Anda di halaman 1dari 11

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tubuh Dan Kandungannya Dosen pembimbing: Kun

ika N. R. S. Kep, Ns, M. Kep, Disusunoleh : Nama: Giarto NIM: 11620560 Kelas:
PSIK 3.1 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS KADIRI 2012 KATA PENGANTAR Puji syukur yang dalam saya
sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahan-Nya
makalah ini dapat saya selesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini saya
membahas Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Tubuh, suatu permasalahan yang sering
dilupakan oleh banyak orang. Padahal dapat menimbulakan permasalahan yang
cukup besar. Makalah ini saya buat untuk memenuhi tugas kuliah. Dan bahwa
merokok memiliki efek yang besar bagi kesehatan tubuh. Selain itu semoga setelah
membaca makalah ini masyarakat tahu mengapa rokok tidak baik bagi kesehatan
tubuh mereka. Dalam proses pendalaman materi bahaya rokok ini, tentunya saya
mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih
yang dalam-dalamnya saya sampaikan pada : Kun ika N. R. S. Kep, Ns, M. Kep,
Demikian makalah ini saya buat semoga membawa manfaat, Kediri, November
2012 Penulis, DAFTAR ISI Halaman
judul.........................................................................................................i Kata
Pengantar ...ii Daftar Isi
....iii BAB I PENDAHULUAN
1 1. Latar Belakang
. 2. Tujuan
.. 3. Batasan Masalah
.. 4. Sistematika Penulisan
.. BAB II PEMBAHASAN
. 1. Definisi rokok
... 2. Zat zat Beracun Yang
Terdapat Dalam Rokok dan Dampaknya .. 3. Beberapa Penelitian Tentang
Rokok 4. Hambatan
. 5. Cara Mengatasi Permasalahan
Yang Ada 6. Rokok dan Kesehatan BAB III PENUTUP
. 1. Kesimpulan
.. 2. Saran
. DAFTAR PUSTAKA
... BAB I PENDAHULUAN 1. Latar
Belakang Manusia memiliki berbagai macam kebiasaan. Mulai dari berolahraga,
membaca, menulis, mengarang,dan sebagainya.Di antara sekian banyak kebiasaan
manusia, ada salah satu kebiasaan manusia yang sangat merugikan bagi kesehatan
mereka.Anehnya, kebiasaan yang tidak baik ini sering dilakukan oleh masyarakat
kita, yakni kebiasaan merokok. Merokok sendiri bukanlah hal yang dianggap tabu
oleh masyarakat kita,meskipun yang melakukannya adalah anak yang masih duduk
di bangku sekolah.Hal ini sangat memprihatinkan, karena sebagaimana kita ketahui
bahwa di dalam rokok terdapat banyak zat beracun yang nantinya akan
mengganggu kesehatan tubuh kita. Untuk itu dengan dibuatnya makalah ini
diharapkan warga masyarakat dapat sadar dan segera meninggalkan atau

mengurangi kebiasaan mereka yang tidak baik.Karena bagaimanapun juga dampak


rokok bagi kesehatan pelaku (perokok aktif) maupun kesehatan orang yang terkena
paparan asap rokok perokok aktif (perokok pasif) sangat besar,karena zat beracun
yang terkandung di dalamnya. 2. Tujuan Melihat semakin banyaknya jumlah
perokok setiap tahunnya, yang nantinya dampak negatifnya akan kita rasakan juga
baik cepat ataupun lambat. Sehingga dengan dibuatnya makalah ini masyarakat
diharapkan dapat: a. Mengetahui tentang seluk beluk rokok dan zat racun yang
dikandungnya b. Mengetahui seberapa besar dampak rokok bagi kesehatan tubuh c.
Mengurangi bahkan berhenti merokok setelah mengetahui dampak yang di
timbulkan 3. Batasan Masalah Agar pembahasan masalah menjadi lebih fokus dan
berbobot, di dalam makalah ini akan membahas Bahaya rokok bagi kesehatan tbuh
kita. BAB II PEMBAHASAN 1. Definisi rokok Rokok merupakan benda yang sudah
tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan
meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan
dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah
diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok
meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan
gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring,
kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan
kehamilan dan cacat pada janin. Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit
dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang
yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit
melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar
belakang depresi. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari
seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok
karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif.
Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di
Indonesia tembakau ditambah cengkeh dan bahan-bahan lain dicampur untuk
dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok
linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau
kunyah). Dari hari ke hari jumlah perokok kian bertamabah. Hal inilah yang nantinya
akan membuat suatu malapetaka yang besar bagi kesehatan tubuh kita. 2. Zat - zat
Beracun Yang Terdapat Dalam Rokok dan Dampaknya Sebagaimana kita ketahui di
dalam asap sebatang rokok yang dihisap oleh perokok, tidak kurang dari 4000 zat
kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen)
dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida,
amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4etilkatekol,ortokresoldan perylene adalah sebaian dari beribu ribu zat di dalam
rokok. Tapi diantara zat zat yang disebutkan tadi, ada 3 zat yang paling berbahaya
yang terkandung di dalam sebatang rokok. Zat zat itu adalah: a. Tar Zat
berbahaya ini berupa kotoran pekat yang dapat menyumbat dan mengiritasi paru paru dan sistem pernafasan, sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis,
emphysema dan dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru - paru ( penyakit
maut yang hampir tak dikenal oleh mereka yang bukan perokok ).Racun kimia

dalam TAR juga dapat meresap ke dalam aliran darah dan kemudian dikeluarkan di
urine.TAR yang tersisa di kantung kemih juga dapat menyebabkan penyakit kanker
kantung kemih. Selain itu Tar dapat meresap dalam aliran darah dan mengurangi
kemampuan sel - sel darah merah untuk membawa Oksigen ke seluruh tubuh,
sehingga sangat besar pengaruhnya terhadap sistem peredaran darah. b. Nikotin
Adalah suatu zat yang dapat membuat kecanduan dan mempengaruhi sistem
syaraf, mempercepat detak jantung ( melebihi detak normal ) , sehingga
menambah resiko terkena penyakit jantung.Selain itu zat ini paling sering
dibicarakan dan diteliti orang, karena dapat meracuni saraf tubuh, meningkatkan
tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan
ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang dihisap
oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. Selain itu
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi
karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi
melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin
dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin
dapat ditemukan pada cairan gusi. c. Karbon Monoksida (CO) Zat ini dapat meresap
dalam aliran darah dan mengurangi kemampuan sel - sel darah merah untuk
membawa Oksigen ke seluruh tubuh, sehingga sangat besar pengaruhnya terhadap
sistem peredaran darah.Selain itu, karbonmonoksida memudahkan penumpukan zat
- zat penyumbat pembuluh nadi, yang dapat menyebabkan serangan jantung yang
fatal selain itu juga dapat menimbulkan gangguan sirkulasi darah di kaki.Efek
terakhir ini membuat para wanita perokok lebih beresiko ( daripada wanita non
perokok ) mendapat efek samping berbahaya bila meminum pil kontrasepsi ( pil
KB).Karena itulah sebabnya mengapa para dokter kandungan ( ginekolog )
umumnya segan memberi pil KB pada wanita yang merokok. 3. Beberapa
Penelitian Tentang Rokok Menurut Menteri Kesahatan Indonesia Tahun 2004 Bapak
Dr. Achmad Sujudi, kebiasaan merokok di Indonesia cenderung meningkat.
Berdasarkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) penduduk Indonesia
usia dewasa yang mempunyai kebiasaan merokok sebanyak 31,6%. Dengan
besarnya jumlah dan tingginya presentase penduduk yang mempunyai kebiasaan
merokok, Indonesia merupakan konsumen rokok tertinggi kelima di dunia dengan
jumlah rokok yang dikonsumsi (dibakar) pada tahun 2002 sebanyak 182 milyar
batang rokok setiap tahunnya setelah Republik Rakyat China (1.697.291milyar),
Amerika Serikat (463,504 milyar),Rusia (375.000 milyar) dan Jepang (299.085
milyar). Selain itu, dalam laporan yang baru saja dikeluarkan WHO berjudul
Tobacco and Poverty : A Vicious Cycle atau Tembakau dan Kemiskinan : Sebuah
Lingkaran Setan dalam rangka peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tanggal
31 Mei 2004, membuktikan bahwa perokok yang paling banyak adalah kelompok
masyarakat miskin. Bahkan di negara-negara maju sekalipun, jumlah perokok
terbanyak berasal dari kelompok masyarakat bawah. Mereka pula yang memiliki
beban ekonomi dan kesehatan yang terberat akibat kecanduan rokok. Dari sekitar
1,3 milyar perokok di seluruh dunia, 84% diantaranya di negara negara
berkembang. Hasil penelitian itu juga menemukan bahwa jumlah perokok terbanyak

di Madras, India justru berasal dari kelompok masyarakat buta huruf. Kemudian riset
lain membuktikan bahwa kelompok masyarakat termiskin di Bangladesh
menghabiskan hampir 10 kali lipat penghasilannya untuk tembakau dibandingkan
untuk kebutuhan pendidikan. Lalu penelitian di 3 provinsi Vietnam menemukan,
perokok menghabiskan 3,6 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk
pendidikan, 2,5 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan dengan pakaian
dan 1,9 kali lebih banyak untuk tembakau dibandingkan untuk biaya kesehatan. 4.
Hambatan Dalam prakteknya di lapangan, tidak mudah untuk menerapkan
peraturan yang melarang tentang merokok. Karena hal ini disebabkan oleh
beberapa hal yaitu: Masih minimnya kesadaran masyarakat akan bahaya rokok
bagiv kesehatan tubuh mereka, sehingga sulit diadakannya pembinaan untuk
mereka. Kurangnya sosialisasi dari instansi terkait mengenaiv bahaya merokok,
sehingga masyarakat tidak tahu seberapa besar bahaya rokok bagi kesehatan
mereka. Kurang ketatnya pengawasan terhadap peredaran rokok di negara kita,
sehingga jumlah produsen rokok meningkat. 5. Cara Mengatasi Permasalahan Yang
Ada Beberapa cara yang dapat kita lakukan supaya kit adapt terhindar dari bahaya
asap rokok adalah sebagai berikut : a. Tarbiyah atau pedidikan keimanan yang
sungguh sungguh untuk setiap individu masyarakat agar mereka sadar betapa
bahaynya menghisap rokok. b. Adanya teladan yang baik bagi sang anak baik di
rumah, di sekolah, maupun di sekitar lingkungannya. c. Melarang Oknum guru
untuk merokok di depan siswa saat mengajar.Mengapa? karena kita ketahui bahwa
tugas guru adalah sebagai suri tauladan bagi siswanya di sekolah. Jadi wajar saja
kalau guru harus memberi contoh yang baik bagi siswanya. d. Penyuluhan yang
gencar dan intensif dari Instansi terkait. Dengan jalan ini diharapkan jumlah perokok
akan berkurang, karena mereka memperoleh pengetahuan langsung tentang
bahaya rokok bagi kesehatan mereka. e. Menciptakan Undang Undang seperti
yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang larangan
merokok di tempat umum seperti sekolah, rumah sakit, taman bermain, dan
sebagainya. Dan bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi atau denda sejumlah
50ribu rupiah. f. Menyebarluaskan fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) tentang
haramnya rokok. Karena dengan jalan ini masyarakat akan berfikir lagi untuk
merokok. 6. Rrokok Dan Kesehatan Kebiasaan merokok telah terbukti berhubungan
dengan paling sedikit 25 jenis penyakit dari berbagai organ manusia. Penyakit
penyakit ini antara lain adalah kanker mulut, esophagus, faring, laring, paru,
pankreas, dan kandung kencing. Juga ditemukan penyakit paru obstruktif kronis dan
berbagai penyakit paru lainnya, penyakit pembuluh darah dan ulkus peptikum (luka
pada lambung). Kebiasaan merokok juga berhubungan dengan terjadinya penyakit
sirosis hati, bunuh diri, dan keracunan dalam berbagai bentuk. Densitas tulang dari
para perokok lebih rendah dibandingkan bukan perokok, sehingga lebih mudah
terjadi patah tulang paha. Perokok cenderung kurang sehat dibandingkan bukan
perokok. Pada para perokok, banyak penyakit berlangsung lebih lama dibandingkan
bukan perokok sehingga bila harus rawat inap memerlukan waktu lebih lama.
Dampak negatif konsumsi rokok ditemukan pertama kali pada tahun 1950-an dan
lebih dari 70.000 artikel ilmiah menunjukkan hal tersebut. Konsumsi temabaku saat

ini merupakan penyebab kematian yang berkembang paling cepat di dunia


bersamaan dengan HIV/AIDS. Satu dari dua orang perokok jangka panjang akan
meninggal akibat kebiasaannya merokok. Dampak asap rokok tidak hanya kepada
perokok saja (perokok aktif), tetapi juga kepada orang yang berada disekitar
perokok (perokok pasif). Hal tersebut dibuktikan oleh penelitian dokter Hirayama di
Jepang pada tahun 1981 yang menunjukkan bahwa istri perokok mempunyai risiko
terkena kanker paru lebih besar dibandingkan istri bukan perokok. Untuk
memahami lebih lanjut tentang penyakit yang disebabkan oleh merokok, maka
akan dibahas efek merokok menurut organ secara spesifik: 1.
Otak
Otak adalah pusat tubuh untuk perasaan dan pikiran sadar. Otak mengendalikan
sebagian besar gerakan-gerakan yang disadari dan memungkinkan berpikir dan
merasakan. Otak juga mengatur proses tubuh yang tidak disadari seperti bernafas
dan pencernaan. Pembuluh darah dari jantung dan paru-paru membawa oksigen
dan bahan-bahan kimia lainnya ke otak. Merokok mengirim bahan-bahan kimia ke
otak, merubah kimiawinya dan mempengaruhi perasaan perokok tersebut. Nikotin
mencapai otak dalam 10 menit setelah rokok dihisap. Merokok merupakan
penyebab utama terjadi stroke yaitu gangguan pembuluh darah otak (tersumbat
atau pecah) yang mengakibatkan kelumpuhan. Di Indonesia, stroke merupakan
penyebab kematian pertama baik di perkotaan maupun di pedesaan (Riskesdas
tahun 2008). 2.
Mata Mata bekerja seperti kamera. Masing-masing
mata mempunyai lensa. Cahaya difokuskan oleh kedua lensa dan diproyeksikan
kedalam retina. Retina adalah sekumpulan sel-sel yang sensitif terhadap cahaya
yang terletak pada bagain belakang mata. Cahaya yang sampai pada sel tersebut
diubah menjadi impuls saraf (rangsangan) dan dikirim ke otak untuk
diinterpretasikan sehingga orang dapat melihat. Jika merokok mempunyai risiko
untuk terkena katarak (kekeruhan pada lensa mata) 2 sampai 3 kali lebih besar
dibandingakan tidak merokok. Katarak merupakan penyebab kebutaan nomor satu
di dunia. 3.
Mulut, Tenggorokan, Laring, Esophagus Mulut dan
tenggorokan (faring) adalah pintu masuk tubuh untuk makanan dan minuman.
Esophagus adalah tabung berotot yang menggerakkan makanan dari mulut ke
dalam perut. Laring merupakan jalan udara dari dan ke paru-paru. Laring kadangkadang disebut kotak suara karena digunakan untuk menciptakan suara dari
pembicaraan. Perokok mempunyai risiko lebih tinggi untuk terkena radang gusi
(periodontitis) atau penyakit gusi daripada bukan perokok. Merokok juga
menyebabkan kanker mulut meskipun merokok dengan menggunakan pipa.
Merokok menyebabkan, kanker tenggorokan, kanker laring, kanker esophagus. Para
perokok lebih mudah terkena infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA) seperti
flu dan nyeri tenggorokan, yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Merokok
berbahaya terhadap kemampuan tubuh memerangi infeksi atau merokok
mengganggu sistem kekebalan tubuh. 4.
Paru Paru-paru berada pada
rongga dada, berfungsi mengatur keluar masuknya udara ke dalam tubuh,
mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Oksigen dibawa melalui
jaringan percabangan saluran pernafasan yang kompleks (bronki), menuju kantong
udara kecil sekali (alveoli). Jaringan saluran pernafasan ini tampak seperti

percabagan pohon. Efek merokok terhadap paru adalah sebagai penyebab kanker
paru. Dibandingkan bukan perokok, pria yang merokok berisiko terjadi kanker paru
23 kali lebih besar dan wanita yang merokok berisiko 13 kali terjadi kanker paru.
Merokok menyebabkan sekitar 90% kematian oleh karena kanker paru di kalangan
pria dan sekitar 80% kematian di kalangan wanita di Amerika Serikat. Merokok
dengan kadar tar rendah tidak mengurangi risiko terjadi kanker paru secara
substansial. Merokok menyebabkan luka terhadap saluran pernafasan dan kantor
udara dari paru-paru yang dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif (seperti
asma bronkiale, emfisema). Perokok lebih banyak terkena infeksi saluran
pernafasan bagian bawah seperti pneumonia atau bronkitis akut dibandingkan
bukan perokok. Merokok dihubungkan dengan asma pada anak-anak dan remaja.
Asma adalah penyakit yang menyebabkan peradangan dari saluran pernafasan,
menyebabkan saluran pernafasan menyempit, dan menghalangi aliran udara masuk
dan keluar paru. Asma ini bisa berlangsung selama hidup. Merokok dihubungkan
dengan batuk yang lama dan nafas berbunyi di kalangan orang dewasa, anak-anak,
dan remaja. Merokok selama masa anak-anak dan remaja menghambat
pertumbuhan paru-paru. Fungsi paru-paru yang merupakan ukuran seberapa efektif
paru-paru memasukkan dan mengeluarkan udara dari dan ke dalam tubuh,
menurun secara alamiah bila beranjak tua. Proses ini menurun lebih cepat pada
para perokok. Merokok selama kehamilan menyebabkan fungsi paru bayi yang
dikandungnya berkurang. 5.
Jantung Jantung adalah otot yang
berukuran sekepalan tangan yang memompakan darah ke seluruh tubuh,
mengedarkan oksigen dan makanan ke seluruh organ dan jaringan tubuh. Racunracun dari rokok juga dibawa aliran darah ke setiap tempat. Aliran darah juga
mengambil hasil produk yang tidak digunakan dari sel-sel tubuh. Ginjal, liver (hati),
dan paru-paru menyaring sisa-sisa produk tersebut. Merokok menyebabkan
penyakit jantung koroner yang tandanya adalah serangan jantung atau kematian
mendadak, yang merupakan penyebab kematian utama di Amerika Serikat dan di
Indonesia. Merokok sigaret dihubungkan denagn semua jenis kematian mendadak
akibat penyakit jantung pada pria maupun wanita. Kadar tar nikotin yang rendah
tidak mengurangi risiko terjadi penyakit jantung koroner. Merokok menyebabkan
pengerasan pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis), akibat dari bahan-bahan
kimia yang berada pada rokok. Kebanyakan kasus penyakit jantung koroner, stroke,
dan penyakit pembuluh darah disebabkan oleh pengerasan pada dinding
pemubuluh darah (aterosklerosis). Merokok juga menyebabkan aneurisma
pembuluh darah di perut yaitu dinding pembuluh darah di daerah perut yang
menggembung sehingga bisa pecah. 6. Lambung Lambung adalah kantung berotot
antara esophagus dan usus halus. Dinding dari lambung terdiri atas 3 lapisan otot
yang kuat untuk menggiling makanan dan mencampurnya dengan asam lambung,
mencairkannya sebelum mencapai usus halus. Satu dari asam lambung tersebut
yaitu asam hidroklorida (Hcl), merupakan asam yang sangat kuat yang dapat
melarutkan paku besi. Jaringan lambung yang mudah rusak dilindungi dari asam ini
oleh suatu lapisan tebal pada permukaaan lambung. Merokok menyebabkan kanker
lambung dan para perokok lkemingkinan lebih besar mempunyai luka pada

lambung dibandingkan bukan perokok. 6.


Ginjal Ginjal terdiri atas dua
organ yang berbentuk seperti kacang, yang masing-masing berukuran sekepalan
tangan. Ginjal berada di sekitar pinggang atau pertengahan dari bagian belakang
tubuh, letaknya di samping tulang belakang dan sedikit dibawah batas bawah
rongga dada. Fungsi ginjal adalah penyaring yang membersihkan darah. Ginjal
mengeluarkan bahan-bahan yang tidak digunakan lagi dan air dari darah,
menghasilkan urin (air kencing). Merokok menyebabkan kanker pada ginjal
sehingga fungsi ginjal terganggu. Apabila fungsi ginjal terganggu dalam waktu yang
lama sehingga fungsi ginjal harus digantikan oleh mesin dengan menggunakan alat
hemodialisis atau cuci darah. 7.
Kandung Kemih Kandung kemih
adalah organ yang berbentuk seperti balon dan berotot terletak di rongga pelvis.
Organ ini menyimpan air kemih (urin) yang dihasilkan oleh ginjal selama proses
penyaringan darah. Seperti balon, organ ini bisa mengembang atau mengecil
tergantung jumlah urin yang berada didalamnya. Urin mengalir dari masing-masing
ginjal ke kandung kemih melalui tabung tipis yang disebut ureter dan dikeluarkan
dari tubuh melalui tabung sempit yang disebut uretra. Merokok menyebabkan
kanker kandung kemih sehingga bisa mengak ibatkan gangguan pada proses
pembuangan air kemih (urin) dan terganggunya proses aliran air kemih dari ginjal.
9.
Pankreas Pankreas terletak di dekat bagain atas usus halus. Organ
ini memepunyai 2 fungsi yang berbeda dalam tubuh, 1) membantu proses
pencernaan dengan melepaskan enzim-enzim pencernaan ke dalam usus halus dan
2) mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah, dengan melepaskan hormon insulin
ke dalam aliran darah. Merokok menyebabkan kanker pancreas, sehingga bisa
menyebabkan gangguan proses pencernaan. Apabila kadar gula dalam darah
meningkat bisa terjadi penyakit kencing manis (diabetes mellitus). 10.
Kehamilan Di Amerika Serikat, diperkirakan 6 juta wanita menjadi hamil setiap
tahun dan lebih dari 11.000 melahirkan setiap tahun. Antara 12 sampai 22% dari
wanita tersebut akan merokok selama kehamilannya. Merokok mempunyai dampak
negatif terhadap kesehatan dari bayi yang masih dikandung (janin) maupun bayi
yang dilahirkan. Wanita yang bukan perokok mempunyai komplikasi lebih rendah
dengan kehamilannya dan mempunyai bayi lebih sehat dibandingkan wanita
perokok. Merokok berbahaya selama setiap tahap perkembangan bayi atau selama
kehamilan maupun sesudah bayi lahir. Merokok dapat menyebabkan bayi lahir
prematur dan mempunyai berat lahir rendah, penyakit saluran pernafasan, dan
penyakit lainnya. Bayi dengan berat lahir rendah (kurang dari 2500 kg) mempunyai
risiko lebih besar mengalami kematian. Merokok selama kehamilan meningkatkan
risiko terjadi plasenta previa (plasenta menutupi jalan lahir sehingga bisa timbul
perdarahan) dan abrupsi plasenta (plasenta lepas tiba-tiba sehingga bisa
menyebabkan kematian janin). Nikotin dalam rokok bisa menyebabkan pembuluh
darah menyempit dalam plasenta dan uterus, sehingga menurunkan jumlah oksigen
yang diterima janin. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah
bayi., yang dapat berkontribusi terhadap berat lahir rendah. Wanita yang merokok
selama kehamilan mempunyai risiko lebih tinggi untuk robek pada membrane
sebelum waktu persalinan sehingga mengakibatkan kelahiran premature dan

memungkinkan kematian janin. Bayi yang baru dilahirkan akan menjadi perokok
pasif jika ibunya perokok. Ibu perokok akan menyebabkan sindroma kematian bayi
mendadak, bayi yang terpapar asap rokok dari ibunya (perokok pasif) berisiko 2 kali
untuk mengalami kematian mendadak dibandingkan bayi yang tidak terpapar asap
rokok dari ibunya. Jika ibu menyusui merokok maka air susunya mungkin
mengandung nikotin yang berbahaya. Merokok pada wanita dapat menyebabkan
kanker leher rahim dan infertilitas (ketidak suburan). BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan
Melihat kenyataan yang ada pada uraian sebelumnya, dapat dikatakan rokok itu
lebih banyak mudharatnya (dampak negatifnya) dari pada dampak positifnya.
Apabila hal ini dibiakan terus berlangsung, maka akan mengakibatkan
permasalahan yang serius pada kesehatan tubuh manusia. Dan seharusnya
masyarakat sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh mereka. Namun hal
itu masih sulit dilakukan di Indonesia. 2. Saran Setelah membaca makalah ini,
semoga masyarakat dapat tersadarkan akan bahaya rokok bagi kesehatan mereka
dan segera meninggalkan kebiasaan merokoknya, supaya kesehatan mereka tetap
terjaga dan nantinya menjadikan tubuh mereka sehat bugar dan terhindar dari
penyakit yang mengancam jiwa mereka. http://psikceria21.blogspot.com/-baayarokok-bagi-kesehatan-tubuh-10-2012-artikel-html/ DAFTAR PUSTAKA 1.Amalia,
http://www.pdgionline.com/web/index.php?
option=content&task=view&id=310&Itemid=1 2. Tempo,Interaktif Jakarta 3.
www.google.com 4. Anonymous. 2004. Health consequences of smoking.
http://www.cdc.org/tobacco
Copy and WIN : http://ow.ly/KNICZ
Kandungan dalam sebatang rokok
Zat apa saja yang terdapat dalam sebatang rokok? Nikotin merupakan zat utama
yang terdapat pada rokok. Namun, lebih dari 700 jenis bahan kimia tambahan
kemungkinan digunakan oleh perusahaan rokok untuk menambah kenikmatan
merokok. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik rokok
besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan
beracun yang sangat berbahaya tersebut.
Perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok
dihirup mereka.
Selain itu, asap rokok mengandung 4.000 zat kimia, termasuk arsenik, aseton,
butan, karbon monoksida, dan sianida. Asap rokok yang dihirup oleh perokok
maupun perokok pasif akan menganduk 43 zat yang diketahui menyebabkan
kanker. Itu sebabnya bagi perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih
mengerikan jika asap rokok dihirup oleh mereka.
Berikut beberapa kandungan racun dan bahan kimia yg ada dalam
sebatang rokok :

1. ASAM ASETIK
Pembersih lantai mengandung asam asetik, rokok juga tak mau kalah.
2. SODIUM HIDROKSIDA
Yang pernah menggunakan penghilang bulu ketek / kaki yg murahan niscaya didera
panas dan perih. Dalam obat ini terkandung sodium hidroksida, zat ini tertanam
pula dalam rokok.
3. NAPTALIN
Bola-bola pewangi pakaian mengandung zat beracun naptsalin, rokok juga.
4. FORMALIN
Bahan ini biasa digunakan untuk mengawetkan kodok, kupu-kupu, jenis serangga
hingga untuk mengawetkan jenazah. Formalin ada dalam rokok.
5. GERANIOL
Geraniol adalah zat aktif dalam pestisida. Zat mematikan ini juga ada dalam rokok.
6. ASETANISOL
Parfum mengandung zat kimia asetanisol. Dimana lagi zat ini ada???? ya dalam
rokok.

7. TOLUENE
Bensin bermanfaat untuk menjalankan mobil. manusia tidak minum bensin sebab
bensin jelas beracun. Salah satu zatnya bernama toluene, yang juga terdapat dalam
dinamit, didalam rokok juga ada.
8. HIDROGEN SIANIDA
Racun tikus dapat membunuh karena ada kandungan hidrogen sianida, rokok
mengandung bahan ini juga.
9. ASETON
Aseton kita kenal sebagai cairan penghilang kuteks, zat kimia berbahaya ini juga
terdapat dalam rokok.
10. HIDROSIN
Persamaan pesawat bermesin roket dan rokok adalah sama-sama mengandung
hidrosin. Pada roket hidrosin terkandung dalam bahan bakarnya.
11. CINNAMALDEHYDE
Mengapa anjing dan kucing tidak merokok??? sebab rokok mengandung
cinnamaldehyde, bahan yg ada diracun anjing dan kucing.
12. KADMIUM
Baterai berguna untuk menjalankan berbagai jenis mainan. Tapi Anda bisa bergerak
tanpa baterai. Kadmium adalah zat beracun yg terdapat dalam baterai, juga
bersemayam dalam rokok.
13. POLONIUM-210
Seorang bekas mata-mata Rusia membunuh dengan cara langka, yaitu
menggunakan isotop radio aktif polonium-210, zat ini juga terdapat dalam rokok.
14. UREA
Urea zat yg terdapat dalam air seni, yg berguna untuk tinta, cat, pupuk dan banyak
lagi, urea juga terdapat dalam rokok.
15. METANOL
Metanol zat yg bisa digunakan sebagai bahan bakar, terdapat pada rokok.
Itu diatas sebagian bahan kimia yang sudah diketahui terdapat dalam sebatang
rokok.
sumber:dari berbagai sumber