Anda di halaman 1dari 1

Film The Martian menceritakan seorang Astronot NASA Mark Watney

(diperankan oleh Matt Damon) yang ditinggalkan oleh krunya pada misi
berawak ke Mars karena diduga tewas dalam terjangan badai. Watney yang
ternyata selamat menemukan dirinya terdampar seorang diri di planet Merah
tersebut. The Martian menceritakan kehidupan dan perjuangan Watney
selama berada di planet Mars untuk bertahan hidup dan berkomunikasi
dengan NASA di Bumi.
Adegan dalam film ini dimulai dengan
munculnya badai pasir ketika astronot di
Mars. Badai pasir ini yang mengakibatkan
Mark Watney terpisah dengan kru lainnya.

Dalam scene ini digambarkan, Watney tertusuk


antena, terpental dan mengakibatkan rusaknya
komputer bio-monitor yang digunakan Watney
sehingga Watney kehilangan kontak dengan
kru. Diduga tewas, Watney ditinggalkan oleh
kru di planet merah tersebut.

Kejanggalan :
Meskipun badai pasir bisa saja terjadi
di Mars, namun tekanan atmosfer di
mars
sangat
rendah
sehingga
kecepatan angin juga rendah.
Menurut
Dave
Lavery,
Program
Ekesekutif Tata Surya Eksplorasi di
NASA, Badai pasir pasti terjadi di
Mars, kecepatan anginnya mencapai
lebih dari 160 km/jam, namun
kecepatan tersebut setara dengan 18
km/jam di bumi sehingga mustahil
untuk memindahkan benda besar
seperti yang digambarkan di film.

Dibandingkan dengan Bumi, atmosfer di


Mars cukup tipis. Atmosfer Mars terdiri
dari 95% karbondioksida, 3% nitrogen,
1,6%
argon,
serta
mengandung
jejak oksigen dan air.

Tekanan atmosfer di permukaan berkisar


dari 30 Pa di Olympus Mons hingga lebih
dari 1.155 Pa di Hellas Planitia, dengan
rata-rata tekanan di permukaan 600
Pa. Tekanan permukaan di Mars pada
saat terkuatnya sama dengan tekanan
yang dapat ditemui di ketinggian 35 km
di atas permukaan Bumi.

Mona Berlian Sari (Fisika 20215026)