Anda di halaman 1dari 20

Memasuki usia kehamilan 9 bulan, ibu hamil seringkali mengalami perasaan cemas

menunggu kelahiran bayi. Hal ini dikatakan normal terjadi apalagi bagi anda calon ibu
pertama. Hanya saja apabila berlebihan dan membuat anda tidak nyaman,stres, depresi dan
menganggu aktivitas anda harus segera diwaspadai karena akan menganggu persiapan
melahirkan.
Tidak hanya masalah psikis yang akan menganggu proses persalinan. Beberapa ibu hamil
yang mengeluhkan kondisi fisik selama usia kehamilan 9 bulan harus dicermati, apakah
kondisi normal ataupun kondisi abnormal yang akan mengancam kesehatan ibu dan janin.
Inilah mengapa ibu hamil harus melakukan konsultasi dengan bidan atau dokter kandungan.
Mengingat kondisi ibu hamil berbeda-beda.
Kali ini melalui artikel ini kami akan memberitahu anda mengenai perkembangan janin,
perubahan yang terjadi selama ibu hamil 9 bulan dan solusi untuk menghadapi kehamilan 9
bulan. Dengan demikian anda dapat mengetahui perkembangan dan pertumbuhan yang
normal terjadi selama 9 bulan serta mengatasi keluhan yang terjadi sebari tetap waspada
mengenai kondisi yang tidak diinginkan.

Memasuki usia kehamilan trimester ketiga dimana ibu hamil mengalami banyak perubahan
secara fisik. Bahkan kini ibu hamil memerlukan baju hamil yang dapat membuat ibu merasa
nyaman dalam melakukan aktivitasnya. Perut yang semakin membesar akan mengakibatkan
terjadinya keluhan yang dialami oleh ibu hamil di usia kehamilan ini.
Awal trimeseter ketiga atau pada usia kehamilan 7 bulan, ibu mengalami kondisi psikis
dimana ibu merasa cemas menghadapi persalinan. Hal ini dikategorikan wajar terjadi
mengingat ibu hamil menginginkan kondisi yang terbaik untuk bayi. Hanya saja apabila terus
berlangsung cemas, merasa tertekan dan depresi justru akan membuat proses persalinan
terganggu.
Dukungan dari suami dan orang sekitar sangat diperlukan untuk dapat menjalani proses
persalinan sesuai yang diharapkan. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat anda
mengurangi rasa tertekan menghadapi persalinan, melakukan relaksasi dengan suami akan
membantu mengurangi kondisi tersebut. Adapun ibu hamil yang memilih untuk mengikuti
kelas khusus seperti senam hamil , yoga khusus ibu hamil dan lainnya untuk membantu
proses persalinan.

Perubahan yang paling mencolok adalah perubahan fisik ibu hamil dimana ibu hamil
mengalami kondisi perut yang semakin membesar. Kondisi inilah yang menyebaban ibu
hamil mengalami gangguan /keluhan di usia kehamilan 7 bulan. Apa saja yang dikeluhkan
ibu hamil pada usia 7 bulan? Berikut penjelasannya untuk anda.

Keluhan Kehamilan 7 Bulan

Seperti kita ketahui beberapa keluhan yang terjadi selama kehamilan diantaranya yang
berhubungan dengan mual, gangguan buang air kecil, gangguan buang air besar, aerola yang
berubah warna menjadi gelap, payudara yang semakin membesar, perut bagian bawah yang
bengkak ataupun cairan vagina yang semakin bertambah. Kondisi ini akan semakin
meningkat di usia kehamilan akhir, pada usia kehamilan 7 bulan ibu hamil seringkali
mengeluhkan pencernaan yang tidak teratur, mengalami sakit kaki, kaki bengkak, pinggang
dan pundak yang pegal serta linu.
Ibu hamil yang mengalami gangguan cerna ketika usia kehamilan trimester akhir dapat
disebabkan karena ibu mengalami perubahan hormon di dalam tubuh. Ini yang menyebabkan
sensasi heartburn. Sedangkan untuk kondisi keluhan seperti ibu hamil mengalami nafas
pendek , sesak dan sakit pada bagian kaki, punggung dan pundak dapat disebabkan karena
kondisi fisik ibu hamil dimana perut semakin membesar.

Solusi Untuk Ibu Hamil 7 Bulan


Untuk mengatasi kondisi tersebut, ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimester akhir
harus dapat mengetahui keluhan yang terjadi secara normal ataupun keluhan yang memicu
gangguan kehamilan yang berbahaya. Berikut adalah solusinya untuk ibu hamil di usia 7
bulan:
1. Ibu hamil yang mengalami sembelit sebaiknya cukup minum air 8 gelas perhari
2.Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat sehingga pencernaan lancar
3.Melakukan olahraga teratur seperti jalan-jalan pagi, senam hamil ataupun olahraga lainnya
4.Sedangkan untuk ibu hamil yang mengalami pembengkakan sebaiknya hindari
menggunakan pakaian yang terlalu ketat
5. Ibu hamil yang mengalami kesulitan tidur sebaiknya menghindari kafein
6. Anda dapat membuat jadwal tidur yang teratur untuk membantu ibu hamil rileks
7. Hindari membungkuk yang berlebihan , menekan perut, berjalan tanpa beristirahat. Beri
jeda aktivitas anda.
8. Ibu hamil yang mengalami kegerahan sebaiknya menghindari menggunakan baju yang
kurang menyerap keringat
9.Hindari tempat sempit yang akan membuat pengap dan sesak
10.Jangan kurangi minum meski ibu hamil sering buang air kecil karena akan membuat ibu
hamil dehidrasi

Inilah produk pembakar lemak perut! Turun 8 kg dalam 3 hari, pada saat tidur

Cara termudah menurunkan berat badan! 15 kg dalam 2 minggu, jika minum 2


sendok

Berat turun 63 kg! Turun 12 kg di minggu pertama. Pagi hari saat perut kosong

Sumber : Keluhan Kehamilan 7 Bulan - Bidanku.com http://bidanku.com/keluhan-kehamilan7-bulan#ixzz4CeqIEZNl

Kini, usia kehamilan ibu hamil sudah memasuki usia 4 bulan. Usia ini merupakan tahapan ke
dua kehamilan atau trimester kedua. Banyak ibu hamil yang sudah terbiasa menyikapi
kondisi kehamilan di usia kehamilan ini, meskipun demikian sebagian ibu hamil lagi masih
mengalami kondisi dimana fisik dan psikis menggangu aktivitasnya.

Kondisi kehamilan di usia 4 bulan memang tidak seburuk kondisi diawal kehamilan dimana
perubahan yang seringkali terjadi dipengaruhi oleh hormonal. Pada usia kehamilan ini, ibu
hamil harus mengetahui perubahan yang terjadi secara normal atau kondisi abnormal.
Mengingat banyak sekali keluhan yang terjadi selama kehamilan.Menambah wawasan
seputar kehamilan dan juga konsultasi dengan bidan/dokter kandungan sangat diperlukan.
Perubahan yang terjadi pada ibu hamil berbeda-beda setiap bulannya. Sehingga diperlukan
pemantauan kesehatan baik oleh perubahan yang terjadi dan terasa oleh ibu hamil atau
menggunakan bantuan medis. Perubahan yang terjadi selama kehamilan akan memicu
keluhan selama kehamilan, kali ini kami akan membahas mengenai keluhan yang sering
terjadi pada ibu hamil usia 4 bulan.

Pertumbuhan Janin di Usia 4 Bulan


Pada usia 4 bulan bayi memasuki ukuran tubuh 13 cm dengan berat rata-rata sekitar 140
gram. Bahkan tempurung kepalanya sudah tersusun dan mulai mengeras. Bahkan usia 4 bulan
saraf tulang belakang terselubung oleh lapisan pelindung yang dikenal dengan mielin.
Perkembangan usia 4 bulan ditandai pula dengan kelenjar keringat mulai berkembang pada
seluruh tubuh janin. Bahkan tali pusatnya menjadi saluran sumber makanan yang makin
berkembang dan menguat. Pada usia kehamilan ini, ditandai dengan tubuh yang semakin
membesr diikuti dengan perubahan kelapa yang menjadi proporsional.
Selanjutnya perubahan wajah yang semakin nampak ditandai dengan pertumbuhan bulu mata
dan juga alis yang semakin tumbuh. Kemudian pada bagian kelopak mata yang menutup,

akan tetapi bola matanya sudah dapat bergerak ,bahkan bagian mulut janinpun sudah dapat
terbuka dan tertutup.
Pada bagian tangan, jari-jari sudah mulai terbentuk sedikit demi sedikit dan sudah mulai
tercipta,bagian tangan bayi sudah mulai mengepal.
Pada usia janin 4 bulan, bayi sudah dapat merespon bunyi di luar lingkungannya. Kondisi ini
seringkali digunakan sebagai terapi musik untuk membantu perkembangan janin.
Memasuki minggu pertengahan di usia kehamilan 4 bulan, pembuluh darah sudah mulai
terlihat dipermukaan kulit bayi. Bagian telinganya sudah muncul meskipun belum begitu
sempurna. Bahkan pada usia ini, jenis kelamin sudah mulai dapat dikenali.
Di akhir usia kehamilan 4 bulan, pergerakan bayisudah mulai terasa. Bahkan janin sudah
dapat menelan cairan ketuban dan ginjal yang menandakan adanya pengeluaran metabolisme.
Kini, tubuh bayi dilindungi lapisan lemak bernama vernix caseos, lapisan yang dapat
melindungi bayi dari cairan ketuban. Kondisi ini yang menyebabkan bayi banyak menelan ,
tubuh bayi banyak menyerap air di dalam air ketuban sehingga masuk ke dalam usus besar.

Perubahan Ibu Hamil Usia 4 Bulan


Memasuki usia 4 bulan atau trimester kedua kehamilan ibu akan mengalami banyak
perubahan, kondisi perubahan yang dialami oleh ibu hamil ada yang harus disikapi sebagai
tanda adanya perubahan abnormal adapula yang merupakan kondisi normal di dalam tubuh
ibu hamil. Kondisi ibu yang mengalami perkembangan dan perubahan selama bulan ke 4 ini
seringkali ditandai dengan perubahan fisik.
Kondisi yang muncul di usia 4 bulan kehamilan diantaranya adalah ibu hamil mengalami
linea yaitu garis gelap yang memanjang pada bagian perut. Garis ini memanjang dari bagian
perut ke sekitar alat kewanitaan hingga pusar yang disebkan karena terjadinya peregangan
kulit .
Selanjutnya daerah leher ibu hamil yang terlihat berwarna hitam meskipun demikian kondisi
ini bukan merupakan pertanda gangguan kesehatan yang membahayakan kesehatan ibu dan
janin. Perubahan warna kulit pada ibu hamil lazim terjadi. Selama kehamilan anda akan
menemukan garis hitam pada bagian muka, tangan atau tubuh lainnya. Hal ini terjadi karena
adanya perubahan pigmen selama kehamilan .
Selain itu di usia kehamilan 4 bulan, ibu hamil mengalami perubahan kulit tubuh dan bagian
payudara yang semakin gelap dikarenakan bagian kulit uterus memerlukan 25% lebih banyak
darah dibandingkan kondisi normal .
Bahkan ketika ibu hamil jantung akan memompa lebih banyak di dalam darah dan mensuplai
kebutuhan tubuh di badan ibu hamil. Bahkan kapasitas paru-paru akan berkurang yang
menyebabkan ibu hamil di usia kehamilan ini akan lebih mudah lelah bahkan hingga
megalami kesulitan bernafas.
Meskipun dmikian, berbahagialah pada usia ini, ibu akan mengalami kondisi dimana
mengenali gerakan bayi sehingga ibu dapat mengetahui respon janin di dalam tubuh.

Mendengarkan musik dan mengobrol bersama dengan bayi adalah salah satu alternative
untuk mengajaknya bermain dan menstimulasi kemampuan selama di dalam kandungan.

Solusi Untuk Ibu Hamil di Usia 4 Bulan


Di usia kehamilan 4 bulan, ibu hamil sudah dapat mengatasi morning sickness, sudah dapat
beradaptasi dengan perubahan hormon kehamilan bahkan sudah dapat mengetahui gerakan
janin. Meskipun demikian ibu hamil di usia 4 bulan yang masih merasakan keluhan
kehamilan, berikut adalah solusinya untuk anda:
1. Morning Sickness yang berhubungan dengan mual muntah pada ibu hamil dapay diatasi
dengna bantuan suami. Taukah anda bahwa elusan/belaian bagian kepala , punggung, pundak
dan pijatan tangan yang rileks dari suami akan membuat anda tenang,sehingga mengurangi
risiko morning sickness.
2.Selanjutnya yang berhubungan dengan sakit kepala, ibu hamil yang mengalaminya
diharuskan banyak minum air, berada di ruangan yang tenang, udara yang cukup segar
sehingga dapat mengurangi keluhan kehamilan di usia 4 bulan .
3.Tidak jarang ibu hamil mengalami kelelahan, hal ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan
hormonal.Untuk membuatnya kembali tenang anda dapat mengikuti kelas yoga dan olahraga
khusus ibu hamil agar dapat menjaga kesehatan selama kehamilan .
4. Pada usia 4 bulan ibu hamil seringkali mengalami kegerahan.Ibu hamil sering berkeringat
dan kepanasan. meskipun dirasa wajar akan tetepi bila menganggu sebaiknya anda
menggunakan baju dengan bahan yang mudah menyirap keringat. Jangan lupa
mengkonsumsi air sebanyak 8 gelas perhari.
5. Banyak juga yang merasakan mengidam, yaitu kondisi dimana ibu hamil menginginkan
konsumsi makanan tertentu, Bagi anda yang mengalami kondisi ini sebaiknya
memperhatikan kebutuhan tubuh anda. Mengidam dapat pula menjadi salah satu pertanda
bahwa tubuh anda membutuhkan gizi/nutrisi tersebut.Misalnya ibu hamil yang mengidam
mangga muda, bisa saja tubuh membutuhkan asam folat sehingga membutuhkannya dari
buah mangga muda .
6. Sakit pada bagian kanan atau kiri perut dirasa normal apabila hanya terjadi beberapa kali.
Hanya saja apabila anda mengalami rasa nyeri pada bagian kiri dan kanan perut disertai
dengan pendarahan harus segera dikonsultasikan ke dokter agar tidak terjadi masalah yang
berhubungan dengan gangguan perkembangan dan pertumbuhan janin .

Makanan ini musuh terburuk lemak! Turun 23 kg dalam satu bulan! Di pagi hari

Berat turun 63 kg! Turun 12 kg di minggu pertama. Pagi hari saat perut kosong

Makanan ini musuh terburuk lemak! Turun 23 kg dalam satu bulan! Di pagi hari

Sumber : Keluhan Ibu Hamil 4 Bulan - Bidanku.com http://bidanku.com/keluhan-ibu-hamil4-bulan#ixzz4CeqYyYkl


ini tidak terasa anda sudah memasuki trimester akhir kehamilan. Persiapan persalinan
semakin dekat. Berat badan ataupun panjang tubuh janin akan bertambah dengan cepat
sehingga anda yang kini memperhatikan kondisi tubuh fisik yang semakin membesar.

Perkembangan janin di trimester ketiga akan dibahas pada artikel ini yang berhubungan
dengan perkembangan janin selama trimestre akhir dan perubahan fisik selama
kehamilan.Berikut ini adalah seputar pertumbuhan dan perubahan kehamilan di trimester
ketiga.
Perkembangan janin pada trimester ketiga terdiri dari bulan ke 7, bulan ke 8 dan bulan ke 9
kehamilan. Berikut adalah perkembangan janin sesuai dengan usia kehamilan di trimester
ketiga:

Perkembangan Janin Pada Usia 7 Bulan


Pada usia kehamiland di awal 7 bulan ditandai dengan perubahan ukuran, misalnya saja pada
ukuran kepala janin sudah proporsional dengan tubuhnya. Bahkan dahi dan alis sudah mulai
tumbuh dengan sempurna,bahkan bulu halus pada tubuh bayi sudah mulai tumbuh dengan
sempurna.
Bahkan di pertengahan usia kehamilan 7 bulan yaitu usia kehamilan 30-31 minggu dimana
bayi sudah dapat menendang-nendang, tulang janin yang masih lentur akan tetapi seiring
berjalan waktu akan semakin keras dan membuat janin lebih sempurna. Latihan proses
bernafas sudah dialami oleh bayi pada minggu-minggu ini .Bahkan syaraf otak akan terus
menerus berkembang dengan pesat
Diakhir perkembangan janin di bulan ke 7 adalah lapisan pelindung bayi yang mulai
menghilang dan paru paru semakin berkembang. Bahkan pupil berfungsi akan mengenyit dan
melepar pada saat terekspos dengan cahaya atau kegelapan.Bahkan pada 32 akan mencakup
berat badan yang bertambah semakin cepat dan menambah lemak di dalam tubuh untuk
persiapan menghadapi persalinan di dunia luar.

Perkembangan Janin Pada Usia 8 Bulan


Diawal usia kehamilan 8 bulan dahi dan bulu mata janin semakin berkembang , bahkan kini
sudah mulai berkedip dan apabila bila janin laki-laki, testikalnya mulai terbentuk dengan
sempurna pada minggu awal trimester ketiga.

Memasuki minggu pertengahan bayi yang terus berkembang, gerakan bayi semakin terbatas
karena ruang gerak dan perkembangan berat badan janin di minggu ini sudah memasuki paruparu yang semakin berkembang.Terakhir adalah pada usia kehamilan di 8 bulan, Bayi yang
janin tepat waktu aken mengalami perkembangan di minggu 36 dimana kepala di bawah
sehingga siap menjelang persalinan.
Bahkan sejalan dengan bertambahnya usia kandungan kehamilan dari minggu-ke minggu
berat janin akan semakin bertambah dan tubuh janin semakin kuat. Bahkan gerakan janin
akan semakin berkurang dikarenakan ukuran tubuhnya yang semakin berkurang.

Perkembangan janin pada usia 9 bulan


Bulan yang menengangkan yang ditunggu oleh semua ibu hamil, pada bulan ke 9 di awal
minggu pertama 37 minggu. Kali ini bayi mulai mengeluarkan salah satu hormon yaitu
cortisone yang dapat membantu untuk mematangkan fungsi pernafasan bayi, bahkan periode
ini sudah siap karena tubuh matang dan bisa bekerja sendiri.
Selanjutnya pada perkembangan usia di minggu-minggu pertengahan maka kulit janin sudah
tampak berwarna merah jambu dan sistem saraf sudah semakin berkembang. Bahkan di usia
kehamilan 9 bulan minggu pertengahan inilah yang menyebabkan sudah menyimpan lemak
yang cukup di dalam tubuhnya dan bertahan stabil sampai dilahirkan.
Antibodi yang dimiliki oleh tubuh bayi akan membantu dalam menjaga kesehatan di awal
kelahirannya. Sedangkan memasuki trimester akhir di bulan 9 , kemungkinan bayi lahir pada
HPL hanya terjadi 5% dari kehamilan dengan kata lain dapat terjadi lebih awal ataupun lebih
akhir. Hanya saja penting untuk anda melakukan konsultasi dengan dokter anda untuk
mengetahui kondisi janin dan sehingga terhindar dari resiko yang membahayakan.
Selain perkembangan janin. perubahan fisik dan psikis ibu hamil di trimester ketiga harus
diperhatikan. Salah satunya adalah perubahan yang terjadi ketika trimester ketiga ditandai
dengan perubahan tubuh, dimana perut ibu hamil semakin membesar. Selain itu tidak
menutup kemungkinan ibu hamil kini mengalami kondisi perubahan emosional dalam
mempersiapkan persalinan sehingg membutuhkan dukungan dari suami dan keluarga
terdekat.
Untuk itu, kali ini ibu hamil dapat mengetahui perubahan tubuh ibu hamil yang berhubungan
dengan trimester ketiga kehamilan. Berikut ini perubahan yang terjadi pada saat ibu hamil
memasuki kehamilan di minggu ke 29-40 , menjelang persalinan :

Sakit Punggung
Keluhan yang dialami oleh ibu hamil pertama adalah mengalami sakit punggung, sakit
punggung pada ibu hamil di trimester akhir dikarenakan beban berat yang dibawa oleh ibu
hamil di dalam kandungan.
Meskipun tidak membahayakan akan tetapi dapat menganggu kenyamanan ibu hamil,
sehingga disarankan untuk menghindari menggunakan sepatu hak tinggi, hindari juga untuk
mengangkat berat badan yang berat. Bahkan untuk berdiri dan berjalan maka tubuh ibu harus
dengan posisi punggung dan bahu tegak akan dapat mengurangi kondisi sakit punggung.

Sesak Nafas
Keluhan yang semakin terasa di trimester akhir kehamilan adalah susah bernafas dimana ibu
mengalami diafragma yang menekan paru-paru ibu. Akan tetapi setelah kepala bayi turun dari
rongga panggul pada usia 2-3 minggu maka akan mengalami kondisi yang lebih baik.
Sesak Nafas pada ibu hamil di trimester ketiga dapat dikategorikan kondisi normal, anda
hanya membutuhkan waktu untuk beristirahat, sedangkan apabila setelah beristirahat dan
tidak mengalami kondisi yang membaik sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter
kandungan dan bidan untuk mengetahui yang terjadi. Beberapa yang berhubungan dengan
pernafasan ibu hamil juga dikarenakan adanya kondisi heart burn yang merasa dada panas
serasa terbakar, meskipun akan hilang dengan sendirinya apabila tekanan pada bagian tubuh
bayi di bawah tulang iga.
Sesak nafas ini dapat dibantu dengan olahraga yang rutin sesuai dengan kondisi fisik ibu
hamil, salah satunya adalah dengan mengikuti senam hamil untuk menguragi keluhan sesak
nafas selama kehamilan khususnya di trimester ketiga kehamilan. Adapun jenis olahraga yang
dipilih oleh ibu hamil dapat disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebutuhan ibu hamil, setiap
ibu hamil akan memiliki kondisi yang berbeda beda.

Kontraksi dan Masalah Tidur


Selanjutnya yang berhubungan dengan perubahan yang terjadi pada trimester ketiga
kehamilan adalah dimana ibu mengalami kondisi kontraksi palsu atau dikenal dengan istilah
braxton Hicks yang ditandai dengan rasa sakit ringan , hilang pada saat istirahat dan
mengalami kondisi yang tidak teratur.
Ini seringkali dikenali oleh sebagian ibu hamil sebagai tanda persalinan padahal pada
kenyataannya tidak demikian, ini hanya sebuah kontraksi yang akan mereda setelah anda
istirahat sejenak berbeda dengan kontraksi menjelang persalinan.
Sedangkan masalah tidur lainnya yang berhubungan dengan perut yang semakin membesar
dan menendang di malam hari sehingga membuat ibu kesulitan untuk tidur nyenyak. Bagi ibu
yang mengalami kondisi ini sebaiknya dapat menghindari dengan berbagai alternatif,
misalnya dengan menggunakan aroma terapi atau musik klasik yang aan membantu anda
untuk tidur nyenyak ketika malam hari.

Buah ini membuat berat badan turun! Hati-hati, berat turun hingga 1 kg per hari

Berat turun 63 kg! Turun 12 kg di minggu pertama. Pagi hari saat perut kosong

Saya turun 26 kg dalam 7 HARI! Sangat mudah! Lihat panduannya DI SINI >>>

Sumber : Seputar Pertumbuhan dan Perubahan Kehamilan di Trimester Ketiga - Bidanku.com


http://bidanku.com/seputar-pertumbuhan-dan-perubahan-kehamilan-di-trimesterketiga#ixzz4CeqoZZkc
Memasuki usia kehamilan 4-6 bulan atau dikenal dengan istilah trimester kedua sangat
membahagiakan terlabih bagi anda kini yang terus memantau perkembangan dan
pertumbuhan janin. Kondisi dimana ibu mengalami mual dan muntah (morning sickness)
sudah mulai berkurang dan juga kondisi badan ibu merasa lebih nyaman dari trimester
pertama.

Meskipun demikian bukan berarti pada trimester kedua anda dapat menghindari keluhan yang
terjadi pada kehamilan. Ibu hamil akan mengalmi keluhan kehamilan yang dapat
dikategorikan normal atau membahayakan kesehatan janin.
Artikel kali ini akan membahas mengenai keluhan yang mungkin terjadi pada ibu hamil
sehingga menyebabkan ibu hamil tidak nyaman tentu saja dengan solusi agar terhindar dari
keluhan tersebut. Bahkan pada ibu hamil sendiri dapat mengamati tanda bahaya kehamilan
dari keluhan yang terjadi selama kehamilan trimester kedua.
Untuk itu, kini kami akan membantu anda untuk membantu memberikan gambaran mengenai
perubahan yang terjadi selama trimester kedua. Berikut ini adalah kondisi ibu hamil pada saat
trimester kedua yang :

Peru
t Semakin Membesar
Kondisi perut yang semakin membesar merupakan salah satu kondisi fisik yang sangat
terlihat di trimester kedua. Pembesaran pada trimester kedua akan bertumbuh sekitar 1 cm
setiap satu minggu. Bahkan pada kehamilan 20 minggu bagian atas rahim yang sejajar
dengan puser.

Lebih Sering Sendawa dan Buang Angin


Ibu hamil di trimester kedua lebih sering mengalami buang angin. Bahkan tidak itu saja, ibu
hamil lebih sering mengalami keluhan seperti sendawa, dimana usus lebih meregang dan
akan merasakan kembung. KOndisi ini wajar terjadi yang baik adalah menghindari makanan

yang mengandung kandungan gula berlebih, makanan yang mengandung gas, bawang merah
dan soda.

Kondisi Nyeri Pada Ulu Hati


Selain itu kondisi yang berbeda untuk yang terjadi pada bagian bawah perut bagian atas akan
tetapi tidak berhubungan dengan jantung. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan asam
lambung yang terjadi selama kehamilan. Bahkan perasaan timbul pada ibu hamil di trimester
kedua ini dipicu juga karena adanya hormon progesterone yang meningkat dan mengalami
relaksasi dari otot saluran cerna ketika rahim yang membesar dan mendorong bagian atas
perut dan menyebabkan naik ke kerongkongan.
Kondisi ini tidak selamanya merugikan ibu hamil dikarenakan adanya relaksasi pada otot
saluran cerna dan gerakan makanan yang lebih lambat inilah yang menyebaban nutrisi
menjadi sulit terserap lebih banyak. Untuk menjaga agar terhindar dari rasa nyeri di ulu hati
salah satunya adalah dengan menjauhi makanan yang pedas, makanan berminyak dan
menganduk lemak yang lebih.

Nyeri Perut
Kondisi sakit perut yang dialami oleh ibu hamil di trimester kedua diantaranya dikarenakan
perut yang semakin membesar, sehingga seringkali dikeluhkan pada kehamilan 18-24 minggu
yang akan mengalami nyeri pada bagian perut bagian bawah serasa ditusuk dan tertarik di
kedua sisi, bahkan hingga kejang ataupun kram.
Kondisi ini dikarenakan peregangan ligamentum dan juga otot yang menahan rahim semakin
membesar sehingga ibu hamil mengalami nyeri yang tidak menetap. Walaupun demikian
untuk mengatasi keluhan ini, ibu hamil dapat juga mengatasi dengan berbaring atau duduk
beristirahat dengan posisi yang nyaman.

Pusing
Pada awal kehamilan di trimester pertama ibu hamil seringkali mengeluhkan rasa pusing, kini
di trimester kedua rasa pusing masih terasa. Bahkan untuk beberapa ibu hamil sering terasa.
Pusing yang terjadi karena adanya pembesaran dan rahim yang menekan pada pembuluh
darah besar yang mengakibatkan tekanan pada darah menjadi menurun.
Bahkan dapat juga terjadi pada ibu hamil dikarenakan ibu hamil kekurangan zat besi yang
menyebabkan anemia ditandai dengan pusing saat mengubah posisi. Kondisi pusing ini dapat
juga diatasi dengan menghindari perubahan tekanan darah yang mendadak seperti melakukan
perubahan posisis yang bertahap dan perlahan untuk mengurangi rasa pusing yang terjadi
selama kehamilan trimester kedua.

Perubahan Kulit, Rambut dan Kuku


Ibu hamil yang memasuki trimester kedua kehamilan seringkali merasakan perubahan kulit
yang ditandia dengan garis kecoklatan dan mulai terlihat pada bagian puser yang disebut
dengan linea nigra.

Warna kecoklatan yang terjadi pada waah yang disebut dengna chloasma atau topeng
kehamilan seringkali muncul di trimester kedua kehamilan yang menjadi salah satu tanda
bahwa ibu hamil sedang kekurangan asam folat.
Berbeda dengan pertumbuhan rambut dan kuku yang disebabkan karena adanya perubahan
hormonal selama kehamilan. Kondisi ini akan membuat kuku tumbuh lebih kuat dan tumbuh
rambut yang lebih lebat. Hanya saja untuk kondisi ini akan berkurang dengan sendirinya
setelah bayi lahir.

Kram dan Bengkak


Selanjutnya yang berhubungan dengan perubahan di trimester kedua yaitu kram. Kondisi
kram pada kaki yang sering terjadi pada ibu hamil karena otot pada kaki timbul karena
sirkulasi darah yang lebih lambat saat kehamilan. Kondisi ini wajar terjadi selama kehamilan.
Untuk mengatasi kram kaki ibu hamil dapat diatasi dengan menaikan kaki , minum kalsium
yang cukup dan juga berolahraga khusus ibu hamil sehingga tidak begitu sakit mengeluhkan
kram kaki.
Selanjutnya yang berhubungan dengan pembengkakan. Pembengkakan pada saat hamil, yang
seringkali dialami oleh empat dari sepuluh wanita hamil. Kondisi pembengkakan ini terjadi
karena adanya peningkatkan hormon dan cairan selama kehamilan. Pada trimester kedua ini
akan tampak sedikit pembengkakan pada wajah, tangan dan kaki. KOndisi pembengkakan
dapat terjadi karena posisi duduk ataupun berdiri yang terlalu lama.
Oleh karena itu selama trimseter kedua kehamilan ibu dapat menghindari kebiasan ketika
mengambil barang secara membungkuk dikarenakan akan membuat perut tertekan.
Sebaiknya ibu hamil yang akan mengambil barang lebih rendah dari tangan anda, usahakan
untuk memilih posisi jongkok.
Selain itu di usia kehamilan di trimester kedua usahakan untuk tidak terlalu melakukan
gerakan yang berat, hal ini dikarenakan akan menganggu kesehatan. Hindari juga melakukan
gerakan yang tiba-tiba secara spontan atau membalikan badan dengan cepat , hal ini yang
akan membahayakan kondisi janin anda di trimester kedua.
Ibu hamil ditrimester kedua di usahakan untuk banyak istirahat agar kondisi organ dapat
bekerja dengan baik, diantaranya hati, jantung dan paru-paru akan berfungsi dengan baik dan
mendukung kesehatan ibu hamil. Hindari menggunakan sepatu ataupun sandal hak yang
tinggi sehingga akan menggangu kondisi ibu hamil di trimester kedua.
Bahkan ketika anda tertidur sebaiknya posisikan menyamping untuk menjaga kehamilan
dengan baik. Anda juga dapat menggunakan pakaian yang nyaman ketika tidur terlebih untuk
membuat anda terhindar dari kegerahan. Bahkan untuk beraktifitas sebaiknya gunakan
pakaian dalam yang nyaman sehingga tidak membuat ibu sakit pada bagian payudara yang
semakin membesar di trimester kedua.
Terakhir adalah kondisi psikis ibu hamil,dimana ibu hamil dapat menghindari stress yang
dapat mengakibatkan gangguan pada kesehatan ibu dan janin. Anda dapat mencari dukungan
dari suami dan keluarga terdekat untuk membuat kehamilan anda semakin menyenangkan
dan terhindari dari rasa terbebani memasuki trimester akhir .

Lipatan lemak perut menghilang dalam 3 hari! Sebelum tidur saya minum

Berat turun 63 kg! Turun 12 kg di minggu pertama. Pagi hari saat perut kosong

Inilah produk pembakar lemak perut! Turun 8 kg dalam 3 hari, pada saat tidur

Sumber : Seputar Masa Kehamilan di Trimester Kedua - Bidanku.com


http://bidanku.com/seputar-masa-kehamilan-di-trimester-kedua#ixzz4Cer2d8tK
Memasuki usia kehamilan di trimester kedua, kebanyakan ibu hamil sudah tidak mengalami
keluhan yang berat.Terlebih ketika ibu sudah mulai beradaptasi dengan kondisi tubuhnya.
Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan sudah dapat membantu ibu hamil untuk
beradaptasi dengan kehamilannya di usia kehamilan 4-6 bulan ini.

Meskipun demikian bukan berarti semua ibu hamil dapat terbebas dari keluhan kehamilan.
Beberapa ibu hamil bahkan merasakan keluhan dari awal hingga akhir kehamilan. Ibu hamil
harus dapat membedakan keluhan yang biasa dan keluhan yang mengarah pada kondisi
membahayakan.
Melalui artikel kali ini kami akan memberikan gambaran seputar kehamilan di trimester
kedua, keluhan yang sering terjadi, perkembangan janin dan perubahan ibu hamil disertai
dengan tips menghadapi kehamilan di trimester kedua dengan aman dan nyaman.
Berikut adalah perubahan dan perkembangan yang terjadi selama trimester kedua dan yang
harus dilakukan untuk menghadapi kehamilan di trimester kedua.

Kondisi Ibu Hamil

Ibu
hamil memasuki trimester kedua seringkali mengalami linea atau munculnya garis gelap
vertikal di bagian perut. Sekitar perut hingga pusar yang memanjang dan meregang pada
bagian kulit inilah yang menjadi kondisi yang khas pada ibu hamil di usia 4-6 bulan.
Penyebab utamanya karena kandungan yang semakin membesar sehingga kulit meregang.
Perubahan yang terjadi kepada ibu hamil selanjutnya adalah daerah leher dan beberapa
bagian tubuh ibu hamil yang mengalami perubahan warna kulit. Kulit ibu hamil tampak
menjadi semu hitam, pigmen kulit yang berubah ini seringkali dikhawatirkan oleh ibu hamil.
Anda tidak perlu cemas, karena setelah melahirkan akan mengalami kondisi normal kembali.
Seiring dengan usia kehamilan yang semakin bertambah, perawatan yang dilakukan oleh ibu
hamil harus diwaspadai terlebih kandungan bahan kimia yang dapat membahayakan anak
tercinta, sehingga sebaiknya ibu hamil melakukan perawatan alami tanpa menggunakan
bahan-bahan kimia dalam perawatan kulit, rambut dan tubuh selama kehamilan.
KOndisi yang sangat signifikan di usia kehamilan trimester kedua adalah payudara yang
semakin membesar. Kondisi ini dikarenakan menjelang usia kehamilan akhir, produksi susu
sudah mulai dipersiapkan. Bahkan bentuk payudara semakin berubah, menjadi lebih besar
dan cenderung lebih gelap dan mengalami kolostrum yang sudah dihasilkan.
Ketidaknyamanan ibu memasuki trimester kedua dikarenakan ibu hamil pada trimester kedua
mengalami perubahan pada area kewanitaan yang cenderung mengalami kondisi seperti
keputihan. Kondisi ini harus dicermati oleh ibu hamil, keputihan yang normal tidak
membahayakan akan tetapi apabila mengalami keputihan yang disertai dengan bau,
berwarna , gatal dan rasa sakit pada area kewanitaan harus diwaspadai. Konsultasikan dengan
dokter kandungan atau bidan mengenai masalah keputihan yang tidak normal tersebut.

Delapan dari sepuluh ibu hamil mengeluhkan kondisi yang tidak nyaman dengan bagian
kepala selama trimester kedua. Ibu hamil lebih cenderung mengalami sakit kepala akibat
volume darah yang terus bertambah. Bahkan apabila ibu hamil mengalami kondisi psikis
yang bermasalah akan mengakibatkan sakit kepala yang lebih berat dibandingkan ibu hamil
tanpa tekanan.
Berbeda dengan trimester awal, pada usia kehamilan ibu di trimester kedua seringkali ibu
mengalami kenaikan berat badan dikarenakan mengalami kenaikan nafsu makan yang
bertambah dan mengalami perubahan fisik yang lebih signifikan.
Kondisi ini diperparah dengan timbulnya keluhan pegal-pegal, sakit punggung dan lebih
mudah lelah pada ibu hamil. Beberapa ibu hamil mengalami kondisi yang semakin berat
diakhir usia kehamilan trimester kedua. Bahkan karena kondisi yang tidak nyaman ini
membuat ibu mengalami gangguan tidur, lebih sensitif dan timbulnya gangguan seperti noda
dan jerawat.

Perkembangan Janin di Trimester Kedua


Kali ini kami akan membantu anda memberikan gambaran mengenai usia kehamilan di
trimester kedua yang berhubungan dengan kondisi janin pada usia ini. Kondisi janin di
trimester kedua mengalami perkembangan yang sangat pesat, bahkan dalam membentuk
organ-organ penting.
Perkembangan janin di trimester kedua didahului dengan jari tangan dan juga jari kaki yang
sudah dapat terindentifikasi dengan baik, bahkan sudah dapat terlihat ketika di USG.
Kelengkapan jari tangan dan kaki disertai dengan mulai terbentuknya alis, kelopak mata, bulu
mata dan kuku pada janin sehingga penting sekali untuk menjaga kehamilan dengan
memperhatikan kesehatan ibu dan janin yang dapat mempengaruhi perkembangan dan
pertumbuhan janin.
Masih pada usia awal kehamilan di trimester kedua, sistem saraf dan detak jantung sudah
dapat terdeteksi alat doppler. Bahkan organ reproduksi bayi sudah dapat berkembang dan
janin memasuki ukuran 15-24 dan berat hingga mencapai 113 gram pada awal trimester
kedua kehamilan. Perkembangan semakin signifikan di usia akhir trimester kehamilan kedua
hingga mencapai ukuran 30 cm dan mengalami berat hingga mencapai 900-1000 gram.
Perkembangan bayi yang lebih signifikan terlihat pada usia kehamilan di trimester kedua
dimana kulit bayi dilapisi dengan vernix caseosa yaitu yang melindungi bagian kulit bayi dari
paparan cairan ketuban sebelum bayi lahir. Bahkan perkembangan di akhir usia trimester
kedua ditandai respon bayi yang mudah untuk ditanggapi dengan gerakan dan denyut nadi
sehingga memberikan gerakan yang menyentak dan juga bayi sudah mengalami cegukan.

Tips Menghadapi Trimester Kedua Kehamilan


Sebagian ibu hamil mengalami adaptasi di trimeseter kedua kehamilan sehingga tidak
mengalami keluhan yang begitu menanggangu akan tetapi sebagainnya lagi ibu hamil
mengalami kondisi yang menyiksa membuatnya tidak nyaman.Beberapa keluhan yang
dialami oleh ibu hamil dapat diatasid dengan cara-cara di bawah ini :

1. Usia kehamilan yang semakin bertambah maka seringkali perut yang semakin membesar
akan membebani pencernaan, oleh karenanya ibu seringkali mengalami nyeri ulu hati. Atasi
dengan makan dalam porsi sedikit akan tetapi sering dan perhatikan kondisi tubuh ibu hamil.
Relaksasi otot dan saluran pencernaan dengan melakukan senam senam kehamilan sehingga
tidak mengalami ketegangan.
2.Kondisi selanjutnya yang berhubungan dengan konsumsi makanan yang mengandung serat
tinggi untuk menghindari terjadinya sembelit dan wasir. Kondisi ini diperparah pada ibu
hamil di trimester kedua yang seringkali duduk terlalu lama, anda dapat mengatasi dengan
gerakan ringan sesekali berdiri atau berjalan-jalan disela aktivitas anda.
3. Diusia kehamilan trimeseter kedua, perhatikan pula aktivitas anda. Hindari mengangkat
yang berat-berat dan membebani tekanan perut anda. Anda dapat melakukan senam hamil
dan latihan pernapasan untuk mempersiapkan persalinan secara normal.
4. Memasuki usia akhir trimester kedua, kondisi tubuh ibu hamil semakin membesar, untuk
membuat ibu hamil nyaman sebaiknya ibu hamil menggunakan baju yang longgar sehingga
mudah beraktifitas dan tidak menekan bagian perut yang sudah semakin membesar. Hindari
pula menggunakan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi.
5. Terakhir yang harus diperhatikan ketika memasuki trimester akhir adalah kesiapan psikis
ibu hamil yang didukung oleh suami dan lingkungan sekitar sehingga membuat ibu hamil
lebih siap secara mental dalam menghadapi persalinan yang semakin dekat. Menghindari
stress juga dapat dilakukan dengan relaksasi dengan menggunakan musik dan aroma terapi
yang membuat ibu hamil lebih nyaman.

Buah ini membuat berat badan turun! Hati-hati, berat turun hingga 1 kg per hari

Berat turun 63 kg! Turun 12 kg di minggu pertama. Pagi hari saat perut kosong

Lipatan lemak perut menghilang dalam 3 hari! Sebelum tidur saya minum

Sumber : Seputar Kehamilan Perkembangan Janin dan Perubahan Ibu Hamil di Trimester
Kedua - Bidanku.com http://bidanku.com/seputar-kehamilan-perkembangan-janin-danperubahan-ibu-hamil-di-trimester-kedua#ixzz4CerIhjLJ
Selamat kini anda sudah memasuki usia kehamilandi trimester pertama dimana ibu hamil kini
harus lebih menjaga kesehatan ibu dan janin.Ibu hamil akan mengalami banyak perubahan
selama 3 bulan pertama kehamilan, dimana perkembangan ibu seringkali merasakan mual,
lelah, nyeri punggung, perubahan mood, merasakan kram, sering berkemih, dan mengalami
konstipasi. Beberapa ibu hamil sering khawatir dengan kondisi kehamilan yang sering
terjadi , ibu hamil dapat membedakan kondisi normal dengan kondisi abnormal.

Keluhan kehamilan yang sering terjadi di trimester pertama ibu hamil tidak selamanya
membahayakan. Beberapa diantaranya merupakan keluhan yang normal.Untuk dapat
membedakannya, artikel kali ini akan membantu dalam membedakan keluhan kehamilan di
trimester pertama. Keluhan yang terjadi normal ataupun keluhan yang harus diwaspadai
sebagai tanda adanya gangguan berbahaya pada kesehatan ibu dan janin.
Berikut ini adalah beberapa keluhan yang seringkali terjadi pada ibu hamil dan tergolong
dalam kategori kehamilan normal

Perasaan mual

Ibu
hamil mengalami mual saat trimester awal kehamilan merupakan kondisi yang normal terjadi.
Ibu hamil seringkali merasakan mual atau dikenal dengan morning sickness. Keluhan ini
dialami oleh sembilan dari sepuluh ibu hamil, yang sering mengalami klimaks di pagi
menjelang malam hari.
Untuk ibu hamil yang seringkali mengalami gangguan morning sickness tidak perlu khawatir,
kondisi mual dan muntah ini hampir dialami oleh semua ibu hamil dan tergolong normal
tanpa adanya tanda yang membahayakan. Cara mengatasinya ibu hamil dapat menghindari
makanan yang menganduk lemak, istirahat teratur, banyak minum cairan dan frekuensi
makan ditingkatkan meskipun dalam jumlah yang kecil.
Hanya saja apabila ibu hamil telah mengalami mual dan muntah yang berlebih kemudian
ditandai dengan menurunnya berat badan , kekurangan cairan di dalam tubuh bahkan
frekuensi mual dan muntahnya lebih sering dapat ditandai sebagai hiperemesis gravidarum
yang harus segera mendapatkan pertolongan , konsultasikan dengan bidan atau dokter
kehamilan anda.

Nyeri Punggung

Pada trimester pertama keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil selanjutnya adalah nyeri
punggung. Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan yang terjadi pada ibu hamil,
meskipun tidak terlalu siginifikan akan tetapi keluhan fisik ini sudah mulai timbul pada
trimester pertama dan meningkat di trimester akhir. Nyeri punggung biasanya disertai dengan
pegal-pegal pada bagian leher dan kaki mulai bengkak.
Untuk dapat mengatasi kondisi seperti ini anda dapat beristirahat atau berendam
menggunakan air hangat untuk membantu mengurangi rasa pegal. Hindari untuk memijat ,
ibu hamil yang ingin memilih relaksasi dengan memijat berkonsultasi terlebih dahulu dengan
dokter dan juga pilih ahli pijat khusus ibu hamil.
Kondisi ini umumnya akan hilang dengan sendirinya, meskipun beberapa ibu hamil
seringkali mengeluhkan kondisi ini hingga pada usia kehamilan di trimester akhir. Hanya saja
dengan bantuan olahraga khusus ibu hamil akan membantu untuk meringankan kondisi ini.

Sering Lelah dan Mengalami Perubahan Mood


Perubahan mood yang terjadi pada ibu hamil disebabkan karena adanya perubahan hormon
kehamilan yang membuat ibu sedih dan merasa serba salah ketika sedang hamil. Perubahan
mood yang terjadi pada ibu hamil seringkali membuat ibu emosional dan malas untuk
melakukan aktifitas.
Kondisi yang berhubungan dengan perubahan mood ini tidak membahayakan hanya saja akan
menganggu aktifitas ibu sehingga pentingnya peranan suami untuk dapat mendampingi,
menanyakan keluhan dan memahami kondisi istri. Menambah wawasan dan pengetahuan
mengenai kehamilan sangat dibutuhkan untuk calon ayah , agar ikut serta dalam menjaga dan
memperhatikan kesehatan istri dan calon bayi.

Sering Buang Air Kecil


Ibu hamil di usia trimester pertama seringkali merasakan ingin buang air kecil sehingga
memaksa untuk bolak balik ke kamar mandi. Kondisi ini dikarenakan adanya hormon hCG
yang akan meningkatkan aluran darah ke daerah panggul selama kehamilan.
Kondisi sering berkemih atau sering buang air kecil ini disertai juga dengan kondisi dimana
ibu hamil mengalami ginjal yang membaik sehingga lebih sering menyingkirkan sisa produk
metabolisme yang lebih cepat dari biasanya. Bahkan rahim yang membesar akan
menyebabkan kandung kemih tertekan dan meningkatkan frekuensi berkemih pada ibu
hamil.
Kondisi ini normal dialami oleh ibu hamil di trimester pertama bahkan seiring dengan usia
kehamilan yang semakin bertambah akan menyebabkan kondisi ini sering dialami oleh ibu
hamil.

Gangguan pada Pencernaan


Selanjutnya yang berhubungan dengan gangguan pada kondisi kesehatan ibu hamil di
trimester pertama adalah ibu mengalami gangguan pada pencernaan. Ibu seringkali

mengalami heart burn dimana merasa tidak nyaman, di balik tulang dada atau pada
tenggorokan. Kondisi selanjutnya adalah ibu mengalami sendawa, kembung dan buang gas
yang berkaitan dengan perubahan hormon selama kehamilan.
Kondisi ini dibilang wajar terjadi karena adanya progesteron yang akan mereklasasi otot
polos pada ibu hamil , keluhan yang berhubungan dengan pencernaan bahkan sesekali ibu
hamil merasakan pusing akaibat adanya peningkatan hormon . Ibu dapat mencegah terjadinya
sakit kepala dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, teratur, meningkatkan asupan
cairan, beristirahat dan juga menghindari stres.
Sedangkan keluhan kehamilan di usia kehamilan trimester pertama yang harus
diperharhatikan adalah keluhan yang akan membuat ibu hamil dan janin terancam kesehatan
dan pertumbuhannya. Sehingga penting untuk ibu hamil mengetahui apa saja yang menjadi
kendala, kondisi dan juga solusi agar tidak terjadi gangguan kesehatan yang lebih
membahayakan.
Berikut ini adalah keluhan kehamilan yang harus diperhatikan untuk ibu hamil, diantaranya
adalah :

Mengalami Pendarahan
Trimester pertama adalah salah satu masa yang berat untuk ibu hamil dimana masih rawan
terjadinya keguguran. KOndisi pendarahan pada saat usia kehamilan trimester pertama juga
berbeda-beda. Salah satu diantaranya adalah ketika ibu hamil mengalami pendarahan yang
biasa dan dapat menyelesaikan periode kehamilan trimester pertama dengan baik, pendarahan
hanya berupa bercak dan tidak berkepanjangan.
Sedangkan yang membahayakan adalah ketika ibu mengalami pendarahan disertai dengan
rasa sakit yang tidak tertahankan pada perut. Keluhan ini harus segera dikonsultasikan
dengan dokter atau bidan untuk mengetahui kondisi kehamilan anda dan tidak
membahayakan untuk janin dan kesehatan ibu hamil.

Demam Tinggi
Ibu hamil mengalami demam yang tinggi mencapai 38 derajat celcius bahkan dapat
mengalami kenaikan yang lebih dari kondisi tersebut dapat menjadi pertanda anda harus
segera berkonsultasi dengan dokter. Dikhawatirkan terjadi infeksi sehingga dokter mencari
tahu penyebab demam yang terjadi. Ada infeksi tertentu yang menyebabkan perkembangan
janin sehingga sangat penting untuk melakukan pencegahan.
Hanya saja apabila ibu hamil mengalami demam kurang dari 38 derajat celcius anda tidak
perlu khawatir, hal ini dikarenakan pada ibu hamil cenderung memiliki suhu yang lebih tinggi
dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Oleh sebab itu, pengetahuan kehamilan sangat
penting untuk anda sehingga dapat mengetahui kondisi kehamilan normal dan abnormal dari
keluhan yang terjadi selama kehamilan di trimester pertama.
Sumber : Keluhan Kehamilan Trimester Pertama - Bidanku.com http://bidanku.com/keluhankehamilan-trimester-pertama#ixzz4CerTYdM6