Anda di halaman 1dari 12

PerilakuOrganisasi

DISUSUNOLEH:
MuhamadFadilah

(145020207111011)

FakultasEkonomidanBisnis
UniversitasBrawijaya

2016
Analisis Pemberian Gaji dan Dampaknya Terhadap Perilaku
Karyawan
(Studi Kasus di Perusahaan PDAM Kota Manado)
Muhamad Fadilah Sutisna
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Muh.fadilah25@yahoo.co.id
Abstrak
Perilaku Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang perilaku tingkat
individu dan tingkat kelompok dalam suatu organisasi serta dampaknya terhadap kinerja (baik
kinerja individual, kelompok, maupun organisasi). Perilaku organisasi juga dikenal sebagai studi
tentang organisasi. Studi ini adalah sebuah bidang telaah akademik khusus yang mempelajari
organisasi, dengan memanfaatkan metode-metode dari ekonomi, sosiologi, ilmu politik,
antropologi dan psikologi. Di paper ini saya membahas tentang pemberian gaji dan dampaknya
terhadap perilaku karyawannya. PDAM Kota Manado merupakan salah satu perusahaan yang
besar di kota Manado. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Menganalisis dampak pemberian gaji
terhadap perilaku karyawan 2. Mengkaji lebih dalam tentang pemberian gaji yang berdampak
terhadap perilaku karyawan. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif,
dengan mengambil data dari obyek Penelitian melalui data sekunder. Hasil penelitian
menunjukan kita bisa mengetahui proses pemberian gaji di perusahaan PDAM kota manado
kurang baik sehingga berdampak terhadap perilaku karyawan.
Kata kunci: pemberian gaji, perilaku karyawan, PDAM Kota Manado

Giving Salary Analysis and Impact on Employee Behavior


(Case Study in Corporate PDAM Manado )
Abstract
Organizational Behavior is a discipline that studies the behavior of the individual and
group levels in an organization and its impact on performance (both the performance of
individual, group, or organization). Organizational behavior is also known as the study of the
organization. This study is a special academic field of study that examines the organization, by
utilizing the methods of economics, sociology, political science, anthropology, and psychology.
This paper I discuss about remuniration and the impact on the behavior of its employees. The
purpose of this study are: 1. To analyze the impact of the behavior of its employees salaries 2.
Investigating more deeply about the remuneration impact on the behavior of its employees. This
research method using qualitative descriptive analysis, by retrieving data from the object of study
from secondary data. The results showed that we can know the process of salary in the company
PDAM Manado is not good so impact on employee behavior.

Keyword : Remuneration, employee behavior, PDAM Manado


Pendahuluan
2006, 109). Salah satu penyebab kesulitan
perusahaan untuk meraih keunggulan daya
Perilaku karyawan adalah hal yang
saing dan profitbilitas bisnis adalah karena
signifikan untuk dikaji dalam sebuah
kurang baiknya 55 kualitas dan manfaat
organisasi. Oleh karena itu perilaku
sumber daya manusianya, yakni banyak
karyawan salah satu kunci dalam
karyawan yang marginal, pasif, tidak
meningkatkan setiap organisasi lebih maju
produktif, tidak kompeten, dan bahkan
dalam mencapai visi dan misi yang telah
berperilaku negatif. Jika ditambah dengan
ditetapkan. Perilaku karyawan dalam
perilaku organisasi yang kurang atau tidak
organisasi kin dianggap sangat penting
peduli
terhadap
pengembangan
dan
karna
perhatian
manajemen,
sperti
pelathian SDM, sempurnalah sudah
produktivitas karyawan, kualitas keidupan
impotensi bisnis semacam itu. Dan tanpa
kerja tekanan pekerjaan, dan kemjuan karier
SDM yang berkualitas dan motivasional,
(Ivancevich, Konopaske, dan Matteson,
nyaris mustahil suatu bisnis akan mampu
2007, 10). Factor-faktor perilaku organisasi:
bersaing dalam pasar bebas kecuali
Budaya organisasi, motivasi, dan kepuasan
mendapat perlakuan istimewa dari penguasa
kerja memang mempunyai pengaruh
atau terjadi mukjizat (Lim, 2008, 95).
terhadap kinerja perusahaan (Ismainar,
Sebanyak 220 staf/karyawan PDAM
2015, 8). Jika proses pemberdayaan
Manado belum menerima gaji sejak tiga
karyawan masih dalam tahap setengah jalan
bulan terakhir, tunggakan gaji karyawan
(sehingga anggota tim lintas fungsional
terajadi karena banyaknya pelanggan yang
belum seratus persen berdaya), evaluasi
tidak melunasi rekening air. Selama tiga
terhadap kinerja anggota tim masih
bulan itu, perusahaan milik Pemkab
dilakukan oleh manajer fungsional, dengan
Maanado ini, hanya memberi pinjaman pada
mengumpulkan masukan anggota tim
karyawan, bukan gaji per bulan seperti
(seperti dari case manager, atau team
karyawan pada perusahaan lain, jika
leader, atau dari stakeholders utama yang
perusahaan tak membayar gaji tersebut bisa
lain) (Mulyadi, 2001, 222).
berdampak pada semangat kerja karyawan
Struktur internal suatu organisasi
(http://aceh.tribunnews.com/).
Maka dari
memberikan kontribusi untuk menjelaskan
itu proses pemberdayaan karyawan dalam
dan memperkirakan perilaku karyawan.
suatu perusahaan perlu di perhatikan untuk
Hubungan struktural dalam pekerjaan
meningkatkan
kinerja
karyawannya
memiliki kandungan yang penting pada
terutama dalam hal pemberian gaji yang
sikap dan perilaku mereka. Derajat struktur
tepat waktu dan sesuai dengan kinerja
organisasi mengurangi kemenduaan pada
karyawan itu sendiri.
karyawan serta memperjelas perilaku.
Struktur dapat membentuk sikap karyawan
dan mudah untuk memotivasinya agar
mencapai kinerja yang lebih tinggi (Suyanto,

Tinjauan Pustaka
1. Teori tentang konflik
Konflik,
perselisihan,
percekokan,
pertentangan merupakan pengalaman hidup
yang cukup mendasar, karena meskipun
tidak harus, tetapi mungkin bahkan amat
mungkin terjadi. Seperti pengalaman hidup
yang lain, konflik itu diuraikan dan
dilukiskan. Konflik terjadi manakala dalam
hubungan antara dua orang atau dua
kelompok, perbuatan yang satu berlawan
dengan perbuatan yang lain, sehingga yang
satu berlawanan dengan perbuatan yang lain,
sehingga salah satu atau keduanya saling
terganggu (Hadjana, 1994, 9). Menurut
(Rahim dan Rashid, 2006, 91) dalam
bukunya menjelaskan bahwa penyelesaian
konflik
memerlukan
kemahiran
interpersonal dan kemahiran menangani
masalah kerjanya. Seseorang pengurus baik
perlu mempunyai kemahiran penyelesaian
konflik dalam organisasi. Penyelesaian
konflik memerlukan pertimbangan yang
adil, objektif, beretika, memahami masalah,
kaunseling bersemuka, pebincangan dan
semangat toleransi.
2. Teori tentang perilaku organisasi
Perilaku Organisasi adalah sebuah
bidang studi, berarti bahwa PO adalah
sebuah bidang keahlian khusus yang
mempunyai pokok ilmu pengetahuan umum.
PO mengajarkan tiga factor penentu perilaku
dalam organisasi: individu, kelompok, dan
struktur. Selain itu, PO menerapkan ilmu
pengetahuan yang diperoleh tentang

individu, kelompok, dan pengaruh dari


struktur terhadap perilaku untuk membuat
organisasi bekerja secara lebih efektif
(Robbins dan Judge, 2008, 11). Sementara
menurut (Griffin, 2004, 58) di dalam
bukunya menjelaskan selama dekade
pertama dari abad kedua puluh, tiga
perspektif utama mengenai manajemen
muncul: perspektif klasik, perspektif
perilaku, perspektif kuantitatif. Perilaku
organisasi sendiri merupakan perkembangan
yang lebih realistik dari perspektif perilaku,
menarik perhatian banyak kontemporer.
3. Teori tentang pencapaian tujuan
perusahaan
Di dalam jurnal yang ditulis oleh
Yulianti (2014) menyatakan pencapaian
tujuan dan sasaran perusahaan diukur
dengan
besarnya
total
keuntungan
perusahaan, tingkat keuntungan terhadap
modal investasi perusahaan, dan penguasaan
pasar dengan saham terbesar. Pencapaian
tujuan dan sasaran perusahaan hanya
dimungkinkan
bila
perusahaan
itu
mempunyai keunggulan bersaing. Sementara
menurut Priantinah dan Adhisty (2012) di
dalam jurnalnya menyebutkan pada era
globalisasi seperti sekarang ini, dengan
berkembangnya
praktik
bisnis
dan
kebutuhan konsumen yang semakin
kompleks, menyebabkan semakin ketatnya
persaingan di dunia bisnis. Dunia bisnis
selalu dihadapkan dengan konsep baru,
sistem baru, dan prosedur baru. Terlebih lagi
praktik bisnis yang bergerak di bidang yang
sama akan mempertajam persaingan yang
terjadi. Apabila perusahaan tidak mampu
bersaing kemungkinan terburuk yang akan
terjadi adalah kebangkrutan.

4. Penelitian Terdahulu
Di dalam jurnal Giovanni, Kojo, dkk
(2015) yang berjudul Pengaruh Konflik
Peran, Konflik Kerja dan Stres Kerja
Terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Air
Manado membahas Kinerja karyawan
merupakan cara kerja karyawan dalam suatu
perusahaan selama periode tertentu. Suatu
perusahaan yang dimana memiliki karyawan
yang kinerjanya baik maka besar
kemungkinan kinerja perusahaan tersebut
juga baik, sehingga dalam hal ini terdapat
hubungan yang sangat erat antara kinerja
individu atau kelompok dengan kinerja
perusahaan. PT Air Manado sebagai
Perusahaan Daerah Air Minum salah satu
permasalahan
yang
dihadapi
yaitu
manajemen sumber daya manusia. Konflik
dan stres dirasakan dan dialami karyawan.
Perusahaan dituntut agar konflik dan stres
dapat diatasi dan dikelola dengan sebaik
baiknya agar dapat meningkatkan kinerja
karyawan di perusahaan. Karyawan yang
bekerja di perusahaan ini terdiri dari
berbagai individu dengan karakteristik yang
berbeda beda, dengan bermacam latar
belakang, pendidikan, dan sifat yang
berbeda sehingga perselisihan dapat muncul
setiap saat. Sementara dalam jurnal Mulyadi
(2012) yang berjudul Pengaruh Pemberian
Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan
pada PT.Balai Pustaka membahas Sistem
kompensasi membantu dalam memberi
penguatan terhadap nilai-nilai kunci
organisasi serta memfasilitasi pencapaian
tujuan organisasi. Ada beberapa yang
menganggap bahwa dengan melaksanakan
kompensasi minimum sudah merasa
memenuhi ketentuan kompensasi yang
berlaku, sehingga mereka berharap bahwa
adanya keadilan dalam memberlakukan

sistem kompensasi yang berlaku dalam


setiap perusahaan dan juga pengawasan
yang dilakukan harus sesuai dengan
prosedur dan tidak akan terjadi lagi masalah
yang berkaitan dengan kompensasi pekerja.
Maka dalam kegiatannya, perusahaan harus
mengetahui bagaimana tata cara dan
prosedur yang berlaku dalam pemberian
kompensasi harus sesuai dengan keadilan
yang sesuai dengan kontribusinya kepada
perusahaan. Maka dalam kegiatannya,
perusahaan harus mengetahui bagaimana
tata cara dan prosedur yang berlaku dalam
pemberian kompensasi harus sesuai dengan
keadilan yang sesuai dengan kontribusinya
kepada
perusahaan.
Maka
dalam
kegiatannya, perusahaan harus mengetahui
bagaimana tata cara dan prosedur yang
berlaku dalam pemberian kompensasi harus
sesuai dengan keadilan yang sesuai dengan
kontribusinya kepada perusahaan.
Metode Penelitian
Jurnal ini menggunaka metode deskriptif
dengan
pendekatan
kualitatif,
menggunakan
data
sekunder,
dan
perbandingan literatur-literatur yang sudah
ada sebelumnya. Penelitian deskriptif
kualitatif merupakan penelitian yang
termasuk dalam jenis penelitian kualitatif.
Tujuan
dari
penelitian
ini
adalah
mengungkap fakta, keadaan, fenomena,
variabel dan keadaan yang terjadi saat
penelitian berjalan dan menyuguhkan apa
adanya. Penelitian deskriptif kualitatif
menafsirkan dan menuturkan data yang
bersangkutan dengan situasi yang sedang
terjadi, sikap serta pandangan yang terjadi di
dalam masyarakat, pertentangan 2 keadaan /
lebih, hubungan antarvariabel, perbedaan

antar fakta, pengaruh terhadap suatu kondisi,


dan lain-lain. masalah yang diteliti dan
diselidiki oleh penelitian deskriptif kualitatif
mengacu pada studi kuantitatif, studi
komparatif, serta dapat juga menjadi sebuah
studi korelasional 1 unsur bersama unsur
lainnya. Biasanya kegiatan penelitian ini
meliputi pengumpulan data, menganalisis
data, meginterprestasi data, dan diakhiri
dengan sebuah kesimpulan yang mengacu
pada penganalisisan data tersebut.
Deskriptif
kualitatif
adalah
penggambaran secara kualitatif fata, data,
atau objek material yang bukan berupa
rangkaian
angka,
melainkan
berupa
ungkapan bahasa atau wacana (apa pun itu
bentuknya) melalui interpretasi yang tepat
dan sistematis. Itu sebabnya metode
deskriptif kualitatif dikatakan membuang
jauh-jauh hipotsis atau asumsi dan
mengubah menjadi perumusan masalah,
yakni dalam rangka menerangjelaskan
fenomena-fenomena secara praksis atau
dalam rangka menyusun atau merumuskan
teori, prinsip, konsep, atau pengetahuan baru
berdasarkan data yang dikumpulkan oleh si
peneliti (Wibowo, 2011, 43).
Hasil dan Pembahasan
PDAM atau Perusahaan Daerah Air
Minum merupakan salah satu unit usaha
milik daerah, yang yang bergerak dalam
distribusi air bersih bagi masyarakat umum.
PDAM terdapat di setiap provinsi,
kabupaten, dan kotamadya di seluruh
Indonesia. PDAM merupakan perusahaan
daerah sebagai sarana penyedia air bersih
yang diawasi dan dimonitor oleh
aparataparat eksekutif maupun legislatif
daerah. Seiring waktu, pertumbuhan

masyarakat yang tinggi diikuti dengan


pertumbuhan ekonomi serta perkembangan
industri, banyak yang menggunakan lahan
dan air menyebabkan kelangkaan air
semakin meningkat. Sumber-sumber air
tercemar karena limbah yang dihasilkan oleh
kegiatan
ekonomi
dan
industri,
menyebabkan kualitas air yang bisa
langsung dicerna dan dikonsumsi oleh
penduduk semakin sedikit. Dibutuhkan
suatu badan dan sistem pengelolaan dan
penyediaan air baku untuk dikelola menjadi
air bersih yang dapat didistribusikan kepada
penduduk. Sejarah panjang berdirinya
perusahaan pengelolaan air minum, sampai
terbentuknya PDAM dan terbitnya UU
5/1962
tentang
Perusahaan
Daerah
merupakan
bukti
nyata
keseriusan
Pemerintah dalam pengelolaan air minum.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
merupakan badan usaha milik daerah
(BUMD) yang memberikan jasa pelayanan
dan menyelenggarakan kemanfaatan di
bidang air minum. Aktivitas PDAM antara
lain mengumpulkan, mengolah, dan
menjernihkan sampai mendistribusikan air
ke masyarakat/pelanggan. Kan ada
kebutuhan perhitungan per hari, berapa
kebutuhan masyarakat di lokasi tersebut.
Contohnya
di
kawasan
perumahan.
Kebutuhan air baku bisa diketahui, jadi dari
data itu maka akan dihitung lagi sesuai
kebutuhan. Selanjutnya hitung kandungan
air tanah di lokasi itu, berapa cadangannya,
ulasnya.
Sementara itu, menurut Kasubag
Perundang-Undangan Pemkot Manado
Noldy Tumbel, Perda maupun Ranperda
belum ada untuk sumur bor. Pernah ada
pemanfaatan air tanah tapi sudah bukan
kewenangan Kota Manado. Itu sudah

menjadi kewenangan Provinsi, katanya


ketika dihubungi koran ini Selasa, (17/11)
kemarin. Apa tanggapan pihak pengembang
terkait bahaya eksploitasi tanah lewat sumur
bor tersebut? Ketua Real Estate Indonesia
(REI) Sulut William Tanos mengatakan,
dalam proses pembangunan perumahan
pihaknya tetap memperhatikan kondisi
lingkungan.
Terkait dengan pembangunan sumur
bor, itu sesuai dengan lokasi. Kalau
lokasinya berada di daerah bukit, pasti buat
sumur bor itu sulit, jelasnya. Ia juga
menegaskan, untuk sumber air di kompleks
perumahan kebanyakan dari mata air dan
PDAM. Dari sumur bor hanya sedikit.
Kalau pun akan membuat sumur bor, satu
kompleks perumahan pasti hanya satu yang
akan dibangun. Dari situ, akan dibagi ke
yang lainnya. Pastinya, debit air yang
disediakan sesuai dengan kebutuhan masingmasing, ujarnya.
Di sisi lain, ketersediaan air menjadi
syarat mutlak bagi developer perumahan
sebelum melakukan pengembangan wilayah.
Kepala Dinas Tata Kota Manado melalui
Kabid Perumahan Ir Nurlaila Kangiden
mengatakan, ketersediaan air bersih
merupakan syarat penting yang harus
dilengkapi sebelum membangun perumahan.
Karena itu salah satu kebutuhan penghuni
perumahan, kuncinya.
Setelah sekian lama penyediaan air minum
hanya oleh PDAM, sampai tahun 1997 dan
puncaknya dengan terbitnya UU 7/2004
tentang Sumber Daya Air, dimana pada
Pasal 9 dinyatakan bahwa Hak Guna Usaha
Air dapat diberikan kepada perseorangan
atau badan usaha dengan izin dari
Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai
dengan kewenangannya. Pada Pasal 1 UU

yang sama menyatakan bahwa Hak Guna


Usaha Airadalah hak untuk memperoleh dan
mengusahakan air. Yang artinya, air di
Indonesia sudah mendapatkan legitimasi
untuk menjadi suatu komiditi.
Pasal 45 ayat (3) masih di UU yang
sama menyatakan bahwa Pengusahaan
sumber daya air (selain sumber daya air
permukaan yang meliputi satu wilayah
sungai) dapat dilakukan oleh perseorangan,
badan usaha, atau kerja sama antar badan
usaha berdasarkan izin pengusahaan dari
Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai
dengan kewenangannya. Penjelasan ayat
tersebut menyatakan Yang dimaksud dengan
badan usaha pada ayat ini dapat berupa
badan usaha milik negara/badan usaha milik
daerah (yang bukan badan usaha pengelola
sumber daya air wilayah sungai), badan
usaha swasta, dan koperasi.
legitimasi air menjadi suatu komiditi,
semakin kuat saat Pemerintah menerbitkan
PP 16/2005 tentang Pengembangan Sistem
Penyediaan Air Minum, pada Pasal 64
dinyatakan bahwa Koperasi dan/atau badan
usaha swasta DAPAT berperan serta dalam
penyelenggaraan pengembangan Sistem
Penyediaan Air Minum (SPAM) pada
daerah, wilayah atau kawasan yang belum
terjangkau
pelayanan
BUMD/BUMN.
Pemerintah Kota Tomohon bekerja sama
dengan Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM)
akan
melakukan
inspeksi
pelanggan PDAM yang menunggak iuran
air. Kondisi Perusahan Daerah Air Minum
(PDAM) Tomohon, kian kritis. Sederet
persoalan terus mendera salah satu
perusahan milik Pemerintah Kota (Pemkot)
Tomohon. Hal ini bertolak belakang dengan
terjadinya peningkatan kebutuhan air bersih
dari masyarakat setiap hari.

Air bersih menjadi fokus perhatian


internasional. Pemanfaatan air bersih sangat
urgen bagi kehidupan masyarakat. Sayang,
ancaman krisis air bersih, masif melanda
sejumlah daerah di Indonesia. Di Kota
Tomohon, kondisi memprihatinkan melanda
PDAM Tomohon. Titik masalah berasal dari
oknum
pelanggan
yang
kurang
memperhatikan
kewajibannya
dalam
melunasi tagihan bulanan. Jumlah cukup
mengejutan. Sebab, sesuai data yang ada,
jumlah sambungan pengguna air PDAM
Kota Tomohon mencapai 6000 keluarga,
namun yang melakukan pembayaran
rekening air hanya sekitar 3000 pelanggan.
Dengan demikian, terdapat kekurangan
setengah dari jumlah pelanggan yang
memenuhi
kewajibannya.
Dengan
pembayaran
ini
nantinya
akan
diperuntukkan bagi biaya operasional dan
pembayaran-pembayaran lainnya yang harus
dilakukan perusahan agar kesinambungan
operasional perusahan akan terjaga.
Pemkot Tomohon melalui Sekretaris Daerah
Kota (Sekdakot) Dr Drs Arnold Poli SH
MAP, saat menyampaikan arahan pada
pelaksanaan apel kerja pagi di halaman
Kantor Walikota, Selasa(9/2), mencermati
hal itu. Ia mengharapkan agar jajaran
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tomohon,
menopang keberlangsungan PDAM dengan
cara, membayar luran pemakaian air yang
wajib dibayarkan setiap bulannya."Begitu
juga bagi seluruh masyarakat pelanggan air
PDAM agar melunasi kewajibannya dengan
membayar rekening air tepat waktu setiap
bulannya," jelas Poli.
Pada kesempatan tersebut, dia mengingatkan
kepada setiap pegawai yang merupakan
pelanggan PDAM yang akan menerima

Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP),


setiap bulan berjalan agar menyertakan
tanda bukti lunas untuk pembayaran
rekening air PDAM sebagai prasyarat
menerima TPP.
"Hal ini juga merupakan bukti dukungan
Pemkot Tomohon dalam meningkatkan
keberlangsungan
perusahan.
Serta,
membiayai
pembayaran
gaji
para
karyawanPDAM yang belum bahkan
terkadang terlambat dibayarkan karena
kurangnya dana untuk membayar gaji
karyawan yang juga diakibatkan banyaknya
tunggakan para pelanggan PDAM. Oleh
karena itu, sangat berpengaruh bagi alokasi
dana dan anggaran serta pendapatan dari
perusahan," tandasnya.
Ia mengatakan, tim terkait baik dari Pemkot
Tomohon mulai dari Inspektorat, PDAM dan
Satuan Polisi Pamong Praja pada hari ini
akan memulai pelaksanaan inspeksi
pelanggan PDAM di mulai dari Kecamatan
Tomohon Utara selanjutnya sampai ke
seluruh kecamatan yang menggunakan jasa
air
PDAM.
"Dalam inspeksi ini bila didapati ada
pelanggan yang menunggak pembayaran
rekening maka sambungan air bagi
pelanggan
nakal,
akan
diputuskan,"
tandasnya.
Hal ini penting dilaksanakan sehingga
operasional perusahan berjalan baik dan
nantinya bisa berkontribusi bagi peningkatan
pendapatan daerah. Saat ini manajemen
PDAM telah melakukan efisiensi dan
terobosan-terobosan yang baik untuk terus
mememberikan pelayanan yang baik kepada
pelanggannya. Poli juga telah melakukan
pertemuan dan dialog dengan direksi dan
jajaran PDAM untuk mencarikan solusi
yang terbaik bagi operasional perusahan

serta memberikan pelayanan yang optimal


kepada seluruh pelanggan, meskipun
terkendala anggaran.
Sementara itu, manajemen PDAM
melalui Direktur Noldy Montolalu SE,
mengatakan, terus mengupayakan yang
terbaik bagi para pelanggannya, melalui
perawatan jaringan dan instalasi pipa air
yang nantinya menyuplai air dengan lancar
setiap rumah pelanggan.(victor rempas).

karyawan salah satu kunci dalam


meningkatkan setiap organisasi lebih maju
dalam mencapai visi dan misi yang telah
ditetapkan. Maka dari itu PDAM Manado
perlu segera berbenah untuk tidak lagi
menunggak gaji karyawannya.

Kesimpulan
Kesimpulan dari penelitian ini adalah
pemberian upah yang tertunda sangat
berpengaruh kepada kinerja karyawan itu
sendiri, jika hal itu terus terjadi maka akan
terjadi konflik antar karyawan dengan atasan
dan akan mengurangi kinerja dari karyawan
itu sendiri. Seperti yang telah dibahas
sebelumnya perilaku karyawan adalah hal
yang signifikan untuk dikaji dalam sebuah
organisasi. Oleh karena itu perilaku
Daftar Pustaka

Lim, 2008. Bussines Doctor. PT Gramedia


Pustaka Utama. Indonesia

Invancevich, Konopaske, dkk, 2007.


Perilaku dan Manajemen Organisasi.
Erlangga. Indonesia

Robbins dan Judge, 2008. Perilaku


Organisasi, Edisi 12. Salemba Empat.
Indonesia

Ismainar, 2015. Manajemen Unit


Kerja: Untuk Perekam Medis dan
Informatika Kesehatan Ilmu Kesehatan
Masyarakat Keperawatan dan Kebidanan.
Deepublish. Indonesia

Griffin, 2004. Manajemen. Erlangga,


Indonesia

Mulyadi, 2001. Sistem Perencaan dan


Pengendalian Manajemen. Salemba Empat.
Indonesia
Suyanto, 2006. Revolusi Organisasi dengan
Memberdayakan Kecerdasan Spiritual.CV
Andi Offset. Indonesia

Hadjana, 1994. Konflik di Tempat Kerja.


Kanisius. Yogyakarta
Rahim dan Rahid, 2006. Agenda Perubahan
Pengurusan Sumber Daya Manusia. Kuala
Lumpur

Priantinah dan Adhisty, 2012. Persepsi


Karyawan Tentang Peran Auditor internal
Sebagai Pengawas, Konsultan dan
Katalisator dalam Pencapaian Tujuan
Perusahaan. Vol.1 No.1
Yulianti, 2014. Analisis Lingkungan Internal
dan Eksternal dalam Pencapaian Tujuan
Perusahaan. Vol.16 No.2
Giovanni, Kojo, dkk, 2015. Pengaruh
Konflik Peran, Konflik Kerja dan Stres
Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada
PT.Air Manado. Vol.3 No.3
Mulyadi. 2012. Pengaru Pemberian
Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan
pada PT. Balai Pustaka.

http://www.informasipendidikan.com/2013/08/penelitiandeskriptif-kualitatif.html
Wibowo, 2011. Cara Cerdas Menulis
Artikel Ilmiah. PT. kompas Media
Nusantara. Jakarta
https://investasidaerah.wordpress.com/2013/
08/04/air-sejarah-pdam-dan-awalliberalisasi-sumber-daya-air/
http://www.manadoexpress.co/berita-10343pdam-tomohon-kritis.html
http://manadopostonline.com/read/2015/11/1
8/GAWAT-Manado-BisaTenggelam/11192/3

Curiculum Vitae

Nama

: Muhamad Fadilah Sutisna

NIM

: 145020100111011

Jenis Kelamin

: laki-laki

Tempat, Tanggal Lahir

: Bogor, 25 April 1996

Agama

: Islam

Fakultas

: Ekonomi dan Bisnis

Jurusan

: Manajemen

Perguruan Tinggi

: Universitas Brawijaya

Alamat Perguruan Tinggi

: Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Jln. MT. Haryono No. 165 Malang
Telp 551396, 553834
Fax 553736

Email

: muh.fadilah25@yahoo.co.id

Telepon / HP

: 081288194418

Riwayat Pendidikan

: 1. SD Negeri Polisi 5 Bogor


2. SMP Negeri 7 Bogor
3. SMA Negeri 5 Bogor