Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS AMPELGADING

Jl. Raya Tirtomarto No.75 Telp. (0341) 851076 Ampelgading 65183

Kerangka Acuan Kegiatan


Kunjungan Rumah dan Pemantauan Ibu Nifas Resiko Tinggi

A. Pendahuluan
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan
ibu dan keluarga dengan bantuan bidan untuk mengatasi masalah yang
sering dijumpai selama masa kehamilan, persalinan dan nifas. Dalam
memberikan pelayanan kebidanan dasar juga perlu diperhatikan bahwa
sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan janin serta bayi baru lahir.
Pelaksanaan

pelayanan

KIA

mempunyai

tugas

untuk

melakukan

pemeriksaan pada masa nifas dan konseling terhadap ibu nifas serta
keluarganya agar ibu nifas dapat melalui masa nifasnya dengan sehat dan
selamat.
B. Latar Belakang
Masa nifas tidak kalah penting dengan masa-masa ketika hamil, karena
pada saat ini organ-organ reproduksi sedang mengalami proses pemulihan
setelah terjadinya proses kehamilan dan bersalin. Asuhan masa nifas
diperlukan setelah proses persalinan karena masa ini merupakan masa krisis
baik ibu maupun bayinya. Pada masa nifas sebaiknya ibu paling sedikit
melakukan tiga kali kunjungan, dilakukan untuk menilai keadaan ibu dan bayi
baru lahir dan untuk mencegah, mendeteksi dan menangani masalahmasalah yang terjadi
Dalam obstetric modern terdapat pengertian potensi resiko, dimana
suatu kehamilan dan persalinan selalu dapat menyebabkan kemungkinan
adanya

resiko

rendah

maupun

resiko

tinggi

akan

terjadinya

kematian.Pendekatan resiko dimulai dengan gagasan bahwa ukuran resiko


adalah gambaran adanya kebutuhan pelayanan yang lebih intensif, dimana
kebutuhan ini sebetulnya sudah ada sebelum kejadian yang diramalkan itu
terjadi.
C. Tujuan
1. Tujuan umum

Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar


memahami tentang masa nifas yang berisiko.
2. Tujuan khusus
a. Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar
memahami tentang masa yang berisiko.
b. Meningkatkan pelayanan kesehatan ibu untuk menurunkan IMR.
c. Mempercepat penerimaan norma keluarga kecil sehat dan
sejahtera.
d. Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan
kegiatan kesehatan dan kegiatan kegiatan yang lain yang
menunjang kemampuan hidup sehat.
e. Pendekatan dan pemerataan penanganan kesehatan kepada
masyarakat dalam usaha meningkatkan cakupan.
f. Peningkatan dan penggunaan peran serta masyarakat dalam alih
tehnologi untuk swakelola usaha usaha kesehatan masyarakat.
D. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan
Kunjungan rumah dan pemantauan ibu nifas resiko tinggi.
E. Cara melaksanakan kegiatan
Kunjungan rumah dan pemantauan ibu nifas resiko tinggi dilakukan oleh
bidan desa setempat wilayah kerja puskesmas ampelgading.
C. Sasaran
Seluruh Ibu nifas resiko tinggi diwilayah kerja Puskesmas Ampelgading.
D. Jadwal pelaksanaaan kegiatan
Kegiatan

Jan

Pemantaua
n

Feb

Mar

Apr

Mei

Juni

Juli

Agst

Sept

Okt

Nop

Des

Bumil

Risti

E. Evaluasi pelaksanaan pegiatan dan pelaporan


Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilaksanakan setiap dua bulan
sekali dilakukan oleh pemegang program KIA.

F. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan


1. Pencatatan
Pencatatan kegiatan dilakukan oleh bidan desa setiap kali selesai
kegiatan
2. Pelaporan

pelaporan

dibuat

oleh

bidan

desa

dan

dilaporkan

kepada

penanggung jawab program KIA selanjutkan dilaporkan kepada


Kepala Puskesmas.
3. Evaluasi
Evaluasi kegiatan dilakukan setiap tiga bulan sekali.