Anda di halaman 1dari 20

Sosis de Soya, Inovasi Produk Ampas Tahu sebagai Peluang Usaha bagi Mahasiswa

di Kota Semarang

I. Pendahuluan
1.

Latar belakang dan motivasi melakukan usaha

Kedelai merupakan salah satu tanaman yang banyak mengandung protein dan
mineral dan dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan berbagai jenis
makanan. Salah satunya yaitu tahu yang merupakan fermentasi kacang kedelai
kemudian diambil sarinya yang menghasilkan ampas tahu yang belum
dimanfaatkan secara optimal. Ampas (sisa) padat dalam proses pembuatan tahu
belum dimanfaatkan secara optimal sebab biasanya hanya dibuang atau digunakan
untuk pakan ternak dan bahan dasar pembuatan tempe gembus. Mengingat
kandungan protein dan lemak pada ampas tahu cukup tinggi yaitu protein 8,66%;
lemak 3,79%; air 51,63% dan abu 1,21% jadi sangat memungkinkan ampas tahu
dapat diolah menjadi bahan makanan yang beragam variasinya agar mempunyai
nilai lebih di lingkungan masyarakat. Untuk mengoptimalkan salah satunya dapat
dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan sosis.
Sosis merupakan salah satu makanan yang dibuat dari campuran berbagai jenis
daging yang dicincang atau dilumatkan serta dicampur dengan bumbu-bumbu, lalu
dimasukkan ke dalam selongsong atau pembungkus sosis yang berbentuk bulat
panjang. Sosis sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari
anak-anak, remaja hingga orang tua pun ada yang senang mongkonsumsinya.
Seiring perkembangan zaman, keberadaan sosis beredar di pasaran mayoritas
hanya sosis yang berbahan dasar berbagai jenis daging. Padahal jika mengkonsumsi
daging secara berlebihan dapat menyebabkan kolesterol.Sosis de soya yang
berbahan dasar ampas tahu serta di kolaborasikan dengan berbagai jenis sayur,
seperti brokoli dan wortel sangat cocok dikonsumsi untuk penderita vegetarian dan
aman dikonsumsi oleh anak-anak karena tidak mengandung bahan pengawet.
Kandungan gizi yang terdapat di dalamnya dapat menjadikan tubuh kita tetap
sehat, terbebas dari bahaya kolesterol. Oleh karena itu, sosis de soya hadir sebagai
alternatif makanan sehat sekaligus inovasi produk ampas tahu sebagai peluang
usaha yang menjanjikan bagi mahasiswa.
2.

Justifikasi pemilihan obyek usaha.

Usaha pengolahan sosis ampas tahu yang dikolaborasikan dengan beberapa


sayuran seperti wortel dan brokoli ini dipilih sebagai alternatif makanan sehat
karena mayoritas jenis sosis yang beredar di pasaran adalah sosis yang terbuat dari
berbagai jenis daging yang berpotensi menyebabkan kolesterol. Proses produksi
dan pemasarannya akan diadakan di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang
wilayah Sekaran dan Banaran, Gunung Pati, Semarang sebab di daerah tersebut

belum terdapat produk sosis ampas tahu maka peluang pasarnya sangat terbuka
lebar. Bahkan segmen pasarnya pun sangat beragam sehingga dapat menunjang
keberlangsungan usaha ini.
3.

Tujuan usaha yang hendak dicapai

a.
Memberikan alternatif makanan sehat untuk masyarakat terutama kalangan
menengah ke bawah.
b.

Menciptakan inovasi produk sosis yang sehat, terjangkau dan berdaya saing.

c.
Berusaha mempertahankan kualitas produk dan pelayanan prima demi
menjaga kepercayaan konsumen.
d.

Berorientasi pada profit sebagaimana layaknya wirausahawan.

II. Analisis Produk


1.

Jenis dan nama produk, karakteristik produk

Jenis produk yaitu sosis ampas tahu yang dikolaborasikan dengan wortel dan
brokoli.
Nama produk yaitu So Say (Sosis de Soya Yummy)
Karakteristik produk :
a.

Diversifikasi produk sosis.

b.

Inovasi produk ampas tahu.

c.

Berbahan dasar ampas tahu yang bebas kolesterol.

d.
Terbuat dari ampas tahu yang dikolaborasikan dengan sayuran seperti wortel
dan brokoli yang sehat.
e.

Tidak mengandung bahan pengawet.

f.

Rasanya lezat dan cocok untuk lauk makan maupun cemilan.

g.

Tersedia dalam sosis mentah dan matang.

2.

Keunggulan produk dibanding dengan produk lain di pasaran

Sosis ampas tahu ini tidak mengandung lemak karena terbuat dari bahan yang
sehat seperti ampas tahu yang kaya akan protein yang dikolaborasikan dengan
sayuran segar dan mengandung vitamin A seperti wortel dan brokoli sehingga aman
dikonsumsi untuk semua kalangan terutama untuk penderita kolesterol maupun

vegetarian. Selain itu, harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau oleh semua
kalangan dan produk sosis ini ditawarkan dalam bentuk mentah dan matang.
Apabila masyarakat ingin memasak sosis sebagai campuran sayur maka bisa
menggunakan sosis yang mentah dan sebagai cemilan di waktu senggang dapat
memakan sosis yang telah matang.
3.

Keterkaitan dengan produk lain termasuk perolehan bahan baku

Produk-produk sosis yang telah terdapat di pasaran hanya memberikan rasa


enak sesaat saja ketika memakannya namun belum tentu memiliki manfaat
khususnya bagi kesehatan. Oleh karena itu, produk sosis ampas tahu ini
nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki kolesterol tinggi
sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif makanan yang terjangkau,
sehat dan bergizi.
Perolehan bahan baku sosis ampas tahu ini dari daerah Sumurrejo Ungaran
sebagai pemasok ampas tahu yang jumlah produksinya cukup besar.Lokasi
perolehan bahan baku ini dekat dengan lokasi tempat usaha, jadi adanya
ketersediaan bahan baku yang memadai dan menjamin keberlangsungan
usaha sosis ampas tahu .

III. Analisis Pasar


1.

Profil konsumen.

a.

Anak-anak

Anak-anak cenderung menyukai jajanan berupa makanan ringan seperti sosis. Sosis
yang dibuat dengan bahan dasar ampas tahu ini cocok untuk anak-anak, selain
karena ampas tahu sendiri mengandung protein dan bahan-bahan bergizi yang
cocok untuk anak-anak, kami juga mengkombinasikan ampas tahu ini dengan sayursayuran yang penting untuk tumbuh kembang anak-anak.
b.

Remaja

Remaja biasanya menyukai makanan ringan untuk camilan. Sosis ini cocok untuk
remaja karena rendah lemak dan kaya vitamin dan protein yang ada di dalam
ampas tahu dan sayuran yang menjadi bahan dasarnya.
c.

Orang dewasa

Selain ekonomis, sosis ini juga merupakan makanan sehat bagi keluarga karena
rendah lemak, dan kolesterol jadi sosis ini aman untuk orang tua dan cocok untuk
orang yang vegetarian.

2.

Potensi dan segmentasi pasar

Produk ini dijajakan kepada masyarakat umum, khususnya masyarakat dengan


kemampuan ekonomi menengah ke bawah. Produk ini merupakan produk yang
berkualitas, sehat dan bergizi serta memiliki harga yang relatif terjangkau. Selain
itu, masih sedikitnya penjual yang menjajakan produk sosis sekali pun ada biasanya
sosis yang terbuat dari berbagai jenis daging.
3.

Pesaing dan peluang pasar

Persaingan datang dari sosis yang terdahulu, karena sudah memiliki nama di
masyarakat. Namun demikian, karena ada terobosan baru dari sosis ampas tahu ini
jadi peluang pasar untuk produk ini tetap luas. Hal ini di dukung juga dengan harga
yang lebih terjangkau dan tingkat kesehatan yang lebih tinggi. Karena terbuat dari
bahan yang kaya akan protein, vitamin dan rendah lemak, menjadikan sosis ini
lebih sehat.
4.

Media promosi yang akan digunakan

Alternatif media promosi yang digunakan adalah melalui pamflet, spanduk dan akun
di dunia maya seperti facebook/twitter maupun blog agar konsumen lebih mengenal
dan berminat mengkonsumsi produk sosis ini.
5.

Target atau rencana penjualan satu tahun

Rencana penjualan sosis ampas tahu ini adalah sebagai berikut :


1 minggu

: 120 kaleng/1200 biji

1 bulan 4x120 kaleng

: 480 kaleng

1 tahun 12x480 pak

: 5.760 bungkus

Harga yang ditawarkan yaitu

: Rp 9.000,00 / pak

6.

Strategi pemasaran yang akan diterapkan

Strategi pemasaran yang akan digunakan dalam usaha pembuatan sosis


ampas tahu ini menggunakan analisis Marketing Mix (bauran pemasaran) 4 P
yaitu mengenai kebijakan produk, harga, promosi dan distribusi.
1.

Kebijakan Produk

Usaha ini bergerak dalam bidang jasa penjualan. Jenis produk yang dijual
berupa sosis yang dapat dikonsumsi setiap hari. Dengan berbagai macam

rasa yang dapat dinikmati sebagai makanan maupun camilan sehat


dibanding sosis lain dan juga tidak membosankan bagi konsumen.
2.

Kebijakan harga

Harga yang diberikan kepada pelanggan yaitu sebesar Rp


8.000,00/toplesdengan tiap toples berisi 12 buah sosis. Harga ini lebih
rendah dibanding harga pesaing yang biasanya menawarkan harga sebesar
Rp 12.000,00 pertoples.
3.

Kebijakan promosi

Untuk meningkatkan hasil penjualan sosis ini maka perlu dilakukan promosi.
Bentuk promosi ini diantaranya yaitu dengan menggunakan pamflet,
spanduk, dan melalui akun di dunia maya seperti facebook/twitter maupun
blog. Sistem penjualan yang dilakukan yaitu penjualan secara tunai.
4.

Kebijakan distribusi

Distribusi hasil produksi kepada para konsumen dilakukan secara langsung


ditempat usaha maupun secara tidak langsung yaitu dengan menawarkan
kerja sama ke berbagai toko, warung makan maupun minimarket.

IV. Analisis Produksi/Operasi


Antara lain berisi uraian mengenai:
1.

Bahan baku, bahan penolong dan peralatan yang digunakan

Bahan Baku dan Bahan Penolong :


Ampas tahu
Wortel
Brokoli
Air es/es batu
Lemak
Putih telur
Tepung sagu
Selongsong (casing) secukupnya

Bumbu :
Garam dapur
Gula pasir
Lada/merica
Bawang putih
Pala
Jahe
Minyak goreng

Peralatan :
Panci
Oven
Kukusan
Kompor gas
Baskom
Timbangan duduk
Blender
Mixer
Pisau
Telenan

2. Pasokan bahan baku


Bahan baku diperoleh dari kerja sama dengan salah satu pabrik tahu yang berada di
daerah kelurahan sumurrejo, Ungaran. Lokasi perolehan bahan baku ini dekat
dengan tempat usaha jadi dapat menjamin keberlangsungan usaha sosis de soya
ini.
3. Proses produksi/operasi
a. Bersihkan sayur-sayuran, kemudian haluskan dengan blender.
b. Masukan dan giling ampas tahu, garam, setengah bagian es, ke dalam wadah
dengan menggunakan mixer.
c. Masukkan lemak, tepung sagu, bumbu, dan sisa es, lalu giling kembali sambil
ditambahkan minyak goreng.
d. Dinginkan adonan yang telah halus selama 10 menit

e. Masukkan adonan ke dalam selongsong


f. Oven selongsong berisi adonan selama 30 menit
g. Rebus selongsong berisi adonan selama 45 menit.
h. Sosis yang telah masak bisa dihidangkan untuk dikonsumsi.
5. Rencana produksi selama 1 tahun

Rencana produksi sosis ampas tahu ini adalah sebagai berikut :


1 minggu

: 120 kaleng

1 bulan 4x120 kaleng

: 480 kaleng

1 tahun 12x480 kaleng

: 5.760 kaleng

Harga yang ditawarkan yaitu

: Rp 8.000,00 / kaleng

V. Analisis Keuangan

1. Investasi Awal yang Diperlukan


Nama Bahan

Banya
k

Harga Satuan

Jumlah (Rp)

Kompor gas dan gas


elpiji

Rp 400.000,0
0

Rp 800.000,0
0

Oven

Rp. 150.000,0
0

Rp 300.000,0
0

Panci

Rp
0

30.000,0

Rp 150.000,0
0

Pisau

Rp
0

6.000,0

Rp
0

36.000,0

Baskom

Rp

10.000,0

Rp

50.000,0

Biaya Investasi
Peralatan :

Telenan

Rp
0

9.000,0

Rp
0

54.000,0

Pengukus

Rp 120.000,0
0

Rp.
360.000,00

Timbangan duduk

Rp 100.000,0
0

Rp 200.000,0
0

Blender

Rp 150.000,0
0

Rp 300.000,0
0

Mixer

Rp 100.000,0
0

Rp 300.000,0
0

2
pasan
g

Rp 30.000,00

Rp 60.000.00

Rp 35.000,00

Rp 35.000,00

Rp

1.500,00

Rp 60.000,00

Dokumentasi :
Batu baterai
Charger
Charger
Cetak foto

1 buah
40
lmbr

Kesekretariatan :
Kertas A4

2 rim

Rp 35.000,00

Rp 70.000.00

Kertas F4

2 rim

Rp 35.000,00

Rp 70.000,00

Tinta print hitam

2 botol

Rp 30.000,00

Rp 60.000,00

1 set

Rp 29.000,00

Rp 29.000,00

6 buah

Rp

3.500,00

Rp 21.000,00

2 rim

Rp 104.000,00

Rp 208.000,00

Tinta print warna


Pembuatan label
Pesan Leaflet dan
brosur
Total Investasi Awal

Rp 3.163.000

Biaya Produksi perbulan


Ampas tahu

60 kg

Rp

5.000,00

Rp 300.000,0
0

Wortel

20 kg

Rp

7.000,00

Rp 140.000,0
0

Brokoli

20 kg

Rp 11.000,00

Rp 220.000,0
0

Garam

8 sak

Rp

1.500,00

Rp
00

Gula

30 kg

Rp

8.500,00

Rp 255.000,0
0

Minyak goring

20 lt

Rp 11.000,00

Rp 220.000,0
0

Tepung sagu

40 kg

Rp

Rp 280.000,0
0

Putih telur

2 kg

Rp 10.500,00

Rp
0

21.000,0

Lemak

2 kg

Rp 25.000,00

Rp
0

50.000,0

Lada/mrica

40
bgks

Rp

200,00

Rp
0

8.000,0

Bawang putih

2 kg

Rp

6.000,00

Rp
0

12.000,0

Pala

2 kg

Rp

2.500,00

Rp
0

5.000,0

Jahe

2 kg

Rp

3.000,00

Rp
0

6.000,0

Air es

8 bgks

Rp

500,00

Rp
0

4.000,0

Selongsong

100pa
k

Rp

6.000,00

7.000,00

12.000,

Rp
600.000,00

Tranportasi
Konsumsi Tenaga
Kerja :

Makan

Snack

Air Minum

Rp
305.000,00

5
orang

Rp 10.000,00
x8

Rp
400.000,00

5
orang

Rp 5.000,00
x8

Rp
200.000,00

3 dus

Rp 13.000,00

Rp 39.000,0
0

Total Biaya Produksi per Bulan

Rp
3.077.000,00

Total Biaya Investasi :

Rp 6.240.000,00

2. Penentuan Harga Pokok Penjualan


Pemakaian Bahan Baku

Rp 2.133.000,00

Konsumsi Tenaga Kerja

Rp

Transportasi

639.000,00

Rp

Harga Pokok Penjualan

305.000,00 +

Rp 3.077.000,00

Penyusutan Aktiva
No

Alat alat

Waktu

Harga

Kompor dan gas


elpiji

1 tahun

Rp 50.000,
00

Oven

1 tahun

Rp 25.000,
00

Panci

1 tahun

Rp 12.500,
00

Pengukus

1 tahun

Rp 30.000,
00

baskom

1 tahun

Rp 3.750,

00
5

Timbangan duduk

1 tahun

Rp 15.000,
00

Blender

1 tahun

Rp 25.000,
00

Mixer

1 tahun

Rp.
25.000,00

JUMLAH

3.

Rp186.250,
00

Rencana Neraca awal dan Neraca Akhir Tahun

Rencana Neraca awal tahun


Sosis de soya
AKTIVA

PASSIVA

Aktiva Lancar

Kewajiban

Kas

Rp 1.328.000,00

Persediaan

Rp 2.133.000,00

Perlengkapan

Rp

Total aktiva lancar

Rp 3.690.000,00

Akm.peny.prltn
Total aktiva tetap

Total kewajiban

Rp -

Modal
Rp 2.550.000,00
(Rp -

Modal awal

Rp 6.240.000,00

Rp 2.550.000,00

TOTAL AKTIVA Rp 6.240.000,00

Rencana Neraca Akhir Tahun


Sosis de soya

Rp -

229.000,00

Aktiva Tetap
Peralatan

Utang usaha

TOTAL PASSIVA Rp 6.240.000,00

AKTIVA

PASSIVA

Aktiva Lancar

Kewajiban

Kas

Rp11.642.000

Piutang usaha

Rp

160.000

Perlengkapan

Rp

29.000

Persediaan

Rp 1.300.000

Utang usaha

Total Aktiva Lancar Rp13.131.000

Total Kewajiban

Aktiva tetap
Rp 2.550.000

Akm.Peny.Prltn

(Rp 2.235.000)

Toal Aktiva tetap

Rp

3.

Rp

305.000

305.000

Modal

Peralatan

TOTAL AKTIVA

Rp

Modal akhir

R12.9441.000

315.000

Rp 13.446.000

TOTAL PASSIVA

Rp 13.446.000

Rencana Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi selama 1 bulan pertama yaitu :


Penjualan 480 kaleng X Rp 8.000,00

: Rp 3.840.000,00

Harga Pokok Penjualan

: (Rp 3.077.000,00)

Laba Kotor

Rp

Beban-beban

Rp

Laba Bersih (usaha) per bulan

763.000,00
0,00

Rp

763.000,00

Analisis Kelayakan
Produksi 1 minggu

: 120 pak

Produksi 1 bulan

: 480 pak

Produsi 1 tahun

: 5.760 pak

Harga sosis de soya yang ditawarkan adalah Rp 8.000,00 per pak


Hasil penjualan 1 tahun

= 5.760 x Rp 8.000,00

= Rp 46.080.000,00
Total biaya operasional 1 tahun = 12 x Rp 3.077.000,00
= Rp 36.924.000,00
Keuntungan tiap tahun

= Rp 46.080.000,00 Rp 36.924.000,00
= Rp 9.156.000,00

4.

Analisis kelayakan bisnis

a.

BEP ( Break Event Point )

1). BEP Volume produksi = = = 4.615,5


Jadi, pada tingkat volume produksi 4.615,5 kaleng, usaha ini berada pada
titik impas. BEP ini terjadi setelah berproduksi selama 9 bulan 6 hari.
2). BEP Harga produksi

=
=
= Rp 6.410,42

Jadi, pada tingkat harga Rp 6.410,42 usaha ini berada pada titik impas.
b.

B/C Ratio

=
=1,25
Karena B/C ratio lebih besar dari 1 maka usaha ini layak dijalankan, artinya
tiap satuan peroduk yang dikeluarkan akan diperolah hasil penjualan
sebesar 1,25 kali lipat.
c.

ROI ( Return of Invesment )

ROI = = = 0,2480
Usaha ini layak dijalankan karena setiap pembiayaan sebesar Rp. 100,00
akan didapat keuntungan Rp. 24,80
d.

Perhitungan pengembalian modal

Pengembalian modal = ) X100%

= x 100%= 295,36%
Artinya modal usaha ini akan terlunasi sebesar 295,36% setiap tahun.
Berdasarkan perhitungan analisis kelayakan di atas maka investasi tersebut
layak untuk dilaksanakan. Jadi, gambaran usaha yang direncanakan benarbenar menjanjikan memperoleh profit untuk menjamin peluang usaha.
Sehingga usaha pembuatan sosis de soya ini berpeluang bagi mahasiswa
untuk menciptakan ketrampilan berwirausaha yang berorientasi pada profit.

VI. Personalia dan jadwal kegiatan


Menjelaskan tentang personalia yang akan terlibat dalam program
1.

Ketua Tim

Nama
NIM

: Nupita Indriyani
: 7101409241

Fakultas/Program Studi

: Ekonomi/Pendidikan Administrasi Perkantoran

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No HP & Email
2.

Anggota

a.

Anggota I

Nama

: 081901548547 & nindry_love91@yahoo.co.id

: Laela Meni Nuur Chasanah

NIM

: 7101410014

Fakultas/Program Studi

: Ekonomi/Pendidikan Ekonomi

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No HP & Email
b.

: 085726018583 & laelameni39@yahoo.com

Anggota II

Nama
NIM

: Affifudin
: 7311409034

Fakultas/Program Studi

: Ekonomi/Manajemen

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No. HP & Email


c.

: 081548100016 & apay51@yahoo.co.id

Anggota III

Nama
NIM

: Nuzulurrohmah
: 3101409102

Fakultas/Program Studi

: Ilmu Sosial/Pendidikan Sejarah

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No. HP & Email


d.

: 087832719110 & noezull_2717@yahoo.co.id

Anggota IV

Nama
NIM

: Siti Mutmainah
: 7101409149

Fakultas/Program Studi

: Ekonomi/Pendidikan Ekonomi

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No. HP & Email


3.

: 085642947614 & cee_tee@yahoo.co.id

Pembimbing

Nama
NIP/Gol/Pangkat

: Nina Oktarina, S.Pd, M.Pd


: 197810072003122002/Lektor/Penata/III-c

Fakultas/Jurusan

: Ekonomi/Pendidikan Ekonomi

Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Semarang

No HP & Email
4.

: 081325791505

Kompetensi SDM yang dibutuhkan

Apabila usaha ini telah berkembang maka nantinya kami akan merekrut karyawan
dengan kriteria sebagai berikut :
a.

Ulet, jujur dan bertanggung jawab.

b.

Pandai memasak.

c.

Kreatif dalam menginovasi produk.

d.

Loyal terhadap perusahaan.

5.

Organisasi

Bagan Organisasi :

DIREKTUR PERUSAHAAN
MANAJER PEMASARAN
MANAJER PRODUKSI
MANAJER KEUANGAN

Keterangan :
a.

Direktur Perusahaan

b.

Manajer Produksi

c.

Manajer Pemasaran

d.

Manajer Keuangan

3.

Jadwal Kegiatan

: Nupita Indriyani
: Nuzulurrohmah
: Affifudin
: Laela Meni Nuur Chasanah

No
.

Kegiatan

Bulan Ke

Perencanaan
Produksi

XXXX

Persiapan dan
Pengadaan
Bahan

XX

XX

Pelaksanaan
Produksi

XX

XXXX

XXXX

XX

Pemasaran

XX

XXXX

XXXX

XX

Penyusunan
Laporan

XX

XXXX

XX

Penyerahan
Laporan

XX

VII. Rencana Anggaran Biaya


Berisi uraian anggaran biaya antara lain meliputi:
1.

Kebutuhan Investasi

Kebutuhan investasi yang diperlukan untuk mendirikan usaha Krupuk laning


adalah sebesar Rp 6.240.000,00. Dana tersebut diperoleh dari dana sekutu
bersama.
2.

Kebutuhan Modal Kerja

Modal kerja berasala dari usaha bersama/persekutuan dan untuk sementara


belum membutuhkan karyawan. Kami akan merekrut karyawan apabila
usaha ini telah berkembang dan memiliki konsumen tetap.
VIII. Denah dan Lokasi Usaha
Antara lain menjelaskan tentang:
1.

Nama perusahaan (jika ada), alamat lengkap

Usaha ini bernama SO SAY HOUSE yang bergerak dalam bisnis pengolahan
sosis dari ampas tahu yang dikolaborasikan dengan sayuran. Perusahaan
SO SAY HOUSE ini berlokasi di Jl. Kalimasada I RT.04 RW.05,
Banaran, Sekaran, Gunung Pati, Semarang.
2.

Gambar/denah lokasi usaha

Adapun gambar atau denah lokasi usaha Sosis Ampas Tahu So Say House
tertera pada lampiran.

Lampiran

Denah Lokasi Usaha Sosis Ampas Tahu


So Say House
BNI UNNES

UNNES
BBN

ALFA MART
INDOMARET
LOKASI USAHA

UNNES
BBN

ALFA MART
INDOMARET

Sekar Gading
Gg. Setanjung

Proses pembuatan sosis de soya adalah sebagai berikut :


Dikupas, dipotong-potong, cuci bersih
Haluskan dengan blender
Wortel dan Brokoli
Masukan dan giling ampas tahu, garam, setengah bagian es, ke dalam wadah
dengan menggunakan mixer.

Masukkan lemak, tepung sagu, bumbu, dan sisa es, lalu giling kembali
sambil ditambahkan minyak goreng
Dinginkan adonan yang telah halus selama 10 menit

Masukkan adonan ke dalam selongsong

Oven selongsong berisi adonan selama 30 menit

Rebus selongsong berisi adonan selama 45 menit.

Sosis yang telah masak bisa dihidangkan untuk dikonsumsi