Anda di halaman 1dari 8

Magnet dan Medan Elektromagnetik

MAGNET DAN ELEKROMAGNET

MEDAN MAGNET
1. Terjadinya medan magnet oleh arus listrik
Daerah disekitar magnet dimana benda lain masih
mengalami gaya magnet dinamakan dengan medan
magnet.
Medan magnet dapat digambarkan dengan garis
garis gaya magnet yang keluar dari kutub utara dan
masuk ke kutub selatan.
Terjadinya medan magnetic disekitar arus listrik
ditunjukkan oleh Hans Christian Oersted melalui
percobaan.
Arah induksi medan magmetik disekitar arus listrik
bergantung pada arah arus listrik, dapat ditentukan
dengan kaidah tangan kanan.
Perhatikan gambar berikut!

r = jari-jari lingkaran (m)

a = jarak dari lingkaran arus ke titik yang ditinjau


l = panjang lingkaran arus (m)
kawat melingkar penuh
dititik P
o untuk sebuah lilitan
I
B 0 sin 2
2 a
o untuk N buah lilitan
N I
B 0
sin 2
2 a

dititik M, berarti a = r dan = sin 90o = I


untuk sebuah lilitan
I
B 0
2 r

untuk N buah lilitan


N I
B 0
2 r
c. untuk solenoida (kumparan kawat yang rapat)

2. Induksi magnetic disekitar kawat berarus


a. untuk kawat lurus dan panjang
i
a

B 2k

Tanda
Tanda

I o I

a 2 a

Keterangan:
I = kuat arus listrik (ampere)
a = jarak tegak lurus titik yang diamati ke kawat (m)
k = 10-7 wb/A.m
permeabilitas ruang hampa

b. untuk kawat melingkar


kawat melingkar terbuka
dititik P
untuk sebuah lilitan

0 I r
4 a 3

0 N I r
4 a 3

0 I
4 r 2

untuk N buah lilitan

Keterangan :

l = panjang solenoida (m)


i = arus pada solenoida (A)
N = banyaknya lilitan
n = banyaknya lilitan persatuan panjang (N/ l )

Contoh soal 1

Dititik M
untuk sebuah lilitan

induksi magnet pada ujung solenoida


.i.N
B 0
2
induksi magnet ditengah solenoida
.i.N
B 0
0 .i.n

Keterangan:

toroida adalah solenoida yang dilengkungkan


besar induksi magnet pada sumbunya:
B 0 .i.n
l = 2R (keliling slingkaran)

untuk N buah lilitan

= arah menembus bidang kertas


= arah keluar bidang kertas

0 N I
4 r 2

Tentukan besarnya induksi magnet disuatu titik yang


berjarak 2 cm dari kawat lurus panjang yang berarus listrik
30 A?
Penyelesaian:
Diketahui: a = 2 cm = 2 x 10-2
I = 30 A
o= 4 x 10 -7 Wb/A.m
ditanya : B ?
Jawab:

0 .i 4 10 .30

2a
2 2 10 2

Magnet dan Medan Elektromagnetik

B 30 10 5 3 10 4 wb / m 2
Jadi induksi magnetnya 3 x 10-4 wb/m2
Contoh soal 2
Arus sebesar 2,5 A mengalir dalam kawat berupa lingkaran
dengan jari-jari 3 cm. Berapa besar induksi magnet dititik P,
bila:
a. titik P berada disumbu lingkaran yang berjarak 4 cm
dari pusat lingkaran
b. titik P berada di pusat lingkaran
Penyelesaian:
a. induksi magnet disumbu lingkaran.
i = 2,5 A
r = 3 cm = 3 x 10-2 m
x = 4 cm = 4 x 10-2 m
a

r 2 x2

25 5 cm 5 10 2 m sin =

32 4 2

r/a = 3/5, maka sin = (3/5) = 9/25


2

Penyelesaian
Diketahui: r = 50 cm = 0,5 m, N = 60, I = 1 A
Ditanya : B pada sumbu toroida?
Dijawab :
NI 4 10 7 60 1
B 0

2,4 10 5 Tesla
2r
2 0,5

GAYA MAGNETIK (GAYA LORENTZ)


Kawat yang berarus listrik atau muatan listrik yang bergerak
dalam medan magnet homogen, akan mendapatkan suatu
gaya karena pengaruh medan magnet tersebut (gaya
Lorentz)
Arah gaya magnetic atau gaya lorentz bergantung pada arah
arus dan arah medan magnet, dapat ditunjukkan dengan
kaidah tangan kanan.
a. Kawat berumuatan listrik yang bergerak dalam medan
magnet.

0 I
sin 2
2 a
4 10 7 2,5 9
B
2 5 10 2 25
10 10 7 9
B
10 10 2 25
B 10 5 0,36 3,6 10 6 wb / m 2
B

F = B I l sin
Dimana:
F = gaya Lorentz (N)
B = Induksi magnetic (Wb)
I = kuat arus listrik (A)
L = panjang kawat (m)
= sudut antara kawat dengan
medan magnet

Jadi Induksi magnet di dititik P sebesar 3,6 x 10-6 wb/m2


Induksi magnet di M (pusat lingkaran)
I 4 10 7 2,5 10 10 5
B 0

2r
6
2 3 10 2
5
2
B 1,7 10 wb / m
Contoh soal 3
Suatu solenoida terdiri dari 300 lilita berarus 2 A. panjang
solenoida 30 cm. Tentukanlah:
a. induksi magnet di tengah-tengah solenoida
b.induksi magnet pada ujung solenoida
Penyelesaian:
N = 300 lilitan
I=2A
L = 30 cm = 0,3
= 4 x 10-7 wb/A.m
n = N/l = 300/0,3 = 1000 lilitan/m
ditanya : a. B ditengan solenoida
b. B diujung solenoida
jawab: a. B
= n
= 4 x 10-7 x 2 x 1000
= 8x 10-4 wb/m2
b. B

= n

2
= 8x 10-4 = 4x 10-4 wb/m2
2

Contoh soal 4
Sebuah toroida memiliki jari-jari 50 cm dialiri arus sebesar
1 A. Jika toroida tersebut memiliki 60 lilitan, hitunglah
besar induksi magnetic pada sumbunya.

b. Muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet


F = q v B sin
Dimana = sudut antara v dan B.
Bila tidak ada gaya lain yang mempengaruhi gerakan
partikel, maka berlaku:
FgayaLorentz Fgaya sentripetal
v2
qvB
R
mv
R
qB
F m

c. untuk dua kawat yang bermuatan listrik yang bergerak


sejajar;

0
I1 I 2
2a

contoh soal 5

Magnet dan Medan Elektromagnetik


Sebuah kawat penghantar berarus listrik 5 A arahnya keluar
bidang gambar, memotong tegak lurus garis-garis gaya
magnet dengan besar induksi magnet
B = 2 x 10-4 tesla
Bila panjang kawat yang
terpengaruh B adalah 4 cm,
i
B tentukan besar dan arah gaya
magnetic yang timbul pada
kawat!
Penyelesaian:
Diketahui:
i=5A
B = 2 x 10-4 tesla
L = 4 cm = 4 x 10-2 m
Sin 900 = 1

5. Sebuah toroida memiliki jari-jari 50 cm dialiri arus


sebesar 2,5 A. Jika toroida tersebut memiliki 100 lilitan,
hitunglah besar induksi magnetic pada sumbunya.
6. Seutas kawat penghantar panjangnya 200 cm, berarus
listrik 10 A, berada dalam medan magnet homogen dengan
induksi magnet 0,02 tesla, dan membentuk sudut 300
terhadap arus listrik. Hitung besar gaya loretz yang
ditimbulkan pada kawat tsb.

B = BI l sin 90
= (2 x 10-4)(5)( 4 x 10-2)
= 4 x 10-5 Newton

SIFAT KEMAGNETAN SUATU BAHAN

7. Sebuah penghantar berarus listrik berada di dalam medan


magnetik. Bilakah penghantar itu mengalami gaya magnetic
dan bilakah penghantar itu tidak mngalami gaya?

Bahan-bahan di alam ini dapat digolongkan menjadi tiga


golongan, yaitu:
1. Bahan ferromagnetic, mempunyai sifat:
Ditarik sangat kuat oleh medan magnetic
Mudah ditembus oleh medan magnetic
Contoh: besi, baja, nikel, kobal, gadolinium, ferit dan
paduan bahan tsb.

Contoh soal 6

Sebuah electron berkecepatan 2 x 107 m/s masuk dalam


medan magnet yang induksi magnetnya 1,5 wb/m2 dengan
sudut 600 terhadap garis medan. Hitung gaya magnetic yang
dialami electron. (q =1,6 x10-19 C)
2. Bahan paramagnetic, mempunyai sifat:
Ditarik dengan lemah oleh medan magnetic
Penyelesaian:
Dapat ditembus oleh medah magnetic
Diketahui: v = 2 x 107 m/s
Contoh: mangaan, platina aluminium, magnesium,
B = 1,5 wb/m2
timah, wolfram oksigen dan udara.
-19
q =1,6 x10 C
= 600
Ditanya: F ?
Diawab:
F =Bqv
= 1,5 x 1,6 x10-19 x 2 x 107
= 4,8 x 10-12

3. Bahan diamagnetic, mempunyai sifat:

ditolak dengan lemah oleh medan magnetic

sukar bahkan tidak dapat ditembus oleh medan


magnetic.
Contoh : bismuth, timbel, antimony, air raksa, perak,
emas, air, posfor, dan tembaga.

TUGAS 1
1. Tentukan arah medan magnet dari gambar-gambar di
bawah ini!

Sifat bahan ferromagnetic dimiliki oleh bahan pada fase


padat. Pada fase padat inipun sifat ferromagnetic bias
hilang bila suhunya melebihi suhu Curie.
Kuat medan Magnetik
1. Permeabilitas relative suatu bahan

xxx
xxx i
xxx

r
0

ooo
ooo i
ooo

2. Tentukan besarnya induksi magnet disuatu titik yang


berjarak 3 cm dari kawat lurus panjang yang berarus listrik
15 A?

r = permeabilitas relatif
permeabilitas vakum
= permeabilitas bahan

Harga permeabilitas relative (r) untuk bahan:


o Ferromagnetic ; r >>> 1
o Paramagnetic; r 1 ( sedikit diatas 1)
o Diamagnetic; r< 1

3. Arus sebesar 2,5 A mengalir dalam kawat berupa


lingkaran dengan jari-jari 5 cm. Berapa besar induksi
magnet dititik P, bila:
a.
titik P berada disumbu lingkaran yang berjarak
5 cm dari pusat lingkaran
b.
titik P berada di pusat lingkaran

2. Kuat medan magnetic dalam kumparan dapat diperkuat


dengan pemasangan inti ferromagnetic

4. Suatu solenoida terdiri dari 500 lilitan berarus


panjang solenoida 50 cm. Tentukanlah:
a. induksi magnet di tengah-tengah solenoida
b. induksi magnet pada ujung solenoida

INDUKSI ELEKTROMAGNETIK

2,5 A.

B = r B0
B = kuat medan magnet dengan inti besi (ferromagnetic)
B0 = kuat medan magnet tanpa inti besi (udara)

Induksi elektromagneti ialah gejala terjadinya arus


listrik dalam suatu penghantar akibat adanya

Magnet dan Medan Elektromagnetik


perubahan medan magnet di sekitar kawat penghantar Bila perubahan fluks magnetik yang dilingkungi f dalam
waktu t, maka ggl induksi rata-rata selama selang waktu
tsb.
Arus listrik yang terjadi disebut arus induksi atau arus itu.

imbas

t
1. Gaya gerak listrik induksi
Bila kawat penghantar berupa kumparan dengan N lilitan,
maka ggl induksi yang terjadi:

N
t

Dengan:
= ggl induksi (volt)
N = jumlah lilitan
a. (Percobaan Faraday)
Sebuah kumparan yang kedua ujngnya
dihubungkan dgn galvanometer digerakkan dalam
medan magnet U.Selama kumparan tsb bergerak
dalam medan magnet jarum galvanometer
menyimpang dari kedudukan seimbangnya, ini
berarti pada kumparan terjadi arus listrik.
Ketika kumparan digerakkan keluar medan magnet
jarum juga menyimpang, ini berarti bahawa arus
kedua berlawanan arah dengan gerakan pertama..
Pada percobaan diatas dapat dikatakan bahwa pada
ujung-ujung kumparan timbul gaya gerak listrik
induksi (ggl = beda potensial
Gaya gerak listrik (GGL) induksi adalah energi (usaha)
untuk memindahkan satu satuan muatan listrik yang
dinyatakan sebagai berikut:
ind = - B l v
dimana
ind = gaya gerak listrik induksi (volt)
l = panjang kawat konduktor (m)
v = kecepatan gerak konduktor (m/dt)
B = kuat medan magnet sekitar penghantar (Wb/m2)
b) Hukum Faraday
Berdasarkan percobaan Faraday diketahui bahwa tegangan
listrik yang diinduksikan oleh medan magnet bergantung
pada tiga hal berikut:
1. Jumlah lilitan. Semakin banyak lilitan pada kumparan,
semakin besar tegangan yang diinduksikan.
2. Kecepatan gerakan medan magnet. Semakin cepat garis
gaya magnet yang mengenai konduktor, semakin besar
tegangan induksi.
3. Jumlah garis gaya magnet. Semakin besar jumlah garis
gaya magnet yang mengenai konduktor, semakin besar
tegangan induksi.

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

X
X
X
X
X

Banyaknya garis gaya magnet ( B ) yang dilingkupi oleh


daerah abRQ disebut fluks magnetic (

= cepat perubahan fluks (wb/s)


t

Arah Arus Listrik Induksi

Untuk menentukan arah arus induksi yang dihasilkan pada


penghantar yang digerakkan dalam medan magnet, bisa
digunakan aturan atau kaidah tangan kanan (menyerupai
cara menentukan arah gaya Lorentz) yaitu sebagai berikut
:
ibu jari menunjukkan arah gerakan kawat
penghantar
jari-jari menunjukkan arah medan magnet
arah arus arus ditunjukkan oleh arah telapak
tangan

Contoh Soal 1
Sepotong kawat bergerak dengan kecepatan 1 m/s
memotong tegak lurus medan magnet homogen 0,5 wb/m2.
Bila panjang kawat 10 cm, berapa ggl induksi yang terjadi
pada kawat?
Penyelesaian:
v = 1 m/s
B = 0,5 wb/m2
l = 10 cm = 0,1 m
ditanya:
dijawab: ind = - B l v
= - 0,5 x 0,1 x 1
= - 0,05 volt
Jadi ggl induksi yang terjadi besarnya 0,05 volt (dinyatakan
positif)
Contoh soal 2
Sebuah kumparan mempunyai 600 lilitan. Fluks magnetic
yang dikurungnya mengalami perubahan 5 x 10-5 selama 2 x
10-2 detik. Berapa ggl induksi yang terjadi pada kumparan?
Penyelesaian :
N = 600 lilitan
= 5 x 10-5 weber
= 2 x 10-2 detik
Ditanya:

dijawab:
N
t
5 10 5
600
2 10 2
300 5 10 3
1,5 volt

Magnet dan Medan Elektromagnetik


Efisiensi Transformator ()

b. Penerapan Induksi Elektromagnetik


1.
2.
3.
4.
5.

Relai
Generator arus bolak-balik (AC)
generaotor arus searah (AC)
Arus Pusar (tungku induksi dan rem magnetic)
Transformator (trafo)

atau

Atau

P1
100%
P2

V2 .i1
100%
V1.i1

V2 .i2 .V1.i1

dengan:
efisiensi transformator ( 0 <
V1= tegangan primer (volt)
V2= tegangan skunder (volt)
I1 = arus primer (ampere)
Transformator
I2 = arus skunder (ampere)
Adalah alat untuk memperbesar atau memperkecil tegangan N1= banyaknya lilitan primer
listrik arus bolak-balik yang berdasarkan prinsip induksi
N2= banyaknya lilitan skunder
elektromagnetik.
Traformator penurun tegangan = trafo step down
Contoh soal 3
Transformator penaik tegangan = trafo step up
Sebuah kawat berbentuk persegi panjang dengan luas 20
cm2 diletakkan didalam medan magnet B = 10-2 tesla. Hitung
Dasar kerja transformator
fluks magnet pada kawat tersebut jika :
a. B tegak lurus bidang kawat!
Kumparan primer (N1)
b. B membentuk sudut 300 dengan bidang kawat!
Penyelesaian:
A = 20 cm2 = 20 x 10-4 m2
B = 10-2 tesla
Tegangan output
Ditanya: a. jika B tegak lurus
(V2)
Tegangan
b. jika B membentuk sudut
input (V1)
dijawab:
a. B A sin 90 0

Kumparan skunder (N2)

Symbol transformator
Perhatikan gb diatas!
Jika kumparan primer N1 mengalirkan arus bolak-balik
maka timbul medan magnet yang berubah-ubah pada
seluruh inti besi (teras).
Medan magnet yang berubah-ubah pada teras ini
menimbulkan ggl yang berubah-ubah (arus bolak-balik)
pada kumparan sekunder N2.
Besarnya tegangan input:

V1 N1
t Pers 1

Besarnya tegangan input:

V2 N 2

t pers 2

Bagi pers 1 dengan pers 2, maka diperoleh:


V1
N
1
V2 N 2

Pada tranformator ideal daya input (Pin)


sama dengan daya output (P out)
P in = Pout V1 . i1 = V2 . i2

Keterangan :
V1 = tegangan primer atau tegangan input
V2 = tegangan skunder atau tegangan output
N1 = jumlah lilitan primer
N2 = jumlah lilitan skunder
P in = daya yang masuk (watta)
P out = daya yang keluar (watt)
I in = arus yang masuk (A)
I out = daya yang keluar (A)

10 2 20 10 4 1
2 10 5 weber

b. B A sin

10 2 20 10 4 sin 30 0
2 10 5 0,5
10 5 weber

Contoh soal 4
Sebuah transformator step down digunakan untuk
mengubah tegangan dari 220 volt menjadi 24 volt. Bila
jumlah lilitan primernya 275 lilitan, berapa jumlah lilitan
skundernya?
Penyelesaian:
V1 = 220 volt
V2 = 24 volt
N1 = 275 lilitan
Ditanya: N2?
Dijawab: V1
N
1
V2 N 2

N2

275 24
30 lili tan
220

Contoh soal 5:
Sebuah transformator step down dengan efisiensi 80%
mengubah tegangan 1000 volt menjadi 220 volt.
Transformator tsb digunakan untuk menyalakan lampu 220;
40 watt. Berapa besar arus pada bagian primer?
Penyelesaian:
Pout = 40 watt
Vin = 1000 volt Pout 100% I p Pin
Vp
Pin
Vout = 220 volt
P
= 80%
Pin out 100% 50
Ditanya: Pin?

10000
Dijawab:
40
0,05 Ampere

100%
80%
50 watt

Magnet dan Medan Elektromagnetik

TUGAS 2
1) Apakah yang dimaksud dengan bahan yang bersifat
ferromagnetic, paramagnetic dan diamagnetic?
2) Sepotong kawat bergerak dengan kecepatan 0,5 m/s
memotong tegak lurus medan magnet homogen 2
wb/m2. Bila panjang kawat 5 cm, berapa ggl induksi
yang terjadi pada kawat?
3) Sebuah kumparan mempunyai 1000 lilitan. Fluks
magnetic yang dikurungnya mengalami perubahan 20 x
10-5 selama 5 x 10-2 detik. Berapa ggl induksi yang
terjadi pada kumparan?
4) Sebuah kawat berbentuk persegi panjang dengan luas
25 cm2 diletakkan didalam medan magnet B = 2 x 10-2
tesla. Hitung fluks magnet pada kawat tersebut jika :
a. B tegak lurus bidang kawat!
b. B membentuk sudut 300 dengan bidang kawat!
5) Sebuah transformator step up digunakan untuk
mengubah tegangan dari 220 volt menjadi 500 volt. Bila
jumlah lilitan primernya 400 lilitan, berapa jumlah
lilitan skundernya?
6) Sebuah transformator step down dengan efisiensi 75%
mengubah tegangan 1000 volt menjadi 220 volt.
Transformator tsb digunakan untuk menyalakan lampu
220; 100 watt. Berapa besar arus pada bagian primer?

Magnet dan Medan Elektromagnetik


SOAL-SOAL
1. Medan magnet dapat ditimbulkan oleh
1. muatan listrik yang bergerak
2. konduktor yang dialiri arus listrik
3. konduktor yang dialiri arus bolak-balik
4. muatan listrik yang tidak bergerak
Pernyataan yang benar yaitu ...
a. 1,2 dan 3
d. 4 saja
b. 1 dan 3
e. Semua benar
c. 2 dan 4
2. Bila kawat dialiri arus diletakkan diatas sebuah
kompas, maka jarum kompas ...
a.
tidak terpengaruh oleh arus listrik
b.
menyimpang ke arah tegak lurus kawat
c.
cenderung menyimpang ke arah sejajar kawat
d.
cenderung menyimpang searah dengan arus
e.
berputas terus menerus
3. besar kuat medan magnet di suatu titik yang letaknya
sejauh r dari suatu penghantar lurus yang dialiri arus
listrik ai adalah sebanding dengan ...
a.
I
d. I/r
b.
rI
e. I(rI)
c.
r/I
4. Sehelai kawat lurus dibentangkan dari timur ke barat.
Apabila kawat tersebut dialiri arus dalam arah barat
ke timur, dimana arah induksi magnetik di atas kawat?
a.
ke utara
d. ke timur
b.
ke selatan
e. ke bawah
c.
ke barat
5. Sebuah muatan positif bergerak dari arah utara ke
selatan dalam ruang bermedan magnet (arah dari
timur ke barat) ke arah mana muatan tersebut akan
dibelokkan ...
a.
timur
d. bawah
b.
barat
e. tidak dibelokkan
c.
atas
6. Sebuah kawat yang berbentuk lingkaran dengan jarijari 1 dialiri arus i. Besar kuat medan magnet pada
pusat lingkaran itu adalah ...
a.
tidak bergantung pada i
b.
sebanding dengan i2
c.
berbanding terbalik dengan i
d.
berbanding lurus dengan i
e.
berbanding terbalik dengan i2
7. Induksi mgnetik di sebuah titik yang berada di tengah
sumbu selenoida yang berarus listrik berbanding ...
1. lurus dengan jumlah lilitan
2. lurus dengan besar kuat arus
3. lurus dengan besarnya permeabilitas zat dalam
solenoida
4. terbalik dengan panjang solenoida
pernyataan di atas yang benar adalah ...
a.
1,2 dan 3
d. 4 saja
b.
1 dan 3
e. semua benar
c.
2 dan 4
8. Suatu solenoida panjang 2 meter dengan 800 lilitan
dan jari-jari 2 cm. Bila solenoida dialiri arus 0,5 A,
maka induksi magnet pada ujung solenoida adalah ...
(0 = 4 x10-7WbA-1m-1)

a.

4 x 10-5 Wb.m-2
8 x 10-7 Wb.m-2
c.
4 x 10-8 Wb.m-2
d.
8 x 10-5 Wb.m-2
e.
2 x 10-2 Wb.m-2
9. Besar gaya yang dialami seutas kawat lurus berarus
listrik di dalam suatu medan magnet yang serba sama
tidak bergantung pada ...
a.
posisi kawat di dalam medan magnet
b.
panjang kawat
c.
kuat arus listrik yang melalui kawat
d.
jenis kawat
e.
kuat medan magnet dimana kawat berada
10. Arah garis gaya magnet di pusat lingkaran O adalah ...
b.

a.

b.
c.
d.
e.

tegak lurus bidang kertas menjauhi


pembaca
tegak lurus bidang kertas mendekati
pembaca
menuju O melalui A
meninggalkan O melalui A
meninggalkan O melalui B

11. Sebuah muatan sebesar +q bergerak dengan kecepatan


v didalam suatu medan magnet serba sama yang
mempunyai induksi magnetik B. Bila sudut yang
dibentuk oleh v dan medan magnet 300, maka muatan
tersebut mengalami gaya sebesar ...
a.
qB/2v
d. B/2qv
b.
vB/2q
e. qvB/2
c.
q . v/2B
12. Elektron yang bergerak dengan kecepatan 5x104 m/s
sejajar dengan kawat berarus 10 A. Pada jarak 1 cm
dari kawat akan mendapat gaya ...
(e =1,6x10-19 C, 0/4 = 10 -7 Wb/A.m)
a. 3,2 x 10-18 N
d. 8 x 10-21 N
-18
b 1,6 x 10 N
e. 8 x 10-20 N
c. 1,6 x 10-20 N
13. Sehelai kawat yang dialiri arus listrik dengan arah ke
barat diletakkan dalam medan magnet yang arahnya
ke atas. Gaya yang dialami kawat tersebut arahnya ...
a.
ke atas
d. ke selatan
b.
ke bawah
e. ke timur
c.
ke utara
14. Seutas kawat lurus panjang 30 cm dialiri arus sebesar
25 A. Diletakkan dalam medan magnet dengan
kerapatan fluks B = 8x10-4 Wb/m2. Apabila kawat
tersebut membentuk sudut 300 terhadap B. Tentukan
besar gaya lorentz!
a.
1 x 10-3 N
d. 4 x 10-3 N
b.
2 x 10-3 N
e. 5 x 10-3 N
c.
-3
3 x 10 N
15. Dua buah kawat lurus yang sangat panjang diletakkan satu dari yang lain pada jarak r. Kedua kawat
masing-masing dialiri arus searah i yang arahnya
sama. Maka kedua kawat itu akan ...
a.
tolak-menolak dengan gaya sebanding r
b.
tarik menarik dengan gaya sebanding r-2
c.
tolak-menolak dengan gaya sebanding r-1
d.
tarik menarik dengan gaya sebanding r-1
e.
tarik menarik dengan gaya sebanding r2

Magnet dan Medan Elektromagnetik


16. Pada dua kawat sejajar yang masing-masing dialiri
arus listrik yang sama besar, timbul gaya yang
besarnya 2x10-7 N jarak antara kedua kawat itu 1 m.
Besar arus dalam setiap kawat adalah ...
a.
1/8 A
d. 1 A
b.
A
e. 2 A
c.
3/2 A
17. Kawat lurus panjangnya 2 m, digerakkan memotong
tegak lurus pada medan magnet dengan kecepatan 12
m/s lalu tejadi beda potensial antara ujung-ujung
kawat sebesar 1,8 V. Berapakah rapat fluks medan
magnet itu?
a.
6 x 10-2 Wb/m2 d. 7,5 x 10-2 Wb/m2
b.
6,5 x 10-2 Wb/m2
e. 8 x 10-2 Wb/m2
c.
-2
2
7 x 10 Wb/m
18. Rangkaian kawat PQRS terletak dalam medan magnet
yang kuat medannya 0,5 Wb/m2 dan arahnya masuk
bidang kertas. Bila kawat AB digeser ke kanan
dengan kecepatan 4 m/s, gaya gerak listrik induksi
yang terjadi adalah ...
x
x
x
x
x
x x
P
A
x
x
x
Q
3 cm x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
x
R
B
x
x
x S
x
x
x
x
x
x
x
a.
1 V dengan arah dari A ke B
b.
1 V dengan arah dari B ke A
c.
4 V dengan arah dari A ke B
d.
4 V dengan arah dari B ke A
e.
10 V dengan arah dari A ke B
19. Fluks magnet melalui kumparan berubah dari 5x10-6
weber menjadi 0 dalam 3 detik. Berapakah besar GGL
yang timbul?
a.
3 x 10-6 V
d. 5 x 10-6 V
b.
-6
4 x 10 V
e. 5/3 x 10-6 V
c.
-6
4/3 x 10 V
20. Sebuah terafo kumparan primernya 1000 lilitan dan
kumparan sekundernya 200 lilitan, tegangan bolakbalik pada kumparan primer 600 V. Berapa tegangan
pada kumparan sekunder?
a.
120 V
d. 280 V
b.
180 V
e. 300 V
c.
240 V
21. Sebuah trafo step up mengubah tegangan 25 V
menjadi 250 V. Jika efisiensi trafo itu 80% dan
kumparan sekundernya dihubungkan dengan lampu
250V / 50W, maka arus dalam kumparan primernya ...
a.
5,8 A
d. 1,0 A
b.
2,5 A
e. 0,5 A
c.
1,5 A
22. Sebuah kawat lurus 50 cm bergerak dengan kelajuan
20 cm/s memotong secara tegak lurus suatu medan
magnet 0,05 T. GGL induksi pada kawat tersebut
adalah ...
a.
0,5 V
d. 0,04 V
b.
0,4 V
e. 0,005 V
c.
0,05 V

23. Sebuah kawat cincin berjari-jari 7 cm, besar induksi


magnetik pada 5 cm dari pusat cincin adalah 2x10-5
Wb. Maka arus listrik pada kawat cincin tersebut
adalah ...
a.
1A
d. 5 A
b.
2A
e. 7 A
c.
3A
24. Sebuah toroida berjari-jari 8 cm dengan jumlah lilitan
500 lilitan memiliki arus listrik 4 A. Besar induksi
elektromagnetik pada titik pusat toroida adalah ...
a.
5 x 10-3 Wb/m2 d. 20 x 10-3 Wb/m2
b.
10 x 10-3 Wb/m2
e. 25 x 10-3 Wb/m2
c.
15 x 10-3 Wb/m2
25. Suatu bidang yang berbentuk lingkaran berjari-jari 5
cm ditembus oleh garis gaya sebesar 2 x 10-5 weber
secara tegak lurus. Di sebuah titik yang ada di bidang
tersebut ada medan magnet sebesar ...
a.
8 mT
d. 2 mT
b.
5 mT
e. 1 mT
c.
4 mT
26. Sebuah proton ditembakkan horisontal ke barat
menuju ke sebuah kawat vertikal yang dialiri arus ke
atas. Partikel tersebut akan di belokkan ke arah ....
a.
selatan
d. timur
b.
atas
e. utara
c.
bawah
27. Sebuah elektron bergerak sejajar arus listrik pada
kawat horisontal yang arahnya ke utara. Lintasan
elektron berada di bawah kawat. Sepanjang lintasan
tersebut elektron akan mengalami gaya magnet yang
mengarah ke ...
a.
barat
d. bawah
b.
timur
e. atas
c.
selatan
28. Dua buah kawat panjang sejajar berarus listrik saling
tarik menarik dengan gaya persatuan panjang sebesar
F0. Bila salah satu kawat arusnya diperbesar dua kali
dan kawat yang lain diperbesar lima kali, sedangkan
jarak antar keduanya dijadikan empat kali semula.
Berarti gaya tarik menarik antar kedua kawat
menjadi ...
a.
F0
d. 4 F0
b.
F0
e. 5 F0
c.
2,5 F0
29. Sebuah kumparan dengan 1600 lilitan ditembus oleh
fluks magnet sebesar 1,7 x10-3 Wb, Dalam waktu 0,8 s
fluks magnet berubah menjadi 1x 10-4 Wb. GGL
induksi rata-rata yang muncul pada kumparan
adalah ...
30. Kawat AB yang panjangnya 20 cm berada dalam
medan magnet homogen 0,4 T dan hambatan 8 ohm.
Jika kawat AB digerakkan ke kanan dengan kelajuan
50 m/s, gaya magnet yang dialami kawat AB adalah ...
a.
0,5 x 10-2 N
d. 4,0 x 10-2 N
b.
-2
1,5 x 10 N
e. 5,0 x 10-2 N
c.
2,0 x 10-2 N