Anda di halaman 1dari 2

Tahap-tahap pembentukan hipotesis

Proses pembentukan hipotesis merupakan sebuah proses penalaran yang melalui tahap-tahap tertentu,
antara lain
1. Penentuan masalah
Penentuan masalah sangat diperlukan untuk melakukan penelitian selanjutnya sehingga penelitian
dapat dilakukan dengan baik.
2. Hipotesis pendahuluan
Hipotesis pendahuluan merupakan hipotesis yang tidak diterapkan secara ekspisit karena hanya
merupakan
hipotesis yang digunakan untuk ujicoba
3. Pengumpulan fakta
Jumlah fakta-fakta yang bisa ditemukan sangat banyak, namun yang digunakan untuk merupakan
fakta-fakta yang relevan yang mendukung penelitian yang akan diteliti.
4. Formulasi hipotesis
Hipotesis yang dibentuk merupakan hasil dari pengolahan/formulasi dari fakta-fakta yang dikaitkan
satu sama lainnya
5. Pengujian hipotesis
Pengujian hipotesis mencocokkan hipotesis dengan keadaan yang diamati yaitu dengan verivikasi.
Jika hipotesis cocok dengan fakta-fakta yang ada dinamakan dengan konfirmasi. Jika hipotesis
terbukti salah maka dinamakan dengan falsifikasi.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan untuk Mengkaji Hipotesis


Nazir (2005: 154) menyatakan bahwa menemukan suatu hipotesis merupakan
kemampuan peneliti dalam mengaitkan masalah-masalah dengan variabel-variabel yang
dapat diukur dengan menggunakan suatu kerangka analisis yang dibentuknya. Peneliti
harus memfokuskan permasalahan sehingga hubungan-hubungan yang terjadi dapat
diterka. Menurut Nazir (2005: 154) dalam menggali hipotesis penelitian, peneliti harus:

1. Mempunyai banyak informasi tentang masalah yang ingin dipecahkan dengan jalan banyak
membaca literatur-literatur yang ada hubungannya dengan penelitian yang sedang
dilaksanakan;
2. Mempunyai kemampuan untuk memeriksa keterangan tentang tempat-tempat, objek-objek
serta hal-hal yang berhubungan satu sama lain dalam fenomena yang sedang diselidiki;

3. Mempunyai kemampuan untuk menghubungkan suatu keadaan dengan keadaan lainnya yang
sesuai dengan kerangka teori ilmu dan bidang yang bersangkutan.

Cara Membuat Hipotesis Yang Baik


Persyaratan untuk Membuat Hipotesis yang Baik yaitu :
- Berupa pernyataan yang mengarah pada tujuan penelitian dan dirumuskan
dengan jelas.
- Berupa pernyataan yang dirumuskan dengan maksud untuk dapat diuji secara
empiris. Menunjukkan dengan nyata adanya hubungan antara dua variabel atau
lebih.
- Berupa pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teori-teori yang lebih kuat
dibandingkan dengan hipotesis rivalnya dan didukung oleh teori-teori yang
dikemukakan oleh para ahli atau hasil penelitian yang relevan.