Anda di halaman 1dari 11

RESIKO KEHAMILAN USIA MUDA TERHADAP KESEHATAN IBU

DAN ANAK

MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Teknologi Informasi dalam Kebidanan
yang dibina oleh Bapak Nurudin Santoso,ST.MT

Oleh :
Kelas I A
Briana Elvira Afriliandhani

(1302100023)

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG


JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN MALANG
April 2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta
hidayah-nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang
berjudul Resiko Kehamilan Usia Muda Terhadap Kesehatan Ibu Dan Anak.
Makalah ini disusun oleh penulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi
Informasi dalam Kebidanan dari Dosen Pengampu Mata Kuliah Teknologi
Informasi dalam Kebidanan , Nurudin Santoso,ST.,MT.
Selama proses penulisan makalah, penulis menyampaikan ucapan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam
menyelesaikan makalah ini. Khususnya kepada Dosen pengampu mata kuliah
Teknologi Informasi dalam Kebidanan yang telah memberikan tugas dan
bimbingan kepada penulis sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat waktu.
Saya selaku penulis menyadari bahwa masih perlu adanya penyempurnaan
dalam makalah ini. Untuk itu saya mengharapkan saran, kritik, dan masukan yang
bersifat konstruktif untuk kesempurnaan makalah ini.

Malang,11 April 2014

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR................................................................................................................ i
DAFTAR ISI........................................................................................................................... ii
BAB I .................................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN ................................................................................................................... 1
1.1

Latar Belakang..................................................................................................... 1

1.2

Rumusan Masalah ............................................................................................... 2

1.3

Tujuan ................................................................................................................. 2

BAB II ................................................................................................................................... 3
PEMBAHASAN ..................................................................................................................... 3
2.1

Faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan usia muda ........................... 3

2.2

Akibat dan resiko yang terjadi pada kehamilan usia muda ................................ 4

2.3

Masalah yang timbul akibat kehamilan usia muda............................................. 6

BAB III .................................................................................................................................. 7


PENUTUP ............................................................................................................................. 7
3.1

Simpulan ............................................................................................................. 7

3.2

Saran ................................................................................................................... 7

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................... 8

ii

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Dewasa ini, masalah kehamilan remaja cenderung masih kurang untuk


negara-negara berkembang dibandingkan dengan negara-negara maju. Program
pendidikan seks di sekolah cenderung sangat kurang bagi kalangan remaja. Tanpa
adanya pengetahuan yang cukup bagi remaja, maka remaja dapat terjun ke hal-hal
yang tidak semestinya seperti seks bebas yang dapat mengakibatkan kehamilan
remaja.
Selama bertahun-tahun, aktivitas seksual di kalangan remaja semakin
meningkat. Seorang remaja tidak pernah merasa siap untuk hamil. Selain itu bayi
mereka lebih rentan terhadap komplikasi. Penyakit menular seksual hidup
berdampingan dengan kehamilan remaja, hal tersebut juga dapat membahayakan
bayi. Meskipun aktivitas seksual aktif, kebanyakan remaja masih belum memiliki
pengetahuan yang tepat tentang seksualitas.
Remaja hamil berisiko 4 kali lipat mengalami luka serius dan meninggal
saat melahirkan.Meski mengalami pertumbuhan ekonomi dan peningkatan
pelayanan kesehatan secara keseluruhan, namun saat berbicara tentang kesehatan
dan hak seksual dan reproduksi, remaja dan anak muda masih kurang
mendapatkan informasi dan tidak terlayani.Menurut Dr.Nafis Sadik, Special
Envoy of the United Nations Secretary-General for HIV/AIDS in Asia Pasific
dalam acara the 6th Asia Pacific Conference on Sexual and Reproductive Health
and Right 2011 di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta mengatakan bahwa
semua negara di wilayah Asia Pasifik memiliki hukum yang melawan pernikahan
anak, tetapi pada banyak negara hampir 50 persen wanita menikah sebelum usia
18 tahun.

1.2 Rumusan Masalah

1.2.1

Apakah faktor penyebab terjadinya kehamilan usia muda ?

1.2.2

Apakah akibat dan resiko kehamilan usia muda bagi ibu dan anak ?

1.2.3

Apakah masalah yang timbul akibat kehamilan usia muda ?

1.3 Tujuan

Sejalan dengan rumusan di atas, makalah ini disusun untuk mengetahui dan
mendeskripsikan:
1.3.1

Faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan usia muda;

1.3.2

Akibat dan resiko kehamilan usia muda bagi ibu dan anak;

1.3.3

Masalah yang timbul akibat kehamilan usia muda.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Faktor yang mempengaruhi terjadinya kehamilan usia muda

a.

Kurangnya peran orang tua dalam keluarga


Perhatian dan peran orang tua amat berpengaruh besar terhadap

perkembangan mental dan kejiwaan si anak. Anak yang tidak merasakan


ketentraman didalam keluarganya akan cenderung mencari ketentraman diluar
dengan berbagai cara, ada kalanya mereka melakukan hal-hal yang banyak
diantaranya yang cenderung melakukan halhal negative sebagai bentuk
kesalahan mereka terhadap orang tuanya
b.

Kurangnya pendidikan seks dari orang tua dan keluarga terhadap remaja
Berdasarkan penelitian yang didapat sejak september 2007 yang dilakukan

di 4 kota di Indonesia. Dengan mengambil 450 responden dan dengan kisaran usia
15-24 tahun, kategori masyarakat umum dan dengan kelas sosial menegah keatas
dan kebawah. Dodapatkan informassi bahwa sekitar 65% informasi tentang seks
didapat dari kawan, 35% dari film porno dan hanya 5% yang mendapatkan
informasi tentang seks dari orang tua. Para remaja juga mengaku tahu resiko
terkena PMS (29%) tapi hamya 24% dari responden remaja ini yang melakukan
preventif umtuk mencegah penyakit AIDS yang menghinggapi mereka. Dalam
penelitian ini didapatkan juga 44% dari responden mengaku sudah pernah punya
pengalaman seks diusia 16-18 tahun, 16% mengaku pengalaman seks sudah
mereka dapatkan antara usia 13-15 tahun. Selain itu rumah menjadi tempat
vaforite(40%) untuk melakukan hubungan seks, sisanya 26% di kost, 26% di
hotel.Komunikasi yang lebih terbuka antara anak dan orang tua dapat berperan
penting bagi pemantauna perilaku anak di masyarakat larena dengan komunikasi
orangtua dapat memasukkan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
c.

Perkembangan IPTEK yang tidak didasari dengan perkembangan mental

yang kuat

Semakin majunya IPTEK membuat para remaja semakin mudah untuk


mendapatrkan informasi-informasi mengenai seks dan apabila hal ini tidak
didasari dengan perkembangan mental yang kuat maka dapat membuat para
remaja terjerumus kearah pergaulan yang salah dan sehingga terciptalah
perbuatan-perbuatan yang tidak sesyuai dengan norma dan agama yang berlaku.
Zastrow ( 1987 ) Mengungkapkan beberapa penyebab kehamilan yang dialami
oleh para remaja :
a.

Penyebab utama terjadinya kehamilan adalah misinformasi atau


kurangnya informasi yang relevan.

b.

Mengabaikan bahwa tingkah laku seksual akan menyebabkan kehamilan


dan berasumsi bahwa pasangannyalah yang menggunakan kontrasepsi
walaupun kenyataan tidak demikian.

c.

Bagi beberapa gadis, mereka tidak memperdulikan apakah mereka akan


hamil atau tidak.

b.

Menyalahartikan atau kebingungan dalam mengartikan konsep cinta,


keintiman dan tingkah laku seksual.

2.2 Akibat dan resiko yang terjadi pada kehamilan usia muda

Adapun akibat resiko tinggi kehamilan usia dibawah 20 tahun antara lain:
a.

Bagi ibunya;
1.

Mengalami pendarahan

Pendarahan pada saat melahirkan antara lain disebabkan karena otot rahim
yang terlalu lemah dalam proses involusi. Selain itu juga disebabkan selaput
ketuban stosel (bekuan darah yang tertinggal didalam rahim).kemudian proses
pembekuan darah yang lambat dan juga dipengaruhi oleh adanya sobekan
pada jalan lahir.

2.

Kemungkinan keguguran / abortus

Pada saat hamil seorang ibu sangat memungkinkan terjadi keguguran. Hal ini
disebabkan oleh faktor-faktor alamiah dan juga abortus yang disengaja, baik
dengan obat-obatan maupun memakai alat.
3.

Persalinan yang lama dan sulit

Adalah persalinan yang disertai komplikasi ibu maupun janin. Penyebab dari
persalinan lama sendiri dipengaruhi oleh kelainan letak janin, kelainan
panggul, kelainan kekuatan his dan mengejan serta pimpinan persalinan yang
salah
4.

Kematian ibu

Kematian pada saat melahirkan yang disebabkan oleh perdarahan dan infeksi.
b.

Bagi bayinya;
1.

Kemungkinan lahir belum cukup usia kehamilan.


Adalah kelahiran prematur yang kurang dari 37 minggu (259 hari). hal ini
terjadi karena pada saat pertumbuhan janin zat yang diperlukan berkurang.

2.

Berat badan lahir rendah (BBLR)


Yaitu bayi yang lahir dengan berat badan yang kurang dari 2.500 gram.
Kebanyakan hal ini dipengaruhi kurangnya gizi saat hamil, umur ibu saat
hamil kurang dari 20 tahun, dapat juga dipengaruhi penyakit menahun yang
diderita oleh ibu hamil.

3.

Cacat bawaan.
Merupakan kelainan pertumbuhan struktur organ janin sejak saat
pertumbuhan.hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya kelainan
genetik dan kromosom, infeksi, virus rubela serta faktor gizi dan kelainan
hormon.

4.

Kematian bayi
Kematian bayi yang masih berumur 7 hari pertama hidupnya atau kematian
perinatal yang disebabkan berat badan kurang dari 2.500 gram, kehamilan
kurang dari 37 minggu (259 hari), kelahiran kongenital serta lahir dengan
asfiksia (Manuaba,1998).

2.3 Masalah yang timbul akibat kehamilan usia muda


a.

Masalah kesehatan reproduksi


Remaja yang kelak akan menikah dan menjadi orang tua sebaiknya
mempunyai kesehatan reproduksi yang prima, sehingga dapat menurunkan
gestasi sehat.Dengan demikian di anjurkan untuk melakukan pemeriksaan
kesehatannya sehingga dapat mempersiapkan diri untuk hamil dan
keadaan optimal.

b.

Masalah psikologis pada kehamilan remaja jika diluar nikah


Remaja yang hamil diluar nikah menghadapi berbagai masalah psikologis,
yaitu rasa takut, kecewa, menyesal dan rendah diri terhadap kehamilannya,
sehingga terjadi usaha untuk menghilangkan dengan jalan gugur kandung

c.

Masalah sosial dan ekonomi keluarga


Perkawinan yang dianggap dapat menyelesaikan masalah kehamilan
remaja tidak lepas dari kemelut.Tekanan masyarakat dan belum lagi biaya
persalinan yang ditanggung remaja yang notabenya belum memiliki
pekerjaan.

BAB III

PENUTUP
3.1 Simpulan
Berdasarkan uraian bab sebelumnya, kami dapat mengemukakan simpulan
sebagai berikut:
1. Faktor yang mempengaruhi kehamilan remaja: kurangnya peran orang tua,
kurangnya pendidikan seks, dan perkembangan IPTEK yang tidak didasari
dengan perkembangan mental yang kuat;
2. Kehamilan remaja berdampak negatif dan memiliki banyak resiko;
3. Kehamilan remaja menimbulkan masalah reproduksi, psikologis, sosial
dan ekonomi.

3.2 Saran
Sejalan dengan simpulan diatas, kami merumuskan saran sebagai berikut.
1. Orang tua hendaknya memberi perhatian lebih terhadap anaknya dan
menjaga komunikasi yang baik,mengawasi tumbuh kembang anak
sehubungan dengan perkembangan IPTEK;
2. Memberikan pendidikan seks secara jelas kepada remaja agar remaja lebih
faham mengenai kehamilan usia muda serta beragam resikonya;
3. Remaja harus berfikir dewasa dalam mengambil keputusan sehubungan
dengan dampak yang akan ia tanggung dari perbuatannya baik masalah
reproduksi, psikologis, sosial dan ekonomi.
.

DAFTAR PUSTAKA

Fathimatuzzahra, Nurul. (2012). Kehamilan Remaja (Teenage Pregnancy).


[Online]. Tersedia: http://nurulfazahra.blogspot.com/2012/06/kehamilan-remajateenage-pregnancy.html. [10 Juni 2012].
Syafrudin. (2012). Bahaya Kehamilan Remaja pada Usia Muda. [Online].
Tersedia: http://materi-paksyaf.blogspot.com/2012/08/kehamilan-remaja.html. [09
Agustus 2012].
http://leyyuna.wordpress.com/2012/06/21/akibat-menikah-dini-ditinjau-dari-sisikesehatan-2/
http://www.ibudanbalita.net/1405/faktor-masalah-pada-kehamilan-remaja.html