Anda di halaman 1dari 5

BAB I

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Pada mata kulia kewirausahaan salah satu tujuan utamanya adalah melatih
mahasiswa berfikir mandiri salah satunya dengan berwirausaha. Tidak hanya melalui
teori saja dalam pembahasan mata kulia kewirausahaan, namun perlu pengamatan
langsung di lapangan sehingga diharapakan mahasiswa secara seimbang mengetahui
antara

teori

dan

pengamatan

langsung

tentang

kewirausahaan,

maka

dalam

pengamatannya, penulis memilih pengamatannya di Pasar Pucang Surabaya.


B. Tujuan
1. Mengamati peluang yang ada di pasar tradisional untuk dikembangkan dalam bentuk
wirausaha.
2. Mengamati perkembangan pasar dari waktu kewaktu.
3. Mengetahui interkasi antara Konsumen, Produsen, Distributor.
C. Tempat dan Waktu Pengamatan
Tempat pengamatannya berada di Pasar Tradisional Pucang Surabaya, pada hari
Kamis 4 Oktober 2012.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Dari pengamatan di Pasar Tradisional Pucang Surabaya mendapat beberapa hasil
pengamatan
1. Barang yang diperdagangkan

Gambar 1 : Area

Penjualan
Buah Buahan

Keterangan : Pada area penjualan buah buahan di posisikan ke area yang berbeda

Gambar 2 : Toko Kelontong dan Sayuran

Gambar 3 :Toko Perhiasan

Gambar 4 : Toko Alat Alat Dapur

Gambar 6 : Penjual
Gorengan

Gambar 7 : Penjual Pakaian

2. Uraian Hasil Observasi


4

Dari hasil pengamatan di Pasar tradisional Pucang Surabaya ada beberapa hasil
observasi :
a. Banyak beraneka ragam barang yang di jual mulai dari pakaian, makanan, sayuran
dan lainnya.
b. Para konsumen lebih banyak pilahan saat membeli
c. Terjadi kedinamisan transaksi perdagangan karena barang yang dipasok oleh
produsen memang barang yang di butuhkan di area Pucang Surabaya, maka semua
barang yang tersedia akan laku terjual
d. Dari hasil pengamatan di Pasar Pucang Surabaya ada bebara pelung usaha yang biasa
diterapkan di Pasar Pucang Surabaya.
1. Pesan makanan via SMS
2. Penjualan minuman dan minuman yang inovasi
3. Penjualan pulsa elektrik
4. Penjualan kantong plastic karet bervariasi (sesuai label toko)
5. Jasa cuci sepeda motor.