Anda di halaman 1dari 7

A.

Analisis Biaya, Penerimaan Dan Keuntungan (Pendapatan) Usahatani


Biaya Usahatani
Biaya Tetap
uraian
no

semusim

1 pajak lahan
2 sewa alat
3 penyusutan alat
total biaya tetap
Biaya Variabel
Uraian
Benih Jagung
Pupuk Urea
Pupuk Za
Pupuk Phonska
Pestisida Dipon
Pestisida Sijenta
Sewa Traktor
(5 Kali)

setahun
Rp.200.00
0

biaya
Rp.50.00
0

Rp.50.000

Jumlah
5kg
20 kg
12,5kg
12,5kg
0,5 l
0,5 l

Harga
Rp9.000
Rp1.800
Rp1.400
Rp3.000

Rp450.00
0

1
TOTAL

Biaya
Rp45.000
Rp36.000
Rp17.500
Rp37.500
Rp40.000
Rp40.000
Rp90.000
Rp306.000

Tenaga Kerja
No
.

Jumlah Orang

2 hari

8 jam

1 hari

6 jam

Penanaman
Penyirama
n

8 hari

2jam

Penyiangan

3 hari

2 jam

5 hari

1 jam

Pemupukan
Semprot
Pestisida

5 hari

1jam

L
2orang
TKLK
1orang
TKDK
1orang
TKDK
1orang
TKDK
1orang
TKDK
1orang
TKDK

7
8

Panen
Pasca

1 hari

4 jam

3orang
TKLK

1.
2

Uraian
Pengolahan
lahan

Jumlah Jumlah
Jam
hari
Kerja

2 Orang
TKLK

Upah/hari/
orang (Rp)
Lakilaki=35000
Lakilaki=35000
Lakilaki=35000
Lakilaki=35000
Lakilaki=35000
Lakilaki=35000
Laki-laki =
Rp35.000
Perempuan
=Rp30.000

Total
Biaya
(Rp)
14.000
26.250
70.000
26.250
21.875
21.875

82.500

Panen
Total

243.062

Total Biaya Variabel = Rp306.000+ Rp.243.062=Rp549.062


Total Biaya /TC ( Total Cost)
No
Biaya
1 Total biaya tetap (total fixed cost)
Total biaya variabel (total variabel
2 cost)
total biaya (total cost)

Total biaya (Rp)


50.000
549.062
599.062

Penerimaan Usahatani
No

jumlah
(Rp)
1 ton
1000kg
3000/kg
3000

Uraian
1 produksi (unit)
2 harga (per satuan unit)
penerimaan usahatani (Total
revenue)

Nilai

3.000.000

Keuntungan Usahatani
No

Uraian
1 Total biaya ( total cost)
2 Penerimaan(total revenue)
Keuntungan

Jumlah
(Rp)
599.062
3.000.000
2.400.938

B. Analisis Kelayakan Usahatani

R/C Ratio
Menurut Sukartawi (1995), R/C Ratio (Return Cost Ratio) merupakan perbandingan
antara penerimaan dan biaya. Terdapat tiga kriteria dalam R/C Ratio yaitu:
R/C Ratio > 1, maka usaha tersebut efisien dan menguntungkan
R/C Ratio = 1, maka usaha tersebut BEP
R/C Ratio < 1, maka tidak efisien atau merugikan

R/C Ratio

P Q .Q
( TFC +TVC )

Keterangan :
PQ

= Harga output

= Output

TFC

= Biaya tetap

TVC

= Biaya variable

Rp 3.000 x 1000 kg
Rp 599.062
R/C Ratio =

Rp 3.000 x 1.000 kg
( Rp 450.000+ Rp521.000)

= 5,00 > 1 (Layak)


R/C Ratio yang didapat pada usahatani jagung manis ini sebesar 5,00, sehingga usahatani
dikatakann efisien dan menguntungkan karena nilai lebih dari 1.

BEP (Break Even Point)


Analisis Break Event Point (BEP) merupakan suatu keadaan hasil usaha tidak
mendapat laba dan tidak mendapat kerugian.
a. BEP Unit
BEP Unit ( kg )=

TFC
TVC
P
Q

Keterangan :
TFC
TVC
P
Q

= total biayatetap
= total biaya variable
= harga produk
= produksi

BEP Unit

Rp50.000
Rp 549.062
Rp 3.000
1000 kg

Rp 450.000
Rp521.000
Rp 3.000
1.000 kg

= 20,39 kg
Dari hasil perhitungan analisis BEP. Pada BEP Unit dihasilkan sebesar 20,39 kg, hasil
tersebut merupakan produksi minimal dari tanaman jagung manis yang menunjukan
jumlah produksi tersebut tidak untung dan tidak mengalami kerugian, sedangkan
faktanya hasil produksi yang didapat sebanyak 1.000 kg.

b. BEP Penerimaan (Rupiah)


BEP Penerimaan ( Rp )=

TFC
TVC
1
TR

Keterangan :
TR
= Total Penerimaan
TFC
= Total biayatetap
TVC
= Total biaya variable

BEP Penerimaan (Rp)

Rp 50.000
Rp 549.062
1
Rp 3.000 .000

Rp 450.000
Rp521.000
1
Rp3.000 .000

= Rp 61.199
Pada BEP Penerimaan dari hasil perhitungan didapatkan sebesar Rp 61.199 hasil
tersebut merupakan total penerimaan minimal, sehingga pada hasil tersebut usahatani
tidak mengalami kerugian maupun tidak mendapat keuntungan. Namun total
penerimaan yang didapat sebesar Rp 3.000.000.
c. BEP Harga (Rp)
BEP Harga ( Rp ) =
Keterangan :
TC = Biaya total
Q = Produksi

TC
Q

BEP Harga (Rp)

Rp 599.062
1000
= Rp 599

Pada BEP Harga dari hasil perhitungan didapatkan sebesar Rp 599, hasil tersebut
merupakan harga minimal, sehingga pada hasil tersebut usahatani tidak mengalami
kerugian maupun tidak mendapatkan keuntungan. Namun harga jual dipasaran sebesar
Rp 3.000

TUGAS KULIAH PENGANTAR USAHATANI


Analisis Usahatani Komoditas Jagung (Zea mays) di Desa Sumbersekar
Kecamatan Dau Kabupaten Malang

Dosen Pengampu : Prof.Dr.Ir. BUDI SETIAWAN, M.S.

Disusun Oleh:

Nama

: Akhmat Riza Faizah

Nim

: 135040201111095

Kelas

:P

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2016