Anda di halaman 1dari 39

PERANGKAT KULIAH

ISI:
1. KONTRAK PERKULIAHAN
2. SILABUS
3. RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN

PROGRAM STUDI
MATA KULIAH
DOSEN PENGAMPU

: PENDIDIKAN MATEMATIKA
: KALKULUS LANJUT
: SITI KHOIRIYAH, M.Pd.

SEKOLAH TINGGI ILMU KEGURUAN DAN PENDIDIKAN


MUHAMMADIYAH PRINGSEWU
LAMPUNG

KONTRAK PERKULIAHAN

Bernafaskan Islami & Unggul

Nama Mata Kuliah


Kode Mata Kuliah
Program Studi
Dosen Pengampu
Semester/ Tahun

: Kalkulus Lanjut
: 27332
: Pendidikan Matematika
: Siti Khoiriyah, M.Pd.
: VII (Tujuh)/ 2013-2014

A. Manfaat Mata Kuliah


Setelah mengikuti matakuliah kalkulus lanjut diharapkan mahasiswa
menguasai berbagai teknik uji kekonvergenan untuk barisan dan deret dan
menguasai turunan dua peubah serta beberapa aplikasinya, dan menguasai
berbagai teknik integrasi ganda dan beberapa aplikasinya.
B. Deskripsi Mata Kuliah
Kalkulus lanjut memuat fungsi dua peubah, turunan fungsi dua peubah,
turunan berarah, aturan rantai, nilai maksimum dan nilai minimum fungsi dua
peubah, dan metode lagrange. Integral ganda dalam koordinat kartesius
ataupun polar, aplikasi integral ganda dalam mencari volume benda pejal dan
titik pusat massa, integral lipat tiga dalam koordinat cartesius.
C. Standar Kompetensi
1. Irisan Kerucut dan koordinat kutub
2. Fungsi dua peubah
3. Turunan fungsi dua peubah
4. Turunan berarah
5. Aturan rantai
6. Nilai maksimum dan minimum fungsi dua peubah
7. Metode lagrange
8. Integral ganda dalam koordinat kartesius ataupun polar.
9. Aplikasi integral ganda dalam mencari volume benda pejal dan titik pusat
massa.
10. Luas permukaan
11. Integral lipat tiga (Koordinat Cartesius)
D. Strategi Perkuliahan

Bernafaskan Islami & Unggul

Strategi perkuliahan yang digunakan dalam perkuliahan ini, antara lain:


1. Metode

: Ceramah, diskusi, dan tanya jawab.

2. Tugas

: Individu

3. Media

: LCD dan white board

E. Organisasi Materi Perkuliahan


MATERI PERKULIAHAN
NO.
1.

POKOK
BAHASAN
Irisan Kerucut dan
Koordinat Kutub

SUB POKOK BAHASAN


1.
2.

Irisan Kerucut
Koordinat Kutub
Fungsi dengan Dua Peubah atau Lebih
Turunan Parsial
Turunan Berarah dan Gradien
Aturan Rantai
Maksimum dan minimum
Metode Lagrange

2.

Turunan dalam
Ruang Berdimensi
n

1.
2.
3.
4.
5.
6.

3.

Integral dalam
Ruang Berdimensi
n

1. Integral Lipat-Dua atas Persegi Panjang


2. Intergral Lipat-Dua dalam Koordinat
Kutub
3. Penerapan Integral Lipat-Dua
4. Luas Permukaan
5. Integral Lipat-Tiga (koordinat Cartesiua)

F. Bacaan Perkuliahan
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
G. Tugas
Agar mahasiswa dapat mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan,
maka mahasiswa diwajibkan melaksanakan tugas-tugas, baik tugas kelompok
maupun individu.

Bernafaskan Islami & Unggul

H. Partisipasi Kelas
1. Presensi
Mahasiswa diwajibkan hadir dalam perkuliahan sesuai dengan ketentuan,
minimal 80% dari tatap muka. Apabila hal tersebut tidak dipenuhi,
mahasiswa ditetapkan tidak dapat mengikuti ujian dan tidak mendapatkan
nilai.
2. Partisipasi Kelas
Mahasiswa harus memberikan kontribusi secara aktif dalam diskusi kelas
serta

bertanggung

jawab

untuk

mendapatkan

pemahaman

rinci,

mengajukan petanyaan sebagai partisipasi dengan membaca materi bacaan


yang dijadualkan serta melaksanakan latihan yang diberikan dari waktu
kewaktu, sehingga mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam perkuliahan
ataupun diskusi kelas.
3. Penugasan Aplikatif
Mahasiswa dapat bekerja mandiri ataupun dengan berkelompok wajib
mengerjakan latihan dan penugasan pokok Kalkulus Lanjut.
I.

Kriteria Penilaian
Nilai Akhir
Huruf Mutu
76 100
66 75
55 65
50 54
0 49

A
B
C
D
E

Angka Mutu

Status

4
3
2
1
0

LULUS
LULUS
LULUS
LULUS
TIDAK LULUS

Dalam menentukan nilai akhir akan digunakan persentase pembobotan


sebagai berikut:
1. Kuis
= 25%
2. Mid Semester
= 20%
3. Tugas
= 30%
4. UAS
= 25%

Bernafaskan Islami & Unggul

J.

Jadwal Perkuliahan
Tanggal
31-08-13

Pertemuan
ke
1

Pokok Bahasan/
Materi Pokok
Irisan kerucut dan
Koordinat Kutub

7-09-13
14-09-13

2
3

21-09-13

28-09-13
5-10-13

5
6

12-10-13

6. Maksimum dan
minimum

19-10-13

7. Metode Lagrange

26-10-13
2-11-13

9
10

9-11-13

11

2. Intergral Lipat-Dua
dalam Koordinat Kutub

16-11-13

12

3. Penerapan Integral
Lipat-Dua

23-11-13

13

KUIS II

30-11-13

14

Integral dalam
Ruang
Berdimensi n

7-12-13

15

14-12-13

16

Turunan dalam
Ruang
Berdimensi n

Sub Pokok Bahasan


1. Irisan Kerucut
2. Koordinat Kutub
1. Fungsi dengan Dua
Peubah atau Lebih
2. Turunan Parsial
3. Turunan Parsial
4. Turunan Berarah dan
Gradien

KUIS I
5. Aturan Rantai

MID SEMESTER
Integral dalam
Ruang
Berdimensi n

1. Integral Lipat-Dua atas


Persegi Panjang

4. Luas permukaan
5. Integral Lipat Tiga
(koordinat Cartesius)

UJIAN
SEMESTER

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan
I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Irisan Kerucut dan Koordinat Kutub
: a. Irisan Kerucut
b. Koordinat Kutub
: 6 x 50 menit ( 2 pertemuan)
: 1 dan 2

Tujuan pembelajaran
1.

Memahami jenis-jenis irisan kerucut

2.

Memahami persamaan standar dari suatu parabola

3.

Memahami persamaan standar dari suatu elips

4.

Memahami persamaan standar dari suatu hiperbola

5.

Memahami bagaimana menggambar grafik koordinat kutub

6.

Menggambarkan persamaan kutub ke dalam grafik koordinat kutub

7.

Memahami hubungan koordinat kutub dengan koordinat kartesius

8.

Mengubah persamaan kutub kedalam persamaan kartesius kartesius

9.

Mengubah persamaan kartesius menjadi persamaan kutub

10.

Memahami persamaan kutub untuk garis

11.

Memahami persamaan kutub untuk lingkaran

12.

Memahami persamaan kutub untuk irisan kerucut

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Memberikan pertanyaan tentang irisan kerucut
b. Mengingat kembali macam-macam irisan kerucut

Bernafaskan Islami & Unggul

c. Mengingat kembali istilah-istilang dalam irisan kerucut

2. Kegiatan Inti
a. Memahami bagian-bagian dari irisan kerucut
b. Menjelaskan bagaimana persamaan standar dari suatu parabola
diturunkan
c. Menjelaskan bagaimana persamaan standar suatu elips diturunkan
d. Menjelaskan bagaimana persamaan standar hiperbola diturunkan
e. Membedakan parabola, elips, dan hiperbola berdasarkan
eksentrisitasnya
f. Menentukan jenis irisan kerucut jika diketahui persamaannya

3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulakan perbedaan parabola, elips, dan hiperbola berdasarkan
eksentrisitasnya
b. Menyimpulkan persamaan standar suatu parabola
c. Menyimpulkan persamaan standar suatu elips
d. Menyimpulkan persamaan standar suatu hiperbola
Pertemuan 2 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali tentang koordinat kartesius
b. Memberi pertanyaan tentang koordinat kutub
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan koordinat kutub
b. Menjelaskan bagian-bagian dari koordinat kutub
c. Menjelaskan keistimewaan koordinat kutub dibandingkan dengan
koordinat kartesius
d. Menggambarkan grafik dari suatu persamaan kutub ke dalam
koordinat kutub
e. Menjelaskan hubungan koordinat kutub dengan koordinat kartesius

Bernafaskan Islami & Unggul

f. Merubah koordinat kutub menjadi koordinat kartesius yang


bersesuaian
g. Mengubah koordinat kartesius menjadi koordinat kutub yang
bersesuaian
h. Mengubah persamaan kutub menjadi persamaan kartesius
i. Mengubah persamaan kartesius menjadi persamaan kutub
j. Menjelaskan persamaan kutub untuk garis
k. Menjelaskan persamaan kutub untuk lingkaran
l. Menjelaskan persamaan kutub untuk irisan kerucut
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan persamaan kutub untuk garis
b. Menyimpulkan persamaan kutub untuk lingkaran
c. menyimpulkan persamaan kutub untuk irisan kerucut
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga

V. Penilaian
1. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2. Soal atau instrumen

a. Plotlah titik-titik yang mempunyai koordinat kutub berikut ini. Untuk


setiap titik , berikan 4 pasang koordinat kutub lainnya . dua dengan r
positif dan dua dengan r negatif.
1

a. (1, 2 )

b. (1, 4 )

c. (2, 3 )

d. (2, 2 )

b.

Tentukan koordinat kartesius dari titik-titik pada soal a

c.

Sketsa grafik dari persamaan kartesius berikut, kemudian tentukan


persamaan kutubnya.
a. x 3y + 2 = 0
b. y = -2

Bernafaskan Islami & Unggul

c. x2 + y2 = 4
d.

tentukan persamaan kartesius dari persamaan kutub berikut ini


1

a. = 2
b. r cos + 3 = 0
c. r sin 1 = 0
d. r2 6r cos 4r sin + 9 = 0
e.

namailah kurva dengan persamaan kutub yang diberikan berikut ini.


Jika merupakan irisan kerucut tentukan eksentrisitasnya.
a. r = 6
b. =

c. = 4 sin
d. =
e. =
f. =

4
1+cos
6
2+sin
4
2+2 cos

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan
I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Turunan dalam Ruang Berdimensi n
: a. Fungsi dengan dua peubah atau lebih
b. Turunan Parsial
: 6 x 50 menit ( 2 pertemuan)
: 3 dan 4

Tujuan pembelajaran
1. Memahami fungsi bernilai real dengan dua peubah real
2. Menentukan daerah asal dari suatu fungsi dua peubah
3. Menentukan daerah asal alami dari suatu fungsi dua peubah
4. Menentukan daerah hasil dari suatu fungsi dua peubah
5. Menggambarkan sketsa grafik fungsi dua peubah
6. Memahami pengertian turunan parsial dari fungsi dengan dua peubah
7. Menyelesaikan turunan parsial dari fungsi dengan dua peubah
8. Menyelesaikan turunan parsial yang lebih tinggi dari fungsi dengan dua
peubah
9. Menyelesaikan turunan parsial dari fungsi dengan tiga peubah
10. Menyelesaikan turunan parsial yang lebih tinggi dari fungsi dengan tiga
peubah

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali fungsi bernilai real dari suatu peubah real
b. Fungsi bernilai vektor dari suatu peubah real

Bernafaskan Islami & Unggul

c. Memberikan pertanyaan tentang fungsi bernilai real dengan dua


peubah real
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan pengertian fungsi dengan dua peubah
b. Menjelaskan daerah asal dan daerah asal alami dari suatu fungsi
dengan dua peubah
c. Menggambarkan daerah asal alami dari suatu fungsi dengan dua
peubah
d. Menentukan daerah hasil dari fungsi dua peubah
e. Memberikan contoh fungsi dengan dua peubah
f. Menjelaskan fungsi dengan tiga peubah
g. Memberikan contoh fungsi dengan tiga peubah
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan pengertian fungsi dengan dua peubah
b. Menyimpulkan pengertian fungsi dengan tiga peubah
c. Mahasiswa diminta untuk menentukan daerah hasil dari suatu fungsi
dua peubah

Pertemuan 2 ( 150 menit)


1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali pengertian turunan
b. Mengingat kembali bagaimana menyelesaikan turunan pertama dari
suatu fungsi dengan satu peubah
c. Mengingat kembali bagaimana menyelesaikan turunan kedua dari
suatu fungsi dengan satu peubah
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan pengertian suatu turunan parsial dari suatu fungsi dengan
dua peubah
b. Mengingat kembali simbol turunan parsial
c. Memberikan contoh bagaimana menyelesaikan turunan parsial
pertama dari suatu fungsi dengan dua peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

d. Memberikan contoh bagamana menyelesaikan turunan parsial kedua


dari suatu fungsi dengan dua peubah
e. Menjelaskan pengertian turunan parsial dari suatu fungsi dengan tiga
peubah
f. Memberikan contoh bagaimana menyelesaikan turunan parsial
pertama dari suatu fungsi tiga peubah
g. Memberikan contoh bagaimana menyelesaikan turunan parsial kedua
dari suatu fungsi tiga peubah.
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan pengertian turunan parsial pertama dari suatu fungsi
dua peubah dan tiga peubah
b. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan turunan parsial pertama dan
kedua dari suatu fungsi dengan tiga peubah.
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga

V. Penilaian
1. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2. Soal atau instrumen

a. Bagaimana daerah asal alami dari fungsi (, ) = 2 + ,


tentukan nilai dari f (2,1); f(1,4); f(1/x, x4); f(2, -4)
b. Tentukan seluruh turunan parsial pertama dari setiap fungsi berikut.
1) (, ) = (2 )4
2) (, ) =

2 2

3) (, ) = sin
4) (, ) = 2 2
5) (, ) =
6) (, ) = 1 (4 7)

Bernafaskan Islami & Unggul

7) (, ) = cos( 2 2 )
c. Buktikan bahwa
2

= 0 dengan fungsi dibawah ini:

1) (, ) = 2 2 3 3 5
2) (, ) = 3 2 cos
d. Volume V dari suatu silinder lingkaran tegak dinyatakan dengan V =
r2h , dimana r adalah jari-jarinya dan h adalah tingginya. Jika h
dipertahankan tetap pada h = 10 inci. Tentukan laju perubahan v
terhadap r ketika r = 6 inci

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan
I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Turunan dalam Ruang Berdimensi n
: a. Turunan Berarah dan gradien
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
:5

Tujuan pembelajaran
1. memahami definisi turunan berarah
2. memahami hubungan turunan berarah dengan gradien
3. menyelesaikan turunan berarah dari suatu fungsi dua peubah
4. menyelesaikan turunan berarah dari suatu fungsi dengan tiga peubah

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali turunan parsial yang digunakan untuk mengukur
laju perubahan dan kemiringan pada arah sejajar sumbu x dan y
b. Menyampaikan bahwa dalam materi kali ini tujuan yang ingin dicapai
adalah mempelajari laju perubahan f pada sebarang arah.
c. Mengingat kembali vektor
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan pengertian turunan berarah
b. Menjelaskan hubungan antara turunan berarah dengan gradien
c. Memberikan contoh bagai mana menyelesaikan turunan berarah dari
suatu fungsidengan dua peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

d. Memberikan contoh bagaimana menyelesaikan turunan berarah dari


suatu fungsi dengan tiga peubah
e. Mahasiswa menyelesaikan turunan berarah dari fungsi dengan dua
peubah
f. Mahasiswa menyelesaikan turunan berarah dari fungsi dengan tiga
peubah
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan hubungan turunan berarah dengan suatu gradien
b. Meminta siswa menyelesaikan tugas

IV. Sumber Belajar


1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
3. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

4. Soal atau instrumen

a.

Tentukan turunan berarah dari f di titik p pada arah a


1) (, ) = 2 ; = (1,2); = 3 4
2) (, ) = 2 2 + 2 ; = (3, 2); =

3) (, ) = 2 sin ; = (0, 4 ) ; = + 3
4) (, , ) = 3 2 2 ; = (2, 1, 3); = 2 + 2
b.

Kearah manakah vektor u dimana (, ) = 1 2 2 menurun


paling cepat di p = (-1, 2)?

c.

Tentukan vektor satuan pada arah dimana f meningkat paling cepat di


p. Berapakah laju perubahan pada arah tersebut.
1) (, ) = 3 5 ; = (2, 1)
2) (, , ) = 3 ; = (1, 1, 2 )

Bernafaskan Islami & Unggul

d.

Kearah manakah vektor u dimana (, ) = sin(3 ) menurun


paling cepat di p = ( 6 , 4 )
e.

Tentukan turunan berarah dari (, , ) = +


2 (1,1,1) (5, 3, 3)

f.

Tentukan gradien dari (, , ) = sin 2 + 2 + 2 . Tunjukkan


bahwa gradiennya tepat mengarah langsung ke titik asal atau tepat
menjauh titik asal.

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan
I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Turunan dalam Ruang Berdimensi n
: a. Aturan Rantai
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
:6

Tujuan pembelajaran
1. Memahami teorema aturan rantai
2. Membuktikan teorema aturan ranta
3. Menyelesaikan aturan rantai dengan kasus dua peubah
4. Menyelesaikan aturan rantai dengan kasus tiga peubah

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali aturan rantai pada fungsi komposit dengan satu
peubah
b. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan aturan rantai pada fungsi
komposit dengan satu peubah
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan teorema aturan rantai
b. Membuktikan teorema aturan rantai
c. Memberikan contoh bagaimana menyelesaikan aturan rantai dengan
menggunakan teorema yang telah dijelaskan sebelumnya

Bernafaskan Islami & Unggul

d. Menyelesaikan masalah matematika dalam kehidupan nyata dengan


menggunakan aturan rantai
e. Mahasiswa menyelesaikan aturan rantai dari suatu fungsi dengan dua
peubah
f. Mahasiswa menyelesaikan maslah matematika yang berkaitan dengan
kehidupan nyata dengan menggunakan aturan rantai
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan teorema aturan rantai
b. Mahasiswa diminta menyelesaikan soal-soal terkait dengan
penggunaan aturan rantai
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
1. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2. Soal atau instrumen

a.

Andaikan = 3 , dimana = 2 dan = 3 . tentukan /

b.

Ketika sebuah silinder lingkaran tegak yang padat dipanaskan, jari-jari


r dan tingginya h akan meningkat, sehingga luas permukaannya S juga
meningkat. Andaikan pada waktu sesaat ketika r = 10 cm, dan h =
100 cm, r meningkat 0,2 cm per jam dan h meningkat 0,5 cm per jam.
Seberapa cepatkah peningkatan S pada waktu tersebut?

c.

Andaikan = 2 + + . Dimana = cos , = sin , =


2 tentukan / , dan hitunglah nilai tersebut di = /3

d.

Jika = 3 2 2 , dimana = 2 + 7 dan = 5 tentukan /


dan nyatakan dalam s dan t

e.

Jika = 2 + 2 + 2 + , dimana = , = , = +
2 tentukan /

Bernafaskan Islami & Unggul

f.

Bagian dri sebuah pohon yang biasanya digergaji adalah dipotong


adalah bagian yang berbentuk seperti silinder tegak. Jika bagian ini
tumbuh inci pertahun dan tingginya bertambah 8 inci per tahun,
seberapa cepatkah volume pertumbuhannya ketika jari-jarinya 20 inci
dan tingginya 400 inci? Nyatakan jawaban anda dalam board feet per
tahun (1 boar feet = 1 inci x 12 inci x 12 inci)

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan

I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Turunan dalam Ruang Berdimensi n
: a. Maksimum dan Minimum
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
:7

Tujuan pembelajaran
1. Memahami definisi nilai maksimum, nilai minimum, dan nilai ekstrim
global dari suatu fungsi
2. Menentukan nilai maksimum dan minimum dari suatu fungsi dengan dua
peubah
3. Menentukan nilai ekstrim dari suatu fungsi dengan dua peubah
4. Menentukan jarak terpendek antara titik asal dengan suatu bidang

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali nilai maksimum dan nilai minimum dari fungsi
dengan satu peubah yang telah dipelajari pada kalkulus 1
b. Mengingat kembali dimana nilai ekstrim terjadi pada fungsi dengan
satu peubah
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan definisi nilai maksimu, nilai minimum dan nilai ekstrim
global dari fungsi dengan beberapa peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

b. Menjelaskan dimana nilai ekstrim terjadi pada fungsi dengan beberapa


peubah
c. Memberikan contoh bagaimana menentukan nilai minimum,
maksimum pada fungsi dengan dua peubah
d. Memberikan contoh bagaimana menentukan nilai maksimum, nilai
minimum lokal dari suatu fungsi dengan dua peubah
e. Memberikan contoh bagaimana menentukan titik ekstrim dari suatu
fungsi dengan dua peubah
f. Mahasiswa menentukan nilai maksimum, minimum, lokal dari fungsi
dengan dua peubah
g. Mahasiswa menentukan titik ekstrim dari suatu fungsi dengan dua
peubah
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan bagaimana menentukan nilai maksimum, minimum,
dan nilai ekstrim global pada suatu fungsi dengan dua peubah
b. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait dengan nilai
maksimum, minimum dan ekstrim global pada fungsi dengan dua
peubah.
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga

V. Penilaian
1. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2. Soal atau instrumen

a.

Tentukan nilai maksimum atau minimum dari (, ) = 2 2 +


2
4

Bernafaskan Islami & Unggul

b.

Tentukan nilai maksimum dan minimum lokal untuk (, ) =


2
2

c.

+ 2

Tentukan titik ekstrim jika ada dari F yang didefinisikan dengan


(, ) = 3 3 + 2 9 + 4

d.

Tentukan jarak minimum antara titik asal dan permukaan 2 = 2 +


4

e.

Tentukan nilai maksimum dan minimum dari (, ) = 2 + 2 + 2


pada himpunan tertutup = {(, ); 2 +

f.

1
4

2 1}

Tentukan nilai maksimum dan minimum global dari (, ) = 3 +


4 pada himpunan tertutup = {(, ); 0 1, 1 1 }

g.

Tentukan nilai maksimum dan minimum global dari (, ) = 2 +


2 + 1pada himpunan tertutup = {(, ); 2 + 2 1 }

h.

Tentukan seluruh titik kritis, nyatakan apakah seluruh titik tersebut


memberikan nilai maksimum lokal atau minimum lokal atau
merupakan titik pelana.
2

1) (, ) = + +

2) (, ) = cos + cos + cos( + ); 0 < 2 , 0 < <

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan
I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Turunan dalam Ruang Berdimensi n
: a. Metode Lagrange
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
:8

Tujuan pembelajaran
1. Memahami teorema metode lagrange
2. Menggunakan metode lagrange untuk menentukan linai maksimum dan
minimum dari suatu fungsi f .

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali nilai maksimum dan nilai minimum yang telah
dibahas pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan teorema lagrange dalam mencari nilai maksimum dan
nilai minimum dari suatu fungsi yang dikenai kendala
b. Memberikan contoh bagaimana menentukan nilai maksimum atau
minimum dari suatu fungsi dengan dua peubah dengan menggunakan
metode lagrange
c. Memberikan contoh bagaimana menentukan nilai maksimum atau
minimum dari suatu fungsi tiga peubah yang dikenai suatu kendala
dengan menggunakan metode lagrange

Bernafaskan Islami & Unggul

d. Mahasiswa menentukan nilai maksimum atau minimum dengan


menggunakan metode lagrange
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan bagaimana menentukan nilai maksimum, minimum,
dengan menggunakan metode lagrange
b. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait dengan nilai
maksimum, minimum dengan menggunakan metode lagrange.
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
1. Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2. Soal atau instrumen

a.

Gunakan metode lagrange untuk menentukan nilai maksimum dan


nilai minimum dari (, ) = 2 2 pada elips

b.

2
4

+ 2 = 1

Tentukan nilai minimum (, , ) = 3 + 2 + + 5 yang dikenai


kendala
(, , ) = 9 2 + 4 2 = 0
Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan

I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Integral dalam Ruang Berdimensi n
: a. Integral Lipat Dua Atas Persegi Panjang
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
: 10

Tujuan pembelajaran
1.

Memahami definisi integral lipat dua

2.

Memahami sifat-sifat integral lipat dua

3.

Menyelesaikan integral lipat dua dari suatu fungsi tangga

4.

Menyelesaikan integral lipat dua dengan menggunakan sifat-sifat integral


lipat dua

5.

Menyelesaikan integral berulang atas daerah persegi panjang

6.

Menyelesaikan integral lipat dua atas daerah bukan persegi panjang

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali integral tunggal yang telah dipelajari pada
kalkulus 2
b. Mengingat kembali integral lipat satu dari suatu fungsi dengan satu
peubah
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan definisi integral lipat dua

Bernafaskan Islami & Unggul

b. Menjelaskan sifat sifat integral lipat dua


c. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral lipat dua dari suatu
fungsi tangga
d. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral lipat dua dengan
menggunakan sifat-sifat integral lipat dua
e. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral berulang atas daerah
persegipanjang
f. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral berulang atas daerah
bukan persegipanjang
3. Kegiatan akhir
a. Menyimpulkan definisi integral lipat dua dikaitkan dengan integral
lipat satu
b. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait dengan integral
lipat dua dan integral berulang
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
1.

Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2.

Soal atau instrumen :


a. Misalkan f adalah fungsi tangga yaitu
1 0 3, 0 1
(, ) = { 2 0 3, 1 2
3 0 3, 2 3
Hitunglah (, ) dimana = {(, ): 0 3, 0
3}
b. Hampirilah (, ), dimana
(, ) =

648+ 2
16

dan = {(, ): 0 4, 0 8}

Bernafaskan Islami & Unggul

c. Hitunglah integral berulang berikut 0 1 2


d. Hitunglah integral berulang berikut 0 0 sin
e. Hitunglah integral berulang berikut 0 0 2 2 +
f. Hitunglah integral berulang berikut 0

g. Gunakan integral lipat dua untuk menentukan volume dari


tetrahedron yang dibatasi oleh bidang-bidang koordinat dan bidang
3x + 6y + 4z 12 = 0
h. Hitunglah integral berulang berikut:
1

1) 1/2 0 cos( 2 )
3

2) 1 xey
/9

3) 0

/4 sec 2

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan

I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Integral dalam Ruang Berdimensi n
: a. Integral Lipat Dua dalam koordinat kutub
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
: 11

Tujuan pembelajaran
1. Menyelesaikan integral lipat dua dalam koordinat kutub
2. Menghitung volume benda padat dengan menggunakan integral lipat dua

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali koordinat kutub
b. Mengingat kembali bagaimana menentukan koorditanat titik dalam
suatu koordinat kutub
c. Mengingat kembali persamaan garis, lingkaran, dan irisan kerucut
dalam koordinat kutub
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan integral lipat dua dalam koordinat kutub dengan
menggunakan partisi-partisi
b. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral lipat dua dalam
koordinat kutub

Bernafaskan Islami & Unggul

c. Menjelaskan bagaimana menghitung volume benda padat di atas


persegipanjang kutub
d. Mahasiswa menyelesiakan integral lipat dua dalam koordinat kutub
e. Mahasiswa menghitung volume benda padat di atas persegipanjang
kutub
3. Kegiatan akhir
a. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait dengan integral
lipat dua dalam koordinat kutub
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
1.

Bentuk instrumen

2.

Soal atau instrumen :


a.

: Uraian panjang

Hitunglah integral berulang berikut:


/2

1) 0

cos 2

sin 2

2) 0 0
/2

3) 0

r sin

sin

1cos

4) 0 0

r sin

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan

I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Integral dalam Ruang Berdimensi n
: a. Penerapan Integral Lipat Dua
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
: 12

Tujuan pembelajaran
1.

Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan massa lamina

2.

Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan pusat massa lamina

3.

Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan momen inersia

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali integral lipat dua
b. Memberikan pertanyaan kepada mahasiswa tentang massa, pusat
massa, momen inersia, dan jari-jari perputaran
c. Memberikan penjelasan kepada siswa bahwa dalam sub bab ini akan
dipelajari bagaimana menghitung massa, pusat massa, momen inersia,
dan jari-jari perputaran dengan menggunakan integral lipat dua
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan bagaimana menghitung massa total dari suatu lamina
b. Menjelaskan bagaimana menghitung pusat massa dari suatu lamina
c. Menjelaskan pengertian momen inersia

Bernafaskan Islami & Unggul

d. Menjelaskan bagaimana menghitung momen inersia dari suatu lamina


e. Mahasiswa menghitung massa dan pusat massa dari suatu lamina
dengan menggunakan integral lipat dua
f. Mahasiswa menghitung momen inersia dari suatu lamina dengan
menggunakan integral lipat dua
3. Kegiatan akhir
a. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait dengan massa,
pusat massa, momen inersia dari suatu lamina dengan menggunakan
integral lipat dua
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga
V. Penilaian
1.

Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2.

Soal atau instrumen :


1) Sebuah lamina dengan kerapatan (, ) = dibatasi oleh sumbu x,
garis x = 8 dan kurva y = x2/3 . tentukan massa totalnya, pusat
massanya, dan momen inersianya

Pringsewu,

Agustus 2013

Mengetahui
Ketua Jurusan P.MIPA,

Dosen Pengampu
Mata Kuliah Kalkulus Lanjut,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 19680205 199103 2 003

Siti Khoiriyah, M.Pd.

Bernafaskan Islami & Unggul

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN(RPP)

Program Studi
Mata Kuliah
SKS
Semester
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu
Pertemuan

I.

: Pendidikan matematika
: Kalkulus Lanjut
: 3 SKS
: VII (tujuh)
: Integral dalam Ruang Berdimensi n
: a. Integral Lipat Tiga (koordinat cartesius)
: 3 x 50 menit ( 1 pertemuan)
: 15

Tujuan pembelajaran
1. Menyelesaikan integral lipat tiga
2. Menentukan massa dan pusat massa dengan menggunkan integral lipat
tiga

II. Metode Pembelajaran


1. Ceramah bervariasi
2. Diskusi
3. Pemberian tugas
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 ( 150 menit)
1. Kegiatan Awal
a. Mengingat kembali koordinat kartesius
b. Mengingat kembali integral lipat dua
c. Mengingat kembali definisi integral lipat dua dengan menggunakan
partisi-partisi
2. Kegiatan Inti
a. Menjelaskan integral lipat tiga dengan menggunakan partisi-partisi
b. Menjelaskan bagaimana menyelesaikan integral lipat tiga dari suatu
fungsi dengan tiga peubah
c. Menjelaskan bagaimana menghitung massa, pusat massa
d. Mahasiswa menyelesaikan integral lipat tiga pada fungsi dengan tiga
peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

e. Mahasiswa menghitung massa, dan pust massa


3. Kegiatan akhir
a. Mahasiswa diminta untuk menyelesaikan tugas terkait integral lipat
tiga pada suatu fungsi dengan tiga peubah
IV. Sumber Belajar
1. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
2. Edwin J. Purcell, et al. 2003. Kalkulus Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
3. Robert Wrede, et al. 2006. Kalkulus Lanjut Edisi Kedua. Jakarta:
Erlangga

V. Penilaian
1.

Bentuk instrumen

: Uraian panjang

2.

Soal atau instrumen :


1) Hitunglah 2 , dimana B adalah kotak
= {(, , ): 1 2, 0 1, 0 2}
/2

2) Hitunglah integral berikut 0

0 0 sin( + + )

3) Hitunglah integral lipat tiga dari (, , ) = 2 atas daerah padat S


yang dibatasi oleh silinder parabolik = 2
= x dan y = 0

Bernafaskan Islami & Unggul

1
2

2 dan bidang z = 0, y

SILABUS
MATA KULIAH
: KALKULUS LANJUT
SKS
: 3 SKS
PEROGRAM STUDI : PENDIDIKAN MATEMATIKA

Standar Kompetensi: 1. Mahasiswa dapat memahami persamaan irisan kerucut dan koordinat kutub
MATERI PERKULIAHAN
NO.

TUJUAN KHUSUS PEMBELAJARAN


SUB POKOK BAHASAN

1.

Irisan kerucut

POKOK BAHASAN
Irisan kerucut dan koordinat

1. Memahami jenis-jenis irisan kerucut

kutub

2. Memahami persamaan standar dari suatu parabola


3. Memahami persamaan standar dari suatu elips
4. Memahami persamaan standar dari suatu hiperbola

2.

Koordinat kutub

Irisan kerucut dan koordinat 1. Memahami bagaimana menggambar grafik koordinat kutub
kutub

2. Menggambarkan persamaan kutub ke dalam grafik koordinat


kutub
3. Memahami hubungan koordinat kutub dengan koordinat
kartesius

Bernafaskan Islami & Unggul

4. Mengubah persamaan kutub kedalam persamaan kartesius


kartesius
5. Mengubah persamaan kartesius menjadi persamaan kutub
6. Memahami persamaan kutub untuk garis
7. Memahami persamaan kutub untuk lingkaran
8. Memahami persamaan kutub untuk irisan kerucut

Standar Kompetensi: 2. Mahasiswa dapat memahami turunan dalam ruang berdimensi n serta aplikasinya
MATERI PERKULIAHAN
NO.

TUJUAN KHUSUS PEMBELAJARAN


SUB POKOK BAHASAN

1.

POKOK BAHASAN

Fungsi dengan dua peubah

Turunan dalam ruang

1. Memahami fungsi bernilai real dengan dua peubah real

atau lebih

berdimensi n

2. Menentukan daerah asal dari suatu fungsi dua peubah


3. Menentukan daerah asal alami dari suatu fungsi dua peubah
4. Menentukan daerah hasil dari suatu fungsi dua peubah
5. Menggambarkan sketsa grafik fungsi dua peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

2.

Turunan parsial

Turunan dalam ruang


berdimensi n

1. Memahami pengertian turunan parsial dari fungsi dengan dua


peubah
2. Menyelesaikan turunan parsial dari fungsi dengan dua peubah
3. Menyelesaikan turunan parsial yang lebih tinggi dari fungsi
dengan dua peubah
4. Menyelesaikan turunan parsial dari fungsi dengan tiga peubah
5. Menyelesaikan turunan parsial yang lebih tinggi dari fungsi
dengan tiga peubah

3.

Turunan berarah dan gradien

Turunan dalam ruang

1. memahami definisi turunan berarah

berdimensi n

2. memahami hubungan turunan berarah dengan gradien


3. menyelesaikan turunan berarah dari suatu fungsi dua peubah
4. menyelesaikan turunan berarah dari suatu fungsi dengan tiga
peubah

4.

Aturan rantai

Turunan dalam ruang

1. Memahami teorema aturan rantai

berdimensi n

2. Membuktikan teorema aturan ranta


3. Menyelesaikan aturan rantai dengan kasus dua peubah
4. Menyelesaikan aturan rantai dengan kasus tiga peubah

Bernafaskan Islami & Unggul

5.

Maksimum dan minimun

Turunan dalam ruang


berdimensi n

1. Memahami definisi nilai maksimum, nilai minimum, dan nilai


ekstrim global dari suatu fungsi
2. Menentukan nilai maksimum dan minimum dari suatu fungsi
dengan dua peubah
3. Menentukan nilai ekstrim dari suatu fungsi dengan dua peubah
4. Menentukan jarak terpendek antara titik asal dengan suatu
bidang

6.

Metode lagrange

Turunan dalam ruang

1. Memahami teorema metode lagrange

berdimensi n

2. Menggunakan metode lagrange untuk menentukan linai


maksimum dan minimum dari suatu fungsi f .

Bernafaskan Islami & Unggul

Standar Kompetensi: 3. Mahasiswa dapat memahami integral dalam ruang berdimensi n serta aplikasinya
MATERI PERKULIAHAN
NO.

TUJUAN KHUSUS PEMBELAJARAN


SUB POKOK BAHASAN

1.

POKOK BAHASAN

Integral lipat dua atas persegi

Integral dalam ruang

1. Memahami definisi integral lipat dua

panjang

berdimensi n

2. Memahami sifat-sifat integral lipat dua


3. Menyelesaikan integral lipat dua dari suatu fungsi tangga
4. Menyelesaikan integral lipat dua dengan menggunakan sifatsifat integral lipat dua
5. Menyelesaikan integral berulang atas daerah persegi panjang
6. Menyelesaikan integral lipat dua atas daerah bukan persegi
panjang

2.

Integral lipat dua dalam

Integral dalam ruang

koordinat kutub

berdimensi n

1. Menyelesaikan integral lipat dua dengan menggunakan


koordinat kutub
2. Menghitung volume benda padat dengan menggunakan
integral lipat dua

3.

Penerapan integral lipat dua

Bernafaskan Islami & Unggul

Integral dalam ruang

1. Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan massa

berdimensi n

lamina
2. Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan pusat massa
lamina
3. Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan momen
inersia

4.

Luas Permukaan

Integral dalam ruang


berdimensi n

5.

1. Menggunakan integral lipat dua untuk menentukan luas suatu


bidang

Integral lipat tiga (koordinat

Integral dalam ruang

1. Menyelesaikan integral lipat tiga

Cartesius)

berdimensi n

2. Menentukan massa dan pusat massa dengan menggunkan


integral lipat tiga

Studi P.Matematika,

Dra. Naning Sutriningsih, M.Pd.


NIP 196802051991032003

Bernafaskan Islami & Unggul

Siti Khoiriyah, M.Pd.