Anda di halaman 1dari 2

BAB III

PENUTUP
A.

Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah diuraikan di atas, maka dapat ditarik kesimpulannya
sebagai berikut:

Halal dan haram adalah sebuah konsep aturan prinsip agama Islam, yang digunakan
untuk menyatakan bahwa sesuatu hal diijinkan atau dilarang untuk dikonsumsi oleh

Muslim dengan dasar dari Al-Quran, hadist, atau ijtihad (kesepakatan ulama).
Konsep halal diterapkan pada berbagai jenis produk seperti pada makanan, minuman,

obat-obatan, toiletries, kosmetika, dan bahkan pada penerapan ilmu keuangan.


Semua makanan dan minuman yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, sayur-sayuran,
buah-buahan dan hewan adalah halal kecuali yang beracun dan membahayakan nyawa

manusia.
Makanan yang diharamkan diantaranya : Bangkai, darah, babi, dan binatang yang
ketika disembelih menyebut selain nama Allah.

Syarat-syarat produk pangan halal menurut syariat Islam adalah : Halal dzatnya, halal
cara memperolehnya, halal dalam memprosesnya, halal dalam penyimpanannya, halal
dalam pengangkutannya, halal dalam penyajiannya.

B.

Saran
Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan, maka penulis dapat memberikan saransaran sebagai berikut:

Sebaiknya masyarakat lebih mengutamakan membeli atau menggunakan produk


makanan, minuman, kosmetik dan obat-obatan yang berlabelkan halal yang ditentukan
oleh LPPOM MUI karena produk halal sudah teruji keamanannya dan dianggap sebagai
produk yang lebih sehat, lebih aman, lebih bersih, dan lebih lezat.

Sebaiknya sebagai seorang muslim menghindari menggunakan atau mengkonsumsi halhal yang haram atau hal-hal yang tidak diketahui kehalalannya.

DAFTAR PUSTAKA

Al-Quran dan Hadist


Qardhawi Yusuf. 1993. Halal Dan Haram Dalam Islam. Jakarta : PT. Bina Imu
Candra, Diana. 2007. Rahasia di Balik Makanan Haram. Malang: UIN Malang Press
Http: //ladytulipe.wordpress.com/2012/05/01/urgensi-makanan-halal/
Https://sabilitime.wordpress/makalah-makanan-minuman-dan-kosmetik-antara-halal-danharam/