Anda di halaman 1dari 3

MANFAAT PERSAMAAN DIFERENSIAL DALAM PEMROGRAMAN KOMPUTER

Persamaan diferensial adalah persamaan matematika yang memepelajari fungsi yang tidak
diketahui nilai dari satu atau beberapa variabel yang saling berhubungan, nilai-nilai fungsi itu sendiri
dan turunannya dari berbagai operasi matematika. Persamaan diferensial memainkan peran penting
dalam aplikasi matematika pada bidang teknik, fisika, ekonomi, dan disiplin lainnya.Persamaan
diferensial kerap muncul dalam banyak bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya setiap kali
terdapat hubungan deterministik yang melibatkan beberapa elemen yang terus menerus bervariasi
(dapat dibuat model matematika dengan menggunakan fungsi) dan tingkat perubahan elemen-elemen
tersebut dalam ruang dan / atau waktu (dinyatakan sebagai turunan) .
Teori persamaan diferensial sudah cukup berkembang, dan metode yang digunakan bervariasi sesuai
jenis persamaan. Persamaan diferensial biasa (PDB) adalah persamaan diferensial di mana fungsi
yang tidak diketahui (variabel terikat) adalah fungsi dari variabel bebas tunggal. Dalam bentuk paling
sederhana fungsi yang tidak diketahui ini adalah fungsi riil atau fungsi kompleks, namun secara umum
bisa juga berupa fungsi vektor maupun matriks. Lebih jauh lagi, persamaan diferensial biasa
digolongkan berdasarkan orde tertinggi dari turunan terhadap variabel terikat yang muncul dalam
persamaan tersebut.
Persamaan diferensial sendiri dapat dibagi:
1. Menurut jenis atau tipe : yaitu persamaan diferensial biasa dan persamaan diferensial parsial.
2. Menurut orde: orde persamaan diferensial adalah orde tertinggi turunan fungsi yang ada dalam
persamaan. d3y/dx3 adalah orde tiga d2y/dx2 adalah orde dua dy/dx adalah orde satu.
3.

Menurut derajat: derajat suatu persamaan diferensial adalah pangkat tertinggi dari turunan fungsi
orde tertinggi. Sebagai contoh : ( d3y/dx3)2 + ( d2y / dx2)5 + y/x2+1 = ex adalah persamaan
diferensial biasa, orde tiga, derajat dua.

Persamaan diferensial juga memegang peranan penting dalam rekayasa, fisika, ilmu ekonomi dan berbagai
macam disiplin ilmu. Teori persamaan diferensial sudah cukup berkembang, dan metode yang
digunakan bervariasi sesuai jenis persamaan. Persamaan diferensial terbagi menjadi dua yaitu
persamaan diferensial biasa dan persamaan diferensial parsial. Persamaan diferensial biasa (PDB)
adalah persamaan diferensial di mana fungsi yang tidak diketahui (variabel terikat) adalah fungsi
dari variabel bebas tunggal. Persamaan diferensial parsial (PDP) adalah persamaan diferensial di
mana fungsi yang tidak diketahui adalah fungsi dari banyak variabel bebas, dan persamaan tersebut
juga melibatkan turunan parsial.Didalam persamaan diferensial biasa, dipelajari tentang konsep
persamaan diferensial linear dan Persamaan diferensial linear orde satu. Persamaan diferensial
linear adalah persamaan yang mengandung turunan tingkat satu yaitu turunan dengan satu peubah
bebas. Sedangkan Persamaan diferensial linear orde satu adalah persamaan yang mengandung
turunan tingkat satu dimana turunan tertinggi yang terdapat dalam persamaan tersebut adalah satu.

Bentuk persamaan diferensial linear

Bentuk persamaan diferensial linear orde satu

Kemudian pada awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika
Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam
antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas
yang sama berulangkali tanpa kesalahan, sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari
suatu langkah-langkah tertentu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin
mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk
menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan
perhitungan Persamaan

Differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin

Differensial. Dengan

menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi
serta mencetak hasilnya secara otomatis. Mesin uap Babbage walaupun tidak pernah selesai
dikerjakan,tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini.Bagaimanapun
juga,alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga
mengungkapkan sebuah konsep penting.Terdiri dari sekitar 50.000 komponen,disain dasar dari
Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi
operasi bagi mesin tersebut.
Pada Tahun 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk
melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk
melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat.Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun
1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan.Dengan berkembangnya
populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan
perhitungan sensus. Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang
kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80
variabel. Dengan menggunakan alat tersebut,hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam
minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan,kartu tersebut berfungsi sebagai media
penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.Hollerith kemudian
mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine
Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah
mengalami beberapa kali merger.Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga
memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis.Kartu perforasi digunakan oleh
kalangan bisnis dan pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.
Dalam hal itu berbagai kemungkinan pemanfaatan komputer berserta berbagai programnya telah
dikaji dan diekplorasi. Selain itu, pemanfaatan komputer dapat memberikan umpan balik
secara langsung kepada mahasiswa sehingga kekeliruan dapat segera diperbaiki.
Beberapa keuntungan digunakannya komputer dalam pembelajaan adalah sbb:
a. Komputer dapat memberikan umpan balik secara langsung kepada mahasiswa
b. Keleliruan mahasiswa dapat terhindarkan karena ada umpan balik
c. Mahasiswa mempunyai sikap yang positif dan kreatif
d. Soal-soal dapat diselesaikan jauh lebih cepat.
e. Dapat memberikan animasi grafik dengan lebih cepat dan lebih bagus

NAMA :DEWI NURMALA


KELAS : B