidak menyiapkan materi
Kebiasaan membaca tinggi
MHS aktif bertanya, dll
MHS mudah menangkap materi

Konvensional
Fokus pada dosen
Pembelajaran scr 1 arah
MHS yang bertanya
Dosen menjelaskan seluruh materi
Pada pengejaran
Dosen menyiapkan materi
Kebiasaan membaca rendah
MHS Pasif bertanya
MHS hanya hafal materi

KOMPONEN-KOMPONEN PBL :

162

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Tutor

Ketua

Sekretar
is
Anggota

Mendorong partisipasi anggota


kelompok
Membantu ketua sebagai
timekeeper
Memeriksa catatan penulis
(cermat/benar)
Mencegah penyimpangan dan
memastikan tercapainya tujuan
belajar
Memimpin jalannya diskusi
mengajak seluruh kawan untuk
berpartisipasi
Mempertahankan dinamika
kelompok
Time keeper
Memastikan kelompok telah
melaksanakan tugas, memastikan
penulis bekerja secara cermat
Mencatat pendapat/usulan kelompok
Membantu mengurutkan pendapat
kelompok
Sebagai partisipan dalam kelompok
Mencatat sumber yang digunakan
Mengikuti langkah/urutan proses
Berpartisipasi dalam diskusi
Memperhatikan dan menghargai
pendapat kawan
Mengajukan pertanyaan terbuka,
mencermati seluruh tujuan belajar
dan membagi pendapat dengan
kawan

LANGKAH LANGKAH PBL (7 JUMPS)


1
2
3
4
5
6
7

Klarifikasi
terminologi,
MHS
dapat
mengindentifikasi
dan
mengklarifikasi istilah asing.
Menetapkan masalah yang perlu didiskusikan
Menganalisis masalah dengan melakukan diskusi
Mengorganisir penjelasan masalah dan membuat penjelasan sementara
Menetapkan tujuan belajar
Bekerja secara independent/belajar mandiri
Membahas informasi yang didapat dari belajar mandiri.

KONSEP DIRI DAN REFLEKSI DIRI


163

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Tahap pengembangan diri


1 Pengenalan diri
2 Pemahaman diri
3 Penerimaan diri
4 Pengembangan diri
Cara mengenal pahami diri
1 Melalui sejarah perkembangan diri
2 Melalui tes kepribadian, penelusuran bakat dan kepribadian
3 Melalui pengamatan sehari hari
4 Melalui kebersamaan dengan oranglain
5 Melalui kacamata oranglain/menerima umpan balik
6 Memperluas pengalaman diri
7 Muhasabah diri

MENJELASKAN CARA BELAJAR YANG EFEKTIF


Menjelaskan konsep ilmu dan belajar dalam islam
Ilmu menurut agama adalah segala macam pengetahuan yang berguna dimasa
kini maupun masa depan baik empiris maupun non empiris.
Dari Ali, ia berkata, Ilmu itu lebih baik dari harta. Sebab ilmu akan
menjagamu, sedangkan kamu yang akan menjaga hata. Ilmu sebagai hakim (pemutus
perkara), sedangkan harta yang diputuskan perkaranya (maksudnya yang dikelola).
Para penjaga harta akan mati, sedangkan para penjaga ilmu akan tetap hidup. Jasad
mereka memang mati, tetapi kepribadian mereka akan tetap ada dalam hati.
Tujuan menuntut ilmu:
1 Sebagai bekal untuk melaksanakan kekhalifahan
Sebagai khalifah, manusia dituntut untuk memiliki pengetahuan
tentang kepemimpinan, kemasyarakatan, kebudayaan, kealaman, dll
2 Bekal untuk menjalankan tugas penghambaan kepada Allah
Contohnya, pengetahuan tentang dunia dan akhirat, kiamat, surga dan
neraka, larangan dan perintah Allah.
Konsep ilmu menurut paradigma filsafat dapat diklasifikasikan menjadi 3
dimensi
:
1 Dimensi Epistemologis
Kajian filsafat dari aspek bagaimana cara memperoleh ilmu
pengetahuan. Bagian filsafat ini disebut teori ilmu pengetahuan, yaitu
metodologi untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, atau cara mendapatkan
pengetahuan yang benar.
2 Dimensi Ontologis
Cabang filsafat yang membahas tentang objek kajian ilmu
pengetahuan, atau hakikat segala yang menjadi kajian ilmu.
3 Dimensi Aksiologis
164

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Cabang filsafat yang membahas tentang tujuan dan nilai guna serta
nilai manfaat ilmu pengetahuan. Bagian filsafat ini lebih dikenal dengan teori
nilai.
Sumber ilmu pengetahuan menurut Al-Quran
:
1 Alam jagad raya.
Semua realitas yang ada di alam semesta sebagai sumber ilmu
(pengetahuan empiris)
2 Akal manusia
Berasal dari akal pemikiran manusia sendiri (pengetahuan rasional dan
pengetahuan fenomenologis)
3 Wahyu dari Allah melalui nabi dan rasul
Sumber pengetahuan yang berasal dari wahyu, yaitu pengetahuan yang
diturunkan langsung oleh Tuhan melalui para nabi dan rasulNya (bandingkan
dengan pengetahuan intuitif)

1
2
3

Etika menuntut ilmu


Ikhlas dalam proses menuntut ilmu
Beramal dengan Ilmu dan Menjauhi Kemaksiatan
Tawadhuk
Tawadhuk merupakan sifat orang beriman yang paling menonjol
secara umum dan para penuntut ilmu secara khusus.
Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu
orang-orang yang beriman. (Asy-Syuaro [26] : 215)
Muslim juga meriwayatkan dari Abdullah bin Masud dari
Rasulullah.SAW, beliau bersabda :
Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan
seberat biji sawi.

Menghormati ulama dan majelis ilmu


Menghormati para ulama,bersikap tawadhuk terhadap mereka,
memelihara kehormatan mereka dan berhati-hati janagan sampai berbuat
buruk kepada mereka atau merendahkan kemampuan mereka.
Hasan bin Ali pernah berkata kepada anaknya,
Wahai anakku, apabila kamu bermajelis dengan para ulama, maka
hendaklah kamu bermajelis dengan para ulama, maka hendaklah kamu lebih
antusias mendengar yang baik sebagaimana kamu belajar cara diam yang
baik. Dan, janganlah kamu memotong pembicaraan seseorang meskipun
panjang hingga ia berhenti.
Etika dalam bermajelis :
1. Tidak ikut nimbrung dalam berbicara
165

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2. Larangan untuk memperbanyak perdebatan dalam hal ilmu


3. Larangan untuk memperumit masalah
4. Larangan mencela para ulama
5
6
7

Sabar dalam menuntut ilmu


Berlomba dalam menuntut ilmu
Jujur dan amanah
Rasulullah bersabda :
Janganlah kalian berdusta kepadaku. Karena, barangsiapa yang berdusta
kepadaku, maka hendaklah ia masuk ke dalam neraka.

Menyebarkan ilmu dan mengajarkannya


Kemampuan menyebarkan ilmu dan mengajarkannya berkaitan
dengan konsep Ulil Albab.
Ulil Albab adalah sekelompok orang atau individu yang merasa
terpanggil untuk memperbaiki masyarakat, menangkap aspirasi mereka,
merumuskan dalam bahasa kaumnya sehingga dapat dipahami oleh setiap
orang, menawarkan strategi dan alternatif terhadap permecahan masalah. Pada
diri Ulil Albab ada semangat menemukan, menyusun, menguji, dan
melakukan sintesis (semangat ilmiah), terdapat semangat mengkritik, mencari
jalan keluar, memberikan pedoman, menunjukkan arah, dan memperjuangkan
nilai-nilai yang berorientasi ke depan.
Menurut Al-Quran, Ulil Albab ialah sekelompok manusia tertentu
yang telah diberi keistimewaan oleh Allah SWT. Keistimewaan tersebut
adalah diberinya hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan yang diperoleh secara
empiris.
o Kata-kata yang berhubungan dengan Ulil Albab :
1. Nadzara, yaitu melihat secara abstrak dalam arti berfikir. (QS. Qaf :
6-7)
2. Tafakkara, yaitu berfikir. (QS. Al-Jasyiah : 12-13)
3. Fahima (fahhama). (QS. Al-Anbiya : 78-79)
4. Tadzakkara, yaitu mengingat, memperoleh peringatan, mendapat
pelajaran, memperhatikan dan mempelajari; yang kesemuanya
mengandung perbuatan berfikir. (QS. An-Nahl : 17)
5. Tadabbara, yaitu merenungkan. (QS. Muhammad : 24)
6. Faqiha, artinya mengerti dan paham (QS. Al-Anam : 97)
7. Aqala, yaitu mengerti, memahami dan berfikir (QS. Al-Anfal : 22
dan QS. Al-Hajj : 46)

o Ciri-ciri Ulil Albab dalam Al-Quran, yaitu :


166

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

1. Orang-orang yang diberi hikmah.


2. Bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, seperti disebutkan di
dalam Al-Quran.
3. Mampu memisahkan yang buruk dari yang baik.
4. Merenungkan terhadap segala ciptaan Allah yang ada di bumi
dan di langit.
5. Bersedia menyampaikan ilmunya kepada orang lain untuk
memperbaiki masyarakat.
6. Kritis dalam mendengarkan pembicaraan, pandai menimbang
ucapan, teori atau dalil yang dikemukakan oleh orang lain.
7. Sanggup mengambil suatu pelajaran dari sejarah umat terdahulu.
8. Mengambil pelajaran dari kitab yang diwahyukan oleh Allah.
9. Mereka bangun tengah malam dan mengisinya dengan rukuk dan
sujud di hadapan Allah.
10. Tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah.
MANAJEMEN WAKTU
Manajemen waktu adalah,
1
2
3

1
2
3
4
5
6
1
2

3
4

Menyusun aktivitas dan mengatur prioritas


Mengaliokasikan waktu diantara aktivitas
Salah satu kunci sukses di perguruan tinggi, karena mahasiswa memiliki
kebebasan dibanding saat masih menjadi siswa.
Proses Manajemen Waktu
Tentukan priorotas
Rencana mingguan
Analisis penggunaan waktu
Harian
Komitmen
Evaluasi
Tujuan manajemen waktu,
Stress : mengatur waktu dengan baik dapat mencegah timbulnya stress akibat
aktivitas, tugas, dll
Keseimbangan : kebiasaan mengatur waktu dengan baik memungkinkan kita
mencapai kehidupan yang seimbang dengan porsi energi dan waktu yang
cukup untuk aktivitas kuliah, bekerja, keluarga, teman, dan diri sendiri.
Produktivitas : jika kita dapaat menggunakan waktu yang lebih efektif, secara
otomatis kita juga meningkatkan produktivitas.
Tujuan : untuk mendapatkan kemajuan dalam rangka mencapai tujuan, kita
memerlukan waktu. Tak ada yang dapat dilakukan jika kita kehabisan waktu.
Matriks manajemen waktu,
Mendesak : aktivitas yang perlu dilakukan segera.
167

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Penting : aktivitas yang memiliki nilai pokok/signfikan bagi tujuan, cita-cita,


dan skala prioritas utama.

Penting

Tidak penting

Mendesak
PROKRASTINATOR
energi stress
Belajar untuk ujian besok
Bayar kos/tagihan listrik
Mengerjakan tugas deadline hari
ini
YES MAN/SI PENURUT
Dikuasai lingkungan
Ngebrol dengan teman

Tidak mendesak
SANGPRIORITAS
Bertanggung jawab
Pergi dengan teman
Mengerjakan esai
Menelfon rumah
SI PEMALAS
Tidak memikirkan
Nonton tv terlalu lama
Santai-santai

Prinsip Manajemen Waktu,


1 Selalu proaktif bukan reaktif
2 Tentukan sasaran
3 Tentukan prioritas
4 Pertahankan fokus
5 Buat jadwal yang realistis
6 Lakukan sekarang
7 Jangan menunda

KONSEP EXPERT LEARNER


Asumsi dasar bahwa ORANG DEWASA
1

Mempunyai kebutuhan untuk tahu mengapa mereka mempelajari sesuatu

Mempunyai kebutuhan mengarahkan diri sendiri

Membawa pengalaman pribadi yang dapat diintegrasikan dalam situasi


pembelajaran

Memasukan proses pembelajaran selama pendidikan/pelatihan dengan


kebutuhan problem solving

Termotivasi dengan aspek intrinsik dan ekstrinsik

Expert Learner :
168

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

1
2

Tackle Learner : Learning process on hand


Get consistently good result
Implikasi ADULT LEARNING

Self-concept : Mutual planning and collaboration in instruction

Experience : Use learner experience as basis for examples and application

Readiness : Develop instruction based on the learners interest and


competence

Time perspective : Immediate application of content

Orientation to learning : Problem-centered instead of subject-centered


Karakteristik Belajar
Adult Learners

Youth Learners

Problem-centered; seek
educational solutions to where
they are compared to where they
want to be in life
Results-oriented; have specific
results in mind for education - will
drop out if education does not lead
to those results because their
participation is usually voluntary
Self-directed; typically not
dependent on others for direction

Subject-oriented; seek to
successfully complete each course,
regardless of how course relates to
their own goals
Future-oriented; youth education
is often a mandatory or an
expected activity in a youth's life
and designed for the youth's future

Often skeptical about new


information; prefer to try it out
before accepting it
Seek education that relates or
applies directly to their
perceived needs, that is timely
and appropriate for their current
lives
Accept responsibility for their
own learning if learning is
perceived as timely and
appropriate

Likely to accept new information


without trying it out or seriously
questioning it
Seek education that prepares them
for an often unclear future; accept
postponed application of what is
being learned

Often depend on adults for


direction

Depend on others to design their


learning; reluctant to accept
responsibility for their own le

169

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

1
2
3
1
2

3
4
5

Karakteristik Expert Learner :


Actively engage : aktif terlibat dalam proses belajar
Take responsibility : pembelajar sukses berani bertanggungjawab akan
pembelajarannya sendiri, tidak akan tinggal diam, dan tidak pelit ilmu.
Practise self regulated learning : punya target pembelajran sendiri
Ciri Expert Learner
Planning
Self regulated :Aktivitas belajar yang dilakukan dengan aktif seperti
Motivasional (contoh Efikasi Diri),metakognitif (contoh Goal Setting),
maupunPerilaku belajarnya (Strategi kognitif dan pengelolaan sumber daya).
Monitoring
Metacognitif Knowledge : kemampuan menggunakan ilmu pengetahuan
Metacognitif control

MANAJEMEN STRESS
Stress : suatu ketegangan yang dirasakan ketika menghadapi situasi baru, tidak
menyenangkan, atau mengancam. Stress merupakan reaksi fifik yang muncul secara
otomatid ketika menghadapi situasi berbahaya atau menuntut
Tanda tanda Stress,
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Sulit tidur
Mudah tersinggung
Nafsu makan meningkt/menurun
Tiba-tiba ingin menangsi
Khawatir terhadap banyak hal
Sulit mengontrol perilaku
Sakit kepala, tegang di leher
Semangat belajar turum
Selalu mengeluh
Tidak bergairah melakukan apapun
Selalu menuntut pada dirisendiri dan oranglain
Pada tubuh,

Bila tidak menyempatkan untuk relaks, tekanan dalam tubuh akan naik. Untuk
jangka waktu lama, naiknya tekanan ini akan mempengaruhi kesehatan, berakibat
gangguan pencernaa, alergi , tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke.

170

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN KEPENTINGAN MOTIVASI DALAM BELAJAR


Pengertian Motivasi
Motivasi adalah kekuatan atau daya dorong, yang menggerakkan sekaligus
mengerahkan kehendak dan perilaku seseorang dan segala kekuatannya untuk
mencapai tujuan yang diinginkannya, yang muncul dari keinginan memenuhi
kebutuhannya.
Jenis motivasi :
1 Motif untuk berhubungan dengan orang lain atau berafiliasi (Affiliation
Motive) adalah motif yang mengarahkan tingkah laku seseorang dalam
berhubungan dengan orang lain. Ciri-ciri orang dengan motif afiliasi yang
tinggi antara lain adalah :
a. Senang berada dalam suasana hubungan yang akrab dengan orang lain
b. Risau bila harus berpisah dengan orang yang dikenal baik
c. Berusaha untuk diterima oleh kelompok
d. Dalam bekerja atau belajar melihat dengan siapa bekerja atau belajar.
2

Motif untuk berkuasa (Power Motive) adalah motif yang menyebabkan


seseorang ingin menguasai atau mendominasi orang lain dalam berhubungan
dengan lingkungannya. Orang yang memiliki motif ini cenderung bertingkah
laku otoriter. Berbeda dengan mereka yang memiliki motif afiliasi yang kuat,
mereka dengan motif kekuasaan tidak mengacuhkan perasaan orang lain.
Dalam memberikan bantuannya kepada orang lain pun mereka tidak
memberikannya secara tulus, keinginan dasarnya adalah agar orang lain
menjadi hormat padanya. Ciri-ciri mereka dengan motif berkuasa yang tinggi
antara lain adalah :
a. Peka tehadap perubahan status
b. Senang memengaruhi orang lain
c. Cenderung membantu tanpa diminta
d. Terlibat dalam kegiatan sosial yang melambangkan prestise.

Motif untuk berprestasi (Achievement motive) adalah motif yang mendorong


seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam bersaing dengan suatu ukuran
keunggulan (standard of excellence). Ciri-ciri mereka adalah :
a. Selalu berusaha.
b. Secara umum tidak menampilkan hasil yang lebih baik pada tugas-tugas
rutin, tetapi mereka biasanya menampilkan hasil yang lebih baik pada tugastugas khusus yang memiliki arti bagi mereka.
c. Dalam melakukan sesuatu tidak didorong atau dipengaruhi oleh reward
(hadiah atau uang).
d. Cenderung mengambil risiko yang wajar (bertaraf sedang) dan
diperhitungkan. Mereka tidak akan melakukan hal-hal yang dianggapnya
terlalu mudah ataupun terlalu sulit.
e. Mencoba memeroleh umpan balik dari perbuatannya.
f. Mencermati lingkungan dan mencari kesempatan atau peluang.
g. Bergaul lebih untuk memeroleh pengalaman.
171

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

h. Menyenangi situasi menantang tempat mereka dapat memanfaatkan


kemampuannya.
i. Cenderung mencari cara-cara yang unik dalam menyelesaikan masalah.
j. Kreatif.
k. Dalam bekerja atau belajar seakan-akan dikejar waktu.
MODALITAS BELAJAR
Adalah, Cara menyerap informasi melalui indra yang kita miliki.
Gaya Berfikir,
1
2
3
4

Abstrak
Acak
Konkrit
Sekuensional
Kecenderungan Berfikir

MODEL BERPIKIR OTAK KIRI


1 Cenderung detail
2 Suka melakukan perencanaan
3 Suka hal-hal yang logis
4 Suka melakukan analisis masalah
STRATEGI BELAJAR OTAK KIRI
1 Pelajari dahulu prinsip-prinsip dasar
2 Pelajari bahan secara berurutan
3 Lihat keterkaitan antar prinsip dasar
4 Tandai bagian yang tidak dimengerti lalu lanjutkan
PROSES PENYEIMBANGAN (PEMIKIR OTAK KIRI)
1 Memelihara hewan
2 Mencoba berbagai resep
3 Mencoba berbagai route yang berbeda
4 Mendengarkan musik

MODEL BERIPIKIR OTAK KANAN


1 Berpikir cenderung menyeluruh
2 Dipengaruhi emosi
3 Sering menggunakan intuisi
4 Suka cara kerja yang berbeda-beda
STRATEGI BELAJAR OTAK KANAN
1

Cari gambaran global dulu


172

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

2
3
4

Buat peta pikiran


Bagi waktu belajar menjadi sesi singkat
Buat daftar hal yang harus dipelajari

PROSES PENYEIMBANGAN (PEMIKIR OTAK KANAN)


1
2
3
4

Merangkai rakitan
Merencanakan sesuatu
Mengatur foto, perangko, dll
Menganalisa sesuatu

Gaya Belajar
1

Activists
Involve themselves fully & without bias in new experiences
Open minded & Not sceptical, enthusiastic about anything new
Days are filled with activity
When one activity is dying down, theyre on the look-out for another
But:
Act first & consider the consequences after
Centre all the activities around themselves!
Thrive on challenge, but bored with implementation and long term
consolidation

Reflectors
stand back and wonder about experiences
enjoy observing other people, adopt a low profile
act on the past, the present and the opinion of others
a more rounded reflection
But:

thorough collection and analysis of data can delay reaching a definite


conclusion

Theorists
observe and make theories
analyse and synthesise
go back to basic assumptions, principles, theories, models and systems
But:
perfectionists
tend to be detached
Analytical
173

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

feel uncomfortable with subjective judgments, lateral thinking and


anything flippant

Pragmatists
keep on trying out ideas, theories & techniques to see if they work
return from management courses brimming with new ideas that they want
to try out
essentially practical down to earth people & get on with things
like making practical decisions and problem solving
But:

impatient with ruminating and open-ended discussions

Strategi Belajar
1

Visual
Gunakan gambar, peta, grafik
Visualisasikan materi dalam benak
Pahami materi lewat bacaan atau gambar
Beri warna & gambar pada catatan
Auditori
Dengar baik-baik penjelasan dosen di kelas
Terangkan secara lisan suatu pelajaran pada teman
Gunakan nada-nada lagu untuk mengingat informasi
Kinestetik
Perbanyak latihan soal
Libatkan sebanyak mungkin anggota tubuh
Seusai belajar, coba tuliskan poin-poin pentingnya

Learning Pyramid

174

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

MENJELASKAN KONSEP BERPIKIR KRITIS ( CRITICAL THINKING)


Pengertian Critical Thinking
Critical Thinking adalah perilaku pertimbangan yang aktif , persistent
(terus menerus), dan teliti mengenai sebuah keyakinan atau bentuk pengetahuan
yang tidak diterima begitu saja, dipandang dari sudut alasan-alasan yang
mendukungnya dan kesimpulan-kesimpulan lanjutan yang menjadi
kecenderungannya (Dewey, 1909)
Tujuan Critical Thinking
1. Memmbantu untuk memecahkan masalah dengan menganalisis data sampai
mengevaluasinya.
2. Membantu dokter dalam mengevaluasi ulang terhadap suatu pemecahan
masalah.
3. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan klinik (Clinical
Reasoning), yaitu keterampilan kognitif atau segala upaya yang melibatkan
aktivitas otak dan keterampilan nonkognitif atau keterampilan dimana
seseorang tahu cara belajar sesuai dirinya.
Inti dari Critical Thinking
1. Reflection
o Informasi
o Alasan dan relevansi
2. Context
o Knowledge
o Understanding situation
3. Dialogue
175

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

o Proses interaksi, evaluasi terkait perspektif pemahaman


4. Time
o Pembelajaran masa lalu dapat menjadi dasar dari pemikiran masa kini
o Experential learning
Tingkatan Critical Thinking
1. Pengetahuan (C1)
Mengingat kembali informasi sebelumnya dengan cara mengidentifikasi,
memilih, menyebutkan nama, membuat daftar.
2. Pemahaman (C2)
Mengulang kembali informasi dengan kata-kata sendiri dengan cara
membedakan, menjelaskan, menyimpulkan, merangkum, memperkirakan.
3. Penerapan atau aplikasi (C3)
Menerapkan suatu informasi ke dalam konteks lain dengan cara menghitung,
mengembangkan, menggunakan, memodifikasi, mentransfer.
4. Analisis (C4)
Mengidentifikasi ada atau tidaknya kontra diksi dengan cara membuat
diagram, menjabarkan, membedakan, menghubungkan.
5. Evaluasi (C5)
Memberi penilaian terhadap suatu gagasan berdasarkan kriteria tertentu
dengan cara membuat kritikan, membuat penilaian, membandingkan,
membuat evaluasi.
6. Sintesis (C6)
Mengombinasi elemen ke dalam struktur yang lebih besar. Dengan cara
menciptakan, mendesign, memformulasikan, membuat prediksi.

MENJELASKAN TEKNIK MEMORIZING DAN RETAINING INFORMASI


176

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Faktor-faktor belajar
1
2
3

4
5

Frekuensi kerja syaraf perlu dibangun kuat oleh pengulangan dan eksplorasi
belajar
Ketekunan belajar membutuhkan latihan keras
Latihan silang untuk membangun memori yang baik, dibutuhkan jaringan
kuat yang saling berhubungan satu sama lain ... Ketrampilan dan bentuk
ingatan yang berbeda harus diginakan
Adaptasi penyesuaian dengan situasi belajar mengajar
Motivasi dan perhatian

REVIEW

RECODE

REINFOR
CE

RETRIEV
E

REHEARS
E

REFLECT
REACH

Reach menjangkau
a Active learning terlibat dalam proses belajar di kelas, jangan pasif
b Agar informasi dapat tersimpan di otak, informasi perlu diterima melalui
sensori memori
c Atensi, motivasi, gaya belajar, emosi perlu diperhatikan
Reflect merefleksikan
a Beri waktu untuk menyerap materi perlahan-lahan
b Sesi perenungan
c Pikirkan tentang pertanyaan selama belajar atau membaca dan temukan
jawabannya (bertanya adalah jantung refleksi)
d Tandai dan pikirkan kenapa informasi itu penting
e Cari referensi lain jika belum menemukan jawaban
f Memvisualisasikan mind map
g Berfikir melalui catatan harian
h Kolaboratif dalam belajar
Recode mengkodekan ulang
a Gunakan working memory dan akses pengetahuan melalui long term
memory baik dengan kata, suara, gambar, atau gerakan
b Materi yang dibuat dengan bahasa sendiri akan lebih mudah diingat
kembali
c Pengaturan informasi secara sistematis sesuai dengan kelompok, pola,
dan struktur lain
Reinforce menguatkan
177

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Feedback dari orang lain (teman, tutor, dosen) perlu dilakukan agar tidak
terjadi persepsi yang keliru dan menjadi memori jangka panjang yang sulit diubah
5

Rehearse berlatih
a Latihan menghafal maupun elaborasi berpengaruh dalam membangun
informasi menjadi memori yang bersifat jangka panjang dan menetap
b Tidur cukup juga membantu membangun memori jangka panjang
Review menguji kembali
a Memberi kesempatan untuk mendapatkan kembali informasi dan
memanipulasinya dalam sistem kerja memori biasanya dengan
suatu tes
b Tanpa review, informasi penting bisa hilang. Hasil penelitian dengan
materi buku teks:
a 54 % materi diingat setelah 1 hari
b 35 % materi diingat setelah 7 hari
c 21 % materi diingat setelah 14 hari
d 8 % materi diingat setelah 21 hari
c Penelitian lain: setelah 14 hari, siswa lupa akan 90 % dari informasi
Retrieve pemanggilan kembali
a Mengambil kembali simpanan memori berhubungan dengan petunjuk
yang spesifik
b Kemampuan untuk memperoleh kembali memori jangka panjang,
membawanya dalam proses memori kerja, dan memecahkan masalah
c Stres dapat menghambat seseorang mengakses memorinya

178

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Etika, Moral, Medikolegal, Humaniora, & Profesionalisme serta Keselamatan


pasien
1.

Berke-Tuhanan Yang Maha Esa


a. Menunjukkan sikap dan perilaku yg bertauhid selama proses belajar blok introduksi
b. Menghafal surat An-naas, Al Ikhlas, Al lahab
2. Bermoral dan Beretika
a. Menjelaskan implementasi etika, moral dan hukum dalam profesi dokter
b. Menunjukkan sikap dan perilaku sesuai dengan standar nilai akhlakul karimah
3. Sadar dan taat hukum
a. Menjelaskan implementasi etika, moral dan hukum dalam profesi dokter
b. Meunjukkan sikap taat hukum dan aturan
4. Berperilaku profesional
a. Menjelaskan karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi dokter yang profesional
Profesional adalah orang yang menyandang suatu jabatan atau pekerjaan yang di lakukan
dengan keahlian atau ketrampilan yang tinggi.
Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkat kemampuan
secara terus menerus, sehingga dapat menjalankan profesinya dengan standart tertinggi.
Profesionalisme adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu
dalam masyarakat, berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan serta ikrar
untuk menerima panggilan tersebut dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan
kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan (Wignjosoebroto,
1999).

profesionalisme sebagai perangkat atributatribut yang diperlukan guna menunjang suatu tugas
agar sesuai dengan standar kerja yang diinginkan. Soedijarto (1990:57)
profesional :
Komitmen Tinggi
-Seorang profesional harus mempunyai komitmen yg kuat atas pekerjaan yg di lakuka
Tanggung Jawab
-Seorang harus bertanggung jawab penuh terhadap yg dilakukannya sendiri.
Berpikir sistematis
-Seseorang profesional harus mampu berpikir sistematis tentang apa yang di lakukan dan belajar dari
pengalamnya.
Penguasaan Materi
-Seorang harus menguasi secara mendalam bahan/materi pekerjaan yang di lakukannya
Menjadi bagian masyarakat profesional
- Seyogyanya seorang profesional harus menjadi bagian dari masyarakat dalam lingkungan
profesinya
- Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa dan idealisme
- Memiliki kualifikasi pendidikan dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugasnya
- Memiliki kompetensi yang di perlukan sesuai dengan bidang tugasnya
- Mematuhi kode etik profesi
- Memiliki hak dan kewajiban dalam melaksanakan tugas
- Memperoleh penghasilan yang di tentukan sesuai dengan prestasi kerjannya
- Memiliki kemampuan untuk mengembangkan profesinya secara berkelanjutan
- Memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas profesisionalnya
- Memiliki organisasi profesi yang berbadan hukum

179

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Karakteristik Profesional :
KOMPETI
SI

ETIKA
PROFESI

sikap

Pengakuan dari
Masyarakat

Antusiasme &
komitmen

ORIENTASI PADA KEPENTNGAN


MASYARAKAT

Achievement = reward
utama

CLIENT

KUALITAS

ANTUSIAS
ME &
KOMITMEN

COUNTINO
US
LEARNING

IP teoritis

pemacah
an
masalah
PRINSIP
PELAYNAN

Aplikasi
teori ke
praktek

Kompete
nsi

berinovas
i

memiliki
visi

INTEGRASI/
KEHORMATA
N

SIKA
P

Tanggung jawab
optimis / tdk mudh menyrah
mandiri
bekerja sama
menanggung resiko
bangga thdp profesi
mengenal, menghargai diri sndiri/
orang lain
percaya diri

DEDIKASI
PADA
INTUISI DAN
PELAYANAN

ETIKA
PROFE
SI

MELINDUNG
I
CLIENT

DISIPLIN/
JUJUR/
ADIL

180

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

peng penghargaan
akua
n
mas status
yara
kat
otoritas

orientasi
pada
masyarak
at

mengembangkan ilmu
dalam bidangnya
memberikan yang
terbaik

teruji/ sesuai standar

Langka
h
profesi
onal

memecahkan masalah
dalam bidangnya

kepentingan masyarakat
> diri sndiri

PELAYA
NAN

memilih bidang/pekerjaan
sesuai bakat dan minat

MEMBANTU AGAR YANG DI


BANTU MENJADI KUAT

"be your own boss"

MELADENI/ MENGURUS

menjalin hubungan dengan


client
melakukan self evaluation

MENGINDAHKAN
(MEMPEDULIKAN,
MEMPERHATIKAN )
MENJADI HAMBA/PELAYAN

memanfaatkan peluang
wawasan

MENJADI BERGUNA BAGI ORANG


LAIN

membentuk jarngan kerja

MENOLONG/ MEMENUHI
KEBUTUHAN ORANG LAIN

bertindak inovatif

MELAKUKAN TUGAS UNTUK


KEUNTUNGAN/ KESEJAHTERAAN
ORANG LAIN

kerja adalah amanah

eto
s
kerj
a
kerja dalam
rohmah

kerja dalam
ibadah

181

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Langkah
profesiona
l
shidiq
b.

istiqomah

fathonah

amanah

tabliq

Menjelaskan perilku profesional profesi doker di klinik, mata masyarakat atau sebagai
peneliti

Sikap dokter profesional :


Tanggung jawab, optimis atau tidak mudah menyerah, mandiri, bekerja sama, menanggung
resiko, bangga terhadap profesi, mengenal, menghargai diri sendiri atau orang lain, percaya
diri
Sikap dokter profesional ketika berada di dalam masyarakat :
Dokter mampu menyelesaikan masalah di bidangnya, mengembangkan ilmu dalam bidangnya,
memberikan yang terbaik, mendahulukan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan
diri sendiri, selain itu akan ada pengakuan dari masyarakat berupa penghargaan, status,
otoritas dll.
Sikap dokter profesional ketika berada di klinik, dokter itu berperilaku sebagai pelayan,
membantu agar yang di bantu menjadi kuat, meladeni atau mengurus, mengindahkan yaitu
memperdulikan dan memperhatikan, menjadi pelayan, menjadi berguna untuk orang lain,
menolong dan memenuhi kebutuhan orang lain, melakukan tugas untuk kesejahteraan orang
lain.
Perilaku profesional dokter sebagai peneliti :
Dokter akan selalu belajar selama hidupnya, memperbaharui atau mengupgrade ilmu yang ada,
kasus yang ada, permasalahan yang ada, dokter sebagai peneliti tidak akan merasa puas
terhadap ilmu yang telah dia dpatkan.
c. Menjelaskan konsep dokter muslim
Dokter muslim adalah dokter yang mengembalikan nilai, ajaran ajaran , dasar dasar, dan media
mediannya kepada keyakinan islam kita, yang bersumber dari Al- Quran dan as-sunnah.
Dokter muslim mengetahui hukum fikih atas segala hal yang berkaitan dengan profesinya .
Karakteristik dokter muslim :
A. Aqidahnya benar
1. Beriman kepada Allah, rasul-Nya, kitab-kitabNya dan hari akhir
2. Meyakini bahwa segala sesuatu telah ada ajalnya dengan pasti
3. Meyakini bahwa Allah-lah yang menetapkan sebab-sebab dan hasilnya
4. Meyakini bahwa selain Allah tidak memiliki penyembuhan
5. Meyakini bahwa yang menyembuhkan sesungguhnya adalah Allah Azza wa Jalla
6. Mengarahkan pasiennya untuk kembali kepada Allah yang tidak ada tempat kembali,
kecuali kepada Nya, maka mintalah kesembuhan kepada Nya

182

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
7.
8.
9.
B.
1.

2.
3.
4.

5.

6.

Meyakini bahwa jika seseorang sakit, dan dokter menyarankannya untuk memakai suatu
obat , atau untuk di operasi atau untuk yang lainnya.
Beriman kepada keadilan rezeki Allah yang di bagikan-Nya, dengan hikmah-Nya,Dia
membagikan sesuai dengan tingkat kelayakanya, memberikan sesuai dengan nasibnya.
Meyakini bahwa keslamatan hati dari kedengkian adalah sifat pertama yang harus di
miliki seorang dokter muslim.
Ikhlas dan Tekun dalam kerjanya
Perkerjaan seorang dokter sangat bergantung pada Niatnya, jika niatnya benar maka
kerjanya pun juga benar, namun jika rusak niatnya maka rusak pula kerjannya. Hilang
hasil kerjannya, dan merugi.
Dokter muslim harus melakukan pekerjaan dengan ikhlas, hanya untuk mendapatkan ridha
Allah. Dan harus menjauhkan setiap cacat dari tujuan tujuannya.
Perbedaan antara dokter muslim dan non muslim bahwa dokter muslim tidak boleh
tertinggal niat yang baik di setiap amal perbuatannya, hanya mengharapkan Nya.
Al quran mendidik pengikutnya untuk tekun dalam segala hal, ketekukan di sertai dengan
kualitas yang baik, buah kedokteran tidak akan tercapai kecuali melalui makna ihsan dan
ketekunan.
Dokter muslim wajib menekuni ilmu yang menjadi spesialisasanya, jangan menyisakan
sedikitpun jika ia mampu menguasai seluruh yang di tulis tentang kedokteran dari
berbagai bahasa.
Dokter muslim sadar bahwa pada zaman ini adalah orang yang mendapatkan kesuksesan
keilmuan yang tinggi.

C. Maksimal dalam spesialisasi profesinya


1. Dokter muslim menjadi salah satu ulama yang Allah akan mengangkat derajad mereka
dan mengkhususkan merekaa dengan rasa takut kepdaNya
2. Dokter muslim tidak hanya cukup pada tingkatan sarjana muda saja, karena alasan
mencari sumber keuangan atau karena kehidupan yang mudah, kemudian ia berhenti
belajar, tetapi hendaknya ia belajar terus tiap hari, menambah ilmu praktek dll.
3. Dokter harus mengikuti revolusi informasi dan penelitian jika tidak ia akan menjadi
orang yang tertinggl bodoh dengan penemuan zaman.
4. Dokter muslim harus tau akan kerumitan ilmu kedokterannya, cabang dan
spesialisasinya, tetapi minimal sesuai dengan profesinya.
5. Amanat keilmuan yang menuntut untuk tidak menjawab jika ia tidak tahu, atau
mempersilahkan pasiennya menunggu hingga ia menanyakan kepada yang lebih pintar
dalam masalah ini, atau kembali pada referensi dan buku bukunya, jika hal itu perlu dan
ada wktu.
6. Dokter muslim mau berkonsultasi dengan para dokter lainnya.
7. Dokter muslim menarik dirinya jika ia merasa dirinya tidak mampu dalam mengobati
pasiennya dan menyerahkan kepada dokter yang mampu.
8. Dokter muslim mengetahui hukum fikih atas segala sesuatu yang berkaitan dengan
profesinya .
9. Mengenali hukum hukum yang berhubungan dengan orang sakit, hukum pengobatan dan
keringanan keringannan orang sakit (rukshah) dalam melalukan kewajiban agaama
(faraidh) dan ibadah juga tentang hal-hal yang di haramkan dan di larang ia agama atas
diirinya.
10. Dokter muslim hendaknya mengenali ijtihad fikih kontemporer yang sudah dikaji dan di
jelaskan hukum syarinya sesuai dengan dalil dalil dan prinsip prinsip agama.
D. Jujur dalam perkataan dan perbuatan

183

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
1.
2.

3.
4.
5.
6.

Dokter muslim adalah dokter yang jujur dalam berkata, cermat dalam bertindak, dan
senantiasa menjaga ucapannya, menjaga perbuatannya.
Dokter muslim harus bersih dari tipu menipu, berbuat curang dan kebohongan,
meskipun sifat sifat ni mampu memberikan banyak keuntungan manfaat baik material
maupunmoral
Dokter muslim memiliki hati nurani yang jujur
Dokter muslim mengakui kesalahan dan bertanggung jawab atas pekerjannya.
Dokter muslim tidak mengeluarkan keterangan atau persaksian yang tidak sesuai dengan
kenyatan yang berkenaan dengan penyakit atau cacat tertentu.
Tidak melakukan pemalsuan

E. Punya komitmen untuk selalu dapat bermanfaat bagi manusia


1. Dokter muslim jiwanya telah menguk dari telaga yang suci, berpegang teguh untuk
dapat bermanfaat bagi pasiennya dan mencegah kerusakan dari mereka.
2. Dokter muslim terus berusaha melakukan kebaikan dan berusaha tidak melakukan
sedikitpun kesalahan.
3. Dokter muslim selalu berbuat aktif, terbiasa mempermudah dalam melayani pasiennya.
F. Pemalu, jujur dan menjaga Rahasia
1. Dokter harus mempunyai rasa malu dan amanah tidak menyebarkan ke siapapun apa
yang ia lihat hingga ia terlepas dari dosa dosa kecil dan dari kekurangan kekurangan.
2. Dokter muslim punya sifat yang sabar dan tenang sebagai hasil didikan islam,
memperdalam kehormatan manusia, menjaga lisan dari maksiat.
3. Dokter muslim tidak memperhatikan bahkan menyelidiki kekurangan orang lain, aib,
skandal apalagi menfitnah orang lain.
4. Dokter mulim tidak memandang isi rumah pasiennya, tidak menyelidiki kekurangan
kekurangan pasiennya.
5. Dokter muslim di perbolehkan melihat tempat yang di obatinya dengan syarat
sebagaimna dalam hadist muslim dari ummu slmah radhiyallahu anha :
- dokter harus orang yang bertakwa , dapat dipercaya, adil dan benar benar memiliki
spesialisasi dan pengetahuan.
- tidak membuka anggota badan perempuan kecuali sesuai dengan kepentingan yang di
perlukan jika hal itu membantu pengobatan.
- tidak ada dokter perempuan yang menggantikan dokter lak laki baik dalam keilmuan
ataupun spesialisasinya.
-pengobatan di sertai mahramnya, suaminya ataupun perempuan yang i percaya seperti
ibu atau saudara perempuannya.
Jika syarat terpenuhi dokter musi laki laki di perbolehkan melihat dan menyentuh aurat
perempuan.
6. Jika pasien memberikan amanat yang berupa rahasia kepada dokternya, maka dokter
tidak di perbolehkan menyebarkannya.
Dokter di perbolehkan menyebarkan rahasia pasien dalam keadaan tertentu yang di
izinkan :
- Memberitahu kepada pemerintah atau pihak yang berkepentingan atau memiliki
wewenang , tentang kejahatan yang mana hal itu hanya diketahui oleh dokter dengn
profesinya (misal hasil tes urine pemakai narkoba)
- Jika dokter diminta untuk memberikan kesaksian dalam satu kasus tertentu atau diminta
untuk mempersiapkan laporan rinci akan kondisi pasienya yang sakit atau terluka
- Jika dalam menyebarkan rahasia itu ada kemaslahatan bagi salah seorang dari suami
istri, dimana penyebaran ini untuk maslahat salah seorang dari keduannya.
- Jika penyebaran itu di maksudkan untuk mencegah terjadinya kejahatan

184

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
G.
1.
2.

H.
1.

2.

I.

Jika penyebaran itu di maksudkan untuk memberikan kabar akan adanya wadah dan
penyakit menular yaitu untuk pencegahan dan pengobatannya.
Peka dan penyayang
Seorang dokter harus baik hati kepada pasiennya lemah lembut, terpuji dalam bergaul.
Dokter muslim harus mempunyai sifat penyayang, sayang kepada umatnya di muka
bumi menyebabkan rahmat langit turun kepadannya dengan embunnya yang
menyejukkan.
Ikut mersakan rasa sakit pasiennya
Dokter muslim memberikan sentuhan yang simpatik, kata kata yang menyembuhkan
senyuman yang menyegarkan dan doaa yang tulus serta keikut sertaan perasaan yang
jujur.
Dokter muslim harus mampu menanggapi keluhan yang sedang sakit, menghibur, dan
ikut merasakan dengan hati nuraninya.

Membangun optimisme pada orang sakit


Seorang dokter memberikan perasaan optimis dan harapan positif kepada pasiennya,
membawa kepadanya kabar gembira dan keinginan untuk sembuh bahwa orang mukmin
tidak boleh putus asa dari cobaan Allah.
2. Seorang dokter memotivasi pasiennya dengan menyebutkan orang orang yang telah
pulih kesehtan mereka setelah sakit yang panjang atau operasi yag berbahaya, hal ini
menguatkan semangat maknawiyahnya (keadaan batinnya).
1.

J.
1.
K.
1.

L.
1.

Rendah hati, tidak sombong dan ramah


Dokter muslim harus berhati bersih ,ramah, dan mau menyambut pasien dengan muka
yang berseri. Dengan senyum.
Tidak melebih lebihan ongkos dan meringankan yang kesulitan
Dokter memiliki sifat yang toleran,lembut dalam bergaul, akhlaknya di sukai, mau
meringankan orang yang kesulitan.
Ibnu Al- Haj Al- magribi membagi keadaan orang sakit dan apa yang dokter harus lakukan
:
Orang kaya, dokter mengambil darinya ongkos penuh.
Orang yang cukup atau pas-pasan, dokter tidak mengambil dari mereka kecuali jika
dokter memerlukan ongkos tersebut.
Orang fakir yang tidaj mampu, dokter malah selayaknya memberi mereka dari apa yg di
milikinya.
Berpenampilan indah
Dokter muslim memperhatikan pakaian dan kerapihannya.

M. Menasehati pasiennya dengan menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran


1. Dokter muslim adalah penasehat untuk Allah, kitabNya, rosulNya, dan untuk para
pemimpin kaum muslimin serta untuk seluruh kaum muslim

SEJARAH ILMU KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN ISLAM

185

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Ilmu kedokteran merupakan ilmu yang memelihara kesehatan orang sehat
dan menyembuhkan penyakit orang sakit. Menurut Ibnu Sina, Kedokteran adalah
ilmu pengetahuan yang mempelajari berbagau keaadaan tubuh baik ketika sehat
maupun sakit. Hukum mempelajarinya adalah fardhu kifayah. Prinsip kesehatan
dalam Islam adalah preventif, bukan kuratif.
A. Sejarah Kedokteran Pra Isam
a. China (2500 th sebelum M)
Prinsip pengobatannya adalah keseimbangan Yin (Dewa Langit) dan Yang (Dewa
Bumi). Apabila tidak seimbang menyebabkan sakit. Pengobatannya dibagi menjadi 2,
yaitu :
Pengobatan anak negeri
: secara otodidak
Misalnya berupa jamu, pijatan, darah ular, dan dengan arak
Pengobatan Sinse
: mendiagnosis penyakit
Misalnya berupa akupuntur, akupresor, dan ramuan dengan rempah.
b. Mesir (1200 th sebelum M)
Pada masa Firaun Ramses II. Mesir sudah mengenal :
Pengobatan kekahinan : dukun dan bantuan jin
Metode Bedah Besar
: Anastesi dgn pil taftah dan menjahit bedah dgn bulu
ekor
Pemeriksaan Nadi
: menentukan jenis penyakit
Pengobatan Ilmiah
Budak-budak belian juga digunakan untuk ilmu tasyrih (anatomi). Beberapa metode
kedokteran yang diterapkan yaitu al kayy bakar, bedah, peramuan, hidroterapi, dudi
(terapi pernapasan), dan dawit (diet).
c. Romawi-Yunani (500 th sebelum M)
Tabib dianggap sebagai kahin (dukun). Hipokrates menulis pertama buku mengenal
etika kedokteran sehingga dikenal sebagai Bapak Etika Kedokteran. Karyanya yaitu
Aphorisma berisi tentang arakan peramuan herba dan mineral. Kemunduran masa ini
dikarenakan berpindahnya kepercayaan dari berhala ke Nasrani.
B. Sejarah Kedokteran Islam
Pada masa dinasti Umayyah sekitar abad 8 Masehi, kedokteran islam mulai
berkembang. Khalifah Khalid Ibnu Yazid Ibnu Muawiyyah mendatangkan Marianus
dari Iskandaria untuk mengajarkan ilmu Kimia. Khalifah Umar bin Abdul Aziz
memerintahkan Hunain Ibnu Ishak untuk menerjemahkan teks medis dan kimia dari
bahasa Siria ke Arab.
Pada masa dinasti Abbasiyah yaitu pemerintahan Khalifah al-Mamun, kemajuan
penerjemahan kitab meningkat drastis. Menerjemahkahn kitab-kitab berbahasa Persia
bermakna tinggi dari kedokteran Arianasapul dan Jundi Syahpur. Serta menerjemahkan
kitab-kitab Galen, Aribasius, Paul Agina, dan lainnya. Berpusat di Kota Baghdad dan
dokter-dokter dari Nestoria dipekerjakan di sana.
Tokoh-tokoh dalam Kedokteran Islam :
186

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
1. Ar-Razi (841-926 M)
Di dunia barat dikenal dengan Razes, di dunia eropa dikenal dengan Boyle
Persia. Bukunya yang terkenal adalah Al-Hawi (ensikopledia kedokteran) dan
Al-Manshuri (anatomi dan tugas-tugas anggota tubuh). Ar-Razi menjadi dokter
istana Pangeran Abu Saleh Al-Manshur, penguasa Khurasan.
2. Az-Zahrawi (930-1013 M)
Dijuluki dengan Abul Casis merupakan Bapak Ilmu Bedah. Beliau mengenyam
pendidikan di Cardoba University dan menjadi dokter istana khalifah Abdul
Rahman III. Bukunya yang terkenal adalah At-Tashrib yang memuat 30 artikel
dan pasal-pasal pembahasan.
3. Ibnu Sina (980-1037 M)
Dikenal dengan nama Avicenna, lahir di Afshanah. Disebut sebagai Bapak
Kedokteran. Buku karya Ibnu Sina yang terkenal adalah Al-Qanun fit Thib
(Canon of Medicine).
4. Ibnu Rusyd (1126-1198 M)
Dikenal dengan Averroes, dengan gelar Penerjemah Besar karena beliau
pensyarah karya dan pemikiran Aristoteles. Kitab yang terkenal dengan AlKulliyat fit Tibb yang berisi ilmu kedokteran, seperti tentang penyakit, obat,
pembedahan, dan peredaran darah. Kitab lainnya yaitu At-Taisir.
5. Ibnu Nafis (1210-1297 M)
Dipanggil dengan nama Ad-Dimasyqi, karena lahir di Syam dan menghabiskan
masa mudanya di Damaskus. Kitabnya yang terkenal adalah Mujaz Al-Qanun
yang berisi kritik dan penambahan terhadap kitab Al-Qanun milik Ibnu Sina. Ibnu
Nafis sempat menjadi kepala rumah sakit di Al-Mansuri di Kairo.
Setelah abad ke 13M, kedokteran Islam mengalami stagnasi dan
perkembangannya diambil alih bangsa Barat sehingga yang menjadi rujukan kita
adalah ilmu kedokteran Barat.

KONSEP DAN IMPLEMENTASI


a. Konsep etika, moral, dan hukum profesi dokter
187

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Etika, moral, dan hukum merupakan aturan dasar yang saling berhubungan untuk
mengendalikan profesionalisme dokter.
1. Moral
:
suatu aturan tertulis budaya dari kebiasaan lokal atau interlokal
2. Etika
:
suatu aturan tertulis dan persetujuan organisasi pusat profesi
terkait
Kedua aturan ini memiliki sanksi non hukum seperti sanksi soaial atau sanksi dari
organisasi profesi pusat.
3. Hukum
:
suatu aturan tertulis negaa dengan sanksi hukum
b. Implementasi etika, moral, hukum ????
WAWASAN SOSIAL BUDAYA DAN NASIONALISME
A. Aspek Kemanusiaan dan Sosial Budaya sebagai Seorang Dokter
Menjelaskan perbedaan karakter individu, gaya hidup, sosial dan budaya konsep sosial
budaya dan nasiolisme terkait dengan kedokteran.
1. Paradigma baru Pendidikan Kedokteran
a. Ketrampilan Komunikasi Efektif

Verbal
=
paling sulit, karena harus mencarikan penerjemah.

Non-Verbal
b. Ketrampilan pengelolaan masalah kesehatan pada individu, keluarga, dan
masyarakat dengan cara komperhensip serta terkoodinir dalam Pelayanan
Kesehatan Primer.
c. Etika, moral, dan profesionalisme dalam praktik
2. Penerapan Proses Pembelajaran
SPICES
Student Centered
PBL
Integration
Community-based
Early clinical exposure/elective
Systematic
3. Peran faktor sosbud dalam penerapan Paradigma Baru
a. Komunikasi efektif antara dokter dan pasien
Dokter memiliki perilaku manusiawi, memperlakukan pasiennya seperti dirinya
ingin diperlakukan. Pemahaman dokter tentang pasien :
bio pshyco socio - cultural entity
Pshyco = Kejiwaan
Socio
= Latar Belakang (suku)
b. Humanisme
Dokter tidak boleh membedakan suku

c. Pelayanan Kesehatan Kemanusiaan


Menurut KBBI (ke.ma.nu.si.a.an)
1) Sifat-sifat manusia
2) Secara manusia,
4. Kebudayaan
188

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

Kebudayaan merupakan watak manusia


Kedokteran dan ilmu merupakan produk dari budaya
Ciri-ciri budaya :
- Sistem religi
- Sistem dan organisasi masyarakat
- Sistem pengetahuan
- Bahasa
- Kesenian
- Mata pencaharian
- Teknologi dan peralatan
Nilai budaya dan pelayanan kesehatan, Ada 6 :
Ekonomi, teori, kuas, solidaritas, estetik, agama

5. Pendekatan :
a. Emik : perspektif pasien, pendekatan yang dilakukan dengan cara
wawancara.
b. Etik :perspektif dokter, pendekatan yang dilakukan dengan cara menduga /
menghipotesis.
Contoh kasus :
Seseorang pasien mengalami sakit perut, dia menjelaskan sakitnya
(pendekatan emik) kepada dokter. Kemudian, dokter menduga dan
menyatakan penyakitnya (pendekatan etik).
6. Cara pandang
a. Sosial- budaya : aktual atau ideal
Masyarakat : memandang pada tingkat sosial -> perilaku dan tindakan -> dapat di
amati -> aktual -> pengamatan
Kebudayaan : memandang pada tingkat ide -> pikiran, pengetahuan, nilai,
keyakinan ->tidak dapat di amati -> ideal -> wawancara
Kesehatan : lapangan kajian, gejala, sasaran perhatian ->tergantung pada cara
pandang -> sering kali melekat pada cara pandang antropologi dan sosiologi
b. Dalam lintasan waktu : statis atau dinamis
Terkait dengan isyu perubahan dalam kajian masyarakat dan kebudaayaan ->
masyarakat di anggap sebagai satuan sosial yang statis atau dinamis.
Masyarakat : primitif, sederhana, pendesaan -> simpleks -> di tanggap sebagai
statis.
Masyarakat : kota -> kompleks -> dianggap sebagai dimanis
Pembagian atas dua di atas adalah fungsi waktu -> evolusionistis
Cara pandang dan implikasinya

Kesehatan pada masyarakat simpelks -> tradisional_> diasosiasikan dengan sistem medis
tradisional
Kesehatan pada masyarakat kompleks -> diasosiasikan dengan sistem medis modern
189

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!
Pembagian medis tradisional dengan modern : pembagian klasik -> kini, pengertian
keduannya cenderung baur ->kecenderungan semakin sukar di gunakan pada masa kini ->
muncul berbagai persoalan metodologis, miss metodologI EBM
Kajian sosial budaya tidak lagi terikat pada gejala kesehatan masyarakat simpleks
( sederhana, pedesaan, tradisional )
Kajian sosial budaya juga mempelajari gejala kesehatan pada masyarakat kompleks
( perkotaan , modern)
Terjadi perubahan lokasi kajian -> setting kajian, dari desa/ komunitas -> ruang ruang dan
relasi-relasi spesifik yang urban
Pergeseran dari ideoogi ke ekonomi -> kecenderungan posisi manusia sebagai obyek
menjadi subyek dalam paradigma
Perubahan realita lapangan mendorong perubahan cara

CATATAN :

190

Catatan: Bahan Kuliah ini hanya sebagai referensi, Mohon agar dipelajari
dan No BAPER!!!

CATATAN:

191