Anda di halaman 1dari 25

BAGIAN ILMU KESEHATAN

MASYARAKAT DAN KEDOKTERAN KOMUNITAS


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HALU OLEO

MEI 2016

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK


KELUARGA BERENCANA (KIA-KB)
PUSKESMAS PERAWATAN LEPO-LEPO
BULAN JANUARI APRIL
TAHUN 2016

Oleh:
Novi Oktavianti, S.Ked

K1A2 10 081

Pembimbing:
dr. I Putu Sudayasa, M.Kes

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK


PADA BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DAN
KEDOKTERAN KOMUNITAS
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2016
HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertandatangan di bawah ini, menyatakan bahwa:


Nama

: Novi Oktavianti (K1A2 10 065)

Judul laporan

: Identifikasi Masalah Program Kesehatan Ibu dan Anak


serta

Keluarga

Berencana

(KIA-KB)

Puskesmas

Perawatan Lepo-Lepo Bulan Januari-April 2016


Telah menyelesaikan tugas laporan Manajemen Kesehatan dalam rangka
kepaniteraan klinik pada Bagian Ilmu Kedokteran Keluarga dan Komunitas
Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo.

Kendari, 21 Mei 2016


Mengetahui,
Pembimbing

dr. I Putu Sudayasa, M. Kes


NIP. 19690730 200212 1 003

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK


KELUARGA BERENCANA (KIA-KB)
PUSKESMAS PERAWATAN LEPO-LEPO
A. Analisis Masalah
Adapun analisis masalah di Puskesmas Lepo-Lepo Bulan Januari-April
2016, yaitu :
Tabel 1. Analisis Masalah Program Imunisasi Puskesmas Lepo-Lepo Bulan
Januari-April 2016
Indikator
Target (%)
Pencapaian (%) Selisih
Imunisasi
1. HB0
Per tahun = 95
(Imunisasi Unijek)
Perbulan = 7,9
33,6
0
Per 4 bulan = 31,6
2. BCG
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
3. DPT HB Hib 1
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
4. DPT HB Hib 2
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
5. DPT HB Hib 3
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
6. Polio 1
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
7. Polio 2
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
8. Polio 3
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
9. Polio 4
Per tahun = 100
Perbulan = 8,3
33,6
0
Per 4 bulan = 33,2
10. Campak
Per tahun = 100
33,6
0

11. Tetanus I

12. Tetanus II

Perbulan = 8,3
Per 4 bulan = 33,2
Per tahun = 95
Perbulan = 7,9
Per 4 bulan = 31,6
Per tahun = 95
Perbulan = 7,9
Per 4 bulan = 31,6

33,7

33,7

Tabel 2. Analisis Masalah Program Kesehatan Ibu Dan Anak Keluarga


Berencana Puskesmas Lepo-Lepo Bulan Januari-April 2016
Indikator
Target (%)
Pencapaian (%) Selisih
KIA-KB
13. Cakupan K1
Pertahun = 100
34,4
0
Perbulan = 8,3
Per 4 bulan = 33,2
14. Cakupan K4
Per tahun = 95
31,7
0
Per bulan = 7,9
Per 4 bulan = 31,6
15. Cakupan Bumil
Per tahun = 80
25,2
-1,4
Resti/PKO
Per bulan = 6,66
Per 4 bulan = 26,6
16. Cakupan
Bulin Per tahun = 90
30,4
0
Nakes
Per bulan = 7,5
Per 4 bulan = 30
17. Cakupan Pelayanan Per tahun = 90
30,4
0
Nifas (KF3)
Per bulan = 7,5
Per 4 bulan = 30
18. Cakupan Neonatus Per tahun = 90
29,4
-0,6
(KN1)
Per bulan = 7,5
Per 4 bulan = 30
19. Cakupan Neonatus Per tahun = 90
29,4
-0,6
(KN Lengkap)
Per bulan = 7,5
Per 4 bulan = 30
20. Cakupan Neonatus Per tahun = 80
12,3
-14,3
Resti (PKN)
Per bulan = 6,66
Per 4 bulan = 26,6
21. Cakupan
Per tahun = 90
30,8
0
Pelayanan Bayi (29 Per bulan = 7,5
hari-11 bulan)
Per 4 bulan = 30
22. Cakupan
Per tahun = 90
30,7
0
Pelayanan ANBAL Per bulan = 7,5

Per 4 bulan = 30
23. Cakupan Pelayanan Per tahun = 90
Balita
Per bulan = 7,5
Per 4 bulan = 30
24. Cakupan pelayanan Per tahun = 75
KB Aktif
Per bulan = 6,25
Per 4 bulan = 25

36

25,5

B. Prioritas Masalah
Dalam penentuan prioritas masalah kita harus melalui beberapa tahap yaitu
menilai besar masalah, kegawatan masalah, kemudahanpenanggulangan dan
PEARL faktor. Dalam Analisa Penyebab Masalah dilakukan diskusi yang
masingmasing kelompok beranggotakan 3 orang dokter muda.
1. Besar Masalah (Kriteria A)
Penilaian besar masalah dengan menggunakan interval menggunakan
rumus sebagai berikut:

Kelas N = 1 + 3,3 log n

= 1 + 3,3 log 24

= 1 + 3,3 (1,38)

= 1 + 4,55 = 5,55 =

Interval =

nilai tertingginilai terenda h


Jumlah Kelas
14,30
6

= 2,38

Tabel 3. Besar Masalah Puskesmas Lepo-Lepo Bulan Januari-April


2016

BESAR MASALAH
TERHADAP PENCAPAIAN
PROGRAM

INTERVAL

INDI
KATO
R

Nilai

Imunisasi

2. BCG

3. DPT HB Hib 1

4. DPT HB Hib 2

5. DPT HB Hib 3

6. Polio 1

7. Polio 2

8. Polio 3

9. Polio 4

10. Campak

11. Tetanus I

1. HB0

(Imuni
sasi
Unijek
)


2. Kegawatan Masalah ( Kriteria B)

Merupakan hasil rata-rata pengambilan suara dari anggota


kelompok mengenai 3 faktor tingkat kegawatan dengan bobot nilai:
Tabel 4. Tingkat Kegawatan

Keganasan

Biaya

Urgensi

Sangat ganas
Sangat

Sangat

Ganas

Cukup

mendesak

Mendesak

Cukup

murah

Mahal

mendesak

Kurang

mendesak

Tidak

mahal

mendesak

berpengaruh
3

Kurang ganas

Tidak ganas

murah

Murah

Sangat

Cukup

Kegawatan masalah dapat dilihat pada tabel 5.

Tabel 5. Kegawatan Masalah Puskesmas Lepo-Lepo Bulan Januari-April

2016
INDIKATO
KEGAWATAN
R
MASALAH

K
Ti

1. HB0 (Imunisasi
Unijek)
2. BCG
3. DPT HB Hib 1
4. DPT HB Hib 2

Imunisasi

5. DPT HB Hib 3
6. Polio 1
7. Polio 2
8. Polio 3
9. Polio 4
10. Campak
11. Tetanus I
12. Tetanus II

13. Cakupan K1
14. Cakupan K4
15. Cakupan Bumil
Resti/PKO
16. Cakupan Bulin Nakes
17. Cakupan
Pelayanan
Nifas (KF3)
18. Cakupan
Neonatus
(KN1)
19. Cakupan Neonatus (KN
Lengkap)
20. Cakupan Neonatus Resti
(PKN)
21. Cakupan
Pelayanan
Bayi (29 hari-11 bulan)
22. Cakupan
Pelayanan
ANBAL
23. Cakupan
Pelayanan
Balita
24. Cakupan pelayanan KB
Aktif

2
KIA-KB

3. Kemudahan Penanggulangan ( Kriteria C)

Kemudahan Penanggulangan (nilai 1-5)

1. Sangat mudah
2. Mudah
3. Cukup mudah
4. Agak mudah
5. Tidak mudah
Tabel 6. Kemudahan Penanggulangan Masalah Puskesmas Lepo-Lepo

Bulan Januari-April 2016


INDIKATOR
Kemudahan
Penaggulangan
Pelayanan Kesehatan Dasar
Imunisasi
1. HB0 (Imunisasi Unijek)

3
2. BCG

3
3. DPT HB Hib 1

2
4. DPT HB Hib 2

2
5. DPT HB Hib 3

2
6. Polio 1

2
7. Polio 2

2
8. Polio 3

2
9. Polio 4

2
10. Campak

3
11. Tetanus I

3
12. Tetanus II

3
KIA-KB
13. Cakupan K1

14. Cakupan K4
15. Cakupan Bumil Resti/PKO
16. Cakupan Bulin Nakes
17. Cakupan Pelayanan Nifas (KF3)
18. Cakupan Neonatus (KN1)
19. Cakupan Neonatus (KN Lengkap)
20. Cakupan Neonatus Resti (PKN)
21. Cakupan Pelayanan Bayi (29 hari-11 bulan)
22. Cakupan Pelayanan ANBAL
23. Cakupan Pelayanan Balita
24. Cakupan pelayanan KB Aktif

4. PEARL Faktor ( Kriteria D)

Terdiri dari beberapa faktor yang saling menentukan yaitu :

1) Propriety

: Kesesuaian dengan program daerah/ nasional/ dunia

2) Economy

: Memenuhi syarat ekonomi untuk melaksanakannya

3) Acceptability : Dapat diterima oleh petugas, masyarakat, dan lembaga


terkait
4) Resources

: Tersedianya sumber daya

5) Legality

: Tidak melanggar hukum dan etika

Skor yang digunakan diambil melalui voting anggota kelompok

1 = setuju

0 = tidak setuju

Tabel 7. PEARL Factor Masalah Puskesmas Lepo-Lepo Bulan Januari


April 2016
INDIKATOR
PEARL
PELAYANAN

KESEHATAN DASAR

Imunisasi

1. HB0 (Imunisasi Unijek)


2. BCG
3. DPT HB Hib 1
4. DPT HB Hib 2
5. DPT HB Hib 3
6. Polio 1
7. Polio 2
8. Polio 3
9. Polio 4
10. Campak
11. Tetanus I
12. Tetanus II

KIA-KB

13. Cakupan K1
14. Cakupan K4
15. Cakupan Bumil Resti/PKO
16. Cakupan Bulin Nakes
17. Cakupan Pelayanan Nifas (KF3)
18. Cakupan Neonatus (KN1)
19. Cakupan Neonatus (KN Lengkap)
20. Cakupan Neonatus Resti (PKN)
21. Cakupan Pelayanan Bayi (29 hari-11

bulan)
22. Cakupan Pelayanan ANBAL
23. Cakupan Pelayanan Balita
24. Cakupan pelayanan KB Aktif

5. Nilai Prioritas Masalah

Setelah Kriteria A, B, C, dan D ditetapkan, nilai tersebut


dimasukan ke dalam rumus :

Nilai Prioritas Dasar (NPD) = ( A+B ) x C

Nilai Prioritas Total ( NPT) = ( A+B ) x C x D

Tabel 8. Nilai Prioritas Masalah Puskesmas Lepo-Lepo Bulan JanuariApril

2016

INDIKATOR

PELAYANAN KESEHATAN DASAR


1. HB0 (Imunisasi Unijek)

2. BCG

3. DPT HB Hib 1

4. DPT HB Hib 2

5. DPT HB Hib 3

6. Polio 1

7. Polio 2

8. Polio 3

9. Polio 4

10. Campak

11. Tetanus I

12. Tetanus II

13. Cakupan K1

14. Cakupan K4

15. Cakupan Bumil Resti/PKO

16. Cakupan Bulin Nakes

17. Cakupan Pelayanan Nifas


(KF3)

18. Cakupan Neonatus (KN1)

19. Cakupan Neonatus


Lengkap)

(KN

20. Cakupan Neonatus Resti


(PKN)
21. Cakupan Pelayanan Bayi
(29 hari-11 bulan)

22. Cakupan
ANBAL

Pelayanan

23. Cakupan Pelayanan Balita

24. Cakupan
Aktif

pelayanan

KB

Adapun yang menjadi prioritas masalah pada Puskesmas Lepo-

Lepo Januari-April Tahun 2016 yaitu :


1. Cakupan Bumil Resti (PKO)
2. Cakupan Neonatus Resti (PKN)
3. Cakupan Neonatus (KN1)

4. Cakupan Neonatus (KN Lengkap)

C. Analisis Penyebab Masalah


Analisis kemungkinan penyebab masalah dengan menggunakan
pendekatan system

Analisis masalah dilakukan untuk menentukan kemungkinan

penyebab masalah (Cakupan Bumil Resti/ PKO) dengan metode pendekatan


sistem (input, proses, lingkungan, dan output). Pendekatan input meliputi 5M
(Man, Money, Methode, Material, Machine) yang akan dibahas pada tabel 9.
Tabel 9. Analisis Penyebab Masalah Puskesmas Lepo-Lepo Bulan
Januari April 2016
Komponen
Kemungkinan Penyebab

M
Tidak ada masalah
I
A

N
Tidak ada masalah

M
Kurangnya
sarana
O
informasi terkait promosi
N
bumil resiko tinggi dan
E
deteksi
dini
serta
Y
penanganan awal yang

harus dilakukan maupun


M
pencegahannya
A

T
Masih
kurangnya
E
penyuluhan dan sosialisasi
R
tentang
pentingnnya
I
memahami ibu hamil
A
dengan risiko atau bahaya
L
pada waktu kehamilan

maupun persalinan, bila

dibandingkan dengan ibu

hamil yang normal

E
Kurangnya
koordinasi
T
lintas sektor dalam upaya

O
D
E

pengenalan dini ibu hamil


dengan risiko tinggi

M
A
R
K
E
T
I
N
G

Tingkat kesadaran dan pemahaman


masyarakat
tentang
pentingnya
pemeriksaan
kehamilan
sedini
mungkin dan teratur di posyandu,
puskesmas, ataupun rumah sakit
paling sedikit 4x selama masa
kehamilan
Masih
kurangnya
kesadaran
masyarakat
akan
pentingnya
imunisasi TT sebanyak 2x selama
masa kehamilan
Kurangnya
penereapan
asupan
makanan
gizi
seimbang
di
masyarakat

P
1
(
p
e
r
e
n
c
a
n
a
a
n
)

P
2
(
p
e
l
a
k
s
a
n
a
a
n
)

P
3
(
p
e
n
g
a

Tidak ada masalah

Kurangnya
koordinasi
lintas
sektor dalam upaya pengenalan dini ibu
hamil dengan risiko tinggi

Tidak ada masalah

w
a
s
a
n
)

D. Prioritas Penyebab Masalah

Adapun prioritas penyebab masalah yaitu :

A. Kurangnya sarana informasi terkait promosi bumil resiko tinggi


B. Kurangnya penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnnya memahami
ibu hamil dengan risiko atau bahaya pada waktu kehamilan maupun
persalinan sebagai deteksi dini serta penanganan awal yang harus
dilakukan maupun pencegahannya
C. Kurangnya koordinasi lintas sektor dalam upaya pengenalan dini ibu
hamil dengan risiko tinggi
D. Kurangnya tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang
pentingnya pemeriksaan kehamilan sedini mungkin dan teratur di
posyandu, puskesmas, ataupun rumah sakit paling sedikit 4x selama masa
kehamilan
E. Kurangnya penerapan asupan makanan gizi seimbang di masyarakat

E. Alternatif Pemecahan Masalah

Adapun alternatif pemecahan masalah yaitu:


A. Melakukan penempelan poster dan pamphlet tentang ibu hamil dengan
resiko tinggi dan pencegahannya di tempat strategis
B. Melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan
kehamilan sedini mungkin secara rutin dan teratur di posyandu,
puskesmas ataupun rumah sakit
C. Melakukan kerja sama dengan lintas sektor dalam upaya pencegahan dan
sosialisasi ibu hamil beresiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas LepoLepo
D. Melakukan pendekatan secara personal dengan cara membujuk dan
menjelaskan serta memberikan contoh kemungkinan bahaya yang akan

terjadi pada ibu hamil serta melakukan kunjungan rumah di tempat ibu
hamil dengan resiko tinggi
E. Melakukan sosisalisasi mengenai pentingnya konsumsi gizi yang
seimbang pada masa kehamilan hingga melahirkan

Dari alternatif pemecahan masalah di atas, maka di buat kriteria

mutlak dapat dilihat pada tabel 10.


Tabel 10. Kriteria mutlak dapat atau tidaknya RUK dilakukan

K
egiatan

Man

Out
-put

Input
M

oney

M
Met
aterial
h

et.

Mar
k

apat
Dilakuka
n

D
apat
Dilakuka
n

D
apat
Dilakuka
n

D
apat
Dilakuka
n

apat
Dilakuka
n

F. Pengambilan Keputusan

Dari analisis priotitas penyebab masalah maka dibawah ini

ditampilkan

tabel

paired

comparison

dan

tabel

kumulatif

untuk

menyelesaikan suatu masalah yang berupa ibu hamil beresiko tinggi.


Tabel 11. Tabel Paired Comparison

A
B
C

E
To
tal
ve
rti
cal
To
tal
ho
riz
on
tal
To
tal

To
tal
1
2
0

10

4
0

40
%

Tabel 12. Tabel Kumulatif

4/1
0x
10

0
%
3/1
0x
10
0%
1/1
0x
10
0%
1/1
0x
10
0%
1/1
0x
10
0%

70
%

%
1
0

80
%

%
1
0

90
%

%
1
0

10
0
%

3
0

%
1
0
0

%
Berdasarkan nilai kumulatif untuk menyelesaikan suatu masalah

terkait bumil resti sesuai standar maka dapat dilakukan kegiatan diantaranya:
1. Melakukan pendekatan secara personal dengan cara membujuk dan
menjelaskan serta memberikan contoh kemungkinan bahaya yang akan
terjadi pada ibu hamil serta melakukan kunjungan rumah di tempat ibu
hamil dengan resiko tinggi (D).
2. Melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan
kehamilan sedini mungkin secara rutin dan teratur di posyandu,
puskesmas ataupun rumah sakit (B).

G. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan

Berdasarkan uraian di atas, maka yang dapat dijadikan rencana


kegiatan/ Plan Of Action (POA) yaitu Melakukan pendekatan secara personal
dengan cara membujuk dan menjelaskan serta memberikan contoh
kemungkinan bahaya yang akan terjadi pada ibu hamil serta melakukan

kunjungan rumah di tempat ibu hamil dengan resiko tinggi serta melakukan
penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan sedini
mungkin secara rutin dan teratur di posyandu, puskesmas ataupun rumah
sakit.
Tujuan

Mening
katkan
pengetahuan
dan penerapan
tentang
pengenalan
sedini
mungkin serta
pencegahan
untuk
menghindari
bahay
kehamilan
beresiko tinggi
.

Kegiatan

1. Melakukan pendekatan
secara personal dengan
cara membujuk dan
menjelaskan
serta
memberikan
contoh
kemungkinan
bahaya
yang akan terjadi pada
ibu
hamil
serta
melakukan
kunjungan
rumah di tempat ibu
hamil dengan resiko
tinggi

Sasara
n

Seluruh
ibu hamil di
wilayah kerja
Puskesmas
Lepo-Lepo

Lokasi

R
u
m
a
h
i
b
u
h
a
m
i
l
t
e
r
u
t
a
m
a
y
a
n
g
b
e
r

Wa

1
seminggu

i
s
i
k
o
t
i
n
g
g
i

melakukan
Masyar
penyuluhan
dan akat ,
lingkungan di
sosialisasi
tentang
wilayah kerja
pentingnya pemeriksaan Puskesmas
kehamilan
sedini Lepo-Lepo
2.

mungkin secara rutin dan


teratur

di

puskesmas
rumah sakit.

posyandu,
ataupun

P
o
s
y
a
n
d
u
,
p
u
s
t
u
,
p
u
s
k
e
l
m
a

1
seminggu

u
p
u
n
p
u
s
k
e
s
m
a
s
k
h
u
s
u
s
n
y
a
p
o
l
i
K
I
A

Tabel 13. Plan Of Action (POA) Masalah di Puskesmas Lepo-Lepo


Bulan Januari-April Tahun 2016