Anda di halaman 1dari 25

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
PENGARUH PENAMBAHAN GONDORUKEM SEBAGAI ZAT
PEREKAT UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIK ECO-CEMENT
BERBAHAN DASAR ABU SAMPAH DAN LIMBAH KULIT KERANG
BIDANG KEGIATAN :
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh :
Kevin Sanjoyo Gunawan
Arfa Al Umam
Muhammad Alief Rizal
Muhammad Emir Hanif
Vidiyan Nabila

(2413100035)
(2413100070)
(2413100104)
(2413100123)
(2415100023)

Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2015

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER


SURABAYA
2016

Halaman Judul

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


JUDUL PROGRAM
PENGARUH PENAMBAHAN GONDORUKEM SEBAGAI ZAT
PEREKAT UNTUK MENINGKATKAN SIFAT MEKANIK ECO-CEMENT
BERBAHAN DASAR ABU SAMPAH DAN LIMBAH KULIT KERANG
BIDANG KEGIATAN :
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh :
Kevin Sanjoyo Gunawan
Arfa Al Umam
Muhammad Alief Rizal
Muhammad Emir Hanif
Vidiyan Nabila

(2413100035)
(2413100070)
(2413100104)
(2413100123)
(2415100023)

Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2013
Angkatan 2015

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER


SURABAYA
2016

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN


Halaman Pengesahan
1. Judul Kegiatan :Pengaruh Penambahan Gondorukem sebagai Zat Perekat
untuk Meningkatkan Sifat Mekanik Eco-Cement Berbahan Dasar Abu
Sampah dan Limbah Kulit Kerang
2. Bidang Kegiatan : PKM-PE
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
: Kevin Sanjoyo Gunawan
b. NIM
: 2413100035
c. Jurusan
: Teknik Fisika
d. Universitas/Institut/Politeknik : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
e. Alamat Rumah/Telp/HP
: Jl. Teknik Arsitektur H-16, Perumdos
ITS, Surabaya/085736375464
f. Alamat email
: kevinsanjoyo14@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan
: 4 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar
: Dyah Sawitri ST.,MT
b. NIDN
: 0001017026
c. Alamat Rumah dan HP
: Jl. Sedayu 4-28A Surabaya 60178/
08123277935
6. Biaya Kegiatan Total
Dikti
: Rp 11.900.000,00
Sumber lain
: 7. Jangka Waktu Pelaksanaan
: 5 bulan
Menyetujui,
Surabaya, 14 Oktober 2016
Ketua Jurusan Teknik Fisika, FTI-ITS
Ketua

Agus Muhamad Hatta, ST, M.Si, Ph.D


NIP. 197809022003121002
Ketua Pelaksana Kegiatan

Kevin Sanjoyo Gunawan


NRP. 2413100035

Wakil Rektor Bidang Akademik dan


Kemahasiswaan

Prof.Dr.Ir. Heru Setyawan, M.Eng


NIP. 1967020131991021001

Dosen Pendamping

Dyah Sawitri, S.T., M.T.


NIP. 197001011995122001

DAFTAR ISI
Halaman Judul............. i
Halaman Pengesahan...............................................................................................ii
Daftar Isi.................................................................................................................iii
Daftar Gambar........................................................................................................iii
Daftar Tabel.............................................................................................................iv
BAB 1. PENDAHULUAN......................................................................................1
1.1
Latar Belakang..........................................................................................1
1.2
Perumusan Masalah...................................................................................2
1.3
Tujuan........................................................................................................2
1.4
Luaran yang Diharapkan...........................................................................2
1.5
Manfaat Program.......................................................................................2
2.1
Eco-cement................................................................................................3
2.2
Kerang Laut (Anadara Grandis)................................................................4
2.3
Zat Perekat.................................................................................................4
2.4
Gondorukem..............................................................................................5
2.5
Spektroskopi Difraksi Sinar-X (X-Ray Diffraction).................................5
2.6
Analisa Gravimetri....................................................................................6
2.7
Analisa Dynamic Mechanical Analysis (DMA)........................................6
2.8
Analisa Curing...........................................................................................7
BAB 3. METODE PENELITIAN...........................................................................7
3.1 Persiapan Alat dan Bahan..............................................................................8
3.2
Pengujian XRD ( X-Ray Difraction).........................................................9
3.3
Pencampura Bahan....................................................................................9
3.4
Pemanasan Eco-cement.............................................................................9
3.5
Pengayakan Eco-cement............................................................................9
3.6
Pengujian Eco-cement...............................................................................9
3.7
Analisis dan Penyusunan Laporan............................................................9
3.8
Publikasi dan Hak Cipta............................................................................9
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIAN............................................................10
4.1
Anggaran Biaya.......................................................................................10
4.2
Jadwal Kegiatan......................................................................................10

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1Kerang laut (Anadara Grandis).....4
Gambar 2.2 Gondurukem...5
Gambar 2.3Difraksi Sinar X pada bidang kristal...6

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Perbandingan komposisi abu insinerasi dengan semen biasa (satuan
dalam % ppm). 3
Tabel 2.3 Perbandingan komposisi kimia serbuk cangkang kerang dan batu kapur
(satuan dalam % berat) 4
Tabel 2.2 Komposisi bahan pembuatan Eco-cement (satuan dalam %). 4

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan infrastuktur di Indonesia sedang mengalami peningkatan
dikarenakan banyaknya proyek-proyek yang berasal dari pemerintah Indonesia
dan pihak swasta. Pembangunan tidak lagi menjadi Jawa Sentris atau
dimonopoli untuk pulau Jawa saja tetapi pembangunan infrastruktur diprioritaskan
di daerah-daerah
lain. Banyaknya pembangunan infrastruktur seperti
pembangunan jalan, jalan tol, pelabuhan,jalur rel kereta api, jembatan, waduk,
hingga bendungan-bendungan mulai dibangun di berbagai pelosok wilayah
Indonesia (Kompas, 2016).
Tingginya tingkat pembangunan di Indonesia mengakibatkan konsumsi
semen yang terus meningkat. Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat dari
kebutuhan sekitar 60 juta ton semen pada tahun 2016, pemenuhan dari produksi
lokal mencapai 58 juta ton. Impor sekitar dua juta ton atau setara 3% dari
kebutuhan. Kementrian Perindustrian Republik Indonesia juga memprediksi
permintaan semen dalam negeri akan meningkat hingga 85 juta ton.
Permintaan semen yang semakin meningkat mengakibatkan pengambilan
bahan baku secara terus menerus. Salah satu bahan baku pembuatan semen adalah
batu kapur yang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
Pengambilan batu kapur secara terus menerus akan mengurangi ketersediaan batu
kapur secara signifikan.
Kerang laut merupakan salah satu hasil kelautan di Surabaya. Pemanfaatan
kerang laut pada umumnya terbatas pada daging kerang untuk dikonsumsi,
sedangkan kulit kerang sendiri cenderung jarang dimanfaatkan. Kulit kerang
biasanya hanya dimanfaatkan sebagai hasil kerajinan padahal kulit kerang
mengandung senyawa kapur CaO sekitar 66,7%. Senyawa ini merupakan salah
satu bahan baku pembuatan semen yang umumnya didapat dari batu kapur
(Shinta,2009).
Selain senyawa kapur, bahan dasar pembuatan semen adalah SiO2. Menurut
penelitian Shimoda (1999) senyawa ini juga terdapat pada abu sampah organik
sebesar 46%. Sejauh ini, pengolahan sampah organik di Indonesia hanya sebatas
pemanfaatan sebagai pupuk kompos atau hanya dibakar.
Penelitian tentang Eco-cement pernah dilakukan oleh Nelvi Adi S. dari
Universitas Riau. Komposisi Eco-cement terbaik yaitu 39% abu cangkang kerang,
39% batu kapur dan 20% tanah liat dengan penambahan pasir besi dan
Magnesium oksida. Menghasilkan nilai kuat tekan pada umur 28 hari yaitu 196
kg/cm2. Namun pada penelitian ini masih menggunakan batu kapur sebagai bahan
baku.
Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Frieska Ariesta dari Institut Teknologi
Sepuluh Nopember dengan menggunakan abu sampah dan abu cangkang kerang.
Pada penelitian ini didapat komposisi terbaik yaitu 49,1% abu sampah dan 49,1%
abu cangkang kerang dengan kuat tekan 3 hari (7,2 kg/cm 2). Pada penelitian ini

sudah tidak menggunakan batu kapur, namun sebagai Eco-cement, penelitian yang
telah dilakukan masih terdapat kekurangan. Daya rekat semen pada penelitian ini
masih kurang sehingga mengakibatkan kurangnya nilai kuat tekan dari semen
tersebut.
Kurangnya daya rekat Eco-cement pada penelitian sebelumnya menjadi latar
belakang penelitian ini. Pada penelitian ini ditambahkan zat perekat yang berasal
dari residu getah pinus atau gondorukem. Diketahui bahwa gondorukem juga
berfungsi sebagai zat perekat dan meningkatkan kekakuan (Putri, Elsa, 2016).
Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh Eco-cement dengan komposisi
dan karakteristik yang sesuai dengan semen pada umumnya. Selain itu, manfaat
lain penelitian ini adalah sebagai upaya peningkatan kelestarian lingkungan
melalui pemanfaatan limbah cangkang kerang dan sampah organik, serta
peningkatan harga jual dari gondorukem.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat diambil rumusan masalah
sebagai berikut:
1. Bagaimana karakteristik, komposisi, dan sifat mekanik Eco-cement yang
dibuat?
2. Bagaimana komposisi abu sampah, cangkang kerang, dan gondorukem
yang menghasilkan karakteristik, komposisi, dan sifat mekanik terbaik?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Mengetahui karakteristik komposisi dan sifat mekanik pada Eco-cement
yang dibuat.
2. Mengetahui komposisi abu sampah, cangkang kerang, dan gondorukem
yang menghasilkan karakteristik, komposisi, dan sifat mekanik terbaik.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan dalam program kreativitas bidang penelitian ini
adalah:
1. Publikasi seminar nasional sebagai upaya pengenalan Eco-cement lebih
lanjut.
2. Mendapatkan hak paten atas komposisi dengan karakteristik terbaik pada
Eco-cement.
1.5 Manfaat Program
Adapun manfaat yang didapatkan dari hasil program kreativitas mahasiswa
bidang penelitian ini adalah:
1. Manfaat Praktis
Memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat dalam pemanfaatan
limbah cangkang kerang dan abu sampah. Penggunaan Eco-cement dapat
mengurangi penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.
Hal ini mendukung salah satu kebijakan global Millennium Development
Goals (MDGS) poin 7 mengenai keberlanjutan lingkungan hidup.

2. Manfaat Akademik
Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi
pengembangan ilmu khususnya mengenai peningkatan karakteristik (sifat
fisika dan sifat kimia) pada Eco-cement.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Eco-cement
Eco-cement dibentuk dari dua kata yaitu ekologi dan semen sehingga
disimpulkan bahwa Eco-cement merupakan jenis semen yang dikembangkan
untuk menyeimbangkan ekologi yang ada.
Penelitian tentang Eco-cement diawali tahun 1992 dimana beberapa ilmuwan
Jepang melakukan penelitian yang didanai oleh pemerintah Jepang dan dibantu
oleh tiga perusahaan semen swasta.Didapatkan cara untuk membuat Eco-cement
menggunakan limbah sampah sebagai bahan utama. Limbah sampah dipreoses
dengan cara insinerasi menjadi abu sebagai pengganti hampir 50% raw
materialseperti batu kapur dan pasir silika yang diperlukan dalam pembuatan
semen portland. (T. Shimoda,1999)
Abu hasil pembakaran secara insinerasi dari libah sampah mengandung
beberapa senyawa yang kandungannya hampir mirip dengan semen Portland.
Berikut penjelasan datanya dalam tabel:
Tabel 2.1 Perbandingan komposisi abu insinerasi dengan semen biasa (satuan
dalam % ppm)
CaO
SiO2
Al2O3 Fe2O3 SO3 Cl
Semen Portland 62-65 20-25 20-25 3-5
3-4
50-100
Abu Insinerasi
12-31 23-46 13-29 13-29 4-7
1500000
(Sumber: Nana Dyah, 2009)
Menurut T. Shinoda, terdapat dua tipe Eco-cement yang dapat dibuat yaitu:
1. Jenis Semen Portland
Eco-cement ini mempunyai kandungan kimia yang hampir sama dengan
semen Portland konvensional. Akan tetapi terdapat perbedaan pada kandungan
senyawa C3A dimana pada Eco-cement kandungannya lebih tinggi apabilia
dibandingkan dengan semen Portland biasa. Hal ini dikarenakan kandungan Al2O3
pada abu sampah cukup tinggi yaitu 10%-20%
2. Jenis Pengerasan cepat
Eco-cement ini dibuat dengan menggunakan unsur Cl yang banyak terkandung
pada abu sampah. Senyawa CaCl2 nantinya akan terbentuk membuat Eco-cement
ini memiliki pengerasan yang cepat
Komposisi bahan yang digunakan dalam pembuatan ekosenen terdapat pada tabel
berikut ini:

Tabel 2.2 Komposisi bahan pembuatan Eco-cement (satuan dalam %)


Jenis Eco-cement
Abu
Batu
Tanah Liat
Pasir
Sampah
Kapur
Besi
Semen Portland
58,2
40
1,3
0,5
Pengerasan Cepat
52,2
45
2,2
0,3
2.2 Kerang Laut (Anadara Grandis)

Alumina
0,3

Gambar 2.1Kerang laut (Anadara Grandis)(Google, 2013)


Kerang laut atau nama latinnya Anadara grandis masuk kedalam kelas
Bivalvia atau kerang-kerangan. Kerang-kerangan telah dikenal luas akan
cangkang luarnyayang banyak mengandung senyawa kapur. (Bouchet, Philippe.
2012)
Pada pembuatan Eco-cement, cangkang kerang digiling halus hingga menjadi
serbuk kemudian serbuk dilkasinasi, agar senyawa kapur yang berada di dalam
cangkang menjadi reaktif. (Marito Siregar, 2009).
Tabel 2.3 Perbandingan komposisi kimia serbuk cangkang kerang dan batu kapur
(satuan dalam % berat)
Komponen Batu Kapur (Lime Stone) Cangkang Kerang
CaO
85,16
66,7
SiO2
1,67
7,88
Fe2O3
2,7 (R2O3)
0,03
MgO
1,33
22,28
Al2O3
2,7 (R2O3)
1,2
(Sumber: Maryam dalam Marito Siregar 2009)
2.3 Zat Perekat
Zat perekat merupakan suatu zat atau bahan yang memiliki kemampuan untuk
mengikat dua buah benda berdasarkan ikatan permukaan (Blomquist et al., Forest
Product Society, 1999) Perekat merupakan salah satu bahan utama yang sangat
penting dalam industri pengolahan kayu, khususunya komposit. Menurut
Blomquist, etal., (1983), berdasarkan unsur kimia utama (major chemical
component), perekat dibagi menjadi dua kategori yaitu:
1. Perekat alami
Berasal dari tumbuhan, seperti starches (pati), dextrins (turunan pati) dan
vegetable gums (getah-getahan dan tumbuh-tumbuhan). Berasal dari protein,
seperti kulit,tulang,urat daging, blood (albumin dan darah keseluruhan), casein
(susu) serta soybean meal (termasuk kacang tanah dan protein nabati seperti biji-

bijian pohon dan biji durian). Berasal dari material lain, seperti asphalt, shellac
(lak), rubber (karet), sodium silicate, dan bahan anorganik lainnya
2. Perekat Sintetis
Perekat thermoplastis yaitu resin yang akan kembali menjadi lunak ketika
dipanaskan dan mengeras kembali ketika didinginkan. Contohnya seperti
polyvinyl alcohol (PVA), polyvinyl acetate (PVAc), copolymers, cellulose estes
dan ethers serta polyvinyl formal. Perekat thermosetting yaitu resin yang
mengalami reaksi kimia dari pemanasan, katalis, sinar ultraviolet dan sebagainya
serta tidak kembali ke bentuk semula. Contohnya seperti urea, melamine, phenol,
resorcinol, furfuryl alchohol, epoxy, dan masih banyak lagi
2.4 Gondorukem
Gondorukem merupakan produk olahan dari pinus merupakan komoditi
andalan non migas yang bukan berasal dari non kayu atau rotan. Pengolahan
Gondorukem di Indonesia dilakukan dengan cara penyulian getah pohon Pinus,
tetapi juga ada yang langsung dengan uap. Gondorukem bersifat rapuh, bening,
dan mempunyai titik leleh rendah (Herman Ardinsya, 2012).
Manfaat Gondorukem yaitu seabgai proses pembuatan sabun mandi, sabun
cuci, pelapis kertas (paper sizing), pengering cat, pengisi sol sepatu, dan masih
banyak lagi. (Achmad Fahroji, 2012). Gondorukem juga bisa digunakan sebagai
bahan adhesiv yang berperan sebagai penguat kerebalan. Bentuknya pun dapat
berubah ketika mencapai titik leleh

Gambar 2.2 Gondurukem


2.5 Spektroskopi Difraksi Sinar-X (X-Ray Diffraction)
X-Ray Diffraction adalah pengujian karakterisasi material pada fasa kristalin
untuk mengetahui ukuran, bentuk kristal dan komposisi kimia. Suatu struktur
atom atau molekul jika tertata dengan teratur akan membentuk kisi, sehingga
radiasi sinar yang dipancarkan akan mengalami penguatan. (Neli Susanti, 2009).

Gambar 2.3Difraksi Sinar X pada bidang kristal


Prinsip kerja dari pengujian material dengan difraksi sinar X adalah
persamaan Bragg. Sinar-x yang digunakan dalam pengujian bersifat
monokromatis. Terjadi interfernsi konstruktif atau penguatan ketika kedua berkas
sinar yang mengenai bidang kristal memenuhi persamaan Bragg (Callister, 2003).
Dari persamaan Bragg diketahui bahwa sampel kristal disinari dengan sinar-X,
maka sinar X akan merefleksikan setiap bidang. Dengan banyaknya berbagai
sudut refleksi akan membentuk pola difraksi. Pola dfiraksi yang berhasil
diterjemahkan mewakili satu bidang kristal yang memiliki orientasi tertentu. Pola
difraksi yang berhasil diterjemahkan mewakili satu bidang kristal yang memiliki
orientasi tertentu. Pola difraksi yang berhasil diterjemahkan akan dicocokkan
dengan standar difraksi sinar-X untuk semua material. Standar digunakan
diterbitkan oleh JCPDS (Joint Committee on Powder Diffraction Standards)
2.6 Analisa Gravimetri
Pada pengujian metode kimia digunakan analisa gravimetri untuk
mendapatkan hasil presentase senyawa yang ingin diteliti. Prinsip analisa
gravimetri yaitu penentuan kadar senyawa dalam suatu bahan dengan cara
pengendapan sepertu larutan reagen (Khopkar, 1990). Berikut persamaan yang
digunakan adalah :
berat senyawa
senyawa=
x 100
(2.1)
berat sampel
2.7 Analisa Dynamic Mechanical Analysis (DMA)
Analisa DMA merupakan teknik analisis termal yang mengukur sifat material
ketika mengalami deformasi dalam tekanan periodik. Dalam DMA variabel yang
digunakan adalah tekanan sinusoidal dan hasilnya yaitu regangan sinusoidal.
(American Laboratory, 1997)
Apabila material yang dievaluasi memiliki bersifat elastik, maka beda fase
antara tegangan dan regangan gelombang sinus adalah 0o atau satu fase. Dan
apabila materialnya liat beda fase 90 o. Beda fase bersama dengan besarnya
gelombang tekanandan regangan digunakan untuk mengukur parameter-parameter
dasar material seperti suhu transisi, absorpsi suara, dan morfologi.
Pengukuran DMA menggunakan satu frekuensi dan deformasi konstan dengan
variasi suhu. Amplitudo deformasi divariasikan bisa juga dengan frekuensifrekuensi.
6

2.8 Analisa Curing


Curing adalah pemeliharaan kadar air dan suhu pada beton dalam periode
waktu sesaat setelah ditempatkan dan diselesaikan sehingga mencapai sifat yang
diinginkan. Curing memiliki pengaruh yang kuat dalam sifat pengerasan beton,
Curing yang tepat akan meningkatkan ketahanan, kekuatan, ketetatan air,
ketahanan abrasi, stabilitas volume dan ketahanan terhadap pendinginan.
Ketika semen Portland dicampurkan dengan air, reaksi kimia bernama hidrasi
bekerja. Reaksi in mempengaruhi kekuatan dan ketahanan dari beton. Beton yang
baik mengandung ait yang berlebih dibanding kebutuhan reaksi hidrasi semen,
akan tetapi kehilangan air yang banyak oleh evaporasi dapat memperlambat atau
menghalangi proses hidrasi. Apabila suhunya mendukung maka hidrasi akan cepat
setelah bebearapa hari sejak beton diletakkan. Akan tetapi sangatlah penting untuk
air tetap berada di beton dalam periode curing agar evaporasi bisa dihindarkan.
BAB 3. METODE PENELITIAN
Mulai

Persiapan Alat dan Bahan

Proses inserasi
sampah organik
(suhu 1000oC)

Proses pengabuhan dan


penggilingan cangkang
kerang(suhu 700oC)

Proses penghalusan
gondorukem dan pasir
besi

Pengujian awal komposisi


kimia abu sampah dan abu
cangkang kerang (XRD)

Pengayakan eco-cement
Analisis
data abu
hasil
ujihak
dan
penyusunan
Pencampuran
sampah,
abu
cangkang
dengan
saringan
no.
200
Publikasi
dan
cipta
Pemanasan
hasil
laporan
penelitian
Pengujiankerang,
metodegondorukem
fisika
dan
pasir besi
Pengujian
(ball mill)
metode kimia
(0,075mm)
campuran
eco-cement

3.1 Persiapan Alat dan Bahan


Bahan yang digunakan antara lain abu sampah, abu kerang, gondorukem dan
sedikit campuran pasir besi. Abu sampah diperoleh dari sampah organik yang
berupa daun, ranting, dan batang yang dibakar dalam insinerator pada suhu
10000C.
Abu kerang berasal dari cangkang kerang yang telah dihaluskan dan
dipanaskan dalam furnace pada suhu 7000C. Cangkang kerang ini kemudian
dihaluskan dengan mortar dan dilakukan proses pengayakan.
Gondorukem yang berbentuk bongkahan dijemur kemudian dihancurkan
menggunakan alu besi kemudian dihancurkan dengan blender dry mill dengan
kecepatan sedang. Gondorukem berfungsi sebagai zat adhesive dalam eco-cement.
Untuk mendapatkan pasir besi dengan serbuk halus, pasir besi dihaluskan
dengan menggunakan mortar dan dilakukan proses pengayakan.
3.2 Pengujian XRD ( X-Ray Difraction)
Dilakukan pengujian awalmenggunakan XRD pada abu sampah dan abu
cangkang kerang untuk mengetahui komposisi kimianya sebelum memasuki fase

pencampuran. Abu sampah dan abu kerang merupakan material utama dalam
penyusun eco-cement.
3.3 Pencampura Bahan
Pencampuran bahan baku pembuatan ekosemen dilakukan agar bahan
tercampur secara merata. Dilakukan variasi komposisi bahan baku penyusun
ekosemenuntuk mengetahui pengaruh dari bahan baku tersebut terhadap sifat dan
karakteristik eco-cement. Pencampuran dilakukan dengan menggunakan dry ball
mill kecepatan sedang (56 rpm) selama 4 jam.
3.4 Pemanasan Eco-cement
Pemanasan ekosemen dilakukan pada suhu 10000C di dalam alat insinerator.
Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kadar air dan udara yang terkandung di
dalam eco-cement serta pembentukan senyawa Ca3SiO5 sebagai penyusun ecocement.
3.5 Pengayakan Eco-cement
Serbuk eco-cement kemudian dihaluskan dengan menggunakan mortar dan
dilakukan proses pengayakan dengan ayakan mesh 200 (0,0075mm) agar
mengurangi impuritas dari eco-cement.
3.6 Pengujian Eco-cement.
1. Pengujian Metode Fisika
Pengujian fisika dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan sifat ecocement yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan uji kuat tekan, densitas
serbuk(curing) dan Dynamic Mechanical Analysis (DMA). Pengujian kuat tekan
mengikuti standar SNI 15-2049-2009 untuk semen Portland.
2. Pengujian Metode Kimia
Pengujian kimia bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia yang
terkandung pada eco-cement yang telah dibuat. Pengujian kimia yang dilakukan
berpedoman pada standar SNI 15-2049-2009 untuk semen Portland.
3.7 Analisis dan Penyusunan Laporan
Pada tahap ini dilakukan analisis data yang diperoleh dari hasil pengujian
padaeco-cement. Hasil pengujian dibandingkan dengan parameter-parameter yang
telah ditentukan sebelumnya. Kemudian didapatkan kesimpulan. Yang digunakan
sebagai acuan dasar dalam penyusunan laporan.
3.8 Publikasi dan Hak Cipta
Tahap ini merupakan tahap lanjutan penelitian dimana seluruh metode telah
dilaksanakan. Pada tahap ini dilakukan publikasi yang berupa seminar nasional
maupun internasional serta dilakukan pendaftaran hak cipta dari hasil penelitian
yang telah dicapai.
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya
No Jenis Pengeluaran
Biaya (Rp)
1
Peralatan penunjang
4.300.000
9

10

2
Bahan habis pakai
3
Perjalanan
4
Lain-lain
Jumlah
4.2 Jadwal Kegiatan
No

Kegiatan

Studi Literatur
Persiapan Alat dan
Bahan
Pengujian awal (XRD)
Pencampuran bahan
Pemanasan Eco-cement
Pengayakan Ecocement
Pengujian metode
fisika dan kimia

2
3
4
5
6
7
8

Analisis data dan


penyusunan laporan

Publikasi (seminar),
Hak Cipta dan Program
Lanjutan Penelitian

1.575.000
3.300.000
2.725.000
11.900.000
Bulan 1 Bulan 2
Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

DAFTAR PUSTAKA
Ariesta F, Sawitri, D. 2013. Studi Eksperimental Pembuatan Ekosemen dari Abu
Sampah dan Cangkang Kerang sebagai Bahan Alternatif Pengganti
Semen. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Fisika ITS Surabaya Jawa Timur.
Putri, E., Perdana, P. 2016. Properties of Bitumen Containing Powdered
Gondorukem Rubber Additive .International Journal of Earth Sciences and
Engineering.USA
Siregar, S. 2009. Pemanfaatan Kulit Kerang Dan Resin Epoksi Terhadap
Karakteristik Beton Polimer.Tesis.Jurusan Fisika Sekolah Pascasarjana
Universitas Sumatera Utara Medan.
Syafpoetri, N. Olivia, M. Darmayanti, L. 2012. Pemanfaatan Abu Kulit Kerang
(Anadara grandis) Untuk Pembuatan Ekosemen.Tugas Akhir. Jurusan
Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riau Pekanbaru.
T. Shimoda., S. Yokoyama. 1999. EcocementA New Portland Cement to Solve
Municipal and Industrial Waste Problems , Proc. of International
Congress on Creating with Concrete , Dundee.

10

11

LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing
1.1 Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
Kevin Sanjoyo Gunawan
2 Jenis Kelamin
Laki-laki
3 Program Studi
S1 Teknik Fisika
4 NIDN
2413100035
5 Tempat Tanggal Lahir
Nganjuk 14 Mei 1995
6 E-mail
kevinsanjoyo14@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP
085736375464
B. Riwayat Pendidikan
SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SDK Yos Sudarso SMP Negeri 1
SMA Negeri 1
Kertosono
Kertosono
Kertosono
Jurusan
Tahun Masuk-Lulus
2001-2007
2007-2010
2010-2013
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan
Waktu dan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar
Tempat
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
Intitusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Progam Kreativitas Mahasiswa 2016
Surabaya, 6 Oktober 2016
Pengusul/Pembimbing
(Kevin Sanjoyo Gunawan)

12

1.2 Biodata Anggota 1


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NRP/NIDN
5 Tempat Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan

Arfa Ul Umam
Laki-laki
S1 Teknik Fisika
2413100070
Blitar, 17 April 1994
arfaul@gmail.com
081357203007

SD
SMP
SMA
Nama Institusi
SD Plosokerep 2
SMPN 2 Blitar
SMAN 1 Blitar
Blitar
Jurusan
IPA
Tahun Masuk-Lulus
2001-2007
2007-2010
2010-2013
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan
Waktu dan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar
Tempat
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
Intitusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah ProgramKreatifitas Mahasiswa 2016
Surabaya, 6 Oktober 2016
Pengusul
(Arfa Ul Umam)

13

1.3 Biodata Anggota 2


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIDN
5 Tempat Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Muhammad Alief Rizal Romadhoni


Laki-laki
S1 Teknik Fisika
2413100104
Kupang, 7 Februari 1995
romadhoni28tf@gmail.com
082230602588

SD
SDN Setiamanah
Mandiri I

SMP
SMPN 3 Cimahi

SMA
SMAT Krida
Nusantara
IPA
2010-2013

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus
2001-2007
2007-2010
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan
Waktu dan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar
Tempat
1
2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
Intitusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreatifitas Mahasiswa 2016
Surabaya, 6 Oktober 2016
Pengusul
(Muhammad Alief Rizal Romadhoni)

1.4 Biodata Anggota 3

E. Identitas Diri

14

1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIDN
5 Tempat Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
F. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Muhammad EmirHanif Rasyadi


Laki-laki
S1 Teknik Fisika
2413100123
Bandung 29 Mei 1995
emirasyadi@gmail.com
082124223220

SD
SD Islam Dian
Didaktika

SMP
SMP Negeri 85
Jakarta

SMA
Sma Negeri 28
Jakarta

Jurusan
Tahun Masuk-Lulus
2001-2007
2007-2010
2010-2013
G. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan
Waktu dan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar
Tempat
1
2
3
H. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
Intitusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Program Kreatifitas Mahasiswa 2016
Surabaya, 6 Oktober
Pengusul

(Muhammad EmirHanif Rasyadi)


1.5 Biodata Anggota 4
A. Identitas Diri
1
Nama Lengkap (dengan gelar)
2
Jenis Kelamin

Vidiyan Nabila
Perempuan

15

3
Program Studi
Teknik Fisika
4
NIM
2415100023
5
Tempat dan Tanggal Lahir
Gresik, 13 Januari 1997
6
E-mail
vidiyan.nabila.vn@gmail.com
7
Nomor Telepon/HP
08885448059
B. Riwayat Pendidikan
SD
SMP
SMA
Nama Institusi
MI. Maarif Sidomukti
SMPN 3 Gresik
SMAN 1 Gresik
Jurusan
IPA
Tahun Masuk2003-2009
2009-2012
2012-2015
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral
Presentation)
No.
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)
No.
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Penghargaan
Tahun
1
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah Progam Kreativitas Mahasiswa 2016.
Surabaya, 6 Oktober 2016
Pengusul,

(Vidiyan Nabila)

16

1.6 Biodata Dosen Pembimbing


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIDN
5 Tempat Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan
Universitas/ Institut /Lokasi

Dyah Sawitri, S.T., M.T.


Perempuan
S1 Teknik Fisika
0001017026
Surabaya, 1 Januari 1970
joe@ep.its.ac.id
08123277935
Gelar

Tahun Selesai

Bidang Studi

ITS, Surabaya

ST

1993

Teknik Fisika

ITB, Bandung

MT

1999

Teknik Material ITB

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No Tahun
Judul Penelitian/Karya Ilmiah

2014

Optimalisasi sifat mekanik keramik high alumina terhadap


pengaruh rasio komposisi unsur additive menggunakan Jaringan
Syaraf Tiruan (JST). SK Nomor:
073561.104/IT2.11/HK.00.02/2014

2011

Pemodelan Active Magneto-Pneumatics Suspension Kendaraan


bermotor Roda Empat Dengan Dual Dynamics Vibration
Absorber". Penelitian Produktif, PUM ITS Tahun 2011

2009

Rancang Bangun Generator DC Magnet Permanen Barium Ferit


Putaran Rendah Berbahan Dasar Pasir Besi BaCO3 Menggunakan Finite Element Methode Magnetics (FEMM) Software
Untuk Aplikasi Listrik Tenaga Angin, Hibah Bersaing 2009.

2007

Analisis Jenis Dan Fraksi Filler Terhadap Karakteristik


Komposit Polimer Untuk Baling-Baling Wind Generator
Turbine, Penelitian Muda 2007

20052007

Desain Dan Fabrikasi Divais Pemandu Gelombang Fotonik


Dalam Medium Nonlinear Berfungsi Sebagai Gerbang Logika
Optik., Anggota Tim Hibah Bersaing

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)

17

NO

JUDUL PUBLIKASI

NAMA KEGIATAN

1.

Dye Sensitized Solar Cells (DSSC)


Based On Zno Non And Vertically
Aligned Nanorod Structures

Proceedings of the 3rd Applied Science for


Technology Innovation, ASTECHNOVA 2014
International Energy Conference Yogyakarta,
Indonesia, 1314 August 2014

2.

The Effect Of Paste Preparation And


Annealing Temperature Of Zno
Photoelectrode To Dye-Sensitized
Solar Cells (DSSC) Performance

Advanced Materials Research Vol. 896 (2014)


pp 183-186 (2014) Trans Tech Publications,
Switzerland
doi:10.4028/www.scientific.net/AMR.896.183

3.

The Application Of Neural Network


IPTEK, Journal of Proceeding Series, Vol. 1,
For Predicting Corrotion Rate In Metal 2014 (eISSN:23546026)
Pipe Installation

4.

Pemodelan Active MagnetoPneumatics Suspension Sistem Shock


Absorber Berbasis Magnet Nd-Fe-B
Sebagai Pengganti Sistem Pegas Pada
Kendaraan Bermotor

Jurnal Fisika dan Aplikasinya. Vol 9, No.1


Tahun 2013. ISSN : 1858-036X

5.

Utilization Of Coal Fly Ash As CO


Gas Adsorbent

International Journal of Waste Resources. Vol.


2, No 2, 2012. ISSN : 2252-5211.
http/www.ijwr.co/index.php/ijwr/issues/view/
7

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah program Kreatifitas Mahasiswa 2016
Surabaya, 14 Oktober 2016
Pembimbing

(Dyah Sawitri, S.T., M.T.)

18

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1.
Peralatan Penunjang
Material
Blender Dry
Mill
Sieve 200 Mesh
Mortar dan
Pestle
Sewa Dry Ball
Mill
Sewa UTM
(Universal
Testing
Machine)

Justifikasi
Pemakaian
Menghaluskan
bahan
Untuk proses
pengayakan
bahan
Menghaluskan
bahan
Mencampur
bahan
Uji tekan

Kuantitas

HargaSatuan
(Rp)

Jumlah
(Rp)

1 buah

1.000.000

1.000.000

1 buah

1.645.000

1.000.000

2 buah

50.000

100.000

4 sampel

150.000

600.000

4 sampel

200.000

800.000

Pembakaran
Sewa Insinerator sampah
1 sampel
200.000
organik
Pengujian
Uji XRD (Xkomposisi
4 sampel
150.000
Ray Diffraction)
kimia bahan
SUB TOTAL (Rp)
2.
Bahan Habis Pakai
Justifikasi
HargaSatu
Material
Kuantitas
Pemakaian
an (Rp)
Bahan dasar
Kulit Kerang
5 kg
10.000
pembuatan semen
Bahan dasar
Sampah Organik
5 kg
0
pembuatan semen
Bahan campuran
Gondorukem
5 kg
45.000
pembuatan semen
Bahan campuran
Pasir Besi
5 kg
50.000
pembuatan semen
Uji kimia kadar
30.000/10
Larutan HCL
500 ml
SiO2
0 ml
Uji kimia kadar
30.000/10
Larutan BaCl2
500 ml
SO3
0 ml
Uji kimia
50.000/10
Larutan LiBO2
500 ml
kandungan Fe2O3
0 ml
Larutan KMnO4 Uji kimia
500 ml
20.000/10
kandungan
0 ml

200.000

600.000
4.300.000
Jumlah
(Rp)
50.000
0
225.000
250.000
150.000
150.000
250.000
100.000

19

Larutan
Amonium
Posfat

Kalsium Oksida
Uji kimia
kandungan
Magnesium
Oksida

500 ml

80.000/10
0 ml

SUB TOTAL (Rp)


3.
Perjalanan
Material
Pembelian Alat
dan Bahan
Perjalanan
Seminar
Nasional

1.575.000
Justifikasi
Kuantitas
Perjalanan
Perjalanan
membeli alat
2 orang
dan bahan
Melakukan
publikasi
penelitian yang 3 orang
telah
dilakukan.

HargaSatuan
(Rp)

Jumlah (Rp)

150.000

300.000

1.000.000

3.000.000

SUB TOTAL (Rp)


4.
Lain - lain
Justifikasi
Pemakaian
Pembuatan
Mencetak
Proposal
proposal
Pendaftaran
Mendaftar
Pemakalah
sebagai
Seminar
pemakalah
Nasional
seminar nasional
Pembuatan
Mencetak paper
Paper
seminar nasional
Pemesanan
prosiding hasil
Prosiding Paper
dari pemakalah
seminar nasional
Pendaftaran Hak Pembuatan hak
Cipta
paten
SUB TOTAL (Rp)
Total (Keseluruhan)
Material

400.000

3.300.000
Kuantitas

HargaSatu
an (Rp)

5 proposal

25.000

125.000

1 kali
pendaftaran

1.500.000

1.500.000

2 paper

50.000

100.000

1 prosiding

500.000

500.000

500.000

500.000

Jumlah (Rp)

2.725.000
11.900.000

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti Dan Pembagian Tugas


Alokasi
Program Bidang
No
Nama/NRP
Waktu(Jam/
Uraian Tugas
Studi
Ilmu
Minggu)
1
Kevin Sanjoyo
S1
Teknik 6
Ketua,
Gunawan/241310
Fisika
Jam/Minggu Perancangan

20

0035

Arfa Ul Umam

S1

Teknik
Fisika

6
Jam/Minggu

Muhammad Alief
Rizal Romadhoni

S1

Teknik
Fisika

6
Jam/Minggu

Muhammad Emir
Hanif Rasyadi

S1

Teknik
Fisika

6
Jam/Minggu

Vidiyan Nabila

S1

Teknik
Fisika

6
Jam/Minggu

Penelitian,
Pembuatan
Ekosemen,
Pengujian
Anggota 1,
Persiapan Alat
dan Bahan,
Pembuatan
Ekosemen,
Pengujian
Anggota 2,
Pengujian,
Analisis Hasil
Anggota 3,
Pengujian,
Analisis Hasil
Anggota 4,
Analisis Hasil.
Pembuatan
Laporan